TATA UDARA TERAPAN
TESTING ADJUSTING BALANCING (TAB)
HARDI PRAYOGA (101611009)
NADIA SALSABILLA (101611022)
PENGERTIAN TAB
• Test: Menentukan performansi dari peralatan.
• Adjust: Mengatur laju aliran udara /air secara terperinci dan pola udara pada
peralatan (contoh: mengurangi kecepatan kipas, mengatur damper).
• Balance: Perbandingan aliran pada sistem (submain ducting/piping,percabangan,
terminal) distribusi berdasarkan kuantitas desain yang terperinci.
• Testing Adjusting Balancing (TAB) suatu tindakan yang
dilakukan pada sistem tata udara untuk mengetahui apakah hal-
hal yang telah dihasilkan oleh sistem tata udara telah sesuai
dengan rancangan.
Kapan TAB dilakukan ?
1. Sistem tata udara baru terpasang
2. Saat terjadi perubahan peruntukan ruangan /gedung , misal awalnya
untuk ruang perkantoran, kemudian menjadi ruang pertemuan.
3. Pada saat sistem tata udara mengalami pergantian peralatan,
misalnya pergantian chiller atau fan.
Pelaksana TAB
• Suatu lembaga atau pihak yang tidak berkaitan dengan kontraktor
• Memberikan laporan kepada pihak owner sebagai rujukan apakah
sistem yang terpasang telah sesuai dengan rancangan.
• Apabila terjadi ketidaksesuaian perubahan akan dilakukan tergantung
negosiasi antara owner dan pihak kontraktor.
• Apabila pelaksana TAB memiliki hubungan atau keterkaitan dengan
pihak kontraktor pada umumnya dihasilTAB kurang optimal,
cenderung menguntungkan pihak kontraktor
Istilah dalam TAB
Procedure: Pendekatan dan pelaksanaan dari susunan kerja.
Report forms: Lembaran data tes yang disusun ke dalam perintah / urutan
logika untuk diserahkan dan diperiksa kembali. Termasuk juga lembaran
permanen yang dicatat untuk digunakan sebagai dasar untuk pekerjaan TAB
yang akan datang.
Terminal: Titik dimana media yang dikontrol (fluida/energi)
memasuki/meninggalkan sistem distribusi. Dalam sistem udara, dapat
berupa box volume variabel atau konstan, registers, grilles, diffusers,
louvers, and hoods. Dalam sistem air, dapat berupa heat transfer coils, fan-
coil units,convectors, atau finned-tube radiation atau radiant panels
Proses dalam TAB
Peralatan TAB
1. Peralatan pengukuran aliran udara
2. Peralatan pengukuran hydronic
3. Peralatan pengukuran rotasi (putaran)
4. Peralatan pengukuran temperatur
5. Alat pengukuran kelistrikan
6. Aat ukur kebisingan dan getaran
Tujuan TAB pada Sistem Tata
Udara
Kriteria Pelaksana TAB
Prosedur TAB pada Distribusi
Udara
Prosedur Awal Untuk
Balancing Udara
Memperoleh gambar desain gedung dan spesifikasinya, dan semua
diketahuimenyeluruh dengan tujuan desain
Memperoleh salinan gambar teknik dari peralatan AHU yang disetujui, outlets
(supply, return, dan exhaust) dan diagram kontrol temperatur dilengkapi kurva
performansi. Bandingkan syarat desain dengan kapasitas gambar teknik.
bandingkan desain dengan peralatan yang diinstalasi dengan medan instalasi.
sistem dari peralatan AHU ke unit terminal untuk menentukan variasi nstalasi dari
desain.
Periksa damper (volume dan tembakan udara) dengan benar dan kunci dan kontrol
temperatur untuk melengkapi instalasi sebelum fan dinyalakan.
Siapkan lembar laporan untuk fan dan outlet. Peroleh faktor outlet rancangan dan
prosedur test yang direkomendasikan.
• Menentukan posisi yang tepat dalam pembuatan duct utama dan
percabangan, agar udara yang melewati duct sangat akurat.
• Bukaan damper dalam posisi terbuka penuh.
• Siapkan diagram skematik sistem dalam pembuatan duct dan layout
pemipaan untuk mempermudah laporan.
• Mengecek kebersihan filter udara dan instalasi yang sesuai.
• Untuk sistem variabel volume buat rencana untuk simulasi perbedaan.
Peralatan Ukur yang Umum
Digunakan
Prosedur TAB pada
Distribusi Sistem Hidronik
Testing Adjusting Balancing (TAB)
Testing Adjusting Balancing (TAB)

Testing Adjusting Balancing (TAB)

  • 1.
    TATA UDARA TERAPAN TESTINGADJUSTING BALANCING (TAB) HARDI PRAYOGA (101611009) NADIA SALSABILLA (101611022)
  • 2.
  • 3.
    • Test: Menentukanperformansi dari peralatan. • Adjust: Mengatur laju aliran udara /air secara terperinci dan pola udara pada peralatan (contoh: mengurangi kecepatan kipas, mengatur damper). • Balance: Perbandingan aliran pada sistem (submain ducting/piping,percabangan, terminal) distribusi berdasarkan kuantitas desain yang terperinci. • Testing Adjusting Balancing (TAB) suatu tindakan yang dilakukan pada sistem tata udara untuk mengetahui apakah hal- hal yang telah dihasilkan oleh sistem tata udara telah sesuai dengan rancangan.
  • 4.
  • 5.
    1. Sistem tataudara baru terpasang 2. Saat terjadi perubahan peruntukan ruangan /gedung , misal awalnya untuk ruang perkantoran, kemudian menjadi ruang pertemuan. 3. Pada saat sistem tata udara mengalami pergantian peralatan, misalnya pergantian chiller atau fan.
  • 6.
  • 7.
    • Suatu lembagaatau pihak yang tidak berkaitan dengan kontraktor • Memberikan laporan kepada pihak owner sebagai rujukan apakah sistem yang terpasang telah sesuai dengan rancangan. • Apabila terjadi ketidaksesuaian perubahan akan dilakukan tergantung negosiasi antara owner dan pihak kontraktor. • Apabila pelaksana TAB memiliki hubungan atau keterkaitan dengan pihak kontraktor pada umumnya dihasilTAB kurang optimal, cenderung menguntungkan pihak kontraktor
  • 8.
  • 9.
    Procedure: Pendekatan danpelaksanaan dari susunan kerja. Report forms: Lembaran data tes yang disusun ke dalam perintah / urutan logika untuk diserahkan dan diperiksa kembali. Termasuk juga lembaran permanen yang dicatat untuk digunakan sebagai dasar untuk pekerjaan TAB yang akan datang. Terminal: Titik dimana media yang dikontrol (fluida/energi) memasuki/meninggalkan sistem distribusi. Dalam sistem udara, dapat berupa box volume variabel atau konstan, registers, grilles, diffusers, louvers, and hoods. Dalam sistem air, dapat berupa heat transfer coils, fan- coil units,convectors, atau finned-tube radiation atau radiant panels
  • 10.
  • 12.
  • 13.
    1. Peralatan pengukuranaliran udara 2. Peralatan pengukuran hydronic 3. Peralatan pengukuran rotasi (putaran) 4. Peralatan pengukuran temperatur 5. Alat pengukuran kelistrikan 6. Aat ukur kebisingan dan getaran
  • 14.
    Tujuan TAB padaSistem Tata Udara
  • 16.
  • 18.
    Prosedur TAB padaDistribusi Udara
  • 20.
  • 21.
    Memperoleh gambar desaingedung dan spesifikasinya, dan semua diketahuimenyeluruh dengan tujuan desain Memperoleh salinan gambar teknik dari peralatan AHU yang disetujui, outlets (supply, return, dan exhaust) dan diagram kontrol temperatur dilengkapi kurva performansi. Bandingkan syarat desain dengan kapasitas gambar teknik. bandingkan desain dengan peralatan yang diinstalasi dengan medan instalasi. sistem dari peralatan AHU ke unit terminal untuk menentukan variasi nstalasi dari desain. Periksa damper (volume dan tembakan udara) dengan benar dan kunci dan kontrol temperatur untuk melengkapi instalasi sebelum fan dinyalakan. Siapkan lembar laporan untuk fan dan outlet. Peroleh faktor outlet rancangan dan prosedur test yang direkomendasikan.
  • 22.
    • Menentukan posisiyang tepat dalam pembuatan duct utama dan percabangan, agar udara yang melewati duct sangat akurat. • Bukaan damper dalam posisi terbuka penuh. • Siapkan diagram skematik sistem dalam pembuatan duct dan layout pemipaan untuk mempermudah laporan. • Mengecek kebersihan filter udara dan instalasi yang sesuai. • Untuk sistem variabel volume buat rencana untuk simulasi perbedaan.
  • 23.
    Peralatan Ukur yangUmum Digunakan
  • 25.

Editor's Notes

  • #25 Manometers: untuk mengukur tekanan, bisa juga untuk mengukur laju aliran. • Digital manometers: dapat menghasilkan pembacaan yang akurat pada beda tekanan yang sangat rendah, seperti melalui filter udara. Anemometers: tersedia dalam berbagai konfigurasi (rotating vane, deflecting vane, thermal), umumnya digunakan untuk mengukur kecepatan registers, grilles, hoods, coils, dll. • Flow measuring hoods: mengukur cfm dari alat distribusi udara.
  • #27 Persiapan: Kumpulkan data mengenai: • Pompa dan motornya. • Chiller, boiler, dan heat exchanger. • Pengaturan pressure relief dan reducing valve. Persiapan Sistem untuk Static System : • Periksa diagram pemipaannya, identifikasi jalur pipa utama, percabangan,risers. • Periksa reducing valves, pressure relief valves dan tangki ekspansi. • Periksa pompa (nameplate, lokasi dan ukuran, motor , arah putarannya). • Periksa strainer (kebersihan, ukuran jala atau jaringnya). • Pastikan seluruh alat pengukuran yang hendak dipakai telah dikalibrasi dengan benar. Balancing: Untuk sistem pompa tunggal, ganda dan paralel setelah dilakukan proses pump start-up dan confirmation of system venting maka: • Sesuaikan kecepatan pompa sehingga pump head differential-nya sesuai dengan desain. • Catat tegangan, daya motor dan pump-strainer head. • Lakukan balancing pada jalur pemipaan peralatan sehingga aliran air yang lewat konstan Digunakan sebagai catatan permanen dari kondisi operasi sistem setelah diadjustment Menerangkan bahwa perintah TAB telah dilaksanakan Akan dijadikan sebagai referensi yang sesuai untuk perawatan bagi pemilik (owner) Dapat digunakan untuk memeriksa operasi sistem dan membantu menentukan masalah yang terjadi bagi design engineer