Teknologi Sediaan Solid
Dosen : Yayah Siti Juariah, S. Si, Msi, Apt
Tablet Sublingual untuk Penyakit
Jantung Kelompok 4:
Novita Sari 15334066
Rana Almira 17334002
Rizka Sri A 17334026
Nadya Nabilla 17334038
Zella Silfiyani 17334025
Tablet sublingual
• Tablet yang digunakan dengan cara diletakkan di bawah
lidah sehingga zat aktif diserap secara langsung melalui
mukosa mulut, diberikan secara oral, atau jika
diperlukan ketersediaan obat yang cepat.
• Dimaksudkan agar memberikan efek sistemik, dan
karena itu harus dapat diserap dengan baik oleh selaput
lendir mulut
• Diracik dengan bahan pengisi yang lunak, yang tidak
merangsang keluarnya air liur agar mengurangi bagian
obat yang tertelan dan lolos dari penyerapan oleh
selaput lendir mulut.
• Dirancang untuk tidak pecah, tetapi larut secara lambat,
biasanya dalam jangka waktu 15-30 menit, agar
penyerapan berlangsung dengan baik
Keuntungan tablet sublingual :
Menghindari penguraian obat di lambung
Efek lebih cepat daripada obat yang ditelan
First pass effect metabolisme dapat dihindari
Menghindari rasa mual akibat menelan obat
Cocok untuk jenis obat yang dapat dirusak oleh cairan
lambung
Kerugian tablet sublingual
Hanya sebagian
obat yang dapat
dibuat menjadi
tablet sublingual
Untuk obat yang
mengandung
nitrogliserin,
pengemasan dan
penyimpanan
obat memerlukan
cara khusus
Membutuhkan
kontrol untuk
mencegah
obat tertelan
Latar belakang
• Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit
yang menyerang jantung. Organ tersebut memiliki fungsi
memompa darah ke seluruh tubuh.
• Kelainan pada organ tersebut dapat menyebabkan
penyempitan pembuluh darah arteri yang mengalirkan
darah ke otot jantung, sehingga mengakibatkan
berkurangnya suplai oksigen dan nutrisi untuk
menggerakkan jantung secara optimal.
• Isosorbid dinitrat bekerja tanpa hambatan sebagai tablet
yang diabsorpsi dalam mulut paling cepat, tetapi
juga paling singkat. Obat yang paling utama untuk terapi
serangan angina pectoris akut. Jika diberikan secara
sublingual, obat ini bekerja dalam waktu beberapa menit.
Dosis zat aktif
• Dosis angina pectoris 1 tablet 5 mg sublingual
letakkan di bawah lidah hingga larut pelan-pelan
• Mencegah kambuh sehari 3-4x sehari 1-2 tablet 5 mg.
• Mencegah serangan malam 1-2 tablet 5 mg sebelum
tidur
Mekanisme Kerja
Metabolisme obat
pertama kali
melepaskan ion nitit
(NO2-), yang didalam
sel diubah menjadi
nitrat oksida (NO)
Mengaktivasi guanilat
siklase menyebabkan
peningkatan
konsentrasi guanosin
monofosfat siklik
(cGMP) intraseluler
pada sel otot polos
vaskular.
cGMP
menyebabkan
relaksasi otot polos,
termasuk arteri dan
vena
Menurunkan kerja
jantung melalui efek
dilatasi pembuluh
darah sistemik.
Menyebabkan
penurunan resistensi
perifer sehingga
tegangan dinding
ventrikel sewaktu
sistole (beban hilir)
berkurang.
Akibatnya, kerja
jantung dan
konsumsi oksigen
menjadi berkurang.
PRA FORMULASI
• 1,4:3,6-
Dianhidro-D-
glusitol
dinitrat
Nama
IUPAC
• C6H8N2O8
• Berat
molekul
236,14
Rumus
Molekul • Serbuk putih
gading, tidak
berbau
Pemerian
• Sedikit larut
dalam air, bebas
larut dalam
aseton, larut
dalam metanol.
Kelarutan
Isosorbid dinitrat
Alat
Disentigrator
tester
Flow tester
Hardness
tester
Jangka
sorong
Moisture
balance
Tap Density
tester
Timbangan
digital
Bahan yang digunakan:
Zat aktif
Isosorbid
dinitrat
Pengisi
Laktosa
Pengikat
Cellusosa
Penghancur
Amylum
maydis
Pelincir
Talk
Tiap tablet 100 mg mengandung :
Isosorbid dinitrat 5 mg
Amylum Maydis 7,5%
Selulosa 10%
Talk 7,5%
Lactosa ad 100 mg
Formula
Penimbangan
Prosedur Pembuatan
Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
Sebelum bahan ditimbang maka diayak terlebih dahulu
Semua bahan baik zat aktif maupun zat tambahan haluskan.
Bahan - bahan yang telah tercampur homogen dan telah
dievaluasi serbuk dicetak dengan menggunakan mesin
kempa single punch
Dilakukan beberapa kali pencetakan awal, dimana setiap 1
tablet yang dibuat kemudian diuji bobot dan kekerasannya
Lakukan evaluasi sediaan.
Evaluasi Serbuk dan Tablet :
Pengujian
kemampuan alir
Pengujian
kerapatan curah
dan kerapatan
mampat
Pengujian susut
pengeringan
Pengujian
keseragaman
bobot
Pengujian
keseragaman
ukuran
Pengujian
kekerasan
Pengujian
friabilitas
Kesimpulan
• Tablet sublingual digunakan dengan cara
meletakkan tablet dibawah lidah, sehingga zat
aktif diserap secara langsung melalui mukosa
mulut. Beberapa obat mudah diserap dengan
cara ini dan mempunyai banyak keuntungan.
• Formulasi yang digunakan yaitu : isosorbid
dinitrate sebagai zat aktif, amylum maydis
sebagai penghancur, cellulosa sebagai pengikat,
laktosa sebagai pengisi dan talk sebagai pelincir.
• Metode yang digunakan yaitu kempa langsung.

Teknologi Sediaan Solid.pptx

  • 1.
    Teknologi Sediaan Solid Dosen: Yayah Siti Juariah, S. Si, Msi, Apt Tablet Sublingual untuk Penyakit Jantung Kelompok 4: Novita Sari 15334066 Rana Almira 17334002 Rizka Sri A 17334026 Nadya Nabilla 17334038 Zella Silfiyani 17334025
  • 2.
    Tablet sublingual • Tabletyang digunakan dengan cara diletakkan di bawah lidah sehingga zat aktif diserap secara langsung melalui mukosa mulut, diberikan secara oral, atau jika diperlukan ketersediaan obat yang cepat. • Dimaksudkan agar memberikan efek sistemik, dan karena itu harus dapat diserap dengan baik oleh selaput lendir mulut • Diracik dengan bahan pengisi yang lunak, yang tidak merangsang keluarnya air liur agar mengurangi bagian obat yang tertelan dan lolos dari penyerapan oleh selaput lendir mulut. • Dirancang untuk tidak pecah, tetapi larut secara lambat, biasanya dalam jangka waktu 15-30 menit, agar penyerapan berlangsung dengan baik
  • 3.
    Keuntungan tablet sublingual: Menghindari penguraian obat di lambung Efek lebih cepat daripada obat yang ditelan First pass effect metabolisme dapat dihindari Menghindari rasa mual akibat menelan obat Cocok untuk jenis obat yang dapat dirusak oleh cairan lambung
  • 4.
    Kerugian tablet sublingual Hanyasebagian obat yang dapat dibuat menjadi tablet sublingual Untuk obat yang mengandung nitrogliserin, pengemasan dan penyimpanan obat memerlukan cara khusus Membutuhkan kontrol untuk mencegah obat tertelan
  • 5.
    Latar belakang • PenyakitJantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang menyerang jantung. Organ tersebut memiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh. • Kelainan pada organ tersebut dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otot jantung, sehingga mengakibatkan berkurangnya suplai oksigen dan nutrisi untuk menggerakkan jantung secara optimal. • Isosorbid dinitrat bekerja tanpa hambatan sebagai tablet yang diabsorpsi dalam mulut paling cepat, tetapi juga paling singkat. Obat yang paling utama untuk terapi serangan angina pectoris akut. Jika diberikan secara sublingual, obat ini bekerja dalam waktu beberapa menit.
  • 6.
    Dosis zat aktif •Dosis angina pectoris 1 tablet 5 mg sublingual letakkan di bawah lidah hingga larut pelan-pelan • Mencegah kambuh sehari 3-4x sehari 1-2 tablet 5 mg. • Mencegah serangan malam 1-2 tablet 5 mg sebelum tidur
  • 7.
    Mekanisme Kerja Metabolisme obat pertamakali melepaskan ion nitit (NO2-), yang didalam sel diubah menjadi nitrat oksida (NO) Mengaktivasi guanilat siklase menyebabkan peningkatan konsentrasi guanosin monofosfat siklik (cGMP) intraseluler pada sel otot polos vaskular. cGMP menyebabkan relaksasi otot polos, termasuk arteri dan vena Menurunkan kerja jantung melalui efek dilatasi pembuluh darah sistemik. Menyebabkan penurunan resistensi perifer sehingga tegangan dinding ventrikel sewaktu sistole (beban hilir) berkurang. Akibatnya, kerja jantung dan konsumsi oksigen menjadi berkurang.
  • 8.
    PRA FORMULASI • 1,4:3,6- Dianhidro-D- glusitol dinitrat Nama IUPAC •C6H8N2O8 • Berat molekul 236,14 Rumus Molekul • Serbuk putih gading, tidak berbau Pemerian • Sedikit larut dalam air, bebas larut dalam aseton, larut dalam metanol. Kelarutan Isosorbid dinitrat
  • 9.
  • 10.
    Bahan yang digunakan: Zataktif Isosorbid dinitrat Pengisi Laktosa Pengikat Cellusosa Penghancur Amylum maydis Pelincir Talk
  • 11.
    Tiap tablet 100mg mengandung : Isosorbid dinitrat 5 mg Amylum Maydis 7,5% Selulosa 10% Talk 7,5% Lactosa ad 100 mg Formula
  • 12.
  • 13.
    Prosedur Pembuatan Siapkan alatdan bahan yang akan digunakan. Sebelum bahan ditimbang maka diayak terlebih dahulu Semua bahan baik zat aktif maupun zat tambahan haluskan. Bahan - bahan yang telah tercampur homogen dan telah dievaluasi serbuk dicetak dengan menggunakan mesin kempa single punch Dilakukan beberapa kali pencetakan awal, dimana setiap 1 tablet yang dibuat kemudian diuji bobot dan kekerasannya Lakukan evaluasi sediaan.
  • 14.
    Evaluasi Serbuk danTablet : Pengujian kemampuan alir Pengujian kerapatan curah dan kerapatan mampat Pengujian susut pengeringan Pengujian keseragaman bobot Pengujian keseragaman ukuran Pengujian kekerasan Pengujian friabilitas
  • 15.
    Kesimpulan • Tablet sublingualdigunakan dengan cara meletakkan tablet dibawah lidah, sehingga zat aktif diserap secara langsung melalui mukosa mulut. Beberapa obat mudah diserap dengan cara ini dan mempunyai banyak keuntungan. • Formulasi yang digunakan yaitu : isosorbid dinitrate sebagai zat aktif, amylum maydis sebagai penghancur, cellulosa sebagai pengikat, laktosa sebagai pengisi dan talk sebagai pelincir. • Metode yang digunakan yaitu kempa langsung.