Ramadhan: Bulan Pencitraan KebaikanYouth and Politic Insight from Plan Politika
Bulan RamadhanBulan Ramadhan, bulan yg lekat dengan citra kebaikan. Banyak kegiatan amal yang dilakukan oleh masyarakat. Semua menjadi terlihat lebih religius.  Bulan Ramadhan, apakah dimanfaatkan sebagai  bulan pencitraan?
Kalau masih mengira pemasangan  spanduk “Selamat Datang Bulan Ramadhan”, merupakan ajang untuk pencitraan, lupakan saja. Cara lama ini tidak akan serta merta menarik simpati anak muda. Dan apakah mereka akan ingat?Youth and Politic Insight from Plan Politika
interference theory“ Banyaknya informasi yang ditangkap oleh indra kita, membuat informasi yang ada saling bersaing satu sama lain untuk menjadi ingatan. Dan ketika suatu informasi terlalu mirip dengan informasi lainnya, maka akan terjadi kegagalan penyimpanan informasi sebagai memori di otak manusia dan membuat  lupa”Bukankah spanduk-spanduk itu terlihat sama?Youth and Politic Insight from Plan Politika
Kegiatan AmalBulan ini juga identik dengan berbagai kegiatan amal seperti sahur on the road, pembagian sembako, dan lain-lain. Tidak sedikit pelaku politik yang berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini. Ajang kegiatan amal memang dirasa cukup efektif untuk menarik simpati masyarakat. Asalkan berkesinambungan, bukan cuma di bulan ramadhan.
Why do People Forget?Youth and Politic Insight from Plan Politika
Proses penyimpanan memoriInformasi yang ada di STM merupakan informasi yang menarik perhatian. Selebihnya, informasi yang ada hanya akan dilupakan.Informasi-informasi yang ditangkap oleh panca indera.Bertahan di memori selama 0,5 dtk untuk informasi visual, 4 dtk untuk informasi audiori.Inilah mengapa, usaha marketing diri ala “one hit wonder” hanya di bulan puasa, tidak akan cukup menarik untuk diingat.Youth and Politic Insight from Plan Politika
Belajar Marketing dari yang Muda!Youth and Politic Insight from Plan Politika
Save Street ChildrenSave Street Children adalah gerakan komunitas berjejaring sejak 23 Mei 2011 lewat twitter. Desentralisasi gerakan ini membuat tiap daerah utuh otonominya untuk melakukan kegiatan-kegiatan konkrit. Save Street Child awalnya lahir dari twitter (@savestreetchild ) dan berkembang menjadi gerakan konkrit. Gerakan ini menyebar rapid dan luas hingga Surabaya, Makassar Medan, Bandung, Depok  dan Manado.Konsistensi gerakan ini menarik simpati para pemuda untuk berpartisipasi baik secara online maupun offline.Youth and Politic Insight from Plan Politika
HijabersCommunity“Studi kasus dari youth marketing dan pengembangan komunitas yang berkembang pesat pada anak muda di Indonesia..”
Diawali dengan 30 anggota (AdritiaPratami, AnnisaFathiya, Dian Pelangi, Fatimah Rommy, etc) yang bertemu secara berkala dan berbagi mengenai dunia fashion serta isu mengenai wanita dari sudut pandang Islam.Mereka menyebarkan tren terbaru bagaimana menggunakan jilbab dalam cita rasa fashion yang tinggi.Mereka berusaha mengajak para wanita untuk mengubah cara pandang, bahwa memakai jilbab, bukan berarti tidak bisa bergaya.
Hjaber’s Community tidak hanya berhasil mengambil perhatian muslimah muda Indonesia, namun juga negara lain.
What’s cool about it?Hijaber’s community menunjukkan pada masyarakat luas bahwa wanita berjilbab juga dapat tetap tampil modis.
Mulai dari 30 anggota awal hijabers community, komunitas ini telah mencapai 8000 wanita kurang dari 1 tahun.
Tren ini menginspirasi banyak wanita untuk memulai bisnis pakaian dan mengarahkan tren baru dalam pemakaian hijab di Indonesia

[plan politika] Slide ramadhan politik

  • 1.
    Ramadhan: Bulan PencitraanKebaikanYouth and Politic Insight from Plan Politika
  • 2.
    Bulan RamadhanBulan Ramadhan,bulan yg lekat dengan citra kebaikan. Banyak kegiatan amal yang dilakukan oleh masyarakat. Semua menjadi terlihat lebih religius. Bulan Ramadhan, apakah dimanfaatkan sebagai bulan pencitraan?
  • 3.
    Kalau masih mengirapemasangan spanduk “Selamat Datang Bulan Ramadhan”, merupakan ajang untuk pencitraan, lupakan saja. Cara lama ini tidak akan serta merta menarik simpati anak muda. Dan apakah mereka akan ingat?Youth and Politic Insight from Plan Politika
  • 4.
    interference theory“ Banyaknyainformasi yang ditangkap oleh indra kita, membuat informasi yang ada saling bersaing satu sama lain untuk menjadi ingatan. Dan ketika suatu informasi terlalu mirip dengan informasi lainnya, maka akan terjadi kegagalan penyimpanan informasi sebagai memori di otak manusia dan membuat lupa”Bukankah spanduk-spanduk itu terlihat sama?Youth and Politic Insight from Plan Politika
  • 5.
    Kegiatan AmalBulan inijuga identik dengan berbagai kegiatan amal seperti sahur on the road, pembagian sembako, dan lain-lain. Tidak sedikit pelaku politik yang berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini. Ajang kegiatan amal memang dirasa cukup efektif untuk menarik simpati masyarakat. Asalkan berkesinambungan, bukan cuma di bulan ramadhan.
  • 6.
    Why do PeopleForget?Youth and Politic Insight from Plan Politika
  • 7.
    Proses penyimpanan memoriInformasiyang ada di STM merupakan informasi yang menarik perhatian. Selebihnya, informasi yang ada hanya akan dilupakan.Informasi-informasi yang ditangkap oleh panca indera.Bertahan di memori selama 0,5 dtk untuk informasi visual, 4 dtk untuk informasi audiori.Inilah mengapa, usaha marketing diri ala “one hit wonder” hanya di bulan puasa, tidak akan cukup menarik untuk diingat.Youth and Politic Insight from Plan Politika
  • 8.
    Belajar Marketing dariyang Muda!Youth and Politic Insight from Plan Politika
  • 9.
    Save Street ChildrenSaveStreet Children adalah gerakan komunitas berjejaring sejak 23 Mei 2011 lewat twitter. Desentralisasi gerakan ini membuat tiap daerah utuh otonominya untuk melakukan kegiatan-kegiatan konkrit. Save Street Child awalnya lahir dari twitter (@savestreetchild ) dan berkembang menjadi gerakan konkrit. Gerakan ini menyebar rapid dan luas hingga Surabaya, Makassar Medan, Bandung, Depok dan Manado.Konsistensi gerakan ini menarik simpati para pemuda untuk berpartisipasi baik secara online maupun offline.Youth and Politic Insight from Plan Politika
  • 10.
    HijabersCommunity“Studi kasus dariyouth marketing dan pengembangan komunitas yang berkembang pesat pada anak muda di Indonesia..”
  • 11.
    Diawali dengan 30anggota (AdritiaPratami, AnnisaFathiya, Dian Pelangi, Fatimah Rommy, etc) yang bertemu secara berkala dan berbagi mengenai dunia fashion serta isu mengenai wanita dari sudut pandang Islam.Mereka menyebarkan tren terbaru bagaimana menggunakan jilbab dalam cita rasa fashion yang tinggi.Mereka berusaha mengajak para wanita untuk mengubah cara pandang, bahwa memakai jilbab, bukan berarti tidak bisa bergaya.
  • 12.
    Hjaber’s Community tidakhanya berhasil mengambil perhatian muslimah muda Indonesia, namun juga negara lain.
  • 13.
    What’s cool aboutit?Hijaber’s community menunjukkan pada masyarakat luas bahwa wanita berjilbab juga dapat tetap tampil modis.
  • 14.
    Mulai dari 30anggota awal hijabers community, komunitas ini telah mencapai 8000 wanita kurang dari 1 tahun.
  • 15.
    Tren ini menginspirasibanyak wanita untuk memulai bisnis pakaian dan mengarahkan tren baru dalam pemakaian hijab di Indonesia