KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL
DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA
PROFIL
DESA ROWOSARI
KECAMATAN SUMBERJAMBE
KABUPATEN JEMBER
PROVINSI JAWA TIMUR
PROFIL
DESA ROWOSARI
KECAMATAN SUMBERJAMBE
KABUPATEN JEMBER
PROVINSI JAWA TIMUR
DALAM PENYERAPAN DD DAN
PENDAMPINGAN
Selayang Pandang
Desa Rowosari adalah sebuah Desa di wilayah Kecamatan Sumberjambe
Kabupaten Jember, yang terletak
di bagian wilayah Timur kecamatan
Sumberjambe. Desa Rowosari merupakan daerah
pertanian sehingga mayoritas
masyarakatnya merupakan petani .
Di Desa Rowosari yang daerahnya didominasi hutan dan
sawah sehingga mayoritas penduduknya adalah petani.
Secara umum Desa Rowosari mayoritas penduduknya merupakan penduduk asli dan sisanya
sebagian kecil merupakan penduduk pendatang.
Dilihat dari penyebaran suku bangsa penduduk Desa Rowosari terdapat dua suku Jawa dan
Madura.
• Sejarah Desa Rowosari tidak terlepas dari sejarah Masyarakat di Kabupaten Jember.
Desa ini awalnya bernama Desa Rowosari dengan Kepala Desa yang bernama Singo
Joyo Desa Rowosari adalah Kepala Desa yang dermawan, karena sangat
terpengaruh oleh gaya kehidupan masyarakat Rowosari.
• Nama Desa Rowosari didasarkan pada banyaknya sumber air bening sehingga
menyebabkan banyaknya rawa yang ada di desa ini. Adapun kepala desa yang
pernah menjabat hingga sekarang adalah sebagai berikut: Arja’u (tahun 1949 s.d
1959), Singo joyo (tahun 1959 s.d 1966), Wono Tirto (tahun 1966 s.d 1970),
Usdiman (tahun 1970 s.d 1977), Muh. Talha (tahun 1977s.d 1993), Supardi (tahun
1993 s.d 1997) dan Jamilah Supardi tahun 1997 s/d 2013, WASI ( tahun 2013 s.d
Sekarang ).
GEOGRAFIS
• Desa Rowosari adalah Desa yang terdiri
dari 6 Dusun, 29 RT dan 12 RW yang
merupakan salah satu dari 9 desa di
Kecamatan Sumberjambe
Kabupaten Jember.
Batas wilyah Desa Rowosari
Kecamatan Sumberjambe sebagai berikut :
• Sebelah Barat : Desa Sumberjambe Kec.
Sumberjambe
• Sebelah Timur : Hutan
• Sebelah Utara : Desa Jambiarum Kec.
Sumberjambe
• Sebelah Selatan : Desa Gunung Malang Kec.
Sumberjambe
TOPOGRAFI
• Desa Rowosari terletak diantara :
- Garis Bujur [ Longitude ] = 140°10'-115°40'
- Garis Lintang [ Latitude ] = 4°21'-3°31'
- Tinggi DPL [ M ] = 550 m
- Luas Desa [ Ha ] = 666 km2
DEMOGRAFI
PENDUDUK
- Jumlah Total Penduduk : 5.177 Jiwa
- Jumlah Penduduk Laki-laki : 2.573 Jiwa,
- Jumlah Penduduk Perempuan : 2.604 Jiwa
KEPALA KELUARGA
- Jumlah Total Kepala Keluarga[ KK]: 2.520 Jiwa
- Jumlah KK Perempuan : 206 Jiwa
- Jumlah KK Miskin : 1.325 KK
JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN STRUKTUR USIA
- < 1 Tahun : 75 Jiwa
- 1 – 4 Tanun : 547 Jiwa
- 5 – 14 Tahun : 1.100 Jiwa
- 15 – 39 Tahun : 2.480 Jiwa
- 40 – 64 Tahun : 1.677 Jiwa
- 65 Keatas : 455 Jiwa
- Jumlah penyandang kebutuhan khusus : 15 Jiwa
2.604
Jiwa
2.573
Jiwa
POTENSI DAERAH
Desa Rowosari memiliki potensi yang sangat besar, baik sumber daya alam,
sumber daya manusia maupun kelembagaan / organisasi. Sampai saat ini,
potensi sumber daya yang ada sudah benar-benar optimal diberdayakan
diantaranya:
Perkampungan : 49,0 Ha
Sawah : 271,4 Ha
Tegalan, Gumuk, Sungai : 340,0 Ha
Jalan : 5,6 Ha
SUMBER DAYA MANUSIA
-Penduduk dan keluarga : 6.334 Jiwa
Jumlah penduduk Laki-laki : 3.085 Jiwa
Jumlah penduduk Perempuan : 3.249 Jiwa
Jumlah KK : 2.520 KK
-Mata Pencaharian / Pekerjaan
Pertanian : 1.149 Jiwa
Industri Pengolahan : 5 Jiwa
Konstruksi/ Bangunan : 56 Jiwa
Perdagangan dan Jasa : 306 Jiwa
Transportasi dan Komunikasi : 327 Jiwa
Perbengkelan : 20 Jiwa
Lain-lain : 569 Jiwa
• SUMBER DAYA KELEMBAGAAN / ORGANISASI
BPD : 1 Lembaga
LPM : 1 Lembaga
PKK : 1 Lembaga
RT/RW : 1 Lembaga
Karang Taruna : 1 Lembaga
Karang Werda : 1 Kelompok
Kelompok Tani : 8 Kelompok
Koperasi Wanita : 1 Kelompok
Posdaya : 4 kelompok
BUMDES : 1 Kelompok
SARANA & PRASARANA
-Prasarana Umum:
Jalan : 5,2 Ha
Jembatan : 9 Unit
Irigasi : 1 Paket
-Prasarana Pendidikan:
Gedung PAUD : 3 Unit
Gedung TK/ RA : 3 Unit
Gedung SD : 4 Unit
TPA : 40 Unit
-Prasarana Kesehatan:
PUSTU : 1 Unit
POSYANDU : 9 Unit
MCK : 50 unit
-Sarana Ibadah:
Masjid : 8 Unit
Mushola : 40 Unit
-Sarana Olah Raga:
Lapangan : Buah
Jenis Pendapatan Anggaran
PAD 28.000.000
- Lain-lain pendapatan desa
yang sah
-
- Alokasi Dana Desa
- Dana Desa
- Bagi Hasil Pajak Daerah
811,299,586
898,772,985
33,704,077
Bantuan Keuangan
JUMLAH PENDAPATAN 1,771,776,648
SUMBER PENDAPATAN DESA TAHUN 2017
PROGRES PENGGUNAAN DD TAHUN 2017
N
O
PEMBANGUNAN DANA DESA PER
BIDANG
PLAFOND
ANGGARAN %
1 Bidang Penelenggaraan Pemerintahan - -
2 Bidang Pembangunan Desa 898,772,985 100
3 Bidang Pembinaan Kemasyarakatan - -
4 Bidang Pemberdayaan Masyarakat - -
5 Pembiayaan [Penyertaan Modal ] - -
JUMLAH 898,772,985
Senilai 60% Dana Desa Tahun 2017 Tahap I masih didominasi
untuk pembangunan Sarana Prasarana Desa
• Progres Penggunaan APBDES Tahun 2017
42%
53%
0%
5%
Chart Title
Bidang Pemerintahan Bidang Pembangunan Desa
Bidang Pembinaan Masyarakat Bidang Pemberdayaan Masyarakat
• Alokasi dan Pencairan Dana Desa Tahun 2017
Dana Desa Tahun 2017
Desa Rowosari
Rp. 898,772,985 1. Penyaluran dari Rekening Kas Umum
Negara [RKUN ] ke Rekening Kas Umun
Daerah [ RKUD ]
Tahap I : 539.263.791[ 100% ]
2. Total transfer dari RKUN ke Rekening Kas
Desa [ RKD ] Tahap I : 539.263.791
Tahap I : 539.263.791
Tahap II : 359.509.194
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan-Kegiatan Desa
Kegiatan-Kegiatan Desa
Kegiatan-Kegiatan Desa
Kegiatan-Kegiatan Desa
Kegiatan-Kegiatan Desa
Kondisi Sebelum UU Desa Tahun 2014
• Kondisi sosial kemasyarakatan desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe:
• Problem social dan kelembagaan kemasyarakatan desa
Secara geografis Desa Rowosari adalah desa yang memiliki cukup luas kawasan
pertanian akan tetapi kondisi ini tidak diimbangi dengan prasarana yang memadai
sehingga akses keberapa lahan pertanian membutuhkan biaya yang tinggi dalam
pengelolaan pertanian dan hasil yang didapatkannyapun tidak sebanding dengan
biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk mengelola lahannya .Yang menjadi
masalah diantaranya adalah akses jalan ke lahan petani. Hal ini menuntut
sebagian banyak masyarakat khususnya para pemuda mencari pekerjaan di kota
lain. Akibat dari banyaknya warga yang keluar berefek pada sedikitnya SDM yang
mampu mengerakan lembaga kemasyarakatan di Desa dampak dari itu semua
adalah peran dan fungsi kelembagaan msayarakat menjadi pasif.
Masyarakat apatis dan kurang peduli terhadap kemajuan perkembangan
pembangunan yang ada di desa karena kurangnya keperpihakan pemerintah
desa terhadap elemen yang ada di desa.
Kondisi Setelah Pelaksanaan UU Desa Tahun 2014
• Kondisi sosial kemasyarakatan desa Rowosari Kecamatan
Sumberjambe :
• Perubahan sosial dan kelembagaan kemasyarakatan desa
Desa Rowosari adalah desa memiliki cukup luas kawasan pertanian
dengan adanya UU Desa yang baru Desa Rowosari mendapatkan
stimulan untuk memperbaiki prasarana yang memadai khusunya
dibidang pertanian dan Jalan Lingkungan serta mulai melakukan
perbaikan pada tingkat sarana yang mampu menunjang kebutuhan
akses jalan ke lahan petani. Hal ini direalisasikan dengan mulai
membangun Akses jalan desa , ini semua dimaksudkan untuk
menunjang kelancaran pengangkutan hasil tani sehingga mampu
menekan biaya pengelolaan hasil pertanian. Masyarakat mulai aktif
terlibat dalam perencanaan ,pelaksanaan dan pelestarian
pembangunan yang ada di desa.

PROFIL DESA ROWOSARI.pptx

  • 1.
    KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNANDAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PROFIL DESA ROWOSARI KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER PROVINSI JAWA TIMUR
  • 2.
    PROFIL DESA ROWOSARI KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATENJEMBER PROVINSI JAWA TIMUR DALAM PENYERAPAN DD DAN PENDAMPINGAN
  • 3.
    Selayang Pandang Desa Rowosariadalah sebuah Desa di wilayah Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember, yang terletak di bagian wilayah Timur kecamatan Sumberjambe. Desa Rowosari merupakan daerah pertanian sehingga mayoritas masyarakatnya merupakan petani . Di Desa Rowosari yang daerahnya didominasi hutan dan sawah sehingga mayoritas penduduknya adalah petani. Secara umum Desa Rowosari mayoritas penduduknya merupakan penduduk asli dan sisanya sebagian kecil merupakan penduduk pendatang. Dilihat dari penyebaran suku bangsa penduduk Desa Rowosari terdapat dua suku Jawa dan Madura.
  • 4.
    • Sejarah DesaRowosari tidak terlepas dari sejarah Masyarakat di Kabupaten Jember. Desa ini awalnya bernama Desa Rowosari dengan Kepala Desa yang bernama Singo Joyo Desa Rowosari adalah Kepala Desa yang dermawan, karena sangat terpengaruh oleh gaya kehidupan masyarakat Rowosari. • Nama Desa Rowosari didasarkan pada banyaknya sumber air bening sehingga menyebabkan banyaknya rawa yang ada di desa ini. Adapun kepala desa yang pernah menjabat hingga sekarang adalah sebagai berikut: Arja’u (tahun 1949 s.d 1959), Singo joyo (tahun 1959 s.d 1966), Wono Tirto (tahun 1966 s.d 1970), Usdiman (tahun 1970 s.d 1977), Muh. Talha (tahun 1977s.d 1993), Supardi (tahun 1993 s.d 1997) dan Jamilah Supardi tahun 1997 s/d 2013, WASI ( tahun 2013 s.d Sekarang ).
  • 5.
    GEOGRAFIS • Desa Rowosariadalah Desa yang terdiri dari 6 Dusun, 29 RT dan 12 RW yang merupakan salah satu dari 9 desa di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Batas wilyah Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe sebagai berikut : • Sebelah Barat : Desa Sumberjambe Kec. Sumberjambe • Sebelah Timur : Hutan • Sebelah Utara : Desa Jambiarum Kec. Sumberjambe • Sebelah Selatan : Desa Gunung Malang Kec. Sumberjambe
  • 6.
    TOPOGRAFI • Desa Rowosariterletak diantara : - Garis Bujur [ Longitude ] = 140°10'-115°40' - Garis Lintang [ Latitude ] = 4°21'-3°31' - Tinggi DPL [ M ] = 550 m - Luas Desa [ Ha ] = 666 km2
  • 7.
    DEMOGRAFI PENDUDUK - Jumlah TotalPenduduk : 5.177 Jiwa - Jumlah Penduduk Laki-laki : 2.573 Jiwa, - Jumlah Penduduk Perempuan : 2.604 Jiwa KEPALA KELUARGA - Jumlah Total Kepala Keluarga[ KK]: 2.520 Jiwa - Jumlah KK Perempuan : 206 Jiwa - Jumlah KK Miskin : 1.325 KK JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN STRUKTUR USIA - < 1 Tahun : 75 Jiwa - 1 – 4 Tanun : 547 Jiwa - 5 – 14 Tahun : 1.100 Jiwa - 15 – 39 Tahun : 2.480 Jiwa - 40 – 64 Tahun : 1.677 Jiwa - 65 Keatas : 455 Jiwa - Jumlah penyandang kebutuhan khusus : 15 Jiwa 2.604 Jiwa 2.573 Jiwa
  • 8.
    POTENSI DAERAH Desa Rowosarimemiliki potensi yang sangat besar, baik sumber daya alam, sumber daya manusia maupun kelembagaan / organisasi. Sampai saat ini, potensi sumber daya yang ada sudah benar-benar optimal diberdayakan diantaranya: Perkampungan : 49,0 Ha Sawah : 271,4 Ha Tegalan, Gumuk, Sungai : 340,0 Ha Jalan : 5,6 Ha
  • 9.
    SUMBER DAYA MANUSIA -Pendudukdan keluarga : 6.334 Jiwa Jumlah penduduk Laki-laki : 3.085 Jiwa Jumlah penduduk Perempuan : 3.249 Jiwa Jumlah KK : 2.520 KK -Mata Pencaharian / Pekerjaan Pertanian : 1.149 Jiwa Industri Pengolahan : 5 Jiwa Konstruksi/ Bangunan : 56 Jiwa Perdagangan dan Jasa : 306 Jiwa Transportasi dan Komunikasi : 327 Jiwa Perbengkelan : 20 Jiwa Lain-lain : 569 Jiwa
  • 10.
    • SUMBER DAYAKELEMBAGAAN / ORGANISASI BPD : 1 Lembaga LPM : 1 Lembaga PKK : 1 Lembaga RT/RW : 1 Lembaga Karang Taruna : 1 Lembaga Karang Werda : 1 Kelompok Kelompok Tani : 8 Kelompok Koperasi Wanita : 1 Kelompok Posdaya : 4 kelompok BUMDES : 1 Kelompok
  • 11.
    SARANA & PRASARANA -PrasaranaUmum: Jalan : 5,2 Ha Jembatan : 9 Unit Irigasi : 1 Paket -Prasarana Pendidikan: Gedung PAUD : 3 Unit Gedung TK/ RA : 3 Unit Gedung SD : 4 Unit TPA : 40 Unit -Prasarana Kesehatan: PUSTU : 1 Unit POSYANDU : 9 Unit MCK : 50 unit -Sarana Ibadah: Masjid : 8 Unit Mushola : 40 Unit -Sarana Olah Raga: Lapangan : Buah
  • 12.
    Jenis Pendapatan Anggaran PAD28.000.000 - Lain-lain pendapatan desa yang sah - - Alokasi Dana Desa - Dana Desa - Bagi Hasil Pajak Daerah 811,299,586 898,772,985 33,704,077 Bantuan Keuangan JUMLAH PENDAPATAN 1,771,776,648 SUMBER PENDAPATAN DESA TAHUN 2017
  • 13.
    PROGRES PENGGUNAAN DDTAHUN 2017 N O PEMBANGUNAN DANA DESA PER BIDANG PLAFOND ANGGARAN % 1 Bidang Penelenggaraan Pemerintahan - - 2 Bidang Pembangunan Desa 898,772,985 100 3 Bidang Pembinaan Kemasyarakatan - - 4 Bidang Pemberdayaan Masyarakat - - 5 Pembiayaan [Penyertaan Modal ] - - JUMLAH 898,772,985 Senilai 60% Dana Desa Tahun 2017 Tahap I masih didominasi untuk pembangunan Sarana Prasarana Desa
  • 14.
    • Progres PenggunaanAPBDES Tahun 2017 42% 53% 0% 5% Chart Title Bidang Pemerintahan Bidang Pembangunan Desa Bidang Pembinaan Masyarakat Bidang Pemberdayaan Masyarakat
  • 15.
    • Alokasi danPencairan Dana Desa Tahun 2017 Dana Desa Tahun 2017 Desa Rowosari Rp. 898,772,985 1. Penyaluran dari Rekening Kas Umum Negara [RKUN ] ke Rekening Kas Umun Daerah [ RKUD ] Tahap I : 539.263.791[ 100% ] 2. Total transfer dari RKUN ke Rekening Kas Desa [ RKD ] Tahap I : 539.263.791 Tahap I : 539.263.791 Tahap II : 359.509.194
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    Kondisi Sebelum UUDesa Tahun 2014 • Kondisi sosial kemasyarakatan desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe: • Problem social dan kelembagaan kemasyarakatan desa Secara geografis Desa Rowosari adalah desa yang memiliki cukup luas kawasan pertanian akan tetapi kondisi ini tidak diimbangi dengan prasarana yang memadai sehingga akses keberapa lahan pertanian membutuhkan biaya yang tinggi dalam pengelolaan pertanian dan hasil yang didapatkannyapun tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk mengelola lahannya .Yang menjadi masalah diantaranya adalah akses jalan ke lahan petani. Hal ini menuntut sebagian banyak masyarakat khususnya para pemuda mencari pekerjaan di kota lain. Akibat dari banyaknya warga yang keluar berefek pada sedikitnya SDM yang mampu mengerakan lembaga kemasyarakatan di Desa dampak dari itu semua adalah peran dan fungsi kelembagaan msayarakat menjadi pasif. Masyarakat apatis dan kurang peduli terhadap kemajuan perkembangan pembangunan yang ada di desa karena kurangnya keperpihakan pemerintah desa terhadap elemen yang ada di desa.
  • 23.
    Kondisi Setelah PelaksanaanUU Desa Tahun 2014 • Kondisi sosial kemasyarakatan desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe : • Perubahan sosial dan kelembagaan kemasyarakatan desa Desa Rowosari adalah desa memiliki cukup luas kawasan pertanian dengan adanya UU Desa yang baru Desa Rowosari mendapatkan stimulan untuk memperbaiki prasarana yang memadai khusunya dibidang pertanian dan Jalan Lingkungan serta mulai melakukan perbaikan pada tingkat sarana yang mampu menunjang kebutuhan akses jalan ke lahan petani. Hal ini direalisasikan dengan mulai membangun Akses jalan desa , ini semua dimaksudkan untuk menunjang kelancaran pengangkutan hasil tani sehingga mampu menekan biaya pengelolaan hasil pertanian. Masyarakat mulai aktif terlibat dalam perencanaan ,pelaksanaan dan pelestarian pembangunan yang ada di desa.