Dokumen ini membahas hubungan antara agama, moralitas, dan prasangka, mencatat bahwa banyak agama besar menyetujui prinsip moral yang serupa, seperti memperlakukan orang lain dengan baik. Namun, ada perdebatan tentang apakah agama lebih sering menyebabkan intoleransi atau menyediakan kerangka untuk berbuat baik. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan orientasi religius intrinsik cenderung lebih toleran terhadap sesama, sementara yang ekstrinsik seringkali menunjukkan prasangka, tergantung pada konteks sosial dan kelompok luar.