PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
Status Kualitas Air Lengkong Sebagai Sumber Air Bersih di Kota Langsa
BIDANG KEGIATAN:
PKM PENELITIAN
Diusulkan oleh :
Riski Ananda NIM. 130421151 (Angkatan 2013)
Sri Rahayu NIM. 130421169 (Angkatan 2013)
Agustina Ningsih NIM. 130421053 (Angkatan 2013)
Bustami NIM. 150602002 (Angkatan 2015)
Nadia Baiduri NIM. 150602005 (Angkatan 2015)
UNIVERSITAS SAMUDRA
LANGSA
2015
iii
DAFTAR ISI
Halaman pengesahan...................................................................................... ii
Daftar Isi ......................................................................................................... iii
Ringkasan........................................................................................................ iv
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang .............................................................................................1
1.2 Permasalahan .............................................................................................. 2
1.3 Tujuan Penelitian ........................................................................................ 2
1.4 Urgensi Penelitian ...................................................................................... 2
1.5 Luaran Penelitian ...................................................................................... 2
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Pengertian Air Minum ............................................................................... 3
2.2. Uji Kualitas Air Minum.............................................................................. 3
BAB 3. METODE PENELITIAN
3.1. Waktu dan Tempat .................................................................................... 5
3.2. Alat dan Bahan Penelitian .......................................................................... 5
3.3. Metode Pengumpulan Data ........................................................................ 5
3.4. Analisis Data ...... ....................................................................................... 6
BAB V BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Anggaran Biaya ......................................................................................... 7
4.2. Jadwal kegiatan .......................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 8
LAMPIRAN-LAMPIRAN
iv
RINGKASAN
Kebutuhan air minum masyarakat kota Langsa selama ini berasal dari
sumber mata air di daerah Lengkong. Air Lengkong dikenal oleh masyarakat
sebagai satu-satunya air tanah dengan kualitas terbaik di kota Langsa. Meskipun
demikian, hingga saat ini belum dilaporkan kualitas air bersih yang digunakan
sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota Langsa. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk menganalisis status kualitas air Lengkong sebagai sumber air
minum bagi masyarakat di kota Langsa. Luaran dari penelitian ini adalah berupa
artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi.
Penelitian ini akan dilakukan selama 5 bulan mulai dari persiapan
penelitian hingga pelaporan. Penelitian akan dilaksanakan di laboratorium Biologi
Universitas Samudra dan laboratorium Biologi Universitas Sumatera Utara. Jenis
penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara
proposive sampling sebanyak 8 sampel yang terdiri dari 4 sampel air sumur galian
dan 4 sampel air sumur bor. Pengambilan sampel air dilakukan dengan cara
mengambil secara langsung menggunakan botol sampel. Data yang akan
dikumpulkan meliputi data faktor fisika (suhu, kekeruhan, total zat padat terlarut,
warna, bau dan rasa), faktor kimia (arsen, flourida, total kromium, kadmium,
nitrit, nitrat, sianida, selenium, aluminimum, besi, kesadahan, klorida, mangan,
pH, seng, sulfat, tembaga dan amonia) dan faktor biologi (bakteri E. coli dan total
bakteri koliform).
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Lengkong merupakan daerah di kota Langsa sebagai penyedia sumber
air bersih bagi masyarakat. Kebutuhan air minum masyarakat kota Langsa
selama ini berasal dari sumber mata air di daerah Lengkong. Air Lengkong
dikenal oleh masyarakat sebagai satu-satunya air tanah dengan kualitas terbaik
di kota Langsa. Sumur-sumur galian dan sumur bor banyak ditemukan pada
daerah Lengkong. Air Lengkong diambil dan di tampung pada bak-bak
penampungan air masyarakat. Air tersebut dijual dan didistribusikan kepada
masyarakat yang tinggal di luar daerah Lengkong terutama masyarakat daerah
pesisir pantai. Selain itu, air Lengkong juga menjadi sumber air bagi Depo Air
Minum Isi Ulang (DAMIU) di seluruh kota Langsa.
Air minum harus memenuhi syarat fisik, kimia, mikrobiologi dan
radioaktif (Permenkes No 492/Menkes/Per/IV/2010). Beberapa hasil
penelitian menunjukkan bahwa kualitas air minum masyarakat di beberapa
daerah di Indonesia masih rendah. Penelitian yang dilakukan oleh Asfawi
(2004) telah menemukan sebanyak 15 DAIMU (30,6%) dari 49 sampel
DAMIU di kota Semarang, tidak memenuhi syarat sebagai air minum.
Matahelumual (2007) melaporkan bahwa air di kecamatan Bantar Gebang,
Kota Bekasi memiliki nilai mutu air yang buruk. Selanjutnya Marwati et al.
(2008) juga melaporkan bahwa nilai mutu air di kota Denpasar kurang baik.
Sementara itu, hasil penelitian Wandrivel et al. (2012) di kecamatan Bungus
kota Padang menunjukkan 55,6% depo air minum belum memenuhi syarat
bakteriologis yang ditetapkan oleh pemerintah.
Air minum yang tidak memenuhi syarat kesehatan dapat memicu
terjadinya diare. Berdasarkan profil kesehatan provinsi Aceh tahun 2012
diketahui bahwa jumlah kasus diare di kota Langsa mencapai 6.120 kasus.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Langsa tahun 2014
diketahui jumlah bayi penderita diare dari 5 kecamatan di Kota Langsa adalah
sebanyak 1.186 orang. Tingginya angka penderita diare di kota Langsa
tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya kualitas air minum yang
dikonsumsinya. Meskipun demikian, hingga saat ini belum dilaporkan kualitas
air bersih yang digunakan sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota
Langsa. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang status kualitas air
Lengkong yang digunakan sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota
Langsa.
2
2.1. Permasalahan
Permasalahan yang menjadi prioritas untuk dilakukan pengkajian pada
penelitian ini adalah bagaimana status kualitas air Lengkong sebagai sumber
air minum bagi masyarakat di kota Langsa.
3.1. Tujuan Khusus
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status kualitas air
Lengkong sebagai sumber air minum bagi masyarakat di kota Langsa
4.1. Urgensi Penelitian
Air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup di bumi ini
termasuk manusia. Kebutuhan volume air rata-rata yang diperlukan setiap
orang setiap hari berkisar antara 150-200 liter atau 35-40 galon. Setiap orang
mengkonsumsi air rata-rat 2,1 liter hingga 2,8 liter per harinya. Kualitas air
yang sehat mutlak diperlukan oleh manusia. Kualitas air yang buruk dapat
menimbulkan berbagai macam jenis penyakit, bahkan dapat berdampak pada
kematian.
Penelitian kualitas air minum sangat penting untuk dilakukan.
Pengetahuan tentang kualitas air dapat menentukan kelayakan air tersebut
untuk digunakan sebagai air minum. Hasil penelitian ini akan mengungkap
kualitas air Lengkong ditinjau dari faktor fisika, kimia dan biologi yang akan
memberikan gambaran kelayakan air Lengkong sebagai sumber air minum
bagi masyarakat kota Langsa. Dengan demikian, kasus diare yang berpotensi
muncul akibat mengkonsumsi air kurang layak dapat dihindari.
5.1. Luaran
Luaran dari penelitian ini adalah berupa artikel ilmiah yang akan
dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi
3
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Pengertian Air Minum
Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan
dapat langsung diminum. Air minum supaya tidak menyebabkan penyakit,
harus memenuhi syarat kualitas, yaitu meliputi persyaratan fisik, kimia dan
bakteriologis (Notoatmodjo, 2007). Menurut Sutrisno dan Suciastuti (2002)
persyaratan fisik meliputi warna, bau, rasa, temperatur, dan kekeruhan.
Kekeruhan air dapat ditimbulkan oleh adanya bahan organik dan anorganik
yang terkandung di dalam air, seperti lumpur dan bahan yang berasal dari hasil
pembuangan.
Kualitas air minum secara fisika adalah tidak berwarna, tidak berasa,
tidak berbau dan tingkat kekeruhannya maksimal 5 NTU (Permenkes No. 492
tahun 2010). Kualitas kimia adalah yang berhubungan dengan ion-ion senyawa
maupun logam yang membahayakan, seperti Hg, Pb, Ag, Cu, dan Zn. Residu
dari senyawa lainnya yag bersifat racun adalah residu pestisida, yang dapat
menyebabkan perubahan bau, rasa dan warna air (Pratiwi, 2007). Syarat
bakteriologis air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010, air minum tidak boleh
mengandung bakteri patogen, yang dapat menyebabkan penyakit terutama
penyakit saluran pencernaan, yaitu bakteri coliform. Standar kandungan bakteri
coliform dalam air minum 0 per 100 ml.
2.2. Uji Kualitas Air Minum
Uji baketriologis digunakan untuk uji kualitas air minum secara biologi.
Metode yang digunakan adalah metode Most Probable Number (MPN).
Metode MPN merupakan salah satu teknik menghitung jumlah
mikroorganisme per mili bahan yang digunakan sebagai media biakan. Metode
MPN pada dasarnya sama dengan metode perhitungan cawan, tetapi
menggunakan medium cair dalam tabung reaksi. Perhitungan didasarkan pada
tabung yang positif, yaitu tabung menunjukkan pertumbuhan mikroba setelah
inkubasi pada suhu dan waktu tertentu dan dapat diketahui dari gelembung gas
yang dihasilkan pada tabung Durham (Waluyo, 2009). Pendekatan untuk
enumerasi bakteri hidup adalah dengan metode MPN didasarkan pada metode
teori kemungkinan. Media pada tabung adalah Lactose Broth (LB) yang diberi
indikator perubahan pH dan ditambah tabung durham. Output metode
MPNadalah nilai MPN. Nilai MPN adalah pendugaanjumlah unit tumbuh
(Growth unit) atau unit pembentukan koloni dalam sampel, pada umumnya
nilai MPN juga diartikan sebagai pendugaan jumlah individu bakteri, satuan
yang digunakan, umumnya per 100 ml. Makin kecil nilai MPN, maka air
tersebut makin tinggi kualitasnya dan makin layak di konsumsi. Metode MPN
4
memiliki limit kepercayaan 95 % sehingga pada setiap nilai MPN, terdapat
jangkauan nilai MPN terendah dan nilai MPN tertinggi (Fardiaz, 1993).
a. Uji pendugaan (Presumtive Tes)
Uji tahap pertama, keberadaan coliform masih dalam tingkat
probabilitas rendah yaitu masih dalam dugaan. Uji penduga ini mendeteksi
sifat fermentasi coliform dalam sampel, karena beberapa jenis bakteri selain
coliform juga memiliki sifat fermentatif. Uji penduga merupakan uji
pendahuluan tentang ada tidaknya kehadiran bakteri coliform berdasarkan
terbentuknya asam dan gas disebabkan karena fermentasi laktosa oleh
bakteri golongan coliform. Terbentuknya asam dilihat dari kekeruhan pada
media laktosa dan gas yang dihasilkan, dapat dilihat dalam tabung durham
berupa gelembung udara (Tururaja et al., 2010). Tabung dinyatakan positif
jika terbentuk gas sebanyak 10% atau lebih dari volume di dalam tabung
durham. Banyaknya kandungan bakteri coliform dapat dilihat dengan
menghitung tabung yang menunjukan reaksi positif terbentuk asam dan gas,
kemudian dibandingkan dengan tabel MPN. Metode MPN dilakukan untuk
menghitung jumlah mikroba di dalam sampel yang berbentuk cair. Jika
setelah inkubasi 1x24 jam menunjukkan hasil negatif, maka di lanjutkan
dengan inkubasi 2x24 jam pada suhu 350
C. Jika dalam waktu 2x24 jam
tidak terbentuk gas dalam tabung durham, di hitung sebagai hasil negatif.
Jumlah tabung yang positif di hitung pada masing-masing seri. MPN
penduga dapat dihitung dengan melihat tabel MPN (Wandrivel et al., 2012).
b. Uji penguat (Confirmed Tes)
Uji penguat ini bertujuan untuk menguji kembali kebenaran adanya
coliform dengan bantuan media selektif, yang menegaskan hasil positif dari
uji pendugaan, media yang digunakan adalah Brillian Green Laktosa Bile
Broth (BGLBB), yang nantinya akan membentuk asam dan gas dalam
waktu 24-48 jam (Boekoesoe, 2010). BGLB ini merupakan media
pertumbuhan untuk bakteri coliform, dan dapat menghambat pertumbuhan
bakteri gram positif (Fardiaz, 1996).
5
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Waktu dan Tempat
Penelitian ini akan dilakukan selama 5 bulan mulai dari persiapan
penelitian hingga pelaporan. Penelitian akan dilaksanakan di laboratorium
Biologi Universitas Samudra dan laboratorium Biologi Universitas Sumatera
Utara.
3.2. Alat dan bahan penelitian
Alat yang digunakan antara lain:
a) Pipet tetes
b) Lampu spiritus
c) Rak tabung reaksi
d) Tabung durham
e) Kapas menutup tabung reaksi
f) Tabung reaksi
g) Erlenmeyer
h) Gelar ukur
i) Pipet ukur
j) Buret
k) Inkubator
l) Autoklaf
m)Botol bertutup steril (botol winkler)
n) Termometer
o) Spektrofotometer
p) Potensiometer
q) Colorimeter
r) Turbidimeter
s) Box steroform
Bahan yang digunakan ini antara lain:
a) Media LB (Lactose Broth)
b) Media Merck LBDS (Lactose Broth double strength)
c) Media LBSS (Lactose Broth single strength)
d) Media BGLB (Brilliant Green Bile Broth) Merck
3.3. Metode Pengumpulan Data
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan
sampel secara Proposive sampling sebanyak 8 sampel yang terdiri dari 4 sampel
air sumur galian dan 4 sampel air sumur bor.
Pengambilan sampel air dilakukan dengan cara mengambil secara
langsung menggunakan botol sampel. Mulut botol sampel di sterilkan terlebih
dahulu. Air ditampung kira-kira 2/3 volume botol. Sebelum ditutup,botol
sampel disterilkan kembali. Setelah selesai lalu botol diberi kertas label yang
6
telah disiapkan. Botol sampel dimasukkan ke dalam box steroform dan
dibawa ke laboratorium untuk dianalisis.
Data yang akan dikumpulkan meliputi data faktor fisika (suhu,
kekeruhan, total zat padat terlarut, warna, bau dan rasa), faktor kimia (arsen,
flourida, total kromium, kadmium, nitrit, nitrat, sianida, selenium,
aluminimum, besi, kesadahan, klorida, mangan, pH, seng, sulfat, tembaga dan
amonia) dan faktor biologi (bakteri E. coli dan total bakteri koliform).
3.4. Analisis Data
Parameter Satuan Metode Analisis
1. Faktor Fisika
Suhu 0
C Pemuaian
TDS mg/l Potensiometer
warna TCU Colorimeter
Kekeruhan NTU Turbidimeter
Bau Organoleptik
Rasa Organoleptik
2. Faktor Kimia
Arsen mg/l Spektofotometri
Flourida mg/l
Total Kromium mg/l
Kadmium mg/l
Nitrit, ( sebagai NO2
-
) mg/l
Nitrat, ( sebagai NO3-
) mg/l
Sianida mg/l
Selenium mg/l
3. Faktor Biologi
E. coli Jumlah per 100 ml
sampel
MPN
Total bakteri koliform Jumlah per 100 ml
sampel
MPN
7
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Anggaran Biaya
No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang 3.125.000
2 Bahan habis pakai 4.375.000
3 Perjalanan 3.125.000
4 Lain-lain 1.875.000
Jumlah 12.500.000
4.2. Jadwal kegiatan
No Kegiatan
Bulan
1 2 3 4 5
1 Persiapan penelitian x
2 Pengambilan data penelitian x x
3 Analisis data x x
4 Pelaporan x x
8
DAFTAR PUSTAKA
Asfawi S. 2004. Analisis Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kualitas
Bakteriologis Air Minum Isi Ulang Pada Tingkat Produsen di Kota
Semarang (Thesis). Semarang: Universitas Diponegoro
Dinas kesehatan kota Langsa. 2013. Profil kesehatan kota Langsa. Langsa: Dinkes
Kota Langsa.
Dinas kesehatan provinsi Aceh. 2013. Profil kesehatan provinsi Aceh tahun 2012.
Aceh: Dinkes provinsi Aceh
Fardiaz, S. 1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. PAU: Institut Pertanian Bogor
Marwati, N. M., N. K. Mardani dan I. K. Sundra. 2008. Kualitas air sumur gali
ditinjau dari kondisi lingkungan fisik dan perilaku masyarakat di wilayah
puskesmas I Denpasar Selatan. ECOTROPHIC 5 (1) :63 - 69
Matahelumual, B. C. 2007. Penentuan status mutu air dengan sistem STORET di
Kecamatan Bantar Gebang. Jurnal Geologi Indonesia 2 (2): 113-118
Notoatmodjo D. 2007. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineke Cipta
Permenkes No 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum
Pratiwi, A.W. 2007. Kualitas bakteriologis air minum isi ulang di wilayah kota
Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional 2(2):120-131
Sutrisno T dan E Suciastuti. 2002. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Rineka
Cipta: Jakarta
Tururaja, T dan M. Rina. 2010. Bakteri coliform di perairan teluk Doreri
Manokwari aspek pencemaran laut dan identifikasi species. Ilmu Kelautan
15(1):47- 52
Waluyo, L. 2009. Mikrobiologi lingkungan. UMM Press: Malang
Wandrivel R, N. Suharti dan Y. Lestari. 2012. Kualitas air minum yang
diproduksi depot air minum isi ulang di kecamatan Bungus Padang
berdasarkan persyaratan mikrobiologi. Jurnal Kesehatan Andalas
1(3):129-132
Lampiran l.Biodata ketua,Anggota dan Dosen Pendamping
1.1 Biodata ketua peneliti
A. Identitas diri
B.Riwayat pendidikan
C.Pemakalah serninar itmiah (Oral presentation)
N
o
Nama pertemuan
Ilmiah / seminar
Judul Artikel Ilmiatr Waktu dantempat
I
D.penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No Jenis penghargaan Institusi pemberian
pensharsaan
Tahun
I
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di
pertanggung jawabkan secara hokum.apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak-
sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya
buat dengan sebe,narnya untuk mernentrhi salatr satupersyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P.
Langsa, 5 oktober 2015
Pengusul
1. Nama Lenekao Rizki ananda
2. Jenis Kelamin Perempuan
J. Proeram studi Bioloei
4. NIM 130421 I51
5. Tempat dan Tanssal Lahir Lanssal5 februari 1996
6. E-mail riskianandari ski(0 email. com
7. Nomor teleoon / HP 085207090140
SD SMP SMA
Nama Institusi SD NEGERI
BUKIT RATA
SMP NEGERI T
LANGSA
SMANEGERI2
LANGSA
Jurusan IPS
Tahun masuk-lulus 2001-2006 2006-2009 20a9-2A13
zuZKI ANANDA
NIM.t3M21l5l
I NamalengkaCI Azustina ninssih
2. JenisKelamin Perempuan
J. Prosram studi Bioloei
4. NIM 1304210s3
5. TemoatdanTans salLahir Lanssal5 azustus 1995
6. E-mail Ninssi haeustina4l@gmail.com
7. Nomortelepon/HP 48fi70440417
1.3 BiodataAnggota
C. Identitasdiri
B.Riwayatpendidikan
C.Pemakalah seminar ilmiah (Oral presentation)
N
o
Namapertemuan
Ilmiah / seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dantempat
1.
D.penghargaan dalam l0 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atau institus ilainnya)
No Jenis penghargaan Institusi pemberian
penshaxsaan
Tahun
1.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalarn biodata ini adalah benar dan dapat di
pertanggung jawabkan secarahokum.apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak-
sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya
buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalarn pengajuan Hibah PKM-P.
Langsa,Sottober 2015
Pengusul
A -,
[14acliMn're tnvcsnr
NrM.130421053
SD SMP SMA
Namalnstitusi SD NEGERI
GEDUBANG
JAWA
SMP NEGERI3
LANGSA
SMA NEGERI 5
LANGSA
Jurusan IPA
Tahunmasuk-lulus 2001-2006 2006-2009 2409-2013
1 Namalenekao Sri rahavu
) JenisKelamin Perempuan
3. Prosam studi Bioloei
4. NIM t30421r69
5. TempatdanTanssallahir Desa serangiaya hilir.2t september 1994
6. E-mail Sruahayu. mimi @ gmail. c om
7- Nomortelepon/tlP 485270567728
1.2 Biodataanggota
B. Identitasdiri
B.Riwayatpendidikan
C.Pemakalah seminar ilmiah (Oral presentation)
N
o
Namapertemuan
Ilmiah / seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan tempat
l.
D.penghargaan dalam l0 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atau institusi lainnya)
No Jenis penghargaan Institus ipemberian
penghargaan
Tahun
l.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di
pertanggung jawabkan secara hokum.apabila di kemudian hari temyata di jumpai ketidak-
sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya
buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salatr satu persyaxatan dalam pengajuan Hibah PKM-P.
Langs45oktober 2015
Pengusul
SD SMP SMA
Namalnstitusi SD NEGERI
SARANGJAYA
SMPNEGERI2
PANGKALAN
SUSU
SMA
MUHAMMADIYAH
2 MEDAN
Jurusan IPA
TahunmasukJulus 2000-2005 2005-2008 2008-20t2
RI RAHA
NIM.130421169
I Nama Lengkap (dengan gelar) Bustami
2. Jenis Kelamin Laki- Laki
J. Program Studi MIPA Biologi
4. NIMAIIDN 150602002
5. Tempat dan Tangsal Lahir Langsa, 18 Juni 1996
6. E-mail bustami sabhar a@y ahoo. c om
7. No TelponAIP 085372885883
1.4. Anggota 3
A.Identitas Diri
Ri at Pendidikan
C.Pemakalah Seminar Ilmiah Oral Presentation
D.Penghargaan dalam l0 tahun Terakhir (dari Pemerintah,Asosiasi,Institusi
Lainnya
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat di pertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
di jumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan,saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P
20ts
.t(rwayat renqlol
SD SMP SMA
Nama Institusi MIN Langsa MTsN Langsa SMA Negeri 3
Langsa
Jurusan IPA
Tahun Masuk-
Lulus
2002-2008 2008-201I 20tt-2014
Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar Judul Artikel
Ilmiah
Waktu dan
Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
NrM.150602002
1.5 Biodata Anggota 4
A.Identitas Diri
1. Nama Lengkap (dengan gelar) Nadia Baiduri
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi MIPA Biologi
4. NIM/NIDN 150602005
5. Tempat dan Tanggal Lahir Beureuneun 06 Juli 1996
6. E-mail nadiabaiduri@gmail.com
7. No Telpon/HP 082321064712
B.Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 7 Kuala
Simpang
SMPN 2 Kuala
Simpang
SMAN 2 Kejuruan
Muda
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-
Lulus
2003-2009 2009-2012 2012-2015
C.Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar Judul Artikel
Ilmiah
Waktu dan
Tempat
D.Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari Pemerintah,Asosiasi,Institusi
Lainnya)
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
1.
2.
3.
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat di pertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
di jumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan,saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P
Langsa, 5 Oktober 2015
Pengusul
Nadia Baiduri
NIM.150602005
I Nama Lenekap Adi Beio Suwardi,S. Si,M. Si
2. Jenis Kelamin Laki-laki
J. Prosram studi Pendidikan Biolosi
4. NIDN 0029098602
5. Temuat dan tanssal lahir Campursari. 29 september I 986
6. E-mail Adi.bsw@gmail.com
7. Nomortelepon I Ho 081352421462
C
Biodata Dosen Pendamping
A.Identitas diri
D.penghargaan dalam 10 tahun Terdk*rir (dari pemerintalr.asosiasi atau institusi
No Jenis pengharg&ul Institusi pemberian
penghargaan
Tahun
I
lainnya)
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di
pertanggung jawabkan secara hokum.apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak-
sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya
buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salatr satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P.
B.Riwaval
SI S2
Nama lnstitusi Universitas
TaniunsDura
Universitas Andalas
Jurusan Bioloei Bioloei
Tahunmasuk-lulus 2AA4-2009 2At1-2013
.Pernakalah Seminar llmiah (Oral
No Nama pertemuan ilmiah
/seminar
Judul artikel ilmiah Waktu dantempat
I As s ociation of Tropical
Biologt and
Consevation (ATBC)
Restoration method rn
GunungPalung
National
Park,westKalimatan
l9-23ju1i 2010
Bali
2. Semirata MIPA
Wilayah B
Populasi danpola
Distribusi
Nepenthesbicolcarata
di Hutan Gambut
Kalimantan Barat
ll-l2Mei2012
Medan
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan penunjang
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas
Harga satuan
(Rp)
Jumlah
(Rp)
Ember Mengambil air 2 unit 45.000 90.000
Botol winkler
300 ml
Untuk mengambil dan
menyimpan sampel air
8 buah 125.000 1.000.000
Pipet tetes Untuk pembuatan
media
10 unit 10.000 100.000
Kapas Untuk menutup tabung
reaksi
5 unit 50.000 250.000
Lampu spritus Untuk mensterilkan alat 2 buah 55.000 110.000
Termometer Untuk mengukur suhu 2 buah 35.000 70.000
Kertas label Untuk memberikan
label
1 pack 10..000 35.000
Box steroform Untuk membawa
sampel air
1 buah 120.000 120.000
Sewa peralatan
laboratorium
(gelas ukur,
buret,
Erlenmeyer,
Autoklaf,
incubator,
spektrofotometer,
potensiometer,
colorimeter,
turbidimeter,
tabung durham)
Untuk menganalisis
sampel air
1 set 1.750.000 1.350.000
Sub Total (Rp) 3.125.000
2. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas
Harga satuan
(Rp)
Jumlah
(Rp)
Media LB
(Lactose
Broth)
Untuk pengukuran E.coli
dan coliforn
2 set 546.875 1.093.750
Media Merck
LBDS
(Lactose Broth
double
strength)
Untuk pengukuran E.coli
dan coliforn
2 set 546.875 1.093.750
Media LBSS
(Lactose Broth
single
strength)
Untuk pengukuran E.coli
dan coliforn
2 set 546.875 1.093.750
Media BGLB
(Brilliant
Green Bile
Broth) Merck
Untuk pengukuran E.coli
dan coliforn
2 set 546.875 1.093.750
Sub Total (Rp) 4.375.000
3. Perjalanan
Material Justifikasi perjalanan Kuantitas
Harga satuan
(Rp)
Jumlah
(Rp)
Perjalanan di
Langsa
Untuk survey lokasi
penelitian:
5 orang
5 kali 62.500 312.500
Perjalanan di
Langsa
Untuk pengambilan
sampel:
5 orang
5 kali 62.500 312.500
Perjalanan
Langsa-Medan
(Pulang-Pergi)
Untuk penelitian faktor
kimia dan biologi:
5 orang x 2 kali (Pulang-
Pergi)
10 kali 250.000 2.500.000
Sub Total (Rp) 3.125.000
4. Lain-lain
Material Justifikasi penggunaan Kuantitas
Harga satuan
(Rp)
Jumlah
(Rp)
Alat tulis
kantor
Perlengkapan untuk
pembuatan laporan
1 set 875.000 875.000
Fotokopi dan
penjilidan
Biaya fotokopi dan
penjilidan laporan
10 set 100.000 1.000.000
Sub Total (Rp) 1.875.000
Lampiran 3.4 Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas
No Nama/NIM Program studi
Bidang
Ilmu
Alokasi
Waktu
(jam/minggu)
Uraian Tugas
1 Rizki Ananda
NIM. 130421151
Pendidikan
Biologi
MIPA 32 Mengkoordinir
anggota dalam
kegiatan
penelitian
Membuiat
laporan
penelitian
2 Sri Rahayu
NIM. 130421169
Pendidikan
Biologi
MIPA 32 Menganalisis
faktor Biologi
3 Agustina Ningsih
NIM. 130421053
Pendidikan
Biologi
MIPA 32 Menganalisis
faktor kimia
4 Bustami
NIM. 150602002
Biologi MIPA 32 Menganalisi s
faktor fisika
5 Nadia Baiduri
NIM. 150602005
Biologi MIPA 32 Mengambil
sampel air
Pkmp status kualitas air lengkong sebagai sumber air bersih

Pkmp status kualitas air lengkong sebagai sumber air bersih

  • 1.
    PROPOSAL PROGRAM KREATIVITASMAHASISWA JUDUL PROGRAM Status Kualitas Air Lengkong Sebagai Sumber Air Bersih di Kota Langsa BIDANG KEGIATAN: PKM PENELITIAN Diusulkan oleh : Riski Ananda NIM. 130421151 (Angkatan 2013) Sri Rahayu NIM. 130421169 (Angkatan 2013) Agustina Ningsih NIM. 130421053 (Angkatan 2013) Bustami NIM. 150602002 (Angkatan 2015) Nadia Baiduri NIM. 150602005 (Angkatan 2015) UNIVERSITAS SAMUDRA LANGSA 2015
  • 3.
    iii DAFTAR ISI Halaman pengesahan......................................................................................ii Daftar Isi ......................................................................................................... iii Ringkasan........................................................................................................ iv BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang .............................................................................................1 1.2 Permasalahan .............................................................................................. 2 1.3 Tujuan Penelitian ........................................................................................ 2 1.4 Urgensi Penelitian ...................................................................................... 2 1.5 Luaran Penelitian ...................................................................................... 2 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Air Minum ............................................................................... 3 2.2. Uji Kualitas Air Minum.............................................................................. 3 BAB 3. METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat .................................................................................... 5 3.2. Alat dan Bahan Penelitian .......................................................................... 5 3.3. Metode Pengumpulan Data ........................................................................ 5 3.4. Analisis Data ...... ....................................................................................... 6 BAB V BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1. Anggaran Biaya ......................................................................................... 7 4.2. Jadwal kegiatan .......................................................................................... 7 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 8 LAMPIRAN-LAMPIRAN
  • 4.
    iv RINGKASAN Kebutuhan air minummasyarakat kota Langsa selama ini berasal dari sumber mata air di daerah Lengkong. Air Lengkong dikenal oleh masyarakat sebagai satu-satunya air tanah dengan kualitas terbaik di kota Langsa. Meskipun demikian, hingga saat ini belum dilaporkan kualitas air bersih yang digunakan sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota Langsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status kualitas air Lengkong sebagai sumber air minum bagi masyarakat di kota Langsa. Luaran dari penelitian ini adalah berupa artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi. Penelitian ini akan dilakukan selama 5 bulan mulai dari persiapan penelitian hingga pelaporan. Penelitian akan dilaksanakan di laboratorium Biologi Universitas Samudra dan laboratorium Biologi Universitas Sumatera Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara proposive sampling sebanyak 8 sampel yang terdiri dari 4 sampel air sumur galian dan 4 sampel air sumur bor. Pengambilan sampel air dilakukan dengan cara mengambil secara langsung menggunakan botol sampel. Data yang akan dikumpulkan meliputi data faktor fisika (suhu, kekeruhan, total zat padat terlarut, warna, bau dan rasa), faktor kimia (arsen, flourida, total kromium, kadmium, nitrit, nitrat, sianida, selenium, aluminimum, besi, kesadahan, klorida, mangan, pH, seng, sulfat, tembaga dan amonia) dan faktor biologi (bakteri E. coli dan total bakteri koliform).
  • 5.
    1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LatarBelakang Lengkong merupakan daerah di kota Langsa sebagai penyedia sumber air bersih bagi masyarakat. Kebutuhan air minum masyarakat kota Langsa selama ini berasal dari sumber mata air di daerah Lengkong. Air Lengkong dikenal oleh masyarakat sebagai satu-satunya air tanah dengan kualitas terbaik di kota Langsa. Sumur-sumur galian dan sumur bor banyak ditemukan pada daerah Lengkong. Air Lengkong diambil dan di tampung pada bak-bak penampungan air masyarakat. Air tersebut dijual dan didistribusikan kepada masyarakat yang tinggal di luar daerah Lengkong terutama masyarakat daerah pesisir pantai. Selain itu, air Lengkong juga menjadi sumber air bagi Depo Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di seluruh kota Langsa. Air minum harus memenuhi syarat fisik, kimia, mikrobiologi dan radioaktif (Permenkes No 492/Menkes/Per/IV/2010). Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air minum masyarakat di beberapa daerah di Indonesia masih rendah. Penelitian yang dilakukan oleh Asfawi (2004) telah menemukan sebanyak 15 DAIMU (30,6%) dari 49 sampel DAMIU di kota Semarang, tidak memenuhi syarat sebagai air minum. Matahelumual (2007) melaporkan bahwa air di kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi memiliki nilai mutu air yang buruk. Selanjutnya Marwati et al. (2008) juga melaporkan bahwa nilai mutu air di kota Denpasar kurang baik. Sementara itu, hasil penelitian Wandrivel et al. (2012) di kecamatan Bungus kota Padang menunjukkan 55,6% depo air minum belum memenuhi syarat bakteriologis yang ditetapkan oleh pemerintah. Air minum yang tidak memenuhi syarat kesehatan dapat memicu terjadinya diare. Berdasarkan profil kesehatan provinsi Aceh tahun 2012 diketahui bahwa jumlah kasus diare di kota Langsa mencapai 6.120 kasus. Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Langsa tahun 2014 diketahui jumlah bayi penderita diare dari 5 kecamatan di Kota Langsa adalah sebanyak 1.186 orang. Tingginya angka penderita diare di kota Langsa tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya kualitas air minum yang dikonsumsinya. Meskipun demikian, hingga saat ini belum dilaporkan kualitas air bersih yang digunakan sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota Langsa. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang status kualitas air Lengkong yang digunakan sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota Langsa.
  • 6.
    2 2.1. Permasalahan Permasalahan yangmenjadi prioritas untuk dilakukan pengkajian pada penelitian ini adalah bagaimana status kualitas air Lengkong sebagai sumber air minum bagi masyarakat di kota Langsa. 3.1. Tujuan Khusus Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status kualitas air Lengkong sebagai sumber air minum bagi masyarakat di kota Langsa 4.1. Urgensi Penelitian Air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup di bumi ini termasuk manusia. Kebutuhan volume air rata-rata yang diperlukan setiap orang setiap hari berkisar antara 150-200 liter atau 35-40 galon. Setiap orang mengkonsumsi air rata-rat 2,1 liter hingga 2,8 liter per harinya. Kualitas air yang sehat mutlak diperlukan oleh manusia. Kualitas air yang buruk dapat menimbulkan berbagai macam jenis penyakit, bahkan dapat berdampak pada kematian. Penelitian kualitas air minum sangat penting untuk dilakukan. Pengetahuan tentang kualitas air dapat menentukan kelayakan air tersebut untuk digunakan sebagai air minum. Hasil penelitian ini akan mengungkap kualitas air Lengkong ditinjau dari faktor fisika, kimia dan biologi yang akan memberikan gambaran kelayakan air Lengkong sebagai sumber air minum bagi masyarakat kota Langsa. Dengan demikian, kasus diare yang berpotensi muncul akibat mengkonsumsi air kurang layak dapat dihindari. 5.1. Luaran Luaran dari penelitian ini adalah berupa artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi
  • 7.
    3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Pengertian Air Minum Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Air minum supaya tidak menyebabkan penyakit, harus memenuhi syarat kualitas, yaitu meliputi persyaratan fisik, kimia dan bakteriologis (Notoatmodjo, 2007). Menurut Sutrisno dan Suciastuti (2002) persyaratan fisik meliputi warna, bau, rasa, temperatur, dan kekeruhan. Kekeruhan air dapat ditimbulkan oleh adanya bahan organik dan anorganik yang terkandung di dalam air, seperti lumpur dan bahan yang berasal dari hasil pembuangan. Kualitas air minum secara fisika adalah tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau dan tingkat kekeruhannya maksimal 5 NTU (Permenkes No. 492 tahun 2010). Kualitas kimia adalah yang berhubungan dengan ion-ion senyawa maupun logam yang membahayakan, seperti Hg, Pb, Ag, Cu, dan Zn. Residu dari senyawa lainnya yag bersifat racun adalah residu pestisida, yang dapat menyebabkan perubahan bau, rasa dan warna air (Pratiwi, 2007). Syarat bakteriologis air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010, air minum tidak boleh mengandung bakteri patogen, yang dapat menyebabkan penyakit terutama penyakit saluran pencernaan, yaitu bakteri coliform. Standar kandungan bakteri coliform dalam air minum 0 per 100 ml. 2.2. Uji Kualitas Air Minum Uji baketriologis digunakan untuk uji kualitas air minum secara biologi. Metode yang digunakan adalah metode Most Probable Number (MPN). Metode MPN merupakan salah satu teknik menghitung jumlah mikroorganisme per mili bahan yang digunakan sebagai media biakan. Metode MPN pada dasarnya sama dengan metode perhitungan cawan, tetapi menggunakan medium cair dalam tabung reaksi. Perhitungan didasarkan pada tabung yang positif, yaitu tabung menunjukkan pertumbuhan mikroba setelah inkubasi pada suhu dan waktu tertentu dan dapat diketahui dari gelembung gas yang dihasilkan pada tabung Durham (Waluyo, 2009). Pendekatan untuk enumerasi bakteri hidup adalah dengan metode MPN didasarkan pada metode teori kemungkinan. Media pada tabung adalah Lactose Broth (LB) yang diberi indikator perubahan pH dan ditambah tabung durham. Output metode MPNadalah nilai MPN. Nilai MPN adalah pendugaanjumlah unit tumbuh (Growth unit) atau unit pembentukan koloni dalam sampel, pada umumnya nilai MPN juga diartikan sebagai pendugaan jumlah individu bakteri, satuan yang digunakan, umumnya per 100 ml. Makin kecil nilai MPN, maka air tersebut makin tinggi kualitasnya dan makin layak di konsumsi. Metode MPN
  • 8.
    4 memiliki limit kepercayaan95 % sehingga pada setiap nilai MPN, terdapat jangkauan nilai MPN terendah dan nilai MPN tertinggi (Fardiaz, 1993). a. Uji pendugaan (Presumtive Tes) Uji tahap pertama, keberadaan coliform masih dalam tingkat probabilitas rendah yaitu masih dalam dugaan. Uji penduga ini mendeteksi sifat fermentasi coliform dalam sampel, karena beberapa jenis bakteri selain coliform juga memiliki sifat fermentatif. Uji penduga merupakan uji pendahuluan tentang ada tidaknya kehadiran bakteri coliform berdasarkan terbentuknya asam dan gas disebabkan karena fermentasi laktosa oleh bakteri golongan coliform. Terbentuknya asam dilihat dari kekeruhan pada media laktosa dan gas yang dihasilkan, dapat dilihat dalam tabung durham berupa gelembung udara (Tururaja et al., 2010). Tabung dinyatakan positif jika terbentuk gas sebanyak 10% atau lebih dari volume di dalam tabung durham. Banyaknya kandungan bakteri coliform dapat dilihat dengan menghitung tabung yang menunjukan reaksi positif terbentuk asam dan gas, kemudian dibandingkan dengan tabel MPN. Metode MPN dilakukan untuk menghitung jumlah mikroba di dalam sampel yang berbentuk cair. Jika setelah inkubasi 1x24 jam menunjukkan hasil negatif, maka di lanjutkan dengan inkubasi 2x24 jam pada suhu 350 C. Jika dalam waktu 2x24 jam tidak terbentuk gas dalam tabung durham, di hitung sebagai hasil negatif. Jumlah tabung yang positif di hitung pada masing-masing seri. MPN penduga dapat dihitung dengan melihat tabel MPN (Wandrivel et al., 2012). b. Uji penguat (Confirmed Tes) Uji penguat ini bertujuan untuk menguji kembali kebenaran adanya coliform dengan bantuan media selektif, yang menegaskan hasil positif dari uji pendugaan, media yang digunakan adalah Brillian Green Laktosa Bile Broth (BGLBB), yang nantinya akan membentuk asam dan gas dalam waktu 24-48 jam (Boekoesoe, 2010). BGLB ini merupakan media pertumbuhan untuk bakteri coliform, dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram positif (Fardiaz, 1996).
  • 9.
    5 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Waktu dan Tempat Penelitian ini akan dilakukan selama 5 bulan mulai dari persiapan penelitian hingga pelaporan. Penelitian akan dilaksanakan di laboratorium Biologi Universitas Samudra dan laboratorium Biologi Universitas Sumatera Utara. 3.2. Alat dan bahan penelitian Alat yang digunakan antara lain: a) Pipet tetes b) Lampu spiritus c) Rak tabung reaksi d) Tabung durham e) Kapas menutup tabung reaksi f) Tabung reaksi g) Erlenmeyer h) Gelar ukur i) Pipet ukur j) Buret k) Inkubator l) Autoklaf m)Botol bertutup steril (botol winkler) n) Termometer o) Spektrofotometer p) Potensiometer q) Colorimeter r) Turbidimeter s) Box steroform Bahan yang digunakan ini antara lain: a) Media LB (Lactose Broth) b) Media Merck LBDS (Lactose Broth double strength) c) Media LBSS (Lactose Broth single strength) d) Media BGLB (Brilliant Green Bile Broth) Merck 3.3. Metode Pengumpulan Data Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara Proposive sampling sebanyak 8 sampel yang terdiri dari 4 sampel air sumur galian dan 4 sampel air sumur bor. Pengambilan sampel air dilakukan dengan cara mengambil secara langsung menggunakan botol sampel. Mulut botol sampel di sterilkan terlebih dahulu. Air ditampung kira-kira 2/3 volume botol. Sebelum ditutup,botol sampel disterilkan kembali. Setelah selesai lalu botol diberi kertas label yang
  • 10.
    6 telah disiapkan. Botolsampel dimasukkan ke dalam box steroform dan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. Data yang akan dikumpulkan meliputi data faktor fisika (suhu, kekeruhan, total zat padat terlarut, warna, bau dan rasa), faktor kimia (arsen, flourida, total kromium, kadmium, nitrit, nitrat, sianida, selenium, aluminimum, besi, kesadahan, klorida, mangan, pH, seng, sulfat, tembaga dan amonia) dan faktor biologi (bakteri E. coli dan total bakteri koliform). 3.4. Analisis Data Parameter Satuan Metode Analisis 1. Faktor Fisika Suhu 0 C Pemuaian TDS mg/l Potensiometer warna TCU Colorimeter Kekeruhan NTU Turbidimeter Bau Organoleptik Rasa Organoleptik 2. Faktor Kimia Arsen mg/l Spektofotometri Flourida mg/l Total Kromium mg/l Kadmium mg/l Nitrit, ( sebagai NO2 - ) mg/l Nitrat, ( sebagai NO3- ) mg/l Sianida mg/l Selenium mg/l 3. Faktor Biologi E. coli Jumlah per 100 ml sampel MPN Total bakteri koliform Jumlah per 100 ml sampel MPN
  • 11.
    7 BAB IV BIAYA DANJADWAL KEGIATAN 4.1. Anggaran Biaya No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp) 1 Peralatan penunjang 3.125.000 2 Bahan habis pakai 4.375.000 3 Perjalanan 3.125.000 4 Lain-lain 1.875.000 Jumlah 12.500.000 4.2. Jadwal kegiatan No Kegiatan Bulan 1 2 3 4 5 1 Persiapan penelitian x 2 Pengambilan data penelitian x x 3 Analisis data x x 4 Pelaporan x x
  • 12.
    8 DAFTAR PUSTAKA Asfawi S.2004. Analisis Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kualitas Bakteriologis Air Minum Isi Ulang Pada Tingkat Produsen di Kota Semarang (Thesis). Semarang: Universitas Diponegoro Dinas kesehatan kota Langsa. 2013. Profil kesehatan kota Langsa. Langsa: Dinkes Kota Langsa. Dinas kesehatan provinsi Aceh. 2013. Profil kesehatan provinsi Aceh tahun 2012. Aceh: Dinkes provinsi Aceh Fardiaz, S. 1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. PAU: Institut Pertanian Bogor Marwati, N. M., N. K. Mardani dan I. K. Sundra. 2008. Kualitas air sumur gali ditinjau dari kondisi lingkungan fisik dan perilaku masyarakat di wilayah puskesmas I Denpasar Selatan. ECOTROPHIC 5 (1) :63 - 69 Matahelumual, B. C. 2007. Penentuan status mutu air dengan sistem STORET di Kecamatan Bantar Gebang. Jurnal Geologi Indonesia 2 (2): 113-118 Notoatmodjo D. 2007. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineke Cipta Permenkes No 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum Pratiwi, A.W. 2007. Kualitas bakteriologis air minum isi ulang di wilayah kota Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional 2(2):120-131 Sutrisno T dan E Suciastuti. 2002. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Rineka Cipta: Jakarta Tururaja, T dan M. Rina. 2010. Bakteri coliform di perairan teluk Doreri Manokwari aspek pencemaran laut dan identifikasi species. Ilmu Kelautan 15(1):47- 52 Waluyo, L. 2009. Mikrobiologi lingkungan. UMM Press: Malang Wandrivel R, N. Suharti dan Y. Lestari. 2012. Kualitas air minum yang diproduksi depot air minum isi ulang di kecamatan Bungus Padang berdasarkan persyaratan mikrobiologi. Jurnal Kesehatan Andalas 1(3):129-132
  • 13.
    Lampiran l.Biodata ketua,Anggotadan Dosen Pendamping 1.1 Biodata ketua peneliti A. Identitas diri B.Riwayat pendidikan C.Pemakalah serninar itmiah (Oral presentation) N o Nama pertemuan Ilmiah / seminar Judul Artikel Ilmiatr Waktu dantempat I D.penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya) No Jenis penghargaan Institusi pemberian pensharsaan Tahun I Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hokum.apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak- sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebe,narnya untuk mernentrhi salatr satupersyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P. Langsa, 5 oktober 2015 Pengusul 1. Nama Lenekao Rizki ananda 2. Jenis Kelamin Perempuan J. Proeram studi Bioloei 4. NIM 130421 I51 5. Tempat dan Tanssal Lahir Lanssal5 februari 1996 6. E-mail riskianandari ski(0 email. com 7. Nomor teleoon / HP 085207090140 SD SMP SMA Nama Institusi SD NEGERI BUKIT RATA SMP NEGERI T LANGSA SMANEGERI2 LANGSA Jurusan IPS Tahun masuk-lulus 2001-2006 2006-2009 20a9-2A13 zuZKI ANANDA NIM.t3M21l5l
  • 14.
    I NamalengkaCI Azustinaninssih 2. JenisKelamin Perempuan J. Prosram studi Bioloei 4. NIM 1304210s3 5. TemoatdanTans salLahir Lanssal5 azustus 1995 6. E-mail Ninssi haeustina4l@gmail.com 7. Nomortelepon/HP 48fi70440417 1.3 BiodataAnggota C. Identitasdiri B.Riwayatpendidikan C.Pemakalah seminar ilmiah (Oral presentation) N o Namapertemuan Ilmiah / seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dantempat 1. D.penghargaan dalam l0 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atau institus ilainnya) No Jenis penghargaan Institusi pemberian penshaxsaan Tahun 1. Semua data yang saya isikan dan tercantum dalarn biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secarahokum.apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak- sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalarn pengajuan Hibah PKM-P. Langsa,Sottober 2015 Pengusul A -, [14acliMn're tnvcsnr NrM.130421053 SD SMP SMA Namalnstitusi SD NEGERI GEDUBANG JAWA SMP NEGERI3 LANGSA SMA NEGERI 5 LANGSA Jurusan IPA Tahunmasuk-lulus 2001-2006 2006-2009 2409-2013
  • 15.
    1 Namalenekao Srirahavu ) JenisKelamin Perempuan 3. Prosam studi Bioloei 4. NIM t30421r69 5. TempatdanTanssallahir Desa serangiaya hilir.2t september 1994 6. E-mail Sruahayu. mimi @ gmail. c om 7- Nomortelepon/tlP 485270567728 1.2 Biodataanggota B. Identitasdiri B.Riwayatpendidikan C.Pemakalah seminar ilmiah (Oral presentation) N o Namapertemuan Ilmiah / seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan tempat l. D.penghargaan dalam l0 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atau institusi lainnya) No Jenis penghargaan Institus ipemberian penghargaan Tahun l. Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hokum.apabila di kemudian hari temyata di jumpai ketidak- sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salatr satu persyaxatan dalam pengajuan Hibah PKM-P. Langs45oktober 2015 Pengusul SD SMP SMA Namalnstitusi SD NEGERI SARANGJAYA SMPNEGERI2 PANGKALAN SUSU SMA MUHAMMADIYAH 2 MEDAN Jurusan IPA TahunmasukJulus 2000-2005 2005-2008 2008-20t2 RI RAHA NIM.130421169
  • 16.
    I Nama Lengkap(dengan gelar) Bustami 2. Jenis Kelamin Laki- Laki J. Program Studi MIPA Biologi 4. NIMAIIDN 150602002 5. Tempat dan Tangsal Lahir Langsa, 18 Juni 1996 6. E-mail bustami sabhar a@y ahoo. c om 7. No TelponAIP 085372885883 1.4. Anggota 3 A.Identitas Diri Ri at Pendidikan C.Pemakalah Seminar Ilmiah Oral Presentation D.Penghargaan dalam l0 tahun Terakhir (dari Pemerintah,Asosiasi,Institusi Lainnya Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan,saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P 20ts .t(rwayat renqlol SD SMP SMA Nama Institusi MIN Langsa MTsN Langsa SMA Negeri 3 Langsa Jurusan IPA Tahun Masuk- Lulus 2002-2008 2008-201I 20tt-2014 Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Jenis Penghargaan Institusi Pemberi NrM.150602002
  • 17.
    1.5 Biodata Anggota4 A.Identitas Diri 1. Nama Lengkap (dengan gelar) Nadia Baiduri 2. Jenis Kelamin Perempuan 3. Program Studi MIPA Biologi 4. NIM/NIDN 150602005 5. Tempat dan Tanggal Lahir Beureuneun 06 Juli 1996 6. E-mail nadiabaiduri@gmail.com 7. No Telpon/HP 082321064712 B.Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Institusi SDN 7 Kuala Simpang SMPN 2 Kuala Simpang SMAN 2 Kejuruan Muda Jurusan - - IPA Tahun Masuk- Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015 C.Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) No Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat D.Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari Pemerintah,Asosiasi,Institusi Lainnya) No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1. 2. 3. Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan,saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P Langsa, 5 Oktober 2015 Pengusul Nadia Baiduri NIM.150602005
  • 18.
    I Nama LenekapAdi Beio Suwardi,S. Si,M. Si 2. Jenis Kelamin Laki-laki J. Prosram studi Pendidikan Biolosi 4. NIDN 0029098602 5. Temuat dan tanssal lahir Campursari. 29 september I 986 6. E-mail Adi.bsw@gmail.com 7. Nomortelepon I Ho 081352421462 C Biodata Dosen Pendamping A.Identitas diri D.penghargaan dalam 10 tahun Terdk*rir (dari pemerintalr.asosiasi atau institusi No Jenis pengharg&ul Institusi pemberian penghargaan Tahun I lainnya) Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat di pertanggung jawabkan secara hokum.apabila di kemudian hari ternyata di jumpai ketidak- sesuaian dengan dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salatr satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P. B.Riwaval SI S2 Nama lnstitusi Universitas TaniunsDura Universitas Andalas Jurusan Bioloei Bioloei Tahunmasuk-lulus 2AA4-2009 2At1-2013 .Pernakalah Seminar llmiah (Oral No Nama pertemuan ilmiah /seminar Judul artikel ilmiah Waktu dantempat I As s ociation of Tropical Biologt and Consevation (ATBC) Restoration method rn GunungPalung National Park,westKalimatan l9-23ju1i 2010 Bali 2. Semirata MIPA Wilayah B Populasi danpola Distribusi Nepenthesbicolcarata di Hutan Gambut Kalimantan Barat ll-l2Mei2012 Medan
  • 19.
    Lampiran 2. JustifikasiAnggaran Kegiatan 1. Peralatan penunjang Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga satuan (Rp) Jumlah (Rp) Ember Mengambil air 2 unit 45.000 90.000 Botol winkler 300 ml Untuk mengambil dan menyimpan sampel air 8 buah 125.000 1.000.000 Pipet tetes Untuk pembuatan media 10 unit 10.000 100.000 Kapas Untuk menutup tabung reaksi 5 unit 50.000 250.000 Lampu spritus Untuk mensterilkan alat 2 buah 55.000 110.000 Termometer Untuk mengukur suhu 2 buah 35.000 70.000 Kertas label Untuk memberikan label 1 pack 10..000 35.000 Box steroform Untuk membawa sampel air 1 buah 120.000 120.000 Sewa peralatan laboratorium (gelas ukur, buret, Erlenmeyer, Autoklaf, incubator, spektrofotometer, potensiometer, colorimeter, turbidimeter, tabung durham) Untuk menganalisis sampel air 1 set 1.750.000 1.350.000 Sub Total (Rp) 3.125.000
  • 20.
    2. Bahan HabisPakai Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga satuan (Rp) Jumlah (Rp) Media LB (Lactose Broth) Untuk pengukuran E.coli dan coliforn 2 set 546.875 1.093.750 Media Merck LBDS (Lactose Broth double strength) Untuk pengukuran E.coli dan coliforn 2 set 546.875 1.093.750 Media LBSS (Lactose Broth single strength) Untuk pengukuran E.coli dan coliforn 2 set 546.875 1.093.750 Media BGLB (Brilliant Green Bile Broth) Merck Untuk pengukuran E.coli dan coliforn 2 set 546.875 1.093.750 Sub Total (Rp) 4.375.000 3. Perjalanan Material Justifikasi perjalanan Kuantitas Harga satuan (Rp) Jumlah (Rp) Perjalanan di Langsa Untuk survey lokasi penelitian: 5 orang 5 kali 62.500 312.500 Perjalanan di Langsa Untuk pengambilan sampel: 5 orang 5 kali 62.500 312.500 Perjalanan Langsa-Medan (Pulang-Pergi) Untuk penelitian faktor kimia dan biologi: 5 orang x 2 kali (Pulang- Pergi) 10 kali 250.000 2.500.000 Sub Total (Rp) 3.125.000
  • 21.
    4. Lain-lain Material Justifikasipenggunaan Kuantitas Harga satuan (Rp) Jumlah (Rp) Alat tulis kantor Perlengkapan untuk pembuatan laporan 1 set 875.000 875.000 Fotokopi dan penjilidan Biaya fotokopi dan penjilidan laporan 10 set 100.000 1.000.000 Sub Total (Rp) 1.875.000
  • 22.
    Lampiran 3.4 SusunanOrganisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas No Nama/NIM Program studi Bidang Ilmu Alokasi Waktu (jam/minggu) Uraian Tugas 1 Rizki Ananda NIM. 130421151 Pendidikan Biologi MIPA 32 Mengkoordinir anggota dalam kegiatan penelitian Membuiat laporan penelitian 2 Sri Rahayu NIM. 130421169 Pendidikan Biologi MIPA 32 Menganalisis faktor Biologi 3 Agustina Ningsih NIM. 130421053 Pendidikan Biologi MIPA 32 Menganalisis faktor kimia 4 Bustami NIM. 150602002 Biologi MIPA 32 Menganalisi s faktor fisika 5 Nadia Baiduri NIM. 150602005 Biologi MIPA 32 Mengambil sampel air