HUKUM PERDATA INTERNASIONAL
oleh
Moch Najib Imanullah, SH, MH, Ph.D.
Fakultas Hukum
Universitas Sebelas Maret
Pertemuan 4
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 2
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 3
KUALIFIKASI
 Memasukkan fakta/ peristiwa hukum ke
dalam “kotak” pada sebuah sistem
hukum.
 Beberapa sistem hukum menggunakan
terminologi hukum yg sama tetapi
untuk pengertian yg berbeda.
 Beberapa sistem hukum mengenal
konsep/lembaga hukum tertentu tetapi
tidak dikenal dalam sistem hukum lain.
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 4
KUALIFIKASI
 Fakta hukum secara faktual sama
tetapi dgn menetapkan kategori
yuridis berbeda.
 Menetapkan syarat yg berbeda
untuk menetapkan peristiwa
hukum yg pada dasarnya sama.
 Proeses/prosedur berbeda untuk
hasil/status hukum yg pada
dasarnya sama.
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 5
KULIFIKASI LEX FORI
 Kulaifikasi harus dilakukan berdasarkan
hukum dari hakim/pengadilan yang
mengadili perkara.
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 6
KUALIFIKASI LEX CAUSA
 Kualifikasi dilakukan sesuai dengan
sistem serta ukuran-ukuran dari
keseluruhan sistem hukum yang
berkaitan dengan perkara HPI.
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 7
KUALIFIKASI BERTAHAP
 Tahap pertama:Kualifikasi lex fori.
 Menetapkan lex causae.
 Tahap kedua: kualifikasi berdasarkan
kaidah hukum intern dari lex causae yg
akan digunakan utk menyelesaikan
perkara HPI.
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 8
KUALIFIKASI OTONOM
 Kualifikasi berdasarkan konsep-konsep
hukum yang khas dan dapat berlaku
secara umum, serta mempunyai makna
yang sama di manapun di dunia.
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 9
KUALIFIKASI HPI
 Kualifikasi berdasarkan tujan HPI
tertentu:
 Keadilan
 Kepastian hukum
 Ketertiban
 Kelancaran
 (dalam pergaulan internasaional).
Kasus:
 Tuan A, PNS RI, isteri, 3 orang anak.
 Tugas belajar di Malaysia;
 Menikah dgn WN Malaysia;
 Perkawinan dilakukan di Patani, Thailand;
 Membeli sebidang tanah di Singapore;
 Hasil perkawinan dgn WN Malaysia, punya 1 orang
anak;
 Meninggal, terjadi sengketa memperebutkan flat di
Singapore;
 Bagaimana penyelesaian kasus ini ?
March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 10

perdata internasional pertemuan ke 4.ppt

  • 1.
    HUKUM PERDATA INTERNASIONAL oleh MochNajib Imanullah, SH, MH, Ph.D. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret
  • 2.
    Pertemuan 4 March 20,2024 HPI/FH UNS/S1/najib 2
  • 3.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 3 KUALIFIKASI  Memasukkan fakta/ peristiwa hukum ke dalam “kotak” pada sebuah sistem hukum.  Beberapa sistem hukum menggunakan terminologi hukum yg sama tetapi untuk pengertian yg berbeda.  Beberapa sistem hukum mengenal konsep/lembaga hukum tertentu tetapi tidak dikenal dalam sistem hukum lain.
  • 4.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 4 KUALIFIKASI  Fakta hukum secara faktual sama tetapi dgn menetapkan kategori yuridis berbeda.  Menetapkan syarat yg berbeda untuk menetapkan peristiwa hukum yg pada dasarnya sama.  Proeses/prosedur berbeda untuk hasil/status hukum yg pada dasarnya sama.
  • 5.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 5 KULIFIKASI LEX FORI  Kulaifikasi harus dilakukan berdasarkan hukum dari hakim/pengadilan yang mengadili perkara.
  • 6.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 6 KUALIFIKASI LEX CAUSA  Kualifikasi dilakukan sesuai dengan sistem serta ukuran-ukuran dari keseluruhan sistem hukum yang berkaitan dengan perkara HPI.
  • 7.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 7 KUALIFIKASI BERTAHAP  Tahap pertama:Kualifikasi lex fori.  Menetapkan lex causae.  Tahap kedua: kualifikasi berdasarkan kaidah hukum intern dari lex causae yg akan digunakan utk menyelesaikan perkara HPI.
  • 8.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 8 KUALIFIKASI OTONOM  Kualifikasi berdasarkan konsep-konsep hukum yang khas dan dapat berlaku secara umum, serta mempunyai makna yang sama di manapun di dunia.
  • 9.
    March 20, 2024HPI/FH UNS/S1/najib 9 KUALIFIKASI HPI  Kualifikasi berdasarkan tujan HPI tertentu:  Keadilan  Kepastian hukum  Ketertiban  Kelancaran  (dalam pergaulan internasaional).
  • 10.
    Kasus:  Tuan A,PNS RI, isteri, 3 orang anak.  Tugas belajar di Malaysia;  Menikah dgn WN Malaysia;  Perkawinan dilakukan di Patani, Thailand;  Membeli sebidang tanah di Singapore;  Hasil perkawinan dgn WN Malaysia, punya 1 orang anak;  Meninggal, terjadi sengketa memperebutkan flat di Singapore;  Bagaimana penyelesaian kasus ini ? March 20, 2024 HPI/FH UNS/S1/najib 10