Pengolahan Transaksi pada
Database MySql
Praktikum Basis Data

Dosen Pengampu : Agus Andri Putra,
ST.
Agus Andri Putra, ST.
Pengantar
ď‚—

Dalam penggunaan database,
sering terjadi pengaksesan sebuah
database oleh beberapa user atau
beberapa program pada saat yang
bersamaan, oleh karena itu
dibutuhkan pengaturan untuk
menjaga konsistensi pengaksesan
data, sehingga tidak akan terjadi
ketidak konsistensian data.
Agus Andri Putra, ST.
Tujuan Pengolahan Transaksi
Transaksi dapat digunakan untuk
menjaga konsistensi dan keakuratan
data
ď‚— Transaksi digunakan untuk mengatur
hak user pada saat mengakses
database
ď‚— Transaksi memastikan bahwa suatu
proses yang dijalankan terhadap
database dilaksanakan seluruhnya atau
tidak sama sekali
ď‚— Transaksi juga memastikan hanya boleh
ada satu user yang sedang mengakses
penulisan terhadap database (mesin
yang mendukung proses transaksi
ď‚—

Agus Andri Putra, ST.
Contoh mesin InnoDB

Berikut ini merupakan gambar skema pelaksanaan pengelolaan
transaksi

Agus Andri Putra, ST.
Statement Transaction
(Start – Commit)
Untuk memulai sebuah transaksi,
syntax yang digunakan adalah START
TRANSACTION, syntax ini diletakan
di awal proses yang akan
dilaksanakan menggunakan transaksi
ď‚— Statement COMMIT digunakan
untuk mengakhiri suatu proses dan
menyimpan semua perubahan data
yang terjadi dalam proses
ď‚—

Agus Andri Putra, ST.
Contoh penggunaan

Agus Andri Putra, ST.
Statement ROLLBACK
Transaksi
ď‚—

statement ROLLBACK digunakan
untuk mengakhiri suatu proses, hanya
saja jika kita menggunakan
ROLLBACK, maka semua proses
yang dilakukan tidak akan disimpan
dan kondisi di kembalikan seperti
pada awal proses

Agus Andri Putra, ST.
Contoh Rollback

Statement mengembalikan semua
proses yang terjadi didalam transaksi
ke kondisi awal

Agus Andri Putra, ST.
Statement akhir Transaksi
PERNYATAAN

KETERANGAN

ALTER TABLE

Mengubah definisi tabel

CREATE INDEX

Membuat indeks di dalam tabel

DROP DATABASE

Menghapus

database

dari

mysql

server
DROP INDEX

Menghapus indeks didalam tabel

DROP TABLE

Menghapus tabel dari database

LOCK TABLES

Menghalangi akses bersamaan pada
tabel

RENAME TABLES

Mengubah nama tabel

SET AUTOCOMMIT=1

Menyetel autocommit ke dalam mode
on

START TRANSACTION

Memulai Transaksi baru

TRUNCATE TABLE

Agus data dari tabel
MenghapusAndri Putra, ST.
SAVEPOINT
ď‚—

Jika dalam sebuah proses yang
panjang, kita memerlukan beberapa
titik untuk melakukan penyimpanan
data. Titik itu dapat kita sebut
SAVEPOINT.

Agus Andri Putra, ST.
skema peletakkan SAVEPOINT
didalam Transaksi

Agus Andri Putra, ST.
Contoh SAVEPOINT

Pernyataan SAVEPOINT dengan nama
“save1”

1. Kemudian isi database setelah SAVEPOINT sebanyak 2 data

Agus Andri Putra, ST.
SAVEPOINT cont...
2. Mengembalikan database ke kondisi pada saat SAVEPOINT, hasil
database akan sama seperti pada saat setelah SAVEPOINT
dengan syntax :

3. Proses pengisian data yang akan di COMMIT untuk dimasukan ke
database

Agus Andri Putra, ST.

Pengolahan transaksi pada MySQL

  • 1.
    Pengolahan Transaksi pada DatabaseMySql Praktikum Basis Data Dosen Pengampu : Agus Andri Putra, ST. Agus Andri Putra, ST.
  • 2.
    Pengantar ď‚— Dalam penggunaan database, seringterjadi pengaksesan sebuah database oleh beberapa user atau beberapa program pada saat yang bersamaan, oleh karena itu dibutuhkan pengaturan untuk menjaga konsistensi pengaksesan data, sehingga tidak akan terjadi ketidak konsistensian data. Agus Andri Putra, ST.
  • 3.
    Tujuan Pengolahan Transaksi Transaksidapat digunakan untuk menjaga konsistensi dan keakuratan data ď‚— Transaksi digunakan untuk mengatur hak user pada saat mengakses database ď‚— Transaksi memastikan bahwa suatu proses yang dijalankan terhadap database dilaksanakan seluruhnya atau tidak sama sekali ď‚— Transaksi juga memastikan hanya boleh ada satu user yang sedang mengakses penulisan terhadap database (mesin yang mendukung proses transaksi ď‚— Agus Andri Putra, ST.
  • 4.
    Contoh mesin InnoDB Berikutini merupakan gambar skema pelaksanaan pengelolaan transaksi Agus Andri Putra, ST.
  • 5.
    Statement Transaction (Start –Commit) Untuk memulai sebuah transaksi, syntax yang digunakan adalah START TRANSACTION, syntax ini diletakan di awal proses yang akan dilaksanakan menggunakan transaksi  Statement COMMIT digunakan untuk mengakhiri suatu proses dan menyimpan semua perubahan data yang terjadi dalam proses  Agus Andri Putra, ST.
  • 6.
  • 7.
    Statement ROLLBACK Transaksi ď‚— statement ROLLBACKdigunakan untuk mengakhiri suatu proses, hanya saja jika kita menggunakan ROLLBACK, maka semua proses yang dilakukan tidak akan disimpan dan kondisi di kembalikan seperti pada awal proses Agus Andri Putra, ST.
  • 8.
    Contoh Rollback Statement mengembalikansemua proses yang terjadi didalam transaksi ke kondisi awal Agus Andri Putra, ST.
  • 9.
    Statement akhir Transaksi PERNYATAAN KETERANGAN ALTERTABLE Mengubah definisi tabel CREATE INDEX Membuat indeks di dalam tabel DROP DATABASE Menghapus database dari mysql server DROP INDEX Menghapus indeks didalam tabel DROP TABLE Menghapus tabel dari database LOCK TABLES Menghalangi akses bersamaan pada tabel RENAME TABLES Mengubah nama tabel SET AUTOCOMMIT=1 Menyetel autocommit ke dalam mode on START TRANSACTION Memulai Transaksi baru TRUNCATE TABLE Agus data dari tabel MenghapusAndri Putra, ST.
  • 10.
    SAVEPOINT ď‚— Jika dalam sebuahproses yang panjang, kita memerlukan beberapa titik untuk melakukan penyimpanan data. Titik itu dapat kita sebut SAVEPOINT. Agus Andri Putra, ST.
  • 11.
    skema peletakkan SAVEPOINT didalamTransaksi Agus Andri Putra, ST.
  • 12.
    Contoh SAVEPOINT Pernyataan SAVEPOINTdengan nama “save1” 1. Kemudian isi database setelah SAVEPOINT sebanyak 2 data Agus Andri Putra, ST.
  • 13.
    SAVEPOINT cont... 2. Mengembalikandatabase ke kondisi pada saat SAVEPOINT, hasil database akan sama seperti pada saat setelah SAVEPOINT dengan syntax : 3. Proses pengisian data yang akan di COMMIT untuk dimasukan ke database Agus Andri Putra, ST.