PRESPEKTIF PERKEMBANGAN
DAN PERTUMBUHAN
MANUSIA
oleh :
AprilianaY.S. Silitonga
Stella F. Runtuwene
Senobius Buaraka
Perkembangan Berlangsung Sepanjang Hidup
Perkembangan manusia yang berlangsung sepanjang
hidup. Perkembangan manusia terjadi sangat pesat sejak masa
dini dan sampai anak usia dewasa. Setelah mencapai usia
dewasa perkembangan menjadi stabil , tapi tetap terjadi
perubahan karena pengalaman yang dialami oleh manusia
dewasa.
Perkembangan Manusia Bersifat Multidimensional
Perkembangan yang terjadi pada diri manusia
mencakup berbagai dimensi biologis, dimensi kognitif, dimensi
sosioemosional, dimensi inteligensi yang mencakup abstrak
intelligensi, non verbal intelligensi, emosional inteligensi dan
intelligensi spiritual.
Hakikat Perkembangan dan
Pertumbuhan
Perkembangan Manusia Bersifat Multidireksional
Perkembangan manusia pada dimensi tertentu dapat
berkembang dengan pesat sementara pada dimensi lain
menurun.
• Perkembangan Manusia Bersifat Fleksibel
Perkembangan manusia ditentukan oleh beerbagai
kondisi yang dialaminya sepanjang hidupnya. Oleh sebab itu
perkembangan manusia mengikuti berbagai alur
perkembangan.
• Perkembangan Manusia Mengandung Sejarah
Perkembangan
Perkembangan seorang individu sangat dipengaruhi
oleh sejarah perkembangan hidupnya, Misalnya
perkembangan individu yang hidup di alam penuh kekerasan
akan diwarnai oleh depresi. Keadan ini berbeda dengan
individu yang hidup di alam yang damai dan sejahtera, individu
ini akan lebih bersifat optimistik.
• Studi Tentang Perkembagan Manusia Bersifat
Multidisiplin
Studi tentang perkembangan manusia melibatkan berbagai
ahli dari berbagai displin ilmu seperti
psychologis, sosiologis, antropologis, neuroscienties, pendidikan,
peneliti ahli di bidang medis dan berbagai ilmu yang terkait.
Semuanya memberikan masukan dalam membuka rahasia
perkembangan manusia
• Perkembangan Manusia Bersifat Kontekstual
Manusia memberikan respon dan bertindak
berdasarkan konteks, yang mencakup kebutuhan
biologis, lingkungan fisik, lingkungan sosial, sejarah dan
konteks kebudayaan. Secara sederhana dapatdiungkapkan
bahwa manusia berubah sejalan dengan perubahan yang
terjadi di dunia sekitarnya.
Prinsip-Prinsip Perkembangan
1. Manusia berkembang dengan kecepatan yang berbeda.
Seorang guru dalam suatu kelas sangat dekat dengan
berbagai pengalaman tentang perbedaan dalam kecepatan
perkembangan.
2. Manusia berkembang dengan urutan perkembangan yang
teratur. Anak balita dapat berjalan setelah ia merambat, dan
kemampuan merambat baru dapat dikuasai anak balita setelah
ia menyelesaikan tugas-tugas perkembangan motorik
sebelummnya yaitu merangkak.
3. Perkembangan berlangsung denan proses yang
bertahap. Oleh sebab itu, suatu perkembangan tidak
mungkin terjadi dalam waktu satu malam saja
Tujuan Mempelajari Perkembangan
Manusia
Beberapa alasan yang mendasari tujuan dalam mempelajari
perkembangan manusia adalah karena perkembagan manusia bersifat
unik berlangsung dalam waktu yang panjang, dan bersifat kompleks.
Oleh sebab itu
tujuan dalam mempelajari perkembangan manusia adalah sebagai
berikut.
• Ahli pendidikan dan pendidik, ahli bimbingan dan konseling, ahli
keluarga berencana, ahli kesehatan, dokter dan
perawat, penyelenggara penitipan anak, penyelenggara
threrapist, gerontologis (orang yang mempelajari dan penyelengara
perawatan orang tua) pemberantasan narkoba, pengatur penjara, ahli
agama dan dai, semuanya memerlukan pemahaman terhadap
perkembangan manusia.
• Memahami perkembangan manusia memberikan manfaat bagi setiap
individu, keluarga. dan masyarakat. Pada saat ini, berbagai
perusahaan telah memasukkan sejarah perkembangan karyawannya
untuk pengembangan karir karyawan tersebut.
• Pemahaman terhadap perkembangan manusia memberikan
perspektif yang bersifat kontekstual. Hal ini disebabkan karena
proses perkembangan merupakan hasil interaksi antara tiga aspek
yaitu : pengaruh proses perubahan biologis, pengaruh sejarah
perkembangan manusia, dan pengaruh lingkungan
seperti, peristiwa-peristiwa yang dialami manusia sepanjang
hidupnya.
• Pemahaman terhadap perkembangan manusia bermanfaat bagi
perencanaan, pengembangan dan pengendalian kehidupan
manusia, baik sebagai individu, sebagai anggota masyarakat dan
sebagai warga negara ke arah yang lebih baik, lebih bermanfaat
dan lebih progresif.
Pada masa sebelumnya dan sampai saat ini konsep tentang
perkernbangan manusia dikelompokan berdasarkan masa
perkembangan dan masa perkembangan tersebut terjadi dalam rentang
usia tertentu. Misalnya, masa usia dini terbagi atas masa infant terjadi
pada usia 0 - 1 tahun, masa bermain atau tooddler usia 2-3 tahun., masa
pra sekolah, usia 4-6 tahun, masa usia sekolah dasar 7-13 tahun, masa
remaja 13-17 tahun, masa dewasa 18-60 tahun dan masa tua 60 tahun ke
atas.
KONSEP UMUR DAN PERKEMBANGAN
 Umur Kronologis
Umur kronologis berkaitan dengan jumlah tahun yang telah
dijalani manusia sejak ia lahir sampai saat tertentu dalam kehidupan
manusia sebelum ia meninggal.
 Umur Biologis
Umur biologis berkaitan dengan kesehatan manusia yang
ditinjau dari sudut biologis. Secara biologis umur manusia sangat
bervariasi. Semakin muda umur biologis seseorang maka secara
biologis, semakin panjang umur orang tersebut.
 Umur Psikologis
Umur psikologis berkaitan dengan kemampuan manusia
meakukan adaptasi terhadap lingkungannya dan kemampuan ini
dibandingkan dengan umur kronologis. Kemampuan manusia untuk
beradaptasi dengan linkungannya sangat dipengaruhi oleh proses
belajar, cara mengatasi masalah,, kemampuan dalam mengontrol
emosi, motivasi dan cara berpikir. Berdasarkan hal tersebut dapat
ditentukan seseorang yang secara umur psikologis sudah matang atau
kurang matang.
 Umur Sosial
Umur sosial berkaitan dengan peranan sosial dan harapan-
harapan seseorang dalam usia yang dilaluinya.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa
sepanjang kehidupan manusia melalui berbagai usia seperti
usia kronologis, usia biologis, usia psikologis dan usia sosial.
Pemahaman ini bermanfaat bagi manusia dalam mengelola
perkembangan hidup.
PERIODE PERKEMBANGAN MANUSIA
Perkembangan manusia dapat dibagi kedalam beberapa aspek
perkembangan yaitu perkembangan fisiologis, perkembangan
psikososial, perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa dan
komunikasi. Perkembangan manusia merupakan suatu proses yang
berlangsung secara holistik yaitu berkaitan antars satu aspek
perkembangan dengan aspek perkembangan lainnya. Pada tahap
selanjutnya, perkembangan ini akan diperkaya dengan perkembangan
moral dan agama. Diagram di bawah ini menggambarkan
perkembangen manusia yang berlangsung secara holistik.
Proses pertumbuhan dan perkembangan
Berbagai issu tentang
perkembangan manusia
1. Bawaan dan Lingkungan (Nature Vs Nurture)
Salah satu pokok permasalahan yang sering diperdebatkan diantara para ahli
psikologi ialah mengenai kotroversi bawaan-lingkungan (nature-nurture
controversy) yakni, apakah perkembangan utama yang terjadi pada tiap-tiap
individu lebih dipengaruhi oleh bawaan ataukah lebih dipengaruhi oleh
lingkungan.
2. Kontinuitas dan Diskontinuitas
Permasalahan atau isu yang kedua ialah bagaimana laju
perkembangan itu sendiri. apakah berjalan secara kontinyu ataukah
diskontinyu. Dalam buku Life Span Development, John W.
Santrock, memberikan dua opsi. Yang
pertama, mengibaratkan pertumbuhan manusia itu secara berangsur
layaknya pertumbuhan bibit hingga menjadi sebuah pohon
raksasa, dimana pertumbuhannya berjalan lambat. Ia juga
menggambarkan bahwa pertumbuhan manusia itu layaknya ulat yang
kemudian berubah menjadi kupu-kupu, dimana perkembangannya
3. Stabilitas dan perubahan
Permasalahan yang ke-3 ialah apakah perkembangan itu stabil
ataukah mengalami perubahan selama beberapa waktu.
4. Pengalaman sebelum dan pengalaman kemudian
a. Pengalaman sebelumnya.
Beberapa ahli perkembangan menyatakan bahwa bila bayi tidak mengalami
pengasuhan dari pemeliharaan yang hangat pada tahun pertama kehidupan
perkembangan mereka tidak akan pernah optimal (Bowbly,1989)]
Pengalaman pada masa pertama kehidupan memberikan pengaruh yang
sangat besardalam perkembangan individu. Pengalaman-pengalaman tersebut
merupakan pembekalan awal untuk proses perkembangan selanjutnya.
b. Pengalaman kemudian
Para ahli yang mendukung paham ini menyatakan bahwa anak-anak dapat di
tempa sepanjang perkembangan dan pengasuhan sebelum dan kemudian
berkedudukan sama pentingnya.
Ahli perkembangan masa hidup menyatakan bahwa pengalaman-pengalaman
sebelumnya merupakan penyumbang penting bagi perkembangan, tetapi tidak
lebih penting dari pada pengalaman-pengalaman kemudian (Baltes, 1987).
5. Pengaruh Masa Prenatal terhadap perkembangan individu dalam
jangka panjang.
Perkembangan manusia pada masa prenatal ini sangatlah penting dan
sangatlah besar pengaruhnya bagi perkembangan individu dalam
tahap-tahap perkembangan kehidupan selanjutnya. Pada masa ini
kondisi rahimlah yang sangat menentukan perkembangan janin.
ASSESSMEN PERKEMBANGAN
Instrumen Konsentrasi
Berpikir dan Berbuat
• Tertarik Berpikir dan Berbuat
• Senang Berpikir dan berbuat
• Aktif Berpikir dan Berbuat
• Minat Berpikir dan Berbuat
• Siap Berpikir dan Berbuat
• Matang Berpikir dan berbuat
• Giat berpikir dan Berbuat
• Mau Berpikir dan Berbuat
Instrumen Perkembangan
Kemampuan Bahasa
• Mengucapkan Kata
• Mengucapkan huruf
• Menirukan ucapan
• Menirukan Bunyi
• Menirukan Kata
• Menirukan Suara
• Mengenal suara
• Mengenal Bunyi
• Mengenal Kata
• Mengenal Huruf
• Mengenal Nama
• Menyebut Nama
• Menyebut Huruf
• Membuat Kalimat
Sederhana
• Mengucapkan
Kalimat
Pengantar pendidikan

Pengantar pendidikan

  • 1.
    PRESPEKTIF PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN MANUSIA oleh: AprilianaY.S. Silitonga Stella F. Runtuwene Senobius Buaraka
  • 2.
    Perkembangan Berlangsung SepanjangHidup Perkembangan manusia yang berlangsung sepanjang hidup. Perkembangan manusia terjadi sangat pesat sejak masa dini dan sampai anak usia dewasa. Setelah mencapai usia dewasa perkembangan menjadi stabil , tapi tetap terjadi perubahan karena pengalaman yang dialami oleh manusia dewasa. Perkembangan Manusia Bersifat Multidimensional Perkembangan yang terjadi pada diri manusia mencakup berbagai dimensi biologis, dimensi kognitif, dimensi sosioemosional, dimensi inteligensi yang mencakup abstrak intelligensi, non verbal intelligensi, emosional inteligensi dan intelligensi spiritual. Hakikat Perkembangan dan Pertumbuhan
  • 3.
    Perkembangan Manusia BersifatMultidireksional Perkembangan manusia pada dimensi tertentu dapat berkembang dengan pesat sementara pada dimensi lain menurun. • Perkembangan Manusia Bersifat Fleksibel Perkembangan manusia ditentukan oleh beerbagai kondisi yang dialaminya sepanjang hidupnya. Oleh sebab itu perkembangan manusia mengikuti berbagai alur perkembangan. • Perkembangan Manusia Mengandung Sejarah Perkembangan Perkembangan seorang individu sangat dipengaruhi oleh sejarah perkembangan hidupnya, Misalnya perkembangan individu yang hidup di alam penuh kekerasan akan diwarnai oleh depresi. Keadan ini berbeda dengan individu yang hidup di alam yang damai dan sejahtera, individu ini akan lebih bersifat optimistik.
  • 4.
    • Studi TentangPerkembagan Manusia Bersifat Multidisiplin Studi tentang perkembangan manusia melibatkan berbagai ahli dari berbagai displin ilmu seperti psychologis, sosiologis, antropologis, neuroscienties, pendidikan, peneliti ahli di bidang medis dan berbagai ilmu yang terkait. Semuanya memberikan masukan dalam membuka rahasia perkembangan manusia • Perkembangan Manusia Bersifat Kontekstual Manusia memberikan respon dan bertindak berdasarkan konteks, yang mencakup kebutuhan biologis, lingkungan fisik, lingkungan sosial, sejarah dan konteks kebudayaan. Secara sederhana dapatdiungkapkan bahwa manusia berubah sejalan dengan perubahan yang terjadi di dunia sekitarnya.
  • 5.
    Prinsip-Prinsip Perkembangan 1. Manusiaberkembang dengan kecepatan yang berbeda. Seorang guru dalam suatu kelas sangat dekat dengan berbagai pengalaman tentang perbedaan dalam kecepatan perkembangan. 2. Manusia berkembang dengan urutan perkembangan yang teratur. Anak balita dapat berjalan setelah ia merambat, dan kemampuan merambat baru dapat dikuasai anak balita setelah ia menyelesaikan tugas-tugas perkembangan motorik sebelummnya yaitu merangkak. 3. Perkembangan berlangsung denan proses yang bertahap. Oleh sebab itu, suatu perkembangan tidak mungkin terjadi dalam waktu satu malam saja
  • 6.
    Tujuan Mempelajari Perkembangan Manusia Beberapaalasan yang mendasari tujuan dalam mempelajari perkembangan manusia adalah karena perkembagan manusia bersifat unik berlangsung dalam waktu yang panjang, dan bersifat kompleks. Oleh sebab itu tujuan dalam mempelajari perkembangan manusia adalah sebagai berikut. • Ahli pendidikan dan pendidik, ahli bimbingan dan konseling, ahli keluarga berencana, ahli kesehatan, dokter dan perawat, penyelenggara penitipan anak, penyelenggara threrapist, gerontologis (orang yang mempelajari dan penyelengara perawatan orang tua) pemberantasan narkoba, pengatur penjara, ahli agama dan dai, semuanya memerlukan pemahaman terhadap perkembangan manusia. • Memahami perkembangan manusia memberikan manfaat bagi setiap individu, keluarga. dan masyarakat. Pada saat ini, berbagai perusahaan telah memasukkan sejarah perkembangan karyawannya untuk pengembangan karir karyawan tersebut.
  • 7.
    • Pemahaman terhadapperkembangan manusia memberikan perspektif yang bersifat kontekstual. Hal ini disebabkan karena proses perkembangan merupakan hasil interaksi antara tiga aspek yaitu : pengaruh proses perubahan biologis, pengaruh sejarah perkembangan manusia, dan pengaruh lingkungan seperti, peristiwa-peristiwa yang dialami manusia sepanjang hidupnya. • Pemahaman terhadap perkembangan manusia bermanfaat bagi perencanaan, pengembangan dan pengendalian kehidupan manusia, baik sebagai individu, sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara ke arah yang lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih progresif.
  • 8.
    Pada masa sebelumnyadan sampai saat ini konsep tentang perkernbangan manusia dikelompokan berdasarkan masa perkembangan dan masa perkembangan tersebut terjadi dalam rentang usia tertentu. Misalnya, masa usia dini terbagi atas masa infant terjadi pada usia 0 - 1 tahun, masa bermain atau tooddler usia 2-3 tahun., masa pra sekolah, usia 4-6 tahun, masa usia sekolah dasar 7-13 tahun, masa remaja 13-17 tahun, masa dewasa 18-60 tahun dan masa tua 60 tahun ke atas. KONSEP UMUR DAN PERKEMBANGAN  Umur Kronologis Umur kronologis berkaitan dengan jumlah tahun yang telah dijalani manusia sejak ia lahir sampai saat tertentu dalam kehidupan manusia sebelum ia meninggal.  Umur Biologis Umur biologis berkaitan dengan kesehatan manusia yang ditinjau dari sudut biologis. Secara biologis umur manusia sangat bervariasi. Semakin muda umur biologis seseorang maka secara biologis, semakin panjang umur orang tersebut.
  • 9.
     Umur Psikologis Umurpsikologis berkaitan dengan kemampuan manusia meakukan adaptasi terhadap lingkungannya dan kemampuan ini dibandingkan dengan umur kronologis. Kemampuan manusia untuk beradaptasi dengan linkungannya sangat dipengaruhi oleh proses belajar, cara mengatasi masalah,, kemampuan dalam mengontrol emosi, motivasi dan cara berpikir. Berdasarkan hal tersebut dapat ditentukan seseorang yang secara umur psikologis sudah matang atau kurang matang.  Umur Sosial Umur sosial berkaitan dengan peranan sosial dan harapan- harapan seseorang dalam usia yang dilaluinya. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sepanjang kehidupan manusia melalui berbagai usia seperti usia kronologis, usia biologis, usia psikologis dan usia sosial. Pemahaman ini bermanfaat bagi manusia dalam mengelola perkembangan hidup.
  • 10.
  • 11.
    Perkembangan manusia dapatdibagi kedalam beberapa aspek perkembangan yaitu perkembangan fisiologis, perkembangan psikososial, perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa dan komunikasi. Perkembangan manusia merupakan suatu proses yang berlangsung secara holistik yaitu berkaitan antars satu aspek perkembangan dengan aspek perkembangan lainnya. Pada tahap selanjutnya, perkembangan ini akan diperkaya dengan perkembangan moral dan agama. Diagram di bawah ini menggambarkan perkembangen manusia yang berlangsung secara holistik. Proses pertumbuhan dan perkembangan
  • 12.
    Berbagai issu tentang perkembanganmanusia 1. Bawaan dan Lingkungan (Nature Vs Nurture) Salah satu pokok permasalahan yang sering diperdebatkan diantara para ahli psikologi ialah mengenai kotroversi bawaan-lingkungan (nature-nurture controversy) yakni, apakah perkembangan utama yang terjadi pada tiap-tiap individu lebih dipengaruhi oleh bawaan ataukah lebih dipengaruhi oleh lingkungan. 2. Kontinuitas dan Diskontinuitas Permasalahan atau isu yang kedua ialah bagaimana laju perkembangan itu sendiri. apakah berjalan secara kontinyu ataukah diskontinyu. Dalam buku Life Span Development, John W. Santrock, memberikan dua opsi. Yang pertama, mengibaratkan pertumbuhan manusia itu secara berangsur layaknya pertumbuhan bibit hingga menjadi sebuah pohon raksasa, dimana pertumbuhannya berjalan lambat. Ia juga menggambarkan bahwa pertumbuhan manusia itu layaknya ulat yang kemudian berubah menjadi kupu-kupu, dimana perkembangannya
  • 13.
    3. Stabilitas danperubahan Permasalahan yang ke-3 ialah apakah perkembangan itu stabil ataukah mengalami perubahan selama beberapa waktu. 4. Pengalaman sebelum dan pengalaman kemudian a. Pengalaman sebelumnya. Beberapa ahli perkembangan menyatakan bahwa bila bayi tidak mengalami pengasuhan dari pemeliharaan yang hangat pada tahun pertama kehidupan perkembangan mereka tidak akan pernah optimal (Bowbly,1989)] Pengalaman pada masa pertama kehidupan memberikan pengaruh yang sangat besardalam perkembangan individu. Pengalaman-pengalaman tersebut merupakan pembekalan awal untuk proses perkembangan selanjutnya. b. Pengalaman kemudian Para ahli yang mendukung paham ini menyatakan bahwa anak-anak dapat di tempa sepanjang perkembangan dan pengasuhan sebelum dan kemudian berkedudukan sama pentingnya. Ahli perkembangan masa hidup menyatakan bahwa pengalaman-pengalaman sebelumnya merupakan penyumbang penting bagi perkembangan, tetapi tidak lebih penting dari pada pengalaman-pengalaman kemudian (Baltes, 1987).
  • 14.
    5. Pengaruh MasaPrenatal terhadap perkembangan individu dalam jangka panjang. Perkembangan manusia pada masa prenatal ini sangatlah penting dan sangatlah besar pengaruhnya bagi perkembangan individu dalam tahap-tahap perkembangan kehidupan selanjutnya. Pada masa ini kondisi rahimlah yang sangat menentukan perkembangan janin.
  • 15.
    ASSESSMEN PERKEMBANGAN Instrumen Konsentrasi Berpikirdan Berbuat • Tertarik Berpikir dan Berbuat • Senang Berpikir dan berbuat • Aktif Berpikir dan Berbuat • Minat Berpikir dan Berbuat • Siap Berpikir dan Berbuat • Matang Berpikir dan berbuat • Giat berpikir dan Berbuat • Mau Berpikir dan Berbuat Instrumen Perkembangan Kemampuan Bahasa • Mengucapkan Kata • Mengucapkan huruf • Menirukan ucapan • Menirukan Bunyi • Menirukan Kata • Menirukan Suara • Mengenal suara • Mengenal Bunyi • Mengenal Kata • Mengenal Huruf • Mengenal Nama • Menyebut Nama • Menyebut Huruf • Membuat Kalimat Sederhana • Mengucapkan Kalimat