A. Latar Belakang
Pendidikan lingkungan dipandang sebagai salah satu solusi untuk
mengatasi krisis kualitas lingkungan. Krisis yang dimaksud adalah adanya
penurunan kualitas lingkungan secara signifikan sehingga mempengaruhi
kualitas kesehatan makhluk hidup dan terganggunya ekosistem. Pendidikan
sebagai satu-satunya alat untuk mengubah perilaku manusia dapat dijadikan
sebagai sarana ampuh untuk mengarahkan perilaku tidak peduli dengan
lingkungan menjadi perilaku sebaliknya, positif. Persepsi ini telah
memunculkan gagasan tentang sangat perlunya pendidikan lingkungan
diselenggarakan.
Selama ini kita melihat bahwa pendidikan lingkungan merupakan ilmu
yang diintegrasikan atau dengan kata lain diselipkan ke dalam kurikulum
beberapa mata ajar di sekolah. Tidak ada mata ajar khusus di negeri kita
yang dijuduli “Pendidikan Lingkungan”. Meskipun demikian, pendidikan
lingkungan harus mendapat perhatian serius dari para pendidik. Para
pendidik (guru) dalam bidang apapun (matematika, sains, sosial, kesehatan,
bahasa, sastra, seni), harus menempatkan pendidikan lingkungan pada
tempat istimewa di setiap mata ajar tersebut. Ini soal masa depan kita
Manfaat Pendidikan Lingkungan Hidup
1.Meningkatkan kesadaran (Awareness)
Pendidikan lingkungan bertujuan untuk membentuk manusia yang memiliki sikap
dan perilaku sadar lingkungan.
2.Memantapkan ilmu dan wawasan (Science & Knowledge)
Pendidikan lingkungan juga bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan
ilmu lingkungan itu sendiri, meskipun masih dalam tataran sederhana.
3.Memberikan keterampilan (Skill)
Ada dua aspek keterampilan yang harus dimiliki menjadi tujuan pendidikan
lingkungan yakni keterampilan mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan
lingkungan dan keterampilan mengevaluasi lingkungan dalam berbagai aspek
(ekologi, ekonomi, sosial, estetika, dan faktor kependidikan termasuk komunikasi dan
sosialisasi isu lingkungan).
3.Mengembangkan sikap, nilai dan kepercayaan yang esensial untuk
meningkatkan kualitas dan konservasi lingkungan
4.Memberi tekanan pada situasi lingkungan saat ini dan situasi lingkungan
yang potensial, dengan memasukkan pertimbangan perspektif historisnya;
5.Membantu peserta didik untuk menemukan (discover) gejala-gejala dan
penyebab dari masalah lingkungan
6.Memberi tekanan mengenai kompleksitas masalah lingkungan, sehingga
diperlukan kemampuan untuk berfikir secara kritis dengan ketrampilan untuk
memecahkan masalah.
Sekian
Terimakasih

pendidikan lingkungan hidup

  • 2.
    A. Latar Belakang Pendidikanlingkungan dipandang sebagai salah satu solusi untuk mengatasi krisis kualitas lingkungan. Krisis yang dimaksud adalah adanya penurunan kualitas lingkungan secara signifikan sehingga mempengaruhi kualitas kesehatan makhluk hidup dan terganggunya ekosistem. Pendidikan sebagai satu-satunya alat untuk mengubah perilaku manusia dapat dijadikan sebagai sarana ampuh untuk mengarahkan perilaku tidak peduli dengan lingkungan menjadi perilaku sebaliknya, positif. Persepsi ini telah memunculkan gagasan tentang sangat perlunya pendidikan lingkungan diselenggarakan. Selama ini kita melihat bahwa pendidikan lingkungan merupakan ilmu yang diintegrasikan atau dengan kata lain diselipkan ke dalam kurikulum beberapa mata ajar di sekolah. Tidak ada mata ajar khusus di negeri kita yang dijuduli “Pendidikan Lingkungan”. Meskipun demikian, pendidikan lingkungan harus mendapat perhatian serius dari para pendidik. Para pendidik (guru) dalam bidang apapun (matematika, sains, sosial, kesehatan, bahasa, sastra, seni), harus menempatkan pendidikan lingkungan pada tempat istimewa di setiap mata ajar tersebut. Ini soal masa depan kita
  • 4.
    Manfaat Pendidikan LingkunganHidup 1.Meningkatkan kesadaran (Awareness) Pendidikan lingkungan bertujuan untuk membentuk manusia yang memiliki sikap dan perilaku sadar lingkungan. 2.Memantapkan ilmu dan wawasan (Science & Knowledge) Pendidikan lingkungan juga bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan ilmu lingkungan itu sendiri, meskipun masih dalam tataran sederhana. 3.Memberikan keterampilan (Skill) Ada dua aspek keterampilan yang harus dimiliki menjadi tujuan pendidikan lingkungan yakni keterampilan mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan lingkungan dan keterampilan mengevaluasi lingkungan dalam berbagai aspek (ekologi, ekonomi, sosial, estetika, dan faktor kependidikan termasuk komunikasi dan sosialisasi isu lingkungan). 3.Mengembangkan sikap, nilai dan kepercayaan yang esensial untuk meningkatkan kualitas dan konservasi lingkungan
  • 5.
    4.Memberi tekanan padasituasi lingkungan saat ini dan situasi lingkungan yang potensial, dengan memasukkan pertimbangan perspektif historisnya; 5.Membantu peserta didik untuk menemukan (discover) gejala-gejala dan penyebab dari masalah lingkungan 6.Memberi tekanan mengenai kompleksitas masalah lingkungan, sehingga diperlukan kemampuan untuk berfikir secara kritis dengan ketrampilan untuk memecahkan masalah.
  • 7.

Editor's Notes

  • #8 Sekian Terimakasih