Click to edit Master title style
1
MATERI POKOK 1
Konsep Dasar Algoritma
Pemrograman
Click to edit Master title style
2 2
1.1 Pengertian Algoritma
Algoritma adalah sekumpulan langkah-langkah yang disusun secara logis
untuk menyelesaikan suatu masalah. Algoritma dapat digunakan untuk
menyelesaikan berbagai jenis masalah, mulai dari masalah sederhana
hingga masalah kompleks.
Sebuah algoritma yang baik memiliki karakteristik sebagai berikut:
Efisien: Algoritma harus dapat menyelesaikan masalah dengan cepat dan
tepat.
Tepat: Algoritma harus dapat menyelesaikan masalah dengan benar.
Jelas: Algoritma harus dapat dipahami dengan mudah.
Click to edit Master title style
3 3
1.2 Langkah Penggunaan Algoritma
Untuk menyelesaikan masalah menggunakan algoritma, langkah-langkah
yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Identifikasi masalah
Langkah pertama adalah mengidentifikasi masalah yang akan diselesaikan.
Masalah harus didefinisikan dengan jelas dan lengkap.
2. Analisis masalah
Langkah kedua adalah menganalisis masalah untuk menentukan langkah-
langkah penyelesaiannya. Langkah-langkah penyelesaian harus logis dan
dapat diimplementasikan.
3. Implementasi algoritma
Langkah ketiga adalah mengimplementasikan algoritma dalam bahasa
pemrograman. Bahasa pemrograman yang digunakan harus sesuai dengan
masalah yang akan diselesaikan.
Click to edit Master title style
4 4
1.3 Contoh Algoritma Dalam Kegiatan Sehari-
hari
Ketika kamu sedang lapar dan kebetulan tersedia Mie Instant di lemari tetapi
juga memiliki uang disaku celana sebesar Rp. 20.000,00. Saat itu kamu
sedang asik bermain internet …
Langkah-langkah Algoritma sebagai berikut:
Identifikasi Masalah: Merasa lapar, Pengen Makan, Pulsa habis dll
Analisis Masalah: Terdapat Mie Instant, Bisa beli makan di luar, Beli pulsa
Implementasi Algoritma: Sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan
Buatlah implementasi algoritmanya sesuai dengan masalah yang ingin
diselesaikan ...
Click to edit Master title style
5 5
2.1 Notasi Algoritma
Notasi algoritma merupakan cara atau bentuk menuliskan sebuah algoritma
yang tidak dituliskan dalam bahasa pemrograman.
Namun, dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
Penulisan notasi algoritma harus memenuhi kaidah hingga mudah
dimengerti dan diterjemahkan.
Algoritma dapat direpresentasikan dalam 3 notasi, yaitu:
Deskriptif: Algoritma deskriptif menggunakan bahasa manusia sehari-hari.
Pseudocode: Algoritma pseudocode menggunakan bahasa pemrograman.
Flowchart: Algoritma flowchart menggunakan simbol-simbol dasar.
Click to edit Master title style
6 6
2.1.1 Notasi Algoritma (Tahapan Pemrograman)
Mengerti permasalahan yang akan diselesaikan.
Menganalisa penyelesaian masalah.
Membuat algoritma.
Menulis program.
Melakukan testing program selesai.
Membuat dokumentasi.
Click to edit Master title style
7 7
2.2 Notasi Algoritma - Deskriptif
Notasi algoritma deskriptif merupakan representasi dengan menyajikan
urutan instruksi dalam bentuk narasi kalimat.
Kalimat yang ditulis menggunakan bahasa yang jelas dan tidak ambigu.
Contoh Algoritma Deskriptif “Membuat Es Teh Manis”, yaitu:
Siapkan bahan: teh celup, air panas, gula
Siapkan alat: gelas, sendok
Masukkan satu teh celup ke dalam gelas
Masukkan juga gula sesuai selera
Tuangkan air panas hingga setengah gelas
Aduk hingga gula meleleh dan liur
Tuangkan es hingga penuh
Es teh manis siap untuk dinikmati
Click to edit Master title style
8 8
2.3 Notasi Algoritma - Pseudocode
Pseu : Menyerupai, Merupakan kode yang menyerupai kode program
yang sesungguhnya.
Pseudocode biasanya menggunakan sintaks sederhana (biasanya dalam
Bahasa Inggris).
Ditujukan untuk dibaca manusia, bukan dibaca mesin (komputer).
Contoh keyword umum Pseudocode, yaitu:
INPUT: untuk memasukkan sesuatu, misalnya variabel.
OUTPUT: menampilkan sesuatu, misalnya pesan yang tampil di layar.
WHILE: proses yang terjadi di balik layar.
REPEAT x UNTIL y: proses pengulangan x hingga y terjadi.
IF a THEN b ELSE c: logika layaknya jika A, maka B, jika tidak maka C.
Click to edit Master title style
9 9
2.3.1 Perbandingan Pada Pseudocode
Pseudo Code adalah urutan baris algoritma seperti kode pemrograman dan
tidak memiliki sintak yang baku (baku: sesuai aturan yang ditentukan
sebelumnya).
Pseudo Code lebih umum digunakan oleh programmer yang
berpengalaman. Sedangkan, flowchart lebih mudah dimengerti oleh
programmer pemula.
Pseudo code sangat mudah diimplementasikan ke dalam kode program
dibandingkan dengan flowchart.
Kita bisa bebas menulis pseudocode selama itu mudah dimengerti bagi
orang lain.
Tetapi disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan
seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya.
Click to edit Master title style
10
10
2.3.2 Contoh Notasi Sederhana Pseudocode
Perhatikan algoritma di bawah ini:
Masukkan sebuah angka
Masukkan sebuah angka dan tampilkan
Ambil angka yang sebelumnya dan tampilkan
Walaupun algoritma diatas masih bisa dimengerti tetapi masih ambigu.
Algoritma diatas dapat dimodifikasi menjadi pseudocode seperti berikut:
Input A
Input B Print B
Print A
Click to edit Master title style
11
11
2.3.3 Konsep Pseudocode
1. Pseudocode Variabel
Adalah variabel yang nilainya bukan konstanta (selalu berubah-ubah sesuai
kondisi variabel terkini)
Sintaks : P = Q
Algoritma : P ⇦ Q
Artinya : Nilai P diberi harga nilai Q atau nilai P sama dengan nilai
Q
Contohnya
A 10, B 20
⇦ ⇦
B A
⇦
Print B
Berapakah harga nilai B?
Click to edit Master title style
12
12
2.3.3 Konsep Pseudocode
2. Pseudocode Pertukaran
Berfungsi mempertukarkan masing-masing isi variabel sehingga nilai dari
tiap variabel akan berubah/bertukar.
Perhatikanlah contoh gambar di samping.
Bagaimanakah deskripsinya ...
Input A, B, C
Click to edit Master title style
13
13
2.3.4 Kata Kunci Pada Pseudocode
Berikut ini adalah kata kunci (keyword) lebih lengkap yang digunakan dalam
pseudocode.
Aturan umum sebagai bentuk universal ke persiapan semi-kode pada
algoritma.
Kata Kunci Penjalasannya
// Untuk mewakili komentar atau informasi.
Begin, End Begin adalah pernyataan pertama dan end adalah pernyataan terakhir.
Input, Get, Write, Read Ditujukan untuk memasukkan data atau variabel.
Compute, Calculate Untuk menghitung hasil ekspresi (Membandingkan variabel) yang diberikan.
Add, Substract, Initialize Untuk penjumlahan, pengurangan dan inisialisasi (Pemberian nilai variabel).
Output, Print, Display Untuk menampilkan keluaran program.
IF, ELSE, ENDIF Digunakan untuk mengambil keputusan.
WHILE, ENDWHILE Digunakan untuk pernyataan berulang.
FOR, ENDFOR Peningkatan/pengurangan iteratif lainnya diuji secara otomatis.
Click to edit Master title style
14
14
2.3.5 Contoh Pseudocode Pada Pemrograman
1) A. Formula untuk IF,ELSE,ENDIF
IF (kondisi)
pernyataan
...
ELSE
pernyataan
...
ENDIF
1) B. Contoh: Mencari nilai terbesar
BEGIN
READ a,b
IF (a>b)
DISPLAY a lebih besar
ELSE
DISPLAY b lebih besar
END IF
END
Click to edit Master title style
15
15
2.3.5 Contoh Pseudocode Pada Pemrograman
2) A. Formula untuk FOR
FOR( start-value to end-value)
pernyataan
...
ENDFOR
2) B. Contoh: Mencetak bilangan
asli n
BEGIN
GET n
INITIALIZE i=1
FOR (i<=n)
PRINT i
i = i+1
ENDFOR
END
Click to edit Master title style
16
16
2.3.6 Struktur Pseudocode
Sebuah kode semu (Pseudocode) pada umumnya memiliki tiga bagian
penyusunan. Bagian-bagian ini terdiri dari:
JUDUL: Bagian ini digunakan untuk menunjukkan judul dari algoritma dan
penjelasan mengenai algoritma tersebut.
DEKLARASI: Mendefinisikan semua nama keterangan seperti variabel atau
konstanta yang digunakan dalam penulisan algoritma.
DESKRIPSI: Pada bagian ini menuliskan segala proses maupun uraian
langkah-langkah penyelesaian masalah.
Click to edit Master title style
17
17
2.3.7 Contoh Penggunaan Pseudocode
Program semu (Pseudocode) membuat fungsi “Menghitung Konversi Jam”.
#JUDUL
Hitung konversi jam
#DEKLARASI
jam, mnt, dtk, jmh_dtk
#DESKRIPSI
Input jam, mnt, dtk
jmh_dtk (
⇦ jam * 3600) + (mnt * 60) + dtk
Print jmh_dtk
Click to edit Master title style
18
18
2.4 Notasi Algoritma - Flowchart
Flowchart (bagan alir) adalah bagan yang menggambarkan atau
merepresentasikan arus langkah-langkah penyelesaian suatu masalah.
Flowchart merupakan cara penyajian suatu Algoritma.
Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.
Secara garis besar ada 3 bagian utama: INPUT, PROSES & OUTPUT.
Click to edit Master title style
19
19
2.4 Notasi Algoritma – Jenis Flowchart
Ada beberapa jenis flowchart diantaranya:
1. Flowchart System: Menjelaskan urutan dari prosedur di dalam sistem.
2. Flowchart Document: Menunjukkan arus dari laporan dan formulir.
3. Flowchart Schematic: Menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem,
juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang
digunakan.
4. Flowchart Program: Menggambarkan langkah di dalam program komputer
secara logika (program logic flowchart) oleh seorang analis sistem. Dan
juga untuk menggambarkan instruksi program komputer secara terinci
(detailed computer program flowchart) oleh seorang pemrogram.
5. Flowchart Process: Menggambarkan proses dalam suatu prosedur.
Click to edit Master title style
20
20
2.4.1 Simbol-Simbol Flowchart / Bagan Alir
Ada beberapa simbol flowchart diantaranya:
1. Flow Direction Symbols: Simbol-simbol sebagai penghubung alur.
2. Processing Sysmbols: Simbol-simbol sebagai tahapan proses.
3. Input-Output Sysmbols: Simbol-simbol sebagai bagian input dan output.
Click to edit Master title style
21
21
2.4.2 Flow Direction Sysmbols
1. Simbol Arus/Flow: Menghubungkan arus antara simbol
yang satu dengan yang lain. Simbol ini disebut juga
connecting line.
2. Simbol Connector: Penyambungan proses dalam
lembar/halaman yang sama.
3. Simbol Offline Connector: Penyambungan proses pada
lembar/halaman yang berbeda.
Click to edit Master title style
22
22
2.4.3 Processing Sysmbols
1. Simbol Process: Menyatakan suatu tindakan atau proses
yang dilakukan oleh komputer atau perangkat lain.
2. Simbol Manual: Menyatakan suatu tindakan atau proses
yang tidak dilakukan oleh komputer (manual).
3. Simbol Decision/Logika: Proses berdasarkan suatu kondisi
contohnya Ya/Tidak.
4. Simbol Predefined Process: Untuk pelaksanaan suatu
bagian (sub-program).
5. Simbol Terminator: Untuk permulaan (start) atau akhir
(stop) dari suatu kegiatan atau program.
Click to edit Master title style
23
23
2.4.4 Input-Output Sysmbols
1. Simbol Input-Output: Menyatakan suatu input-output tanpa
tergantung dengan jenis peralatannya.
2. Simbol Magnetic-Tape: Menyatakan suatu input-output
berasal atau disimpan pada pita magnetik seperti unit tape.
3. Simbol Disk Storage: Menyatakan suatu input-output
berasal atau disimpan pada disk storage.
4. Simbol Display: Menyatakan suatu input-output berasal
atau disimpan pada plotter atau layar (video/komputer).
5. Simbol Document: Menyatakan suatu input-output berasal
atau disimpan pada kertas sebagai laporan cetak.
Click to edit Master title style
24
24
2.4.5 Contoh Flowchart
Lihatlah flowchart contoh berikut.
Sebagai alur dalam “Memesan Bakso”.
Buka situs www.smartdraw.com
Pesan Bakso
Start
End
Di
Bungkus
?
Bayar
Makan Di Tempat
Click to edit Master title style
25
25
2.4.6 Latihan Flowchart
Program sebuah perpustakaan dengan ketentuan sebagai berikut.
Ketentuan:
Jika menyewa buku 1 minggu maka Rp.5000/Buku
Jika Menyewa buku 2 Minggu maka Rp.7000/buku
Jika Menyewa buku 3 Minggu maka Rp.10.000/Buku
Lama Sewa: (Tanggal Kembali - Tanggal Pinjam)
Total Bayar: (Jumlah x Lama Sewa)
Setelah memahami ketentuan di atas, maka buatlah flowchart sesuai dengan
ketentuan yang sudah ditentukan.

Pemrograman_Dasar_Materi_1_konsep-algoritma.pptx

  • 1.
    Click to editMaster title style 1 MATERI POKOK 1 Konsep Dasar Algoritma Pemrograman
  • 2.
    Click to editMaster title style 2 2 1.1 Pengertian Algoritma Algoritma adalah sekumpulan langkah-langkah yang disusun secara logis untuk menyelesaikan suatu masalah. Algoritma dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah, mulai dari masalah sederhana hingga masalah kompleks. Sebuah algoritma yang baik memiliki karakteristik sebagai berikut: Efisien: Algoritma harus dapat menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat. Tepat: Algoritma harus dapat menyelesaikan masalah dengan benar. Jelas: Algoritma harus dapat dipahami dengan mudah.
  • 3.
    Click to editMaster title style 3 3 1.2 Langkah Penggunaan Algoritma Untuk menyelesaikan masalah menggunakan algoritma, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut: 1. Identifikasi masalah Langkah pertama adalah mengidentifikasi masalah yang akan diselesaikan. Masalah harus didefinisikan dengan jelas dan lengkap. 2. Analisis masalah Langkah kedua adalah menganalisis masalah untuk menentukan langkah- langkah penyelesaiannya. Langkah-langkah penyelesaian harus logis dan dapat diimplementasikan. 3. Implementasi algoritma Langkah ketiga adalah mengimplementasikan algoritma dalam bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang digunakan harus sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan.
  • 4.
    Click to editMaster title style 4 4 1.3 Contoh Algoritma Dalam Kegiatan Sehari- hari Ketika kamu sedang lapar dan kebetulan tersedia Mie Instant di lemari tetapi juga memiliki uang disaku celana sebesar Rp. 20.000,00. Saat itu kamu sedang asik bermain internet … Langkah-langkah Algoritma sebagai berikut: Identifikasi Masalah: Merasa lapar, Pengen Makan, Pulsa habis dll Analisis Masalah: Terdapat Mie Instant, Bisa beli makan di luar, Beli pulsa Implementasi Algoritma: Sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan Buatlah implementasi algoritmanya sesuai dengan masalah yang ingin diselesaikan ...
  • 5.
    Click to editMaster title style 5 5 2.1 Notasi Algoritma Notasi algoritma merupakan cara atau bentuk menuliskan sebuah algoritma yang tidak dituliskan dalam bahasa pemrograman. Namun, dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. Penulisan notasi algoritma harus memenuhi kaidah hingga mudah dimengerti dan diterjemahkan. Algoritma dapat direpresentasikan dalam 3 notasi, yaitu: Deskriptif: Algoritma deskriptif menggunakan bahasa manusia sehari-hari. Pseudocode: Algoritma pseudocode menggunakan bahasa pemrograman. Flowchart: Algoritma flowchart menggunakan simbol-simbol dasar.
  • 6.
    Click to editMaster title style 6 6 2.1.1 Notasi Algoritma (Tahapan Pemrograman) Mengerti permasalahan yang akan diselesaikan. Menganalisa penyelesaian masalah. Membuat algoritma. Menulis program. Melakukan testing program selesai. Membuat dokumentasi.
  • 7.
    Click to editMaster title style 7 7 2.2 Notasi Algoritma - Deskriptif Notasi algoritma deskriptif merupakan representasi dengan menyajikan urutan instruksi dalam bentuk narasi kalimat. Kalimat yang ditulis menggunakan bahasa yang jelas dan tidak ambigu. Contoh Algoritma Deskriptif “Membuat Es Teh Manis”, yaitu: Siapkan bahan: teh celup, air panas, gula Siapkan alat: gelas, sendok Masukkan satu teh celup ke dalam gelas Masukkan juga gula sesuai selera Tuangkan air panas hingga setengah gelas Aduk hingga gula meleleh dan liur Tuangkan es hingga penuh Es teh manis siap untuk dinikmati
  • 8.
    Click to editMaster title style 8 8 2.3 Notasi Algoritma - Pseudocode Pseu : Menyerupai, Merupakan kode yang menyerupai kode program yang sesungguhnya. Pseudocode biasanya menggunakan sintaks sederhana (biasanya dalam Bahasa Inggris). Ditujukan untuk dibaca manusia, bukan dibaca mesin (komputer). Contoh keyword umum Pseudocode, yaitu: INPUT: untuk memasukkan sesuatu, misalnya variabel. OUTPUT: menampilkan sesuatu, misalnya pesan yang tampil di layar. WHILE: proses yang terjadi di balik layar. REPEAT x UNTIL y: proses pengulangan x hingga y terjadi. IF a THEN b ELSE c: logika layaknya jika A, maka B, jika tidak maka C.
  • 9.
    Click to editMaster title style 9 9 2.3.1 Perbandingan Pada Pseudocode Pseudo Code adalah urutan baris algoritma seperti kode pemrograman dan tidak memiliki sintak yang baku (baku: sesuai aturan yang ditentukan sebelumnya). Pseudo Code lebih umum digunakan oleh programmer yang berpengalaman. Sedangkan, flowchart lebih mudah dimengerti oleh programmer pemula. Pseudo code sangat mudah diimplementasikan ke dalam kode program dibandingkan dengan flowchart. Kita bisa bebas menulis pseudocode selama itu mudah dimengerti bagi orang lain. Tetapi disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya.
  • 10.
    Click to editMaster title style 10 10 2.3.2 Contoh Notasi Sederhana Pseudocode Perhatikan algoritma di bawah ini: Masukkan sebuah angka Masukkan sebuah angka dan tampilkan Ambil angka yang sebelumnya dan tampilkan Walaupun algoritma diatas masih bisa dimengerti tetapi masih ambigu. Algoritma diatas dapat dimodifikasi menjadi pseudocode seperti berikut: Input A Input B Print B Print A
  • 11.
    Click to editMaster title style 11 11 2.3.3 Konsep Pseudocode 1. Pseudocode Variabel Adalah variabel yang nilainya bukan konstanta (selalu berubah-ubah sesuai kondisi variabel terkini) Sintaks : P = Q Algoritma : P ⇦ Q Artinya : Nilai P diberi harga nilai Q atau nilai P sama dengan nilai Q Contohnya A 10, B 20 ⇦ ⇦ B A ⇦ Print B Berapakah harga nilai B?
  • 12.
    Click to editMaster title style 12 12 2.3.3 Konsep Pseudocode 2. Pseudocode Pertukaran Berfungsi mempertukarkan masing-masing isi variabel sehingga nilai dari tiap variabel akan berubah/bertukar. Perhatikanlah contoh gambar di samping. Bagaimanakah deskripsinya ... Input A, B, C
  • 13.
    Click to editMaster title style 13 13 2.3.4 Kata Kunci Pada Pseudocode Berikut ini adalah kata kunci (keyword) lebih lengkap yang digunakan dalam pseudocode. Aturan umum sebagai bentuk universal ke persiapan semi-kode pada algoritma. Kata Kunci Penjalasannya // Untuk mewakili komentar atau informasi. Begin, End Begin adalah pernyataan pertama dan end adalah pernyataan terakhir. Input, Get, Write, Read Ditujukan untuk memasukkan data atau variabel. Compute, Calculate Untuk menghitung hasil ekspresi (Membandingkan variabel) yang diberikan. Add, Substract, Initialize Untuk penjumlahan, pengurangan dan inisialisasi (Pemberian nilai variabel). Output, Print, Display Untuk menampilkan keluaran program. IF, ELSE, ENDIF Digunakan untuk mengambil keputusan. WHILE, ENDWHILE Digunakan untuk pernyataan berulang. FOR, ENDFOR Peningkatan/pengurangan iteratif lainnya diuji secara otomatis.
  • 14.
    Click to editMaster title style 14 14 2.3.5 Contoh Pseudocode Pada Pemrograman 1) A. Formula untuk IF,ELSE,ENDIF IF (kondisi) pernyataan ... ELSE pernyataan ... ENDIF 1) B. Contoh: Mencari nilai terbesar BEGIN READ a,b IF (a>b) DISPLAY a lebih besar ELSE DISPLAY b lebih besar END IF END
  • 15.
    Click to editMaster title style 15 15 2.3.5 Contoh Pseudocode Pada Pemrograman 2) A. Formula untuk FOR FOR( start-value to end-value) pernyataan ... ENDFOR 2) B. Contoh: Mencetak bilangan asli n BEGIN GET n INITIALIZE i=1 FOR (i<=n) PRINT i i = i+1 ENDFOR END
  • 16.
    Click to editMaster title style 16 16 2.3.6 Struktur Pseudocode Sebuah kode semu (Pseudocode) pada umumnya memiliki tiga bagian penyusunan. Bagian-bagian ini terdiri dari: JUDUL: Bagian ini digunakan untuk menunjukkan judul dari algoritma dan penjelasan mengenai algoritma tersebut. DEKLARASI: Mendefinisikan semua nama keterangan seperti variabel atau konstanta yang digunakan dalam penulisan algoritma. DESKRIPSI: Pada bagian ini menuliskan segala proses maupun uraian langkah-langkah penyelesaian masalah.
  • 17.
    Click to editMaster title style 17 17 2.3.7 Contoh Penggunaan Pseudocode Program semu (Pseudocode) membuat fungsi “Menghitung Konversi Jam”. #JUDUL Hitung konversi jam #DEKLARASI jam, mnt, dtk, jmh_dtk #DESKRIPSI Input jam, mnt, dtk jmh_dtk ( ⇦ jam * 3600) + (mnt * 60) + dtk Print jmh_dtk
  • 18.
    Click to editMaster title style 18 18 2.4 Notasi Algoritma - Flowchart Flowchart (bagan alir) adalah bagan yang menggambarkan atau merepresentasikan arus langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan cara penyajian suatu Algoritma. Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END. Secara garis besar ada 3 bagian utama: INPUT, PROSES & OUTPUT.
  • 19.
    Click to editMaster title style 19 19 2.4 Notasi Algoritma – Jenis Flowchart Ada beberapa jenis flowchart diantaranya: 1. Flowchart System: Menjelaskan urutan dari prosedur di dalam sistem. 2. Flowchart Document: Menunjukkan arus dari laporan dan formulir. 3. Flowchart Schematic: Menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. 4. Flowchart Program: Menggambarkan langkah di dalam program komputer secara logika (program logic flowchart) oleh seorang analis sistem. Dan juga untuk menggambarkan instruksi program komputer secara terinci (detailed computer program flowchart) oleh seorang pemrogram. 5. Flowchart Process: Menggambarkan proses dalam suatu prosedur.
  • 20.
    Click to editMaster title style 20 20 2.4.1 Simbol-Simbol Flowchart / Bagan Alir Ada beberapa simbol flowchart diantaranya: 1. Flow Direction Symbols: Simbol-simbol sebagai penghubung alur. 2. Processing Sysmbols: Simbol-simbol sebagai tahapan proses. 3. Input-Output Sysmbols: Simbol-simbol sebagai bagian input dan output.
  • 21.
    Click to editMaster title style 21 21 2.4.2 Flow Direction Sysmbols 1. Simbol Arus/Flow: Menghubungkan arus antara simbol yang satu dengan yang lain. Simbol ini disebut juga connecting line. 2. Simbol Connector: Penyambungan proses dalam lembar/halaman yang sama. 3. Simbol Offline Connector: Penyambungan proses pada lembar/halaman yang berbeda.
  • 22.
    Click to editMaster title style 22 22 2.4.3 Processing Sysmbols 1. Simbol Process: Menyatakan suatu tindakan atau proses yang dilakukan oleh komputer atau perangkat lain. 2. Simbol Manual: Menyatakan suatu tindakan atau proses yang tidak dilakukan oleh komputer (manual). 3. Simbol Decision/Logika: Proses berdasarkan suatu kondisi contohnya Ya/Tidak. 4. Simbol Predefined Process: Untuk pelaksanaan suatu bagian (sub-program). 5. Simbol Terminator: Untuk permulaan (start) atau akhir (stop) dari suatu kegiatan atau program.
  • 23.
    Click to editMaster title style 23 23 2.4.4 Input-Output Sysmbols 1. Simbol Input-Output: Menyatakan suatu input-output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya. 2. Simbol Magnetic-Tape: Menyatakan suatu input-output berasal atau disimpan pada pita magnetik seperti unit tape. 3. Simbol Disk Storage: Menyatakan suatu input-output berasal atau disimpan pada disk storage. 4. Simbol Display: Menyatakan suatu input-output berasal atau disimpan pada plotter atau layar (video/komputer). 5. Simbol Document: Menyatakan suatu input-output berasal atau disimpan pada kertas sebagai laporan cetak.
  • 24.
    Click to editMaster title style 24 24 2.4.5 Contoh Flowchart Lihatlah flowchart contoh berikut. Sebagai alur dalam “Memesan Bakso”. Buka situs www.smartdraw.com Pesan Bakso Start End Di Bungkus ? Bayar Makan Di Tempat
  • 25.
    Click to editMaster title style 25 25 2.4.6 Latihan Flowchart Program sebuah perpustakaan dengan ketentuan sebagai berikut. Ketentuan: Jika menyewa buku 1 minggu maka Rp.5000/Buku Jika Menyewa buku 2 Minggu maka Rp.7000/buku Jika Menyewa buku 3 Minggu maka Rp.10.000/Buku Lama Sewa: (Tanggal Kembali - Tanggal Pinjam) Total Bayar: (Jumlah x Lama Sewa) Setelah memahami ketentuan di atas, maka buatlah flowchart sesuai dengan ketentuan yang sudah ditentukan.