PEMBESARAN UDANG
• PembesaranUdang meruspakan salah satu kegiatan budidaya yang
penting dalm industri perikanan
• Perlu Proses Perencanaan yang Matang dan penggunaan input
yang tepat
• Pemilihan Bibit
• Persiapan Kolam/Lahan (Pendekatan SIG)
• Pemberikan Pakan
• Pengelolaan Kualitas Air
• Pengendalian Penyakit
• Pemantauan Pertumubuhan
3.
PENTINGNYA SIG DANPEMBESARAN UDANG
• Analisis Multifaktor
• Integrasi berbagai sumber, termasuk topografi, hidrologi,
tanah, iklim, infrastruktur dan penggunaan lahan.
• Identifikasi Faktor Resiko
• Dapat digunakan untuk identifikasi lokasi tertentu, banjir,
longsor, pencemaran air
• Optimasi Aksesibilitas
• Analisis Lingkungan
• Perencanaan Tata Ruang
4.
Apa itu SIG?
SistemInformasi Geografis
Computer systems and programs that help answer questions about the world…
5.
Komponen SIG
Sistem InformasiGeospasial
SIG membutuhkan komputer untuk
penyimpanan dam pemprosesan
data
Hardware
Mampu penyimpanan, analisis dan
menampilkan informasi geografis.
ArcMap, Qgis
Software
Pemakai sistem yang menggunakan
SIG untuk mencari solusi masalah
spasial
Manusia
SIG dikembangkan untuk
manajemen data untuk
pengambilan keputusan
Metode
Data Spasial
Data Non Spasial
Data
6.
Subsistem SIG
Data Manajemen/
Manipulasi
Input Data Output
Database (Storage)
Prosesing (Analisis)
Data Spasial
1. Survei Lapangan
2. Peta Tematik
3. Citra Satelit
4. Foto Udara
Data Non Spasial
5. Tabel
6. Laporan
1. Peta
2. Tabel
3. Laporan
4. Informasi Digital
7.
Jenis data padakegiatan pembesaran udang
Spatial or Non Spatial ?
• Aspek Lingkungan Perairan
• Kimia Oseanografi
• DO
• pH
• Salinitas
• Fosfat
• Nitrat
• Fisika Oseanografi
• Suhu
• Aspek Fisik
• Tutupan Lahan (Tambak dan Non
Tambak
• Sungai (Jarak Sungai)
• Garis Pantai (Jarak)
• Kemiringan Lereng
• Jenis Tanah
• pH
• Aspek Sosial-Ekonomi
• Investasi
• Kepemilikan
• Aspek Infrastruktur
• Sistem Penyaringan Air
8.
Data non spasialadalah data yang tidak bereferensi ke
georeferensi (ruang kebumian). Dalam penggambarannya,
data ini tidak menggunakan sistem koordinat, data ini juga
hanya berfungsi sebagai keterangan pelengkap saja
(atribut)
Data Non Spasial
Data Spasial & Non Spasial
data tentang lokasi dan bentuk objek geografis dan
hubungan antara mereka, umumnya tersimpan dalam
bentuk koordinat dan topologi
Data Spasial
Data Vektor : Bentuk Bumi direpresentasikan dalam
bentuk garis, area dan titik
Data Raster : Data yang dihasilkan dari sistem
Penginderaan jauh, objek geografis
direpresentasikan sebagai struktur sel grid (pixel)
Survei
Laporan
Grafik
Tabel
Peta
Peta adalah gambarankonvesional dari permukaan bumi
baik sebagian atau seluruhnya pada bidang datar atau
bidang yang bisa didatarkan dengan dibubuhi skala atau
simbol
Jenis Peta :
Berdasarkan Skala
•Peta Kadaster ( Skala 1 : 100 - 1 : 5000)
•Peta Skala Besar (Skala 1 : 5001 - 1 : 250.000)
•Peta Skala Sedang (Skala 1 : 250.001 - 1 : 500.000)
•Peta Skala Kecil (Skala 1 : 500.001 - 1 : 1.000.000)
•Peta Skala Geografis (Skala > 1 : 1.000.000)
Berdasarkan Isi
•Peta Topografi : Peta yang menggambarkan keadaan relief bumi
•Peta Korografi : Peta yang menggambarkan daerah yang luas seperti Negara-
negara dengan atau benua-benua dengan skala kecil. Misalnya peta-peta dalam
atlas
•Peta Tematik / Khusus : Peta yang hanya memberikan satu atau sedikit sekali
informasi. Peta ini menggambarkan ketampakan tertentu baik fisik maupun sosial
budaya. Contoh Peta Pariwisata, Peta Sebaran Tambang
Berdasarkan Objek
•Peta dinamik yaitu peta yang menggambarkan keadaan yang sifatnya tidak tetap
atau labil. Misalnya adalah peta penduduk, peta pemukiman, peta transmigrasi.
•Peta stationer yaitu peta yang menampilkan data yang tetap sifatnya atau stabil.
Misalnya adalah peta wilayah, peta tanah, peta geologi.
11.
No Unsur PetaKeterangan
1 Judul Peta Rupa
Bumi, Skala, Nomor
Peta dan edisi
Judul : Adalah identitas yang tergambar pada peta, ditulis nama
daerah atau identitas lain yang menonjol
Nomor Peta : Keterangan Nomor Peta
Edisi : Terbitan Peta
2 Petunjuk Judul Peta Adalah penjelasan nomor-nomor peta lain yang tergambar di
sekitar peta yang digunakan, bertujuan untuk memudahkan
penggolangan peta bila memerlukan interpretasi suatu daerah
yang lebih luas.
3 Diagram Lokasi digambarkan lokasi lembar peta bersangkutan terhadap daerah
yang lebih luas, sehingga diharapkan pengguna peta bisa
mengetahui dengan pasti lokasi lembar peta bersangkutan.
4 Data geodetis Keterangan tentang penggunaan proyeksi peta , datum geodesi,
datum ketinggian, sistem grid
5 Simbol Merupakan informasi mengenai pembuatan dan instansi
pembuat Peta
6 Legenda informasi tambahan untuk memudahkan interprestasi peta,
berupa unsur yang dibuat oleh manusia maupun oleh alam
7 Keterangan Lokasi
Peta
Keterangan mengenai Ibukota Negara, Ibukota Provinsi,
Ibukota/kotamadya, Ibukota kecamatan dan Kota/kampong
lainnya.
8 Riwayat Peta Keterangan atau catatan tentang asal usul (riwayat) peta yang
memuat antara lain tentang sumber-sumber data, metode
pemetaan
9 Gambar Pembagian
Administrasi
Apabila di peta disajikan garis-garis batas wilayah (negara,
provinsi, kabupaten, kota, kecamatan) harus diberi catatan
tentang landasan hukum yang digunakan untuk penggambaran
batas
10 Keterangan
Pembagian
Administrasi
Informasi nama administrasi dari Gambar Pembagian
Administrasi
11 Skala Peta perbandingan jarak di peta dengan jarak horisontal sebenarnya
di medan atau lapangan. Ada dua macam skala yakni skala
angka atau non garis (grafis), misalnya skala 1:25.000, berarti 1
cm di peta sama dengan 250 m di medan yang sebenarnya, dan
skala garis atau grafis (biasanya di peta skala garis berada di
bawah skala angka)
12 Keterangan Singkat
dan Kesamaan arti
Pada bagian ini dijelaskan singkatan-singkatan yang digunakan
pada muka peta
13 Orientasi Arah Utara Keterangan mengenai Utara Sebenarnya (US), Utara Grid (UG),
Peta Rupa Bumi
Komponen utama GPSadalah 24 satelit Navstar
yang dibuat oleh Rockwell International, masing-
masing satelit sebesar sebuah mobil besar.
Setiap satelit mengelilingi bumi setiap 12 jam.
Satelit GPS pertama diluncurkan pada 1978, sistem
mencai penuh 24 satelit pada 1993.
.
Sejarah
15.
Manfaat
Keperluan perang :seperti
menuntun arah bom, atau
mengetahui posisi pasukan
berada.
Alat navigasi : seperti kompas. Keperluan Pemetaan : GCP
(ground Control Point),
Verifikasi data
16.
• Menstransmisikan sinyaldari satelit ke
perangkat GPS (portable GPS
/smartphone yang sudah memiliki fitur
GPS).
• GPS membutuhkan transmisi dari 3
satelit untuk mendapatkan informasi
dua dimensi (lintang dan bujur), dan 4
satelit untuk tiga dimensi (lintang,
bujur dan ketinggian).
Cara Kerja
17.
…….
Setiap daerah diatas
permukaan bumi ini
minimal terjangkau oleh 3-4
satelit.
.
Kondisi langit yang cerah
dan bebas dari halangan
membuat GPS dapat dengan
mudah menangkap sinyal
yang dikirimkan oleh satelit.
Semakin banyak satelit yang
diterima oleh GPS, maka
akurasi yang diberikan juga
akan semakin tinggi.
Pada dasarnya, setiap GPS
terbaru bisa menerima
sampai dengan 12 chanel
satelit sekaligus
Area Terbuka
#4 Pengertian SIG yaitu sistem informasi khusus yang mengolah data yang mempunyai informasi spasial (bereferensi keruangan). Dengan pengertian lain, sistem informasi geografis merupakan sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi bereferensi geografis, seperti data di identifikasi berdasarkan lokasinya didalam database
#5 Data spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu.
Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi- informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada
#17 Karena GPS bekerja mengandalkan satelit, maka penggunaannya disarankan di tempat terbuka,
Penggunaan di dalam ruangan, atau di tempat yang menghalangi arah satelit (di angkasa), maka GPS tidak akan bekerja secara akurat dan maksimal