MAKANAN PENDAMPING ASI
(MPASI)
IRA DWIJAYANTI, S.Gz.,M.Sc
“
MATERI
1. Responsive feeding
2. Aturan makan MPASI (Feeding rule)
2
RESPONSIVE
FEEDING
1
BAYI LAPAR BAYI KENYANG
TANDA LAPAR DAN KENYANG
(FEEDING CUE)
Meskipun belum bisa berbicara, bayi memiliki banyak cara untuk
menunjukkan bahwa dia lapar atau kenyang.
BAYI LAPAR
BAYI KENYANG
BERIKAN MAKANAN
HENTIKAN SUAPAN
RESPONSIVE FEEDING
Kemampuan untuk memberikan respon terhadap bayi
sesuai feeding cue disebut responsive feeding
Pemberian makan langsung kepada bayi oleh pengasuh dan pendampingan
untuk anak yang lebih tua dan bisa makan sendiri
Responsive feeding menurut WHO
1
Peka terhadap tanda lapar dan kenyang yang ditunjukkan
oleh bayi
BAYI LAPAR BAYI KENYANG
BERIKAN MAKANAN HENTIKAN SUAPAN
Responsive feeding menurut WHO
2
Berikan makanan secara perlahan dan sabar
Responsive feeding menurut WHO
3
Mencoba berbagai kombinasi makanan, rasa, tekstur serta cara agar anak
mau makan jika anak menolak banyak macam makanan
Responsive feeding menurut WHO
4
Sesedikit mungkin distraktor selama makan
Responsive feeding menurut WHO
5
Waktu makan merupakan periode pembelajaran,
berbicara dan kontak mata sangat penting.
Responsive feeding menurut WHO
6
1. Membantu anak anda untuk memulai
kebiasaan makan sehat
2. Menurunkan resiko obesitas
3. Membantu anak untuk dapat makan sendiri
4. Memudahkan sesi makan
5. Mempererat ikatan anda dengan anak
Fungsi responsive feeding
1. Pastikan anak anda nyaman dan sedIkit distraksi
2. Perhatikan tanda lapar atau kenyang pada anak
3. Berikan respon sesuai dengan tanda yang diberikan. Jika bayi
tampak kenyang maka hentikan proses makan
4. fokus untuk menciptakan suasana hangat dan menyenangkan
Praktik responsive feeding
Tanda lapar :
1. Membuka mulut dan tubuh condong kepada makanan
2. Bersemangat ketika melihat makanan
3. Fokus dan mengikuti sendok/makanan dengan matanya
Tanda kenyang :
1. Mendorong makanan keluar
2. Mudah terdistraksi
3. Menutup mulut ketika ditawarkan makanan
4. Menoleh menjauhi arah makanan
5. Bermain dengan makanan
Kenali tanda bayi lapar atau kenyang
1. Ibu/pengasuh mengendalikan proses makan.
Anak dipaksa untuk menghabiskan makanan
meskipun anak menolak beberapa kali
2. Ibu/pengasuh tidak suportif, terdistraksi atau
tidak fokus saat melakukan responsive
feeding seperti memainkan handphone atau
menonton tv
Hindari saat praktik responsive feeding
ATURAN MAKAN
(FEEDING RULE)
2
Peneliti Bonnin menganjurkan aturan makan untuk balita yang disebut
dngan Feeding Rule yang terdiri atas 3 bagian, yaitu :
1. Jadwal
2. Lingkungan
3. Prosedur
1. Ada jadwal makan utama dan
makanan selingan (snack) yang
teratur. Tiga kali makanan utama dan
dua kali makanan kecil diantaranya.
2. Waktu makan tidak boleh lebih dari
30 menit
3. Hanya boleh mengonsumsi air putih
diantara waktu makan
JADWAL
1. Lingkungan yang menyenangkan
(tidak boleh ada paksaan untuk
makan)
2. Tidak ada distraksi (makanan,
televisi, perangkat permainan,
makan)
3. Jangan memberikan makanan
sebagai hadiah
LINGKUNGAN
1. Dorong anak untuk makan sendiri
2. Bila anak menunjukkan tanda tidak mau
makan (mengatup mulut, memaingkan
kepala atau menangis), tawarkan kembali
makanan secara netral yaitu tanpa membujuk
ataupun memaksa
3. Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau
makan, akhiri proses makan
PROSEDUR
21
Thanks!
Referensi
◎ Berrnard-Bonnin, A. Feeding problems of
Infants and toddlers. Can Fam Physician.
2006;52:1247-51
◎ WHO, Global strategy for infant and
young child feeding. Geneva: World
Health Organization; 2003.
◎ UKK Nutrisi dan Penyakit Metaboik.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Pemberian Makanan Pendamping Air
Susu Ibu (MPASI). 2018
22

MPASI STIKES..pdf .

  • 1.
    MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) IRADWIJAYANTI, S.Gz.,M.Sc
  • 2.
    “ MATERI 1. Responsive feeding 2.Aturan makan MPASI (Feeding rule) 2
  • 3.
  • 4.
    BAYI LAPAR BAYIKENYANG TANDA LAPAR DAN KENYANG (FEEDING CUE) Meskipun belum bisa berbicara, bayi memiliki banyak cara untuk menunjukkan bahwa dia lapar atau kenyang.
  • 5.
    BAYI LAPAR BAYI KENYANG BERIKANMAKANAN HENTIKAN SUAPAN RESPONSIVE FEEDING Kemampuan untuk memberikan respon terhadap bayi sesuai feeding cue disebut responsive feeding
  • 6.
    Pemberian makan langsungkepada bayi oleh pengasuh dan pendampingan untuk anak yang lebih tua dan bisa makan sendiri Responsive feeding menurut WHO 1
  • 7.
    Peka terhadap tandalapar dan kenyang yang ditunjukkan oleh bayi BAYI LAPAR BAYI KENYANG BERIKAN MAKANAN HENTIKAN SUAPAN Responsive feeding menurut WHO 2
  • 8.
    Berikan makanan secaraperlahan dan sabar Responsive feeding menurut WHO 3
  • 9.
    Mencoba berbagai kombinasimakanan, rasa, tekstur serta cara agar anak mau makan jika anak menolak banyak macam makanan Responsive feeding menurut WHO 4
  • 10.
    Sesedikit mungkin distraktorselama makan Responsive feeding menurut WHO 5
  • 11.
    Waktu makan merupakanperiode pembelajaran, berbicara dan kontak mata sangat penting. Responsive feeding menurut WHO 6
  • 12.
    1. Membantu anakanda untuk memulai kebiasaan makan sehat 2. Menurunkan resiko obesitas 3. Membantu anak untuk dapat makan sendiri 4. Memudahkan sesi makan 5. Mempererat ikatan anda dengan anak Fungsi responsive feeding
  • 13.
    1. Pastikan anakanda nyaman dan sedIkit distraksi 2. Perhatikan tanda lapar atau kenyang pada anak 3. Berikan respon sesuai dengan tanda yang diberikan. Jika bayi tampak kenyang maka hentikan proses makan 4. fokus untuk menciptakan suasana hangat dan menyenangkan Praktik responsive feeding
  • 14.
    Tanda lapar : 1.Membuka mulut dan tubuh condong kepada makanan 2. Bersemangat ketika melihat makanan 3. Fokus dan mengikuti sendok/makanan dengan matanya Tanda kenyang : 1. Mendorong makanan keluar 2. Mudah terdistraksi 3. Menutup mulut ketika ditawarkan makanan 4. Menoleh menjauhi arah makanan 5. Bermain dengan makanan Kenali tanda bayi lapar atau kenyang
  • 15.
    1. Ibu/pengasuh mengendalikanproses makan. Anak dipaksa untuk menghabiskan makanan meskipun anak menolak beberapa kali 2. Ibu/pengasuh tidak suportif, terdistraksi atau tidak fokus saat melakukan responsive feeding seperti memainkan handphone atau menonton tv Hindari saat praktik responsive feeding
  • 16.
  • 17.
    Peneliti Bonnin menganjurkanaturan makan untuk balita yang disebut dngan Feeding Rule yang terdiri atas 3 bagian, yaitu : 1. Jadwal 2. Lingkungan 3. Prosedur
  • 18.
    1. Ada jadwalmakan utama dan makanan selingan (snack) yang teratur. Tiga kali makanan utama dan dua kali makanan kecil diantaranya. 2. Waktu makan tidak boleh lebih dari 30 menit 3. Hanya boleh mengonsumsi air putih diantara waktu makan JADWAL
  • 19.
    1. Lingkungan yangmenyenangkan (tidak boleh ada paksaan untuk makan) 2. Tidak ada distraksi (makanan, televisi, perangkat permainan, makan) 3. Jangan memberikan makanan sebagai hadiah LINGKUNGAN
  • 20.
    1. Dorong anakuntuk makan sendiri 2. Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan (mengatup mulut, memaingkan kepala atau menangis), tawarkan kembali makanan secara netral yaitu tanpa membujuk ataupun memaksa 3. Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau makan, akhiri proses makan PROSEDUR
  • 21.
  • 22.
    Referensi ◎ Berrnard-Bonnin, A.Feeding problems of Infants and toddlers. Can Fam Physician. 2006;52:1247-51 ◎ WHO, Global strategy for infant and young child feeding. Geneva: World Health Organization; 2003. ◎ UKK Nutrisi dan Penyakit Metaboik. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). 2018 22