Mitos dan Fakta
Kafein
Kafein paling banyak dikonsumsi
manusia melalui kopi dan teh. Kafein
diketahui sebagai sebuah stimulan
yang dapat menghilangkan rasa kantuk
dan membuat Anda terjaga selama periode
waktu tertentu.
Secangkir teh di pagi hari sudah menjadi tren
masa kini bagi masyarakat, tapi apakah semua
berita mengenai kafein itu benar?
Di bawah ini adalah informasi mengenai mitos
dan fakta seputar kafein.
Mitos dan Fakta Kafein
Mitos: Kafein itu adiktif
Fakta: Penggunaan kafein secara teratur memang dapat
menimbulkan ketergantungan ringan, tapi tidak seberat
obat-obatan terlarang yang memang
menimbulkan ketergantungan yang
sangat parah.

Sampai dengan saat ini, para ahli masih
berpendapat bahwa kafein tidak
membuat ketergantungan.

Mitos dan Fakta Kafein
Mitos: Kafein menyebabkan insomnia
Fakta: Pemahaman mengenai kafein menyebabkan insomnia
tergantung dari tubuh Anda sendiri. Tubuh manusia sangat cepat
dalam menyerap kafein dan juga membuangnya.
Oleh karena itu, mengonsumsi kafein di pagi hari
tidak akan menimbulkan insomnia
kecuali metabolisme tubuh
Anda sangat sensitif.

Mitos dan Fakta Kafein
Mitos: Kafein menyebabkan penyakit
Fakta: Konsumsi standar kafein yaitu kira-kira 300mg atau
3 cangkir kopi tidak akan menimbulkan penyakit di sebagian
besar orang dewasa. Namun, beberapa orang memang lebih
sensitif terhadap efek dari kafein, antara lain manula dan
orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Apabila Anda
masih belum yakin, cobalah konsultasi dengan dokter Anda
mengenai seberapa banyak jumlah kafein yang bisa Anda
minum setiap harinya.

Mitos dan Fakta Kafein
Mitos: Kafein tidak baik untuk wanita hamil
Fakta: Untuk hal ini memang benar adanya,
wanita hamil sebaiknya menghindari kafein.
Menurut hasil sebuah riset oleh Mark
Klebanoff, M.D., Direktur dari NICHD’s
Division of Epidemiology, wanita yang
mengonsumsi kafein memiliki
kemungkinan mengalami keguguran
2 kali lebih besar daripada mereka
yang tidak mengonsumsinya.

Mitos dan Fakta Kafein
Mitos: Kafein tidak baik untuk anak-anak
Fakta: Walaupun kemampuan memproses kafein dalam tubuh
anak-anak tidak jauh berbeda daripada orang dewasa, tetapi
mereka sebaiknya tetap mengonsumsi lebih
sedikit kafein setiap harinya.
Untuk anak-anak yang lebih sensitif akan
kafein, ada kemungkinan beberapa gejala
seperti gelisah dan sulit tidur memang
akan muncul.

Mitos dan Fakta Kafein
Mitos: Kafein dapat meminimalisir akibat mabuk oleh alkohol
Fakta: Banyak orang yang mengkonsumsi kafein setelah mereka
meminum minuman beralkohol dengan asumsi bahwa mereka
dapat berpikir lebih jernih dan mengurangi efek buruk dari
minuman beralkohol itu sendiri.
Tapi ini semua hanyalah asumsi,
nyatanya menurut
Thomas Gould, PhD, dari Temple
University menyatakan bahwa
gabungan antara alkohol dan
kafein malah berakibat tidak baik
dan mengganggu kemampuan
seseorang untuk mengambil
keputusan.
Mitos dan Fakta Kafein
Secara garis besar konsumsi kafein yang tidak terlalu besar
tidak akan memberikan efek yang buruk untuk tubuh, dan
apabila Anda ingin mengurangi kafein, Anda bisa memulainya
dengan mengganti kopi dengan teh.
Konsumsi secangkir teh secara regular
tidak akan menimbulkan masalah
berarti pada diri Anda asalkan
Anda bijak mengonsumsinya.

Mitos dan Fakta Kafein

Mitos Dan Fakta Kafein

  • 1.
  • 2.
    Kafein paling banyakdikonsumsi manusia melalui kopi dan teh. Kafein diketahui sebagai sebuah stimulan yang dapat menghilangkan rasa kantuk dan membuat Anda terjaga selama periode waktu tertentu. Secangkir teh di pagi hari sudah menjadi tren masa kini bagi masyarakat, tapi apakah semua berita mengenai kafein itu benar? Di bawah ini adalah informasi mengenai mitos dan fakta seputar kafein. Mitos dan Fakta Kafein
  • 3.
    Mitos: Kafein ituadiktif Fakta: Penggunaan kafein secara teratur memang dapat menimbulkan ketergantungan ringan, tapi tidak seberat obat-obatan terlarang yang memang menimbulkan ketergantungan yang sangat parah. Sampai dengan saat ini, para ahli masih berpendapat bahwa kafein tidak membuat ketergantungan. Mitos dan Fakta Kafein
  • 4.
    Mitos: Kafein menyebabkaninsomnia Fakta: Pemahaman mengenai kafein menyebabkan insomnia tergantung dari tubuh Anda sendiri. Tubuh manusia sangat cepat dalam menyerap kafein dan juga membuangnya. Oleh karena itu, mengonsumsi kafein di pagi hari tidak akan menimbulkan insomnia kecuali metabolisme tubuh Anda sangat sensitif. Mitos dan Fakta Kafein
  • 5.
    Mitos: Kafein menyebabkanpenyakit Fakta: Konsumsi standar kafein yaitu kira-kira 300mg atau 3 cangkir kopi tidak akan menimbulkan penyakit di sebagian besar orang dewasa. Namun, beberapa orang memang lebih sensitif terhadap efek dari kafein, antara lain manula dan orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Apabila Anda masih belum yakin, cobalah konsultasi dengan dokter Anda mengenai seberapa banyak jumlah kafein yang bisa Anda minum setiap harinya. Mitos dan Fakta Kafein
  • 6.
    Mitos: Kafein tidakbaik untuk wanita hamil Fakta: Untuk hal ini memang benar adanya, wanita hamil sebaiknya menghindari kafein. Menurut hasil sebuah riset oleh Mark Klebanoff, M.D., Direktur dari NICHD’s Division of Epidemiology, wanita yang mengonsumsi kafein memiliki kemungkinan mengalami keguguran 2 kali lebih besar daripada mereka yang tidak mengonsumsinya. Mitos dan Fakta Kafein
  • 7.
    Mitos: Kafein tidakbaik untuk anak-anak Fakta: Walaupun kemampuan memproses kafein dalam tubuh anak-anak tidak jauh berbeda daripada orang dewasa, tetapi mereka sebaiknya tetap mengonsumsi lebih sedikit kafein setiap harinya. Untuk anak-anak yang lebih sensitif akan kafein, ada kemungkinan beberapa gejala seperti gelisah dan sulit tidur memang akan muncul. Mitos dan Fakta Kafein
  • 8.
    Mitos: Kafein dapatmeminimalisir akibat mabuk oleh alkohol Fakta: Banyak orang yang mengkonsumsi kafein setelah mereka meminum minuman beralkohol dengan asumsi bahwa mereka dapat berpikir lebih jernih dan mengurangi efek buruk dari minuman beralkohol itu sendiri. Tapi ini semua hanyalah asumsi, nyatanya menurut Thomas Gould, PhD, dari Temple University menyatakan bahwa gabungan antara alkohol dan kafein malah berakibat tidak baik dan mengganggu kemampuan seseorang untuk mengambil keputusan. Mitos dan Fakta Kafein
  • 9.
    Secara garis besarkonsumsi kafein yang tidak terlalu besar tidak akan memberikan efek yang buruk untuk tubuh, dan apabila Anda ingin mengurangi kafein, Anda bisa memulainya dengan mengganti kopi dengan teh. Konsumsi secangkir teh secara regular tidak akan menimbulkan masalah berarti pada diri Anda asalkan Anda bijak mengonsumsinya. Mitos dan Fakta Kafein