1
BAHAN AJAR
PELATIHAN AGRIBISNIS SAPI POTONG
2013
MODUL PK - 2
MEMBUAT PAKAN FERMENTASI(SILASE HIJAUAN JAGUNG)
Oleh :
Dr. Ir. I s n a n d a r, MP
NO. Seri
BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN – BATU
JL. Songgoriti No. 24 Batu KP. 65301. Telp. 0341-591302, Fax. 597032
2
Petunjuk Pelatih
a. Pokok Bahasan :
1. TatalaksanaPakanTernak.
b. TIK : 1.
Setelahselesaiberlatihpesertadapatmenjelaskansecarab
aikpengertianSILASE.
2. Dapat Membuat silase
c. Alat :- Papan tulis / Kertas Koran
- LCD proyektor.
d. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, sumbang saran dan praktek
e. Waktu : 4 X 45 menit
f. LangkahKegiatan :
No. Kegiatan Waktu Alat Bantu
1. Pengantaran :
Climate setting
10 -
2. PenyampaianTujuan
. TIU
. TIK
5 LCD
3. PenyampaianMateri :
1.PengertianSilase.
Cara membuatsilase.
225 HijauanJagung
Konsentrat
Molases
4. Latihan / diskusi 20 Kertaskoran
5. Pengakiran / Evaluasi 10 LCD
Jumlah Jam 270 menit
I. JUDUL : Membuatfermentasi (SilaseHijauanJagung)
II. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
a. PengertianSilase
b. TujuanMembuatSilase
c. Cara MembuatSilase.
3
III. PENENTUAN MASALAH
Bagaimanamembuatsilase yang benardenganberbagaimacamhijauan.
IV. TIORI FUNGSIONAL
Silase adalah produk fermentasi terkontrol hijauan yang mengandung kadar
air yang tinggi (McDonald, 1981). Menurut Muck (2005) silase merupakan awetan
pakan yang dihasilkan dari suatu proses fermentasi terkontrol yang biasanya
menggunakan suatu tempat tertutup dan pada kondisi anaerobik. Cullison (1979)
menjelaskan bahwa silase adalah proses pengawetan hijauan melalui fermentasi
anaerobik dengan kadar air yang relatif cukup tinggi. Church (1986) mengartikan
silase adalah pakan yang dihasilkan dari fermentasi anaerobik untuk bahan pakan
yang mengandung kadar air cukup tinggi dengan dibentuknya asam-asam organik
terutama asam laktat oleh pertumbuhan bakteri pada bahan pakan itu atau
penambahan langsung asam atau bahan pengawet yang lain. Awetan ini
termasuk bahan pakan ternak yang bernilai tinggi karena mengandung nutrien
yang komposisi kimiawi dan nilai cernanya hampir sama dengan bahan bakunya
yang dapat disediakan sepanjang tahun (Woolford, 1984). Penurunan energi
bahan sebelum proses ensilase dengan setelah ensilase rata-rata 8,7%
(McDonald, 1981). Prose fermentasi yang baik menghasilkan produk tunggal
asam laktat akan menghasilkan perbandingan energi yang tidak berbeda jauh
(penurunan energi + 3,5%) antara sebelum silase dan setelah silase.
Tujuan Membuat Silase
4
Tujuan membuat silase adalah untuk mengawetkan pakan pada saat persediaan pakan
hijauan pakan melebihi dari kebutuhan sehingga dapat digunakan atau diberikan pada
ternak saat persediaan hijauan pakan kurang dari kebutuhan dengan kondisi pakan
yang masih memiliki nilai nutrisi dan palatabelitas yang tidak berbeda dari awalnya.
Bahan Silase
Bahan silase adalah hijauan segar yang mempunyai kandungan nutrisi
(karbohidrat dan protein) yang baik, bahan silase yang tidak baik akan
menghasilkan silase yang tidak baik pula (tidak palatabel dan nilai gizinya rendah).
Bahan silase / hijauan yang kurang mengandung karbohidrat bisa
ditambahkan bahan konsentrat sumber karbohidrat (bekatul, empok jagung dan
molases)
Bahan Tambahan
Bahan tambahan dalam membuat silase adalah menambahkan suatu bahan
berupa sumber karbohidrat, sumber protein atau bakteri untuk meningkatkan
kandungan gizi silase dan mempercepat proses fermentasi pembentukan asam
laktat.
Silo
Adalah tempat atau wadah bahan silase dalam proses fermentasi. Berbagai
macam tipe silo, baik yang permanen maupun yang bersifat sementara strukturnya
meliputi vertikal, horisontal dan Trench silo, serta bermacam-macam bak
penampung dapat digunakan. Termasuk barrel, stenlees steell, plastik ataupun
kantong plastik. Vertikal silo sebagai silo yang ideal karena adanya tambahan
akumulasi tekanan dari bahan silase dalam silo sehingga silase menjadi lebih
padat, tetapi yang lebih penting untuk mencegah terjadinya perembesan adalah
5
dicapainya bahan kering ideal pada bahan silase yaitu 35% dan dicapainya
kapasitas yang maksimum.
Contoh Silo
6
Cara Membuat Silase
1. Siapkan silo (tempatsilase) yang kedap air, udara,
awetdanmudahpenggunaannya (untukmengisi).
2. Siapkanhijauan (hijauanjagung), lakukanpemotongan (chopper)
sehinggaukuranpanjanghijauantidaklebihdari 5 cm,
tentukankandunganbahankeringnya.
3. Campurkanhijauandenganbahanaditiv (konsentrat, molasses 2 – 8
persendaribahanhijauan) sampaibahankeringhijauanmencapai 30 – 40 persen
4. Tambahkanbahanaditivbakteri 100.000 CFU / gr bahan (bilaada)
dancampurkansampai rata.
5. Masukkanhijauankedalam silo danpadatkan
6. Tutuprapat silo bukasampaimasawaktusilasediberikanpadaternak.
7. Janganbuka silo paling tidakselama 21
hariatausampaisilasediberikanpadaternak.
7
8. Setelah silo dibukaseharusnyasilase yang adadiberikanpadaternaksampaihabis.
Cara MemberikanSilaseSebagaiPakanTernak
1. Silasediberikanpadaternakruminansiaselayaknyamemberikanhijauanpakan.
2. Setelahsilasedikeluarkandari silo harussegeradiberikanpadaternak.
3. Jumlahpemberianpakandarisilasedihitungberdasarkankandungannutrisi yang
adadalamsilasedankebutuhanternakakannutrisidarihijauan.
4. silase yang telahdikeluarkandari silo
lebihcepatmengalamikerusakandaripadamasihdalamkeadaansegar.
KualitasSilase Yang Baik Dan LayakMenjadiPakanTernak
Indikator
Penilaian
Nilai KarakteristikFisikOrganoleptik TolokUku
rPenilaia
n
Bau 25 Harum seperti buah dengan sedikit
asam, sangat harum sehingga
terdorong untuk mencicipi
Ingin mencicipi tetapi asam, bau harum
Bauasam,
rasa/bauharumsemakinkuatatausamase
kalitidakberbau
Bau seperti jamur dan kompos yang
tidak sedap
25
20
10
0
Rasa 25 Apabila digigit terasa manis asam
seperti yogurt/yakult
Rasanyasedikitasam
Tidakada rasa
Rasanya tidak sedap dan tidak ada
dorongan untuk mencoba
25
20
5
0
Warna 25 Hijaukekuningkuningan
Coklatagakkehitamhitaman
Hitammendekatiwarnakompos
25
10
0
Sentuhan /
Tekstur
25 Kering,
tetapiapabiladipegangterasalembutdane
mpuk. Apabilamenempel di
tangankarenabaunya yang
25
10
8
harumtidakdicucipuntidakapa-apa
Kandungan airnya terasa sedikit banyak
tetapi tidak terasa basah.
Apabiladitangandicucibauharumnyalang
sunghilang
Kandunganairnyabanyak,
terasabasahsedikit (becek) bau yang
menempel di
tanganharusdicucidengansabunsupaya
baunyahilang
0
Jumlah 100 Jumlah nilai = Nilai bau + Nilai rasa +
Nilai warna + Nilai Sentuhan / tekstur
Kualitas Silase yang baik sekali dapat diberikan
dalam jumlah banyak dapat diberikan

Membuat silase hijauan

  • 1.
    1 BAHAN AJAR PELATIHAN AGRIBISNISSAPI POTONG 2013 MODUL PK - 2 MEMBUAT PAKAN FERMENTASI(SILASE HIJAUAN JAGUNG) Oleh : Dr. Ir. I s n a n d a r, MP NO. Seri BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN – BATU JL. Songgoriti No. 24 Batu KP. 65301. Telp. 0341-591302, Fax. 597032
  • 2.
    2 Petunjuk Pelatih a. PokokBahasan : 1. TatalaksanaPakanTernak. b. TIK : 1. Setelahselesaiberlatihpesertadapatmenjelaskansecarab aikpengertianSILASE. 2. Dapat Membuat silase c. Alat :- Papan tulis / Kertas Koran - LCD proyektor. d. Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, sumbang saran dan praktek e. Waktu : 4 X 45 menit f. LangkahKegiatan : No. Kegiatan Waktu Alat Bantu 1. Pengantaran : Climate setting 10 - 2. PenyampaianTujuan . TIU . TIK 5 LCD 3. PenyampaianMateri : 1.PengertianSilase. Cara membuatsilase. 225 HijauanJagung Konsentrat Molases 4. Latihan / diskusi 20 Kertaskoran 5. Pengakiran / Evaluasi 10 LCD Jumlah Jam 270 menit I. JUDUL : Membuatfermentasi (SilaseHijauanJagung) II. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS a. PengertianSilase b. TujuanMembuatSilase c. Cara MembuatSilase.
  • 3.
    3 III. PENENTUAN MASALAH Bagaimanamembuatsilaseyang benardenganberbagaimacamhijauan. IV. TIORI FUNGSIONAL Silase adalah produk fermentasi terkontrol hijauan yang mengandung kadar air yang tinggi (McDonald, 1981). Menurut Muck (2005) silase merupakan awetan pakan yang dihasilkan dari suatu proses fermentasi terkontrol yang biasanya menggunakan suatu tempat tertutup dan pada kondisi anaerobik. Cullison (1979) menjelaskan bahwa silase adalah proses pengawetan hijauan melalui fermentasi anaerobik dengan kadar air yang relatif cukup tinggi. Church (1986) mengartikan silase adalah pakan yang dihasilkan dari fermentasi anaerobik untuk bahan pakan yang mengandung kadar air cukup tinggi dengan dibentuknya asam-asam organik terutama asam laktat oleh pertumbuhan bakteri pada bahan pakan itu atau penambahan langsung asam atau bahan pengawet yang lain. Awetan ini termasuk bahan pakan ternak yang bernilai tinggi karena mengandung nutrien yang komposisi kimiawi dan nilai cernanya hampir sama dengan bahan bakunya yang dapat disediakan sepanjang tahun (Woolford, 1984). Penurunan energi bahan sebelum proses ensilase dengan setelah ensilase rata-rata 8,7% (McDonald, 1981). Prose fermentasi yang baik menghasilkan produk tunggal asam laktat akan menghasilkan perbandingan energi yang tidak berbeda jauh (penurunan energi + 3,5%) antara sebelum silase dan setelah silase. Tujuan Membuat Silase
  • 4.
    4 Tujuan membuat silaseadalah untuk mengawetkan pakan pada saat persediaan pakan hijauan pakan melebihi dari kebutuhan sehingga dapat digunakan atau diberikan pada ternak saat persediaan hijauan pakan kurang dari kebutuhan dengan kondisi pakan yang masih memiliki nilai nutrisi dan palatabelitas yang tidak berbeda dari awalnya. Bahan Silase Bahan silase adalah hijauan segar yang mempunyai kandungan nutrisi (karbohidrat dan protein) yang baik, bahan silase yang tidak baik akan menghasilkan silase yang tidak baik pula (tidak palatabel dan nilai gizinya rendah). Bahan silase / hijauan yang kurang mengandung karbohidrat bisa ditambahkan bahan konsentrat sumber karbohidrat (bekatul, empok jagung dan molases) Bahan Tambahan Bahan tambahan dalam membuat silase adalah menambahkan suatu bahan berupa sumber karbohidrat, sumber protein atau bakteri untuk meningkatkan kandungan gizi silase dan mempercepat proses fermentasi pembentukan asam laktat. Silo Adalah tempat atau wadah bahan silase dalam proses fermentasi. Berbagai macam tipe silo, baik yang permanen maupun yang bersifat sementara strukturnya meliputi vertikal, horisontal dan Trench silo, serta bermacam-macam bak penampung dapat digunakan. Termasuk barrel, stenlees steell, plastik ataupun kantong plastik. Vertikal silo sebagai silo yang ideal karena adanya tambahan akumulasi tekanan dari bahan silase dalam silo sehingga silase menjadi lebih padat, tetapi yang lebih penting untuk mencegah terjadinya perembesan adalah
  • 5.
    5 dicapainya bahan keringideal pada bahan silase yaitu 35% dan dicapainya kapasitas yang maksimum. Contoh Silo
  • 6.
    6 Cara Membuat Silase 1.Siapkan silo (tempatsilase) yang kedap air, udara, awetdanmudahpenggunaannya (untukmengisi). 2. Siapkanhijauan (hijauanjagung), lakukanpemotongan (chopper) sehinggaukuranpanjanghijauantidaklebihdari 5 cm, tentukankandunganbahankeringnya. 3. Campurkanhijauandenganbahanaditiv (konsentrat, molasses 2 – 8 persendaribahanhijauan) sampaibahankeringhijauanmencapai 30 – 40 persen 4. Tambahkanbahanaditivbakteri 100.000 CFU / gr bahan (bilaada) dancampurkansampai rata. 5. Masukkanhijauankedalam silo danpadatkan 6. Tutuprapat silo bukasampaimasawaktusilasediberikanpadaternak. 7. Janganbuka silo paling tidakselama 21 hariatausampaisilasediberikanpadaternak.
  • 7.
    7 8. Setelah silodibukaseharusnyasilase yang adadiberikanpadaternaksampaihabis. Cara MemberikanSilaseSebagaiPakanTernak 1. Silasediberikanpadaternakruminansiaselayaknyamemberikanhijauanpakan. 2. Setelahsilasedikeluarkandari silo harussegeradiberikanpadaternak. 3. Jumlahpemberianpakandarisilasedihitungberdasarkankandungannutrisi yang adadalamsilasedankebutuhanternakakannutrisidarihijauan. 4. silase yang telahdikeluarkandari silo lebihcepatmengalamikerusakandaripadamasihdalamkeadaansegar. KualitasSilase Yang Baik Dan LayakMenjadiPakanTernak Indikator Penilaian Nilai KarakteristikFisikOrganoleptik TolokUku rPenilaia n Bau 25 Harum seperti buah dengan sedikit asam, sangat harum sehingga terdorong untuk mencicipi Ingin mencicipi tetapi asam, bau harum Bauasam, rasa/bauharumsemakinkuatatausamase kalitidakberbau Bau seperti jamur dan kompos yang tidak sedap 25 20 10 0 Rasa 25 Apabila digigit terasa manis asam seperti yogurt/yakult Rasanyasedikitasam Tidakada rasa Rasanya tidak sedap dan tidak ada dorongan untuk mencoba 25 20 5 0 Warna 25 Hijaukekuningkuningan Coklatagakkehitamhitaman Hitammendekatiwarnakompos 25 10 0 Sentuhan / Tekstur 25 Kering, tetapiapabiladipegangterasalembutdane mpuk. Apabilamenempel di tangankarenabaunya yang 25 10
  • 8.
    8 harumtidakdicucipuntidakapa-apa Kandungan airnya terasasedikit banyak tetapi tidak terasa basah. Apabiladitangandicucibauharumnyalang sunghilang Kandunganairnyabanyak, terasabasahsedikit (becek) bau yang menempel di tanganharusdicucidengansabunsupaya baunyahilang 0 Jumlah 100 Jumlah nilai = Nilai bau + Nilai rasa + Nilai warna + Nilai Sentuhan / tekstur Kualitas Silase yang baik sekali dapat diberikan dalam jumlah banyak dapat diberikan