Evolusi
Pengertian Evolusi dalamkajian
biologi
Evolusi dalam kajian biologi adalah perubahan sifat-sifat
terwariskan pada populasi organisme dari satu generasi ke generasi
berikutnya. Proses ini terjadi melalui variasi, reproduksi, dan seleksi
yang memengaruhi gen sebagai pembawa sifat. Variasi genetik
muncul akibat mutasi, transfer gen, dan rekombinasi genetik,
sehingga menghasilkan keanekaragaman dalam populasi
Tujuan mekanisme Evolusi
Tujuan dari mekanisme evolusi adalah untuk memahami proses dan
faktor-faktor yang menyebabkan perubahan genetik dalam populasi, seperti
seleksi alam, mutasi, rekombinasi genetik, dan hanyutan genetik, sehingga
dapat menjelaskan terjadinya adaptasi serta munculnya spesies baru dalam
perjalanan evolusi makhluk hidup.
3.
Perspektif Neo-Darwinisme
tentang Evolusi
MenurutNeo-Darwinisme, evolusi terjadi karena
perubahan frekuensi alel (variasi genetik) dalam
suatu populasi dari generasi ke generasi. Artinya,
jika suatu alel (misalnya gen untuk warna hitam
pada ngengat) menjadi lebih banyak atau lebih
sedikit seiring waktu, maka evolusi sedang
berlangsung
4.
Pengertian
mekanisme evolusi
Mekanisme Evolusiadalah perubahan
sedikit demi sedikit dari makhluk
hidup yang sederhana ke makhluk
yang lebih kompleks. Mekanisme
utama untuk menghasilkan
perubahan evolusioner adalah seleksi
alam dan hanyutan genetika.
5.
Mekanisme utama evolusiada
4 yaitu:
1. Seleksi alam (natural selection)
Seleksi alam adalah proses evolusi di mana individu dengan sifat
yang menguntungkan lebih mampu bertahan hidup dan
bereproduksi, sehingga gen tersebut lebih sering muncul di
generasi berikutnya. Proses ini terjadi jika memenuhi tiga syarat
utama yaitu:
Organisme dengan fitness tinggi (mampu bertahan dan menghasilkan keturunan
yang hidup) akan terseleksi alam. Alel yang meningkatkan fitness disebut “selected
for”, sedangkan yang menurunkannya disebut “selected against”. Perubahan
lingkungan dapat membuat sifat yang dulunya menguntungkan menjadi
merugikan, dan sebaliknya.
a) Ada variasi terwariskan di antara organisme dalam populasi.
b) Organisme menghasilkan keturunan berlebih, namun hanya sedikit yang
bertahan hidup.
c) Ada perbedaan kemampuan bertahan hidup dan bereproduksi antar individu.
6.
jenis seleksi alamada 3
yaitu:
1. Seleksi Terarah (Directional
Selection)
Terjadi saat lingkungan berubah, menyebabkan
tekanan seleksi sehingga populasi beradaptasi
menuju satu arah sifat tertentu.
2. Seleksi Stabilisasi (Stabilizing
Selection)
Menekan individu ekstrem dan mempertahankan rata-
rata populasi, sehingga variasi berkurang dan evolusi
melambat.
3. Seleksi Disruptif
(Disruptive Selection)
Menyeleksi dua sifat ekstrem secara bersamaan;
individu dengan sifat rata-rata justru tersingkir. Jenis
ini dapat memicu terbentuknya spesies baru.
7.
Mekanisme utama evolusiada
4 yaitu:
2. Mutasi Bias (Biased Mutation)
Mutasi bias adalah perubahan genetik yang
lebih sering terjadi ke arah tertentu dibanding
arah sebaliknya. Jika dua genotipe memiliki
fitness sama, namun mutasi dari G A lebih
→
sering daripada A G, maka genotipe dengan A
→
akan lebih banyak muncul.
Mutasi bias dapat memengaruhi evolusi,
terutama bila seleksi alam lemah. Misalnya,
hilangnya pigmen pada hewan gua terjadi
karena mutasi menuju hilangnya fungsi gen
lebih umum daripada mutasi pembentuk fungsi
baru.
8.
Mekanisme utama evolusiada
4 yaitu:
3. Penyimpangan Genetik
(Genetic Drift)
Penyimpangan genetik adalah perubahan acak
frekuensi alel dari satu generasi ke generasi berikutnya
yang terjadi karena kebetulan dalam proses reproduksi
dan kelangsungan hidup individu, bukan karena seleksi
alam. Akibatnya, beberapa alel dapat menjadi lebih
umum atau hilang sama sekali hanya karena faktor acak,
terutama pada populasi berukuran kecil. Proses ini
dapat menyebabkan dua populasi yang awalnya sama
menjadi berbeda secara genetik (divergen) seiring
waktu. Semakin kecil ukuran populasi, semakin besar
pengaruh penyimpangan genetik terhadap evolusi.
9.
Mekanisme utama evolusiada
4 yaitu:
4. Aliran Gen (Gene Flow)
Aliran gen adalah pertukaran gen antar populasi, biasanya
dalam spesies yang sama. Proses ini dapat mengubah frekuensi
alel dan menjadi faktor penting dalam evolusi.
Terjadi melalui migrasi, perkawinan antar individu, pertukaran
serbuk sari, atau hibridisasi antar spesies berkerabat.
Imigrasi dapat menambah variasi genetik baru, sedangkan
emigrasi mengurangi alel dari suatu populasi. Jika dua populasi
terpisah sempurna, mereka dapat menjadi berbeda secara genetik
(spesiasi), sedangkan aliran gen memperlambat spesiasi dengan
menjaga kesamaan genetik.
Hambatan seperti gunung, laut, gurun, atau bahkan
bangunan manusia (contoh: Tembok Raksasa Cina) dapat
menghalangi terjadinya aliran gen.
10.
Kesimpulan
Dari Pembahasan diatas dapat disimpulkan :
1. Mekanisme Evolusi adalah perubahan sedikit
demi sedikit dari makhluk hidup yang sederhana ke
makhluk yang lebih kompleks. Mekanisme utama
untuk menghasilkan perubahan evolusioner adalah
seleksi alam dan hanyutan genetika.
2. Ada empat mekanisme utama evolusi, yaitu :
a. Seleksi alam
b. Mutasi bias
11.
🌿 Any Questions?🌿
💬 “Jangan cuma mikir,
yuk bertanya biar
makin pinter!”
12.
🧠 Teori Darwinbukan ilusi,
🐒 Semua makhluk terus berevolusi.
💬 Sekian presentasi yang penuh
dedikasi ini,
🔥 Terima kasih sudah menyimak
dengan antusiasi!