Mekanis
me
evolusi
Evolusi
By Kelompok II
WIWI & DEWI SARTIKA
Evolusi
Pengertian Evolusi dalam kajian
biologi
Evolusi dalam kajian biologi adalah perubahan sifat-sifat
terwariskan pada populasi organisme dari satu generasi ke generasi
berikutnya. Proses ini terjadi melalui variasi, reproduksi, dan seleksi
yang memengaruhi gen sebagai pembawa sifat. Variasi genetik
muncul akibat mutasi, transfer gen, dan rekombinasi genetik,
sehingga menghasilkan keanekaragaman dalam populasi
Tujuan mekanisme Evolusi
Tujuan dari mekanisme evolusi adalah untuk memahami proses dan
faktor-faktor yang menyebabkan perubahan genetik dalam populasi, seperti
seleksi alam, mutasi, rekombinasi genetik, dan hanyutan genetik, sehingga
dapat menjelaskan terjadinya adaptasi serta munculnya spesies baru dalam
perjalanan evolusi makhluk hidup.
Perspektif Neo-Darwinisme
tentang Evolusi
Menurut Neo-Darwinisme, evolusi terjadi karena
perubahan frekuensi alel (variasi genetik) dalam
suatu populasi dari generasi ke generasi. Artinya,
jika suatu alel (misalnya gen untuk warna hitam
pada ngengat) menjadi lebih banyak atau lebih
sedikit seiring waktu, maka evolusi sedang
berlangsung
Pengertian
mekanisme evolusi
Mekanisme Evolusi adalah perubahan
sedikit demi sedikit dari makhluk
hidup yang sederhana ke makhluk
yang lebih kompleks. Mekanisme
utama untuk menghasilkan
perubahan evolusioner adalah seleksi
alam dan hanyutan genetika.
Mekanisme utama evolusi ada
4 yaitu:
1. Seleksi alam (natural selection)
Seleksi alam adalah proses evolusi di mana individu dengan sifat
yang menguntungkan lebih mampu bertahan hidup dan
bereproduksi, sehingga gen tersebut lebih sering muncul di
generasi berikutnya. Proses ini terjadi jika memenuhi tiga syarat
utama yaitu:
Organisme dengan fitness tinggi (mampu bertahan dan menghasilkan keturunan
yang hidup) akan terseleksi alam. Alel yang meningkatkan fitness disebut “selected
for”, sedangkan yang menurunkannya disebut “selected against”. Perubahan
lingkungan dapat membuat sifat yang dulunya menguntungkan menjadi
merugikan, dan sebaliknya.
a) Ada variasi terwariskan di antara organisme dalam populasi.
b) Organisme menghasilkan keturunan berlebih, namun hanya sedikit yang
bertahan hidup.
c) Ada perbedaan kemampuan bertahan hidup dan bereproduksi antar individu.
jenis seleksi alam ada 3
yaitu:
1. Seleksi Terarah (Directional
Selection)
Terjadi saat lingkungan berubah, menyebabkan
tekanan seleksi sehingga populasi beradaptasi
menuju satu arah sifat tertentu.
2. Seleksi Stabilisasi (Stabilizing
Selection)
Menekan individu ekstrem dan mempertahankan rata-
rata populasi, sehingga variasi berkurang dan evolusi
melambat.
3. Seleksi Disruptif
(Disruptive Selection)
Menyeleksi dua sifat ekstrem secara bersamaan;
individu dengan sifat rata-rata justru tersingkir. Jenis
ini dapat memicu terbentuknya spesies baru.
Mekanisme utama evolusi ada
4 yaitu:
2. Mutasi Bias (Biased Mutation)
Mutasi bias adalah perubahan genetik yang
lebih sering terjadi ke arah tertentu dibanding
arah sebaliknya. Jika dua genotipe memiliki
fitness sama, namun mutasi dari G A lebih
→
sering daripada A G, maka genotipe dengan A
→
akan lebih banyak muncul.
Mutasi bias dapat memengaruhi evolusi,
terutama bila seleksi alam lemah. Misalnya,
hilangnya pigmen pada hewan gua terjadi
karena mutasi menuju hilangnya fungsi gen
lebih umum daripada mutasi pembentuk fungsi
baru.
Mekanisme utama evolusi ada
4 yaitu:
3. Penyimpangan Genetik
(Genetic Drift)
Penyimpangan genetik adalah perubahan acak
frekuensi alel dari satu generasi ke generasi berikutnya
yang terjadi karena kebetulan dalam proses reproduksi
dan kelangsungan hidup individu, bukan karena seleksi
alam. Akibatnya, beberapa alel dapat menjadi lebih
umum atau hilang sama sekali hanya karena faktor acak,
terutama pada populasi berukuran kecil. Proses ini
dapat menyebabkan dua populasi yang awalnya sama
menjadi berbeda secara genetik (divergen) seiring
waktu. Semakin kecil ukuran populasi, semakin besar
pengaruh penyimpangan genetik terhadap evolusi.
Mekanisme utama evolusi ada
4 yaitu:
4. Aliran Gen (Gene Flow)
Aliran gen adalah pertukaran gen antar populasi, biasanya
dalam spesies yang sama. Proses ini dapat mengubah frekuensi
alel dan menjadi faktor penting dalam evolusi.
Terjadi melalui migrasi, perkawinan antar individu, pertukaran
serbuk sari, atau hibridisasi antar spesies berkerabat.
Imigrasi dapat menambah variasi genetik baru, sedangkan
emigrasi mengurangi alel dari suatu populasi. Jika dua populasi
terpisah sempurna, mereka dapat menjadi berbeda secara genetik
(spesiasi), sedangkan aliran gen memperlambat spesiasi dengan
menjaga kesamaan genetik.
Hambatan seperti gunung, laut, gurun, atau bahkan
bangunan manusia (contoh: Tembok Raksasa Cina) dapat
menghalangi terjadinya aliran gen.
Kesimpulan
Dari Pembahasan di atas dapat disimpulkan :
1. Mekanisme Evolusi adalah perubahan sedikit
demi sedikit dari makhluk hidup yang sederhana ke
makhluk yang lebih kompleks. Mekanisme utama
untuk menghasilkan perubahan evolusioner adalah
seleksi alam dan hanyutan genetika.
2. Ada empat mekanisme utama evolusi, yaitu :
a. Seleksi alam
b. Mutasi bias
🌿 Any Questions? 🌿
💬 “Jangan cuma mikir,
yuk bertanya biar
makin pinter!”
🧠 Teori Darwin bukan ilusi,
🐒 Semua makhluk terus berevolusi.
💬 Sekian presentasi yang penuh
dedikasi ini,
🔥 Terima kasih sudah menyimak
dengan antusiasi!

MEKANISME EVOLUSI mAKHLUK HIDUP.....pptx

  • 1.
  • 2.
    Evolusi Pengertian Evolusi dalamkajian biologi Evolusi dalam kajian biologi adalah perubahan sifat-sifat terwariskan pada populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Proses ini terjadi melalui variasi, reproduksi, dan seleksi yang memengaruhi gen sebagai pembawa sifat. Variasi genetik muncul akibat mutasi, transfer gen, dan rekombinasi genetik, sehingga menghasilkan keanekaragaman dalam populasi Tujuan mekanisme Evolusi Tujuan dari mekanisme evolusi adalah untuk memahami proses dan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan genetik dalam populasi, seperti seleksi alam, mutasi, rekombinasi genetik, dan hanyutan genetik, sehingga dapat menjelaskan terjadinya adaptasi serta munculnya spesies baru dalam perjalanan evolusi makhluk hidup.
  • 3.
    Perspektif Neo-Darwinisme tentang Evolusi MenurutNeo-Darwinisme, evolusi terjadi karena perubahan frekuensi alel (variasi genetik) dalam suatu populasi dari generasi ke generasi. Artinya, jika suatu alel (misalnya gen untuk warna hitam pada ngengat) menjadi lebih banyak atau lebih sedikit seiring waktu, maka evolusi sedang berlangsung
  • 4.
    Pengertian mekanisme evolusi Mekanisme Evolusiadalah perubahan sedikit demi sedikit dari makhluk hidup yang sederhana ke makhluk yang lebih kompleks. Mekanisme utama untuk menghasilkan perubahan evolusioner adalah seleksi alam dan hanyutan genetika.
  • 5.
    Mekanisme utama evolusiada 4 yaitu: 1. Seleksi alam (natural selection) Seleksi alam adalah proses evolusi di mana individu dengan sifat yang menguntungkan lebih mampu bertahan hidup dan bereproduksi, sehingga gen tersebut lebih sering muncul di generasi berikutnya. Proses ini terjadi jika memenuhi tiga syarat utama yaitu: Organisme dengan fitness tinggi (mampu bertahan dan menghasilkan keturunan yang hidup) akan terseleksi alam. Alel yang meningkatkan fitness disebut “selected for”, sedangkan yang menurunkannya disebut “selected against”. Perubahan lingkungan dapat membuat sifat yang dulunya menguntungkan menjadi merugikan, dan sebaliknya. a) Ada variasi terwariskan di antara organisme dalam populasi. b) Organisme menghasilkan keturunan berlebih, namun hanya sedikit yang bertahan hidup. c) Ada perbedaan kemampuan bertahan hidup dan bereproduksi antar individu.
  • 6.
    jenis seleksi alamada 3 yaitu: 1. Seleksi Terarah (Directional Selection) Terjadi saat lingkungan berubah, menyebabkan tekanan seleksi sehingga populasi beradaptasi menuju satu arah sifat tertentu. 2. Seleksi Stabilisasi (Stabilizing Selection) Menekan individu ekstrem dan mempertahankan rata- rata populasi, sehingga variasi berkurang dan evolusi melambat. 3. Seleksi Disruptif (Disruptive Selection) Menyeleksi dua sifat ekstrem secara bersamaan; individu dengan sifat rata-rata justru tersingkir. Jenis ini dapat memicu terbentuknya spesies baru.
  • 7.
    Mekanisme utama evolusiada 4 yaitu: 2. Mutasi Bias (Biased Mutation) Mutasi bias adalah perubahan genetik yang lebih sering terjadi ke arah tertentu dibanding arah sebaliknya. Jika dua genotipe memiliki fitness sama, namun mutasi dari G A lebih → sering daripada A G, maka genotipe dengan A → akan lebih banyak muncul. Mutasi bias dapat memengaruhi evolusi, terutama bila seleksi alam lemah. Misalnya, hilangnya pigmen pada hewan gua terjadi karena mutasi menuju hilangnya fungsi gen lebih umum daripada mutasi pembentuk fungsi baru.
  • 8.
    Mekanisme utama evolusiada 4 yaitu: 3. Penyimpangan Genetik (Genetic Drift) Penyimpangan genetik adalah perubahan acak frekuensi alel dari satu generasi ke generasi berikutnya yang terjadi karena kebetulan dalam proses reproduksi dan kelangsungan hidup individu, bukan karena seleksi alam. Akibatnya, beberapa alel dapat menjadi lebih umum atau hilang sama sekali hanya karena faktor acak, terutama pada populasi berukuran kecil. Proses ini dapat menyebabkan dua populasi yang awalnya sama menjadi berbeda secara genetik (divergen) seiring waktu. Semakin kecil ukuran populasi, semakin besar pengaruh penyimpangan genetik terhadap evolusi.
  • 9.
    Mekanisme utama evolusiada 4 yaitu: 4. Aliran Gen (Gene Flow) Aliran gen adalah pertukaran gen antar populasi, biasanya dalam spesies yang sama. Proses ini dapat mengubah frekuensi alel dan menjadi faktor penting dalam evolusi. Terjadi melalui migrasi, perkawinan antar individu, pertukaran serbuk sari, atau hibridisasi antar spesies berkerabat. Imigrasi dapat menambah variasi genetik baru, sedangkan emigrasi mengurangi alel dari suatu populasi. Jika dua populasi terpisah sempurna, mereka dapat menjadi berbeda secara genetik (spesiasi), sedangkan aliran gen memperlambat spesiasi dengan menjaga kesamaan genetik. Hambatan seperti gunung, laut, gurun, atau bahkan bangunan manusia (contoh: Tembok Raksasa Cina) dapat menghalangi terjadinya aliran gen.
  • 10.
    Kesimpulan Dari Pembahasan diatas dapat disimpulkan : 1. Mekanisme Evolusi adalah perubahan sedikit demi sedikit dari makhluk hidup yang sederhana ke makhluk yang lebih kompleks. Mekanisme utama untuk menghasilkan perubahan evolusioner adalah seleksi alam dan hanyutan genetika. 2. Ada empat mekanisme utama evolusi, yaitu : a. Seleksi alam b. Mutasi bias
  • 11.
    🌿 Any Questions?🌿 💬 “Jangan cuma mikir, yuk bertanya biar makin pinter!”
  • 12.
    🧠 Teori Darwinbukan ilusi, 🐒 Semua makhluk terus berevolusi. 💬 Sekian presentasi yang penuh dedikasi ini, 🔥 Terima kasih sudah menyimak dengan antusiasi!