Rafki Imani
Fakultas Teknik
Universitas Putra Indonesia
STATIKA
Engineering Mechanics
Yayasan Perguruan Tinggi Komputer Padang
Rafki/Mektek1/Kul2
KONSEP DASAR
STATIKA
Mekanika / Statika Struktur:
Ilmu yg mempelajari & meramalkan kondisi benda diam /
bergerak akibat pengaruh gaya yg bereaksi pd benda tsb
Dibedakan:
1. Mekanika benda tegar (mechanics of rigid bodies)
2. Mekanika benda berubah bentuk (mechanics of deformable)
3. Mekanika fluida (mechanics of fluids)
Rafki/Mektek1/Kul2
Mechanics
Dynamics
Statics
Deformable Bodies Fluids
Rigid Bodies
Compressible
Imcompressible
Mekanika benda tegar:
 Statika : mempelajari benda dlm keadaan diam
 Dinamika : mempelajari benda bergerak
Pada benda tegar, tdk pernah benar2 tegar melainkan tetap mengalami
deformasi akibat beban yg diterima, tapi umumnya deformasinya kecil,
shgg tdk mempengaruhi kondisi keseimbangan / gerakan struktur
yg ditinjau maka diabaikan
Fokus Mekanika Teknik (1): Mempelajari benda tegar dlm
keadaan diam
Rafki/Mektek1/Kul2
Dasar Hukum Statika
Hukum Newton I
ΣFx= 0
ΣFy= 0
ΣM = 0
Hukum Newton II
F = m.a = kg.m / dt = N
Hukum Newton III
Aksi = Reaksi
2
dt
2
Rafki/Mektek1/Kul2
Satuan
Mekanika berkaitan dengan 4 Besaran Dasar: Panjang, Massa, Gaya
dan Waktu. Lambang dari besaran2 tsb dinamakan dengan Satuan.
Sistem satuan:
1. Sistem Satuan Internasional (SI)
2. Sistem Satuan British
Jenis Satuan:
1. Satuan Pokok: satuan dasar yg tdk bergantung dg satuan lainnya,
misal:
a. Massa ( m ): satuannya kilogram (kg) atau gram (g)
b. Waktu ( t ) : satuannya detik ( dt )
c. Panjang ( l ): satuannya meter (m), centimeter (cm),
atau milimeter (mm)
Rafki/Mektek1/Kul2
2. Satuan Turunan: satuan yg diperoleh dr satuan pokok.
Contoh:
a. Kecepatan ( v ) : turunannya: panjang/waktu = m / s
b. Percepatan ( a ): turunannya: kecepatan / waktu = m / s2
Rafki/Mektek1/Kul2
Dalam statika, satuan yg paling sering dipakai
adalah satuan yg mengacu pada sistem Satuan
Internasional
Besaran Simbol
Kecepatan, v m/s
Gaya, F N
Percepatan, a m/s^2
Momen,M Nm atau Nmm
Massa, m Kg
Panjang, l m atau mm
Daya, W W
Tekanan, P N/m^2 atau Pascal (Pa)
Tegangan, σ, τ N/mm^2 atau MPa
dll
Rafki/Mektek1/Kul2
Rafki/Mektek1/Kul2
Simbol Satuan
Vektor
Dalam mekanika, ada dua besaran:
1. Besaran skalar: Besaran yg hanya mempunyai nilai (harga) –nya saja.
Contoh: massa, panjang, volume, waktu, energi, dll.
2. Besaran vektor: Besaran yang mpy nilai dan arah.
Contoh: momen, kecepatan, percepatan, gaya, dll.
Macam2 vektor:
1. Vektor bebas
2. Vektor tetap / tertentu / terikat
3. Vektor geser
Rafki/Mektek1/Kul2
Vektor Bebas
vektor yg aksinya tdk bergantung / terikat pd satu titik kerja spt
pada benda yang bergerak rotasi akibat kopel atau bertranslasi.
Mk ≈ =
l
F
F
F
F
l
v
m
v1
v3
v2
a. Gerak rotasi
b. Gerak translasi
Rafki/Mektek1/Kul2
Vektor Tetap
adlh vektor yg mpy titik kerja yg harus dipertahankan. Apabila titik kerja
tsb mengalami perubahan, maka akan diperoleh perubahan akibat
pengaruh thdp benda tsb.
Benda yang diberikan aksi vektor
Rafki/Mektek1/Kul2
Vektor Geser
adlh vektor yg dlm aksinya harus mempertahankan garis kerja.
Aksi suatu vektor yg mempertahankan garis kerja
Rafki/Mektek1/Kul2
Rafki/Mektek1/Kul2
2. Konsep Gaya
Sistem Gaya
 Gaya adalah aksi sbh benda thdp benda lain yg umumnya ditentukan
oleh titik tangkap (titik kerja), besar dan arah, yg mrp sbh besaran vektor
 Sbh gaya mpy besar, arah & titik kerja tertentu yg digambarkan dgn
anak panah. Besarnya sebanding dgn pnjg anak panahnya.
 Satuan Gaya:
SI Units: N (Newton)
kN (kilo Newton = 1000 N)
US Units:
Pounds (lb); kip (k) = 1000 lb
F
Besar
Titik kerja/garis kerja gaya
arah
Rafki/Mektek1/Kul2
Jenis Gaya
1. Gaya Kolinier: gaya2 yg garis kerjanya berada pd satu grs lurus
2. Gaya konkuren: gaya2 yg garis kerjanya berpotongan pd satu titik
3. Gaya Kopel: sepasang gaya yg sejajar sama besar & berlawanan arah
yg bekerja pd suatu batang (benda), dmn akan menimbulkan momen (kopel)
pd batang tersebut.
M = F x r ; dengan F adalah gaya dan r adalah jarak antar gaya=kN.m
F3
F2
F1
F3
F1 F2
F4
OF
r
F
F
Rafki/Mektek1/Kul2
Yaitu garis yg panjangnya tak
tertentu yg terdpt pd vektor gaya
tsb.
Titik tangkap suatu gaya dpt
dipindahkan ke titik lain yg terletak
pd garis kerjanya, tanpa mengubah
efek translasional dan rotasional dr
gaya thdp benda yg dibebani.
Gaya yg bekerja pd benda tegar dpt
dipandang bekerja dimana saja di
sepanjang garis kerjanya
Garis Kerja Gaya
Rafki/Mektek1/Kul2
a. Gaya kolinier
b. Gaya konkuren
Rafki/Mektek1/Kul2
Sistem Gaya Space (3D)
Rafki/Mektek1/Kul2
3. Resultan/Penjumlahan Gaya
Definition:
Two forces acting or more on a particle/structure can be replaced by a single
force, called Resultant.
Dlm penyelesaian masalah vektor Resultan 2 gaya dpt ditentukan dgn metode
Grafis dan Analitis.
Metode Grafis:
1. Metode Jajaran Genjang
2. Metode Segitiga
Metode Analitis/aljabar:
1. Metode Sinus-Cosinus
2. Metode proyeksi ke sumbu yg saling tegak-lurus
Rafki/Mektek1/Kul2
1. Metode Grafis Jajaran Genjang (disebut juga: Paralelogram Law)
2. Metode Grafis Segitiga
A
F2
F1
A
F2
F1
R
A
F2
F1
R
Rafki/Mektek1/Kul2
Resultan Beberapa Gaya (Lebih dari 2 gaya)
Misalkan sbh benda mendapat aksi gaya sbb:
F2
F5
F1
F3
F4
1. Metode Paralelogram:
F2
F5
F1
F3
F4
R1
R2
R3
R
2. Metode Poligon:
R
Rafki/Mektek1/Kul2
Metode Analitis/Aljabar:
Aturan Segitiga/Aturan Sinus-Cosinus
A
B
C
β α
γ


 sin
sin
sin
C
B
A



cos
2
2
2
AB
B
A
C 


Rafki/Mektek1/Kul2
Contoh Soal:
Tentukan Resultan dari gaya2 yg bekerja pd benda di bawah!
Menentukan komponen gaya secara grafis
Rafki/Mektek1/Kul2
Rafki/Mektek1/Kul2
Komponen/Penguraian Gaya
Gaya dpt diuraikan mjd komponen vertikal dan horizontal atau mengikuti
arah sumbu -x dan –y
F
Fy
Fx
x
y
θ
θ : sudut kemiringan gaya
Fx : F cos θ
Fy : F sin θ
F
Fx
F
Fy

 
 cos
;
sin
Fx
Fy


tan
2
2
y
x F
F
F 

Jika terdpt bbrp gaya yg mpy komponen x dan y, maka Resultan gaya dpt dicari dg
menjumlahkan gaya2 dlm komponen x dan y:
y
y
x
x F
R
F
R 


 ;
Fx adalah gaya horizontal (sejajar sumbu –x)
Fy adalah gaya vertikal (sejajar sumbu –y)
Rafki/Mektek1/Kul2

Meet_2.ppt

  • 1.
    Rafki Imani Fakultas Teknik UniversitasPutra Indonesia STATIKA Engineering Mechanics Yayasan Perguruan Tinggi Komputer Padang
  • 2.
    Rafki/Mektek1/Kul2 KONSEP DASAR STATIKA Mekanika /Statika Struktur: Ilmu yg mempelajari & meramalkan kondisi benda diam / bergerak akibat pengaruh gaya yg bereaksi pd benda tsb Dibedakan: 1. Mekanika benda tegar (mechanics of rigid bodies) 2. Mekanika benda berubah bentuk (mechanics of deformable) 3. Mekanika fluida (mechanics of fluids)
  • 3.
  • 4.
    Mekanika benda tegar: Statika : mempelajari benda dlm keadaan diam  Dinamika : mempelajari benda bergerak Pada benda tegar, tdk pernah benar2 tegar melainkan tetap mengalami deformasi akibat beban yg diterima, tapi umumnya deformasinya kecil, shgg tdk mempengaruhi kondisi keseimbangan / gerakan struktur yg ditinjau maka diabaikan Fokus Mekanika Teknik (1): Mempelajari benda tegar dlm keadaan diam Rafki/Mektek1/Kul2
  • 5.
    Dasar Hukum Statika HukumNewton I ΣFx= 0 ΣFy= 0 ΣM = 0 Hukum Newton II F = m.a = kg.m / dt = N Hukum Newton III Aksi = Reaksi 2 dt 2 Rafki/Mektek1/Kul2
  • 6.
    Satuan Mekanika berkaitan dengan4 Besaran Dasar: Panjang, Massa, Gaya dan Waktu. Lambang dari besaran2 tsb dinamakan dengan Satuan. Sistem satuan: 1. Sistem Satuan Internasional (SI) 2. Sistem Satuan British Jenis Satuan: 1. Satuan Pokok: satuan dasar yg tdk bergantung dg satuan lainnya, misal: a. Massa ( m ): satuannya kilogram (kg) atau gram (g) b. Waktu ( t ) : satuannya detik ( dt ) c. Panjang ( l ): satuannya meter (m), centimeter (cm), atau milimeter (mm) Rafki/Mektek1/Kul2
  • 7.
    2. Satuan Turunan:satuan yg diperoleh dr satuan pokok. Contoh: a. Kecepatan ( v ) : turunannya: panjang/waktu = m / s b. Percepatan ( a ): turunannya: kecepatan / waktu = m / s2 Rafki/Mektek1/Kul2
  • 8.
    Dalam statika, satuanyg paling sering dipakai adalah satuan yg mengacu pada sistem Satuan Internasional Besaran Simbol Kecepatan, v m/s Gaya, F N Percepatan, a m/s^2 Momen,M Nm atau Nmm Massa, m Kg Panjang, l m atau mm Daya, W W Tekanan, P N/m^2 atau Pascal (Pa) Tegangan, σ, τ N/mm^2 atau MPa dll Rafki/Mektek1/Kul2
  • 9.
  • 10.
    Vektor Dalam mekanika, adadua besaran: 1. Besaran skalar: Besaran yg hanya mempunyai nilai (harga) –nya saja. Contoh: massa, panjang, volume, waktu, energi, dll. 2. Besaran vektor: Besaran yang mpy nilai dan arah. Contoh: momen, kecepatan, percepatan, gaya, dll. Macam2 vektor: 1. Vektor bebas 2. Vektor tetap / tertentu / terikat 3. Vektor geser Rafki/Mektek1/Kul2
  • 11.
    Vektor Bebas vektor ygaksinya tdk bergantung / terikat pd satu titik kerja spt pada benda yang bergerak rotasi akibat kopel atau bertranslasi. Mk ≈ = l F F F F l v m v1 v3 v2 a. Gerak rotasi b. Gerak translasi Rafki/Mektek1/Kul2
  • 12.
    Vektor Tetap adlh vektoryg mpy titik kerja yg harus dipertahankan. Apabila titik kerja tsb mengalami perubahan, maka akan diperoleh perubahan akibat pengaruh thdp benda tsb. Benda yang diberikan aksi vektor Rafki/Mektek1/Kul2
  • 13.
    Vektor Geser adlh vektoryg dlm aksinya harus mempertahankan garis kerja. Aksi suatu vektor yg mempertahankan garis kerja Rafki/Mektek1/Kul2
  • 14.
    Rafki/Mektek1/Kul2 2. Konsep Gaya SistemGaya  Gaya adalah aksi sbh benda thdp benda lain yg umumnya ditentukan oleh titik tangkap (titik kerja), besar dan arah, yg mrp sbh besaran vektor  Sbh gaya mpy besar, arah & titik kerja tertentu yg digambarkan dgn anak panah. Besarnya sebanding dgn pnjg anak panahnya.  Satuan Gaya: SI Units: N (Newton) kN (kilo Newton = 1000 N) US Units: Pounds (lb); kip (k) = 1000 lb F Besar Titik kerja/garis kerja gaya arah
  • 15.
    Rafki/Mektek1/Kul2 Jenis Gaya 1. GayaKolinier: gaya2 yg garis kerjanya berada pd satu grs lurus 2. Gaya konkuren: gaya2 yg garis kerjanya berpotongan pd satu titik 3. Gaya Kopel: sepasang gaya yg sejajar sama besar & berlawanan arah yg bekerja pd suatu batang (benda), dmn akan menimbulkan momen (kopel) pd batang tersebut. M = F x r ; dengan F adalah gaya dan r adalah jarak antar gaya=kN.m F3 F2 F1 F3 F1 F2 F4 OF r F F
  • 16.
    Rafki/Mektek1/Kul2 Yaitu garis ygpanjangnya tak tertentu yg terdpt pd vektor gaya tsb. Titik tangkap suatu gaya dpt dipindahkan ke titik lain yg terletak pd garis kerjanya, tanpa mengubah efek translasional dan rotasional dr gaya thdp benda yg dibebani. Gaya yg bekerja pd benda tegar dpt dipandang bekerja dimana saja di sepanjang garis kerjanya Garis Kerja Gaya
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    Rafki/Mektek1/Kul2 3. Resultan/Penjumlahan Gaya Definition: Twoforces acting or more on a particle/structure can be replaced by a single force, called Resultant. Dlm penyelesaian masalah vektor Resultan 2 gaya dpt ditentukan dgn metode Grafis dan Analitis. Metode Grafis: 1. Metode Jajaran Genjang 2. Metode Segitiga Metode Analitis/aljabar: 1. Metode Sinus-Cosinus 2. Metode proyeksi ke sumbu yg saling tegak-lurus
  • 20.
    Rafki/Mektek1/Kul2 1. Metode GrafisJajaran Genjang (disebut juga: Paralelogram Law) 2. Metode Grafis Segitiga A F2 F1 A F2 F1 R A F2 F1 R
  • 21.
    Rafki/Mektek1/Kul2 Resultan Beberapa Gaya(Lebih dari 2 gaya) Misalkan sbh benda mendapat aksi gaya sbb: F2 F5 F1 F3 F4 1. Metode Paralelogram: F2 F5 F1 F3 F4 R1 R2 R3 R 2. Metode Poligon: R
  • 22.
    Rafki/Mektek1/Kul2 Metode Analitis/Aljabar: Aturan Segitiga/AturanSinus-Cosinus A B C β α γ    sin sin sin C B A    cos 2 2 2 AB B A C   
  • 23.
    Rafki/Mektek1/Kul2 Contoh Soal: Tentukan Resultandari gaya2 yg bekerja pd benda di bawah!
  • 24.
    Menentukan komponen gayasecara grafis Rafki/Mektek1/Kul2
  • 25.
    Rafki/Mektek1/Kul2 Komponen/Penguraian Gaya Gaya dptdiuraikan mjd komponen vertikal dan horizontal atau mengikuti arah sumbu -x dan –y F Fy Fx x y θ θ : sudut kemiringan gaya Fx : F cos θ Fy : F sin θ F Fx F Fy     cos ; sin Fx Fy   tan 2 2 y x F F F   Jika terdpt bbrp gaya yg mpy komponen x dan y, maka Resultan gaya dpt dicari dg menjumlahkan gaya2 dlm komponen x dan y: y y x x F R F R     ; Fx adalah gaya horizontal (sejajar sumbu –x) Fy adalah gaya vertikal (sejajar sumbu –y)
  • 26.