Media, Sports and
 Representation
   Sabilul Maarifah
OLAHRAGA, MEDIA DAN
           KOMODIFIKASI
A large media sports audience is a very precious
        commodity indeed. (Rowe 2000)

•3 persen dari Perdagangan Dunia adalah
 Industri Olahraga Global
•Semakin berkaitannya tim olahraga, atlet,
 media dan iklan juga penonton
•Televisi membayar banyak untuk membeli
 acara olahraga, karena…….
1. Penonton yang ‘sebenarnya’ tidak berada di
   stadion
2. Pihak yang memberi uang adalah sponsor dan
   pengiklan. Ini dapat disaksikan dalam setiap
   papan di pinggir stadion, alat-alat di lapangan,
   dll. Dan difokuskan oleh gaze kamera televisi.
       Olahraga sekarang adalah discipline and
  commodified adult play. Yang juga hadir sebagai
discipline entertainment dan something bought and
                 sold in marketplace.
• Duopoli BBC dan ITV di Inggris, namun akhirnya
  persaingan semakin ketat dengan masuknya
  teknologi baru, TV Satelit, dsb. Di Amerika ada
  ESPN yang berfokus pada olahraga.
• Global Agency (IMG) untuk promosi atlet dan
  perkembangan bisnis.
• Nilai ekonomi, budaya dan politik yang dijual
  lewat klub dan atlet. Ditunjukkan lewat relasi
  dengan politisi, iklan yang dibintangi, dll.
THE SPORTING BODY
• Tubuh atlet sebagai sebuah diskursus
  akan sign of fitness.
• Maguire (1999) membuat klasifikasi
  dari tubuh yang direpresentasikan
  melalui olahraga sehingga sedikitnya
  menerangkan tentang apa itu
  olahraga.
• commodified body of major football
  player
• bio medical body of weightlifter
• symbolic body of Venus Williams
• disciplined body of athlete
  undergoing dietary
• Profesionalisme artinya adanya keuntungan yang
  dapat diraih dan tubuh yang juga menarik dijual
  kepada pasar.
• Tubuh atlet dijadikan komoditi seksualitas. Dalam
  penayangan-penayangan, kamera mengarahkan
  pada objek-objek seksual. Belum lagi gaze dari
  penonton terhadap gambar olahraga atau
  tayangan.
• Tubuh atlet pria dijadikan juga penarik seksual
  wanita lewat majalah, dll. Sporting body is now
  exotic and erotic.

Media, Sports and Representation

  • 1.
    Media, Sports and Representation Sabilul Maarifah
  • 2.
    OLAHRAGA, MEDIA DAN KOMODIFIKASI A large media sports audience is a very precious commodity indeed. (Rowe 2000) •3 persen dari Perdagangan Dunia adalah Industri Olahraga Global •Semakin berkaitannya tim olahraga, atlet, media dan iklan juga penonton •Televisi membayar banyak untuk membeli acara olahraga, karena…….
  • 3.
    1. Penonton yang‘sebenarnya’ tidak berada di stadion 2. Pihak yang memberi uang adalah sponsor dan pengiklan. Ini dapat disaksikan dalam setiap papan di pinggir stadion, alat-alat di lapangan, dll. Dan difokuskan oleh gaze kamera televisi. Olahraga sekarang adalah discipline and commodified adult play. Yang juga hadir sebagai discipline entertainment dan something bought and sold in marketplace.
  • 4.
    • Duopoli BBCdan ITV di Inggris, namun akhirnya persaingan semakin ketat dengan masuknya teknologi baru, TV Satelit, dsb. Di Amerika ada ESPN yang berfokus pada olahraga. • Global Agency (IMG) untuk promosi atlet dan perkembangan bisnis. • Nilai ekonomi, budaya dan politik yang dijual lewat klub dan atlet. Ditunjukkan lewat relasi dengan politisi, iklan yang dibintangi, dll.
  • 5.
    THE SPORTING BODY •Tubuh atlet sebagai sebuah diskursus akan sign of fitness. • Maguire (1999) membuat klasifikasi dari tubuh yang direpresentasikan melalui olahraga sehingga sedikitnya menerangkan tentang apa itu olahraga. • commodified body of major football player • bio medical body of weightlifter • symbolic body of Venus Williams • disciplined body of athlete undergoing dietary
  • 6.
    • Profesionalisme artinyaadanya keuntungan yang dapat diraih dan tubuh yang juga menarik dijual kepada pasar. • Tubuh atlet dijadikan komoditi seksualitas. Dalam penayangan-penayangan, kamera mengarahkan pada objek-objek seksual. Belum lagi gaze dari penonton terhadap gambar olahraga atau tayangan. • Tubuh atlet pria dijadikan juga penarik seksual wanita lewat majalah, dll. Sporting body is now exotic and erotic.