○َ ْْيِ ِاحامصَمَحْرَأ ََّي○و َظَوےٰوَؿ ُهللاےَنِسَِّ َسو ٍسمحمٰوَؿےِ ِلٰاهَِحْ َصَو
َوَّل َس○َانَحْح ُسّتَرِـَمِّبَرا َع ِةزِـْماَنْوُف ِعًَ○ََل َسَوَوَؿ ٌمے
ْاَ ْْيِو َسْصُل○ْماَوُسْمَحِ ّٰ ِِلَـْما ِّبَرـِمَماـَ ْْي○َفْمَاـَ ِاتـة
Sekilas Maulid Diba’
Maulid diba’ karya sastra yg sangat terkenal, bercerita hal-ihwal
Nabi Muhammad SAW serta syair2 pujian & teladan Beliau SAW.
Dikarang seorang ulama hadits yang tersohor yaitu Syech Abdur
Rahman bin Ali Al-Yamani yang dikenal dengan Ibn Ad-diba’i.
Lahir di Zabid Yaman pada tanggal 4 Muharram 866 H dan wafat
12 Rajab 944 H. Beliau mencapai derajat Al-Hafizd, yaitu orang
yang hafal lebih dari 100.000 hadits dengan sanad dan matannya.
Keistimewaan maulid diba’. Tlah berkata Al-Imam Al-Habib Soleh
bin Abdullah Al Atthos: “Rasulullah SAW hadir dlm setiap maulid
pada saat ‘Mahalul Qiyam’,kecuali maulid diba’ maka sesungguhnya
Baginda Nabi SAW hadir dari awal hingga akhir pembacaan diba’.
Akhirul kalam, semoga Allah SWT ampuni dosa & kabulkan do’a.
Menjadikan hati senang baca Maulid Nabi, dianugrahi kecintaan
kepada dzuriyah rasul beserta keluarga & sahabat, hingga kelak
kita mendapatkan syafa’at dari Baginda Nabi Muhammad SAW.
15 Sya’ban 1441 H / 2002 M
Univ. Menyan Indonesia
٢٤