Ketenagakerjaan, Sistem Upah,
dan Pengangguran
Ekonomi SMA Kelas XI
Disusun oleh ChatGPT
Pengantar Ketenagakerjaan
• Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berkaitan dengan tenaga kerja
baik sebelum, selama, maupun sesudah masa kerja. Tujuannya untuk
menciptakan kesejahteraan tenaga kerja dan meningkatkan pembangunan
ekonomi nasional. Contoh: Balai Latihan Kerja (BLK) membantu
masyarakat agar siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Pengertian Tenaga Kerja, Angkatan
Kerja, dan Kesempatan Kerja
• • Tenaga Kerja: Penduduk usia kerja (15–64 tahun) yang mampu bekerja,
baik bekerja maupun tidak.
• Angkatan Kerja: Tenaga kerja yang sedang bekerja atau aktif mencari
pekerjaan.
• Kesempatan Kerja: Jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi angkatan
kerja.
Komposisi Penduduk dan Rumus
Perhitungan
• Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) = (Angkatan kerja / Penduduk
usia kerja) × 100%
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) = (Jumlah penganggur / Angkatan
kerja) × 100%
Contoh: Jika penduduk usia kerja 100 juta orang dan angkatan kerja 70
juta, maka TPAK = 70%.
Sistem Upah: Pengertian dan
Fungsi
• Upah adalah imbalan yang diterima tenaga kerja dari pemberi kerja atas
jasa yang diberikan. Fungsi upah: (1) sumber penghidupan, (2) biaya
produksi, (3) alat motivasi agar pekerja meningkatkan kinerja.
Jenis-Jenis Sistem Upah
• 1. Upah Waktu: Berdasarkan lamanya bekerja. Contoh: gaji bulanan
pegawai.
2. Upah Satuan Hasil: Berdasarkan jumlah barang yang dihasilkan. Contoh:
buruh pabrik dibayar per produk.
3. Upah Borongan: Berdasarkan volume pekerjaan. Contoh: tukang
bangunan dibayar per proyek.
4. Upah Bonus: Tambahan jika melebihi target. Contoh: bonus sales.
5. Upah Indeks Biaya Hidup: Disesuaikan dengan harga kebutuhan pokok
(UMP).
Faktor Penentu Besarnya Upah
• 1. Pendidikan dan keterampilan.
2. Jenis dan risiko pekerjaan.
3. Kemampuan perusahaan membayar.
4. Peraturan pemerintah (UMP/UMK).
5. Kondisi ekonomi nasional.
Pengangguran: Pengertian
• Pengangguran adalah keadaan seseorang yang termasuk angkatan kerja
tetapi tidak memiliki pekerjaan dan sedang berusaha mencari kerja.
Jenis-Jenis Pengangguran
• 1. Terselubung: Tenaga kerja tidak bekerja optimal. Contoh: petani
musiman.
2. Musiman: Terjadi pada waktu tertentu. Contoh: nelayan saat ombak
besar.
3. Friksional: Karena berpindah kerja. Contoh: karyawan resign.
4. Struktural: Karena perubahan struktur ekonomi. Contoh: buruh pabrik
diganti mesin.
5. Teknologi: Akibat otomatisasi.
6. Siklis: Karena resesi ekonomi.
Penyebab Pengangguran
• • Pertumbuhan penduduk cepat.
• Ketidaksesuaian keterampilan.
• Krisis ekonomi.
• Perubahan teknologi.
• Kurangnya investasi dan pembangunan industri.
Dampak Pengangguran
• 1. Pendapatan masyarakat menurun.
2. Kemiskinan meningkat.
3. Kriminalitas meningkat.
4. Pertumbuhan ekonomi terhambat.
5. Timbul masalah sosial.
Cara Mengatasi Pengangguran
• • Jangka Pendek: Program padat karya, pelatihan kerja.
• Jangka Panjang: Investasi, pendidikan vokasi, dukungan UMKM,
kewirausahaan.
Contoh: Program Kartu Prakerja dan BLK Komunitas.
Hubungan Ketenagakerjaan
dengan Pembangunan Ekonomi
• Ketenagakerjaan yang baik meningkatkan produktivitas, mendorong
pertumbuhan ekonomi, dan memperluas lapangan kerja baru.
Rangkuman
• Ketenagakerjaan meliputi tenaga kerja, kesempatan kerja, dan sistem
upah. Upah menjadi motivasi pekerja, sementara pengangguran
menimbulkan dampak ekonomi dan sosial. Pemerintah dan masyarakat
perlu bekerja sama menciptakan lapangan kerja baru.

Materi_Ketenagakerjaan_Sistem_Upah_Pengangguran_Lengkap.pptx

  • 1.
    Ketenagakerjaan, Sistem Upah, danPengangguran Ekonomi SMA Kelas XI Disusun oleh ChatGPT
  • 2.
    Pengantar Ketenagakerjaan • Ketenagakerjaanadalah segala hal yang berkaitan dengan tenaga kerja baik sebelum, selama, maupun sesudah masa kerja. Tujuannya untuk menciptakan kesejahteraan tenaga kerja dan meningkatkan pembangunan ekonomi nasional. Contoh: Balai Latihan Kerja (BLK) membantu masyarakat agar siap kerja sesuai kebutuhan industri.
  • 3.
    Pengertian Tenaga Kerja,Angkatan Kerja, dan Kesempatan Kerja • • Tenaga Kerja: Penduduk usia kerja (15–64 tahun) yang mampu bekerja, baik bekerja maupun tidak. • Angkatan Kerja: Tenaga kerja yang sedang bekerja atau aktif mencari pekerjaan. • Kesempatan Kerja: Jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi angkatan kerja.
  • 4.
    Komposisi Penduduk danRumus Perhitungan • Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) = (Angkatan kerja / Penduduk usia kerja) × 100% Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) = (Jumlah penganggur / Angkatan kerja) × 100% Contoh: Jika penduduk usia kerja 100 juta orang dan angkatan kerja 70 juta, maka TPAK = 70%.
  • 5.
    Sistem Upah: Pengertiandan Fungsi • Upah adalah imbalan yang diterima tenaga kerja dari pemberi kerja atas jasa yang diberikan. Fungsi upah: (1) sumber penghidupan, (2) biaya produksi, (3) alat motivasi agar pekerja meningkatkan kinerja.
  • 6.
    Jenis-Jenis Sistem Upah •1. Upah Waktu: Berdasarkan lamanya bekerja. Contoh: gaji bulanan pegawai. 2. Upah Satuan Hasil: Berdasarkan jumlah barang yang dihasilkan. Contoh: buruh pabrik dibayar per produk. 3. Upah Borongan: Berdasarkan volume pekerjaan. Contoh: tukang bangunan dibayar per proyek. 4. Upah Bonus: Tambahan jika melebihi target. Contoh: bonus sales. 5. Upah Indeks Biaya Hidup: Disesuaikan dengan harga kebutuhan pokok (UMP).
  • 7.
    Faktor Penentu BesarnyaUpah • 1. Pendidikan dan keterampilan. 2. Jenis dan risiko pekerjaan. 3. Kemampuan perusahaan membayar. 4. Peraturan pemerintah (UMP/UMK). 5. Kondisi ekonomi nasional.
  • 8.
    Pengangguran: Pengertian • Pengangguranadalah keadaan seseorang yang termasuk angkatan kerja tetapi tidak memiliki pekerjaan dan sedang berusaha mencari kerja.
  • 9.
    Jenis-Jenis Pengangguran • 1.Terselubung: Tenaga kerja tidak bekerja optimal. Contoh: petani musiman. 2. Musiman: Terjadi pada waktu tertentu. Contoh: nelayan saat ombak besar. 3. Friksional: Karena berpindah kerja. Contoh: karyawan resign. 4. Struktural: Karena perubahan struktur ekonomi. Contoh: buruh pabrik diganti mesin. 5. Teknologi: Akibat otomatisasi. 6. Siklis: Karena resesi ekonomi.
  • 10.
    Penyebab Pengangguran • •Pertumbuhan penduduk cepat. • Ketidaksesuaian keterampilan. • Krisis ekonomi. • Perubahan teknologi. • Kurangnya investasi dan pembangunan industri.
  • 11.
    Dampak Pengangguran • 1.Pendapatan masyarakat menurun. 2. Kemiskinan meningkat. 3. Kriminalitas meningkat. 4. Pertumbuhan ekonomi terhambat. 5. Timbul masalah sosial.
  • 12.
    Cara Mengatasi Pengangguran •• Jangka Pendek: Program padat karya, pelatihan kerja. • Jangka Panjang: Investasi, pendidikan vokasi, dukungan UMKM, kewirausahaan. Contoh: Program Kartu Prakerja dan BLK Komunitas.
  • 13.
    Hubungan Ketenagakerjaan dengan PembangunanEkonomi • Ketenagakerjaan yang baik meningkatkan produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas lapangan kerja baru.
  • 14.
    Rangkuman • Ketenagakerjaan meliputitenaga kerja, kesempatan kerja, dan sistem upah. Upah menjadi motivasi pekerja, sementara pengangguran menimbulkan dampak ekonomi dan sosial. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama menciptakan lapangan kerja baru.