Kompetensi Dasar
3.5 Menerapkan verifikasi penetapan
HACCP
Oleh : Ibu Siti Haryati Pertiwi, S.TP.,Gr
HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point)
adalah suatu sistem jaminan mutu yang
mendasarkan kepada kesadaran atau perhatian
bahwa hazard (bahaya) akan timbul pada
berbagai titik atau tahap produksi, tetapi
pengendaliannya dapat dilakukan untuk
mengontrol bahaya-bahaya tersebut.
Tujuan  Untuk mencegah terjadinya bahaya
sehingga dapat dipakai sebagai jaminan mutu
pangan guna memenuhi tututan konsumen.
Prinsip 1 : Identifikasi Potensi Bahaya
Prinsip 2 : Menentukan Titik-Titik Pengendalian
Kritis
Prinsip 3 : Menetapkan Batas Kritis.
Prinsip 4 : Menetapkan Sistem Pemantauan
(Monitoring)
Prinsip 5 : Menetapkan Tindakan Koreksi
Prinsip 6 : Menetapkan Prosedur Verifikasi
Prinsip 7 : Mengembangkan Sistem
Dokumentasi dan Pencatatan
7
PRINSIP
HACCP
• Pembentukan Tim HACCP
Langkah 1.
• Deskripsi Produk
Langkah 2.
• Identifikasi Pengguna
Langkah 3.
• Diagram Alir Proses
Langkah 4.
• Verikasi Diagram Alir Proses
Langkah 5.
• Analisa Bahaya (Prinsip 1)
Langkah 6.
• Penetapan CCP (Prinsip 2)
Langkah 7.
• Penetapan Critical Limit (Prinsip 3)
Langkah 8.
• Pemantauan CCP (Prinsip 4)
Langkah 9.
• Penetapan Tindakan Koreksi (Prinsip 5)
Langkah 10.
• Verifikasi Program HACCP (Prinsip 6)
Langkah 11.
• Perekaman Data (Prinsip 7)
Langkah 12.
Langkah 1 DAFTAR ANGGOTA TIM HACCP
Langkah 2 : DESKRIPSI PRODUK
Langkah 3 Identifikasi Pengguna
Langkah 4 & 5
Q1: Apakan ada langkah-langkah pengendalian untuk bahaya teridentifikasi?
Ya Tidak Modifikasi langkah, proses atau produk
Apakah pengendalian pada tahap ini diperlukan untuk
keamanan? Ya
Tidak Bukan CCP Berhenti
Q2: Apakah tahap ini dapat menghilangkan atau mengurangi kemungkinan adanya suatu bahaya sampai pada tingkat yang bisa diterima?
Tidak
Q3: Dapatkah kontaminasi dengan bahaya yang teridentifikasi terjadi melebihi tingkat yang dapat diterima? Atau dapat kah
kontaminasi itu meningkat sampai tingkat yang tidak dapat diterima?
Ya Tidak Bukan CCP Berhenti
Ya
Q4: Akankah tahap proses berikutnya menghilangkan bahaya yang teridentifikasi atau mengurangi kemungkinan terdapatnya
bahaya sampai pada tingkat yang dapat diterima?
Ya
Bukan CCP Berhenti
Tidak
CCP
Langkah 6
JENIS JENIS BAHAYA
KARAKTERISTIK BAHAYA
PENETAPAN KATEGORI RESIKO
SIGNIFIKANSI BAHAYA
Langkah 7
Langkah 8 s.d 12

Materi presentasi Hazard Analysis Critical Control Point

  • 1.
    Kompetensi Dasar 3.5 Menerapkanverifikasi penetapan HACCP Oleh : Ibu Siti Haryati Pertiwi, S.TP.,Gr
  • 6.
    HACCP (Hazard AnalysisCritical Control Point) adalah suatu sistem jaminan mutu yang mendasarkan kepada kesadaran atau perhatian bahwa hazard (bahaya) akan timbul pada berbagai titik atau tahap produksi, tetapi pengendaliannya dapat dilakukan untuk mengontrol bahaya-bahaya tersebut. Tujuan  Untuk mencegah terjadinya bahaya sehingga dapat dipakai sebagai jaminan mutu pangan guna memenuhi tututan konsumen.
  • 7.
    Prinsip 1 :Identifikasi Potensi Bahaya Prinsip 2 : Menentukan Titik-Titik Pengendalian Kritis Prinsip 3 : Menetapkan Batas Kritis. Prinsip 4 : Menetapkan Sistem Pemantauan (Monitoring) Prinsip 5 : Menetapkan Tindakan Koreksi Prinsip 6 : Menetapkan Prosedur Verifikasi Prinsip 7 : Mengembangkan Sistem Dokumentasi dan Pencatatan 7 PRINSIP HACCP
  • 8.
    • Pembentukan TimHACCP Langkah 1. • Deskripsi Produk Langkah 2. • Identifikasi Pengguna Langkah 3. • Diagram Alir Proses Langkah 4. • Verikasi Diagram Alir Proses Langkah 5. • Analisa Bahaya (Prinsip 1) Langkah 6. • Penetapan CCP (Prinsip 2) Langkah 7. • Penetapan Critical Limit (Prinsip 3) Langkah 8. • Pemantauan CCP (Prinsip 4) Langkah 9. • Penetapan Tindakan Koreksi (Prinsip 5) Langkah 10. • Verifikasi Program HACCP (Prinsip 6) Langkah 11. • Perekaman Data (Prinsip 7) Langkah 12.
  • 9.
    Langkah 1 DAFTARANGGOTA TIM HACCP
  • 10.
    Langkah 2 :DESKRIPSI PRODUK
  • 11.
  • 12.
  • 13.
    Q1: Apakan adalangkah-langkah pengendalian untuk bahaya teridentifikasi? Ya Tidak Modifikasi langkah, proses atau produk Apakah pengendalian pada tahap ini diperlukan untuk keamanan? Ya Tidak Bukan CCP Berhenti Q2: Apakah tahap ini dapat menghilangkan atau mengurangi kemungkinan adanya suatu bahaya sampai pada tingkat yang bisa diterima? Tidak Q3: Dapatkah kontaminasi dengan bahaya yang teridentifikasi terjadi melebihi tingkat yang dapat diterima? Atau dapat kah kontaminasi itu meningkat sampai tingkat yang tidak dapat diterima? Ya Tidak Bukan CCP Berhenti Ya Q4: Akankah tahap proses berikutnya menghilangkan bahaya yang teridentifikasi atau mengurangi kemungkinan terdapatnya bahaya sampai pada tingkat yang dapat diterima? Ya Bukan CCP Berhenti Tidak CCP
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.