UNIVERSITAS GUNADARMA
MAKALAH SISTEM INFORMASI
PENGENALAN UMUM SISTEM OPERASI
DAN
STRUKTUR SISTEM KOMPUTER
Dedi Sutrisno
12113122
SISTEM INFORMASI
2KA03
17 – 3 – 2015
Kata Pengantar
Asallamualaikum Wr.Wb ,
Segala Puji dan syukur bagi tuhan yang maha esa atas kehadirat Tuhan
YME. Tuhan pencipta alam semesta , atas berkat serta hidayah-nya.
Makalah ini dibuat dan diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada
mata kuliah system operasi , selain itu , makalah ini berisikan informasi
mengenai definisi system operasi , peran, tujuan , dan sejarah system
operasi , juga berisikan informasi mengenai struktur system computer,
operasi system computer , struktur I/O , struktur penyimpanan dan
proteksi hardware.
Tak ada yang sempurna , begitu pula dengan makalah ini yang masih
kurang bagi kita semua, maka dar itu kritikan dan saran akan kami terima
dengan senang hati demi kebaikan makalah berikutnya ,
Wasallamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera untuk kita semua
Jakarta 17 Maret 2015
Dedi Sutrisno
penyusun
Struktur Komputer
Struktur sebuah sistem komputer dapat dibagi menjadi:
 Sistem Operasi Komputer.
 Struktur I/O.
 Struktur Penyimpanan.
 Storage Hierarchy.
 Proteksi Perangkat Keras.
Sistem Operasi Komputer
Dewasa ini sistem komputer multiguna terdiri dari CPU (Central Processing Unit); serta
sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan akses ke
memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu
(contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device
controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme
sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.
Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal
yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi
semua aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai
isi memori.
Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem
komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat
keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta "dilayani" oleh prosesor.
Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan proses yang sedang
dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsi
tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali
melanjutkan proses yang tertunda.
Struktur I/O
Bagian ini akan membahas struktur I/O, interupsi I/O, dan DMA, serta perbedaan dalam
penanganan interupsi.
Interupsi I/O
Untuk memulai operasi I/O, CPU me-load register yang bersesuaian ke device
controller. Sebaliknya device controller memeriksa isi register untuk kemudian
menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada saat operasi I/O dijalankan ada
dua kemungkinan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada synchronous I/O,
kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O selesai dikerjakan.
Sedangkan pada asynchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna tanpa
menunggu proses I/O selesai. Sehingga proses I/O dan proses pengguna dapat
dijalankan secara bersamaan.
Struktur DMA
Direct Memory Access (DMA) suatu metoda penanganan I/O dimana device
controller langsung berhubungan dengan memori tanpa campur tangan CPU. Setelah
men-set buffers, pointers, dan counters untuk perangkat I/O, device
controller mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa campur tangan CPU.
DMA digunakan untuk perangkat I/O dengan kecepatan tinggi. Hanya terdapat satu
interupsi setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai kecepatan rendah
dimana interupsi terjadi untuk setiap byte (word).
Struktur Penyimpanan
Program komputer harus berada di memori utama (biasanya RAM) untuk dapat
dijalankan. Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang dapat
diakses secara langsung oleh prosesor. Idealnya program dan data secara keseluruhan
dapat disimpan dalam memori utama secara permanen. Namun demikian hal ini tidak
mungkin karena:
 Ukuran memori utama relatif kecil untuk dapat menyimpan data dan program
secara keseluruhan.
 Memori utama bersifat volatile, tidak bisa menyimpan secara permanen, apabila
komputer dimatikan maka data yang tersimpan di memori utama akan hilang.
Memori Utama
Hanya memori utama dan register merupakan tempat penyimpanan yang dapat diakses
secara langsung oleh prosesor. Oleh karena itu instruksi dan data yang akan dieksekusi
harus disimpan di memori utama atau register.
Untuk mempermudah akses perangkat I/O ke memori, pada arsitektur komputer
menyediakan fasilitas pemetaan memori ke I/O. Dalam hal ini sejumlah alamat di
memori dipetakan dengan device register. Membaca dan menulis pada alamat memori
ini menyebabkan data ditransfer dari dan ke device register. Metode ini cocok untuk
perangkat dengan waktu respon yang cepat seperti video controller.
Register yang terdapat dalam prosesor dapat diakses dalam waktu 1 clock cycle. Hal ini
menyebabkan register merupakan media penyimpanan dengan akses paling cepat
bandingkan dengan memori utama yang membutuhkan waktu relatif lama. Untuk
mengatasi perbedaan kecepatan, dibuatlah suatu penyangga (buffer) penyimpanan
yang disebut cache.
Magnetic Disk
Magnetic Disk berperan sebagai secondary storage pada sistem komputer
modern. Magnetic Disk disusun dari piringan-piringan seperti CD. Kedua permukaan
piringan diselimuti oleh bahan-bahan magnetik. Permukaan dari piringan dibagi-bagi
menjadi track yang memutar, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sektor.
Storage Hierarchy
Dalam storage hierarchy structure, data yang sama bisa tampil dalam level berbeda
dari sistem penyimpanan. Sebagai contoh integer A berlokasi pada bekas B yang
ditambahkan 1, dengan asumsi bekas B terletak pada magnetic disk. Operasi
penambahan diproses dengan pertama kali mengeluarkan operasi I/O untuk
menduplikat disk block pada A yang terletak pada memori utama Operasi ini diikuti
dengan kemungkinan penduplikatan A ke dalam cache dan penduplikatan A ke dalam
internal register. Sehingga penduplikatan A terjadi di beberapa tempat. Pertama terjadi
di internal register dimana nilai A berbeda dengan yang di sistem penyimpanan. Dan
nilai di A akan kembali sama ketika nilai baru ditulis ulang ke magnetic disk.
Pada kondisi multi prosesor, situasi akan menjadi lebih rumit. Hal ini disebabkan
masing-masing prosesor mempunyai local cache. Dalam kondisi seperti ini hasil
duplikat dari A mungkin hanya ada di beberapa cache. Karena CPU (register-register)
dapat dijalankan secara bersamaan maka kita harus memastikan perubahan nilai A
pada satu cache akan mengubah nilai A pada semua cache yang ada. Hal ini disebut
sebagai Cache Coherency.
Proteksi Perangkat Keras
Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated systems. Ketika komputer
dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih
dahulu. Akan tetapi setelah sistem operasi lahir maka hal tersebut diambil alih oleh
sistem operasi. Sebagai contoh pada monitor yang proses I/O sudah diambil alih oleh
sistem operasi, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna.
Untuk meningkatkan utilisasi sistem, sistem operasi akan membagi sistem sumber daya
sepanjang program secara simultan. Pengertian spooling adalah suatu program dapat
dikerjakan walau pun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara
bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertian multi
programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu
waktu.
Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada
satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Ketika tidak
di sharing maka jika terjadi kesalahan hanyalah akan membuat kesalahan program.
Tapi jika di-sharing jika terjadi kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh
pada proses lainnya.
Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi kesalahan maka
hanya satu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output pasti diragukan.
Banyak kesalahan pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini
biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat
keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi
dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan
dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk
agarprogrammer bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang.
Operasi Dual Mode
Untuk memastikan operasi berjalan baik kita harus melindungi sistem operasi, program,
dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukan share resources.
Hal ini bisa dilakukan sistem operasi dengan cara menyediakan pendukung perangkat
keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program.
Mode yang kita butuhkan ada dua mode operasi yaitu:
 Mode Monitor.
 Mode Pengguna.
Pada perangkat keras akan ada bit atau Bit Mode yang berguna untuk membedakan
mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor
maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1.
Pada saat boot time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem
operasi di-load maka akan mulai masuk ke mode pengguna. Ketika terjadi trap atau
interupsi, perangkat keras akan men-switch lagi keadaan dari mode pengguna menjadi
mode monitor (terjadi perubahan state menjadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode
pengguna jikalau sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer
(state akan berubah menjadi bit 1).
Proteksi I/O
Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal
dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak
melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi
I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O
secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O
dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor.
Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.
Proteksi Memori
Salah satu proteksi perangkat keras ialah dengan proteksi memori yaitu dengan
pembatasan penggunaan memori. Disini diperlukan beberapa istilah yaitu:
 Base Register yaitu alamat memori fisik awal yang dialokasikan/ boleh digunakan
oleh pengguna.
 Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang
dialokasikan/boleh digunakan oleh pengguna.
 Proteksi Perangkat Keras.
Sebagai contoh sebuah pengguna dibatasi mempunyai base register 300040 dan
mempunyai limit register 120900 maka pengguna hanya diperbolehkan menggunakan
alamat memori fisik antara 300040 hingga 420940 saja.
1.1 Memahami Struktur Input Output
Struktur paling dasar dalam sebuah pemrograman adalah struktur input-output.
Perhatikan bagan berikut
Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS
adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan
manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan
software aplikasi sepertiprogram-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada
memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software
lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan
layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti
akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga
masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut,
karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan
tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :
1.Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat
dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.
2.Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan
menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh
aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command
Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin
Linux (Unix).
3.Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.
4.Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber
daya dari perangkat.
5.Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar
dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi.
Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat
dibagi ke dalam 4 generasi.
1.GenerasiAwal
Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum
muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan
pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
2.Generasi Kedua
Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1
rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
3.Generasi Ketiga
Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-
Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).
4.Generasi Keempat
Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya
Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat
menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.
5.GenerasiSelanjutnya
Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah
Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang
berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah
Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, dan
lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi
jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem
Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula
Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi
berbeda seperti: Linux dan Windows.
Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor
harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti:
PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan
perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti
otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa
saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti
tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas
Sistem Operasi yang ada di PC.
- WINDOWS (MICROSOFT WINDOWS)
Mircorost Windows atau biasa kita sapa dengan
sebutan Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft
Corporation yang menggunakan antarmuka dengan berbasikan GUI (Graphical User
Interface) atau tampilan antarmuka bergrafis.
Awalnya Windows bermula dari Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) yaitu
sebuah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows
Versipertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang
bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasidan berjalan atas
MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS. MS-DOS sendiri
sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products dan
barulah kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya.
Kemudian berkembang menjadi Windows 1.0 versipertama Sistem Operasi dalam
dunia Sistem Operasi yang berbasiskan GUI (Graphical User Interface) dan mendukung
Multi-Tasking atau dapat mengerjakan banyak pekerjaan secara simultan. Setelah itu
Windows 1.0 berkembang menjadi Windows 2.0, Windows 2.0 ini berbasis GUI dan
mendukung penggunaan VGA (Video GraphicsArray) dan juga mendukung Multi-
Tasking. Windows 2.0 juga support terhadap penggunaan Processor Intel 80286
dimana Processor Intel 80286 adalah Processor pertama dengan kemampuan untuk
memproteksi area memory.
Kemudian dilanjutkan dengan generasi Windows 3.0 dimana Windows 3.0 memiliki
kemampuan yang sama dengan Windows sebelumnya dan ditambah dukungan kartu
grafis SVGA atau XGA dan juga icon yang lebih baik. Dalam era tersebut, Microsoft juga
menyediakan SDK (Software Development kit) sehingga para developer piranti lunak
dapat mengembangkan aplikasi/programnya agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini.
Windows 3.0 juga memperkenalkan adanya Virtual Device Driver (VXD) dimana dapat
berguna untuk meminimalisasi ketergantungan pada setiap driver pada perangkat keras
tertentu. Windows 3.0 kemudian berevolusi menjadi Windows 3.1 yang sudah
diperkenalkan dengan fitur Multimedia dan True Type Font selain itu juga
memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop dan akhirnya Windows
versi3 ini berkembang menjadi Sistem Operasi yang sudah mengenal NetWorking
(Windows 3.11).
Setelah berkembang cukup lama akhirnya Microsoft memperkenalkan Sistem Operasi
hibrida 16-Bit/32-Bit yang dikenal dengan nama Windows 95. Banyak perubahan dari
Windows versisebelumnya, yaitu : Windows 95 memiliki GUI yang lebih menarik dan
atraktif, mendukung Plug and Play, mendukung penamaan yang panjang, memiliki
beberapa fasilitas seperti: Browser yang terintegrasidan Windows Explorer untuk
menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen
daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.
Generasi penerus dari Windows 95 adalah Windows 98 dimana Windows 98 sudah
mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan ringkas seperti
USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual
Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan berupa
aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi5. Windows 98 juga sudah
memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi
Multimedia.
Perkembangan selanjutnya adalah Windows ME, tidak ada yang spesial dari Windows
ME selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan pada era Windows ME
sudah banyak pengguna rumahan yang memakainya. Windows ME pun akhrinya
digantikan dengan Windows NT yang sudah mendukung arsitekstur x86 (80×86) , Intel
IA64 dan AMD64 (x64) serta mendukung grafis 32-Bit. Windows NT sebenarnya
dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan Windows NT juga banyak digunakan
dalam jaringan komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang
lebih baik dari FAT maupun FAT-32.
Selanjutnya Windows NT berkembang menjadi Windows 2000 banyak fitur tambahan
diantaranya : Active Directory, Image Preview, Browser Internet Explorer v6, DirectX
dan Open GL, Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya
dibanding sebelumnya. Setelah generasi Windows NT munculah Windows XP yang
menawarkan banyak perubahan, mempunyai banyak fitur dan performa yang semakin
mengingkat. Bisa dikatakan Windows XP merupakan Windows yang paling laris dan
digandrungi oleh pengguna PC maupun perangkat PC bergerak (Mobile). Seiring
dengan kebutuhan akan networking maka Microsoft Corporation mengeluarkan Sistem
Operasi yang berkonsentrasi pada jaringan, yaitu : Windows Server 2003. Bisa dibilang
Windows Server 2003 adalah reinkarnasi dari Windows NT.
Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003 ini salah satunya
adalah diperkenalkannya platform .Net. Diperkenalkan juga fitur Domain Controller
Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic
Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS),
Microsoft IIS, dan lain sebagainya. Microsoft pun melanjutkan perkembangan Sistem
Operasi dengan Windows Vista (Longhorn), ini merupakan revolusi dari Windows XP.
Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka
dibandingkan dengan performa, dibuktikan dengan adanya fitur : AERO, Sidebar, dan
lain sebagainya.
Windows Vista juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan
dengan Windows XP, karena pada Windows Vista diperkenalkan adanya Windows
Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account
Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista juga sudah mengenal
IPv6, DirectX versiterbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Perkembangan selanjutnya adalah
transisi dari Windows Server 2003 menjadi Windows Home Server yang ditujukan
sebagai File Server untuk rumahan. Windows Server juga mengenalkan beberapa
teknologi yaitu : Headless Operation (Server tidak membutuhkan monitor atau
keyboard untuk memanjemen perangkat), Kontrol jarak jauh, Pemantauan kesehatan
komputer, Sharing dan Streaming.
Generasi berikutnya ditandai dengan munculnya penggabungan Sistem Operasi
Windows Vista dengan Windows Server, yaitu Windows Server 2008. Fitur Windows
Vista dan Windows Server digabung menjadi satu padu untuk meningkatkan keamanan
dan kenyamanan End-User. Selanjutnya Windows Server 2008 berkembang menjadi
Windows Server 2008 R2. Versiterakhir Sistem Operasi besutan Windows adalah
Windows 7, Windows 7 dirilis untuk menggantikan kekurangan Windows XP dan
kelebihan Windows Vista. Boleh dikatakan jikalau Windows 7 adalah fusi dari Windows
XP dan Windows Vista, tidak sepertipada Windows Vista, Windows 7 memiliki
performa yang lebih baik dari Windows Vista.
- UNIX
UNIX adalah Sistem Operasi
yang diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, dikembangkan oleh AT&T Bell
Labs. UNIX didesain sebagai Sistem Operasi yang portabel, Multi-Tasking dan Multi-
User. Sistem Operasi UNIX lebih menekankan diri pada Workstation dan Server,
Karena faktor ketersediaan dan kompatibilitas yang tinggi menyebabkan UNIX dapat
digunakan, disalin dan dimodifikasi sehingga UNIX pun dikembangkan oleh banyak
pihak dan menyebabkan banyak sekali varian dari UNIX ini.
UNIX sendiri ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu
Line/Text Command Based selain itu UNIX pun merupakan Sistem Operasi yang secure
dibanding dengan Sistem Operasi lain, karena setiap file, direktori, user dan group
memiliki set izin tersendiri untuk diakses. Karena adanya dukungan Proyek GNU, maka
selanjutnya UNIX berkembang menjadi LINUX (Salah satu varian UNIX).
- LINUX
Awalnya dikembangkan oleh
Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk
mengakses server UNIX diUniversitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX
(Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari
Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar
UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani
kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama sepertiUNIX,
Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command
Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User
Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versidektop.
Pada komputer Desktop, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna
yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux
menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama
antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan
komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux
berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang
mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama
dan Linuxpun kebal terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga
Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat
didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun
berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri.
Ada beberapa macam Distro Linux, seperti: Debian, Lycoris, Xandros, Lindows, Linare,
Linux-Mandrake, Red Hat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse, Ubuntu.
- IBM OS/2
Sistem Operasi IBM OS/2 ini dibuat
secara bersama-sama oleh International Bussiness Machine Corporation dan Microsoft
Corporation, untuk digunakan pada komputer IBM sebagai pengganti Sistem Operasi
DOS. Kata OS/2 adalah singkatan dari Operating System/2, Sistem Operasi ini didesain
agar dapat menggunakan kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80286 ,
termasuk diantaranya adalah Modus terproteksi(Protected Mode), mampu
menjalankan tugas secara Simultan, serta mendukung Memori Virtual, dengan tetap
mempertahankan kompatibilitas dengan banyak perangkat lunak MS-DOS yang beredar
saat itu,
- MAC OS (MACINTOSH OPERATING SYSTEM)
MAC OS atau Macintosh Operating System adalah
Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple Computer khusus untuk komputer Macintosh
dan tidak kompatibel dengan komputer berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem
Operasi pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (Graphical User
Interface/GUI). Sistem OperasiMacintosh dibagi menjadi 2 jenis :
1.MAC OS Klasik
Tidak memiliki sembarang Command Line (Baris perintah), menggunakan User
Interface (UI) sepenuhnya dan menggunakan Cooperative Multitasking
2.MAC OS X
MAC OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, One Step, dan MAC OS X memiliki
memori ala-Unix dan Pre-Emptive Multitasking.
Kelebihan MAC OS :
1.Stabil, karena menggunakan UNIX.
2.Multitasking.
3.Tampilan (UI) sangat bagus.
4.Aman dari Malware.
MAC OS X adalah garis komputer Sistem Operasi yang dikembangkan, dipasarkan oleh
Apple Inc, MAC OS X adalah penerus dari MAC OS (Klasik). MAC OS X dibangun di
atas XNU kernel, dengan fasilitas standar Unix tersedia dari antarmuka baris perintah.
- FREE BSD
FreeBSD adalah Sistem Operasi
bertipe UNIX bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T. FreeBSDberjalan di atas sistem
intel x86. FreeBSD sendiri kali pertama muncul pada tahun 1993 oleh David Greenman.
Tujuan dari FreeBSD adalah menyediakan software yang dapat digunakan untuk
berbagai kepentingan. FreeBSD sendiri dikembangkan dari 386BSD sebuah proyek
pengembangan BSD OS yang berjalan di atas Chip Intel.
-SOLARIS
Sistem Operasi Solaris adalah
sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX system yang diperkenankan oleh Sun
Microsystems oada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena
kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris
disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya
berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini
merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris. OpenSolaris
adalah OpenSource versiSistem Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiridari lebih
beberapa kode yang tidak hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source untuk
Installer, Desktop, Software.
Open Solaris memiliki banyak fitur yang menjadikan OpenSolaris bisa digunakan untuk
skala penggunaan yang besar dari penggunaan untuk desktop pC atau Mobile PC.
Konsep Open Solaris adalah sebagai berikut :
1.Free Redistribution : Didistribusi secara bebas.
2.Source Code : Sumber (Source) harus tersedia untuk semua distribusi.
3.Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendisrtibusikan kembali.
4.No Discrimination : Kode harus disediakan untuk seseorang untuk dikembagkan.
Beberapa kelebihan OpenSolaris dibandingkan dengan Sistem Operasi lain :
1.ZFS : System Rstore.
2.DTrace L : Dapat mengamati dimana aplikasi banyak menggunakan waktunya dan
berapa lama.
3.Manajemen Kegagalan : Mencegah, mendiagnosa dan memperbaiki error.
4.Zona : Mengimplementasikan sebuah abstraksiSistem Operasi yang memungkinkan
beberapa aplikasi berjalan secara terisolasi satu dengan lainnya di perangkat keras fisik
yang sama.
5.Multimedia.
- Chrome OS
Chrome OS adalah Sistem Operasi
besutan Google yang ringan dan berbasis Linux dan standard web untuk personal
computer PC. Google Chrome bekerja dengan metode Windowing atau switching
(Multi-Tasking). Google Chrome OS menggunakan standard web HTML 5, yang
merupakan pengembangan software di browser yang berbasis Sistem Operasi. Jika
dilihat-lihat, Chrome OS ini merupakan gabungan dari Linux dan Windows Vista.
Chrome OS dirilis pada pertengahan 2010.
Banyak sekali berbagai Macam Sistem Operasi Komputer yang terus berkembang, Tidak
ada Sistem Operasi yang sempurna karena masing-masing Sistem Operasi memiliki
daya dan ciri khas tersendiri. Walaupun ada Sistem Operasi yang berbayar, kenapa
tidak kita coba Sistem Operasi yang Free alias gratis? Gratis bukan berartiburuk, baik
atau buruknya sebuah Sistem Operasi bergantung pada End-Usernya sendiri. Sehingga
kita harus cermat dalam memilih Sistem Operasiyang digunakan.
:
Dari bagan disamping terlihat input merupakan interface untuk
memasukkan data, kemudian data diolah, selanjutnya hasil pengolahan ditampilkan
pada komponen output. Proses merupakan langkah-langkah yang diperlukan untuk
melakukan tranformasi input menjadi output. Sedangkan output dalam konteks ini
merupakan hasil akhir proses pengolahan data input. Hasil pengolahan ini akan
ditampilkan melalui device yang menangani masukan dan keluaran, seperti printer,
floppy, layar monitor, file dan sebagainya.
1.2 Penggunaan Web Form
Suatu situs dapat dikatakan dinamis jika di dalamnya mampu melakukan interaksi user.
Salah satu ciri interaksi yang dapat digunakan salah satunya menggunakan form web,
pengunjung situs dapat mengirimkan data melalui masukan form web tersebut
kemudian memperoleh respon halaman tertentu sesuai masukan yang diberikan.
Tag yang berperan dalam pembuatan form adalah tag <FORM>
. Dalam tag <FORM> terdapat atribut action yang nilainya berupa nama file yang akan
diakses dan atribut method yang mempunyai pilihan nilai GET dan POST. Method GET
digunakan untuk mengirimkan data kepada server sebagai satu kesatuan dengan string
URL-nya, sedang methode POST data dari web form akan dikirim ke server secara
terpisah dari string URL. Method GET mengandung banyak kelemahan, data yang
dikirim user ke server akan dimunculkan bersamaan dengan URL, jika informasi yang
dikirimkan berupa data rahasia, misalkan informasi password, keamanan menjadi
lemah, selain itu method GET tidak dapat digunakan untuk mengirimkan data ke server
dalam jumlah yang besar.
Dibawah ini adalah contoh web form :
Nama file :form_contoh01.html
Sedang file yang akan dijalankan ialah :
Nama file : contoh01.php
Dari contoh di atas kita bisa lihat, untuk mengambil data dari form yang menggunakan
methode GET digunakan variabel $_GET. Variabel $_GET sudah diset oleh PHP untuk
mengambil semua data GET.
Untuk data dalam bentuk POST, variabel yang digunakan adalah $_POST. Baik
variabel $_GET maupun variabel $_POST, keduanya mempunyai tipe array, index dari
variabel itu adalah semua data yang dikirim ke server, sedang elemennya adalah nilai
dari data yang dikirimkan.
Perhatikan contoh dibawah ini :
Nama file : form_contoh02.html
Sedang file yang akan dijalankan ialah :
Nama file : contoh02.php
1.3 Komponen Interaktif untuk Input – Output
Beberapa komponen interaktif tersebut adalah textbox, combo box, commad button dan
sebagainya. Pembuatan komponen interaktif bias menggunakan kode-kode pembuatan
form yang ada pada HTML dan selanjutnya form akan dihubungkan dengan kode-kode
pemrosesan menggunakan PHP.
a. Text Box
Berikut akan dibuat contoh pemakaian textbox pada HTML yang akan dihubungkan
dengan program dari PHP. Buka editor (notepad atau yang lainnya) dan ketikkan kode
skrip berikut :
Nama file : io_tbox.html
Simpan skrip diatas di folder yang telah (kalian) dibuat dengan nama io_tbox.html.
Selanjutnya jalankan pada browser.
Tombol kirim pada tampilan diatas belum bias diproses, karena masih harus membuat
program lain di luar HTML, yaitu io_tbox.php terlebih dahulu. Program ini adalah
program yang akan dieksekusi jika dilakukan penekanan tombol kirim.
Nama file : io_tbox.php
Simpan program diatas dan jalankan tombol kirim pada form yang dibuat dengan HTML
tadi. Hasilnya akan terlihat seperti ?
b. Combo Box
Selanjutnya akan dibuat contoh pemakaian objek interaktif combo box pada HTML yang
akan dihubungkan dengan kode program dari PHP.
Nama file : io_combo.html
Simpan skrip diatas ke dalam localhost dan buka di internet browser, dan hasilnya akan
terlihat seperti gambar berikut :
Pada form tampilan diatas, klik tombol OK yang terhubung ke file io_combo.php.
Adapun script file tersebut adalah :
Nama file : io_combo.php
c. Radio Button
Berikut akan membuat contoh pemakaian objek interaktif radio button pada HTML yang
akan dihubungkan dengan kode program PHP. Terlebih dahulu buat kode HTML.
Nama file : io_radio.html
Nama file : io_radio.php
1.3 Struktur Penyimpanan (Storage Structure)
Program-program komputer harus berada di memori utama, dikenal dengan Random Access
Memory, untuk dieksekusi.Memori utama adalah satu-satunya area penyimpanan berukuran besar yang
bisa diakses prosesor secara langsung. Memori utama diimplementasikan dalam sebuah teknologi
semikonduktor yang disebut dynamic random-access memory (DRAM), yang membentuk array untuk
memori word. Setiap word memiliki alamatnya sendiri. Interaksi dilakukan dengan
instruksi load dan store terhadap alamat memori tertentu. Instruksi load memindahkan semua word dari
memori utama ke register internal dalam CPU. Sedangkan instruksi store memindahkan isi dari sebuah
register ke memori utama.
Sementara itu dalam sistem subak, media penyimpanan utama dalam sistem subak bisa berupa
dam buatan atau danau alami. Air irigasi yang merupakan sumber daya utama yang dikelola dalam
sistem subak tersimpan di dam atau danau, untuk selanjutnya dialirkan melalu jalur-jalur irigasi (kanal)
menuju area persawahan.
Idealnya kita menginginkan agar program-program dan data berada di memori utama secara
permanen. Hal ini tidak dimungkinkan karena dua alasan berikut,
 Memori utama biasanya terlalu kecil untuk menyimpan secara permanen seluruh program dan data yang
diperlukan
 Memori utama merupakan media penyimpanan yang bersifatvolatile, yang akan kehilangan isinya saat
tenaga (power) komputer dimatikan.
Oleh karena itu, sistem komputer memiliki penyimpanan sekunder (secondary storage) sebagai tambahan
bagi memori utama. Kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh penyimpanan sekunder adalah harus
dapat menyimpan sejumlah data berukuran besar secara permanen. Media penyimpanan sekunder yang
paling umum digunakan adalah magnetic disk yang mampu menyimpan baik data maupun program.
Kebanyakan program tersimpan dalam sebuah disk sampai akhirnya di load ke dalam memori. Disk
seringkali digunakan sebagai sumber dan tujuan penyimpanan dari informasi yang diproses.
Sistem subak sebenarnya tidak memiliki media penyimpanan sekunder, karena air irigasi terus
mengalir secara kontinyu melalui jaringan irigasi. Namun ada kalanya sebuah subak yang cukup besar
membangun penampung-penampung air buatan (reservoir) bagi area-area persawahan yang lokasi cukup
jauh dari penyimpanan air utama. Reservoir inilah yang akan menampung rembesan air yang terbuang
saat area persawahan yang berlokasi lebiha diatas tidak menggunakan seluruh hak atas air irigasinya.
Variasi berbagai sistem penyimpanan dalam sebuah sistem komputer dapatdiorganisasikan dalam
sebuah hierarki menurut kecepatan dan biaya, seperti pada gambar 1.3.
Gambar 1.3 Hierarki media penyimpanan
Level yang lebih tinggi membutuhkan biaya mahal, tetapi cepat. Semakin menuju level bawah, biaya
per bitpada umumnya menurun akan tetapi waktu aksesnya meningkat. Namun dewasa ini, magnetic tape
dan memori semikonduktor sudah semakin cepatdan murah. Selain dibedakan menurutbiaya dan
kecepatan akses, media penyimpanan juga dibedakan menurutsifatvolatile atau nonvolatile.
Penyimpanan volatile akan kehilangan isinya saat power dimatikan. Untuk tetap menjaga data dalam
sistem, data harus disimpan ke dalam penyimpanan nonvolatile.
Pada bagan hierarki, sistem penyimpan pada posisi yang lebih tinggi dari electronic disk
bersifat volatile. Sistem penyimpanan electronic disk bisa dirancang
bersifat volatile dannonvolatile. Selama operasi normal, electronic disk menyimpan data di array DRAM
yang bersifatvolatile. Tetapi, banyak electronic disk yang memiliki magnetic hard disk yang tersembunyi
dan sebuah battery untuk cadangan tenaga. Jika tenaga dari luar terinterupsi, electronic disk
controllermenyalin data dari RAM ke magnetic disk. Ketika tenaga dari luar telah kembali, electronic disk
controller menyalin data kembali ke RAM.
Dalam sistem subak, jika sebuah subak memiliki beberapa reservoir, maka struktur hierarki
penyimpanan akan tergantung dari lokasi masing-masing reservoir tersebut, sesuai dengan diagram aliran
air dari lokasi tertinggi ke lokasi terendah yang paling dekatdengan area persawahan.
1.3.1 CACHING
Caching merupakan salah satu konsep penting dalam sistem komputer. Informasi biasanya
tersimpan di beberapa sistem penyimpanan, misalnya di memori utama. Saat digunakan informasi tersebut
disalin ke sistem penyimpan yang lebih cepatyaitu cache, untuk sementara. Ketika kita membutuhkan
potongan informasi tertentu, pertama kita cek terlebih dahulu apakah potongan informasi tersebutada di
cache. Jika iya, kita gunakan informasi yang tersimpan di cache secara langsung, jika tidak, kita gunakan
informasi yang tersimpan di sistem penyimpanan utama, dan menyalin informasi tersebutdi cache dengan
asumsi bahwa informasi tersebut segera akan dibutuhkan lagi.
Register-register internal yang bisa diprogram, misalnya register-register index, menyediakan cache
berkecepatan tinggi bagi memori utama. Programer (compiler) mengimplementasikan algoritma-algoritma
untuk register-allocation dan register-replacement untuk memutuskan informasi apa saja yang harus tetap
tersimpan di register dan informasi apa saja yang harus disimpan di memori utama. Terdapat
juga cache yang diimplementasikan secara total di perangkatkeras. Misalnya sebagian besar sistem
memiliki instruction cache untuk menyimpan instruksi selanjutnya yang diharapkan akan dieksekusi. Tanpa
cache ini, CPU harus menunggu beberapa siklus untuk bisa mengambil instruksi dari memori utama.
Memori utama bisa dipandang sebagai sebuah cache bagi penyimpan sekunder, karena data di
penyimpanan sekunder harus dipindahkan ke memori utama saat digunakan dan data tersebutharus
berada di memori utama sebelum dipindahkan kembali ke penyimpan sekunder secara permanen.
1.3.2 KOHERENSI DAN KONSISTENSI
Pada struktur hierarki sistem penyimpanan, data yang sama bisa muncul di level yang berbeda dari
sistem penyimpanan. Misalnya sebuah integer A yang akan dinaikkan nilainya 1 (increment) berlokasi di
file B, dan file B berada di magnetic disk. Operasi incrementdilakukan dengan pertama kali mengeluarkan
operasi I/O untuk menyalin blok disk dimana A berada ke memori utama. Operasi ini berlanjut dengan
menyalin A ke cache dan register internal, sehingga hasil salinan A akan muncul di beberapa tempat: di
magnetic disk, di memori utama, cache dan di register internal seperti ditunjukkan pada gambar 1.4.
Gambar 1.4 Migrasi integer A dari disk ke register
Ketika proses incrementdilakukan di register internal, nilai A akan berbeda di sistem penyimpanan
lainnya. Nilai A akan menjadi sama hanya setelah nilai A yang baru ditulis dari register internal kembali
ke magnetic disk.
Koherensi dan Konsistensi juga merupakan hal yang sangat penting dalam subak. Debitair yang
mengalir pada jaringan irigasi sistem subak juga harus koheren dan konsisten dengan kebutuhan yang
telah disepakati bersama. Debitair ini harus dihitung secara seksma pembagiannya pada kanal masukkan
dan kanal keluaran dari masing-masing saluran irigasi dan area persawahan sehingga tidak memicu konflik
antar anggota subak. Harus diperhatikan pula kondisi jaringan irigasi subak, yang mungkin saja
menyebabkan hilangnya sebagian debitair ketika air irigasi mengalir melalui saluran atau kanal yang tidak
sempurna (terdapat bocoran).
Di lingkungan komputasi dimana hanya satu proses yang dieksekusi di satu waktu, proses increment
diatas tidak akan menimbulkan masalah karena akses terhadap integer A akan selalu merupakan hasil
copy dari level tertinggidari hirarki sistem penyimpan. Namun, dalam lingkungan multitasking, dimana CPU
digunakan oleh beberapa proses harus dijamin bahwa setiap proses yang mengakses nilai A akan
mendapatkan nilai A yang terbaru. Situasi ini akan menjadi semakin rumit dalam lingkungan
multiprocessor, dimana disamping harus menjaga register-register internal, masing-masing CPU terdiri dari
local cache. Dalam lingkungan seperti ini, nilai A bisa ditemukan di beberapa cache secara simultan.
Karena beberapa CPU bisa mengeksekusi secara konkuren, harus dijamin bahwa update nilai A di sebuah
cache harus dilakukan di seluruh cache lainnya yang menyimpan juga nilai A. Proses ini disebut cache
coherency dan itu biasanya menimbulkan permasalahan hardware.
Dalam lingkungan terdistribusi, situasi menjadi lebih rumit. Dalam lingkungan terdistribusi
beberapa copy dari file yang sama bisa disimpan di komputer-komputer yang berbeda yang terdistribusi.
Karena beberapa copy file bisa diakses dan diupdate secara konkuren, kita harus menjamin bahwa ketika
sebuah copy di update, copy file lainnya harus diupdate juga sesegera mungkin.
Sebuah sistem terdistribusi seperti halnya sebuah wilayah subak gede,upaya menjagakoherensi
dan konsistensi debitair yang mengalir pun menjadi lebih kompleks.Sebuah area persawahan bisa saja
menerima masukan air dari beberapa sumber yang berasal dari wilayahsubak yang berbeda. Proses
negosiasi dan kompromi akan pembagian air harus dilakukan antar sedahan dari masing-masing
wilayah subak. Disamping harus menghitung debitair yang diterima jalur irigasi subak itu sendiri, harus
diperhitungkan juga debitlimpahan air yang diterima darisubak lain yang kebetulan berada dekatdengan
perbatasan wilayah masing-masing subak.
Proteksi Perangkat Keras (Hardware Protection)
Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated system. Ketika komputer
dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih
dahulu. Akan tetapi setelah sistem operasi lahir maka hal tersebut diambil alih oleh
sistem operasi. Sebagai contoh pada monitor yang proses I/O sudah diambil alih oleh
sistem operasi, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna. Untuk meningkatkan
utilisasi sistem, sistem operasi akan membagi sistem sumber daya sepanjang program
secara simultan. Pengertianspoolingadalah suatu program dapat dikerjakan walau pun
I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data
untuk banyak proses. Pengertianmulti programmingadalah kegiatan menjalankan
beberapa program pada memori pada satu waktu.
Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada
satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Ketika tidak
disharingmaka jika terjadi kesalahan hanyalah akan membuat kesalahan program. Tapi
jika di-sharingjika terjadi kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh pada
proses lainnya. Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi
kesalahan maka hanya satu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output
pasti diragukan.
Banyak kesalahan pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini
biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat
keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi
dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan
dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk agarprogrammer
bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang.
Operasi Dual Mode
Untuk memastikan operasi berjalan baik kita harus melindungi sistem operasi, program,
dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukanshare resources.
Hal ini bisa dilakukan sistem operasi dengan caramenyediakan pendukung perangkat
keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program. Mode yang
kita butuhkan ada dua mode operasi yaitu:
1. Mode Monitor.
2. Mode Pengguna.
Pada perangkat keras akan ada bit atau Bit Mode yang berguna untuk membedakan
mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor
maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1. Pada saatboot
time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem operasi di-load
maka akan mulai masuk ke mode pengguna. Ketika terjadi trap atau interupsi,
perangkat keras akan men-switchlagi keadaan dari mode pengguna menjadi mode
monitor (terjadi perubahan statemen jadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode
pengguna jikalau sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer
(stateakan berubah menjadi bit 1).
Proteksi I/O
Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal
dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak
melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi
I/O sebagaiprivilidge instructionsehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O
secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O
dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor.
Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.
Proteksi Memori
Salah satu proteksi perangkat keras ialah dengan proteksi memori yaitu dengan
pembatasan penggunaan memori. Disini diperlukan beberapa istilah yaitu:
 Base Register yaitu alamat memori fisik awal yang dialokasikan/ boleh
digunakan oleh pengguna.
 Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang
dialokasikan/boleh digunakan oleh pengguna.
 Proteksi Perangkat Keras.
Sebagai contoh sebuah pengguna dibatasi mempunyai base register 300040 dan
mempunyai limit register 120900 maka pengguna hanya diperbolehkan menggunakan
alamat memori fisik antara 300040 hingga 420940 saja.

Makalah Sistem Operasi

  • 1.
    UNIVERSITAS GUNADARMA MAKALAH SISTEMINFORMASI PENGENALAN UMUM SISTEM OPERASI DAN STRUKTUR SISTEM KOMPUTER Dedi Sutrisno 12113122 SISTEM INFORMASI 2KA03 17 – 3 – 2015
  • 2.
    Kata Pengantar Asallamualaikum Wr.Wb, Segala Puji dan syukur bagi tuhan yang maha esa atas kehadirat Tuhan YME. Tuhan pencipta alam semesta , atas berkat serta hidayah-nya. Makalah ini dibuat dan diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah system operasi , selain itu , makalah ini berisikan informasi mengenai definisi system operasi , peran, tujuan , dan sejarah system operasi , juga berisikan informasi mengenai struktur system computer, operasi system computer , struktur I/O , struktur penyimpanan dan proteksi hardware. Tak ada yang sempurna , begitu pula dengan makalah ini yang masih kurang bagi kita semua, maka dar itu kritikan dan saran akan kami terima dengan senang hati demi kebaikan makalah berikutnya , Wasallamualaikum Wr.Wb Salam Sejahtera untuk kita semua Jakarta 17 Maret 2015 Dedi Sutrisno penyusun
  • 3.
    Struktur Komputer Struktur sebuahsistem komputer dapat dibagi menjadi:  Sistem Operasi Komputer.  Struktur I/O.  Struktur Penyimpanan.  Storage Hierarchy.  Proteksi Perangkat Keras. Sistem Operasi Komputer
  • 4.
    Dewasa ini sistemkomputer multiguna terdiri dari CPU (Central Processing Unit); serta sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori. Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua aspek dari sistem komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori. Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta "dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang tertunda. Struktur I/O Bagian ini akan membahas struktur I/O, interupsi I/O, dan DMA, serta perbedaan dalam penanganan interupsi. Interupsi I/O Untuk memulai operasi I/O, CPU me-load register yang bersesuaian ke device controller. Sebaliknya device controller memeriksa isi register untuk kemudian menentukan operasi apa yang harus dilakukan. Pada saat operasi I/O dijalankan ada dua kemungkinan, yaitu synchronous I/O dan asynchronous I/O. Pada synchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O selesai dikerjakan. Sedangkan pada asynchronous I/O, kendali dikembalikan ke proses pengguna tanpa menunggu proses I/O selesai. Sehingga proses I/O dan proses pengguna dapat dijalankan secara bersamaan. Struktur DMA Direct Memory Access (DMA) suatu metoda penanganan I/O dimana device controller langsung berhubungan dengan memori tanpa campur tangan CPU. Setelah men-set buffers, pointers, dan counters untuk perangkat I/O, device controller mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa campur tangan CPU. DMA digunakan untuk perangkat I/O dengan kecepatan tinggi. Hanya terdapat satu interupsi setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai kecepatan rendah dimana interupsi terjadi untuk setiap byte (word). Struktur Penyimpanan
  • 5.
    Program komputer harusberada di memori utama (biasanya RAM) untuk dapat dijalankan. Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Idealnya program dan data secara keseluruhan dapat disimpan dalam memori utama secara permanen. Namun demikian hal ini tidak mungkin karena:  Ukuran memori utama relatif kecil untuk dapat menyimpan data dan program secara keseluruhan.  Memori utama bersifat volatile, tidak bisa menyimpan secara permanen, apabila komputer dimatikan maka data yang tersimpan di memori utama akan hilang. Memori Utama Hanya memori utama dan register merupakan tempat penyimpanan yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Oleh karena itu instruksi dan data yang akan dieksekusi harus disimpan di memori utama atau register. Untuk mempermudah akses perangkat I/O ke memori, pada arsitektur komputer menyediakan fasilitas pemetaan memori ke I/O. Dalam hal ini sejumlah alamat di memori dipetakan dengan device register. Membaca dan menulis pada alamat memori ini menyebabkan data ditransfer dari dan ke device register. Metode ini cocok untuk perangkat dengan waktu respon yang cepat seperti video controller. Register yang terdapat dalam prosesor dapat diakses dalam waktu 1 clock cycle. Hal ini menyebabkan register merupakan media penyimpanan dengan akses paling cepat bandingkan dengan memori utama yang membutuhkan waktu relatif lama. Untuk mengatasi perbedaan kecepatan, dibuatlah suatu penyangga (buffer) penyimpanan yang disebut cache. Magnetic Disk Magnetic Disk berperan sebagai secondary storage pada sistem komputer modern. Magnetic Disk disusun dari piringan-piringan seperti CD. Kedua permukaan piringan diselimuti oleh bahan-bahan magnetik. Permukaan dari piringan dibagi-bagi menjadi track yang memutar, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sektor. Storage Hierarchy Dalam storage hierarchy structure, data yang sama bisa tampil dalam level berbeda dari sistem penyimpanan. Sebagai contoh integer A berlokasi pada bekas B yang ditambahkan 1, dengan asumsi bekas B terletak pada magnetic disk. Operasi penambahan diproses dengan pertama kali mengeluarkan operasi I/O untuk menduplikat disk block pada A yang terletak pada memori utama Operasi ini diikuti dengan kemungkinan penduplikatan A ke dalam cache dan penduplikatan A ke dalam internal register. Sehingga penduplikatan A terjadi di beberapa tempat. Pertama terjadi
  • 6.
    di internal registerdimana nilai A berbeda dengan yang di sistem penyimpanan. Dan nilai di A akan kembali sama ketika nilai baru ditulis ulang ke magnetic disk. Pada kondisi multi prosesor, situasi akan menjadi lebih rumit. Hal ini disebabkan masing-masing prosesor mempunyai local cache. Dalam kondisi seperti ini hasil duplikat dari A mungkin hanya ada di beberapa cache. Karena CPU (register-register) dapat dijalankan secara bersamaan maka kita harus memastikan perubahan nilai A pada satu cache akan mengubah nilai A pada semua cache yang ada. Hal ini disebut sebagai Cache Coherency. Proteksi Perangkat Keras Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated systems. Ketika komputer dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih dahulu. Akan tetapi setelah sistem operasi lahir maka hal tersebut diambil alih oleh sistem operasi. Sebagai contoh pada monitor yang proses I/O sudah diambil alih oleh sistem operasi, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna. Untuk meningkatkan utilisasi sistem, sistem operasi akan membagi sistem sumber daya sepanjang program secara simultan. Pengertian spooling adalah suatu program dapat dikerjakan walau pun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertian multi programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu. Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Ketika tidak di sharing maka jika terjadi kesalahan hanyalah akan membuat kesalahan program. Tapi jika di-sharing jika terjadi kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh pada proses lainnya. Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi kesalahan maka hanya satu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output pasti diragukan. Banyak kesalahan pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk agarprogrammer bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang. Operasi Dual Mode Untuk memastikan operasi berjalan baik kita harus melindungi sistem operasi, program, dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukan share resources. Hal ini bisa dilakukan sistem operasi dengan cara menyediakan pendukung perangkat keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program.
  • 7.
    Mode yang kitabutuhkan ada dua mode operasi yaitu:  Mode Monitor.  Mode Pengguna. Pada perangkat keras akan ada bit atau Bit Mode yang berguna untuk membedakan mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1. Pada saat boot time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem operasi di-load maka akan mulai masuk ke mode pengguna. Ketika terjadi trap atau interupsi, perangkat keras akan men-switch lagi keadaan dari mode pengguna menjadi mode monitor (terjadi perubahan state menjadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode pengguna jikalau sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer (state akan berubah menjadi bit 1). Proteksi I/O Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan. Proteksi Memori Salah satu proteksi perangkat keras ialah dengan proteksi memori yaitu dengan pembatasan penggunaan memori. Disini diperlukan beberapa istilah yaitu:  Base Register yaitu alamat memori fisik awal yang dialokasikan/ boleh digunakan oleh pengguna.  Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang dialokasikan/boleh digunakan oleh pengguna.  Proteksi Perangkat Keras. Sebagai contoh sebuah pengguna dibatasi mempunyai base register 300040 dan mempunyai limit register 120900 maka pengguna hanya diperbolehkan menggunakan alamat memori fisik antara 300040 hingga 420940 saja.
  • 8.
    1.1 Memahami StrukturInput Output Struktur paling dasar dalam sebuah pemrograman adalah struktur input-output. Perhatikan bagan berikut Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi sepertiprogram-program pengolah kata dan browser web. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi. Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian : 1.Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi. 2.Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix). 3.Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware. 4.Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat. 5.Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
  • 9.
    Sekarang kita akanmenilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi. Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 4 generasi. 1.GenerasiAwal Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian. 2.Generasi Kedua Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System. 3.Generasi Ketiga Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi- Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task). 4.Generasi Keempat Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak. 5.GenerasiSelanjutnya Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi
  • 10.
    berbeda seperti: Linuxdan Windows. Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti: PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC. - WINDOWS (MICROSOFT WINDOWS) Mircorost Windows atau biasa kita sapa dengan sebutan Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antarmuka dengan berbasikan GUI (Graphical User Interface) atau tampilan antarmuka bergrafis. Awalnya Windows bermula dari Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) yaitu sebuah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versipertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasidan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS. MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products dan barulah kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya. Kemudian berkembang menjadi Windows 1.0 versipertama Sistem Operasi dalam
  • 11.
    dunia Sistem Operasiyang berbasiskan GUI (Graphical User Interface) dan mendukung Multi-Tasking atau dapat mengerjakan banyak pekerjaan secara simultan. Setelah itu Windows 1.0 berkembang menjadi Windows 2.0, Windows 2.0 ini berbasis GUI dan mendukung penggunaan VGA (Video GraphicsArray) dan juga mendukung Multi- Tasking. Windows 2.0 juga support terhadap penggunaan Processor Intel 80286 dimana Processor Intel 80286 adalah Processor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memory. Kemudian dilanjutkan dengan generasi Windows 3.0 dimana Windows 3.0 memiliki kemampuan yang sama dengan Windows sebelumnya dan ditambah dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon yang lebih baik. Dalam era tersebut, Microsoft juga menyediakan SDK (Software Development kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi/programnya agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Windows 3.0 juga memperkenalkan adanya Virtual Device Driver (VXD) dimana dapat berguna untuk meminimalisasi ketergantungan pada setiap driver pada perangkat keras tertentu. Windows 3.0 kemudian berevolusi menjadi Windows 3.1 yang sudah diperkenalkan dengan fitur Multimedia dan True Type Font selain itu juga memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop dan akhirnya Windows versi3 ini berkembang menjadi Sistem Operasi yang sudah mengenal NetWorking (Windows 3.11). Setelah berkembang cukup lama akhirnya Microsoft memperkenalkan Sistem Operasi hibrida 16-Bit/32-Bit yang dikenal dengan nama Windows 95. Banyak perubahan dari Windows versisebelumnya, yaitu : Windows 95 memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, mendukung Plug and Play, mendukung penamaan yang panjang, memiliki beberapa fasilitas seperti: Browser yang terintegrasidan Windows Explorer untuk menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server. Generasi penerus dari Windows 95 adalah Windows 98 dimana Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan ringkas seperti USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.
  • 12.
    Perkembangan selanjutnya adalahWindows ME, tidak ada yang spesial dari Windows ME selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan pada era Windows ME sudah banyak pengguna rumahan yang memakainya. Windows ME pun akhrinya digantikan dengan Windows NT yang sudah mendukung arsitekstur x86 (80×86) , Intel IA64 dan AMD64 (x64) serta mendukung grafis 32-Bit. Windows NT sebenarnya dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan Windows NT juga banyak digunakan dalam jaringan komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32. Selanjutnya Windows NT berkembang menjadi Windows 2000 banyak fitur tambahan diantaranya : Active Directory, Image Preview, Browser Internet Explorer v6, DirectX dan Open GL, Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya. Setelah generasi Windows NT munculah Windows XP yang menawarkan banyak perubahan, mempunyai banyak fitur dan performa yang semakin mengingkat. Bisa dikatakan Windows XP merupakan Windows yang paling laris dan digandrungi oleh pengguna PC maupun perangkat PC bergerak (Mobile). Seiring dengan kebutuhan akan networking maka Microsoft Corporation mengeluarkan Sistem Operasi yang berkonsentrasi pada jaringan, yaitu : Windows Server 2003. Bisa dibilang Windows Server 2003 adalah reinkarnasi dari Windows NT. Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003 ini salah satunya adalah diperkenalkannya platform .Net. Diperkenalkan juga fitur Domain Controller Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS), Microsoft IIS, dan lain sebagainya. Microsoft pun melanjutkan perkembangan Sistem Operasi dengan Windows Vista (Longhorn), ini merupakan revolusi dari Windows XP. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa, dibuktikan dengan adanya fitur : AERO, Sidebar, dan lain sebagainya. Windows Vista juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP, karena pada Windows Vista diperkenalkan adanya Windows Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista juga sudah mengenal IPv6, DirectX versiterbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Perkembangan selanjutnya adalah transisi dari Windows Server 2003 menjadi Windows Home Server yang ditujukan sebagai File Server untuk rumahan. Windows Server juga mengenalkan beberapa
  • 13.
    teknologi yaitu :Headless Operation (Server tidak membutuhkan monitor atau keyboard untuk memanjemen perangkat), Kontrol jarak jauh, Pemantauan kesehatan komputer, Sharing dan Streaming. Generasi berikutnya ditandai dengan munculnya penggabungan Sistem Operasi Windows Vista dengan Windows Server, yaitu Windows Server 2008. Fitur Windows Vista dan Windows Server digabung menjadi satu padu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan End-User. Selanjutnya Windows Server 2008 berkembang menjadi Windows Server 2008 R2. Versiterakhir Sistem Operasi besutan Windows adalah Windows 7, Windows 7 dirilis untuk menggantikan kekurangan Windows XP dan kelebihan Windows Vista. Boleh dikatakan jikalau Windows 7 adalah fusi dari Windows XP dan Windows Vista, tidak sepertipada Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. - UNIX UNIX adalah Sistem Operasi yang diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, dikembangkan oleh AT&T Bell Labs. UNIX didesain sebagai Sistem Operasi yang portabel, Multi-Tasking dan Multi- User. Sistem Operasi UNIX lebih menekankan diri pada Workstation dan Server, Karena faktor ketersediaan dan kompatibilitas yang tinggi menyebabkan UNIX dapat
  • 14.
    digunakan, disalin dandimodifikasi sehingga UNIX pun dikembangkan oleh banyak pihak dan menyebabkan banyak sekali varian dari UNIX ini. UNIX sendiri ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu Line/Text Command Based selain itu UNIX pun merupakan Sistem Operasi yang secure dibanding dengan Sistem Operasi lain, karena setiap file, direktori, user dan group memiliki set izin tersendiri untuk diakses. Karena adanya dukungan Proyek GNU, maka selanjutnya UNIX berkembang menjadi LINUX (Salah satu varian UNIX). - LINUX Awalnya dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk mengakses server UNIX diUniversitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama sepertiUNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versidektop.
  • 15.
    Pada komputer Desktop,GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware. Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri. Ada beberapa macam Distro Linux, seperti: Debian, Lycoris, Xandros, Lindows, Linare, Linux-Mandrake, Red Hat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse, Ubuntu. - IBM OS/2 Sistem Operasi IBM OS/2 ini dibuat secara bersama-sama oleh International Bussiness Machine Corporation dan Microsoft Corporation, untuk digunakan pada komputer IBM sebagai pengganti Sistem Operasi DOS. Kata OS/2 adalah singkatan dari Operating System/2, Sistem Operasi ini didesain agar dapat menggunakan kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80286 ,
  • 16.
    termasuk diantaranya adalahModus terproteksi(Protected Mode), mampu menjalankan tugas secara Simultan, serta mendukung Memori Virtual, dengan tetap mempertahankan kompatibilitas dengan banyak perangkat lunak MS-DOS yang beredar saat itu, - MAC OS (MACINTOSH OPERATING SYSTEM) MAC OS atau Macintosh Operating System adalah Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple Computer khusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan komputer berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem Operasi pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI). Sistem OperasiMacintosh dibagi menjadi 2 jenis : 1.MAC OS Klasik Tidak memiliki sembarang Command Line (Baris perintah), menggunakan User Interface (UI) sepenuhnya dan menggunakan Cooperative Multitasking 2.MAC OS X MAC OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, One Step, dan MAC OS X memiliki memori ala-Unix dan Pre-Emptive Multitasking. Kelebihan MAC OS : 1.Stabil, karena menggunakan UNIX.
  • 17.
    2.Multitasking. 3.Tampilan (UI) sangatbagus. 4.Aman dari Malware. MAC OS X adalah garis komputer Sistem Operasi yang dikembangkan, dipasarkan oleh Apple Inc, MAC OS X adalah penerus dari MAC OS (Klasik). MAC OS X dibangun di atas XNU kernel, dengan fasilitas standar Unix tersedia dari antarmuka baris perintah. - FREE BSD FreeBSD adalah Sistem Operasi bertipe UNIX bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T. FreeBSDberjalan di atas sistem intel x86. FreeBSD sendiri kali pertama muncul pada tahun 1993 oleh David Greenman. Tujuan dari FreeBSD adalah menyediakan software yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan. FreeBSD sendiri dikembangkan dari 386BSD sebuah proyek pengembangan BSD OS yang berjalan di atas Chip Intel.
  • 18.
    -SOLARIS Sistem Operasi Solarisadalah sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX system yang diperkenankan oleh Sun Microsystems oada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris. OpenSolaris adalah OpenSource versiSistem Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiridari lebih beberapa kode yang tidak hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source untuk Installer, Desktop, Software. Open Solaris memiliki banyak fitur yang menjadikan OpenSolaris bisa digunakan untuk skala penggunaan yang besar dari penggunaan untuk desktop pC atau Mobile PC. Konsep Open Solaris adalah sebagai berikut : 1.Free Redistribution : Didistribusi secara bebas.
  • 19.
    2.Source Code :Sumber (Source) harus tersedia untuk semua distribusi. 3.Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendisrtibusikan kembali. 4.No Discrimination : Kode harus disediakan untuk seseorang untuk dikembagkan. Beberapa kelebihan OpenSolaris dibandingkan dengan Sistem Operasi lain : 1.ZFS : System Rstore. 2.DTrace L : Dapat mengamati dimana aplikasi banyak menggunakan waktunya dan berapa lama. 3.Manajemen Kegagalan : Mencegah, mendiagnosa dan memperbaiki error. 4.Zona : Mengimplementasikan sebuah abstraksiSistem Operasi yang memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara terisolasi satu dengan lainnya di perangkat keras fisik yang sama. 5.Multimedia. - Chrome OS
  • 20.
    Chrome OS adalahSistem Operasi besutan Google yang ringan dan berbasis Linux dan standard web untuk personal computer PC. Google Chrome bekerja dengan metode Windowing atau switching (Multi-Tasking). Google Chrome OS menggunakan standard web HTML 5, yang merupakan pengembangan software di browser yang berbasis Sistem Operasi. Jika dilihat-lihat, Chrome OS ini merupakan gabungan dari Linux dan Windows Vista. Chrome OS dirilis pada pertengahan 2010. Banyak sekali berbagai Macam Sistem Operasi Komputer yang terus berkembang, Tidak ada Sistem Operasi yang sempurna karena masing-masing Sistem Operasi memiliki daya dan ciri khas tersendiri. Walaupun ada Sistem Operasi yang berbayar, kenapa tidak kita coba Sistem Operasi yang Free alias gratis? Gratis bukan berartiburuk, baik atau buruknya sebuah Sistem Operasi bergantung pada End-Usernya sendiri. Sehingga kita harus cermat dalam memilih Sistem Operasiyang digunakan.
  • 21.
    : Dari bagan disampingterlihat input merupakan interface untuk memasukkan data, kemudian data diolah, selanjutnya hasil pengolahan ditampilkan pada komponen output. Proses merupakan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan tranformasi input menjadi output. Sedangkan output dalam konteks ini merupakan hasil akhir proses pengolahan data input. Hasil pengolahan ini akan ditampilkan melalui device yang menangani masukan dan keluaran, seperti printer, floppy, layar monitor, file dan sebagainya. 1.2 Penggunaan Web Form Suatu situs dapat dikatakan dinamis jika di dalamnya mampu melakukan interaksi user. Salah satu ciri interaksi yang dapat digunakan salah satunya menggunakan form web, pengunjung situs dapat mengirimkan data melalui masukan form web tersebut kemudian memperoleh respon halaman tertentu sesuai masukan yang diberikan. Tag yang berperan dalam pembuatan form adalah tag <FORM> . Dalam tag <FORM> terdapat atribut action yang nilainya berupa nama file yang akan diakses dan atribut method yang mempunyai pilihan nilai GET dan POST. Method GET digunakan untuk mengirimkan data kepada server sebagai satu kesatuan dengan string URL-nya, sedang methode POST data dari web form akan dikirim ke server secara terpisah dari string URL. Method GET mengandung banyak kelemahan, data yang dikirim user ke server akan dimunculkan bersamaan dengan URL, jika informasi yang dikirimkan berupa data rahasia, misalkan informasi password, keamanan menjadi lemah, selain itu method GET tidak dapat digunakan untuk mengirimkan data ke server dalam jumlah yang besar. Dibawah ini adalah contoh web form :
  • 22.
    Nama file :form_contoh01.html Sedangfile yang akan dijalankan ialah : Nama file : contoh01.php Dari contoh di atas kita bisa lihat, untuk mengambil data dari form yang menggunakan methode GET digunakan variabel $_GET. Variabel $_GET sudah diset oleh PHP untuk mengambil semua data GET. Untuk data dalam bentuk POST, variabel yang digunakan adalah $_POST. Baik variabel $_GET maupun variabel $_POST, keduanya mempunyai tipe array, index dari variabel itu adalah semua data yang dikirim ke server, sedang elemennya adalah nilai dari data yang dikirimkan. Perhatikan contoh dibawah ini : Nama file : form_contoh02.html
  • 23.
    Sedang file yangakan dijalankan ialah : Nama file : contoh02.php 1.3 Komponen Interaktif untuk Input – Output Beberapa komponen interaktif tersebut adalah textbox, combo box, commad button dan sebagainya. Pembuatan komponen interaktif bias menggunakan kode-kode pembuatan form yang ada pada HTML dan selanjutnya form akan dihubungkan dengan kode-kode pemrosesan menggunakan PHP. a. Text Box Berikut akan dibuat contoh pemakaian textbox pada HTML yang akan dihubungkan dengan program dari PHP. Buka editor (notepad atau yang lainnya) dan ketikkan kode skrip berikut : Nama file : io_tbox.html Simpan skrip diatas di folder yang telah (kalian) dibuat dengan nama io_tbox.html. Selanjutnya jalankan pada browser. Tombol kirim pada tampilan diatas belum bias diproses, karena masih harus membuat program lain di luar HTML, yaitu io_tbox.php terlebih dahulu. Program ini adalah program yang akan dieksekusi jika dilakukan penekanan tombol kirim.
  • 24.
    Nama file :io_tbox.php Simpan program diatas dan jalankan tombol kirim pada form yang dibuat dengan HTML tadi. Hasilnya akan terlihat seperti ? b. Combo Box Selanjutnya akan dibuat contoh pemakaian objek interaktif combo box pada HTML yang akan dihubungkan dengan kode program dari PHP. Nama file : io_combo.html
  • 25.
    Simpan skrip diataske dalam localhost dan buka di internet browser, dan hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut : Pada form tampilan diatas, klik tombol OK yang terhubung ke file io_combo.php. Adapun script file tersebut adalah : Nama file : io_combo.php c. Radio Button Berikut akan membuat contoh pemakaian objek interaktif radio button pada HTML yang akan dihubungkan dengan kode program PHP. Terlebih dahulu buat kode HTML.
  • 26.
    Nama file :io_radio.html Nama file : io_radio.php 1.3 Struktur Penyimpanan (Storage Structure) Program-program komputer harus berada di memori utama, dikenal dengan Random Access Memory, untuk dieksekusi.Memori utama adalah satu-satunya area penyimpanan berukuran besar yang bisa diakses prosesor secara langsung. Memori utama diimplementasikan dalam sebuah teknologi semikonduktor yang disebut dynamic random-access memory (DRAM), yang membentuk array untuk memori word. Setiap word memiliki alamatnya sendiri. Interaksi dilakukan dengan instruksi load dan store terhadap alamat memori tertentu. Instruksi load memindahkan semua word dari
  • 27.
    memori utama keregister internal dalam CPU. Sedangkan instruksi store memindahkan isi dari sebuah register ke memori utama. Sementara itu dalam sistem subak, media penyimpanan utama dalam sistem subak bisa berupa dam buatan atau danau alami. Air irigasi yang merupakan sumber daya utama yang dikelola dalam sistem subak tersimpan di dam atau danau, untuk selanjutnya dialirkan melalu jalur-jalur irigasi (kanal) menuju area persawahan. Idealnya kita menginginkan agar program-program dan data berada di memori utama secara permanen. Hal ini tidak dimungkinkan karena dua alasan berikut,  Memori utama biasanya terlalu kecil untuk menyimpan secara permanen seluruh program dan data yang diperlukan  Memori utama merupakan media penyimpanan yang bersifatvolatile, yang akan kehilangan isinya saat tenaga (power) komputer dimatikan. Oleh karena itu, sistem komputer memiliki penyimpanan sekunder (secondary storage) sebagai tambahan bagi memori utama. Kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh penyimpanan sekunder adalah harus dapat menyimpan sejumlah data berukuran besar secara permanen. Media penyimpanan sekunder yang paling umum digunakan adalah magnetic disk yang mampu menyimpan baik data maupun program. Kebanyakan program tersimpan dalam sebuah disk sampai akhirnya di load ke dalam memori. Disk seringkali digunakan sebagai sumber dan tujuan penyimpanan dari informasi yang diproses. Sistem subak sebenarnya tidak memiliki media penyimpanan sekunder, karena air irigasi terus mengalir secara kontinyu melalui jaringan irigasi. Namun ada kalanya sebuah subak yang cukup besar membangun penampung-penampung air buatan (reservoir) bagi area-area persawahan yang lokasi cukup jauh dari penyimpanan air utama. Reservoir inilah yang akan menampung rembesan air yang terbuang saat area persawahan yang berlokasi lebiha diatas tidak menggunakan seluruh hak atas air irigasinya. Variasi berbagai sistem penyimpanan dalam sebuah sistem komputer dapatdiorganisasikan dalam sebuah hierarki menurut kecepatan dan biaya, seperti pada gambar 1.3.
  • 28.
    Gambar 1.3 Hierarkimedia penyimpanan Level yang lebih tinggi membutuhkan biaya mahal, tetapi cepat. Semakin menuju level bawah, biaya per bitpada umumnya menurun akan tetapi waktu aksesnya meningkat. Namun dewasa ini, magnetic tape dan memori semikonduktor sudah semakin cepatdan murah. Selain dibedakan menurutbiaya dan kecepatan akses, media penyimpanan juga dibedakan menurutsifatvolatile atau nonvolatile. Penyimpanan volatile akan kehilangan isinya saat power dimatikan. Untuk tetap menjaga data dalam sistem, data harus disimpan ke dalam penyimpanan nonvolatile. Pada bagan hierarki, sistem penyimpan pada posisi yang lebih tinggi dari electronic disk bersifat volatile. Sistem penyimpanan electronic disk bisa dirancang bersifat volatile dannonvolatile. Selama operasi normal, electronic disk menyimpan data di array DRAM yang bersifatvolatile. Tetapi, banyak electronic disk yang memiliki magnetic hard disk yang tersembunyi dan sebuah battery untuk cadangan tenaga. Jika tenaga dari luar terinterupsi, electronic disk
  • 29.
    controllermenyalin data dariRAM ke magnetic disk. Ketika tenaga dari luar telah kembali, electronic disk controller menyalin data kembali ke RAM. Dalam sistem subak, jika sebuah subak memiliki beberapa reservoir, maka struktur hierarki penyimpanan akan tergantung dari lokasi masing-masing reservoir tersebut, sesuai dengan diagram aliran air dari lokasi tertinggi ke lokasi terendah yang paling dekatdengan area persawahan. 1.3.1 CACHING Caching merupakan salah satu konsep penting dalam sistem komputer. Informasi biasanya tersimpan di beberapa sistem penyimpanan, misalnya di memori utama. Saat digunakan informasi tersebut disalin ke sistem penyimpan yang lebih cepatyaitu cache, untuk sementara. Ketika kita membutuhkan potongan informasi tertentu, pertama kita cek terlebih dahulu apakah potongan informasi tersebutada di cache. Jika iya, kita gunakan informasi yang tersimpan di cache secara langsung, jika tidak, kita gunakan informasi yang tersimpan di sistem penyimpanan utama, dan menyalin informasi tersebutdi cache dengan asumsi bahwa informasi tersebut segera akan dibutuhkan lagi. Register-register internal yang bisa diprogram, misalnya register-register index, menyediakan cache berkecepatan tinggi bagi memori utama. Programer (compiler) mengimplementasikan algoritma-algoritma untuk register-allocation dan register-replacement untuk memutuskan informasi apa saja yang harus tetap tersimpan di register dan informasi apa saja yang harus disimpan di memori utama. Terdapat juga cache yang diimplementasikan secara total di perangkatkeras. Misalnya sebagian besar sistem memiliki instruction cache untuk menyimpan instruksi selanjutnya yang diharapkan akan dieksekusi. Tanpa cache ini, CPU harus menunggu beberapa siklus untuk bisa mengambil instruksi dari memori utama. Memori utama bisa dipandang sebagai sebuah cache bagi penyimpan sekunder, karena data di penyimpanan sekunder harus dipindahkan ke memori utama saat digunakan dan data tersebutharus berada di memori utama sebelum dipindahkan kembali ke penyimpan sekunder secara permanen.
  • 30.
    1.3.2 KOHERENSI DANKONSISTENSI Pada struktur hierarki sistem penyimpanan, data yang sama bisa muncul di level yang berbeda dari sistem penyimpanan. Misalnya sebuah integer A yang akan dinaikkan nilainya 1 (increment) berlokasi di file B, dan file B berada di magnetic disk. Operasi incrementdilakukan dengan pertama kali mengeluarkan operasi I/O untuk menyalin blok disk dimana A berada ke memori utama. Operasi ini berlanjut dengan menyalin A ke cache dan register internal, sehingga hasil salinan A akan muncul di beberapa tempat: di magnetic disk, di memori utama, cache dan di register internal seperti ditunjukkan pada gambar 1.4. Gambar 1.4 Migrasi integer A dari disk ke register Ketika proses incrementdilakukan di register internal, nilai A akan berbeda di sistem penyimpanan lainnya. Nilai A akan menjadi sama hanya setelah nilai A yang baru ditulis dari register internal kembali ke magnetic disk. Koherensi dan Konsistensi juga merupakan hal yang sangat penting dalam subak. Debitair yang mengalir pada jaringan irigasi sistem subak juga harus koheren dan konsisten dengan kebutuhan yang telah disepakati bersama. Debitair ini harus dihitung secara seksma pembagiannya pada kanal masukkan dan kanal keluaran dari masing-masing saluran irigasi dan area persawahan sehingga tidak memicu konflik antar anggota subak. Harus diperhatikan pula kondisi jaringan irigasi subak, yang mungkin saja menyebabkan hilangnya sebagian debitair ketika air irigasi mengalir melalui saluran atau kanal yang tidak sempurna (terdapat bocoran). Di lingkungan komputasi dimana hanya satu proses yang dieksekusi di satu waktu, proses increment diatas tidak akan menimbulkan masalah karena akses terhadap integer A akan selalu merupakan hasil copy dari level tertinggidari hirarki sistem penyimpan. Namun, dalam lingkungan multitasking, dimana CPU digunakan oleh beberapa proses harus dijamin bahwa setiap proses yang mengakses nilai A akan mendapatkan nilai A yang terbaru. Situasi ini akan menjadi semakin rumit dalam lingkungan
  • 31.
    multiprocessor, dimana disampingharus menjaga register-register internal, masing-masing CPU terdiri dari local cache. Dalam lingkungan seperti ini, nilai A bisa ditemukan di beberapa cache secara simultan. Karena beberapa CPU bisa mengeksekusi secara konkuren, harus dijamin bahwa update nilai A di sebuah cache harus dilakukan di seluruh cache lainnya yang menyimpan juga nilai A. Proses ini disebut cache coherency dan itu biasanya menimbulkan permasalahan hardware. Dalam lingkungan terdistribusi, situasi menjadi lebih rumit. Dalam lingkungan terdistribusi beberapa copy dari file yang sama bisa disimpan di komputer-komputer yang berbeda yang terdistribusi. Karena beberapa copy file bisa diakses dan diupdate secara konkuren, kita harus menjamin bahwa ketika sebuah copy di update, copy file lainnya harus diupdate juga sesegera mungkin. Sebuah sistem terdistribusi seperti halnya sebuah wilayah subak gede,upaya menjagakoherensi dan konsistensi debitair yang mengalir pun menjadi lebih kompleks.Sebuah area persawahan bisa saja menerima masukan air dari beberapa sumber yang berasal dari wilayahsubak yang berbeda. Proses negosiasi dan kompromi akan pembagian air harus dilakukan antar sedahan dari masing-masing wilayah subak. Disamping harus menghitung debitair yang diterima jalur irigasi subak itu sendiri, harus diperhitungkan juga debitlimpahan air yang diterima darisubak lain yang kebetulan berada dekatdengan perbatasan wilayah masing-masing subak. Proteksi Perangkat Keras (Hardware Protection) Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated system. Ketika komputer dioperasikan dalam konsul mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih dahulu. Akan tetapi setelah sistem operasi lahir maka hal tersebut diambil alih oleh sistem operasi. Sebagai contoh pada monitor yang proses I/O sudah diambil alih oleh sistem operasi, padahal dahulu hal ini dilakukan oleh pengguna. Untuk meningkatkan utilisasi sistem, sistem operasi akan membagi sistem sumber daya sepanjang program secara simultan. Pengertianspoolingadalah suatu program dapat dikerjakan walau pun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. Pengertianmulti programmingadalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu. Pembagian ini memang menguntungkan sebab banyak proses dapat berjalan pada satu waktu akan tetapi mengakibatkan masalah-masalah baru. Ketika tidak disharingmaka jika terjadi kesalahan hanyalah akan membuat kesalahan program. Tapi jika di-sharingjika terjadi kesalahan pada satu proses/ program akan berpengaruh pada proses lainnya. Sehingga diperlukan pelindung (proteksi). Tanpa proteksi jika terjadi
  • 32.
    kesalahan maka hanyasatu saja program yang dapat dijalankan atau seluruh output pasti diragukan. Banyak kesalahan pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk agarprogrammer bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang. Operasi Dual Mode Untuk memastikan operasi berjalan baik kita harus melindungi sistem operasi, program, dan data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukanshare resources. Hal ini bisa dilakukan sistem operasi dengan caramenyediakan pendukung perangkat keras yang mengizinkan kita membedakan mode pengeksekusian program. Mode yang kita butuhkan ada dua mode operasi yaitu: 1. Mode Monitor. 2. Mode Pengguna. Pada perangkat keras akan ada bit atau Bit Mode yang berguna untuk membedakan mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1. Pada saatboot time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem operasi di-load maka akan mulai masuk ke mode pengguna. Ketika terjadi trap atau interupsi, perangkat keras akan men-switchlagi keadaan dari mode pengguna menjadi mode monitor (terjadi perubahan statemen jadi bit 0). Dan akan kembali menjadi mode pengguna jikalau sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer (stateakan berubah menjadi bit 1). Proteksi I/O Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O sebagaiprivilidge instructionsehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan. Proteksi Memori Salah satu proteksi perangkat keras ialah dengan proteksi memori yaitu dengan pembatasan penggunaan memori. Disini diperlukan beberapa istilah yaitu:  Base Register yaitu alamat memori fisik awal yang dialokasikan/ boleh digunakan oleh pengguna.  Limit Register yaitu nilai batas dari alamat memori fisik awal yang dialokasikan/boleh digunakan oleh pengguna.  Proteksi Perangkat Keras.
  • 33.
    Sebagai contoh sebuahpengguna dibatasi mempunyai base register 300040 dan mempunyai limit register 120900 maka pengguna hanya diperbolehkan menggunakan alamat memori fisik antara 300040 hingga 420940 saja.