DISUSUN OLEH :
ANARGYA REYHAN ALAN
SYAHPUTRA (05)
KARINA DWI CAHYANI (14)
MUHAMMAD AKMAL (19)
NISRINA NUR HANIYAH (26)
SALSABILA FAUZI MAHFUZH (31)
SHAFIRA ADJANI (32)
IPS
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan
YME karena rahmatnya kami dapat menyelesaikan makalah
IPS yang berjudul “KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL”.
Selain itu, kami ingin mengucapkan terimakasih
kepada Ibu Supni selaku guru IPS kami yang telah
membimbing kami selama ini.
Dalam bab ini kita membahas tentang kerja sama
ekonomi internasional yang berkaitan dengan Indonesia.
Tanpa kita sadari, ternyata Indonesia juga turut berperan
penting dalam ekonomi Internasional.
Kami sadar akan kekurangan makalah ini. Maka
dari itu kami mohon bantuan atas kerjasama, kritik, saran dan
usulan dari teman-teman.
Jakarta, 26 Februari
2014
Kerjasama Ekonomi
Internasional
Latar Belakang
dan Tujuan serta
Peran Indonesia
A. Latar Belakang dan Tujuan serta Peran Indonesia
dalam Kerja Sama Internasional
1. Latar Belakang Kerjasama Internasional
2. Tujuan Kerjasama Internasional
3. Peranan Indonesia dalam Kerjasama
Internasional
Kerjasama ekonomi internasional adalah bentuk
hubungan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan
negara lain untuk memajukan kerjasama yang saling
membantu dan saling menguntungkan, khususnya di bidang
ekonomi melalui kesepakatan atau perjanjian, baik secara
bilateral, multilateral maupun regional.
Persamaan yang melatarbelakangi kerjasama internasional :
1. Keadaan geografis
ex : ASEAN (Association of South East Asian Nation)
2. Sumber daya
ex : OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries)
3. Keadaan ekonomi
ex : kondisi negara berkembang
4. Kepentingan politik
ex: GNB (Gerakan Non-Blok)
Perbedaan yang melatarbelakangi :
1. Sumber daya yang dimiliki
2. Jumlah penduduk
3. Kebudayaan
4. Kepentingan ekonomi dan politik
Tujuan utama suatu negara melaksanakan
kerjasama ekonomi adalah memajukan kegiatan
perekonomian suatu negara dan saling membantu
dalam mengatasi kesulitan ekonomi yang dihadapi.
Tujuan lain :
a. Menambah devisa negara
b. Terbukanya kesempatan kerja
c. Transfer teknologi
d. Menghindari adanya persaingan antarsesama
negara
a. Peranan Indonesia dalam ASEAN
Beberapa bentuk peranan aktif Indonesia
 Ikut memprakarsai dan mendirikan ASEAN
 Ditunjuk sebagai sekretariat tetap ASEAN pertama
 Tempat berlangsungnya KTT ASEAN yang membahas
masalah penting dan program ASEAN dihadiri oleh
para kepala negara pemerintahan negara – negara
ASEAN
b. Peranan Indonesia dalam PBB
• Indonesia turut menjalankan peraturan – peraturan
yang menyangkut perdagangan internasional
• Menyediakan tempat penampungan sementara di
Pulau Galang (Riau) saat masalah pengungsian
Vietnam
• Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah KTT GNB
ke-10
B. Kerja Sama Ekonomi Internasional
1. Bentuk – bentuk
kerjasama
Internasional
2. Badan – badan
kerjasama ekonomi
a) Dilihat dari Jumlah Negara
 Kerjasama Ekonomi Bilateral
Kerjasama ekonomi yang dilaksanakan dua
negara dengan suatu perjanjian. Contohnya
kerjasama Indonesia dengan Jepang
merealisasikan FTA pada tahun 2005.
 Kerjasama Ekonomi Multilateral
Kerjasama yang mengikat antara beberapa
negara (+2 negara). Contohnya ASEAN, AFTA,
dan APEC.
b) Dilihat dari letak Geografis
 Kerjasama Ekonomi Regional
Kerjasama ekonomi antarnegara yang
terbatas hanya pada suatu kawasan atau daerah
tertentu. Contohnya ASEAN, MEE, APEC dan ADB.
 Kerjasama Ekonomi Internasional
Kerjasama dibidang Ekonomi yang
mencangkup wilayah negara – negara yang ada
didunia. Contohnya kerjasama dibawah naungan
PBB yaitu IMF, ECOSOC, dan IBRD.
a. Kerjasama
Ekonomi Regional
b. Kerjasama
Ekonomi
Internasional di
Bawah Naungan PBB
 ASEAN
Organisasi negara Asia Tenggara. Untuk memperlancar
pelaksanaa kerjasama ekonomi maka dibentuk komite –
komite :
• Committee on Food Agriculture and Forest
• Committee on Trade and Tourism
• Committee on Finance and Banking
• Committee on Industri, Mining and Energy
• Committee on Transportation and Communication.
 APEC
Forum kerjasama negara di kawasan Asia Pasifik. APEC didirikan pada
November 1989 atas perdana mentri Australia, Bob Hawke.
Anggota – anggota APEC :
Amerika Serikat Indonesia Selandia Baru
Australia Jepang Singapura
Brunei Darussalam Korea Selatan Taiwan
Cina Kanada Thailand
Chili Malaysia Rusia
Filipina Mexico Vietnam
Hongkong Papua Nugini Peru
 EU
EEC/MEE adalah lembaga kerjasama ekonomi dan moneter yang
lahir dari Perjanjian Roma (Treaty of Roma) pada 25 Maret 1957. Pada 1
Juli 1967 bergabung menjadi ME (Masyarakat Eropa) lalu 1993 menjadi
Uni Eropa (European Union).
Anggota Uni Eropa ada 27 yaitu :
Irlandia Italia Jerman Polandia Malta
Inggris Yunani Belanda Hongaria Slovakia
Prancis Australia Denmark Ceko Latvia
Portugal Belgia Swedia Slovenia Lithuania
Spanyol Luksemburg Finlandia Siprus Estonia
Portugal
 ADB
Lembaga pembangunan internasional yang dibentuk oleh konferensi
kerjasama ekonomi Asia yang merupakan konferensi tingkat mentri yang
pertama di Manila pada bulan Desember 1966.
Tujuan dibentuk :
• Memberikan pinjaman dana
• Memberikan bantuan teknik
• Meningkatkan penanaman modal
• Mengadakan atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi di negara
Asia Timur termasuk Pasifik Selatan.
 Persetujuan Blok atau Wilayah Perdagangan Bebas
EFTA adalah suatu bentuk integritas ekonomi untuk menciptakan
suatu daerah bebas perdagangan antarnegara yaitu, Amerika Serikat,
Denmark, Swedia, Swiss, Portugal dan Norwegia.
Jenis lembaga semacam ini juga berdiri untuk Amerika Utara yaitu
NAFTA pada 12 Agustus 1991, lalu mulai efektif mulai 1 Januari 1994.
Untuk wilayah ASEAN yaitu AFTA berlaku tahun 2003. Pembentukan AFTA
berawal dari pertamuan KTT ASEAN ke-4 di Singapura pada Januari 1992.
o ECOSOC
Tujuan :
♦ Meningkatkan tingkat kehidupan
♦ Mengembangkan masalah internasional di bidang ekonomi,
sosial dan kesehatan
♦ Kerjasama internasional dalam bidang pendidikan dan
kebudayaan
♦ Memupuk hak – hak asasi manusia
o IMF
Didirikan pada 27 September 1945. Tujuannya untuk
memajukan kerjasama internasional dalam bidang
ekonomi, keuangan, dan perdagangan sehingga dapat
memperluas kesempatan kerja dan mencapai kemakmuran
bersama anggota – anggotanya.
o IBRD (International Bank for Recontructions and Development) atau
World Bank
Didirikan pada 27 Desember 1947, dan berkedudukan di Washington
DC. Tujuan IBRD adalah
◘ Memeberi bantuan kredit jangak panjang dan jangka pendek
◘ Membantu pembangunan ekonomi negara – negara dengan memberikan
fasilitas dan investasi untuk tujuan produksi
◘ Mengadakan koordinasi dengan pinjaman yang diberikan oleh badan
internasional lainnya
◘ Membangun negara – negara dalam meningkatkan perdagangan
internasional
o UNDP (United Nations Development Program)
Badan PBB yang memberikan sumbangan untuk membiayai program
pembangunan. Dibentuk pada November 1965. Proyek dilakukan oleh
UNDP, yaitu :
☼ Mencari, meneliti dan mengaktifkan potensi sumber daya alam yang
belum dimanfaatkan serta sumber daya lain yang diperlukan bagi
pembangunan.
☼ Membangun pendidikan dan pelatihan tenaga kerja dinegara – negara
yang sedang berkembang dengan keterampilan kejujuran dan
keterampilan profesional
☼ Membina riset ilmiah yang berkaitan dengan masalah – masalah
pembangunan serta membantu pengembangan teknologi terapan
☼ Membina penyusunan rencana pembangunan nasional maupun regional
o IDA (International Development Association)
Organisasi pembangunan internasional yang didirikan pada tahun
1968 di Washington DC. Tujuan IDA adalah memberikan kredit untuk
keperluan pembangunan dengan jalan memberikan pinjaman dengan
syarat lebih lunak. Berjangka waktu 50 tahun, dengan masa tenggang 10
tahun tanpa bunga.
o UNIDO (United Nations Industrial Development Organization)
Organisasi pembangunan industri PBB yang didirikan pada tanggal 24
Juli 1967 dan berkedudukan di Wina, Austria. Tujuannya untuk memajukan
perkembangan industri di negara berkembang dengan memberikan
bantuan, program latihan, penelitian, dan penyediaan informasi.
Tugas UNIDO :
♦ Mengoordinasikan kegiatan diselenggarakan oleh badan dalam lingkungan
PBB berkaitan dengan bidang pengembangan industri
♦ Menyediakan forum konsultasi dan negosiasi
♦ Membantu menyusun program perbaikan dalam sistem perindustrian
o FAO (Food and Agriculture Organization)
Organisasi pangan dan Pertanian PBB yang didirikan pada 16 Oktober
1945 di Quebec City, Quebec, Kanada. Markas besarnya berada di Roma,
Italia.
Tujuan FAO :
~ Meningkatkan jumlah mutu pangan
~ Menyelenggarakan persediaan bahan makanan dan produksi agraris
internasional
Usuha – usaha yang dilakukan oleh FAO :
~ Menyelenggarakan pendidikan terutama mengenai pangan dan pertanian
~ Memperbaiki produksi dan distribusi pertanian
~ Mempertahankan dan menjaga kelestarian tanah dan persediaan air
~ Membantu kelancaran pemberian kredit untuk pertanian dan agraria
o ILO (Internasional Labour Organization)
Organisasi Perubahan Internasional yang didirikan pada 11 April 1919
oleh Liga Bangsa – Bangsa melalui Traktat Versailles (Treaty of Versailles)
berkedudukan di Jenewa, Swiss.
Tujuannya :
* Untuk memperjuangkan keadilan sosial
* Perbaikan nasib kaum buruh dan keluarganya
* Keadilan di bidang ekonomi
Hal yang diperjuangkan ILO :
* Penghormatan terhadap HAM
* Standar Hidup yang lebih baik
* Kondisi kerja yang manusiawi
* Kesempatan kerja
* Keamana ekonomi
o IFC (International Finance Coopration)
Organisasi kerjasama dibidang keuangan. Didirikan pada 24 Juli 1956
di Washington DC .
Tujuan :
♣ Membantu penambahan modal yang sudah ada
♣ Membantu memberikan kredit jangak panjang kepada pengusaha swasta
dengan suatu jaminan dari pemerintahnya
o OPEC (Organization of Petrolium Exporting Countries )
Organisasi negara pengekspor minyak bumi yang didirikan September
1960 di Bagdad, Irak oleh 5 negara penghasil minyak bumi yaitu Arab Saudi,
Iran, Irak, Kuwait dan Venezuela.
Tujuan :
♠ Mengadakan kerjasam dibidang perminyakan
♠ Mempersatukan kebijakan
♠ Menentang penurunan harga minyak
♠ Mengusahakan keseragaman harga minyak di pasaran dunia
♠ Mengusahakan pemenuhan kebutuhan dunia akan minyak bumi
Negara anggota OPEC :
Arab Saudi Angola
Irak Libya
Kuwait Nigeria
Iran Uni Emirat Arab
Aljazair Qatar
Venezuela Ekuador
o IGGI (Inter Goverment Group Indonesia)
Gabungan negara industri maju dengan tujuan memberikan bantuan
pinjaman kepada Indonesia dengan syarat lunak. Indonesia menerima bantuan
tahun 1967 dalam bentuk penyusunan Program Rencana Pembanguan Lima
Tahun Indonesia, Replita I (1969-1973) dan bantuan dana pinjaman.
25 Maret 1992 IGGI bubar karena Belanda terlalu mencampuri urusan
Indonesia.
o CGI (Consultative Group for Indonesia)
Dibentuk oleh Bank Dunia atas permintaan Indonesia sebagai
pengganti IGGI. 24 Januari 2007, Indonesia membubarkan CGI karena CGI
tidak lagi murni menjadi forum konsultasi perencanaan dan pendanaan
pembangunan Indonesia namun, dimanfaat sebagai forum politik negara –
negara donatur.
Alasan lain adalah :
◘ Penerimaan dari utang sudah semakin kecil dari tahun ke tahun
◘ CGI sebagai forum antarbangsa sudah tidak lagi relevan
◘ Keterngantungan terhadap utang luar negeri adalah simbol kelemahan
◘ Selama ini CGI sebagai lembaga kreditur ikut terlibat secara langsung
maupun tidak dalam kebijakan ekonomi Indonesia
◘ Utang Indonesia sebenarnya hanya kepada Jepang, ADB, dan Bank Dunia
o Gerakan Non-Blok (GNB)
Dibentuk tahun 1961 atas prakarsa
• Presiden Joseph Broz Tito dari Yugoslavia
• Presiden Gammal Abdul Nasser dari Mesir
• Presiden Soekarno dari Indonesia
Tujuan awal GNB :
Meredakan ketegangan dunia karena adanya perang dingin antara Uni
Soviet dan Amerika Serikat.
GNB berusaha untuk mewujudkan perdamaian dunia berdasarkan
prinsip universe tentang kesamaan, kedaulatan, hak, martabat negara –
negara didunia, mengahormati HAM dan kemerdekaan yang fundamental.
Tujuan GNB selain itu yaitu mendukung perjuangan dekolonisasi
dan memegang teguh perjuangan melawan imperialisme, kolonialisme,
neokolonialisme, rasinalisme, apartheid, dan zeonisme serta tidak
membenarkan upaya penyelesaian sengketa antarnegara dengan
menggunakan kekerasan senjata.
Konferensi Tingkat Tinggi GNB
a. KTT I di Beograd, Yugoslavia (1961)
b. KTT II di Kairo, Mesir (1964)
c. KTT III di Lusaka, Zambia (1970)
d. KTT IV di Aljir, Aljazair (1973)
e. KTT V di Kolombo, Sri Langka (1976)
f. KTT VI di Havana, Kuba (1979)
g. KTT VII di New Delhi, India (1983)
h. KTT VIII di Harare, Zimbabwe (1986)
i. KTT IX di Beograd, Yugoslavia (1989)
j. KTT X di Jakarta, Indonesia (1992)
k. KTT XI di Kartagena, Columbia (1995)
l. KTT XII di Durban, Afrika Selatan (1998)
m. KTT XIII di Kuala Lumpur, Malaysia (2003)
n. KTT XIV di Havana, Kuba (2006)
o Dialog Utara-Selatan
Awalnya merupakan pertemuan yang diprakarsai oleh Amerika Serikat
dan Prancis dengan tujuan menghindari krisis atau embargo minyak.
Dilanjutkan dengan pertemuan panjang lainnya, sampai akhirnya
menghasilkan konferensi kerjasama ekonomi internasional pada Desember
1975 di Paris yang dikenal dengan istilah Dialog Utara – Selatan.
Negara – negara utara (negara maju) :
• Amerika Serikat • Inggris • Prancis
• Jerman • Kanada • Italia
• Swiss • Belgia • Swedia
• Belanda • Jepang • Uni Soviet
Negara – negara selatan (negara berkembang yang tingkat
perekonomiannya rendah)
Tujuannya mencari titik kesepakatan dalam rangka mengubah hubungan
antar negara – negara industri maju dan berkembang yang selama ini dianggap
kurang memberi manfaat bagi kelompok selatan.
Melalui pertemuan Paris, diharapkan adanya perubahan hubungan
kearah peranan negara – negara berkembang yang makin besar dalam Orde
Ekonomi Internasional Baru seperti yang telah direncanakan oleh Sidang
Khusus PBB 1975.
o WTO (World Trade Organization)
Badan kerjasam Internasional yang didirikan pada 1 Januari 1995,
pengganti GATT. Yang dibubarkan di Jenewa, Swiss pada 12 Desember
1995.
WTO mempunyai tujuan yang lebih luas lagi karena terbentuknya
WTO merupakan wujud kompromi antara konsep liberalisme perdaganag
dan konsep proteksionalisme.
Tugasnya memantau pelaksanaan perjanjian dagang yang telah
disepakati bersama serta mengavaluasi kebijakan perdagangan nasional
negara anggota.
WTO juga berperan sebagai forum negosiasi perdagangan dan aktif
dalam menangani konflik perdagangan yang terjadi. WTO juga
memberikan bantuan teknik dan pelatihan bagi negara berkembang dalam
bidang yang berhubungan dengan perdagangan internasional serta
bekerjasama dengan organisasi internasional lainnya.
Dampak Positif Dampak Negativ
Kerja sama ekonomi antarnegara membawa dampak terhadap
Indonesia. Namun, tidak semua bentuk kerjasama tersebut
membawa dampak positif terhadap perekonomian. Hal ini
karena adanya intervensi terhadap keputusan ekonomi dan
politik suatu bangsa. Berikut ini dampak positif dan negatif
kerjasama ekonomi antarnegara.
♣ Meningkatkan Daya Saing Ekonomi
♣ Menarik Investasi
♣ Menciptakan Lapangan Kerja
♣ Memperkuat Posisi Perdagangan
♠ Ketergantungan Dengan Negara Lain
♠ Intervensi Negara Asing ke Indonesia
♠ Masuknya Tenaga Kerja Asing ke Indonesia
♠ Mendorong Hidup Konsumtif
***background pertanyaan***

Kerja Sama Ekonomi Internasional kelas IX

  • 1.
    DISUSUN OLEH : ANARGYAREYHAN ALAN SYAHPUTRA (05) KARINA DWI CAHYANI (14) MUHAMMAD AKMAL (19) NISRINA NUR HANIYAH (26) SALSABILA FAUZI MAHFUZH (31) SHAFIRA ADJANI (32) IPS
  • 2.
    KATA PENGANTAR Puji dansyukur kita panjatkan kehadirat Tuhan YME karena rahmatnya kami dapat menyelesaikan makalah IPS yang berjudul “KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL”. Selain itu, kami ingin mengucapkan terimakasih kepada Ibu Supni selaku guru IPS kami yang telah membimbing kami selama ini. Dalam bab ini kita membahas tentang kerja sama ekonomi internasional yang berkaitan dengan Indonesia. Tanpa kita sadari, ternyata Indonesia juga turut berperan penting dalam ekonomi Internasional. Kami sadar akan kekurangan makalah ini. Maka dari itu kami mohon bantuan atas kerjasama, kritik, saran dan usulan dari teman-teman. Jakarta, 26 Februari 2014
  • 3.
  • 4.
    A. Latar Belakangdan Tujuan serta Peran Indonesia dalam Kerja Sama Internasional 1. Latar Belakang Kerjasama Internasional 2. Tujuan Kerjasama Internasional 3. Peranan Indonesia dalam Kerjasama Internasional
  • 5.
    Kerjasama ekonomi internasionaladalah bentuk hubungan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain untuk memajukan kerjasama yang saling membantu dan saling menguntungkan, khususnya di bidang ekonomi melalui kesepakatan atau perjanjian, baik secara bilateral, multilateral maupun regional.
  • 6.
    Persamaan yang melatarbelakangikerjasama internasional : 1. Keadaan geografis ex : ASEAN (Association of South East Asian Nation) 2. Sumber daya ex : OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) 3. Keadaan ekonomi ex : kondisi negara berkembang 4. Kepentingan politik ex: GNB (Gerakan Non-Blok)
  • 7.
    Perbedaan yang melatarbelakangi: 1. Sumber daya yang dimiliki 2. Jumlah penduduk 3. Kebudayaan 4. Kepentingan ekonomi dan politik
  • 8.
    Tujuan utama suatunegara melaksanakan kerjasama ekonomi adalah memajukan kegiatan perekonomian suatu negara dan saling membantu dalam mengatasi kesulitan ekonomi yang dihadapi.
  • 9.
    Tujuan lain : a.Menambah devisa negara b. Terbukanya kesempatan kerja c. Transfer teknologi d. Menghindari adanya persaingan antarsesama negara
  • 10.
    a. Peranan Indonesiadalam ASEAN Beberapa bentuk peranan aktif Indonesia  Ikut memprakarsai dan mendirikan ASEAN  Ditunjuk sebagai sekretariat tetap ASEAN pertama  Tempat berlangsungnya KTT ASEAN yang membahas masalah penting dan program ASEAN dihadiri oleh para kepala negara pemerintahan negara – negara ASEAN
  • 11.
    b. Peranan Indonesiadalam PBB • Indonesia turut menjalankan peraturan – peraturan yang menyangkut perdagangan internasional • Menyediakan tempat penampungan sementara di Pulau Galang (Riau) saat masalah pengungsian Vietnam • Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah KTT GNB ke-10
  • 12.
    B. Kerja SamaEkonomi Internasional 1. Bentuk – bentuk kerjasama Internasional 2. Badan – badan kerjasama ekonomi
  • 13.
    a) Dilihat dariJumlah Negara  Kerjasama Ekonomi Bilateral Kerjasama ekonomi yang dilaksanakan dua negara dengan suatu perjanjian. Contohnya kerjasama Indonesia dengan Jepang merealisasikan FTA pada tahun 2005.  Kerjasama Ekonomi Multilateral Kerjasama yang mengikat antara beberapa negara (+2 negara). Contohnya ASEAN, AFTA, dan APEC.
  • 14.
    b) Dilihat dariletak Geografis  Kerjasama Ekonomi Regional Kerjasama ekonomi antarnegara yang terbatas hanya pada suatu kawasan atau daerah tertentu. Contohnya ASEAN, MEE, APEC dan ADB.  Kerjasama Ekonomi Internasional Kerjasama dibidang Ekonomi yang mencangkup wilayah negara – negara yang ada didunia. Contohnya kerjasama dibawah naungan PBB yaitu IMF, ECOSOC, dan IBRD.
  • 15.
    a. Kerjasama Ekonomi Regional b.Kerjasama Ekonomi Internasional di Bawah Naungan PBB
  • 16.
     ASEAN Organisasi negaraAsia Tenggara. Untuk memperlancar pelaksanaa kerjasama ekonomi maka dibentuk komite – komite : • Committee on Food Agriculture and Forest • Committee on Trade and Tourism • Committee on Finance and Banking • Committee on Industri, Mining and Energy • Committee on Transportation and Communication.
  • 17.
     APEC Forum kerjasamanegara di kawasan Asia Pasifik. APEC didirikan pada November 1989 atas perdana mentri Australia, Bob Hawke. Anggota – anggota APEC : Amerika Serikat Indonesia Selandia Baru Australia Jepang Singapura Brunei Darussalam Korea Selatan Taiwan Cina Kanada Thailand Chili Malaysia Rusia Filipina Mexico Vietnam Hongkong Papua Nugini Peru
  • 18.
     EU EEC/MEE adalahlembaga kerjasama ekonomi dan moneter yang lahir dari Perjanjian Roma (Treaty of Roma) pada 25 Maret 1957. Pada 1 Juli 1967 bergabung menjadi ME (Masyarakat Eropa) lalu 1993 menjadi Uni Eropa (European Union). Anggota Uni Eropa ada 27 yaitu : Irlandia Italia Jerman Polandia Malta Inggris Yunani Belanda Hongaria Slovakia Prancis Australia Denmark Ceko Latvia Portugal Belgia Swedia Slovenia Lithuania Spanyol Luksemburg Finlandia Siprus Estonia Portugal
  • 19.
     ADB Lembaga pembangunaninternasional yang dibentuk oleh konferensi kerjasama ekonomi Asia yang merupakan konferensi tingkat mentri yang pertama di Manila pada bulan Desember 1966. Tujuan dibentuk : • Memberikan pinjaman dana • Memberikan bantuan teknik • Meningkatkan penanaman modal • Mengadakan atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi di negara Asia Timur termasuk Pasifik Selatan.
  • 20.
     Persetujuan Blokatau Wilayah Perdagangan Bebas EFTA adalah suatu bentuk integritas ekonomi untuk menciptakan suatu daerah bebas perdagangan antarnegara yaitu, Amerika Serikat, Denmark, Swedia, Swiss, Portugal dan Norwegia. Jenis lembaga semacam ini juga berdiri untuk Amerika Utara yaitu NAFTA pada 12 Agustus 1991, lalu mulai efektif mulai 1 Januari 1994. Untuk wilayah ASEAN yaitu AFTA berlaku tahun 2003. Pembentukan AFTA berawal dari pertamuan KTT ASEAN ke-4 di Singapura pada Januari 1992.
  • 21.
    o ECOSOC Tujuan : ♦Meningkatkan tingkat kehidupan ♦ Mengembangkan masalah internasional di bidang ekonomi, sosial dan kesehatan ♦ Kerjasama internasional dalam bidang pendidikan dan kebudayaan ♦ Memupuk hak – hak asasi manusia
  • 22.
    o IMF Didirikan pada27 September 1945. Tujuannya untuk memajukan kerjasama internasional dalam bidang ekonomi, keuangan, dan perdagangan sehingga dapat memperluas kesempatan kerja dan mencapai kemakmuran bersama anggota – anggotanya.
  • 23.
    o IBRD (InternationalBank for Recontructions and Development) atau World Bank Didirikan pada 27 Desember 1947, dan berkedudukan di Washington DC. Tujuan IBRD adalah ◘ Memeberi bantuan kredit jangak panjang dan jangka pendek ◘ Membantu pembangunan ekonomi negara – negara dengan memberikan fasilitas dan investasi untuk tujuan produksi ◘ Mengadakan koordinasi dengan pinjaman yang diberikan oleh badan internasional lainnya ◘ Membangun negara – negara dalam meningkatkan perdagangan internasional
  • 24.
    o UNDP (UnitedNations Development Program) Badan PBB yang memberikan sumbangan untuk membiayai program pembangunan. Dibentuk pada November 1965. Proyek dilakukan oleh UNDP, yaitu : ☼ Mencari, meneliti dan mengaktifkan potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan serta sumber daya lain yang diperlukan bagi pembangunan. ☼ Membangun pendidikan dan pelatihan tenaga kerja dinegara – negara yang sedang berkembang dengan keterampilan kejujuran dan keterampilan profesional ☼ Membina riset ilmiah yang berkaitan dengan masalah – masalah pembangunan serta membantu pengembangan teknologi terapan ☼ Membina penyusunan rencana pembangunan nasional maupun regional
  • 25.
    o IDA (InternationalDevelopment Association) Organisasi pembangunan internasional yang didirikan pada tahun 1968 di Washington DC. Tujuan IDA adalah memberikan kredit untuk keperluan pembangunan dengan jalan memberikan pinjaman dengan syarat lebih lunak. Berjangka waktu 50 tahun, dengan masa tenggang 10 tahun tanpa bunga.
  • 26.
    o UNIDO (UnitedNations Industrial Development Organization) Organisasi pembangunan industri PBB yang didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan berkedudukan di Wina, Austria. Tujuannya untuk memajukan perkembangan industri di negara berkembang dengan memberikan bantuan, program latihan, penelitian, dan penyediaan informasi. Tugas UNIDO : ♦ Mengoordinasikan kegiatan diselenggarakan oleh badan dalam lingkungan PBB berkaitan dengan bidang pengembangan industri ♦ Menyediakan forum konsultasi dan negosiasi ♦ Membantu menyusun program perbaikan dalam sistem perindustrian
  • 27.
    o FAO (Foodand Agriculture Organization) Organisasi pangan dan Pertanian PBB yang didirikan pada 16 Oktober 1945 di Quebec City, Quebec, Kanada. Markas besarnya berada di Roma, Italia. Tujuan FAO : ~ Meningkatkan jumlah mutu pangan ~ Menyelenggarakan persediaan bahan makanan dan produksi agraris internasional Usuha – usaha yang dilakukan oleh FAO : ~ Menyelenggarakan pendidikan terutama mengenai pangan dan pertanian ~ Memperbaiki produksi dan distribusi pertanian ~ Mempertahankan dan menjaga kelestarian tanah dan persediaan air ~ Membantu kelancaran pemberian kredit untuk pertanian dan agraria
  • 28.
    o ILO (InternasionalLabour Organization) Organisasi Perubahan Internasional yang didirikan pada 11 April 1919 oleh Liga Bangsa – Bangsa melalui Traktat Versailles (Treaty of Versailles) berkedudukan di Jenewa, Swiss. Tujuannya : * Untuk memperjuangkan keadilan sosial * Perbaikan nasib kaum buruh dan keluarganya * Keadilan di bidang ekonomi Hal yang diperjuangkan ILO : * Penghormatan terhadap HAM * Standar Hidup yang lebih baik * Kondisi kerja yang manusiawi * Kesempatan kerja * Keamana ekonomi
  • 29.
    o IFC (InternationalFinance Coopration) Organisasi kerjasama dibidang keuangan. Didirikan pada 24 Juli 1956 di Washington DC . Tujuan : ♣ Membantu penambahan modal yang sudah ada ♣ Membantu memberikan kredit jangak panjang kepada pengusaha swasta dengan suatu jaminan dari pemerintahnya
  • 30.
    o OPEC (Organizationof Petrolium Exporting Countries ) Organisasi negara pengekspor minyak bumi yang didirikan September 1960 di Bagdad, Irak oleh 5 negara penghasil minyak bumi yaitu Arab Saudi, Iran, Irak, Kuwait dan Venezuela. Tujuan : ♠ Mengadakan kerjasam dibidang perminyakan ♠ Mempersatukan kebijakan ♠ Menentang penurunan harga minyak ♠ Mengusahakan keseragaman harga minyak di pasaran dunia ♠ Mengusahakan pemenuhan kebutuhan dunia akan minyak bumi Negara anggota OPEC : Arab Saudi Angola Irak Libya Kuwait Nigeria Iran Uni Emirat Arab Aljazair Qatar Venezuela Ekuador
  • 31.
    o IGGI (InterGoverment Group Indonesia) Gabungan negara industri maju dengan tujuan memberikan bantuan pinjaman kepada Indonesia dengan syarat lunak. Indonesia menerima bantuan tahun 1967 dalam bentuk penyusunan Program Rencana Pembanguan Lima Tahun Indonesia, Replita I (1969-1973) dan bantuan dana pinjaman. 25 Maret 1992 IGGI bubar karena Belanda terlalu mencampuri urusan Indonesia.
  • 32.
    o CGI (ConsultativeGroup for Indonesia) Dibentuk oleh Bank Dunia atas permintaan Indonesia sebagai pengganti IGGI. 24 Januari 2007, Indonesia membubarkan CGI karena CGI tidak lagi murni menjadi forum konsultasi perencanaan dan pendanaan pembangunan Indonesia namun, dimanfaat sebagai forum politik negara – negara donatur. Alasan lain adalah : ◘ Penerimaan dari utang sudah semakin kecil dari tahun ke tahun ◘ CGI sebagai forum antarbangsa sudah tidak lagi relevan ◘ Keterngantungan terhadap utang luar negeri adalah simbol kelemahan ◘ Selama ini CGI sebagai lembaga kreditur ikut terlibat secara langsung maupun tidak dalam kebijakan ekonomi Indonesia ◘ Utang Indonesia sebenarnya hanya kepada Jepang, ADB, dan Bank Dunia
  • 33.
    o Gerakan Non-Blok(GNB) Dibentuk tahun 1961 atas prakarsa • Presiden Joseph Broz Tito dari Yugoslavia • Presiden Gammal Abdul Nasser dari Mesir • Presiden Soekarno dari Indonesia Tujuan awal GNB : Meredakan ketegangan dunia karena adanya perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. GNB berusaha untuk mewujudkan perdamaian dunia berdasarkan prinsip universe tentang kesamaan, kedaulatan, hak, martabat negara – negara didunia, mengahormati HAM dan kemerdekaan yang fundamental. Tujuan GNB selain itu yaitu mendukung perjuangan dekolonisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialisme, kolonialisme, neokolonialisme, rasinalisme, apartheid, dan zeonisme serta tidak membenarkan upaya penyelesaian sengketa antarnegara dengan menggunakan kekerasan senjata.
  • 34.
    Konferensi Tingkat TinggiGNB a. KTT I di Beograd, Yugoslavia (1961) b. KTT II di Kairo, Mesir (1964) c. KTT III di Lusaka, Zambia (1970) d. KTT IV di Aljir, Aljazair (1973) e. KTT V di Kolombo, Sri Langka (1976) f. KTT VI di Havana, Kuba (1979) g. KTT VII di New Delhi, India (1983) h. KTT VIII di Harare, Zimbabwe (1986) i. KTT IX di Beograd, Yugoslavia (1989) j. KTT X di Jakarta, Indonesia (1992) k. KTT XI di Kartagena, Columbia (1995) l. KTT XII di Durban, Afrika Selatan (1998) m. KTT XIII di Kuala Lumpur, Malaysia (2003) n. KTT XIV di Havana, Kuba (2006)
  • 35.
    o Dialog Utara-Selatan Awalnyamerupakan pertemuan yang diprakarsai oleh Amerika Serikat dan Prancis dengan tujuan menghindari krisis atau embargo minyak. Dilanjutkan dengan pertemuan panjang lainnya, sampai akhirnya menghasilkan konferensi kerjasama ekonomi internasional pada Desember 1975 di Paris yang dikenal dengan istilah Dialog Utara – Selatan. Negara – negara utara (negara maju) : • Amerika Serikat • Inggris • Prancis • Jerman • Kanada • Italia • Swiss • Belgia • Swedia • Belanda • Jepang • Uni Soviet Negara – negara selatan (negara berkembang yang tingkat perekonomiannya rendah) Tujuannya mencari titik kesepakatan dalam rangka mengubah hubungan antar negara – negara industri maju dan berkembang yang selama ini dianggap kurang memberi manfaat bagi kelompok selatan. Melalui pertemuan Paris, diharapkan adanya perubahan hubungan kearah peranan negara – negara berkembang yang makin besar dalam Orde Ekonomi Internasional Baru seperti yang telah direncanakan oleh Sidang Khusus PBB 1975.
  • 36.
    o WTO (WorldTrade Organization) Badan kerjasam Internasional yang didirikan pada 1 Januari 1995, pengganti GATT. Yang dibubarkan di Jenewa, Swiss pada 12 Desember 1995. WTO mempunyai tujuan yang lebih luas lagi karena terbentuknya WTO merupakan wujud kompromi antara konsep liberalisme perdaganag dan konsep proteksionalisme. Tugasnya memantau pelaksanaan perjanjian dagang yang telah disepakati bersama serta mengavaluasi kebijakan perdagangan nasional negara anggota. WTO juga berperan sebagai forum negosiasi perdagangan dan aktif dalam menangani konflik perdagangan yang terjadi. WTO juga memberikan bantuan teknik dan pelatihan bagi negara berkembang dalam bidang yang berhubungan dengan perdagangan internasional serta bekerjasama dengan organisasi internasional lainnya.
  • 37.
    Dampak Positif DampakNegativ Kerja sama ekonomi antarnegara membawa dampak terhadap Indonesia. Namun, tidak semua bentuk kerjasama tersebut membawa dampak positif terhadap perekonomian. Hal ini karena adanya intervensi terhadap keputusan ekonomi dan politik suatu bangsa. Berikut ini dampak positif dan negatif kerjasama ekonomi antarnegara.
  • 38.
    ♣ Meningkatkan DayaSaing Ekonomi ♣ Menarik Investasi ♣ Menciptakan Lapangan Kerja ♣ Memperkuat Posisi Perdagangan
  • 39.
    ♠ Ketergantungan DenganNegara Lain ♠ Intervensi Negara Asing ke Indonesia ♠ Masuknya Tenaga Kerja Asing ke Indonesia ♠ Mendorong Hidup Konsumtif
  • 40.