dan
vulva hygiene
Di susun oleh
SITI MERLIN BENINA
6.06.366
AKADEMI KEPERAWATAN
PEMERINTAH KABUPATEN MUNA
2009
Perawatan Payudara
Pengertian perawatan payudara
Perawatan Payudara pasca persalinan
merupakan kelanjutan perawatan payudara
semasa hamil, yang mempunyai tujuan sebagai
berikut :
1) Untuk menjaga kebersihan payudara
sehingga terhindar dari infeksi
2) Untuk memperbanyak produksi ASI
3) Untuk mengetahui adanya kelainan
Pelaksanaan perawatan payudara pasca
persalinan dimulai sedini mungkin yaitu 1 – 2
hari sesudah bayi dilahirkan. Hal itu dilakukan
2 kali sehari.
Pelaksanaan Perawatan Payudara
Persiapan Alat
1. Baby oil secukupnya.
2. Kapas secukupnya
3. Waslap, 2 buah
4. Handuk bersih, 2 buah
5. Bengkok
6. 2 baskom berisi air (hangat dan dingin)
7. BH yang bersih dan terbuat dari katun
Persiapan Ibu
1. Cuci tangan dengan sabun dibawah
air mengalir dan keringkan dengan handuk.
2. Baju ibu bagian depan dibuka
3. Pasang handuk
Pelaksanaan Perawatan Payudara
Ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan dalam melaksanakan perawatan
payudara pasca persalinan, yaitu:
1. Puting susu dikompres dengan kapas minyak
selama 3-4 menit, kemudian bersihkan dengan
kapas minyak tadi.
2. Pengenyalan yaitu puting susu dipegang
dengan ibu jari dan jari telunjuk diputar
kedalam 20 kali keluar 20 kali.
3. Penonjolan puting susu yaitu :
1) Puting susu cukup ditarik sebanyak 20 kali
2) Dirangsang dengan menggunakan ujung
waslap
3) Memakai pompa puting susu
4. Pengurutan payudara:
1) Telapak tangan petugas diberi baby
oil kemudian diratakan
2) Peganglah payudara lalu diurut dari
pangkal ke putting susu sebanyak 30
kali
3) Pijatlah puting susu pada daerah
areola mammae untuk mengeluarkan
colostrum
4) Bersihkan payudara dengan air bersih
memakai waslap.
Gambar 2.1. Pengurutan buah dada dari tengah
ke samping kemudian ke bawah
Gambar 2.2. Pengurutan buah
dada berputar dari tengah ke samping
kemudian ke bawah
Gambar 2.3. Pengurutan buah
dada berputar dari tengah ke samping
kemudian ke bawah
Gambar 2.4. Pengurutan buah
dada dari pangkal ke puting
PERAWATAN VULVA DAN
PERINEUM PADA MASA NIFAS
PENGERTIAN : Membersihkan daerah vulva
dan perineum pada ibu yang
telah melahirkan sampai 42
hari pasca salin dan masih
menjalani rawat
inap di rumah sakit
TUJUAN : - Vulva dan perineum
bersih
a. Mencegah iritasi dan infeksi
b. Meningkatkan rasa nyaman ibu
KEBIJAKAN : - Dilakukan setiap hari
minimal dua hari
a. Bimbingan diberikan sampai ibu mampu
melakukannya sendiri
PERSIAPAN :
− 1 pasang sarung tangan
− - Pembalut wanita
− Kapas -Bengkok -Air DTT
− - Kassa Steril -Perlak dan pengalas
− -Betadin -Celana Dalam
PROSEDUR :
1. Cuci Tangan
2. Siapkan alat-alat
3. Minta penunggu keluar
4. Siapkan lingkungan dan jaga privasi pasien
5. Jelaskan prosedur
6. Atur Ibu dalam posisi Dorsal Recumben
7. Bantu ibu melepaskan pakaian bawah
8. Beri selimut
9. Pasang pengalas di bawah bokong ibu
10.Letakkan bengkok di depan vulva
11.Cuci Tangan
12.Pakai sarung tangan
13.Periksa keadaan lokea : warna, dan bau
14. Ambil kapas air DTT, bersihkan vulava
dan perineum sebagai berikut:
3. Bersihkan mulai simfisis pubis menuju
keatas secara zigzag, buang kapas
DTT ke dalam bengkok
4. Ambil kapas, bersihkan mulai lipatan
paha atas menuju ke arah luar paha
kiri, sampai seluruh permukaan kulit
bagian dalam bersih
5. Lakukan langkah (b) untuk paha kanan
6. Ambil kapas DTT,bersihkan labia
mayora kiri dari arah atas ke bawah
7. Lakukan langkah (d) untuk labia mayora
kanan
8. Buka labia minora dengan telunjuk dan
ibu jari tangan kiri
9. Ambil kapas DTT, bersihkan mulai
klitoris menuju ke bawah sampai anus
15. Perhatikan keadaan
perineum; adakah lepas
jahitan/jahitan longgar,
bengkak, kemerahan
16. Rawat luka jahitan
dengan kassa steril yang
diberi betadin
17. Pasang celana dalam dan
pembalutnya
18. Angkat pengalas
19. Anjurkan ibu untuk ganti
pembalutnya
18. Angkat pengalas
19. Anjurkan ibu
untuk ganti
pembalut setiap
kali basah

Leaflet merlin

  • 1.
    dan vulva hygiene Di susunoleh SITI MERLIN BENINA 6.06.366 AKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH KABUPATEN MUNA 2009
  • 2.
    Perawatan Payudara Pengertian perawatanpayudara Perawatan Payudara pasca persalinan merupakan kelanjutan perawatan payudara semasa hamil, yang mempunyai tujuan sebagai berikut : 1) Untuk menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi 2) Untuk memperbanyak produksi ASI 3) Untuk mengetahui adanya kelainan Pelaksanaan perawatan payudara pasca persalinan dimulai sedini mungkin yaitu 1 – 2 hari sesudah bayi dilahirkan. Hal itu dilakukan 2 kali sehari. Pelaksanaan Perawatan Payudara Persiapan Alat 1. Baby oil secukupnya. 2. Kapas secukupnya 3. Waslap, 2 buah 4. Handuk bersih, 2 buah 5. Bengkok 6. 2 baskom berisi air (hangat dan dingin) 7. BH yang bersih dan terbuat dari katun Persiapan Ibu 1. Cuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir dan keringkan dengan handuk. 2. Baju ibu bagian depan dibuka 3. Pasang handuk Pelaksanaan Perawatan Payudara Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan perawatan payudara pasca persalinan, yaitu: 1. Puting susu dikompres dengan kapas minyak selama 3-4 menit, kemudian bersihkan dengan kapas minyak tadi. 2. Pengenyalan yaitu puting susu dipegang dengan ibu jari dan jari telunjuk diputar kedalam 20 kali keluar 20 kali. 3. Penonjolan puting susu yaitu : 1) Puting susu cukup ditarik sebanyak 20 kali 2) Dirangsang dengan menggunakan ujung waslap 3) Memakai pompa puting susu 4. Pengurutan payudara: 1) Telapak tangan petugas diberi baby oil kemudian diratakan 2) Peganglah payudara lalu diurut dari pangkal ke putting susu sebanyak 30 kali 3) Pijatlah puting susu pada daerah areola mammae untuk mengeluarkan colostrum 4) Bersihkan payudara dengan air bersih memakai waslap. Gambar 2.1. Pengurutan buah dada dari tengah ke samping kemudian ke bawah Gambar 2.2. Pengurutan buah dada berputar dari tengah ke samping kemudian ke bawah Gambar 2.3. Pengurutan buah dada berputar dari tengah ke samping kemudian ke bawah
  • 3.
    Gambar 2.4. Pengurutanbuah dada dari pangkal ke puting PERAWATAN VULVA DAN PERINEUM PADA MASA NIFAS PENGERTIAN : Membersihkan daerah vulva dan perineum pada ibu yang telah melahirkan sampai 42 hari pasca salin dan masih menjalani rawat inap di rumah sakit TUJUAN : - Vulva dan perineum bersih a. Mencegah iritasi dan infeksi b. Meningkatkan rasa nyaman ibu KEBIJAKAN : - Dilakukan setiap hari minimal dua hari a. Bimbingan diberikan sampai ibu mampu melakukannya sendiri PERSIAPAN : − 1 pasang sarung tangan − - Pembalut wanita − Kapas -Bengkok -Air DTT − - Kassa Steril -Perlak dan pengalas − -Betadin -Celana Dalam PROSEDUR : 1. Cuci Tangan 2. Siapkan alat-alat 3. Minta penunggu keluar 4. Siapkan lingkungan dan jaga privasi pasien 5. Jelaskan prosedur 6. Atur Ibu dalam posisi Dorsal Recumben 7. Bantu ibu melepaskan pakaian bawah 8. Beri selimut 9. Pasang pengalas di bawah bokong ibu 10.Letakkan bengkok di depan vulva 11.Cuci Tangan 12.Pakai sarung tangan 13.Periksa keadaan lokea : warna, dan bau 14. Ambil kapas air DTT, bersihkan vulava dan perineum sebagai berikut: 3. Bersihkan mulai simfisis pubis menuju keatas secara zigzag, buang kapas DTT ke dalam bengkok 4. Ambil kapas, bersihkan mulai lipatan paha atas menuju ke arah luar paha kiri, sampai seluruh permukaan kulit bagian dalam bersih 5. Lakukan langkah (b) untuk paha kanan 6. Ambil kapas DTT,bersihkan labia mayora kiri dari arah atas ke bawah 7. Lakukan langkah (d) untuk labia mayora kanan 8. Buka labia minora dengan telunjuk dan ibu jari tangan kiri 9. Ambil kapas DTT, bersihkan mulai klitoris menuju ke bawah sampai anus 15. Perhatikan keadaan perineum; adakah lepas jahitan/jahitan longgar, bengkak, kemerahan 16. Rawat luka jahitan dengan kassa steril yang diberi betadin 17. Pasang celana dalam dan pembalutnya 18. Angkat pengalas 19. Anjurkan ibu untuk ganti pembalutnya 18. Angkat pengalas 19. Anjurkan ibu untuk ganti pembalut setiap kali basah