QS. AL-ISRA:32 DAN QS.
AN-NUR:2
TENTANG LARANGAN
PERGAULAN BEBAS DAN
PERBUATAN ZINA
Oleh: Feby Fauziah, S.Pd.
• Melaui Model Pembelajaran Problem Based Learning, Peserta didik dapat menganalisis
QS. Al-Isra/17:32 dan QS. An-Nur/24:2 tentang Larangan Pergaulan Bebasa dan Perbuatan
Zina
• Menelaah isi dan kandungan ayat QS. Al-Isra/17: 32 melalui sedikitnya dua tafsir Alquran
• Mengkorelasikan/menghubungkan pesan-pesan ayat QS. Al-Isra/17: 32 dengan dampak
negatif mendekati zina yang terjadi pada masa kini
• Menelaah dan memecahkan permasalahan pada masa kini terkait zina dengan
menawarkan berbagai solusi dari permasalahan tersebut
• Menganalisis QS. Al-Isra/17 : 32 tentang larangan zina serta menyimpulkan hikmah dari
pelarangan tersebut
QS. Al-Isra/17:32
MENELAAH KANDUNGAN AYAT
QS. AL-ISRA/17: 32
Di satu sisi, seks dalam pandangan Islam
merupakan sesuatu yang suci. Namun di
sisi lain, karena adanya perbuatan zina,
maka menjadikan seks itu sesuatu yang
kotor dan menjijikkan serta akan
berpotensi menimbulkan berbagai
penyakit yang membahayakan
kehidupan manusia jika terjadi
penyimpangan dalam penyalurannya.
Sebagaimana disebutkan dalam Q.S.
al-Isra’/17: 32, bahwa mendekati
perbuatan zina saja sudah terlarang,
apalagi jika sampai melakukannya,
maka tentu saja pelakunya telah
melakukan perbuatan
yang keji dan menempuh jalan yang
sangat buruk.
QS. An-Nur/24:2
Contoh Perilaku "Mendekati Zina"
Berpacaran/
Berdua-duaan di
tempat sepi
Mendatangi tempat-
tempat yang dapat
mengundang nafsu
syahwat
Melihat konten, tayangan
video, fil, TV yang dapat
merangsang nafsu syahwat
Pengertian Zina
Zina secara bahasa berasal
dari kata zana – yazni,
yaitu hubungan badan
antara laki-laki dan
perempuan yang sudah
balig, tanpa adanya ikatan
pernikaham yang sah
sesuai dengan tuntunan
agama Islam.
Zina secara harfiah berarti
fahisah yaitu perbuatan keji, dan
zina secara istilah adalah
hubungan selayaknya suami istri
yang dilakukan oleh seorang
perempuan dan laki-laki yang
tidak terikat dalam hubungan
pernikahan, baik itu dilakukan
oleh salah satu atau keduanya
yang sudah menikah, atau pun
belum menikah sama sekali.
Hukum Perbuatan Zina
Para ulama telah
bersepakat,
bahwa hukum
perbuatan zina
adalah haram.
Hukuman bagi Pezina
Hukuman untuk pelaku zina
muhsan adalah:
1) Hukuman dera atau
dicambuk sebanyak 100 kali
2) Hukuman rajam yaitu
hukuman mati dengan cara
dilempari batu atau
sejenisnya.
Hukuman untuk pelaku zina ghairu
muhsan adalah:
1) Apabila pelaku zina ghairu muhsan
adalah gadis dan perjaka maka
hukumannya adalah dera atau cambuk
100 kali dan diasingkan dari wilayah
tempat tinggalnya.
2) Apabila pelaku zina ghairu muhsan
adalah janda dan duda, maka hukuman
nya adalah dera 100 kali dan hukum
rajam hingga meninggal dunia
Dampak Negatif
dari Perbuatan Zina
Imam As-Suyuti
membaginya
menjadi dua
Dampak
Dampak yang
Ditanggung di Dunia
• Menghilangkan kewibawaan
• Menyebabkan kefakiran
• Memperpendek umur
Dampak yang
Ditanggung di Akhirat
• Mendapatkan murka Allah Swt
• Mendapat hisab yang buruk
• Mendapat siksa yang pedih


LARANGAN MENDEKATI ZINA.pptx

  • 1.
    QS. AL-ISRA:32 DANQS. AN-NUR:2 TENTANG LARANGAN PERGAULAN BEBAS DAN PERBUATAN ZINA Oleh: Feby Fauziah, S.Pd.
  • 2.
    • Melaui ModelPembelajaran Problem Based Learning, Peserta didik dapat menganalisis QS. Al-Isra/17:32 dan QS. An-Nur/24:2 tentang Larangan Pergaulan Bebasa dan Perbuatan Zina • Menelaah isi dan kandungan ayat QS. Al-Isra/17: 32 melalui sedikitnya dua tafsir Alquran • Mengkorelasikan/menghubungkan pesan-pesan ayat QS. Al-Isra/17: 32 dengan dampak negatif mendekati zina yang terjadi pada masa kini • Menelaah dan memecahkan permasalahan pada masa kini terkait zina dengan menawarkan berbagai solusi dari permasalahan tersebut • Menganalisis QS. Al-Isra/17 : 32 tentang larangan zina serta menyimpulkan hikmah dari pelarangan tersebut
  • 4.
  • 5.
    MENELAAH KANDUNGAN AYAT QS.AL-ISRA/17: 32 Di satu sisi, seks dalam pandangan Islam merupakan sesuatu yang suci. Namun di sisi lain, karena adanya perbuatan zina, maka menjadikan seks itu sesuatu yang kotor dan menjijikkan serta akan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit yang membahayakan kehidupan manusia jika terjadi penyimpangan dalam penyalurannya. Sebagaimana disebutkan dalam Q.S. al-Isra’/17: 32, bahwa mendekati perbuatan zina saja sudah terlarang, apalagi jika sampai melakukannya, maka tentu saja pelakunya telah melakukan perbuatan yang keji dan menempuh jalan yang sangat buruk.
  • 6.
  • 7.
    Contoh Perilaku "MendekatiZina" Berpacaran/ Berdua-duaan di tempat sepi Mendatangi tempat- tempat yang dapat mengundang nafsu syahwat Melihat konten, tayangan video, fil, TV yang dapat merangsang nafsu syahwat
  • 8.
    Pengertian Zina Zina secarabahasa berasal dari kata zana – yazni, yaitu hubungan badan antara laki-laki dan perempuan yang sudah balig, tanpa adanya ikatan pernikaham yang sah sesuai dengan tuntunan agama Islam. Zina secara harfiah berarti fahisah yaitu perbuatan keji, dan zina secara istilah adalah hubungan selayaknya suami istri yang dilakukan oleh seorang perempuan dan laki-laki yang tidak terikat dalam hubungan pernikahan, baik itu dilakukan oleh salah satu atau keduanya yang sudah menikah, atau pun belum menikah sama sekali.
  • 9.
    Hukum Perbuatan Zina Paraulama telah bersepakat, bahwa hukum perbuatan zina adalah haram.
  • 10.
    Hukuman bagi Pezina Hukumanuntuk pelaku zina muhsan adalah: 1) Hukuman dera atau dicambuk sebanyak 100 kali 2) Hukuman rajam yaitu hukuman mati dengan cara dilempari batu atau sejenisnya. Hukuman untuk pelaku zina ghairu muhsan adalah: 1) Apabila pelaku zina ghairu muhsan adalah gadis dan perjaka maka hukumannya adalah dera atau cambuk 100 kali dan diasingkan dari wilayah tempat tinggalnya. 2) Apabila pelaku zina ghairu muhsan adalah janda dan duda, maka hukuman nya adalah dera 100 kali dan hukum rajam hingga meninggal dunia
  • 11.
  • 12.
    Imam As-Suyuti membaginya menjadi dua Dampak Dampakyang Ditanggung di Dunia • Menghilangkan kewibawaan • Menyebabkan kefakiran • Memperpendek umur Dampak yang Ditanggung di Akhirat • Mendapatkan murka Allah Swt • Mendapat hisab yang buruk • Mendapat siksa yang pedih
  • 14.