B
D
G
ATAYA CENDANA XMIPA4 03
KONSEP
RODA BELAKANG SEPEDA DENGAN GIR
BELAKANG
SEPOROS
sepeda merupakan benda yang dekat dan
banyak digunakan dalam kehidupan
sehari -hari.
Dua roda yang dihubungkan,
dan poros roda sepusat memiliki kecepatan sudut yang sama.
Jika roda 1 berputar satu putaran penuh,
maka roda 2 pun akan berputar satu putaran penuh. Jadi berlaku:
a. Kedua roda berputar searah
b. Kecepatan sudut kedua roda sama
Keterangan :
ωA = kecepatan sudut roda A (rad/s)
ωB = kecepatan sudut roda B (rad/s)
VA = Kecepatan linier roda A (m/s)
VB = Kecepatan linier roda B (m/s)
RA = jari-jari roda A (m)
RB = jari-jari roda B (m)
A : Gir belakang sepeda
B : Roda belakang sepeda
ωA : Kecepatan sudut roda A
ωB : Kecepatan sudut roda B
KETERANGAN
Mesin Jam
BERSINGGUNGAN
jam merupakan benda yang dekat dan
banyak digunakan dalam kehidupan
sehari -hari.
Keterangan :
A : Roda A
B : Roda B
ωA : Kecepatan sudut
roda A
ωB : Kecepatan sudut
roda B
Jika roda pertama
berputar searah
jarum jam, maka
roda kedua
berputar
berlawanan arah
jarum jam. Namun,
besar kecepatan
linear kedua roda
besarnya sama.
Keterangan:
ωA = kecepatan sudut roda A (rad/s)
ωB = kecepatan sudut roda B (rad/s)
VA = Kecepatan linier roda A (m/s)
VB = Kecepatan linier roda B (m/s)
RA = jari-jari roda A (m)
RB = jari-jari roda B (m)
Sehingga di dapatlah
persamaan hubungan
roda-roda yang saling
bersinggungan seperti
di bawah ini :
BERSINGGUNGAN DENGAN
SABUK
gir depan dan belakang sepeda
dihubungkan dengan rantai
sepeda merupakan benda yang
dekat dan banyak digunakan
dalam kehidupan sehari -hari.
• arah kecepatan linier selalu
menyinggung lingkaran.
• Rantai yang digunakan untuk
menghubungkan gir belakang dan gir
depan, dipasang pada sebelah luar
setiap gir.
• Pada saat bergerak, kecepatan rantai
menyinggung bagian luar gir.
• Sehingga dapat disimpulkan bahwa
arah dan besar kecepatan linier
(tangensial) pada dua roda yang
dihubungkan dengan rantai adalah
sama.
MORE FUN FACTS:
Keterangan :
A : Gir belakang sepeda
B : Gir depan sepeda
vA : Kecepatan linier gir belakang sepeda
vB : Kecepatan linier gir depan sepeda
RA : Jari-jari gir belakang sepeda
RB : Jari-jari gir depan sepeda
ωA : Kecepatan sudut gir belakang sepeda
ωB : Kecepatan sudut gir depan sepeda
Sehingga pada roda-roda yang dihubungkan dengan
rantai berlaku persamaan sebagai berikut :
Keterangan:
ωA = kecepatan sudut roda A
(rad/s)
ωB = kecepatan sudut roda B (rad/s)
VA = Kecepatan linier roda A (m/s)
VB = Kecepatan linier roda B (m/s)
RA = jari-jari roda A (m)
RB = jari-jari roda B (m)
rumus = roda-roda yang saling bersinggungan.
Karena sejatinya pada roda-roda yang dihubungkan dengan
rantai juga saling bersinggungan. Hanya saja tidak bersinggungan
secara langsung melainkan melalui sebuah media penghubung
yaitu rantai tersebut.

Konsep hubungan roda-roda Ataya Fisika.pptx

  • 1.
  • 2.
    RODA BELAKANG SEPEDADENGAN GIR BELAKANG SEPOROS sepeda merupakan benda yang dekat dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari -hari.
  • 3.
    Dua roda yangdihubungkan, dan poros roda sepusat memiliki kecepatan sudut yang sama. Jika roda 1 berputar satu putaran penuh, maka roda 2 pun akan berputar satu putaran penuh. Jadi berlaku: a. Kedua roda berputar searah b. Kecepatan sudut kedua roda sama Keterangan : ωA = kecepatan sudut roda A (rad/s) ωB = kecepatan sudut roda B (rad/s) VA = Kecepatan linier roda A (m/s) VB = Kecepatan linier roda B (m/s) RA = jari-jari roda A (m) RB = jari-jari roda B (m) A : Gir belakang sepeda B : Roda belakang sepeda ωA : Kecepatan sudut roda A ωB : Kecepatan sudut roda B KETERANGAN
  • 4.
    Mesin Jam BERSINGGUNGAN jam merupakanbenda yang dekat dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari -hari.
  • 5.
    Keterangan : A :Roda A B : Roda B ωA : Kecepatan sudut roda A ωB : Kecepatan sudut roda B Jika roda pertama berputar searah jarum jam, maka roda kedua berputar berlawanan arah jarum jam. Namun, besar kecepatan linear kedua roda besarnya sama. Keterangan: ωA = kecepatan sudut roda A (rad/s) ωB = kecepatan sudut roda B (rad/s) VA = Kecepatan linier roda A (m/s) VB = Kecepatan linier roda B (m/s) RA = jari-jari roda A (m) RB = jari-jari roda B (m) Sehingga di dapatlah persamaan hubungan roda-roda yang saling bersinggungan seperti di bawah ini :
  • 6.
    BERSINGGUNGAN DENGAN SABUK gir depandan belakang sepeda dihubungkan dengan rantai sepeda merupakan benda yang dekat dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari -hari.
  • 7.
    • arah kecepatanlinier selalu menyinggung lingkaran. • Rantai yang digunakan untuk menghubungkan gir belakang dan gir depan, dipasang pada sebelah luar setiap gir. • Pada saat bergerak, kecepatan rantai menyinggung bagian luar gir. • Sehingga dapat disimpulkan bahwa arah dan besar kecepatan linier (tangensial) pada dua roda yang dihubungkan dengan rantai adalah sama. MORE FUN FACTS: Keterangan : A : Gir belakang sepeda B : Gir depan sepeda vA : Kecepatan linier gir belakang sepeda vB : Kecepatan linier gir depan sepeda RA : Jari-jari gir belakang sepeda RB : Jari-jari gir depan sepeda ωA : Kecepatan sudut gir belakang sepeda ωB : Kecepatan sudut gir depan sepeda
  • 8.
    Sehingga pada roda-rodayang dihubungkan dengan rantai berlaku persamaan sebagai berikut : Keterangan: ωA = kecepatan sudut roda A (rad/s) ωB = kecepatan sudut roda B (rad/s) VA = Kecepatan linier roda A (m/s) VB = Kecepatan linier roda B (m/s) RA = jari-jari roda A (m) RB = jari-jari roda B (m) rumus = roda-roda yang saling bersinggungan. Karena sejatinya pada roda-roda yang dihubungkan dengan rantai juga saling bersinggungan. Hanya saja tidak bersinggungan secara langsung melainkan melalui sebuah media penghubung yaitu rantai tersebut.