Daftar Isi…
1. Daftar isi
2. Peta Konsep
3. Pengertian Norma
4. Fungsi norma
5. Tingkatan Norma
6. Kebiasaan
7. Mores
8. Tujuan Mores
9. Adat Istiadat
10. Norma agama
11. Norma kesusilaan
12. Norma Kesopanan
13. Norma kebiasaan
14. Norma hukum
15. daftar pustaka
KELoMPOK 2
• Norma Sosial
-Desinta Putri
-Diestya Pristita
-Sabrina Maharani
-Siti Hawa
-Rut sheril
-Nurhadion arista
PETA KONSEP.
Norma Sosial
Fungsi Norma
Tingkatan
Norma
Cara (Usage)
Kebiasaan
(Folkways)
Tata Kelakuan
(Mores)
Ada Istiadat
(Custom)
Jenis Norma
Norma Agama
Norma
Kesusilaan
Norma
Kesopanan
Norma
Kebiasaan
(Habit)
Norma Hukum
Pengertian Norma
Norma adalah aturan atau
ketentuan yang mengikat
warga kelompok dalam
masyarakat.
Norma merupakan aturan-aturan
dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan
untuk mendorong, bahkan menekan
anggota masyarakat secara keseluruhan
untuk mencapai nilai-nilai sosial.
Patokan perilaku dalam suatu
kelompok masyarakat tertentu
2)FUNGSI NORMA.
• Norma berfungsi mengatur dan mengendalikan perilaku masyarakat
demi terciptanya keteraturan sosial.
• Norma berfungsi untuk mengatur tata kehidupan setiap anggota
masyarakat sebagai makhluk sosial, sehingga tercapai suatu bentuk
keteraturan yang berlandaskan pada sistem budaya masing-masing.
Sifat norma yang
mengatur Masyarakat
1. Norma Formal
Bersumber dari
lembaga masyarakat.
Biasanya tertulis.
2. Norma Nonformal
tidak tertulis dan
jumlahnya leih
banyak dari norma
formal
Tingakatan Norma
• Cara (Usage)
1. menunjuk pada suatu bentuk
perbuatan
2. Cara lebih menonjol dalam
hubungan antarindividu dalam
masyarakat
3. Suatu penyimpangan terhadap
cara tidak akan mengakibatkan
hukuman yang berat
1. Contoh perilaku:
- Cara memegang gelas ketika
minum
- Cara makan yang wajar dan baik
apabila tidak mengeluarkan suara
seperti hewan
2. Contoh pelanggaran:
- Makan menggunakan tangan kiri
- Makan mendecak (mengecap)
ketika makan
- Bersendawa ketika makan
3. Contoh Sanksi:
- Celaan
- teguran
• Kebiasaan (Folkways)
- diartikan sebagai perbuatan
yang diulang-ulang dalam
bentuk yang sama karena
banyak orang menyukai
perbuatan tersebut
- Kebiasaan mempunyai
kekuatan mengikat yang lebih
besar daripada cara
- Dilakukan secara sadar dan
mempunyai tujuan yang jelas
dan dianggap baik dan benar
1. Contoh perilaku
- Kesopanan dalam berperilaku
/ berpenampilan sopan
- Mengucapkan salam ketika
bertemu,
2. Contoh pelanggaran
- Tidak Memberi salam saat
bertemu orang lain
- Menggunakan pakaian
terbuka yang menampakkan
bagian tubuh saat menghadiri
pengajian.
3. Contoh sanksi
- Cemohan
- Sindiran
- Digunjing
• Tata Kelakuan (Mores)
- Menurut Mac Iver dan Page
seperti dikutip Soerjono
Soekanto (1989), kebiasaan
yang diterima sebagai norma-
norma pengatur berarti telah
meningkat menjadi tata
kelakuan (mores)
- Tata kelakuan digunakan oleh
masyarakat secara sadar
maupun tidak sadar untuk
mengawasi warga masyarakat
- Tata kelakuan memaksa warga
masyarakat agar bertindak
1. Contoh perilaku
- Melarang pembunuhan,
- larangan berzina, berjudi,
minum minuman keras,
penggunaan napza, mencuri,
dst.
2. Contoh pelanggaran
- Melakukan pembunuhan
- Menikahi saudara kandung
- Pemerkosaan
3. Contoh sanksi
- Dikucilkan masyarakat
- Di cap sebagai irang tidak
berperikemanusiaan
Tujuan Mores :
- Memberikan batasan pada
perilaku individu dalam masyarakat
tertentu
- Mendorong seseorang agar
sanggup menyesuaikan tindakan
dengan tata kelakuan yang berlaku
di masyarakat
- Membentuk solidaritas antara
anggota masyarakat
• Adat istiadat (Custom)
- Tata kelakuan yang kekal dan
menyatu dengan pola-pola
perilaku masyarakat dapat
meningkat kekuatan mengikatnya
menjadi adat istiadat (custom)
- Anggota masyarakat yang
melanggar adatistiadat akan
menderita sanksi berat dari
masyarakat.
- Menurut Koentjaraningrat disebut
budaya abstrak atau sistem nilai
1. Contoh Perilaku
- Tradisi kenduren yang masih
dilakukan oleh masyarakat
Jawa
- Kebiasaan Ngaben di Bali
2. Contoh Pelanggaran
- Tidak mengikuti tradisi
kenduren yang ada
dimasyarakat tersebut.
- Tidak mengadakan upacara
pembakaran mayat saat salah
satu anggota masyarakat ada
yang meninggal dunia.
3. Contoh Sanksi
- Pengucilan
Norma Agama
* Norma agama merupakan
sekumpula kaidah atau
peraturan hidup yang
sumbernya dari wahyu ilahi
* nirma agama ialah aturan
hidup yang harus diterima
manusia sebagai perintah-
perintah, larangan-larangan dan
ajaran-ajaran yang bersumber
dari Tuhan Yang Maha Esa.CONTOH :
1. a. Melaksanakan ketentuan agama, seperti : membantu sesama
manusia, menghormati orang lain, tidak semena-mena terhadap
orang yang lemah.
b. Menjauhi larangan agama, seperti melakukan perjudian,
minuman-minuman keras, mencuri, berbuat fitnah, membunuh,
berbut zina, berbuat riba;
c. Melaksanakan Sholat/ sembahyang, ibadah tepat pada waktunya
Norma kesusilaan
Setiap manusia memiliki hati nurani yang
membedakan dengan makhluk lainnya.
C.S.T . Kansil menyatakan bahwa norma
kesusilaan adalah peraturan hidup yang
dianggap sebagai suara hati sanubari
manusia (insan kamil ).
CONTOH :
a. dilarang membunuh
b. berkata jujur, benar
c. menghormati, menghargai orang lain
d. berbuat baik terhadap sesama manusai
e. berlaku adil terhadap sesama
Norma kesopanan
Norma keposanan juga sering disebut
sebagai norma adat masyarakat tertentu.
Landasana kaidah ini adalah kepatuhan,
kepantasan dan kebiasaan yang berlaku
pada masyarakat itu. jadi Norma
kesopanan adalah peraturan hidup yang
bersumber dari tata pergaulan masyarakat
tentang etika sopan santun, dan tata
krama dalam masyarakat..
:CONTOH
a. Tidak meludahi di sembarang tempat
b. Bertutur kata yang sopan, tidak menyakitkan kepada siapa pun
c. masuk rumah orang lain dengan permisi
d. menghormati orang yang lebih tua atau dituakan
e. Mempersilahkan/ memberikan tempat duduk pada wanita dalam Bus,
atau kereta api.
Norma kebiasaan (habit)
Macam-macam norma yang
berlaku didalam masyarakat
Indonesia lainnya adalah norma
kebiasaan atau habit. Norma ini
muncul akibat dari perbuatan yang
dilakukan oleh masyarakat secara
berulang-ulang dan dalam bentuk
yang sama sehingga menjadikannya
suatu kebiasaan. Jika ada orang
yang tidak melakukannya, maka
orang tersebut dianggap aneh oleh
masyarakat setempat. Jika norma
ini dilakukan secara terus menerus
dan oleh masyarakat yang lebih
luas, bukan tidak mungkin norma
ini menjadi suatu budaya bangsa.
CONTOH :
Mudik ketika menjelang lebaran.
Kegiatan-kegiatan selamatan.
Syukuran kelahiran bayi.
Upacara-upacara adat istiadat.
Kegiatan-kegiatan adat.
Norma Hukum
Norma Hukum adalah norma/aturan-
aturan yang bersumber dari
pemerintah atau negara. Norma
hukum dibuat oleh pejabat
pemerintah yang berwenang dengan
tertulis dan sistematika tertentu.
CONTOH :
a. Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain dikenakan pidana
penjara dengan ancaman pidana sekurang-kurangnya 15 tahun.
b. Pengemudi kendaraan bermotor harus membawa Surat Ijin
mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
c. Barang siapa mengambil hak milik orang lain untuk dikuasai kepadanya
akan dikenakan saksi pidana.
d. Tidak boleh ingakar janji, penipuan dalam jual beli.
DAFTAR PUSTAKA.
• Maryati Kun, Suryawati Juju. 2013. SOSIOLOGI Kelompok Peminatan Ilmu Ilmu
Sosial. Jakarta: Penerbit Erlangga.
• Rohman Dhohiri Taufiq, Wartono Tarsisius, Wiraatmadja Didi. 2007.
SOSIOLOGI Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Yudhistira.
• Muin Idianto. 2004. SOSIOLOGI. Jakarta: Erlangga.

Norma Sosial sosiologi Kelas X SMA

  • 1.
    Daftar Isi… 1. Daftarisi 2. Peta Konsep 3. Pengertian Norma 4. Fungsi norma 5. Tingkatan Norma 6. Kebiasaan 7. Mores 8. Tujuan Mores 9. Adat Istiadat 10. Norma agama 11. Norma kesusilaan 12. Norma Kesopanan 13. Norma kebiasaan 14. Norma hukum 15. daftar pustaka
  • 2.
    KELoMPOK 2 • NormaSosial -Desinta Putri -Diestya Pristita -Sabrina Maharani -Siti Hawa -Rut sheril -Nurhadion arista
  • 3.
    PETA KONSEP. Norma Sosial FungsiNorma Tingkatan Norma Cara (Usage) Kebiasaan (Folkways) Tata Kelakuan (Mores) Ada Istiadat (Custom) Jenis Norma Norma Agama Norma Kesusilaan Norma Kesopanan Norma Kebiasaan (Habit) Norma Hukum
  • 4.
    Pengertian Norma Norma adalahaturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat. Norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong, bahkan menekan anggota masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial. Patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu
  • 5.
    2)FUNGSI NORMA. • Normaberfungsi mengatur dan mengendalikan perilaku masyarakat demi terciptanya keteraturan sosial. • Norma berfungsi untuk mengatur tata kehidupan setiap anggota masyarakat sebagai makhluk sosial, sehingga tercapai suatu bentuk keteraturan yang berlandaskan pada sistem budaya masing-masing. Sifat norma yang mengatur Masyarakat 1. Norma Formal Bersumber dari lembaga masyarakat. Biasanya tertulis. 2. Norma Nonformal tidak tertulis dan jumlahnya leih banyak dari norma formal
  • 6.
    Tingakatan Norma • Cara(Usage) 1. menunjuk pada suatu bentuk perbuatan 2. Cara lebih menonjol dalam hubungan antarindividu dalam masyarakat 3. Suatu penyimpangan terhadap cara tidak akan mengakibatkan hukuman yang berat 1. Contoh perilaku: - Cara memegang gelas ketika minum - Cara makan yang wajar dan baik apabila tidak mengeluarkan suara seperti hewan 2. Contoh pelanggaran: - Makan menggunakan tangan kiri - Makan mendecak (mengecap) ketika makan - Bersendawa ketika makan 3. Contoh Sanksi: - Celaan - teguran
  • 7.
    • Kebiasaan (Folkways) -diartikan sebagai perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama karena banyak orang menyukai perbuatan tersebut - Kebiasaan mempunyai kekuatan mengikat yang lebih besar daripada cara - Dilakukan secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas dan dianggap baik dan benar 1. Contoh perilaku - Kesopanan dalam berperilaku / berpenampilan sopan - Mengucapkan salam ketika bertemu, 2. Contoh pelanggaran - Tidak Memberi salam saat bertemu orang lain - Menggunakan pakaian terbuka yang menampakkan bagian tubuh saat menghadiri pengajian. 3. Contoh sanksi - Cemohan - Sindiran - Digunjing
  • 8.
    • Tata Kelakuan(Mores) - Menurut Mac Iver dan Page seperti dikutip Soerjono Soekanto (1989), kebiasaan yang diterima sebagai norma- norma pengatur berarti telah meningkat menjadi tata kelakuan (mores) - Tata kelakuan digunakan oleh masyarakat secara sadar maupun tidak sadar untuk mengawasi warga masyarakat - Tata kelakuan memaksa warga masyarakat agar bertindak 1. Contoh perilaku - Melarang pembunuhan, - larangan berzina, berjudi, minum minuman keras, penggunaan napza, mencuri, dst. 2. Contoh pelanggaran - Melakukan pembunuhan - Menikahi saudara kandung - Pemerkosaan 3. Contoh sanksi - Dikucilkan masyarakat - Di cap sebagai irang tidak berperikemanusiaan
  • 9.
    Tujuan Mores : -Memberikan batasan pada perilaku individu dalam masyarakat tertentu - Mendorong seseorang agar sanggup menyesuaikan tindakan dengan tata kelakuan yang berlaku di masyarakat - Membentuk solidaritas antara anggota masyarakat
  • 10.
    • Adat istiadat(Custom) - Tata kelakuan yang kekal dan menyatu dengan pola-pola perilaku masyarakat dapat meningkat kekuatan mengikatnya menjadi adat istiadat (custom) - Anggota masyarakat yang melanggar adatistiadat akan menderita sanksi berat dari masyarakat. - Menurut Koentjaraningrat disebut budaya abstrak atau sistem nilai 1. Contoh Perilaku - Tradisi kenduren yang masih dilakukan oleh masyarakat Jawa - Kebiasaan Ngaben di Bali 2. Contoh Pelanggaran - Tidak mengikuti tradisi kenduren yang ada dimasyarakat tersebut. - Tidak mengadakan upacara pembakaran mayat saat salah satu anggota masyarakat ada yang meninggal dunia. 3. Contoh Sanksi - Pengucilan
  • 11.
    Norma Agama * Normaagama merupakan sekumpula kaidah atau peraturan hidup yang sumbernya dari wahyu ilahi * nirma agama ialah aturan hidup yang harus diterima manusia sebagai perintah- perintah, larangan-larangan dan ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa.CONTOH : 1. a. Melaksanakan ketentuan agama, seperti : membantu sesama manusia, menghormati orang lain, tidak semena-mena terhadap orang yang lemah. b. Menjauhi larangan agama, seperti melakukan perjudian, minuman-minuman keras, mencuri, berbuat fitnah, membunuh, berbut zina, berbuat riba; c. Melaksanakan Sholat/ sembahyang, ibadah tepat pada waktunya
  • 12.
    Norma kesusilaan Setiap manusiamemiliki hati nurani yang membedakan dengan makhluk lainnya. C.S.T . Kansil menyatakan bahwa norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia (insan kamil ). CONTOH : a. dilarang membunuh b. berkata jujur, benar c. menghormati, menghargai orang lain d. berbuat baik terhadap sesama manusai e. berlaku adil terhadap sesama
  • 13.
    Norma kesopanan Norma keposananjuga sering disebut sebagai norma adat masyarakat tertentu. Landasana kaidah ini adalah kepatuhan, kepantasan dan kebiasaan yang berlaku pada masyarakat itu. jadi Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang bersumber dari tata pergaulan masyarakat tentang etika sopan santun, dan tata krama dalam masyarakat.. :CONTOH a. Tidak meludahi di sembarang tempat b. Bertutur kata yang sopan, tidak menyakitkan kepada siapa pun c. masuk rumah orang lain dengan permisi d. menghormati orang yang lebih tua atau dituakan e. Mempersilahkan/ memberikan tempat duduk pada wanita dalam Bus, atau kereta api.
  • 14.
    Norma kebiasaan (habit) Macam-macamnorma yang berlaku didalam masyarakat Indonesia lainnya adalah norma kebiasaan atau habit. Norma ini muncul akibat dari perbuatan yang dilakukan oleh masyarakat secara berulang-ulang dan dalam bentuk yang sama sehingga menjadikannya suatu kebiasaan. Jika ada orang yang tidak melakukannya, maka orang tersebut dianggap aneh oleh masyarakat setempat. Jika norma ini dilakukan secara terus menerus dan oleh masyarakat yang lebih luas, bukan tidak mungkin norma ini menjadi suatu budaya bangsa. CONTOH : Mudik ketika menjelang lebaran. Kegiatan-kegiatan selamatan. Syukuran kelahiran bayi. Upacara-upacara adat istiadat. Kegiatan-kegiatan adat.
  • 15.
    Norma Hukum Norma Hukumadalah norma/aturan- aturan yang bersumber dari pemerintah atau negara. Norma hukum dibuat oleh pejabat pemerintah yang berwenang dengan tertulis dan sistematika tertentu. CONTOH : a. Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain dikenakan pidana penjara dengan ancaman pidana sekurang-kurangnya 15 tahun. b. Pengemudi kendaraan bermotor harus membawa Surat Ijin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). c. Barang siapa mengambil hak milik orang lain untuk dikuasai kepadanya akan dikenakan saksi pidana. d. Tidak boleh ingakar janji, penipuan dalam jual beli.
  • 16.
    DAFTAR PUSTAKA. • MaryatiKun, Suryawati Juju. 2013. SOSIOLOGI Kelompok Peminatan Ilmu Ilmu Sosial. Jakarta: Penerbit Erlangga. • Rohman Dhohiri Taufiq, Wartono Tarsisius, Wiraatmadja Didi. 2007. SOSIOLOGI Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Yudhistira. • Muin Idianto. 2004. SOSIOLOGI. Jakarta: Erlangga.