Destha Agista 1613032013
Lia Septiana 1613032025
Lukita Sari 1613032003
Mirna Nur Halizah 1613032047
Ratri Hening P 1613032021
Rizkia Anggit P 1613032033
Sofa Mutiara F 1613032037
• Pengertian Kebebasan
Kewajiban
Mengandaikan
Kebebasan
• Arti kebebasan eksistensial
• Kebebasan jasmani dan rohani
• Makna kebebasan eksistensial
Kebebasan
Eksistensial
• Penentuan Lebih Terperinci
• Tiga Macam Kebebasan Sosial
Kebebasan Sosial
KEBEBASAN EKSISTENSIAL DAN KEBEBASAN
SOSIAL
KEWAJIBAN MENGANDAIKAN KEBEBASAN
Manusia bebas untuk menaati suara
hatinya atau tidak. Dan dalam kebebasan
itu hanya manusia itu menyadari bahwa
hanya ia yang akan bertanggung jawab
atas perbuatannya tersebut. Karena
manusia memiliki kebebasan, maka manusia
juga dapat dibebani dengan kewajiban
moral.
LANJUTAN...
Kebebasan moral adalah ciri hakikat hidup menjadi manusia,
khususnya manusia normal dalam arti manusia tersebut
tidak mempunyai hambatan fisik dan psikis misalnya mental
retarded dan atau dalam kondisi stroke. Ciri manusia dengan
kebebasan moral merupakan implementasi dari kemampuan
manusia mengekspresikan dirinya dalam berbagai tindakan
yang dilakukan atau tidak dilakukan secara sadar dan
terkait atau tidak terkait dengan manusia lain.
bebas mempunyai arti yang lebih
mendasar, yaitu bahwa kita mampu
untuk menentukan diri sendiri,
tindakan kita sendiri.
Kebebasan mempunyai dua arti yaitu
kebebasan sosial yaitu kebebasan yang
kita terima dari orang lain. Kebebasan
eksistensial yaitu kemampuan kita
untuk menentukan tindakan kita
sendiri.
PENGERTIAN KEBEBASAN
Kebebasan eksistensial adalah kebebasan terberi pada
manusia sehingga dapat menggerakkan dirinya secara
fisik dan psikis untuk mencapai apa yang
dikehendakinya.
Kebebasan eksistensil bersifat universal. Siapapun
manusia di seluruh dunia, apapun latar belakang
pendidikannya, apapun rasnya memiliki kebebasan
eksistensil, kebebasan membuat keputusan dan
bertindak secara sadar.
LANJUTAN...
Kebebasan ekstensial adalah kebebasan tertinggi. Orang yang
bebas secara eksistensial seolah-olah “memiliki dirinya
sendiri.” Ia mencapai taraf otonomi, kedewasaan, otentisitas
dan kematangan rohani. Ia lepas dari segala alienasi atau
keterasingan, yakni keadaan di mana manusia terasing dari
dirinya dan justru tidak “memiliki” dirinya sendiri. Kemampuan
untuk menentukan diri sendiri yang dimiliki tiap-tiap manusia ini
disebut kebebasan eksistensial.
ARTI KEBEBASAN EKSISTENSIAL
Kebebasan eksistensial hakekatnya
adalah kemampuan manusia untuk
menentukan dirinya sendiri. Artinya
kebebasan itu tidak menekankan segi
bebas dari apa, melainkan bebas untuk
apa.
Kebebasan eksistensial pada
hakikatnya terdiri dalam kemampuan
manusia untuk menentukan dirinya
sendiri. Kita sanggup untuk menentukan
tindakan kita sendiri. Kebebasan itu
mendapat wujudnya yang positif dalam
tindakan kita yang disengaja.
KEBEBASAN JASMANI DAN ROHANI
Kebebasan jasmani dan rohani merupakan sifat almiah yang terdapat
pada diri setiap manusia yang merupakan kebebasan setiap individu untuk
melakukan kebebasan jasmani dan rohani tersebut. Yang di maksud
kebebasan jasmani yaitu dimana setiap manusia dapat menentukan apa
yang mau dilakukannya secara fisik.
Kebebasan rohani adalah kemampuan kita untuk menentukan sendiri apa
yang kita pikirkan, untuk menghendaki sesuatu, untuk bertindak secara
terencana. Kebebasan rohani bersumber pada akal budi kita.
LANJUTAN...
Apakah kebebasan rohani dapat dilanggar oleh orang lain? Secara
langsung hal itu tidak mungkin. Orang tidak dapat dipaksa untuk
memikirkan atau menghendaki sesuatu. Batin kita adalah kerajaan kita.
Kita barangkali dapat ditekan, dibujuk atau diancam untuk melakukan
sesuatu. Tetapi apa yang kita fikirkan sebenarnya tidak dapat diketahui.
MAKNA KEBEBASAN EKSISTENSIAL
Jadi kebebasan eksistensial adalah kemampuan
manusia untuk menentukan tindakannya sendiri.
Kemampuan itu bersumber pada kemampuan manusia
untuk berfikir dan berkehendak dan terwujud
dalam tindakan, tindakan untuk menentukan diri
sendiri.
KEBEBASAN SOSIAL
• Secara hakiki, kebebasan sosial itu sifatnya terbatas.
Manusia adalah makhluk sosial yang berarti harus hidup
bersama dengan manusia lainnya di dalam ruang dan
waktu yang sama.
• Manusia harus menyesuaikan perilaku dan harus
memperhatikan sesamanya sesuai dengan keberadaan
orang lain tersebut. Kita tidak dapat memaksakan
perilaku kita dan keinginan kita secara egois, karena hal
tersebut akan menyebabkan saling bertabraknya
kepentingan satu sama lain.
• Jadi, sudah jelas bahwa dengan sendirinya kebebasan
manusia itu terbatas karena manusia hidup dalam dunia
yang terbatas.
Manusia itu bebas apabila
kemungkinan-kemungkinannya
untuk bertindak tidak dibatasi
orang lain. Karena kebebasan itu
secara hakiki dihayati dalam
hubungan dengan orang lain, yang
disebut kebebasan sosial.
TIGA MACAM KEBEBASAN SOSIAL
Kebebasan Eksistensial dan Kebebasan Sosial

Kebebasan Eksistensial dan Kebebasan Sosial

  • 1.
    Destha Agista 1613032013 LiaSeptiana 1613032025 Lukita Sari 1613032003 Mirna Nur Halizah 1613032047 Ratri Hening P 1613032021 Rizkia Anggit P 1613032033 Sofa Mutiara F 1613032037
  • 2.
    • Pengertian Kebebasan Kewajiban Mengandaikan Kebebasan •Arti kebebasan eksistensial • Kebebasan jasmani dan rohani • Makna kebebasan eksistensial Kebebasan Eksistensial • Penentuan Lebih Terperinci • Tiga Macam Kebebasan Sosial Kebebasan Sosial KEBEBASAN EKSISTENSIAL DAN KEBEBASAN SOSIAL
  • 3.
    KEWAJIBAN MENGANDAIKAN KEBEBASAN Manusiabebas untuk menaati suara hatinya atau tidak. Dan dalam kebebasan itu hanya manusia itu menyadari bahwa hanya ia yang akan bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut. Karena manusia memiliki kebebasan, maka manusia juga dapat dibebani dengan kewajiban moral.
  • 4.
    LANJUTAN... Kebebasan moral adalahciri hakikat hidup menjadi manusia, khususnya manusia normal dalam arti manusia tersebut tidak mempunyai hambatan fisik dan psikis misalnya mental retarded dan atau dalam kondisi stroke. Ciri manusia dengan kebebasan moral merupakan implementasi dari kemampuan manusia mengekspresikan dirinya dalam berbagai tindakan yang dilakukan atau tidak dilakukan secara sadar dan terkait atau tidak terkait dengan manusia lain.
  • 5.
    bebas mempunyai artiyang lebih mendasar, yaitu bahwa kita mampu untuk menentukan diri sendiri, tindakan kita sendiri. Kebebasan mempunyai dua arti yaitu kebebasan sosial yaitu kebebasan yang kita terima dari orang lain. Kebebasan eksistensial yaitu kemampuan kita untuk menentukan tindakan kita sendiri. PENGERTIAN KEBEBASAN
  • 6.
    Kebebasan eksistensial adalahkebebasan terberi pada manusia sehingga dapat menggerakkan dirinya secara fisik dan psikis untuk mencapai apa yang dikehendakinya. Kebebasan eksistensil bersifat universal. Siapapun manusia di seluruh dunia, apapun latar belakang pendidikannya, apapun rasnya memiliki kebebasan eksistensil, kebebasan membuat keputusan dan bertindak secara sadar.
  • 7.
    LANJUTAN... Kebebasan ekstensial adalahkebebasan tertinggi. Orang yang bebas secara eksistensial seolah-olah “memiliki dirinya sendiri.” Ia mencapai taraf otonomi, kedewasaan, otentisitas dan kematangan rohani. Ia lepas dari segala alienasi atau keterasingan, yakni keadaan di mana manusia terasing dari dirinya dan justru tidak “memiliki” dirinya sendiri. Kemampuan untuk menentukan diri sendiri yang dimiliki tiap-tiap manusia ini disebut kebebasan eksistensial.
  • 8.
    ARTI KEBEBASAN EKSISTENSIAL Kebebasaneksistensial hakekatnya adalah kemampuan manusia untuk menentukan dirinya sendiri. Artinya kebebasan itu tidak menekankan segi bebas dari apa, melainkan bebas untuk apa. Kebebasan eksistensial pada hakikatnya terdiri dalam kemampuan manusia untuk menentukan dirinya sendiri. Kita sanggup untuk menentukan tindakan kita sendiri. Kebebasan itu mendapat wujudnya yang positif dalam tindakan kita yang disengaja.
  • 9.
    KEBEBASAN JASMANI DANROHANI Kebebasan jasmani dan rohani merupakan sifat almiah yang terdapat pada diri setiap manusia yang merupakan kebebasan setiap individu untuk melakukan kebebasan jasmani dan rohani tersebut. Yang di maksud kebebasan jasmani yaitu dimana setiap manusia dapat menentukan apa yang mau dilakukannya secara fisik. Kebebasan rohani adalah kemampuan kita untuk menentukan sendiri apa yang kita pikirkan, untuk menghendaki sesuatu, untuk bertindak secara terencana. Kebebasan rohani bersumber pada akal budi kita.
  • 10.
    LANJUTAN... Apakah kebebasan rohanidapat dilanggar oleh orang lain? Secara langsung hal itu tidak mungkin. Orang tidak dapat dipaksa untuk memikirkan atau menghendaki sesuatu. Batin kita adalah kerajaan kita. Kita barangkali dapat ditekan, dibujuk atau diancam untuk melakukan sesuatu. Tetapi apa yang kita fikirkan sebenarnya tidak dapat diketahui.
  • 11.
    MAKNA KEBEBASAN EKSISTENSIAL Jadikebebasan eksistensial adalah kemampuan manusia untuk menentukan tindakannya sendiri. Kemampuan itu bersumber pada kemampuan manusia untuk berfikir dan berkehendak dan terwujud dalam tindakan, tindakan untuk menentukan diri sendiri.
  • 12.
    KEBEBASAN SOSIAL • Secarahakiki, kebebasan sosial itu sifatnya terbatas. Manusia adalah makhluk sosial yang berarti harus hidup bersama dengan manusia lainnya di dalam ruang dan waktu yang sama. • Manusia harus menyesuaikan perilaku dan harus memperhatikan sesamanya sesuai dengan keberadaan orang lain tersebut. Kita tidak dapat memaksakan perilaku kita dan keinginan kita secara egois, karena hal tersebut akan menyebabkan saling bertabraknya kepentingan satu sama lain. • Jadi, sudah jelas bahwa dengan sendirinya kebebasan manusia itu terbatas karena manusia hidup dalam dunia yang terbatas.
  • 13.
    Manusia itu bebasapabila kemungkinan-kemungkinannya untuk bertindak tidak dibatasi orang lain. Karena kebebasan itu secara hakiki dihayati dalam hubungan dengan orang lain, yang disebut kebebasan sosial.
  • 14.