KERANGKA ACUAN KEGIATAN
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA WAHAU II
1. Pendahuluan
Puskesmas merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat yang juga membina
peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh
dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan
pokok. Puskesmas mempunyai wewenang dan tanggungjawab atas
pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya.
Kegiatan UKM Puskesmas yang disusun oleh Kepala Puskesmas dan
penanggung jawab program tidak hanya mengacu pedoman atau acuan yang
sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi,
maupun Dinas Kesehatan Kota tapi juga perlu memperhatikan kebutuhan dan
harapan masyarakat terutama sasaran program.
Kebutuhan dan harapan masyarakat maupun sasaran terhadap kegiatan
UKM dapat diidentifikasi melalui kotak saran, survei, informasi langsung dari
pelanggan maupun temu muka dengan tokoh masyarakat. Komunikasi perlu
dilakukan untuk menyampaikan informasi tentang program kepada masyarakat,
kelompok masyarakat maupun individu yang menjadi sasaran program.
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) adalah pertemuan perwakilan warga
desa beserta tokoh masyarakatnya dan para petugas untuk membahas
hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah
kesehatan yang diperoleh dari hasil survei mawas diri.
2. Latar Belakang
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS MUARA WAHAU II
KECAMATAN MUARA WAHAU
Jl.Raya Wahau- Kongbeng Kec.Muara Wahau 75655
Telp (0549) 2031404 Email:Pusk.muarawahau2@gmail.com
Kebutuhan masyarakat akan kegiatan UKM yang baik cenderung mengalami
perubahan seiring dengan perubahan pola hidup dan kejadian penyakit. Seiring
dengan perbaikan derajat kesehatan dan lingkungan, telah terjadi pergeseran
penyebab kesakitan terbesar di banyak daerah dari penyakit infeksi menjadi
penyakit degeneratif. Perubahan permintaan tersebut memiliki dampak yang
cukup besar terhadap manajemen Puskesmas..
Puskesmas harus memiliki suatu mekanisme untuk memantau permintaan
masyarakat secara teratur karena perubahan permintaan masyarakat akan
berdampak terhadap pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas. Puskesmas
harus tanggap terhadap perubahan lingkungan yang cepat dan terbuka terhadap
perubahan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap kegiatan UKM
Puskesmas sangat diperlukan untuk mengetahui kebutuhan dan harapan
masyarakat terhadap kegiatan UKM Puskesmas, sehingga tujuan dari kegiatan
UKM Puskesmas dapat tercapai tepat sasaran. Salah satu upaya yang
dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat adalah
melaksanakan Survei Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa
(MMD).
SMD merupakan kegiatan pengenalan, pengumpulan dan pengkajian
masalah kesehatan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat setempat
dibawah bimbingan Kepala Kelurahan dan petugas kesehatan. Hal ini
dilaksanakan untuk mengetahui masalah apa yang terjadi di suatu wilayah.
Sedangkan MMD adalah pertemuan perwakilan warga beserta tokoh masyarakat
dan para petugas kesehatan untuk membahas hasil SMD dan merencanakan
penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari SMD.
3. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus
A. Tujuan Umum
Untuk mengetahui prioritas usulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara
Wahau II
B. Tujuan Khusus
a. Menganalisa kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap kegiatan
UKM di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Wahau II.
b. Mengiventarisasi Sumber Daya Masyarakat yang dapat mengatasi
masalah kesehatan di wilayah kerja UPTD Puseksmas Muara Wahau II.
c. Diperoleh dukungan dari Lurah, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam
pelaksanaan pergerakan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Muara Wahau II
d. Membuat Rencana Usulan Kegiatan (RUK) kegiatan UKM
4. Kegiatan Pokok dan Rican
No. KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN
1 Musyawarah
Masyarakat Desa
Melakukan Pertermuan dengan Pemerintah
desa,tokoh masyarakat,Lintas Sektor lain
5. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Persiapan: Penentuan jadwal,undangan.
Pelaksanaan Penyajian Hasil SMD oleh Ketua SMD
Evaluasi Adanya Rencana Kerja dari masalah SMD
6. Sasaran
1. Kepala Desa.
2. Kader Desa Siaga.
3. Tokoh Masyarakat
4. Rumah Tangga
7. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor
Lintas Program Terkait : Peran
Kesling a. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah
Kesehatan Lingkungan.
a. Menganalisa hasil dan menyusun rencana
intervensi.
Surveilans b. Memfasilitasi/mendampingi Masalah.
b. Menganalisa hasil dan menyusun rencana
intervensi.
KIA a. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah
Kes Ibu,Anak.
b. Menganalisa hasil dan menyusun rencana
intervensi..
GIZI a. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah
Kes Ibu,Anak.
b. Menganalisa hasil dan menyusun rencana
intervensi.
Promkes c. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah
PHBS
a. Menganalisa hasil dan menyusun rencana
intervensi.
Lintas Sektor Peran
Kepala Desa
Menetapkan Jadwal Kegiatan
Memfasilitasi Kegiatan.
Pendanaan Pelaksanaan MMD
Dunia usaha
Pemberian dukungan dana
8. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor
Kegiatan Bulan Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pelaksanaan
SMD
√
√
√
9. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor
Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di bulan ke dua sesuai dengan
jadwal kegiatan oleh pelaksana kegiatan.Dan apabila ada perubahan jadwal
segera dikoordinasikan kepada Penanggungjawab UKM untuk selanjutnya
dikomunikasikan kepada sasaran.
10. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor.
Pencatatan dan pelaporan dilakukan setelah 2 bulan oleh pelaksana kegiatan.
Laporan dibuat sesuai dengan format laporan yang telah ditetapkan dan
dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur paling lambat
tanggal 5 bulan berjalan.
Penanggung Jawab UKM
Roby Subekti,A.Md.Kep
Pelaksana Program
Roby Subekti,A.Md.Kep

Kak mmd 1.docx

  • 1.
    KERANGKA ACUAN KEGIATAN MUSYAWARAHMASYARAKAT DESA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA WAHAU II 1. Pendahuluan Puskesmas merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Puskesmas mempunyai wewenang dan tanggungjawab atas pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya. Kegiatan UKM Puskesmas yang disusun oleh Kepala Puskesmas dan penanggung jawab program tidak hanya mengacu pedoman atau acuan yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi, maupun Dinas Kesehatan Kota tapi juga perlu memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat terutama sasaran program. Kebutuhan dan harapan masyarakat maupun sasaran terhadap kegiatan UKM dapat diidentifikasi melalui kotak saran, survei, informasi langsung dari pelanggan maupun temu muka dengan tokoh masyarakat. Komunikasi perlu dilakukan untuk menyampaikan informasi tentang program kepada masyarakat, kelompok masyarakat maupun individu yang menjadi sasaran program. Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) adalah pertemuan perwakilan warga desa beserta tokoh masyarakatnya dan para petugas untuk membahas hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil survei mawas diri. 2. Latar Belakang PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR DINAS KESEHATAN UPT PUSKESMAS MUARA WAHAU II KECAMATAN MUARA WAHAU Jl.Raya Wahau- Kongbeng Kec.Muara Wahau 75655 Telp (0549) 2031404 Email:Pusk.muarawahau2@gmail.com
  • 2.
    Kebutuhan masyarakat akankegiatan UKM yang baik cenderung mengalami perubahan seiring dengan perubahan pola hidup dan kejadian penyakit. Seiring dengan perbaikan derajat kesehatan dan lingkungan, telah terjadi pergeseran penyebab kesakitan terbesar di banyak daerah dari penyakit infeksi menjadi penyakit degeneratif. Perubahan permintaan tersebut memiliki dampak yang cukup besar terhadap manajemen Puskesmas.. Puskesmas harus memiliki suatu mekanisme untuk memantau permintaan masyarakat secara teratur karena perubahan permintaan masyarakat akan berdampak terhadap pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas. Puskesmas harus tanggap terhadap perubahan lingkungan yang cepat dan terbuka terhadap perubahan kebutuhan dan harapan masyarakat. Identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap kegiatan UKM Puskesmas sangat diperlukan untuk mengetahui kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap kegiatan UKM Puskesmas, sehingga tujuan dari kegiatan UKM Puskesmas dapat tercapai tepat sasaran. Salah satu upaya yang dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat adalah melaksanakan Survei Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). SMD merupakan kegiatan pengenalan, pengumpulan dan pengkajian masalah kesehatan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat setempat dibawah bimbingan Kepala Kelurahan dan petugas kesehatan. Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui masalah apa yang terjadi di suatu wilayah. Sedangkan MMD adalah pertemuan perwakilan warga beserta tokoh masyarakat dan para petugas kesehatan untuk membahas hasil SMD dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari SMD. 3. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus A. Tujuan Umum Untuk mengetahui prioritas usulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Wahau II B. Tujuan Khusus
  • 3.
    a. Menganalisa kebutuhandan harapan masyarakat terhadap kegiatan UKM di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Wahau II. b. Mengiventarisasi Sumber Daya Masyarakat yang dapat mengatasi masalah kesehatan di wilayah kerja UPTD Puseksmas Muara Wahau II. c. Diperoleh dukungan dari Lurah, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dalam pelaksanaan pergerakan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Wahau II d. Membuat Rencana Usulan Kegiatan (RUK) kegiatan UKM 4. Kegiatan Pokok dan Rican No. KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN 1 Musyawarah Masyarakat Desa Melakukan Pertermuan dengan Pemerintah desa,tokoh masyarakat,Lintas Sektor lain 5. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN Persiapan: Penentuan jadwal,undangan. Pelaksanaan Penyajian Hasil SMD oleh Ketua SMD Evaluasi Adanya Rencana Kerja dari masalah SMD 6. Sasaran 1. Kepala Desa. 2. Kader Desa Siaga. 3. Tokoh Masyarakat 4. Rumah Tangga 7. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor Lintas Program Terkait : Peran
  • 4.
    Kesling a. Memfasilitasi/mendampingiterkait Masalah Kesehatan Lingkungan. a. Menganalisa hasil dan menyusun rencana intervensi. Surveilans b. Memfasilitasi/mendampingi Masalah. b. Menganalisa hasil dan menyusun rencana intervensi. KIA a. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah Kes Ibu,Anak. b. Menganalisa hasil dan menyusun rencana intervensi.. GIZI a. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah Kes Ibu,Anak. b. Menganalisa hasil dan menyusun rencana intervensi. Promkes c. Memfasilitasi/mendampingi terkait Masalah PHBS a. Menganalisa hasil dan menyusun rencana intervensi. Lintas Sektor Peran Kepala Desa Menetapkan Jadwal Kegiatan Memfasilitasi Kegiatan. Pendanaan Pelaksanaan MMD Dunia usaha Pemberian dukungan dana 8. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor
  • 5.
    Kegiatan Bulan Ket 12 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pelaksanaan SMD √ √ √ 9. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di bulan ke dua sesuai dengan jadwal kegiatan oleh pelaksana kegiatan.Dan apabila ada perubahan jadwal segera dikoordinasikan kepada Penanggungjawab UKM untuk selanjutnya dikomunikasikan kepada sasaran. 10. Peran Lintas Program dan Lintas Sektor. Pencatatan dan pelaporan dilakukan setelah 2 bulan oleh pelaksana kegiatan. Laporan dibuat sesuai dengan format laporan yang telah ditetapkan dan dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur paling lambat tanggal 5 bulan berjalan. Penanggung Jawab UKM Roby Subekti,A.Md.Kep Pelaksana Program Roby Subekti,A.Md.Kep