Dokumen tersebut membahas gagalnya IPO Garuda Indonesia pada tahun 2011. IPO Garuda Indonesia tidak memenuhi prinsip kewajaran dan harga terbaik berdasarkan kondisi pasar sebagaimana diatur dalam PP 4/2011. Akibatnya, saham Garuda Indonesia yang ditawarkan sebesar 6,33 miliar lembar saham, hanya terjual sebesar 2,5 triliun atau 53,2%, sementara sisanya sebesar 2,24 triliun atau 46,8% harus