MSN - 090216
Branch Controller - Gap
A L T E R N A T I V E S O L U T I O N
No Plan Keterangan Kekuatan Kelemahan
1 Internal Controller
Branch Control
Officer
Pada setiap kantor cabang
ditempatkan PIC kantor pusat
dibawah koordinasi dan
pengawasan langsung oleh Internal
Audit Kantor Pusat
Pemeriksaan dilakukan berdasarkan
transaksi harian, resiko yang timbul
dapat diidentifikasi sejak awal dan
lingkungan kepatuhan dapat
terbentuk
Biaya yang dikeluarkan sangat besar,
keterbatasan proses pemenuhan
sumberdaya manusia dan pengenalan
resiko tidak tepat sasaran
2 Internal Auditor
Regular Audit
Project
Internal Auditor ditempatkan
dikantor pusat dan melakukan
pemeriksaan cabang sesuai
dengan yang direncanakan atau
berdasarkan tingkat resiko pada
operasional kantor cabang
Proses pemeriksaan memiliki dasar
yang kuat, fokus dalam melakukan
pemeriksaan dan proses penilaian
menangani resiko yang dihadapi oleh
proses owner dapat diukur oleh tim
pemeriksa
Proses operasional kantor cabang
tidak terawasi secara berkala,
periodik pemeriksaan memiliki rentan
waktu yang terlalu panjang,
keterbatasan kunjungan dan
pemantauan tindakan perbaikan tidak
tepat sasaran.
3 Internal Control self
Assessment
Control Checklist
Proses internal kontrol/
pemeriksaan self audit dilakukan
oleh masing-masing bisnis proses
yang diawasi langsung oleh direct
supervisor dan berjenjang
Pemeriksaan dilakukan berkala,
kesalahan (resiko) terindentifikasi
dan proses edukasi pengenalan serta
pengendalian resiko tepat sasaran.
Pemeriksaan dilakukan oleh masing-
masing bisnis proses yang bertujuan
untuk mengkoreksi hasil pekerjaannya
sendiri
MSN - 090216
Regular Audit - Cycle
Monitoring
Plan
Desk - Audit
Field
Audit
Report
AUDIT CYCLE
Perencanaan Audit/
Whistleblower
Penentuan Objek &
Pola pemeriksaan
Identifikasi Risk &
Control
Pengujian
Lapangan
Pelaporan Hasil
Pemeriksaan
MSN - 090216
Regular Audit – Risk Based Methode
Completeness
Existence and Occurrence
Accuracy
Valuation
Obligation and Rights
Presentation and Disclosure
Kelengkapan
Keberadaan dan Terjadinya
Ketepatan
Penilaian
Kewajiban dan Hak
Penyajian dan Pengungkapan
Prosedur audit untuk memperoleh
bukti audit dapat mencakup:
 Pemeriksaan
 Observasi
 Konfirmasi
 Perhitungan ulang
 Reperformance dan
 Prosedur analitis, sering dalam
beberapa kombinasi, di Selain
penyelidikan (pengembangan
audit program).
Cabang: Audit kepatuhan dan
membuat pengukuran efektivitas
operasi,
Kantor Pusat: untuk memastikan
pencapaian KPI setiap fungsi.
Risiko kepatuhan
Ketidakpatuhan dengan kebutuhan
pelanggan, kebijakan organisasi yang
ditentukan dan prosedur atau hukum
dan peraturan dapat mengakibatkan
kualitas yang lebih rendah, biaya
produksi yang lebih tinggi, kehilangan
pendapatan, penundaan yang tidak
perlu, hukuman, denda, dll.
Risiko integritas
Resiko kecurangan manajemen,
kecurangan karyawan, tindakan ilegal
dan tindakan tidak sah, atau yang bisa
menyebabkan hilangnya reputasi.

Internal Audit-GAP

  • 1.
    MSN - 090216 BranchController - Gap A L T E R N A T I V E S O L U T I O N No Plan Keterangan Kekuatan Kelemahan 1 Internal Controller Branch Control Officer Pada setiap kantor cabang ditempatkan PIC kantor pusat dibawah koordinasi dan pengawasan langsung oleh Internal Audit Kantor Pusat Pemeriksaan dilakukan berdasarkan transaksi harian, resiko yang timbul dapat diidentifikasi sejak awal dan lingkungan kepatuhan dapat terbentuk Biaya yang dikeluarkan sangat besar, keterbatasan proses pemenuhan sumberdaya manusia dan pengenalan resiko tidak tepat sasaran 2 Internal Auditor Regular Audit Project Internal Auditor ditempatkan dikantor pusat dan melakukan pemeriksaan cabang sesuai dengan yang direncanakan atau berdasarkan tingkat resiko pada operasional kantor cabang Proses pemeriksaan memiliki dasar yang kuat, fokus dalam melakukan pemeriksaan dan proses penilaian menangani resiko yang dihadapi oleh proses owner dapat diukur oleh tim pemeriksa Proses operasional kantor cabang tidak terawasi secara berkala, periodik pemeriksaan memiliki rentan waktu yang terlalu panjang, keterbatasan kunjungan dan pemantauan tindakan perbaikan tidak tepat sasaran. 3 Internal Control self Assessment Control Checklist Proses internal kontrol/ pemeriksaan self audit dilakukan oleh masing-masing bisnis proses yang diawasi langsung oleh direct supervisor dan berjenjang Pemeriksaan dilakukan berkala, kesalahan (resiko) terindentifikasi dan proses edukasi pengenalan serta pengendalian resiko tepat sasaran. Pemeriksaan dilakukan oleh masing- masing bisnis proses yang bertujuan untuk mengkoreksi hasil pekerjaannya sendiri
  • 2.
    MSN - 090216 RegularAudit - Cycle Monitoring Plan Desk - Audit Field Audit Report AUDIT CYCLE Perencanaan Audit/ Whistleblower Penentuan Objek & Pola pemeriksaan Identifikasi Risk & Control Pengujian Lapangan Pelaporan Hasil Pemeriksaan
  • 3.
    MSN - 090216 RegularAudit – Risk Based Methode Completeness Existence and Occurrence Accuracy Valuation Obligation and Rights Presentation and Disclosure Kelengkapan Keberadaan dan Terjadinya Ketepatan Penilaian Kewajiban dan Hak Penyajian dan Pengungkapan Prosedur audit untuk memperoleh bukti audit dapat mencakup:  Pemeriksaan  Observasi  Konfirmasi  Perhitungan ulang  Reperformance dan  Prosedur analitis, sering dalam beberapa kombinasi, di Selain penyelidikan (pengembangan audit program). Cabang: Audit kepatuhan dan membuat pengukuran efektivitas operasi, Kantor Pusat: untuk memastikan pencapaian KPI setiap fungsi. Risiko kepatuhan Ketidakpatuhan dengan kebutuhan pelanggan, kebijakan organisasi yang ditentukan dan prosedur atau hukum dan peraturan dapat mengakibatkan kualitas yang lebih rendah, biaya produksi yang lebih tinggi, kehilangan pendapatan, penundaan yang tidak perlu, hukuman, denda, dll. Risiko integritas Resiko kecurangan manajemen, kecurangan karyawan, tindakan ilegal dan tindakan tidak sah, atau yang bisa menyebabkan hilangnya reputasi.