Bahasa Inggris [ Imperative Sentence & Teks Procedure ]
Imperative Sentence
Pengertian
Apa sih Imperative Sentence itu? What is that?
Definisi dari Imperative sentence adalah a sentence that expresses a command or an
entreaty is called imperative sentence atau dalam Bahasa Indonesia diartikan Imperative
sentence adalah sebuah kalimat yang menyatakan perintah, permohonan dan larangan atau
disebut juga Kalimat Perintah
1.Memerintah atau Memohon (Command and Asking)
Contoh :
Stand up! = Berdirilah!
Please come in! = Silahkan masuk!
Please sit down! = Silahkan duduk!
Move the chair please! =Tolong pindahkan kursi itu!
Keep silent! = Diamlah!
Be queit! = Diamlah!
Be patient! = Bersabarlah!
Be careful! = Hati-hati!
Be polite! = Sopanlah!
Be loyal! = Setialah!
Be diligent! = Pandailah!
Listen to me! = Dengarkan saya!
Open your book! = Buka bukumu!
Open the door! = Buka pintu!
Go there! = Pergi kesana!
Listen the radio! = Dengarkan radio!
2.Larangan atau Peringatan (Warning)
Contoh :
Don’t be shy! = Jangan malu!
Don’t cry! = Jangan nangis!
Don’t make a noise! = Jangan buat ribut!
Don’t be cruel! = Jangan kejam!
Don’t be affraid! = Jangan takut!
Don’t be sad! = Jangan sedih!
Don’t be angry! = Jangan marah!
Don’t be lazy! = Jangan malas!
Don’t worry! = Jangan khawatir!
Don’t say that! = Jangan katakan itu!
Don’t open the door! = Jangan buka pintu!
Don’t clean the floor! = Jangan bersihkan lantai!
Don’t smoke too much! = Jangan merokok terlalu banyak!
Don’t do that! = Jangan lakukan itu!
Don’t work so hard! = Jangan bekerja terlalu keras!
Stop reading! = Berhenti membaca!
Don’t go home now! = Jangan pulang sekarang!
3.Ajakan (Invitation)
Contoh :
Let’s say it! = Mari katakan itu!
Let’s go there! = Mari pergi kesana!
Let’s go! = Mari pergi!
Let’s sing together! = Mari bernyanyi bersama!
Let’s play = Mari bermain!
Let’s discuss it! = Mari mendiskusikan itu!
4.Mendo’akan (Praying)
Contoh :
Bless God with you! = Tuhan memberkatimu!
God bless you! = Semoga Tuhan memberkatimu!
May God bless you! = Semoga Tihan memberkatimu!
Best of luck! = Semoga berhasil!
Pengertian, Kegunaan, Susunan dan Contoh Kalimat Imperative (Kalimat
Perintah). Imperative atau kalimat perintah memiliki bentuk dan susunan yang berbeda
dengan kalimat berita (statement) atau kalimat tanya (interrogative). Biasanya, kalimat ini
tidak menyebut subjeknya tetapi langsung menggunakan bentuk infinitive. Namun, kalimat
ini dapat menggunakan bentuk positif dan bentuk negatif.
Contoh :
- Open the door!
(Buka pintu!)
- Let's go!
(Mari kita pergi!)
Kegunaan kalimat imperative yaitu untuk :
1. Menunjukan Arah
Contoh :
- Turn left, and then turn right.
(Belok kiri, kemudian belok kanan.)
- On the second block, turn right.
(Pada blok kedua, belok kanan.)
2. Memberikan perintah
Contoh :
- Close your book!
(Tutup bukumu!)
- Open the window!
(Buka jendela!)
3. Memperingatkan
Contoh :
- Don't touch me!
(Jangan sentuh saya!)
4. Mengundang
Contoh :
- Come in! Sit down!
(Masuk! Duduk!)
5. Mengumumkan
Contoh :
- Do not talk to the driver!
(Jangan bicara kepada sopr!)
Susunan dengan Let
Kalimat negatif imperatif yang menggunakan kata "let" memiliki dua bentuk, yaitu :
1. Let's + not + Verb
Contoh :
Let's not make any mistake
2. Don't + let + obj + Verb
Contoh :
Don't let thim go away.
Polite Imperative
Yaitu cara sopan dalam memberikan perintah. Bentuk ini dinyatakan dengan menggunakan
kata-kata penghalus berupa :
- please
- would you mind
- could you
Contoh :
- Could you close the door, please!
- Open the window, please!
Text Procedure
Pengertian Procedure Text
Apa itu Procedure Text? Procedure Text adalah salah satu jenis teks bahasa Inggris atau yang
biasa disebut genre yang menunjukan sebuah proses dalam membuat atau mengoprasikan
sesuatu yang berfungsi untuk menggambarkan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui
langkah-langkah yang teratur.
Tujuan Komunikatif Procedure Text
Tujuan Komunikatif dari Procedure Text adalaha memberikan petunjuk tentang cara
melakukan sesuatu melalui tindakan-tindakan atau langkah-langkah yang urut.
C. Struktur kebahasaan Procedure Text
Struktur kebahasaan dari Procedure Text terdiri dari 3 bagian, yaitu:
1. Aim/ Goal
Pada struktur kebahasaan bagian pertama dari Procdeure Text ini berisi informasi mengenai
tujuan dalam pembuatan atau pengoprasian sesuatu.
2. Materials
Pada bagian ke-dua, Materials terdiri dari bahan-bahan yang digunakan dalam membuat
sesuatu. Tapi tidak semua Procedure Text menyertakan bagian materials, adakalanya sebuah
Procedure Text tidak memiliki bagian materials.
Ada tiga jenis Procedural Text yang tidak menggunakan bagian materials, yaitu:
 Procedural Text yang menjelaskan bagaimana sesuatu bekerja atau bagaimana cara
melakukan instruksi secara manual. Contohnya : How to use the video game, the
computer, the tape recorder, atau the fax, etc.
 Procedural Text yang menginstruksikan bagaimana melakukan aktivitas-aktivitas
tertentu dengan peraturanya. Contohnya : raod safety rules, atau video game rules,
etc.
 Procedural Text yang berhubungan dengan sifat atau kebiasaan manusia. Contohnya
How to live happily, atau How to secceed.
3. Steps
Pada bagian steps, berisi tentang langkah-langkah atau urutan-urutan yang harus dilakukan
agar tujuan yang diuraikan pada bagian Aim/ Goal bisa tercapai. Langkah-langkah atau
urutan-urutan tersebut haruslah urut dari yang pertama hingga terakhir.
D. Ciri Kebahasaan Procedure Text
Terdapat beberapa ciri kebahasaan dalam Procedure Text, diantaranya yaitu:
1. Menggunakan pola kalimat imperative (Perintah), misalnya, Cut, Don’t mix, dsb.
2. Menggunakan action verbs, misalnya turn, put, don’t, mix, dsb.
3. Menggunakan connectives (kata penghubung) untuk mengurutkan kegiatan, misalnya
then, while, dsb.
4. Menggunakan adverbials (kata keterangan) untuk menyatakan rinci waktu, tempat,
cara yang akurat, misalnya for five minutes, 2 hours, dsb.
5. Menggunakan simple present.
E. Contoh Procedure Text
Di bawah ini penulis hadirkan dua contoh dari Procedure Text, baik yang menyertakan
materials atau pun yang tidak. Check this out!!!
1. Planting Chilies
Aim/ Goal
Planting is a nice activity in our spare time. The following is guided information on how to
plant a chili-plant easily. Here are the steps.
Steps
Firstly, dry a handful seeding under the sunlight.
Secondly, put the seeding on the soil. It should be in open area
Next, wait it. There will come out the sprout after that let it be bigger.
Finally, put it in another big pot. It will soon grow bigger and bigger and yield us some fresh
chilies soon.
2. How to Make a Cheese Omelet
Aim/ Goal
How to Make a Cheese Omelet
Materials
Ingredients
1 egg, 50 g cheese, ¼ cup milk, 3 tablespoons cooking, oil, a pinch of salt and pepper.
Utensils
Frying pan, fork, spatula, cheese grater, bowl, plate.
Steps
1. Crack an egg into a bowl
2. Whisk the egg with a fork until it is smooth
3. Add milk and whisk well
4. Grate the cheese into the bowl and stir
5. Heat the oil in a frying pan
6. Pour the mixture into the frying pan
7. Turn the omelet with a spatula when it browns
8. Cook both sides
9. Place on a plate; season with salt and pepper
10. Eat while warm
Imperative sentence

Imperative sentence

  • 1.
    Bahasa Inggris [Imperative Sentence & Teks Procedure ] Imperative Sentence Pengertian Apa sih Imperative Sentence itu? What is that? Definisi dari Imperative sentence adalah a sentence that expresses a command or an entreaty is called imperative sentence atau dalam Bahasa Indonesia diartikan Imperative sentence adalah sebuah kalimat yang menyatakan perintah, permohonan dan larangan atau disebut juga Kalimat Perintah 1.Memerintah atau Memohon (Command and Asking) Contoh : Stand up! = Berdirilah! Please come in! = Silahkan masuk! Please sit down! = Silahkan duduk! Move the chair please! =Tolong pindahkan kursi itu! Keep silent! = Diamlah! Be queit! = Diamlah! Be patient! = Bersabarlah! Be careful! = Hati-hati! Be polite! = Sopanlah! Be loyal! = Setialah! Be diligent! = Pandailah! Listen to me! = Dengarkan saya! Open your book! = Buka bukumu! Open the door! = Buka pintu! Go there! = Pergi kesana! Listen the radio! = Dengarkan radio! 2.Larangan atau Peringatan (Warning) Contoh : Don’t be shy! = Jangan malu! Don’t cry! = Jangan nangis! Don’t make a noise! = Jangan buat ribut! Don’t be cruel! = Jangan kejam! Don’t be affraid! = Jangan takut! Don’t be sad! = Jangan sedih! Don’t be angry! = Jangan marah! Don’t be lazy! = Jangan malas! Don’t worry! = Jangan khawatir! Don’t say that! = Jangan katakan itu! Don’t open the door! = Jangan buka pintu! Don’t clean the floor! = Jangan bersihkan lantai! Don’t smoke too much! = Jangan merokok terlalu banyak! Don’t do that! = Jangan lakukan itu!
  • 2.
    Don’t work sohard! = Jangan bekerja terlalu keras! Stop reading! = Berhenti membaca! Don’t go home now! = Jangan pulang sekarang! 3.Ajakan (Invitation) Contoh : Let’s say it! = Mari katakan itu! Let’s go there! = Mari pergi kesana! Let’s go! = Mari pergi! Let’s sing together! = Mari bernyanyi bersama! Let’s play = Mari bermain! Let’s discuss it! = Mari mendiskusikan itu! 4.Mendo’akan (Praying) Contoh : Bless God with you! = Tuhan memberkatimu! God bless you! = Semoga Tuhan memberkatimu! May God bless you! = Semoga Tihan memberkatimu! Best of luck! = Semoga berhasil! Pengertian, Kegunaan, Susunan dan Contoh Kalimat Imperative (Kalimat Perintah). Imperative atau kalimat perintah memiliki bentuk dan susunan yang berbeda dengan kalimat berita (statement) atau kalimat tanya (interrogative). Biasanya, kalimat ini tidak menyebut subjeknya tetapi langsung menggunakan bentuk infinitive. Namun, kalimat ini dapat menggunakan bentuk positif dan bentuk negatif. Contoh : - Open the door! (Buka pintu!) - Let's go! (Mari kita pergi!) Kegunaan kalimat imperative yaitu untuk : 1. Menunjukan Arah Contoh : - Turn left, and then turn right. (Belok kiri, kemudian belok kanan.) - On the second block, turn right. (Pada blok kedua, belok kanan.) 2. Memberikan perintah Contoh : - Close your book! (Tutup bukumu!) - Open the window! (Buka jendela!) 3. Memperingatkan
  • 3.
    Contoh : - Don'ttouch me! (Jangan sentuh saya!) 4. Mengundang Contoh : - Come in! Sit down! (Masuk! Duduk!) 5. Mengumumkan Contoh : - Do not talk to the driver! (Jangan bicara kepada sopr!) Susunan dengan Let Kalimat negatif imperatif yang menggunakan kata "let" memiliki dua bentuk, yaitu : 1. Let's + not + Verb Contoh : Let's not make any mistake 2. Don't + let + obj + Verb Contoh : Don't let thim go away. Polite Imperative Yaitu cara sopan dalam memberikan perintah. Bentuk ini dinyatakan dengan menggunakan kata-kata penghalus berupa : - please - would you mind - could you Contoh : - Could you close the door, please! - Open the window, please! Text Procedure Pengertian Procedure Text Apa itu Procedure Text? Procedure Text adalah salah satu jenis teks bahasa Inggris atau yang biasa disebut genre yang menunjukan sebuah proses dalam membuat atau mengoprasikan sesuatu yang berfungsi untuk menggambarkan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui langkah-langkah yang teratur. Tujuan Komunikatif Procedure Text Tujuan Komunikatif dari Procedure Text adalaha memberikan petunjuk tentang cara melakukan sesuatu melalui tindakan-tindakan atau langkah-langkah yang urut.
  • 4.
    C. Struktur kebahasaanProcedure Text Struktur kebahasaan dari Procedure Text terdiri dari 3 bagian, yaitu: 1. Aim/ Goal Pada struktur kebahasaan bagian pertama dari Procdeure Text ini berisi informasi mengenai tujuan dalam pembuatan atau pengoprasian sesuatu. 2. Materials Pada bagian ke-dua, Materials terdiri dari bahan-bahan yang digunakan dalam membuat sesuatu. Tapi tidak semua Procedure Text menyertakan bagian materials, adakalanya sebuah Procedure Text tidak memiliki bagian materials. Ada tiga jenis Procedural Text yang tidak menggunakan bagian materials, yaitu:  Procedural Text yang menjelaskan bagaimana sesuatu bekerja atau bagaimana cara melakukan instruksi secara manual. Contohnya : How to use the video game, the computer, the tape recorder, atau the fax, etc.  Procedural Text yang menginstruksikan bagaimana melakukan aktivitas-aktivitas tertentu dengan peraturanya. Contohnya : raod safety rules, atau video game rules, etc.  Procedural Text yang berhubungan dengan sifat atau kebiasaan manusia. Contohnya How to live happily, atau How to secceed. 3. Steps Pada bagian steps, berisi tentang langkah-langkah atau urutan-urutan yang harus dilakukan agar tujuan yang diuraikan pada bagian Aim/ Goal bisa tercapai. Langkah-langkah atau urutan-urutan tersebut haruslah urut dari yang pertama hingga terakhir. D. Ciri Kebahasaan Procedure Text Terdapat beberapa ciri kebahasaan dalam Procedure Text, diantaranya yaitu: 1. Menggunakan pola kalimat imperative (Perintah), misalnya, Cut, Don’t mix, dsb. 2. Menggunakan action verbs, misalnya turn, put, don’t, mix, dsb. 3. Menggunakan connectives (kata penghubung) untuk mengurutkan kegiatan, misalnya then, while, dsb. 4. Menggunakan adverbials (kata keterangan) untuk menyatakan rinci waktu, tempat, cara yang akurat, misalnya for five minutes, 2 hours, dsb. 5. Menggunakan simple present. E. Contoh Procedure Text Di bawah ini penulis hadirkan dua contoh dari Procedure Text, baik yang menyertakan materials atau pun yang tidak. Check this out!!! 1. Planting Chilies
  • 5.
    Aim/ Goal Planting isa nice activity in our spare time. The following is guided information on how to plant a chili-plant easily. Here are the steps. Steps Firstly, dry a handful seeding under the sunlight. Secondly, put the seeding on the soil. It should be in open area Next, wait it. There will come out the sprout after that let it be bigger. Finally, put it in another big pot. It will soon grow bigger and bigger and yield us some fresh chilies soon. 2. How to Make a Cheese Omelet Aim/ Goal How to Make a Cheese Omelet Materials Ingredients 1 egg, 50 g cheese, ¼ cup milk, 3 tablespoons cooking, oil, a pinch of salt and pepper. Utensils Frying pan, fork, spatula, cheese grater, bowl, plate. Steps 1. Crack an egg into a bowl 2. Whisk the egg with a fork until it is smooth 3. Add milk and whisk well 4. Grate the cheese into the bowl and stir 5. Heat the oil in a frying pan 6. Pour the mixture into the frying pan 7. Turn the omelet with a spatula when it browns 8. Cook both sides 9. Place on a plate; season with salt and pepper 10. Eat while warm