Nama Anggota :
 Andy Kahfi
 Deyana Rose S.
 Ega Rismana
 Eko Aji Sasono P.
 M. Haffiz N.
 Rafika Guci
PENGERTIAN PEMANASAN
GLOBAL.
Pemanasan global adalah kejadian
meningkatnya temperatur rata-rata
atmosfer, laut dan daratan Bumi.
Pada saat ini, Bumi menghadapi
pemanasan yang cepat, yang oleh para
ilmuan dianggap disebabkan aktifitas
manusia.
Penyebab utama pemanasan ini
adalah pembakaran bahan bakar fosil,
seperti batu bara, minyak bumi, dan gas
alam, yang melepas karbondioksida dan
gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas
rumah kaca ke atmosfer.
GEJALA PEMANASAN GLOBAL
 Ketinggian gunung berkurang
Tanpa disadari banyak orang, Pegunungan Alpen
mengalami penyusutan ketinggian.Ini disebabkan
melelehnya es di puncaknya.
 Kebakaran hutan besar-besaran
Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di
Amerika Serikat juga terbakar ludes.Kebakaran hutan
meluluhlantakkan lebih banyak area dalam tempo yang
lebih lama juga.
 Situs purbakala cepat rusak
Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil,
situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak
dibandingkan beberapa waktu silam, banjir, suhu yang
ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua.
 Satelit bergerak lebih cepat.
Emisi karbon dioksida membuat planet lebih
cepat panas, bahkan berimbas ke ruang
angkasa.Udara di bagian terluar atmosfer sangat
tipis, tapi dengan jumlah karbondioksida yang
bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas
menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan
energi dan mendinginkan udara sekitarnya.
 Hanya yang terkuat yang bertahan
Akibat musim yang kian tak menentu, maka
hanya makhluk hidup yang kuatlah yang bisa
bertahan hidup.
 Pelelehan besar-besaran
Bukan hanya temperatur planet yang memicu
pelelehan gunung es, tapi juga semua lapisan tanah
yang selama ini membeku.
 Keganjilan di daerah kutub
Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade
silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih
ramai di daerah kutub.
 Mekarnya tumbuhan di Kutub Utara
Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada
tanaman dan hewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula
situasi yang sama dengan saat matahari terbenam pada biota
Kutub Utara.
 Habitat makhluk hidup pindah ke dataran lebih tinggi
Ilmuwan menemukan beberapa hewan telah berpindah ke
dataran lebih tinggi akibat pemanasan global.
 Peningkatan kasus alergi
Di beberapa tempat kasus alergi dan asma mengalami
peningkatan. Tingginya level CO2 dan temperatur merupakan
pemicunya.
PENYEBAB PEMANASAN
GLOBAL
 Pemansan global terjadi ketika ada konsentrasi
gas-gas tertentu yang dikenal dengan gas rumah
kaca, yg terus bertambah di udara, hal tersebut
disebabkan oleh tindakan manusia, kegiatan
industri, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon.
Yang terutama adalah karbon dioksida, yang
umumnya dihasilkan oleh penggunaan batubara,
minyak bumi, gas dan penggundulan hutan serta
pembakaran hutan.
 Sepanjang seratus tahun ini konsumsi energi
dunia bertambah secara spektakuler. Sekitar 70%
energi dipakai oleh negara-negara maju; dan 78%
dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil.
DAMPAK PEMANASAN
GLOBAL
 Jika tidak segera diatasi, maka kenaikan temperatur
karena pemanasan global hingga tahun 2100 akan
mengakibatkan mencairnya es di kutub dan
menghangatkan lautan, yang mengakibatkan
meningkatnya volume lautan serta menaikkan
permukaannya sekitar 9 – 100 cm (4 – 40 inchi),
menimbulkan banjir di daerah pantai, bahkan dapat
menenggelamkan pulau-pulau.
 Pemanasan Global juga mengakibatkan siklus
perkawinan dan pertumbuhan nyamuk (dari telur
menjadi larva dan nyamuk dewasa) akan lebih singkat,
sehingga jumlah populasi akan cepat naik.
Mengganasnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk
kemudian seolah menyebabkan jenis penyakit baru.
UPAYA PENANGANAN
PEMANASAN GLOBAL
 Hemat Pemakaian Listrik :
Matikan peralatan listrik jika sedang tidak digunakan.
Hanya menggunakan peralatan listrik ketika kita
membutuhkannya.
 Hemat Pemakaian Air :
Jangan mencuci piring dengan air yang mengalir terus
menerus. Jangan menggosok gigi, juga dengan kran air
yang mengalir, karena air akan banyak terbuang dalam
1 menit terbuang sekitar 10 liter.
 Manfaatkan Sumber Energi dari Alam :
Gunakan tenaga surya untuk rumah dan pemanas air.
Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian
Anda.
 REUSE :
Gunakan keramik atau gelas cangkir kopi
bukan cangkir sekali pakai seperti yang terbuat
dari plastic dan Styrofoam. Gunakan kembali
kantong plastik dan wadah penyimpan barang
lainnya.
 REDUC :
Hemat penggunaan kertas dan tissue karena
terbuat dari kayu yang harus ditebang dari
pohon di hutan, sedangkan hutan dibutuhkan
untuk menetralisir emisi CO2 di udara.
 RECYCLE :
Gunakan pakaian yang terbuat dari bahan
yang ramah lingkungan. Gunakan tas daur
ulang untuk menyelamatkan lingkungan.
Upaya lainnya yang bisa
dilakukan
 Jika harus naik kendaraan bermotor pribadi, untuk
bepergian :
Gunakan mobil yang sesuai dengan kebutuhan
keluarga atau lebih besar. Gunakan energi hijau terbarukan
seperti biofuel, antara lain biodiesel dan bioetanol.
 Tanam Pohon
Satu pohon berukuran agak besar dapat menyerap 6
kg CO2 per tahunnya. Dalam seluruh masa hidupnya, satu
batang pohon dapat menyerap 1 ton CO2.
 Bepergian Yang Ramah Lingkungan
Cobalah untuk berjalan kaki, menggunakan
telekonferensi untuk rapat, atau pergi bersama-sama dalam
satu mobil. Bila memungkinkan, gunakan kendaraan yang
menggunakan bahan bakar alternatif.
 Kurangi Belanja
Industri menyumbang 20% gas emisi
rumah kaca dunia dan kebanyakan
berasal dari penggunaan bahan bakar
fosil.
 Beli Makanan Organik
Tanah organik menangkap dan
menyimpan CO2 lebih besar dari
pertanian konvensional. The Soil
Association menambahkan bahwa
produksi secara organik dapat
mengurangi 26% CO2 yang disumbang
oleh pertanian.
 Gunakan Lampu Hemat Energi
Bila Anda mengganti 1 lampu di rumah Anda
dengan lampu hemat energi, Anda dapat
menghemat 400 kg CO2 dan lampu hemat energi
10 kali lebih tahan lama daripada lampu pijar
biasa.
 Gunakan Kipas Angin
AC yang menggunakan daya 1.000 Watt
menyumbang 650 gr CO2 per jamnya. Karena itu,
mungkin Anda bisa mencoba menggunakan kipas
angin.
 Jemur Pakaian Di Bawah Sinar Matahari
Bila Anda menggunakan alat pengering,
Anda mengeluarkan 3 kg CO2. Menjemur
pakaian secara alami jauh lebih baik: pakaian
Anda lebih awet dan energi yang dipakai tidak
 Daur Ulang Sampah Organik
Tempat Pembuangan Sampah (TPA)
menyumbang 3% emisi gas rumah kaca
melalui metana yang dilepaskan saat proses
pembusukan sampah.
 Pisahkan Sampah Kertas, Plastik dan
Kaleng
Mendaur ulang aluminium dapat
menghemat 90%. Energi yang dibutuhkan
untuk memproduksi kaleng aluminium yang
baru – menghemat 9 kg CO2 per kilogram
aluminium! Untuk 1 kg plastik yang didaur
ulang, kita menghemat 1,5 kg CO2, untuk 1
kg kertas yang didaur ulang, Anda
menghemat 900 kg CO2.
Sekian
&
Terimakasih

Global Warming

  • 1.
    Nama Anggota : Andy Kahfi  Deyana Rose S.  Ega Rismana  Eko Aji Sasono P.  M. Haffiz N.  Rafika Guci
  • 2.
    PENGERTIAN PEMANASAN GLOBAL. Pemanasan globaladalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Pada saat ini, Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer.
  • 3.
    GEJALA PEMANASAN GLOBAL Ketinggian gunung berkurang Tanpa disadari banyak orang, Pegunungan Alpen mengalami penyusutan ketinggian.Ini disebabkan melelehnya es di puncaknya.  Kebakaran hutan besar-besaran Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga terbakar ludes.Kebakaran hutan meluluhlantakkan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga.  Situs purbakala cepat rusak Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam, banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua.
  • 4.
     Satelit bergeraklebih cepat. Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa.Udara di bagian terluar atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumlah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi dan mendinginkan udara sekitarnya.  Hanya yang terkuat yang bertahan Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya makhluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup.  Pelelehan besar-besaran Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gunung es, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku.
  • 5.
     Keganjilan didaerah kutub Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih ramai di daerah kutub.  Mekarnya tumbuhan di Kutub Utara Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman dan hewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saat matahari terbenam pada biota Kutub Utara.  Habitat makhluk hidup pindah ke dataran lebih tinggi Ilmuwan menemukan beberapa hewan telah berpindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global.  Peningkatan kasus alergi Di beberapa tempat kasus alergi dan asma mengalami peningkatan. Tingginya level CO2 dan temperatur merupakan pemicunya.
  • 6.
    PENYEBAB PEMANASAN GLOBAL  Pemansanglobal terjadi ketika ada konsentrasi gas-gas tertentu yang dikenal dengan gas rumah kaca, yg terus bertambah di udara, hal tersebut disebabkan oleh tindakan manusia, kegiatan industri, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon. Yang terutama adalah karbon dioksida, yang umumnya dihasilkan oleh penggunaan batubara, minyak bumi, gas dan penggundulan hutan serta pembakaran hutan.  Sepanjang seratus tahun ini konsumsi energi dunia bertambah secara spektakuler. Sekitar 70% energi dipakai oleh negara-negara maju; dan 78% dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil.
  • 7.
    DAMPAK PEMANASAN GLOBAL  Jikatidak segera diatasi, maka kenaikan temperatur karena pemanasan global hingga tahun 2100 akan mengakibatkan mencairnya es di kutub dan menghangatkan lautan, yang mengakibatkan meningkatnya volume lautan serta menaikkan permukaannya sekitar 9 – 100 cm (4 – 40 inchi), menimbulkan banjir di daerah pantai, bahkan dapat menenggelamkan pulau-pulau.  Pemanasan Global juga mengakibatkan siklus perkawinan dan pertumbuhan nyamuk (dari telur menjadi larva dan nyamuk dewasa) akan lebih singkat, sehingga jumlah populasi akan cepat naik. Mengganasnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk kemudian seolah menyebabkan jenis penyakit baru.
  • 8.
    UPAYA PENANGANAN PEMANASAN GLOBAL Hemat Pemakaian Listrik : Matikan peralatan listrik jika sedang tidak digunakan. Hanya menggunakan peralatan listrik ketika kita membutuhkannya.  Hemat Pemakaian Air : Jangan mencuci piring dengan air yang mengalir terus menerus. Jangan menggosok gigi, juga dengan kran air yang mengalir, karena air akan banyak terbuang dalam 1 menit terbuang sekitar 10 liter.  Manfaatkan Sumber Energi dari Alam : Gunakan tenaga surya untuk rumah dan pemanas air. Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian Anda.
  • 9.
     REUSE : Gunakankeramik atau gelas cangkir kopi bukan cangkir sekali pakai seperti yang terbuat dari plastic dan Styrofoam. Gunakan kembali kantong plastik dan wadah penyimpan barang lainnya.  REDUC : Hemat penggunaan kertas dan tissue karena terbuat dari kayu yang harus ditebang dari pohon di hutan, sedangkan hutan dibutuhkan untuk menetralisir emisi CO2 di udara.  RECYCLE : Gunakan pakaian yang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. Gunakan tas daur ulang untuk menyelamatkan lingkungan.
  • 10.
    Upaya lainnya yangbisa dilakukan  Jika harus naik kendaraan bermotor pribadi, untuk bepergian : Gunakan mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga atau lebih besar. Gunakan energi hijau terbarukan seperti biofuel, antara lain biodiesel dan bioetanol.  Tanam Pohon Satu pohon berukuran agak besar dapat menyerap 6 kg CO2 per tahunnya. Dalam seluruh masa hidupnya, satu batang pohon dapat menyerap 1 ton CO2.  Bepergian Yang Ramah Lingkungan Cobalah untuk berjalan kaki, menggunakan telekonferensi untuk rapat, atau pergi bersama-sama dalam satu mobil. Bila memungkinkan, gunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif.
  • 11.
     Kurangi Belanja Industrimenyumbang 20% gas emisi rumah kaca dunia dan kebanyakan berasal dari penggunaan bahan bakar fosil.  Beli Makanan Organik Tanah organik menangkap dan menyimpan CO2 lebih besar dari pertanian konvensional. The Soil Association menambahkan bahwa produksi secara organik dapat mengurangi 26% CO2 yang disumbang oleh pertanian.
  • 12.
     Gunakan LampuHemat Energi Bila Anda mengganti 1 lampu di rumah Anda dengan lampu hemat energi, Anda dapat menghemat 400 kg CO2 dan lampu hemat energi 10 kali lebih tahan lama daripada lampu pijar biasa.  Gunakan Kipas Angin AC yang menggunakan daya 1.000 Watt menyumbang 650 gr CO2 per jamnya. Karena itu, mungkin Anda bisa mencoba menggunakan kipas angin.  Jemur Pakaian Di Bawah Sinar Matahari Bila Anda menggunakan alat pengering, Anda mengeluarkan 3 kg CO2. Menjemur pakaian secara alami jauh lebih baik: pakaian Anda lebih awet dan energi yang dipakai tidak
  • 13.
     Daur UlangSampah Organik Tempat Pembuangan Sampah (TPA) menyumbang 3% emisi gas rumah kaca melalui metana yang dilepaskan saat proses pembusukan sampah.  Pisahkan Sampah Kertas, Plastik dan Kaleng Mendaur ulang aluminium dapat menghemat 90%. Energi yang dibutuhkan untuk memproduksi kaleng aluminium yang baru – menghemat 9 kg CO2 per kilogram aluminium! Untuk 1 kg plastik yang didaur ulang, kita menghemat 1,5 kg CO2, untuk 1 kg kertas yang didaur ulang, Anda menghemat 900 kg CO2.
  • 14.