LAPORAN KUNJUNGAN STUDY LAPANGAN
28 APRIL - 1 MEI 2015
Disusun Oleh :
………………………………..
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................
………………………………..
Nomor Induk Mahasiswa : ..................................
PROGRAM STUDI PENYIARAN
AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA
YOGYAKARTA
2015
LEMBAR PENGESAHAN
Telah disetujui dan disahkan, oleh Pembimbing Study Lapangan,
Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta
Pada tanggal: 2015
Pembimbing Studi Lapangan
……………………………….
Mengetahui
PD. I Bidang Akademik Direktur
Wahyu Sudarmawan, SE., SH., M.Si Arif Budiman, SE., MM.
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat yang telah
diberikan sehingga penyusun dapat menyelesaikan Study Lapangan yang dilaksanakan di
Jakarta. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah penulis laksanakan,
penulis menyusun Laporan Study Lapangan ke Jakarta yang merupakan kegiatan wajib
mahasiswa Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta.
Dengan selesainya Study Lapangan ini, maka ijinkan saya mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Arif Budiman, SE., MM selaku Direktur Akademi Komunikasi Radya Binatama
Yogyakarta
2. Bapak Wahyu Sudarmawan, S.E., S.H., M.Si selaku Pembantu Direktur I Bidang
Akademik Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta
3. Bapak Y. Tatriwarsi, SH., MM., selaku Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan
Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta
4. Bapak Hans Hermang Mintana, S.Sos, M.A., selaku Kaprodi Akademi Komunikasi
Radya Binatama Yogyakarta
5. Bapak Sumarsana, A.Md sebagai pembimbing Study Lapangan yang telah membimbing
kami
6. Seluruh karyawan/wati di Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta yang telah
bekerja keras membantu tugas kami.
7. Semua yang terlibat dalam Studi Lapangan kami, yang tidak dapat disebutkan satu
persatu.
Penyusun menyadari bahwa Laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itulah kritik
dan saran yang membangun sangat kami harapkan.
Yogyakarta, Mei 2015
Nama mahasiswa
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN AKRB …………………………………………………… 1
KATA PENGANTAR …………………………………………………… 2
DAFTAR ISI …………………………………………………… 3
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………… 4
A. Latar Belakang …………………………………………………… 5
B. Tujuan …………………………………………………… 6
C. Manfaat …………………………………………………… 7
D Program Kegiatan ……………………………………………… 8
BAB II DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN STUDY LAPANGAN ……………. 9
BAB III PENUTUP …………………………………………………… 13
A. Kesimpulan …………………………………………………… 14
LAMPIRAN …………………………………………………… 15
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Study Lapangan merupakan salah satu bagian dari kegiatan yang berhubungan dengan
akademik dan mendukung proses belajar mahasiswa Akademi Komunikasi Radya Binatama
Yogyakarta. Kegiatan ini dimaksudkan agar mahasiswa tidak hanya mendapat pengajaran dari
kampus saja tetapi juga mengetahui dunia kerja yang akan mereka tempuh dan perlu
mendapatkan pengalaman di luar kampus sebagai penyempurnaanya. Pelaksanaan pendidikan di
dalam kampus dititikberatkan pada pengembangan kreativitas, pembekalan dasar keahlian dan
pengembangan wawasan keilmuan akademik. Selain belajar dikampus kita juga dapat belajar di
lapangan, dengan adanya kegiatan seperti ini mahasiswa jadi lebih mengetahui bagaimana situasi
didunia kerja yang sebenarnya khususnya di industri media televisi.
Mahasiswa pada umumnya sebelum melakukan praktik pasti selalu didasarkan teori mata
kuliah yang sudah diberikan oleh masing-masing dosen pengampu. Tidak hanya pintar diteori,
namun mahasiswa juga harus bisa menerapkan teori-teori yang sudah diberikan melalui praktik
yang dapat dilakukan dimana mahasiswa menimba ilmu, dalam hal ini adalah mahasiswa
Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Program Study Penyiaran. Selain mendapat
teori dikelas dari dosen, buku, dan lain sebagainya mahasiswa diasah kemampuannya untuk
dapat mempraktikan masing-masing teori dari beberapa mata kuliah yang mahasiswa tempuh
melalui tugas-tugas. Tugas yang diberikan pastinya dalam bentuk Audio, Visual, Audio Visual
maupun konsep suatu acara televisi.
B. Tujuan
Kegiatan Studi Lapangan ke Stasiun Televisi Nasional TV One, SCTV, Trans TV dan Trans 7
bertujuan:
1. Memperlihatkan mahasiswa tentang bagaimana produksi acara televisi maupun film secara
langsung dan sebenarnya,
2. Memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang seluk beluk dunia kerja
pertelevisian yang sesungguhnya,
3. Menambah wawasan bagi para mahasiswa didunia pertelevisian
4. Sebagai studi komparasi mahasiswa terhadap teori-teori yang didapat di kampus dengan
praktik yang sebenarnya di stasiun Televisi dalam proses produksinya,
5. Mengoptimalkan kemampuan mahasiswa dalam praktik lapangan pada sebuah produksi
televisi,
6. Mengetahu bidang atau jenis pekerjaan/profesi di dunia kerja pertelevisian
C. Manfaat
Kegiatan Studi Lapangan ke Stasiun Televisi Nasional TV One, SCTV, Trans TV dan
Trans 7 di Jakarta bermanfaat:
1. Sebagai usaha menambah pengalaman bagi mahasiswa sehingga nantinya dapat dengan
mudah menyesuaikan diri dengan keadaan yang sebenarnya dilapangan atau didunia kerja
pertelevisian maupun dunia perfilman.
2. Menambah pengetahuan mahasiswa tentang dunia pertelevisian nasional dan perfilman
yang ada di Jakarta,
3. Dapat melihat langsung dunia kerja di televisi dan film yang sebenarnya yang ada di
Jakarta.
D. Program Kegiatan
Kegiatan study lapangan dilaksanakan di Televisi Nasional RCTI, Trans TV, Global TV,
Metro TV dan PH Dwisapta IMC dan pada tanggal 28 April – 1 Mei 2015
BAB II
DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN
STUDY LAPANGAN
Study lapangan yang dilaksanakan di Jakarta di TV One, SCTV, TV, Trans TV, Trans 7
pada tanggal 30 – 31 Januari 2013, yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Secara khusus
mahasiswa merasakan adanya sebuah motivasi yang besar suatu saat setelah lulus dari Akademi
Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta bisa bekerja disebuah perusahaan televisi atau di
sebuah rumah produksi film bahkan juga dapat mendirikan perusahaan atau rumah produksi
acara televisi atau film. Dan sangat baik apabila bisa bekerja sesuai dengan minat yang ditekuni
sehingga tak ada paksaan dari pihak siapapun kecuali tuntutan professional dan kredibilitas kerja.
Melalui kegiatan kunjungan kebeberapa stasiun televisi Nasional di Jakarta tersebut, penulis
dapat melihat gambaran bagaimana dunia kerja di pertelevisian dan dunia per-film-an sehingga
mulai sekarang harus menentukan profesi yang ingin digeluti dan mempersiapkan diri
dengan baik, agar nanti setelah lulus dari perkuliahan dapat segera diterima kerja serta
mampu berkarya dan berprestasi di dunia kerja bidang televisi atau lainnya. Adapun
kegiatan study lapangan yang penulis laksanakan adalah sebagai berikut (ceritakan dari apa yang
telah Anda laksanakan selama kegiatan Study Lapangan ) :
CONTOH :
Hari pertama, mahasiswa dapat melihat langsung proses produksi sebuah film layar lebar
yang diproduksi oleh rumah produksi Diwangkara yang dibintangi oleh Julia Perez, setelah
melihat proses terjadinya shooting kami melanjutkan diskusi bersama asisten sutradara. Kami
diberi banyak penjelasan tentang apa saja yang ada didalam produksi tersebut. Banyak hal yang
kami dapat dari sana seperti melihat langsung seorang sutradara menyutradarai pemain,
pengaturan jadwal pemain yang dikerjakan oleh astrada, melihat pemasangan lighting. Ternyata
sama dengan apa yang kita dapatkan dari kampus. Setelah ke PH Diwangkara kami melanjutkan
ke stasiun televisi Metro TV disana penulis melihat ruang kerja tempat dimana seorang pengarah
acara, editor, audio dan switcer berada. Tak hanya itu mahasiswa pun terlibat tanya jawab
seputar cara kerja penggunaan alat-alat yang ada disana, diskusi kinerja, menejement, dan proses
produksi program acara stasiun televisi Metro TV dan diakhiri melihat dan mengikuti proses
produksi program acar talk show Kick Andy.
Hari kedua, mahasiswa mengunjungi stasiun televisi TRANS 7. Di TRANS 7mahasiswa
diajak untuk melihat langsung proses produksi program Bukan Empat Mata yang ditayangkan
secara langsung yang dipandu oleh Tukul Arwana dan Peppy. Setelah mahasiswa terlibat sebagai
penonton mahasiswa pun diajak untuk melihat-lihat studio produksi berbagai program acara
yang ada di TRANS 7, mahasiswa diajak melihat ruang studio yang ada di TRANS 7. Pada saat
melihat-lihat ruang kerja serta studio yang ada di TRANS 7 mahasiswa dipandu oleh seorang
PR. Tidak hanya melihat-lihat studi tetapi PR juga memberikan info seputar cara kerja di
TRANS 7, selain itu juga membantu menjawab setiap pertanyaan mahasiswa mengenai proses
kerja di TRANS 7. Pada saat akhir pertemuan di TRANS 7 mahasiswa diberi waktu untuk
berdiskusi mengenai apa saja yang berhubungan dengan stasiun televisi nasional TRANS 7.
Berdasarkan kegiatan itu sudah jelas bahwa mahasiswa sudah diberikan banyak
gambaran yang jelas tentang industri televisi dan film di Jakarta. Oleh karena itu, motivasi untuk
bisa bekerja dan mambangkitkan industri televisi dan film sangat besar bagi penulis untuk
menciptakan sebuah inovasi-inovasi baru dan mendaur ulang program-program acara yang lebih
baik dengan menerapkan ilmu pengetahuan baik teori maupun praktek yang telah diperoleh
dibangku kuliah.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah pelaksanaan Study Lapangan ini, penulis medapat banyak pengalaman dan
kesimpulan dari kegiatan tersebut. Yaitu agar mahasiswa mengetahui bagaimana dunia kerja di
industri pertelevisian, dan mendapat banyak pelajaran yang tidak terdapat pada perkuliahan
biasanya.
Pelaksanan Study Lapangan ini telah memberikan banyak sekali pengalaman bagi
mahasiswa tentang dunia kerja pertelevisian, mulai dari pra produksi, produksi dan pasca
produksi yang ada distasiun televisi. Pengalaman ini menjadi bahan baru bagi penulis untuk
melengkapi teori-teori yang telah didapatkan dikampus, sekaligus menjadi motivasi lebih giat
belajar dan berkarya agar setelah lulus siap kerja dan mampu bersaing.

Format laporan-studi-lapangan-broadcasting-ke-jakarta-2015

  • 1.
    LAPORAN KUNJUNGAN STUDYLAPANGAN 28 APRIL - 1 MEI 2015 Disusun Oleh : ……………………………….. Nomor Induk Mahasiswa : ................................... ……………………………….. Nomor Induk Mahasiswa : .................................. PROGRAM STUDI PENYIARAN AKADEMI KOMUNIKASI RADYA BINATAMA YOGYAKARTA 2015
  • 2.
    LEMBAR PENGESAHAN Telah disetujuidan disahkan, oleh Pembimbing Study Lapangan, Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Pada tanggal: 2015 Pembimbing Studi Lapangan ………………………………. Mengetahui PD. I Bidang Akademik Direktur Wahyu Sudarmawan, SE., SH., M.Si Arif Budiman, SE., MM.
  • 3.
    KATA PENGANTAR Puji syukursaya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat yang telah diberikan sehingga penyusun dapat menyelesaikan Study Lapangan yang dilaksanakan di Jakarta. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah penulis laksanakan, penulis menyusun Laporan Study Lapangan ke Jakarta yang merupakan kegiatan wajib mahasiswa Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta. Dengan selesainya Study Lapangan ini, maka ijinkan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Bapak Arif Budiman, SE., MM selaku Direktur Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta 2. Bapak Wahyu Sudarmawan, S.E., S.H., M.Si selaku Pembantu Direktur I Bidang Akademik Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta 3. Bapak Y. Tatriwarsi, SH., MM., selaku Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta 4. Bapak Hans Hermang Mintana, S.Sos, M.A., selaku Kaprodi Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta 5. Bapak Sumarsana, A.Md sebagai pembimbing Study Lapangan yang telah membimbing kami 6. Seluruh karyawan/wati di Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta yang telah bekerja keras membantu tugas kami. 7. Semua yang terlibat dalam Studi Lapangan kami, yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Penyusun menyadari bahwa Laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itulah kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan. Yogyakarta, Mei 2015 Nama mahasiswa
  • 4.
    DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHANAKRB …………………………………………………… 1 KATA PENGANTAR …………………………………………………… 2 DAFTAR ISI …………………………………………………… 3 BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………… 4 A. Latar Belakang …………………………………………………… 5 B. Tujuan …………………………………………………… 6 C. Manfaat …………………………………………………… 7 D Program Kegiatan ……………………………………………… 8 BAB II DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN STUDY LAPANGAN ……………. 9 BAB III PENUTUP …………………………………………………… 13 A. Kesimpulan …………………………………………………… 14 LAMPIRAN …………………………………………………… 15
  • 5.
    BAB I PENDAHULUAN A. LatarBelakang Study Lapangan merupakan salah satu bagian dari kegiatan yang berhubungan dengan akademik dan mendukung proses belajar mahasiswa Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta. Kegiatan ini dimaksudkan agar mahasiswa tidak hanya mendapat pengajaran dari kampus saja tetapi juga mengetahui dunia kerja yang akan mereka tempuh dan perlu mendapatkan pengalaman di luar kampus sebagai penyempurnaanya. Pelaksanaan pendidikan di dalam kampus dititikberatkan pada pengembangan kreativitas, pembekalan dasar keahlian dan pengembangan wawasan keilmuan akademik. Selain belajar dikampus kita juga dapat belajar di lapangan, dengan adanya kegiatan seperti ini mahasiswa jadi lebih mengetahui bagaimana situasi didunia kerja yang sebenarnya khususnya di industri media televisi. Mahasiswa pada umumnya sebelum melakukan praktik pasti selalu didasarkan teori mata kuliah yang sudah diberikan oleh masing-masing dosen pengampu. Tidak hanya pintar diteori, namun mahasiswa juga harus bisa menerapkan teori-teori yang sudah diberikan melalui praktik yang dapat dilakukan dimana mahasiswa menimba ilmu, dalam hal ini adalah mahasiswa Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Program Study Penyiaran. Selain mendapat teori dikelas dari dosen, buku, dan lain sebagainya mahasiswa diasah kemampuannya untuk dapat mempraktikan masing-masing teori dari beberapa mata kuliah yang mahasiswa tempuh melalui tugas-tugas. Tugas yang diberikan pastinya dalam bentuk Audio, Visual, Audio Visual maupun konsep suatu acara televisi. B. Tujuan Kegiatan Studi Lapangan ke Stasiun Televisi Nasional TV One, SCTV, Trans TV dan Trans 7 bertujuan: 1. Memperlihatkan mahasiswa tentang bagaimana produksi acara televisi maupun film secara langsung dan sebenarnya, 2. Memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang seluk beluk dunia kerja pertelevisian yang sesungguhnya, 3. Menambah wawasan bagi para mahasiswa didunia pertelevisian
  • 6.
    4. Sebagai studikomparasi mahasiswa terhadap teori-teori yang didapat di kampus dengan praktik yang sebenarnya di stasiun Televisi dalam proses produksinya, 5. Mengoptimalkan kemampuan mahasiswa dalam praktik lapangan pada sebuah produksi televisi, 6. Mengetahu bidang atau jenis pekerjaan/profesi di dunia kerja pertelevisian C. Manfaat Kegiatan Studi Lapangan ke Stasiun Televisi Nasional TV One, SCTV, Trans TV dan Trans 7 di Jakarta bermanfaat: 1. Sebagai usaha menambah pengalaman bagi mahasiswa sehingga nantinya dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan yang sebenarnya dilapangan atau didunia kerja pertelevisian maupun dunia perfilman. 2. Menambah pengetahuan mahasiswa tentang dunia pertelevisian nasional dan perfilman yang ada di Jakarta, 3. Dapat melihat langsung dunia kerja di televisi dan film yang sebenarnya yang ada di Jakarta. D. Program Kegiatan Kegiatan study lapangan dilaksanakan di Televisi Nasional RCTI, Trans TV, Global TV, Metro TV dan PH Dwisapta IMC dan pada tanggal 28 April – 1 Mei 2015
  • 7.
    BAB II DESKRIPSI HASILPELAKSANAAN STUDY LAPANGAN Study lapangan yang dilaksanakan di Jakarta di TV One, SCTV, TV, Trans TV, Trans 7 pada tanggal 30 – 31 Januari 2013, yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Secara khusus mahasiswa merasakan adanya sebuah motivasi yang besar suatu saat setelah lulus dari Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta bisa bekerja disebuah perusahaan televisi atau di sebuah rumah produksi film bahkan juga dapat mendirikan perusahaan atau rumah produksi acara televisi atau film. Dan sangat baik apabila bisa bekerja sesuai dengan minat yang ditekuni sehingga tak ada paksaan dari pihak siapapun kecuali tuntutan professional dan kredibilitas kerja. Melalui kegiatan kunjungan kebeberapa stasiun televisi Nasional di Jakarta tersebut, penulis dapat melihat gambaran bagaimana dunia kerja di pertelevisian dan dunia per-film-an sehingga mulai sekarang harus menentukan profesi yang ingin digeluti dan mempersiapkan diri dengan baik, agar nanti setelah lulus dari perkuliahan dapat segera diterima kerja serta mampu berkarya dan berprestasi di dunia kerja bidang televisi atau lainnya. Adapun kegiatan study lapangan yang penulis laksanakan adalah sebagai berikut (ceritakan dari apa yang telah Anda laksanakan selama kegiatan Study Lapangan ) : CONTOH : Hari pertama, mahasiswa dapat melihat langsung proses produksi sebuah film layar lebar yang diproduksi oleh rumah produksi Diwangkara yang dibintangi oleh Julia Perez, setelah melihat proses terjadinya shooting kami melanjutkan diskusi bersama asisten sutradara. Kami diberi banyak penjelasan tentang apa saja yang ada didalam produksi tersebut. Banyak hal yang kami dapat dari sana seperti melihat langsung seorang sutradara menyutradarai pemain, pengaturan jadwal pemain yang dikerjakan oleh astrada, melihat pemasangan lighting. Ternyata sama dengan apa yang kita dapatkan dari kampus. Setelah ke PH Diwangkara kami melanjutkan ke stasiun televisi Metro TV disana penulis melihat ruang kerja tempat dimana seorang pengarah acara, editor, audio dan switcer berada. Tak hanya itu mahasiswa pun terlibat tanya jawab seputar cara kerja penggunaan alat-alat yang ada disana, diskusi kinerja, menejement, dan proses produksi program acara stasiun televisi Metro TV dan diakhiri melihat dan mengikuti proses produksi program acar talk show Kick Andy.
  • 8.
    Hari kedua, mahasiswamengunjungi stasiun televisi TRANS 7. Di TRANS 7mahasiswa diajak untuk melihat langsung proses produksi program Bukan Empat Mata yang ditayangkan secara langsung yang dipandu oleh Tukul Arwana dan Peppy. Setelah mahasiswa terlibat sebagai penonton mahasiswa pun diajak untuk melihat-lihat studio produksi berbagai program acara yang ada di TRANS 7, mahasiswa diajak melihat ruang studio yang ada di TRANS 7. Pada saat melihat-lihat ruang kerja serta studio yang ada di TRANS 7 mahasiswa dipandu oleh seorang PR. Tidak hanya melihat-lihat studi tetapi PR juga memberikan info seputar cara kerja di TRANS 7, selain itu juga membantu menjawab setiap pertanyaan mahasiswa mengenai proses kerja di TRANS 7. Pada saat akhir pertemuan di TRANS 7 mahasiswa diberi waktu untuk berdiskusi mengenai apa saja yang berhubungan dengan stasiun televisi nasional TRANS 7. Berdasarkan kegiatan itu sudah jelas bahwa mahasiswa sudah diberikan banyak gambaran yang jelas tentang industri televisi dan film di Jakarta. Oleh karena itu, motivasi untuk bisa bekerja dan mambangkitkan industri televisi dan film sangat besar bagi penulis untuk menciptakan sebuah inovasi-inovasi baru dan mendaur ulang program-program acara yang lebih baik dengan menerapkan ilmu pengetahuan baik teori maupun praktek yang telah diperoleh dibangku kuliah.
  • 9.
    BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Setelahpelaksanaan Study Lapangan ini, penulis medapat banyak pengalaman dan kesimpulan dari kegiatan tersebut. Yaitu agar mahasiswa mengetahui bagaimana dunia kerja di industri pertelevisian, dan mendapat banyak pelajaran yang tidak terdapat pada perkuliahan biasanya. Pelaksanan Study Lapangan ini telah memberikan banyak sekali pengalaman bagi mahasiswa tentang dunia kerja pertelevisian, mulai dari pra produksi, produksi dan pasca produksi yang ada distasiun televisi. Pengalaman ini menjadi bahan baru bagi penulis untuk melengkapi teori-teori yang telah didapatkan dikampus, sekaligus menjadi motivasi lebih giat belajar dan berkarya agar setelah lulus siap kerja dan mampu bersaing.