Filum Rotifera
Kelompok 8
Nurul Resqikah Abas
Neni Sulastri
Moh. Faqih
Rahmat Riyadi
Rotifera
Rotifera berasal dari kata rota:roda dan
fera:membawa. Kata “rotifer” berasal dari bahasa latin
artinya “roda-pembawa”, karena korona di sekitar
mulut yang bergerak menyerupai roda (meskipun
organ tidak benar-benar memutar). pertama kali
ditemukan oleh John Harris tahun 1696 yang waktu
itu dikenal dengan nama ‘bdelloid rotifer’ yaitu hewan
mirip cacing.
Rotifera termasuk metazoan yang paling kecil
berukuran antara 40-2.500 mikron,rata-rata 200
mikron.ss
Reproduksi
Sistem reproduksi Rotifera cukup unik
dibandingkan dengan Phylum yang lain. Rotifera
berkembang biak dengan cara seksual yaitu dengan
partenogenesis. Partenogenesis merupakan cara umum
yang dilakukan untuk bereproduksi.
Individu jantan selalu lebih kecil daripada induk
betina, biasanya mengalami degenerasi yaitu tidak
mempunyai alat pencernaan, hanya memiliki alat
reproduksi saja.
Habitat dan Distribusi
Rotifera dapat ditemukan hidup di air tawar,
bahkan ada yang yang hidup di laut. Mereka
menyukai hidup di tempat yang lembab,
misalnya di tanah yang lembab, atau
bersimbiosis dengan lumut atau dengan
bryophyta, dapat ditemukan di lingkungan air
tawar seperti danau dan sungai. Rotifera dapat
hidup secara berkoloni, sessil (menempel pada
inang), soliter (berderet atau bergerombol), atau
hidup bebas.
Peranan Umum
Rotifera memegang peranan penting
dalam rantai makanan pada ekosistem perairan
tawar. Di satu pihak memakan serpihan-
serpihan organic dan ganggang bersel satu,
dilain pihak rotifera merupakan makan bagi
hewan yang lebih besar seperti cacing dan
crustacea.
Peranan di Dunia Perikanan
Branchionus merupakan rotifera yang benyak
dibudidayakan sebagai makanan alami untuk larva
ikan dan udang. Karena berukuran kecil sekitar 3000
mikron, dan berkembang biak secara
cepat,membuatnya cocok untuk makanan larva ikan
mas yang baru habis kuning telurnya. Di daerah
tropis,Branchionus mulai bertelur pada umur 28 jam,
dan setelah 24 jam telur menetas. Selama hidupnya
yang sebelas hari, seekor Branchionus menghasilkan
20 butir telur.
Sekian & Terima Kasih

Filum rotifera

  • 1.
    Filum Rotifera Kelompok 8 NurulResqikah Abas Neni Sulastri Moh. Faqih Rahmat Riyadi
  • 2.
    Rotifera Rotifera berasal darikata rota:roda dan fera:membawa. Kata “rotifer” berasal dari bahasa latin artinya “roda-pembawa”, karena korona di sekitar mulut yang bergerak menyerupai roda (meskipun organ tidak benar-benar memutar). pertama kali ditemukan oleh John Harris tahun 1696 yang waktu itu dikenal dengan nama ‘bdelloid rotifer’ yaitu hewan mirip cacing. Rotifera termasuk metazoan yang paling kecil berukuran antara 40-2.500 mikron,rata-rata 200 mikron.ss
  • 4.
    Reproduksi Sistem reproduksi Rotiferacukup unik dibandingkan dengan Phylum yang lain. Rotifera berkembang biak dengan cara seksual yaitu dengan partenogenesis. Partenogenesis merupakan cara umum yang dilakukan untuk bereproduksi. Individu jantan selalu lebih kecil daripada induk betina, biasanya mengalami degenerasi yaitu tidak mempunyai alat pencernaan, hanya memiliki alat reproduksi saja.
  • 6.
    Habitat dan Distribusi Rotiferadapat ditemukan hidup di air tawar, bahkan ada yang yang hidup di laut. Mereka menyukai hidup di tempat yang lembab, misalnya di tanah yang lembab, atau bersimbiosis dengan lumut atau dengan bryophyta, dapat ditemukan di lingkungan air tawar seperti danau dan sungai. Rotifera dapat hidup secara berkoloni, sessil (menempel pada inang), soliter (berderet atau bergerombol), atau hidup bebas.
  • 7.
    Peranan Umum Rotifera memegangperanan penting dalam rantai makanan pada ekosistem perairan tawar. Di satu pihak memakan serpihan- serpihan organic dan ganggang bersel satu, dilain pihak rotifera merupakan makan bagi hewan yang lebih besar seperti cacing dan crustacea.
  • 8.
    Peranan di DuniaPerikanan Branchionus merupakan rotifera yang benyak dibudidayakan sebagai makanan alami untuk larva ikan dan udang. Karena berukuran kecil sekitar 3000 mikron, dan berkembang biak secara cepat,membuatnya cocok untuk makanan larva ikan mas yang baru habis kuning telurnya. Di daerah tropis,Branchionus mulai bertelur pada umur 28 jam, dan setelah 24 jam telur menetas. Selama hidupnya yang sebelas hari, seekor Branchionus menghasilkan 20 butir telur.
  • 9.