EKONOMI
(PERBANKAN )
Kelas X MIPA 2
Anggota Kelompok 2 :
1. Gabriel Genesius Wibi / 6
2. Gisela Anindhita A. / 7
3. Nicholas Juan / 13
Istilah bank berasal dari bahasa Italia,
banca, yang berarti meja. Istilah ini muncul
karena awalnya kegiatan transaksi penukaran
dan meminjaman uang dilakukan di meja-
meja sederhana.
Berdasarkan Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 10 Tahun 1998, bank adalah
badan usaha yang menghimpun dana dari
masyarakat dalam bentuk simpanan dan
menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk
kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam
rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Tujuan didirikannya bank menurut pasal 4 No.
10 Th. 1998 adalah untuk meningkatkatkan taraf
hidup masyarakat dan menunjang pelaksanaan
pembangunan didaerah-daerah guna meninkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Secara sederhana dapat dirincikan menjadi 3,
yaitu:
• Meningkatkan pemerataan perekonomian
• Pertumbuhan ekonomi
• Stabilitas perekonomian nasional
Fungsi Bank secara umum menurut Undang-
undang No. 10 Th. 1998, diantara fungsi bank adalah
sebagai berikut:
1) Menghimpun dana yang bersumber dari :
o Dana milik bank berupa modal awal pendirian
o Dana berasal dari masyarakat
o Dana yang bersumber dari lembaga keuangan yang
diperoleh dari pinjaman dana
2) Menyalurkan dana kepada masyarakat secara
umum
3) Menyediakan layanan-layanan yang berkaitan
dengan keuangan.
Dalam menjalankan kegiatannya bank mempunyai
peran penting dalam sistem keuangan, yaitu :
1. Pengalihan Aset
Dimana sumber dana yang diberikan pada pihak
peminjam berasal pemilik dana yaitu unit surplus yang
jangka waktunya dapat diatur sesuai dengan keinginan
pemilik dana.
2. Transaksi
Bank memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku
ekonomi untuk melakukan transaksi. Dalam ekonomi
modern, transaksi barang dan jasa tidak pernah terlepas
dari transaksi keuangan.
Untuk itu produk-produk yang dikeluarkan oleh bank
(giro, tabungan, depsito, saham dan sebagainya)
merupakan pengganti uang dan dapat digunakan
sebagai alat pembayaran.
3. Likuiditas
Unit surplus dapat menempatkan dana yang
dimilikinya dalam bentuk produk-produk berupa giro,
tabungan, deposito, dan sebagainya. Produk-produk
tersebut masing-masing mempunyai tingkat likuiditas
yang berbeda-beda.
Untuk kepentingn likuiditas para pemilik dana dapat
menempatkan dananya sesuai dengan kebutuhan dan
kepentingannya. Dengan demikian bank memberikan
fasilitas pengelolaan likuiditas kepada pihak yang
mengalami surplus likuiditas dan menyalurkannya kepada
pihak yang mengalami kekurangan likuiditas.
4. Efisiensi
Disini bank hanya memperlancar dan mempertemukan
pihak-pihak yang saling membutuhkan. Untuk itu jelas
peran bank dalam hal ini yaitu menjembatani dua pihak
yang saling berkepentingan untuk menyamakan informasi
yang tidak sempurna, sehingga terjadi efisiensi biaya
ekonomi
1.)Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan
Moneter
Sebagai otoritas moneter,bank indonesia Menetapkan
dan Melaksanakan Kebijakan Moneter untuk mencapai
dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
Pendekatan pengendalian moneter secara tidak
langsung telah dilakukan sejak tahun 1983 dengan
mekanisme operasional disesuaikan dengan dinamika
pasar uang di dalam negeri.
2.)Mengatur dan Menjaga Sistem Pembayaran
3.)Mengatur dan Mengawasi Bank
dalam rangka mengatur dan mengawasi
perbankan,Bank Indonesia menetapkan peraturan,
Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan atau
kegiatan usaha tertentu dari bank,melaksanakan
pengawasan atas bank,serta mengenakan sanksi
terhadap bank sesuai dengan ketentuan perundang
undangan yang berlaku.
A. Jenis Bank
Berdasarkan
Fungsinya
1. Bank Sentral
2. Bank Umum
3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
1. Bank Sentral
Bank sentral adalah lembaga negara yang memiliki
wewenang untuk mengeluarkan pembayaran yang sah
ke suatu negara. Contoh bank sentral di Indonesia
adalah Bank Indonesia
Tujuan Bank Sentral:
Menurut UU RI No. 3 Tahun 2004 Pasal 7. dijelaskan tujuan
Bank Sentral adalah mengeluarkan dan memelihara
kestabilan nilai rupiah.
Tugas Bank Sentral :
Berdasarkan UU RI No. 3 Tahun 2004, Bank
Indonesia
mempunyai tugas sebagai berikut:
1) Menetapkan dan melaksanakan kebijakan
moneter
2) Mengatur dan menjaga kelancaran sistem
pembayaran
3) Mengatur dan mengawasi bank
2. Bank Umum
pembayaran. Bank umum adalah bank
yang melaksanakan kegiatan usaha
secara konvensional dan atau
berdasarkan prinsip syariah yang
dalam kegiatanya memberikan jasa
dalam lalu lintas
Tugas Bank Umum
1. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro,
deposito, dll.
2. memberikan kredit dan menerbitkan surat pengakuan
utang
3. memindahkan uang dan menerima pembayaran
4. menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan
melakukan penempatandana dari nasabah-nasabah
lainnya dalam bentuk surat berharga.
3. Bank Perkreditan Rakyat
BPR adalah bank yang melaksanakan usaha
secara konvensional ataupun secara syariah
yang dalam kegiatanya memberikan jasa
dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan BPR
jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan
kegiatan Bank Umum.
Tugas Bank Perkreditan Rakyat
• Menerima simpanan berupa giro
• Mengikuti kliring
• Melakukan kegiatan valuta asing
• Melakukan kegiatan perasuransian
B. Jenis Bank
Berdasarkan
Kepemilikannya
1. Bank Pemerintah
2. Bank Swasta Nasional
3. Bank Asing
Bank Milik Pemerintah
Bank Milik Pemerintah adalah bank dimana baik
akta pendirian maupun modalnya dimiliki
pemerintah.
Bank Milik Swasta Nasional
Bank Swasta Nasional adalah bank yang seluruh
atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh
swasta nasional serta akta pendirianya pun
didirikan oleh swasta.
Bank Milik Asing
Bank jenis ini merupakan cabang dari bank yang
ada diluar negeri baik milik swasta asing
maupun milik pemerintah asing.
C. Jenis Bank
Berdasarkan
Kegiatan
Operasionalnya
1. Bank Konvensional
2. Bank Syariah
1. Bank konvensional
Bank konvensional adalah bank yang dalam
operasinya menerapkan metode bunga,
karena metode bunga sudah ada terlebih
dahulu, menjadi kebiasaan dan telah
dipakai secara meluas dibandingkan
metode bagi hasil.
2. Bank Syariah
Bank Syariah adalah bank yang beroperasi
sesuai dengan
prinsip-prinsip syariah islam.
Adapun prinsip-prinsip yang berlaku pada bank syariah,
yaitu :
• Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil
(mudharabah)
• Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal
(nusharakah)
• Prinsip jual beli barang dengan memperoleh
keuntungan (murabahah)
• Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni
tanpa pilihan (ijarah)
• Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang
disewa dari pihak bank oleh pihak lain.
TERIMA KASIH

Ekonomi perbankan

  • 1.
    EKONOMI (PERBANKAN ) Kelas XMIPA 2 Anggota Kelompok 2 : 1. Gabriel Genesius Wibi / 6 2. Gisela Anindhita A. / 7 3. Nicholas Juan / 13
  • 3.
    Istilah bank berasaldari bahasa Italia, banca, yang berarti meja. Istilah ini muncul karena awalnya kegiatan transaksi penukaran dan meminjaman uang dilakukan di meja- meja sederhana.
  • 4.
    Berdasarkan Undang-Undang Republik IndonesiaNomor 10 Tahun 1998, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
  • 6.
    Tujuan didirikannya bankmenurut pasal 4 No. 10 Th. 1998 adalah untuk meningkatkatkan taraf hidup masyarakat dan menunjang pelaksanaan pembangunan didaerah-daerah guna meninkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara sederhana dapat dirincikan menjadi 3, yaitu: • Meningkatkan pemerataan perekonomian • Pertumbuhan ekonomi • Stabilitas perekonomian nasional
  • 8.
    Fungsi Bank secaraumum menurut Undang- undang No. 10 Th. 1998, diantara fungsi bank adalah sebagai berikut: 1) Menghimpun dana yang bersumber dari : o Dana milik bank berupa modal awal pendirian o Dana berasal dari masyarakat o Dana yang bersumber dari lembaga keuangan yang diperoleh dari pinjaman dana 2) Menyalurkan dana kepada masyarakat secara umum 3) Menyediakan layanan-layanan yang berkaitan dengan keuangan.
  • 9.
    Dalam menjalankan kegiatannyabank mempunyai peran penting dalam sistem keuangan, yaitu : 1. Pengalihan Aset Dimana sumber dana yang diberikan pada pihak peminjam berasal pemilik dana yaitu unit surplus yang jangka waktunya dapat diatur sesuai dengan keinginan pemilik dana. 2. Transaksi Bank memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku ekonomi untuk melakukan transaksi. Dalam ekonomi modern, transaksi barang dan jasa tidak pernah terlepas dari transaksi keuangan.
  • 10.
    Untuk itu produk-produkyang dikeluarkan oleh bank (giro, tabungan, depsito, saham dan sebagainya) merupakan pengganti uang dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran. 3. Likuiditas Unit surplus dapat menempatkan dana yang dimilikinya dalam bentuk produk-produk berupa giro, tabungan, deposito, dan sebagainya. Produk-produk tersebut masing-masing mempunyai tingkat likuiditas yang berbeda-beda.
  • 11.
    Untuk kepentingn likuiditaspara pemilik dana dapat menempatkan dananya sesuai dengan kebutuhan dan kepentingannya. Dengan demikian bank memberikan fasilitas pengelolaan likuiditas kepada pihak yang mengalami surplus likuiditas dan menyalurkannya kepada pihak yang mengalami kekurangan likuiditas. 4. Efisiensi Disini bank hanya memperlancar dan mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan. Untuk itu jelas peran bank dalam hal ini yaitu menjembatani dua pihak yang saling berkepentingan untuk menyamakan informasi yang tidak sempurna, sehingga terjadi efisiensi biaya ekonomi
  • 13.
    1.)Menetapkan dan MelaksanakanKebijakan Moneter Sebagai otoritas moneter,bank indonesia Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Pendekatan pengendalian moneter secara tidak langsung telah dilakukan sejak tahun 1983 dengan mekanisme operasional disesuaikan dengan dinamika pasar uang di dalam negeri.
  • 14.
    2.)Mengatur dan MenjagaSistem Pembayaran
  • 15.
    3.)Mengatur dan MengawasiBank dalam rangka mengatur dan mengawasi perbankan,Bank Indonesia menetapkan peraturan, Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan atau kegiatan usaha tertentu dari bank,melaksanakan pengawasan atas bank,serta mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku.
  • 17.
    A. Jenis Bank Berdasarkan Fungsinya 1.Bank Sentral 2. Bank Umum 3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
  • 18.
    1. Bank Sentral Banksentral adalah lembaga negara yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan pembayaran yang sah ke suatu negara. Contoh bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia Tujuan Bank Sentral: Menurut UU RI No. 3 Tahun 2004 Pasal 7. dijelaskan tujuan Bank Sentral adalah mengeluarkan dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
  • 19.
    Tugas Bank Sentral: Berdasarkan UU RI No. 3 Tahun 2004, Bank Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut: 1) Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter 2) Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran 3) Mengatur dan mengawasi bank
  • 20.
    2. Bank Umum pembayaran.Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatanya memberikan jasa dalam lalu lintas
  • 21.
    Tugas Bank Umum 1.menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito, dll. 2. memberikan kredit dan menerbitkan surat pengakuan utang 3. memindahkan uang dan menerima pembayaran 4. menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan melakukan penempatandana dari nasabah-nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga.
  • 22.
    3. Bank PerkreditanRakyat BPR adalah bank yang melaksanakan usaha secara konvensional ataupun secara syariah yang dalam kegiatanya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan Bank Umum.
  • 23.
    Tugas Bank PerkreditanRakyat • Menerima simpanan berupa giro • Mengikuti kliring • Melakukan kegiatan valuta asing • Melakukan kegiatan perasuransian
  • 24.
    B. Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya 1.Bank Pemerintah 2. Bank Swasta Nasional 3. Bank Asing
  • 25.
    Bank Milik Pemerintah BankMilik Pemerintah adalah bank dimana baik akta pendirian maupun modalnya dimiliki pemerintah.
  • 26.
    Bank Milik SwastaNasional Bank Swasta Nasional adalah bank yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasional serta akta pendirianya pun didirikan oleh swasta.
  • 27.
    Bank Milik Asing Bankjenis ini merupakan cabang dari bank yang ada diluar negeri baik milik swasta asing maupun milik pemerintah asing.
  • 28.
  • 29.
    1. Bank konvensional Bankkonvensional adalah bank yang dalam operasinya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada terlebih dahulu, menjadi kebiasaan dan telah dipakai secara meluas dibandingkan metode bagi hasil.
  • 30.
    2. Bank Syariah BankSyariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah islam.
  • 31.
    Adapun prinsip-prinsip yangberlaku pada bank syariah, yaitu : • Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah) • Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (nusharakah) • Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah) • Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijarah) • Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain.
  • 32.