DIODA
Oleh : Afifah Dwi Ramadhani, S.T., M.Tr.T
Outline
• Dioda Sambungan P-N
• Dioda Bahan Germanium dan Silikon
• Rangkaian Clipper dan Clamper
• Half-wave rectifier
• Full-wave rectifier
Pengertian Dioda
• Komponen aktif yang terbuat dari
bahan semikonduktor.
• Fungsi : menghantarkan arus listrik ke
satu arah tetapi menghambat arus
listrik dari arah sebaliknya.
• Memiliki dua kutub yaitu kaki anoda
(+) dan kaki katoda (-).
• Bahan Silikon dan Germanium
Sifat Dioda
Dioda Germanium
1.Bentuk fisiknya kecil
2.Digunakan untuk rangkaian yg
power outputnya besar
3. Tahan terhadap tegangan tinggi
max 500 volt
4. Tahan terhadap arus besar max 10
ampere
5.Tegangan yg hilang hanya 0,7 volt
saja.
Dioda Silikon
1. Bentuk fisiknya kecil
2. Sering di pakai dalam rangkaian
adaptor sebagai perata arus, dapat
juga digunakan sebagai saklar
elektronik
3. Tahan terhadap arus besar max
sekitar 150 ampere
4. Tahan terhadap tegangan tinggi
max 1000 volt
Fungsi Dioda
Berikut ini adalah fungsi dari dioda antara lain:
• Untuk alat sensor panas, misalnya dalam amplifier.
• Sebagai sekering(saklar) atau pengaman.
• Untuk rangkaian clamper dapat memberikan tambahan partikel DC untuk
sinyal AC.
• Untuk menstabilkan tegangan pada voltage regulator
• Untuk penyearah
• Untuk indikator
• Untuk alat menggandakan tegangan.
• Untuk alat sensor cahaya, biasanya menggunakan dioda photo.
Simbol Dioda
Jenis Dioda
Dioda PN Junction
• Semikonduktor sambungan p-n merupakan semikonduktor yang
menyambungkan jenis p (jenis yang mayoritas membawa hole)
dengan sambungan tipe-p (jenis semikonduktor yang mayoritas
membawa elektron).
• Suatu semikonduktor dapat dibuat menjadi tipe-p atau n, tergantung
dengan dopping yang dilakukan. Apabila semikonduktor didopping
oleh hole, maka dikatakan bahwa semikonduktor adalah tipe-p,
sedangkan semikonduktor yang didopping oleh elektron yang
mayoritasnya maka disebut sebagai tipe-n
Semikonduktor tipe N
Semikonduktor Tipe P
P-N Junction
• Bila semiconductor tipe P dan N secara kimiawi
dibatasi satu dengan lainnya, maka dibuat
persamaan dimana tidak ada carrier
(penghantar) seperti hole dan electron bebas
ditahan bersama di bagian sempit dari
permukaan persimpangan (junction).
• Permukaan junction ini disebut dengan
depletion layer, dan semiconductor yang dipisah
disebut dengan PN junction semiconductor atau
diode. Maka muatan listrik yang ada dari
perbedaan polaritas satu sama lainnya,
menghasilkan sedikit potensial listrik, disebut
dengan electric potential barrier.
Cara Kerja Dioda
• Dioda semikonduktor hanya bisa melewati satu arus yang searah, pada saat
dioda memperoleh arus akan maju satu arah (forward Bias). Karena di
dalam dioda ada junction yaitu pertemuan konduktor antara tipe p dan
tipe n. kondisi ini dapat dikatakan bahwa konduksi penghantar masih
tergolong kecil. Sedangkan bila dioda diberi satu arah/bias mundur
(Reverse bias) maka dioda tidak bekerja dan pada kondisi ini dioda
mempunyai tahanan dalam yang tinggi sehingga arus sulit mengalir.
• Apabila dioda silicon dialiri arus AC, maka yang mengalir hanya satu arah
saja sehingga arus output dioda berupa arus DC. Dari kondisi tersebut
maka dioda hanya digunakan pada beberapa pemakaian saja antara lain
sebagai Penyearah setengah gelombang (Half Wave Rectifier), penyearah
gelombang penuh (Full Wave Rectifier) dll.
Karakteristik Dioda Forward Bias (keadaan anoda dibuat positif terhadap katoda)
Reverse Bias (keadaan katoda dibuat positif terhadap anoda)
Rangkaian Clipper
• Fungsi : untuk memotong atau menghilangkan sebagian sinyal
masukan yang berada dibawah atau di atas level tertentu.
• Rangkaian Clipper Positif : rangkaian yang memotong level dc positif
dari suatu bentuk gelombang. Ketika input setengah gelombang
positif, maka diode di bias forward sehingga tegangan output sebesar
0,7 Volt (tegangan barrier dari dode).
Rangkaian Clipper
• Rangkaian Clipper Negatif : rangkaian yang memotong level dc positif
dari suatu bentuk gelombang. Ketika input setengah gelombang
negatif, maka diode di bias reverse sehingga tegangan output adalah
sebesar tegangan input
Rangkaian Clipper
• Rangkaian Clipper Bias Positif : rangkaian yang memotong level dc
positif pada level tertentu sesuai dengan tegangan bias positif yang
diberikan.
Rangkaian Clipper
• Rangkaian Clipper Bias Negatif : rangkaian yang memotong level dc
positif pada level tertentu sesuai dengan tegangan bias negatif yang
diberikan.
Rangkaian Clamper
• digunakan untuk menggeser suatu sinyal ke level DC yang lain.
Rangkaian clamper harus mempunyai sebuah kapasitor, dioda, dan
resistor. Selain ketiga komponen tersebut bisa juga menambahkan
sebuah baterai untuk memperoleh pergeseran tegangan tambahan
Rangkaian Clamper Positif
• Rangkaian clamper yang menaikkan level dc positif dari suatu bentuk
gelombang
Rangkaian Clamper Negatif
• Rangkaian clamper yang menurunkan level dc negatif dari suatu
bentuk gelombang

DIODA.pptx

  • 1.
    DIODA Oleh : AfifahDwi Ramadhani, S.T., M.Tr.T
  • 2.
    Outline • Dioda SambunganP-N • Dioda Bahan Germanium dan Silikon • Rangkaian Clipper dan Clamper • Half-wave rectifier • Full-wave rectifier
  • 3.
    Pengertian Dioda • Komponenaktif yang terbuat dari bahan semikonduktor. • Fungsi : menghantarkan arus listrik ke satu arah tetapi menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. • Memiliki dua kutub yaitu kaki anoda (+) dan kaki katoda (-). • Bahan Silikon dan Germanium
  • 4.
    Sifat Dioda Dioda Germanium 1.Bentukfisiknya kecil 2.Digunakan untuk rangkaian yg power outputnya besar 3. Tahan terhadap tegangan tinggi max 500 volt 4. Tahan terhadap arus besar max 10 ampere 5.Tegangan yg hilang hanya 0,7 volt saja. Dioda Silikon 1. Bentuk fisiknya kecil 2. Sering di pakai dalam rangkaian adaptor sebagai perata arus, dapat juga digunakan sebagai saklar elektronik 3. Tahan terhadap arus besar max sekitar 150 ampere 4. Tahan terhadap tegangan tinggi max 1000 volt
  • 5.
    Fungsi Dioda Berikut iniadalah fungsi dari dioda antara lain: • Untuk alat sensor panas, misalnya dalam amplifier. • Sebagai sekering(saklar) atau pengaman. • Untuk rangkaian clamper dapat memberikan tambahan partikel DC untuk sinyal AC. • Untuk menstabilkan tegangan pada voltage regulator • Untuk penyearah • Untuk indikator • Untuk alat menggandakan tegangan. • Untuk alat sensor cahaya, biasanya menggunakan dioda photo.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Dioda PN Junction •Semikonduktor sambungan p-n merupakan semikonduktor yang menyambungkan jenis p (jenis yang mayoritas membawa hole) dengan sambungan tipe-p (jenis semikonduktor yang mayoritas membawa elektron). • Suatu semikonduktor dapat dibuat menjadi tipe-p atau n, tergantung dengan dopping yang dilakukan. Apabila semikonduktor didopping oleh hole, maka dikatakan bahwa semikonduktor adalah tipe-p, sedangkan semikonduktor yang didopping oleh elektron yang mayoritasnya maka disebut sebagai tipe-n
  • 9.
  • 10.
  • 11.
    P-N Junction • Bilasemiconductor tipe P dan N secara kimiawi dibatasi satu dengan lainnya, maka dibuat persamaan dimana tidak ada carrier (penghantar) seperti hole dan electron bebas ditahan bersama di bagian sempit dari permukaan persimpangan (junction). • Permukaan junction ini disebut dengan depletion layer, dan semiconductor yang dipisah disebut dengan PN junction semiconductor atau diode. Maka muatan listrik yang ada dari perbedaan polaritas satu sama lainnya, menghasilkan sedikit potensial listrik, disebut dengan electric potential barrier.
  • 12.
    Cara Kerja Dioda •Dioda semikonduktor hanya bisa melewati satu arus yang searah, pada saat dioda memperoleh arus akan maju satu arah (forward Bias). Karena di dalam dioda ada junction yaitu pertemuan konduktor antara tipe p dan tipe n. kondisi ini dapat dikatakan bahwa konduksi penghantar masih tergolong kecil. Sedangkan bila dioda diberi satu arah/bias mundur (Reverse bias) maka dioda tidak bekerja dan pada kondisi ini dioda mempunyai tahanan dalam yang tinggi sehingga arus sulit mengalir. • Apabila dioda silicon dialiri arus AC, maka yang mengalir hanya satu arah saja sehingga arus output dioda berupa arus DC. Dari kondisi tersebut maka dioda hanya digunakan pada beberapa pemakaian saja antara lain sebagai Penyearah setengah gelombang (Half Wave Rectifier), penyearah gelombang penuh (Full Wave Rectifier) dll.
  • 13.
    Karakteristik Dioda ForwardBias (keadaan anoda dibuat positif terhadap katoda) Reverse Bias (keadaan katoda dibuat positif terhadap anoda)
  • 14.
    Rangkaian Clipper • Fungsi: untuk memotong atau menghilangkan sebagian sinyal masukan yang berada dibawah atau di atas level tertentu. • Rangkaian Clipper Positif : rangkaian yang memotong level dc positif dari suatu bentuk gelombang. Ketika input setengah gelombang positif, maka diode di bias forward sehingga tegangan output sebesar 0,7 Volt (tegangan barrier dari dode).
  • 15.
    Rangkaian Clipper • RangkaianClipper Negatif : rangkaian yang memotong level dc positif dari suatu bentuk gelombang. Ketika input setengah gelombang negatif, maka diode di bias reverse sehingga tegangan output adalah sebesar tegangan input
  • 16.
    Rangkaian Clipper • RangkaianClipper Bias Positif : rangkaian yang memotong level dc positif pada level tertentu sesuai dengan tegangan bias positif yang diberikan.
  • 17.
    Rangkaian Clipper • RangkaianClipper Bias Negatif : rangkaian yang memotong level dc positif pada level tertentu sesuai dengan tegangan bias negatif yang diberikan.
  • 18.
    Rangkaian Clamper • digunakanuntuk menggeser suatu sinyal ke level DC yang lain. Rangkaian clamper harus mempunyai sebuah kapasitor, dioda, dan resistor. Selain ketiga komponen tersebut bisa juga menambahkan sebuah baterai untuk memperoleh pergeseran tegangan tambahan
  • 19.
    Rangkaian Clamper Positif •Rangkaian clamper yang menaikkan level dc positif dari suatu bentuk gelombang
  • 20.
    Rangkaian Clamper Negatif •Rangkaian clamper yang menurunkan level dc negatif dari suatu bentuk gelombang