C P O B
Maryam Arbie
November 2006
PT Phyto Kemo Agung Farma
Operator level
Tujuan
Tujuan pelatihan/ diskusi:
 Meningkatkan pengertian tentang dasar-dasar
CPOB
 Memikirkan langkah-langkah yang dapat kita
lakukan bersama untuk perbaikan penerapan
CPOB  catat
Prioritas perbaikan
1. Memperbaiki DOKUMENTASI di semua
bagian
 Semua Karyawan
2. Menerapkan CPOB semaksimal mungkin
sesuai fasilitas yang telah tersedia
 Semua karyawan
3. Menyiapkan/ memperbaiki fasilitas sambil
berjalan
 Management
Untuk perbaikan dibutuhkan:
Semangat perubahan
Kerjasama team
Komitmen pribadi
Biaya
Perencanaan yang baik
PT. PKAF saat ini telah menerapkan CPOB,
tetapi akan menyesuaikan dengan CPOB terkini (CGMP)
CPOB
CPOB:
Cara Pembuatan Obat yang Baik
(terkini)
(C)GMP:
Current Good Manufacturing
Practice
Fungsi Obat
Mempertahankan dan menjaga
kesehatan
Menyembuhkan penyakit
Menyelamatkan jiwa
CPOB atau GMP
 CPOB menjamin agar obat dibuat secara
terkontrol sehingga akan selalu
memenuhi persyaratan yang sesuai
dengan tujuan penggunaannya
 Mengapa perlu CPOB?  Agar:
– Tujuan penggunaan obat tercapai
– Keberulangan pembuatan obat yang
benar tercapai
Landasan CPOB
 Tidak dibenarkan obat dibuat secara
sembarangan 
Perlu pengawasan (kontrol)
menyeluruh dalam pembuatan obat
 Lulus uji laboratorium (QC) tidak
cukup menjamin mutu yang tinggi
Apa yang harus dikontrol?
1. Kualitas (Mutu)
2. Karyawan
3. Laboratorium QC
4. Fasilitas dan Peralatan
5. Material
6. Produksi
7. Pengemasan
Kontrol (pengawasan) terhadap sistim:
QA
Pembelian
CPOB – SEMUAASPEK PEMBUATAN OBAT
Manajemen Mutu
QC - SAMPLING,
SPECIFFIKASI,
ANALISA,
PELULUSAN
Produksi
Tehnik
QA menjamin kepatuhan terhadap CPOB
Setiap karyawan terkait adalah bagian dari QA
Distribusi obat
R & D
Karyawan
 Karyawan seperti apa yang dibutuhkan dalam
proses pembuatan obat ??
Memiliki kualifikasi yang
mampu melaksanakan setiap
tahap pembuatan obat
Bagaimana meningkatkan kualifikasi karyawan ??
Pelatihan :
tentang CPOB,
Higiene
tentang hal-hal
yang berkaitan
dengan tugasnya
10 Prinsip Dasar CPOB
1. Sebelum memulai suatu pekerjaan,
pastikan bahwa telah ada instruksi tertulis
yang benar
Dilarang meggunakan pinsil dan tipp ex
2. Selalu ikuti instruksi secara TEPAT DAN
BENAR tanpa mencoba melakukan
penyimpangan. Bertanya kepada atasan
bila tidak mengerti
3. Pastikan hanya bahan yang benar yang
dipakai
10 Prinsip Dasar CPOB
4. Pastikan pemakaian alat yang benar
dan BERSIH
5. Cegah kemungkinan terjadinya
kontaminasi dan tercampur
6. Selalu waspada akan adanya
kesalahan label, contoh label
penimbangan
10 Prinsip Dasar CPOB
7. Selalu bekerja secara saksama dan tepat
8. Jaga kebersihan dan kerapian semua yang ada
(termasuk diri anda sendiri )
9. Selalu awas terhadap adanya kesalahan dan
praktek yang salah dan segera laporkan (Ingat:
Menutupi kesalahan dapat menyebabkan
kematian pasien)
10. Buatlah CATATAN segera dan jelas atas apa
yang telah dilakukan dan kontrol yang
dijalankan.

CPOB operator Phyto Kemo Agung Farma.ppt

  • 1.
    C P OB Maryam Arbie November 2006 PT Phyto Kemo Agung Farma Operator level
  • 2.
    Tujuan Tujuan pelatihan/ diskusi: Meningkatkan pengertian tentang dasar-dasar CPOB  Memikirkan langkah-langkah yang dapat kita lakukan bersama untuk perbaikan penerapan CPOB  catat
  • 3.
    Prioritas perbaikan 1. MemperbaikiDOKUMENTASI di semua bagian  Semua Karyawan 2. Menerapkan CPOB semaksimal mungkin sesuai fasilitas yang telah tersedia  Semua karyawan 3. Menyiapkan/ memperbaiki fasilitas sambil berjalan  Management
  • 4.
    Untuk perbaikan dibutuhkan: Semangatperubahan Kerjasama team Komitmen pribadi Biaya Perencanaan yang baik PT. PKAF saat ini telah menerapkan CPOB, tetapi akan menyesuaikan dengan CPOB terkini (CGMP)
  • 5.
    CPOB CPOB: Cara Pembuatan Obatyang Baik (terkini) (C)GMP: Current Good Manufacturing Practice
  • 6.
    Fungsi Obat Mempertahankan danmenjaga kesehatan Menyembuhkan penyakit Menyelamatkan jiwa
  • 7.
    CPOB atau GMP CPOB menjamin agar obat dibuat secara terkontrol sehingga akan selalu memenuhi persyaratan yang sesuai dengan tujuan penggunaannya  Mengapa perlu CPOB?  Agar: – Tujuan penggunaan obat tercapai – Keberulangan pembuatan obat yang benar tercapai
  • 8.
    Landasan CPOB  Tidakdibenarkan obat dibuat secara sembarangan  Perlu pengawasan (kontrol) menyeluruh dalam pembuatan obat  Lulus uji laboratorium (QC) tidak cukup menjamin mutu yang tinggi
  • 9.
    Apa yang harusdikontrol? 1. Kualitas (Mutu) 2. Karyawan 3. Laboratorium QC 4. Fasilitas dan Peralatan 5. Material 6. Produksi 7. Pengemasan Kontrol (pengawasan) terhadap sistim:
  • 10.
    QA Pembelian CPOB – SEMUAASPEKPEMBUATAN OBAT Manajemen Mutu QC - SAMPLING, SPECIFFIKASI, ANALISA, PELULUSAN Produksi Tehnik QA menjamin kepatuhan terhadap CPOB Setiap karyawan terkait adalah bagian dari QA Distribusi obat R & D
  • 11.
    Karyawan  Karyawan sepertiapa yang dibutuhkan dalam proses pembuatan obat ?? Memiliki kualifikasi yang mampu melaksanakan setiap tahap pembuatan obat
  • 12.
    Bagaimana meningkatkan kualifikasikaryawan ?? Pelatihan : tentang CPOB, Higiene tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugasnya
  • 13.
    10 Prinsip DasarCPOB 1. Sebelum memulai suatu pekerjaan, pastikan bahwa telah ada instruksi tertulis yang benar Dilarang meggunakan pinsil dan tipp ex 2. Selalu ikuti instruksi secara TEPAT DAN BENAR tanpa mencoba melakukan penyimpangan. Bertanya kepada atasan bila tidak mengerti 3. Pastikan hanya bahan yang benar yang dipakai
  • 14.
    10 Prinsip DasarCPOB 4. Pastikan pemakaian alat yang benar dan BERSIH 5. Cegah kemungkinan terjadinya kontaminasi dan tercampur 6. Selalu waspada akan adanya kesalahan label, contoh label penimbangan
  • 15.
    10 Prinsip DasarCPOB 7. Selalu bekerja secara saksama dan tepat 8. Jaga kebersihan dan kerapian semua yang ada (termasuk diri anda sendiri ) 9. Selalu awas terhadap adanya kesalahan dan praktek yang salah dan segera laporkan (Ingat: Menutupi kesalahan dapat menyebabkan kematian pasien) 10. Buatlah CATATAN segera dan jelas atas apa yang telah dilakukan dan kontrol yang dijalankan.