NAMA ANGGOTA :
 CHINTIA HERMAYANTI
 REKA RESTIANA
 NADYA AULIA PERMATA PUTRI
 YURIKA PRATIWI
 MUHAMMAD RAFLI
PENGERTIAN HUJAN :
 Hujan merupakan peristiwa sampainya air dalam
bentuk cair maupun padat yang dicurahkan dari
atmosfer menuju ke permukaan bumi. Hal ini
dikarenakan titik-titik air yang terkandung di dalam
awan bertambah semakin banyak sampai pada keadaan
dimana awan sudah tidak mampu lagi untuk menampung
titik-titik air tersebut, maka akan dijatuhkan kembali ke
permukaan Bumi dalam bentuk air hujan atau
presipitasi.
PROSES TERJADINYA HUJAN
:
 Awalnya air hujan berasal dari air dari bumi seperti air laut,
air sungai, air danau, air waduk, air rumput, air sawah, air
comberan, air susu, air jamban, air kolam, air ludah, dan
lain sebagainya. Selain air yang berbentuk fisik, air yang
menguap ke udara juga bisa berasal dari tubuh manusia,
binatang, tumbuh-tumbuhan, serta benda-benda lain yang
mengandung air. Air-air tersebut umumnya mengalami
proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan
panas matahari. Air yang menguap / menjadi uap melayang
ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang
tinggi bersama uap-uap air yang lain. Di langit yang tinggi
uap tersebut mengalami proses pemadatan atau
kondensasi sehingga membentuk awan. Dengan bantuan
angin awan-awan tersebut dapat bergerak kesana-kemari
baik vertikal, horizontal dan diagonal.
PROSES TERJADINYA HUJAN :
Hujan
Ringan
Hujan
Sedang
Hujan
lebat
• Tetes-tetes airnya
ringan, lambat
menimbulkan
genangan
• Tetes-tetes airnya
sedang, cepat
menimbulkan
genangan air
• Menimbulkan suara
gemuruh di atap atau
genteng, dan percikan
kuat di taah kering.
Pengertian
Proses hydrologi
Opeing Hujan
Hujan berdasaekan
Intensitas endapan
Hujan brdskn
pembentukanya
Hujan brskan jatuhan
endapanyas
JENIS – JENIS HUJAN
BERDASRKAN UKURAN
BUTIRANNYA :
 Hujan gerimis / drizzle, diameter butirannya kurang dari 0,5
mm
 Hujan salju, terdiri dari kristal-kristal es yang suhunya
berada dibawah 0° Celsius
 Hujan batu es, curahan batu es yang turun dalam cuaca
panas dari awan yang suhunya dibawah 0° Celsius
 Hujan deras / rain, curahan air yang turun dari awan
dengan suhu diatas 0° Celsius dengan diameter ±7 mm.
 Jenis-jenis hujan berdasarkan besarnya curah hujan
(definisi BMKG)
1. hujan sedang, 20 – 50 mm per hari
2. hujan lebat, 50-100 mm per hari
3. hujan sangat lebat, di atas 100 mm per hari
BENTUK AIR HUJAN :
 Dalam film-film kartun, air hujan
sering digambarkan berbentuk
lonjong, lebar di bagian bawah dan
menciut di bagian atas. Namun,
bentuk air hujan sebenarnya tidak
tepat seperti itu.
Air hujan kecil berbentuk hampir
bulat. Air hujan besar berbentuk
semakin ceper, seperti roti
hamburger. Air hujan yang lebih
besar lagi berbentuk seperti payung
terjun. Air hujan yang besar akan
jatuh lebih cepat dibandingkan air
hujan yang lebih kecil

Air hujan kecil berbentuk hampir
bulat. Air hujan Besar berbentuk
semakin ceper seperti roti
humberger. Air hujan yang lebih
Ini adalah contoh bentuk
tetesan air hujan
Jenis-jenis Hujan berdasarkan
Proses Terjadinya:
1. Hujan Siklonal
2. Hujan Zenital
3. Hujan Orografis
4. Hujan Frontal
5. Hujan Muson
6. Hujan Buatan
Hujan siklon adalah hujan
yang terbentuk karena udara
panas yang naik dan disertai
angin siklon. Angin siklon
adalah angin yang berputar
menuju titik pusat. Sedangkan
angin yang berputar keluar
dari titik pusat disebut angin
anti siklon. Di amerika
tropical siklon diberi nama
Hurricane, di Cina dan Jepang
disebut Taifun, di Autralia
disebut Siklon dan di
Indonesia disebut puting
beliung.
HUJAN SIKLONAL
Hujan Zenital
Di daerah tropis selama setahun mengalami dua kali hujan
zenithal, sedangkan daerah lintang 23½° LU/LS mengalami
satu kali hujan zenithal. Di daerah tropis, daerah lintang 10°
LU–10° LS, hujan ini terjadi bersamaan waktunya dengan
kedudukan matahari pada titik zenitnya, atau beberapa waktu
Hujan Zenithal adalah hujan
yag terjadi di daerah
equator sehingga sering
disebut angin naik
equatorial. Umumnya
terjadi pada sore hari pada
jam 14.00-15.00 saat jam
pemanansan maksimum.
Terjadi akibat pertemuan
Angin Pasat Timur Laut
dengan Angin Pasat
Tenggara.
Hujan Orografis
Hujan Orografis merupakan hujan
yang terjadi karena angin yang
mengandung uap air itu bergerak
horizontal dan naik menuju lereng
pegunungan, karena pengaruh dari
ketinggian maka suhu udara
menjadi dingin, selanjutnya
terjadilah proses kondensasi dan
menghasilkan awan hujan disekitar
pegunungan. Umumnya hujan
sudah turun sebelum melewati
puncak pegunungan.
Angin yang mendorong hujan, terus bergerak menuruni lereng
di sebelahnya tanpa mengandung uap air. Angin tersebut
bersifat kering dan sering disebut sebagai angin fohn. Daerah
terjadinya angin fohn disebut daerah bayangan hujan.
Hujan Frontal
Hujan Frontal adalah hujan
yang terjadi di daerah lintang
tinggi sehingga di Indonesia
tidak ada.
Hujan Frontal adalah hujan
yang terjadi apabila massa
udara yang dingin bertemu
dengan massa udara yang
panas. Tempat pertemuan
antara kedua massa tersebut
disebut bidang front
Karena lebih berat massa udara dingin yang berada
dibawah massa udara panas, maka terjadilah hujan lebat
disekitar bidang front tersebut sehingga hujan tersebut
disebut sebagai hujan frontal.
HUJAN MUSON
Hujan muson merupakan hujan
yang terjadi karena pengaruh angin
muson. Angin muson terbentuk
oleh pengaruh pergerakan udara
oleh pergerakan semu tahunan
matahari diantara Garis Balik
Utara dan Garis Balik Selatan.
Hujan muson ini lebih dikenal di
Indonesia dimana terjadi pada
bulan Oktober s/d April.
Intensitas hujannya : heavy rain,
moderate rain, slight rain dan
drizzle.
Hujan Buatan
Sejarah Hujan buatan di dunia
dimulai pada tahun 1946 oleh penemunya
Vincent Schaefer dan Irving Langmuir,
dilanjutkan setahun kemudian 1947 oleh
Bernard Vonnegut.Yang sebenarnya
dilakukan oleh manusia adalah
menciptakan peluang hujan dan
“mempercepat” terjadinya hujan. Nama
yang digunakan sebagai upaya “membuat
hujan” adalah menjadi Teknologi
Modifikasi Cuaca (TMC)Untuk mempercepat hujan zat hygrokospis seperti NaCl
CaCl2 dalam bentuk bubuk disebar. Garam itu akan
berperan sebagai titik pangkal pembentukan uap-uap
atmospere di awan. Setelah beberapa jam akan tumbuh
awan-awan kecil yang berkelompok, kemudian ditambahkan
urea yang berpern mendinginkan lingkungan sehingga awan-
awan kecil akan bergabung membentuk awan besar.
DAMPAK POSITIV HUJAN :
 Cuaca menjadi lebih sejuk.
 Menyuburkan tanah akibatnya turun hujan.
 Air berlimpah.
 Bagi daerah yang sering mengalami kekeringan
maka dengan adanya musim hujan yang lebih
panjang persediaan air menjadi lebih banyak dan
masa tanam bagi kebun lebih panjang.
 Suplai air di daerah tangkapan air seperti waduk,
embung dan danau akan lebih banyak sebagai
persediaan untuk pertanian dan air minum di
musim kemarau.
1. Terjadinya bencana alam seperti banjir,
tanah longsor, dsb.
2. Menyebabkan petani gagal panen
3. Terjadinya genangan air yang
menyebabkan jalanan becek.
4. Banjir yang terus menerus dapat
menimbulkan berbagai penyakit.
5. Susah untuk melakukan aktivitas.
DAMPAK NEGATIF HUJAN:
11 Fakta Unik Tentang Hujan :
o Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan
hanyalah 8-10 km/jam
o Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang
rendah karena titik hujan memiliki bentuk
khusus yang meningkatkan efek gesekan
atmosfer dan membantu hujan turun ke
bumi dengan kecepat-an yang lebih
rendah. Andaikan bentuk titik hujan
berbeda, atau andaikan atmosfer tidak
memiliki sifat gesekan (bayangkan jika
hujan terjadi seperti gelembung air yang
besar yang turun dari langit), bumi akan
menghadapi kehancuran setiap turun
hujan
o Ketinggian minimum awan hujan adalah
1.200 meter.
o Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air
hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut
sama dengan benda seberat 1 kg yang
jatuh dari ketinggian 15 cm.
 Awan hujan pun dapat ditemui pada
ketinggian 10.000 meter
 Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air
menguap dari bumi.
 Jumlah ini sama dengan jumlah air yang
turun ke bumi dalam satu detik. Dalam
satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan
mencapai 505x1012 ton. Air terus berputar
dalam daur yang seimbang berdasarkan
“takaran”
 . Butiran air hujan berubah bentuk ratusan
kali tiap detik
 Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan
membentuk keping kristal yg indah, tidak
seperti air biasa yang di bekukan di
freezer/kul_kas.
 . Setelah hujan turun, tanah, ilalang,
rerumputan akan mengeluarkan bau wangi
yg khas, senyawa ini dinamakan
'petrichor'.
 Dan fakta terakhir yang paling misterius
dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki
kemampuan untuk menghipnotis manusia
untuk me-resonansi-kan ingatan masa
lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti
ilmiah, para ilmuan hanya bisa

Chintia

  • 1.
    NAMA ANGGOTA : CHINTIA HERMAYANTI  REKA RESTIANA  NADYA AULIA PERMATA PUTRI  YURIKA PRATIWI  MUHAMMAD RAFLI
  • 2.
    PENGERTIAN HUJAN : Hujan merupakan peristiwa sampainya air dalam bentuk cair maupun padat yang dicurahkan dari atmosfer menuju ke permukaan bumi. Hal ini dikarenakan titik-titik air yang terkandung di dalam awan bertambah semakin banyak sampai pada keadaan dimana awan sudah tidak mampu lagi untuk menampung titik-titik air tersebut, maka akan dijatuhkan kembali ke permukaan Bumi dalam bentuk air hujan atau presipitasi.
  • 3.
    PROSES TERJADINYA HUJAN : Awalnya air hujan berasal dari air dari bumi seperti air laut, air sungai, air danau, air waduk, air rumput, air sawah, air comberan, air susu, air jamban, air kolam, air ludah, dan lain sebagainya. Selain air yang berbentuk fisik, air yang menguap ke udara juga bisa berasal dari tubuh manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, serta benda-benda lain yang mengandung air. Air-air tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan panas matahari. Air yang menguap / menjadi uap melayang ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama uap-uap air yang lain. Di langit yang tinggi uap tersebut mengalami proses pemadatan atau kondensasi sehingga membentuk awan. Dengan bantuan angin awan-awan tersebut dapat bergerak kesana-kemari baik vertikal, horizontal dan diagonal.
  • 4.
  • 5.
    Hujan Ringan Hujan Sedang Hujan lebat • Tetes-tetes airnya ringan,lambat menimbulkan genangan • Tetes-tetes airnya sedang, cepat menimbulkan genangan air • Menimbulkan suara gemuruh di atap atau genteng, dan percikan kuat di taah kering. Pengertian Proses hydrologi Opeing Hujan Hujan berdasaekan Intensitas endapan Hujan brdskn pembentukanya Hujan brskan jatuhan endapanyas
  • 6.
    JENIS – JENISHUJAN BERDASRKAN UKURAN BUTIRANNYA :  Hujan gerimis / drizzle, diameter butirannya kurang dari 0,5 mm  Hujan salju, terdiri dari kristal-kristal es yang suhunya berada dibawah 0° Celsius  Hujan batu es, curahan batu es yang turun dalam cuaca panas dari awan yang suhunya dibawah 0° Celsius  Hujan deras / rain, curahan air yang turun dari awan dengan suhu diatas 0° Celsius dengan diameter ±7 mm.  Jenis-jenis hujan berdasarkan besarnya curah hujan (definisi BMKG) 1. hujan sedang, 20 – 50 mm per hari 2. hujan lebat, 50-100 mm per hari 3. hujan sangat lebat, di atas 100 mm per hari
  • 7.
    BENTUK AIR HUJAN:  Dalam film-film kartun, air hujan sering digambarkan berbentuk lonjong, lebar di bagian bawah dan menciut di bagian atas. Namun, bentuk air hujan sebenarnya tidak tepat seperti itu. Air hujan kecil berbentuk hampir bulat. Air hujan besar berbentuk semakin ceper, seperti roti hamburger. Air hujan yang lebih besar lagi berbentuk seperti payung terjun. Air hujan yang besar akan jatuh lebih cepat dibandingkan air hujan yang lebih kecil  Air hujan kecil berbentuk hampir bulat. Air hujan Besar berbentuk semakin ceper seperti roti humberger. Air hujan yang lebih Ini adalah contoh bentuk tetesan air hujan
  • 8.
    Jenis-jenis Hujan berdasarkan ProsesTerjadinya: 1. Hujan Siklonal 2. Hujan Zenital 3. Hujan Orografis 4. Hujan Frontal 5. Hujan Muson 6. Hujan Buatan
  • 9.
    Hujan siklon adalahhujan yang terbentuk karena udara panas yang naik dan disertai angin siklon. Angin siklon adalah angin yang berputar menuju titik pusat. Sedangkan angin yang berputar keluar dari titik pusat disebut angin anti siklon. Di amerika tropical siklon diberi nama Hurricane, di Cina dan Jepang disebut Taifun, di Autralia disebut Siklon dan di Indonesia disebut puting beliung. HUJAN SIKLONAL
  • 10.
    Hujan Zenital Di daerahtropis selama setahun mengalami dua kali hujan zenithal, sedangkan daerah lintang 23½° LU/LS mengalami satu kali hujan zenithal. Di daerah tropis, daerah lintang 10° LU–10° LS, hujan ini terjadi bersamaan waktunya dengan kedudukan matahari pada titik zenitnya, atau beberapa waktu Hujan Zenithal adalah hujan yag terjadi di daerah equator sehingga sering disebut angin naik equatorial. Umumnya terjadi pada sore hari pada jam 14.00-15.00 saat jam pemanansan maksimum. Terjadi akibat pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara.
  • 11.
    Hujan Orografis Hujan Orografismerupakan hujan yang terjadi karena angin yang mengandung uap air itu bergerak horizontal dan naik menuju lereng pegunungan, karena pengaruh dari ketinggian maka suhu udara menjadi dingin, selanjutnya terjadilah proses kondensasi dan menghasilkan awan hujan disekitar pegunungan. Umumnya hujan sudah turun sebelum melewati puncak pegunungan. Angin yang mendorong hujan, terus bergerak menuruni lereng di sebelahnya tanpa mengandung uap air. Angin tersebut bersifat kering dan sering disebut sebagai angin fohn. Daerah terjadinya angin fohn disebut daerah bayangan hujan.
  • 12.
    Hujan Frontal Hujan Frontaladalah hujan yang terjadi di daerah lintang tinggi sehingga di Indonesia tidak ada. Hujan Frontal adalah hujan yang terjadi apabila massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas. Tempat pertemuan antara kedua massa tersebut disebut bidang front Karena lebih berat massa udara dingin yang berada dibawah massa udara panas, maka terjadilah hujan lebat disekitar bidang front tersebut sehingga hujan tersebut disebut sebagai hujan frontal.
  • 13.
    HUJAN MUSON Hujan musonmerupakan hujan yang terjadi karena pengaruh angin muson. Angin muson terbentuk oleh pengaruh pergerakan udara oleh pergerakan semu tahunan matahari diantara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Hujan muson ini lebih dikenal di Indonesia dimana terjadi pada bulan Oktober s/d April. Intensitas hujannya : heavy rain, moderate rain, slight rain dan drizzle.
  • 14.
    Hujan Buatan Sejarah Hujanbuatan di dunia dimulai pada tahun 1946 oleh penemunya Vincent Schaefer dan Irving Langmuir, dilanjutkan setahun kemudian 1947 oleh Bernard Vonnegut.Yang sebenarnya dilakukan oleh manusia adalah menciptakan peluang hujan dan “mempercepat” terjadinya hujan. Nama yang digunakan sebagai upaya “membuat hujan” adalah menjadi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC)Untuk mempercepat hujan zat hygrokospis seperti NaCl CaCl2 dalam bentuk bubuk disebar. Garam itu akan berperan sebagai titik pangkal pembentukan uap-uap atmospere di awan. Setelah beberapa jam akan tumbuh awan-awan kecil yang berkelompok, kemudian ditambahkan urea yang berpern mendinginkan lingkungan sehingga awan- awan kecil akan bergabung membentuk awan besar.
  • 15.
    DAMPAK POSITIV HUJAN:  Cuaca menjadi lebih sejuk.  Menyuburkan tanah akibatnya turun hujan.  Air berlimpah.  Bagi daerah yang sering mengalami kekeringan maka dengan adanya musim hujan yang lebih panjang persediaan air menjadi lebih banyak dan masa tanam bagi kebun lebih panjang.  Suplai air di daerah tangkapan air seperti waduk, embung dan danau akan lebih banyak sebagai persediaan untuk pertanian dan air minum di musim kemarau.
  • 16.
    1. Terjadinya bencanaalam seperti banjir, tanah longsor, dsb. 2. Menyebabkan petani gagal panen 3. Terjadinya genangan air yang menyebabkan jalanan becek. 4. Banjir yang terus menerus dapat menimbulkan berbagai penyakit. 5. Susah untuk melakukan aktivitas. DAMPAK NEGATIF HUJAN:
  • 17.
    11 Fakta UnikTentang Hujan : o Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam o Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepat-an yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan o Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter. o Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm.  Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter  Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.  Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505x1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”  . Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik  Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di bekukan di freezer/kul_kas.  . Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan 'petrichor'.  Dan fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa