łtemajuan Pembangunan łtesehatan
Terobosankebijakan
Masalah Kronis Kesehatan Tetap
Ada
Status kese hatan
renda h
Disparitas ñapasitas
Sistem
antar xilayah
1. Usia Harapan Hidup (UHH)
• Meningkat dari 70,2tahun (2014) menjadi 71,4tahun (2019)
• HALE‘ n eningkat: 61,7tahun (2016) menjadi 62,55tahun
(2019)
71,3
9
84,80
”H.ELE: Tea irñy' yâ exgerronry.'’Usia h arapan hid
upsehar
2. Kesehatan ibu dan Anak membaik ditandai dengan
menurunnya ken atian ibu dan bayi dan
srunrin9
3. Akses Pelayanan Kesehatan meningl‹at
• g7% penduduk n empunyai jan inan Kesehatan
• Hampir seluruh kecamatan telah terdapat Puskesn as
Al‹ses: JKN bagi seluruh penduduk
• Pendudul‹ rentan: Jampersal,
PBI
' Peme -ataan: DAK kesehatan,
penugasan nates
• Cal‹upai :
Puskesmas/kecamatan, yankes
mobile, telemedicine
• Prom- p-ev: Posyandu,
Posbindu, Germas, Cukai
Angka Kematian lbu masih
tinggi t189/100.00Q
t Sfunftrzp masih tinppi (21.50
persen)
, ,
Prevalensi obesitas
terus meningkat (23,4
persen):
Wasting masih tinggi
(8,5%);
Kasus baru tuberkulosis
peringkat ke-2 dunia (397
per ".OF.00s pendudukJ
Kasus baru kusta peringkat
ke- s dunia (10.976 kasus
baru{i
Masih terdapat 39,96
persen puskesmas tidak
tersedia 9 jenis nakes
sesuai standar
Masih terdapat 27,9 persen
Rumah Sakit Umum
Daerah kelas C belum
memiliki 7 dokter
spesialis dasar dan
penunjang
a. Rumah sakit
terakreditasi
paripurna masih
belum optimal (37,d
persen)
s. Puskesmas
terakreditasi
paripurna masih belum
optimal (28,0 persen).
• Disparitas kapasitas sistem kesehatan antar-
wilayah
• Tata kelola & pembiayaan belum memadai
• Peran lintas-sektor belum optimal
• Tekanan pandemi
3.
Transisi Epidemiologi
Transisi Demografi
PerubahanIklim dan Dampak Lingkungan
Tujuan Pembangunan Ber kelanjutan (SDGs)
• PTM terus meningkat, terbesar: penyakit jantung, stroke, DM,
kanker
• PTM lainnya yang perlu mendapat perhatian: kesehatan
mental, kesehatan kerja (meningkatnya penyakit yang
terkait dengan pekerjaan a.l. back pain, mental
health, etc)
• Peningkatan penduduk lansia [ageing population) 4 PTM &
penyal‹it degeneratif, pelayanan terpadu, long-term healthcare
• Dominasi penduduk usia produktif(mobilitas tinggi, health
security, kesehatan mental, cedera, kesja, kespro, KIA,
faktor risiko & peningkatan PTM
• Urbanisasi 4 Kesehatan lingkungan, hygene
• Pendudul‹ rentan & pendudul‹ berl‹e butuhan khusus
• Belum semua layanan kesehatan rama h terhadap kelan pola
rentan (lansia, disabilitas, l‹orban KtP/A) 4 pelayanan kesehatan
yang dapat merespon kebutuhan kelompok rentan
• Daerah sulit akses: kekhususan pelayanan Kesehatan (standar,
afirmasi)
• Jaminan pembiayaan
• Pembelajaran panden i COVI D-19
• Meningkatnya penyebaran penyakit baru dan penyakit
lama yang muncul kembali
• Kematian al‹ibat AMR n eningkat4 silent pandemi
• Perubahan pola dan curah hujan -3' peningkatan
vektor pembawa penyakit
• Bencana alam yang berkaitan dengan cuaca ekstrem -3'
penyakit akibat bencana
• Polusi dalam dan luar ruangan
• Perilaku hidup sehat belum n en budaya
• Peran lintas sektor belum optimal -3' Health in All
Policy
• Produk berdampak negative: Rokok, alkohol, GGL,
plastik
• Komitmen pencapaian target SDGs
2023
4.
Oìeh Semua Pemangkubepentingan
(Pem er nrra h, inßO, pe Taku usah a, m a syarak asȚ
Baseltn
e
iRsEi
2
v
2
a i
v
z
v ,
2vœ
3
4
1 Usia Harapan Hidup (tahun)
2 Angka. Kematian Ibu (per
100.000 kelahiran hidup)
Z2,13 (2023)1''
189 (2020)1)
74,43
122
75:4
77
80,0
16
Prevalensi Stunting
(pendek
dan
" 21.50 (2023a! 18,80
14,20
S,0 "
sahgat pendek) qada balitä (%) Insidensi Tuberkulosis (per
100.000
Kesehatan Nasional
(R)
387
(2023)*’
32
9
19
0
7
6
penduduk)
Cakupan Kepese.rtaan
Jaminah
98:42 (2024)°› ”
98,6
99 .99,5
Upaya Trär›sförmatif Bidarqj’ I
¢es'ëhäta'ii
Perïuasan investa ei peTayan'an kesehatan primer sampai.tingd a t desa dan kelurahao term asut ?e
embaga ao kader kese hatan;
'• @/oyonon p?met don /o'ngsJ kesehoron mosyorobat even.sïoJ .ebogoi kurfci peJoyonol heSejo ron
terJ’nzegros7,'
' -' Pemeouhan jumlah dat jenis tenaga medis.dan tenaga kesehatan beikuaTitax,
kompecen, dan responslf j : Sesuai kondisi wtayah:
'
”
., :'. Restru kturisasi urusan dan #ewenangao pemerintah pvsat dan daerah di bidang kesehatan
rrr«ios+' sae/ëri
Pembangunan kesehatan diTakukan oTeh semua pemangku kepe nti
n '- Remerfnto/:i usor don éoe'rofi
a. Penurunan kenatian ibu dan
anak
b. Pencegahan dan penurunan
/U t¡g
c. Peningkatan pelayanan
kesehatan
dan gizi bagi usia sekolah, usia
produktif, lansia serta KB-kespro
d. Penguatan
pemeril‹saan
kesehatan gratis
a. Pemberian mak an bergizi
untul‹ ibu h Mil, ibu menyusui
dan balita
b. Pemberian mak an bergizi
untuk di sekolah, n adrasah,
dan pesantren
C. Penguatan Sistem, Tata
Kelola, I nfrastruktur, dan I
ntervensi
Pendukung Pemberian Mal‹an
Bergizi
a. Investasi pelayanan kesehatan prin er
b. Pembangunan R
S lengkap berkualitas di kabupaten/kota dan
pengen bangan pelayanan kesehatan bergerak dan daerah sulit
akses:
c. Produksi dan pendayagunaan SDM Kesehatan:
d. Penguatan JKN & pendanaan kesehatan;
e. Penguatan tata kelola, data, informasi dan inovasi teknologi
kesehatan
a. Penuntasan TBC
b. Eliminasi penyakit Kusta & Schistosomiasis
c. Pengendalian penyakit menular lainnya
d. Pengendalian Penyakit Tidak Menular
(PTM) dan peningkatan upaya kesehatan jiwa
e. Pembudayaan hidup sehat dan pengendalian faktor
risiko PTM
f. Penyehatan lingkungan
a. Penguatan surveilans, pengendalian KL8/wabah dan
penanganan bencana
pemenuhan sediaan farn asi dan pengendalian resistensi
antimikroba;
c. penguatan sistem pengawasan pangan, sediaan farmasi
7.
1.Angka Eerriatian Ibu
z.AngkaKematian Balita
a. Prevalensi Stnntfng
<.Prevalensi remaja
putri anemia
s.% pekerja yang
mendapatkan
pelayanan Kesehatan
kerja
an
7.Proporsi kebutuhan KByg
terpenuhi (demand
satisfied)
s Cakupan pemeriksaan
Kesehatan gratis
Kegîatan Rembangunan 1:
Penurunan kematian ibu dan
anak
Kegiatan Pembangunan 3:
Peningkatan pelayanan
kesehatan dan gizi bagi usia
sekolah, usia produktif, dan
lansia serta KB dan kespro
Eegiatan Per«bangunan 4:
Penyelenggaraan
pemeriksaan kesehatan
gratis
Sasaran: K esehatan untuk
semua
Indikator: Usia Harapan hidup, TFR (Total Fertility Rate)
z.%BaTita dengan status gizi
normal berdasarkan
BB/PB atau BB/TB
2.%Anak usia sekoTah
berdasarkan MT/U
3.Tingkat kehadiran
siswa
mendapatka
n bergizi
gratis
%satuan pe ayanan
pemenuhan gizi
yang
an
1. TnsidertsiTBC
usla
Ti nu
Schistcsomiasls
pengendaTian
y.% hipertensi
dalam
mencapa target pra
eTiminasäkanker
Teher rahim
Preva
ensid
umur*15
th
>y8
1L%MerokoK
penduduk
IO-23th
z2.%Kab/Kot
memenuhi
syarakuaras
kesehatan
Tingkungan
pengendalian kejad
a
biasa (KLB)/wabah
6 f kt si
Rut n Lengkap
s.% R
S Pemerintah yang
patuh
member kan ant blot
sistemik empink
sesuai standar
6.Jumlah KLB keracunan
pangan
7 sed aanfarmas
aman &
1. @ kab/kota yang memiTki Unit PeTayanan
Kesehatan Tingkat Des a/Keurahan
sesuai standar
2. %Puskesmas terakreditasi paripurna
3. %RS t re
4. % Puskesmas dengan SDMk sesua standar
5.% R
S pemerintah dengan dokter spesialis
sesuai
6.Cakupan keqesertaan 1xN
T.%BeTanja kesehatan out of pocket
masyarakat berpengeTuaran 4D% terbawah
8. Pengeuaran Kesehatan Total p-er kapita
9. P an :en/k
perencanaan pembang
tahunan
pembangunan O.%
faskes yang ter nt
kesehatan nasionaT
Kegiatan Penibangunan
S Pemberian IVlakan
Bergizi untuk Siswa,
Santri, Ibu Hamil, Ibu
Menyusui, da ’‘ ' ' ’‘
Kegiatan Pernbangunan 6:
Penguatan Ekosistem
Pendukung Pemberian
IVlakan Bergizi
ta Pe an 9: Pengendalian
penyakit
menular lainnya
. , Keg›atan Pecibangunan 10: Pengendalian
penyakit
tidak menular dan peningkatan upaya kesehatan
: jiwa
Kegiatan Pembangunan 11: Pembudayaan
hidup sehat dan pengendalian faktor risiko
PTM
Kegiatan Pecibangunan 12:
Penyehatan ngkungan
Kegfatar+ Pembangunan M:
Penguatan surveilans
pengendaTian KLB/wabah
dan
KegJatan Pembangunan 14
Pemenuhan sediaan
farmasi
Pengu ata n si stem pengawasa n
, ¿• ,
, Kegiatan Rer«bangunan 17: Pembangunan RS
|engkapberkualitas di kabupaten/kota dan
pengembangan pelayanan kesehatan bergerak
dan
, daerah sulit akses
Kegiatan Rer«bangunan 19: Penguatan JKN
dan Pendanaan Kesehatan
Kegiatan Per«bangunan 20: Penguatan tata
kelola,
8.
Kematian Ibu
dan
Penguatan
Ekosistem
Pendukung
Pemberian
Makan Bergizi
i
i
I
Pembangunan RS
lengkap berkualita s di
kabupaten/ kota dan
pengem ban gan
la ata
bergerak dan daerah
sulit
Penyelenggaraa
n pemeriksaan
kesehatan gratis
I
I
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Quick Win / PHTC
Upaya Tiansfonnasi i
Prior/tas (Game Chanel)
Termasuk 45 indikator RPJPN 2025-20245
OUTC
O
(PP)
.96’›rutnèh"sak
it
"tńeririta
h
tandär : !7:! Peràëritasč.BeIaïijakesphatari óut
of. 96.fści{itaš kî;eśe;hatan..ÿang.
nn græi a am SiG Dã:in
ormasi;.
................................................. ............................................... ..................................................................................................... ................................ ...........................
........................... INTERMEDIATE
1 % unit pelayanaû
kesehatan tin'gkat
dèsa/kelurahan dengaû
ketèrsediaan tèñaga
késehatan dan' kader
késehatan sesuai
sŁartdàr (1)
2 9t KaD/Kota dèngan minimál
75a Posyäfidu siklus hidup
yaQ§ aktif (1)
% puskesmas yang
mencapai target INM
(İndikator Nasional Mutu)
yang 'ditetapkan oleh
Menteri Keśehataû 2)
4 S Puskéśrnaś'mèmiliki SPA
sesuai standàr (2)
S Puskesmas yang mampu
melaksanakan tatalaksana
keker'
asăn tèrhadap
pèrempuaû dan anak (1)
á” Puskôśmaś'ńlèńlberikan
layańàn räńlah peńyandang
disabilitas (1)
.
3 6 R
S
.
y
a
n
ğ ń
l
e
ń
c
a
p
a
i target INM (lńdikatõr
7
8
1 .
Cakupáń kepeśertaán. aktif JKH
Î6)
Leækatan bergeæk dãn daeæh.sufit..ä s••
1 6 Provinsi dengan' R
S ÿàng mémenuhi kapaśitas
pelzyariah kesehatan łbu—Anàk. kankër. Ja t ç,
2 J mlah kepœertæn
segrrien
Ströke. Ginjal sesuai šfandar
(3j
.
2 PE'rsentaseK”-a”b—/K"”Ota:den9^N"RS” yang
memenuhi'”'-
kapasitas pelayanan kesehatan' Ibu—Anak,
Kanker,
Jantun'g, Stroł‹e, GińtBl séśriai standar f3)
” te.șèñataïfl/
1 Jumlah kab/kota deFfgaŃ
SDM Késehatan
Püskesmas
sesuai _
sta
ńda
r Ę
4
ğ
2 JumJah k
a: b./kòtä den8an
jënis dokter s'pësialis padà
RS pemerintah' sèsuai
standar (5)
3 Rasio dokter spesialis (4)
4 S SDMK yang
men'dapàtkan
pèlätihan bidang
kesehatan
Nąsiònal MutüJ{3 )
Kabüpaten/kota"dëngan wilayah berciri
kepuläuan yäfig dilaÿżni RS käpal sesuai stafid
r (3)
'5 S lulusan progräm
studi kesehatań
terakreditasi
PBÏ [6}
3 Tingkat kepuasan pudik
atas láyanan Jarriinań
Késéhatáń
1
4 Kesehatan keüangan aset
daña jaminan sosial
Kesehatan [6]
5 %.përturribuhan belańja
kčeehatári dàri sektor
puBic (8)
3
Informaši Kesehdan
Nasionä f10)
4 fasilitaś
kesehătan yàng . terintegrasi
dalam sistem
,.
rujukan online nasional„(10a.
: Jümlah
layanan berbasis ł‹edokteran
prësisi (1.0)
11.
Indikator PP:
Jumlah Provinsidan Kab/Kota yang menyelaraskan perencanaan pembangunan dan mencapai target
tahunan pembangunan
PP1 PP4
1. Angka Kematian ibu (Per 100.000 kelahiran hidup)
1.
2. Angka Kematian Balita (Per 1.000 kelahiran hidup)
3. Prevalensi Stunting (Pendek dan Sangat Pendek)
4. Persentase lanjut usia yang mandiri
Persentase kab/kota yang memilki pustu
(puskesmas pembantu) sesuai standar
2. Persentase puskesmas terakreditasi paripurna
3. Persentase rumah sakit pemerintah
terakreditasi paripurna
4. Persentase Puskesmas dengan jenis dan jumlah
SDM kesehatan sesuai standar
5. Persentase R
S pemerintah dengan dokter
spesialis
sesuai standar
6. Cakupan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional
PP2
1. lnsidensi Tuberkulosis
2. Kabupaten/Kota dengan eliminasi kusta
3. Prevalensi depresi di umur * 15 tahun
4. Persentase merokok pada penduduk 10-21
tahun
PP3
1. Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial
dan vaksin IRL (Imunisasi Rutin Lengkap)
12.
N
o
Program Pembangunan 15Indikator Keselarasan Pusat —Daerah RPJP GC PHTC/ QW KP Terpilih Astacita
1 Peningkatan kesehatan dan
gizi
1. Angka Kematian Ibu V
maB/arakat 2. Angka Kematian Balita V
3. Prevalensi Stunting v
4. % lanjut usia yang mandiri
2 Pengendalian penyakit
dan pembudayaan hidup
sehat
5. Insidensi TBC
6. Elin inasi Kusta
V
7. Prevalensi depresi di umur a15th
g. % merokok penduduk 10-21th
3 Penguatan
kapasitas
ketahanan
kesehatan
9. Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial
dan vaksin IRL(Imunisasi Rutin Lengkap)
4 Penguatan pelayanan
kesehatan dan tata
kelola
10. % tab/kota yang memilki Unit Pelayanan
Kesehatan Tingkat Desa/Kelurahan sesuai standar
11. %Puskesmas terakreditasi paripurna
12. %RS terakreditasi paripurna
13. % Puskesmas dengan SDMK sesuai standar
14. % R
S pemerintah dengan dokter spesialis sesuai
standar
15. Cakupan kepesertaan JKN
det: GC: game changer | PHTC: .^rogram Hasil Terbaik Cepat | QW:
Quick ?ins
13.
2
Penterjemahan kebijakan, indikatordan target pembangunan daerah dalam dokumen
perencanaan dan penganggaran di daerah
Penguatan koordinasi lintas-OPD/sektor di daerah untuk pencapaian berbagai target
pembangunan kesehatan di daerah
Penguatan pengawalan pelaksanaan berbagai program/kegiatan prioritas nasional di daerah,
serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan berbagai kebijakan dan target pembangunan
nasiona[di daerah
Penguatan data untuk perencanaan, pemantauan dan evaluasi kebijakan dan
program