Konstitusi di Indonesia
•Konstitusi adalah hukum dasar negara.
– UUD 1945 menjadi dasar penyelenggaraan negara.
– Mengatur hak dan kewajiban warga negara.
3.
Konstitusi adalah hukumdasar yang menjadi
pedoman dalam penyelenggaraan negara
Konstitusi
Dasar Negara
Tujuan Negara
Bentuk dan Susunan
Negara
Pembagian dan
Pembatasan Kekuasaan
Hak dan Kewajiban Warga
Negara
4.
Tujuan Konstitusi
• Menentukanbentuk dan sistem negara.
• Mengatur hubungan pemerintah dan
rakyat
• Dasar legitimasi kekuasaan negara.
Di Indonesia, konstitusi tertulis dikenal sebagai
Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945).
5.
Fungsi Konstitusi diIndonesia
Konstitusi
Hukum Tertinggi
(Supreme Law)
Mengatur
Kekuasaan Negara
Menjamin Hak dan
Kebebasan Warga
Identitas dan
Dasar Negara
eksekutif, legislatif, dan
yudikatif
6.
Perkembangan Konstitusi diIndonesia
Periode Konstitusi yang berlaku
1945–1949 UUD 1945 (awal kemerdekaan)
1949–1950 Konstitusi RIS
1950–1959 UUD Sementara (UUDS 1950)
1959–sekarang
UUD 1945 berlaku kembali dan mengalami
Amandemen (1999–2002)
7.
UUD 1945 terdiridari:
Bagian Keterangan
Pembukaan
Terdiri dari 4 alinea, memuat dasar negara, tujuan
negara, & nilai-nilai moral.
Batang Tubuh
Memuat pasal-pasal mengenai aturan
penyelenggaraan negara.
Penjelasan
Menjelaskan maksud pasal-pasal (sekarang tidak
lagi menjadi bagian utama setelah amandemen).
9.
Nilai dalam Keluarga
Keluargaadalah tempat pertama seseorang
belajar tentang nilai dan perilaku
• Kasih sayang antar anggota.
• Saling menghormati.
• Tanggung jawab sesuai peran.
10.
Contoh…….
Nilai Penjelasan ContohPerilaku
Kasih sayang
Saling mencintai dan
menyayangi
antaranggota keluarga
Memeluk, memberi
perhatian, saling
membantu
Tanggung jawab
Melakukan tugas dan
kewajiban yang
diberikan
Merapikan kamar,
membantu pekerjaan
rumah
Menghormati orang tua
Menghargai orang tua
dan anggota keluarga
lain
Mendengarkan nasihat,
berbicara sopan
Kejujuran Berkata dan bertindak
sesuai fakta
Tidak berbohong
tentang nilai sekolah
Kerjasama
Bekerjasama untuk
menciptakan suasana
harmonis
Gotong royong
membersihkan rumah
11.
Nilai dalam Masyarakat
Masyarakatterdiri dari banyak orang dengan
berbagai latar belakang, sehingga nilai yang
berlaku lebih luas dan biasanya diikat oleh
norma sosial.
• Gotong royong.
• Toleransi dan saling menghargai.
• Musyawarah menyelesaikan masalah.
12.
Nilai dalam Negara
Nilaidalam negara bersifat mengikat seluruh
warga negara dan dituangkan dalam hukum
serta konstitusi.
• Keadilan sosial.
• Persatuan dan kesatuan.
• Kedaulatan rakyat.
13.
Nilai dalam LingkupGlobal
Lingkungan global mencakup hubungan
antarbangsa di dunia sehingga nilai yang berlaku
bersifat universal.
• Hak asasi manusia.
• Perdamaian dunia.
• Kerja sama antarnegara.
14.
Pengertian Norma
Aturan, pedoman,atau ketentuan yang mengatur sikap dan
perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Norma
dibuat agar tercipta keteraturan, kedamaian, dan
keharmonisan dalam kehidupan bersama.
16.
Fungsi Norma
Fungsi NormaPenjelasan
Mengatur perilaku manusia
Agar tindakan manusia terarah
dan tidak semena-mena
Menciptakan ketertiban Mencegah kekacauan dalam
masyarakat
Menjaga keamanan dan
kenyamanan
Menghindari konflik dan
kerugian
Menjadi pedoman hidup
Sebagai panduan dalam
bertindak dan mengambil
keputusan
Mencerminkan nilai
masyarakat
Norma menunjukkan karakter
suatu masyarakat
17.
Jenis-Jenis Norma
Normaagama: Norma yang bersumber dari ajaran agama. Bersifat mutlak
(wajib ditaati oleh pemeluknya). Sanksinya berasal dari Tuhan
(pahala/dosa).
Norma kesusilaan: Norma yang berasal dari hati nurani tentang baik dan
buruk. Pelanggarannya biasanya menimbulkan perasaan bersalah
Norma kesopanan: Norma yang berasal dari pergaulan atau adat istiadat
suatu masyarakat. Pelanggarannya menimbulkan celaan atau dianggap
tidak sopan.
Norma hukum: Norma yang dibuat oleh negara dan memiliki sanksi tegas
serta tertulis. Sanksinya nyata dan mengikat semua warga negara.