Kawasan timur Indonesia memiliki kondisi geodinamika yang aktif akibat interaksi tiga lempeng besar: Pasifik, Hindia-Australia, dan Eurasia, yang menghasilkan aktivitas hidrotermal dan gunung api bawah laut. Penelitian menunjukkan adanya potensi magma dan semburan hidrotermal di perairan Sangir-Talaud dan Halmahera, dengan temperatur bawah permukaan yang mencapai lebih dari 200°C. Hasil penemuan ini dapat dimanfaatkan untuk sumber energi baru terbarukan berbasis panas bumi.