Arfianti          (092904019)


Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
Universitas Negeri Makassar
2011
Sistem Terdistribusi
Created By Arfianti




              Menuju Model Client
                    Server


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusi
Created By Arfianti




      Kebutuhan yang semakin meningkat akan proses pengintegrasian

      data, distribusi informasi dan berbagai pakai peralatan menjadikan

        sistem jaringan semakin diminati untuk diimplementasikan oleh

       perusahaan. Dua model kini banyak dipertimbangkan adalah P2P

        dan client server. Kedua model tersebut semakin populer sejak

       terpusat ditinggalkan. Kedu model tersebut memang merupakan

        model berbasis derver namun berbeda dalam oeran dan fungsi

                               dari server yang digunakan.


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




            Model client server unggul dalam kecepatan dan seluruh

        kemampuan dapat dioptimalkan. Model ini merupakan standar

      industri mendukung untuk sistem jaringan yang besar. Disamping

         itu, model ini memiliki kekuatan dalam hal keamanan jaringan.

          Model client server ini banyak dipilih karena kejelasan peran

           komputer yang terhubung dalam sistem jaringan tersebut.

          Komputer server hanya bertugas untuk memberikan layanan

                                  kepada komputerclient.


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusi
Created By Arfianti




                           Two Tier

                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




      Arsitektur single tier memiliki kekurangan penting, yaitu dalam hal

          interface grafis yang membutuhkan lebih banyak dukungan

          komputasional daripada sekedar dumb terminal sederhana.

       Adanya komputer personal yang semakin canggih dengan harga

             relatif murah yang dapat digunakan sebagai client dapat

       dugunakan sebagai client dapat mengarah pada pengembangan

                                     arsitektur two tier.



                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




                Pada arsitektur ini, client menajlankan satu fungsi yaitu
                sebagai penyaji dari tampilan aplikasi dan data yang
                diakses dari server. Hal ini berarti beban server lebih
                tinggi dan server menjadi titik kritis dari sistem jaringan
                tersebut., dimana server harus memberikan layanan
                penggunaan           bersama        aplikasi-aplikasi   (aplication
                server) dan data (data atai file server) kepada semua
                client yang terhubung kepadanya.


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




                Arsitektur ini sedikitnya memberi dua peran bagi client,
                dimana client tidak hanya berperan sebagai penyaji
                interface         saja,       melainkan        juga   berfungsi
                mengoperasikan aplikasi. Sementara itu, server hanya
                bertugas untuk mengelola data saja sehingga beban
                client menjadi bertambah. Model thick client server ini
                diterapkan pada sistem layanan Anjungan Tunai Mandiri
                (ATM).


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusi
Created By Arfianti




                       Three Tier

                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti



        Arsitektur client server ini terus dikembangkan seiring dengan

       perkembangan perusahaan. Kini banyak perusahaan yang mulai

          mengoptimalkan penggunaan sistemjaringan internet, yang

       memungkinkan untuk menyediakan layanan transaksi selama 24

              jam dengan skala pelanggan yang sangat luas hingga

         mancanegara. Three tier ini merupakan arsitektur client server

        yang memisahkan anatar data (Data Management Tier), aplikasi

                   (Middle Tier) dan penyajian (Presentation Tier).


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




        Arsitektur three tier memiliki sejumlah keuntungan , antara lain

      masing-masing tier akan beroperasi dengan stabilitas yang tinggi

      karena beban terbagi secara merata. Modelini juga memungkinkan

           dimana pada masing-masing tier diterapkan platform yang

                                            berbeda.




                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusi
Created By Arfianti




                             n- Tier

                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




         Dalam perkembangan berikutnya, muncul istilah n-tier dimana

       sebuah aplikasi client server dibagi-bagi menjadi beberapa layer

       atau lapisan. Istilah n-Tier menunjukkan banyaknya lapisan yang

       ada dalam sebuah aplikasi. Sebuah aplikasi terdiri dari beberapa

       komponen utama yaitu lapisan presentation (Presentation layer),

       lapisan aplication (Aplication layer) atau logika bisnis (bussines

                          logic layer) dan lapisan data (data layer)




                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




       Untuk membayangkan penerapan 3-tier dalam kehidupan sehari-

        hari yang mungkin paling sering Anda temui adalah penerapan

       Internet ataupun Intranet.Pada aplikasi Internet/Intranet, terdapat

         client yang menjalankan browser dan meminta informasi dari

        middle-tier yang berupa HTTP Server. Middle-tier akan meminta

        data pada server database, kemudian mengirimkannya kembali

         kepada HTTP Server. HTTP Server akan mengirimkan kepada

                      browser dalam bentuk page/halaman web.


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




      Sebuah sistem 3-tier menyediakan support multi-user yang stabil,

       bahkan saat pada client menjalankan aplikasi yang berbeda, juga

          dapat mendayagunakan beberapa database yang digunakan

      secara bersamaan. Dalam pembahasan berikut ini, akan dijelaskan

       contoh kasus penerapan 3-tier. Bayangkan sebuah sistem 3-tier,

                   yang terdiri dari client, business dan database.




                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




               Diantara keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh
               dari arsitektur n-tier (atau 3-tier pada umumnya), yang
               terutama adalah:
               1. Kemudahan perubahan business logic di masa yang
                 akan dating
               2. Business logic yang mudah diimplementasi dan
               dipelihara
               3. Aplikasi client dapat mengakses berbagai tipe DBMS
                 yang berbeda-beda secara transparan.


                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Sistem Terdistribusinya
Created By Arfianti




               Apakah terdapat kerugian n-tier? Mungkin lebih tepat
               dikatakan sebagai konsekuensinya, yaitu sistem n-tier
               relatif mahal untuk development dan instalasinya. Hal ini
               dikarenakan perencanaan software pada 3-tier bisa jadi
               sangat kompleks. Bahkan pada awal tahap perencanaan,
               Anda       telah      harus       mempertimbangkan   potensi
               pengembangan perusahaan pada masa yang akan
               datang. Kompleksitas dalam hal ini meliputi seluruh
               aspek, baik infrastruktur maupun pembuatan software
               secara keseluruhan.

                  Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
                  Universitas Negeri Makassar
Terima Kasih …

Arsitektur client server

  • 1.
    Arfianti (092904019) Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar 2011
  • 2.
    Sistem Terdistribusi Created ByArfianti Menuju Model Client Server Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 3.
    Sistem Terdistribusi Created ByArfianti Kebutuhan yang semakin meningkat akan proses pengintegrasian data, distribusi informasi dan berbagai pakai peralatan menjadikan sistem jaringan semakin diminati untuk diimplementasikan oleh perusahaan. Dua model kini banyak dipertimbangkan adalah P2P dan client server. Kedua model tersebut semakin populer sejak terpusat ditinggalkan. Kedu model tersebut memang merupakan model berbasis derver namun berbeda dalam oeran dan fungsi dari server yang digunakan. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 4.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Model client server unggul dalam kecepatan dan seluruh kemampuan dapat dioptimalkan. Model ini merupakan standar industri mendukung untuk sistem jaringan yang besar. Disamping itu, model ini memiliki kekuatan dalam hal keamanan jaringan. Model client server ini banyak dipilih karena kejelasan peran komputer yang terhubung dalam sistem jaringan tersebut. Komputer server hanya bertugas untuk memberikan layanan kepada komputerclient. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 5.
    Sistem Terdistribusi Created ByArfianti Two Tier Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 6.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Arsitektur single tier memiliki kekurangan penting, yaitu dalam hal interface grafis yang membutuhkan lebih banyak dukungan komputasional daripada sekedar dumb terminal sederhana. Adanya komputer personal yang semakin canggih dengan harga relatif murah yang dapat digunakan sebagai client dapat dugunakan sebagai client dapat mengarah pada pengembangan arsitektur two tier. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 7.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Pada arsitektur ini, client menajlankan satu fungsi yaitu sebagai penyaji dari tampilan aplikasi dan data yang diakses dari server. Hal ini berarti beban server lebih tinggi dan server menjadi titik kritis dari sistem jaringan tersebut., dimana server harus memberikan layanan penggunaan bersama aplikasi-aplikasi (aplication server) dan data (data atai file server) kepada semua client yang terhubung kepadanya. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 8.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 9.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Arsitektur ini sedikitnya memberi dua peran bagi client, dimana client tidak hanya berperan sebagai penyaji interface saja, melainkan juga berfungsi mengoperasikan aplikasi. Sementara itu, server hanya bertugas untuk mengelola data saja sehingga beban client menjadi bertambah. Model thick client server ini diterapkan pada sistem layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 10.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 11.
    Sistem Terdistribusi Created ByArfianti Three Tier Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 12.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Arsitektur client server ini terus dikembangkan seiring dengan perkembangan perusahaan. Kini banyak perusahaan yang mulai mengoptimalkan penggunaan sistemjaringan internet, yang memungkinkan untuk menyediakan layanan transaksi selama 24 jam dengan skala pelanggan yang sangat luas hingga mancanegara. Three tier ini merupakan arsitektur client server yang memisahkan anatar data (Data Management Tier), aplikasi (Middle Tier) dan penyajian (Presentation Tier). Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 13.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Arsitektur three tier memiliki sejumlah keuntungan , antara lain masing-masing tier akan beroperasi dengan stabilitas yang tinggi karena beban terbagi secara merata. Modelini juga memungkinkan dimana pada masing-masing tier diterapkan platform yang berbeda. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 14.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 15.
    Sistem Terdistribusi Created ByArfianti n- Tier Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 16.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Dalam perkembangan berikutnya, muncul istilah n-tier dimana sebuah aplikasi client server dibagi-bagi menjadi beberapa layer atau lapisan. Istilah n-Tier menunjukkan banyaknya lapisan yang ada dalam sebuah aplikasi. Sebuah aplikasi terdiri dari beberapa komponen utama yaitu lapisan presentation (Presentation layer), lapisan aplication (Aplication layer) atau logika bisnis (bussines logic layer) dan lapisan data (data layer) Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 17.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Untuk membayangkan penerapan 3-tier dalam kehidupan sehari- hari yang mungkin paling sering Anda temui adalah penerapan Internet ataupun Intranet.Pada aplikasi Internet/Intranet, terdapat client yang menjalankan browser dan meminta informasi dari middle-tier yang berupa HTTP Server. Middle-tier akan meminta data pada server database, kemudian mengirimkannya kembali kepada HTTP Server. HTTP Server akan mengirimkan kepada browser dalam bentuk page/halaman web. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 18.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Sebuah sistem 3-tier menyediakan support multi-user yang stabil, bahkan saat pada client menjalankan aplikasi yang berbeda, juga dapat mendayagunakan beberapa database yang digunakan secara bersamaan. Dalam pembahasan berikut ini, akan dijelaskan contoh kasus penerapan 3-tier. Bayangkan sebuah sistem 3-tier, yang terdiri dari client, business dan database. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 19.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Diantara keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari arsitektur n-tier (atau 3-tier pada umumnya), yang terutama adalah: 1. Kemudahan perubahan business logic di masa yang akan dating 2. Business logic yang mudah diimplementasi dan dipelihara 3. Aplikasi client dapat mengakses berbagai tipe DBMS yang berbeda-beda secara transparan. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 20.
    Sistem Terdistribusinya Created ByArfianti Apakah terdapat kerugian n-tier? Mungkin lebih tepat dikatakan sebagai konsekuensinya, yaitu sistem n-tier relatif mahal untuk development dan instalasinya. Hal ini dikarenakan perencanaan software pada 3-tier bisa jadi sangat kompleks. Bahkan pada awal tahap perencanaan, Anda telah harus mempertimbangkan potensi pengembangan perusahaan pada masa yang akan datang. Kompleksitas dalam hal ini meliputi seluruh aspek, baik infrastruktur maupun pembuatan software secara keseluruhan. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar
  • 21.