1
APPLIED
PROJECT
MANAGEMENT
Presented by RAMBOE
OFFLINE TRAINING
2
PERKENALKAN
SAYA……
INSTRUCTOR,
TRAINER,
CONSULTANT,
PRAKTISI, &
CERTIFIER
RAMBO
RACHMAT BOERHAN
3

  
 

Pendukung Perjalanan
4
TUJUAN
Pada akhir kursus pelatihan ini, peserta akan dapat:
β€’ Mempraktekkan teknik manajemen proyek.
β€’ Mengembangkan pemahaman tentang prinsip-
prinsip manajemen proyek.
β€’ Kelola proyek melalui setiap tahap siklus hidup
manajemen proyek.
β€’ Kembangkan rencana proyek yang
menyeimbangkan ruang lingkup, waktu, biaya,
dan risiko.
5
APA YANG DIPELAJARI … … …
Project Life Cycle
Project Management Framework
Initiation Phase
Planning Project
Scheduling Project
Launch & Execution Phase
Monitoring & Controlling Phase
Manajemen Proyek Dan Organisasi
Functional Organization.
Projectized Organization.
Matrix Organization.
Composite Organization.
Struktur Pengorganisasian dalam Manajemen Proyek
β€’ Functional Organization.
Struktur Pengorganisasian dalam Manajemen Proyek
β€’ Projectized Organization.
Struktur Pengorganisasian dalam Manajemen Proyek
β€’ Weak-Matrix Organization
Struktur Pengorganisasian dalam Manajemen Proyek
β€’ Balanced-Matrix Organization
Struktur Pengorganisasian dalam Manajemen Proyek
β€’ Strong-Matrix Organization
Struktur Pengorganisasian dalam Manajemen Proyek
β€’ Composite Organization
Struktur Organisasi vs Karakteristik Projects
PROJECT LIFE
CYCLE
MODUL – 1
15
Project Management
 What?
 Why?
 Who?
 Whom?
 Where?
 HOW?
16
Kekhasan Project ?
Apa yang client
jelaskan
Bagaimana project telah
terdokumentasi
Apa yang dimengerti project
leader
Apa yang telah
diinstalasikan
Bagaimana orang analitik
mendesain
Apa yang klien telah
tanggung
Apa yang diprogram
programer
Bagaimana itu telah
dipelihara
Apa yang konsultan artikan
Apa yang sebenarnya klien
minta
17
Project:
Usaha sementara yang
dikerjakan untuk
menciptakan suatu produk
(layanan/barang) yang unik.
18
PROJECT
Karakteristik Project :
1. Temporary (Sementara).
2. Unik Produk, Jasa, & Hasil.
3. Pengembangan progresif.
4. Orientasi Sasaran.
5. Intregrasi Multi Aktivitas.
19
Temporary (Sementara)
1. Sementara, tidak berkesinambungan.
2. Sasaran tercapai, proyek selesai.
3. Tanggal dimulai dan berakhir
ditentukan.
20
Unik
1. Project tidak berulang.
2. Sangat spesifik,misalnya mendesain
sistim operasi untuk komputer generasi
baru.
3. Resiko dan ketidakpastian
21
Pengembangan Progresif
1. Selalu menyertai konsep
temporary dan unik.
2. Tumbuh dan berkembang
secara bertahap sesuai
fungsi waktu.
22
Orientasi Sasaran
1. Diarahkan kepada hasil yang spesifik.
2. Metodologi : MBO οƒ sasaran jelas dan
dapat dicapai.
23
Integrasi Multi Aktifitas
1. Project = kompleksitas.
2. Berbagai aktifitas yang harus selesai
dikerjakan secara urut.
3. Membutuhkan metodologi systems
analysis, misalnya CPM.
24
PROJECT MANAGEMENT ITU
MUDAH
β€’ Setiap Mimpi, kesempatan, atau
masalah dapat
direalisasikan/diselesaikan
dalam/melalui sebuah proyek.
β€’ Memotong sesuatu yang besar
menjadi bagian kecil yang mudah
dikontrol.
β€’ Dapat dipakai semua orang,
β€’ Mudah dipelajari.
25
Mengapa Project Gagal?
Tugas & Tanggung jawab
dalam pengembangan
team yang membingungkan
Kurangnya
dukungan
stakeholder
(cth. benefits tidak
jelas)
Kejelasan buruk pada
deliverables, milestones,
scope dll.
Perilaku kerja project
yang tidak efektif (eg
sedikit penggunaan
pengetahuan, isu-isu
tidak diselesaikan)
Proses/Metode yang tidak cukup
(cth. berbagi praktek terbaik,
peringanan resiko)
Alat perencanaan
yang salah
26
Menetapkan Tanggung Jawab: Responsibility Matrix
27
PENGELOLAAN PM YANG BURUK
SEBAB AKIBAT
Delay.
Over-budget.
Service.
Quality.
Safety & Morale.
Tidak Benefit
Dll.
Scope.
Time/Schedule.
Cost.
Team & teamwork.
Control & Monitor.
Metode/proses.
Tools
Dll.
Agility Test – 3 Menit
1 Jika seorang dokter
memberikan Anda 5 butir pil
dan meminta Anda untuk
mengkonsumsi 1 butir
setiap setengah jam, berapa
lama 5 pil itu akan habis
Anda minum ?
2 Bagi 30 dengan
setengah.
Tambahkan 10.
Berapa jawaban
Anda ?
3 Anda hanya mempunyai sebatang
korek api dan memasuki sebuah
ruangan gelap dimana ada sebuah
lampu minyak, tungku pemanas dan
beberapa potong kayu bakar. Apa
yang akan Anda nyalakan lebih
dahulu ?
4 Dari 3 buah mangga yang
tersedia, Anda rencanakan
untuk mengambil 2 buah.
Berapa mangga yang Anda
punya ?
5 Berapa bulan
yang
mempunyai 28
hari ?
6 Anda mengemudikan sebuah
minibus. Di halte bus A, naik 3 orang
penumpang. Dari pasar, naik 5 orang
dan turun 2 orang dan di terminal
Kampung Jengkol naik lagi 4. Berapa
jumlah orang yang berada dalam
minibus ?
7 Apa warna baju yang
dikenakan sopir minibus itu ?
8 Apa yang ada di
tengah SAWAH ?
9 Jika Anda pergi tidur jam 8 malam,
menyetel wekker (alarm clock) agar
Anda dapat bangun jam 9, berapa
jam Anda tidur ?
1
0
Mobil itu melaju 80 km/jam di lorong sempit sekali hanya muat 1 mobil, tidak ada lampu
jalan yang menyala, lampu mobil mati, bulan dan bintang tidak bersinar. Tiba-tiba seorang
hitam muncul. Terkejut, namun sopir dapat menghentikan tepat di depan orang tersebut.
Bagaimana dia bisa melihat ?
29
Siklus Project Management
Initiating
Process
Closing
Process
Monitoring &
Controlling Process
30
Interaksi Proses pada Tahapan proyek
31
URUTAN KHAS DARI TAHAPAN SUATU PROYEK
32
Product vs. Project Life Cycles
β€’ Idea generation
β€’ Idea Screening
β€’ Concept development & Testing.
β€’ Marketing strategy development.
β€’ Business analysis.
β€’ Product development
β€’ Test Marketing
β€’ Commercialization
33
NEW PRODUCT DEVELOPMENT
34
NEW PRODUCT DEVELOPMENT STAGES
PLANNING
DESIGN
DECIDED
DESIGN
REVIEW
[DR0, DR1...]
AQ 0
DRAWING
RELEASE
MOULDING
FINISHED
ENGINEERING
SAMPLE
AQ 0N
PRE -
PROD
AQ 1
MASS
PRO
AQ 2
DELIVERY
PASPORT SYSTEM
NEXT PLANNING
35
Peran Project Manager
β€’ Memulai (launch & start-up meetings)
β€’ Merencanakan (proses berkelanjutan, lebih detail)
β€’ Monitor & kontrol
β€’ Mengarahkan
β€’ Berkomunikasi (berbagai orang)
36
Project Manager
β€’ Tanggung Jawab :
– Mengembangkan staf
– Penghubung
– Pembagi pengalaman kepada staf dan atasan
β€’ Gaya Manajemen :
– Otokratis
– Alur bebas
– Demokratis
– Situasional.
37
PM Competences
Seleksi team.
Delegasi & Kontrol.
Merawat Motivasi.
Menyelesaikan konflik.
Membangun Budget.
Mengamankan Dana.
Mengontrol Biaya.
Evaluasi Cost/Benefit.
PLANNING,
MONITORING,&
CONTROLLING
Feasibility studies
Resources Scheduling
Contingency Plan
Control Systems
TEAM FINANCE
KOMUNIKASI ANDA
Pengaturan Informasi.
Project Meetings.
Influencing skills.
Negotiation.
Time Management.
Assertiveness.
Decision Making.
Problem solving.
38
Making Teams Work
Semua team harus menguasai 4 kunci dasar untuk
performa maksimum
TUGAS &
TANGGUNG JAWAB. PROSES.
KRITERIA yang jelas. INTERAKSI yang
produktif.
β€œBagaimana kami
berkomunikasi untuk
mencapai sasaran?”
β€œApa yang kami coba untuk capai
sebagai team?”
β€œSiapa bertanggung
jawab untuk apa?”
β€œStandar proses apa
memungkinkan kami untuk
bekerja beersama secara
efektif?”
PROJECT
MANAGEMENT
FRAMEWORK
MODUL – 2
40
P
E
N
G
E
T
A
H
U
A
N
K
E
A
H
L
I
A
N
A
L
A
T
&
T
E
K
N
I
K
Aplikasi
AKTIVITAS
PERSYARATAN
Project Management:
41
Project Constraints
P
D
COST TIME
SCOPE
Constraint Constraint
Constraint
RISK
RESOURCE
QUALITY
42
PMBOK Guide 6TH
43
PMBOK Guide 4TH
VS ISO 21500 VS PMBOK Guide 5TH
44
PMBOK Guide 5TH
VS PMBOK Guide 6TH
45
Project Management Framework
based on Project Management Body of Knowledge (PMBOK)
46
Faktor Kompleksitas Proyek
Kompleksitas
Teknis
Kompleksitas
Manajemen
47
Kompleksitas Teknis
Dapat berupa jumlah teknologi yang diperlukan, tingkat penguasaan,
ketersediaan, dan jumlah interface. Sebagai contoh adalah proyek riset
dan rekayasa termahal dunia yaitu International Space Station yang
bernilai US$ 157 miliar seperti yang terlihat pada Gambar dibawah ini
merupakan proyek dengan tingkat kompleksitas tertinggi di dunia hingga
saat ini.
International
Space Station
(ISS) Project
48
Kompleksitas Manajemen
Dapat berupa project staffing dan pengelolaaannya termasuk
komposisi tim, ukuran, dan hierarki, jumlah pihak yang terlibat
termasuk vendor dan unit departemen internal, stabilitas dan
kompleksitas persyaratan, isu-isu politis, isu waktu atau biaya, dan
lain-lain seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah ini :
49
Faktor Kompleksitas Proyek
Kompleksitas proyek terdiri atas banyak topik yang
dapat dikelompokkan atas tujuh tema seperti yang
diusulkan oleh Remington (2013), yaitu :
β€’ Tujuan.
β€’ Stakeholder.
β€’ Interface dan saling ketergantungan.
β€’ Teknologi.
β€’ Proses-proses manajemen.
β€’ Work practices.
β€’ Waktu.
50
Project Management Framework
 Project Management
 Principles and Constraints (Scope, Time, and Cost)
 Project Management Framework based on
Project Management Body of Knowledge
(PMBOK)
 Project Complexity Factors
INITIATION PHASE
MODUL – 3
52
Initiating Processes
β€’ Mengembangkan Project Charter.
β€’ Mengembangkan Preliminary Project
Scope Statement.
53
Project Charter
β€’ Persyaratan dari konsumen & sponsor, dan kebutuhan, keinginan, dan
harapan dari stakeholder lainnya.
β€’ Kebutuhan Bisnis, penjelasan high-level project, atau persyaratan produk.
β€’ Sasaran atau justifikasi Project.
β€’ Project leader yang ditunjuk & tingkat kewewenangannya.
β€’ Milestone utama.
β€’ Fungsional organisasi & partisipasinya.
β€’ Assumsi dan batasan yang berkaitan dengan Organisasi, Lingkungan &
eksternal.
β€’ Hambatan Organisasi, Lingkungan & eksternal.
β€’ Analisa ekonomi dari proyek, termasuk ROI (return on investment)
β€’ Budget.
54
Project Charter
Contoh Project
Charter dalam
PMBOK
Project Charter
LEMBAR KERJA PROPOSAL PROYEK
MISI PROYEK
Tuliskan pernyataan Misi Proyek disini.
LINGKUP PROYEK
Pernyataan singkat mengenai lingkup proyek. (Bila ingin menggunakan Diagram silahkan ditambahkan).
SASARAN PROYEK
Tuliskan setidaknya 3 sasarab SMART
ASUMSI PROYEK
Tuliskan setidaknya tiga asumsi proyek.
KENDALA PROYEK
Tuliskan kendala – kendala yang akan dihadapi dalam melaksanakan proyek
FASE – FASE PROYEK
Tunjukkan fase – fase proyek yang diusulkan
KEJADIAN PENTING (MILESTONE)
Tuliskan kejadian – kejadian penting (Aktivitas Utama) untuk identifikasi proyek sejauh ini.
RESIKO PROYEK
Tuliskan resiko – resiko dlam melaksanakan proyek.
PEMANGKU KEPENTINGAN
Tuliskan pemangku kepentingan yang terlibat di dalam proyek
56
TUGAS
Buatlah sebuah proposal proyek dengan
menggunakan format yang sudah ada?
LEMBAR KERJA PROPOSAL PROYEK
MISI PROYEK
Tuliskan pernyataan Misi Proyek disini.
LINGKUP PROYEK
Pernyataan singkat mengenai lingkup proyek. (Bila ingin menggunakan Diagram silahkan ditambahkan).
SASARAN PROYEK
Tuliskan setidaknya 3 sasarab SMART
ASUMSI PROYEK
Tuliskan setidaknya tiga asumsi proyek.
KENDALA PROYEK
Tuliskan kendala – kendala yang akan dihadapi dalam melaksanakan proyek
FASE – FASE PROYEK
Tunjukkan fase – fase proyek yang diusulkan
KEJADIAN PENTING (MILESTONE)
Tuliskan kejadian – kejadian penting (Aktivitas Utama) untuk identifikasi proyek sejauh ini.
RESIKO PROYEK
Tuliskan resiko – resiko dlam melaksanakan proyek.
PEMANGKU KEPENTINGAN
Tuliskan pemangku kepentingan yang terlibat di dalam proyek
Project Scope Statement
β€’ Project assumptions.
β€’ Initial project organization.
β€’ Initial defined risks.
β€’ Schedule milestones.
β€’ Initial WBS.
β€’ Order of magnitude cost
estimate.
β€’ Project configuration
management requirements.
β€’ Approval requirements.
β€’ Project and product
objectives.
β€’ Product or service
requirements and
characteristics.
β€’ Product acceptance criteria.
β€’ Project
boundaries/constraints.
β€’ Project requirements and
deliverables.
57
58
Project Scope
Statement
59
Project Stakeholders
β€’ Individu atau organisasi yang secara
aktif terlibat dalam proyek, atau yang
minatnya mungkin berdamapk positif
atau negatif sebagai hasil dari eksekusi
proyek atau penyelesaian proyek.”
(2000 PMBOK Guide)
β€’ Key Stakeholdes diantaranya adalah:
– Donatur Proyek.
– Pemohon proyek.
– Manajer proyek dan tim
– Mereka yang terkena dampak dari proyek.
60
61
Hubungan Antara Stakeholder & Project
Project Stakeholders
Project
Sponsor
Project
Manager
Project Team
Project
ManagementTeam
Project
62
STAKEHOLDER VS COST
63
TOWER PROJECT
64
65
Managing the Triple Constraint:
Time, Scope & Cost
66
Managing the Triple Constraint:
Time, Scope & Cost
PLANNING
PROJECT
MODUL – 4
68
Planning Processes
β€’ Project Management Plan.
β€’ Scope; Planning, Definition, & WBS.
β€’ Activity; Definition, Sequencing, Resource Estimating,
Duration Estimating, Schedule Development.
β€’ Cost; Estimating, & Budgeting.
β€’ Quality plan.
β€’ HR plan.
β€’ Communication plan.
β€’ Risk; Management planning, Identification, Analysis,
Response
β€’ Procurement; Plan & acquisitions, Plan contracting.
69
ASUMSI
70
Work Breakdown Structure
Uraian pekerjaan yang hirarki, harus dilakukan untuk
menyelesaikan proyek.
Work Package = Level terendah dari WBS yang dapat dijadwalkan ditentukan biaya dan di monitor dan
dikontrol..
71
4 - Karakteristik Akftifitas Dalam WBS
β€’ Status dan penyelesaian
pekerjaan terukur.
β€’ Mulai dan selesainya
pekerjaan jelas.
β€’ Waktu penyelesaian dan
biaya mudah diestimasikan.
β€’ Penugasan dapat dikelola,
diukur, digabungkan dan
berdiri sendiri.
72
Pendekatan Untuk Pengembangan WBS’s
Penggunaan Petunjuk/Pedoman/Standar Format.
Beberapa organisasi besar, menyediakan pedoman untuk menyiapkan
(format standar) WBS.
β€’ Pendekatan Analogi:
Mengulang WBSs pada projek yang sama & menyesuaikan ke proyek
anda.
β€’ Pendekatan Top-down:
Mulai dengan item besar pada project dan diuraikan ke lebih detail.
β€’ Pendekatan Bottom-up:
Mulai dengan tugas yang detail & bertahap keatas.
β€’ Pendekatan Mind-mapping:
Menuliskan tugas dalam format non-linear & kemudian membuat
struktur WBS.
73
Work Breakdown Structure
Contoh.
74
75
76
WBS COMPANY HOLIDAY PARTY
Company
Holiday Party
Initiation
Choose party
date/time
Decide
Food/Beverag
es
Decide on
Party
Activities
Cost
Estimation
Create party
invitation
Preparation
Send
Inivitations
Acquire
Food /
Beverages
Book Venue
Create Party
Playlist
Execution
Arrive at
venue for
setup
Welcome
guests
Enjoy Party
Clean up after
party
Follow – up &
Closing
Thank guests for
coming
Follow up survey
Discuss
improvements for
next year
Close the project
77
WBS MARKETING
78
WBA Market research
79
WBS Marketing Foundation Project
80
WBS MARKETING
A PRODUCT
81
Prinsip Dasar Membuat WBS
β€’ Unit kerja sebaiknya muncul hanya satu tempat dalam WBS.
β€’ Pekerjaan dalam sebuah WBS adalah jumlah item WBS
dibawahnya.
β€’ Penanggung jawab sebuah WBS hanya seorang saja, meskipun
banyak orang bisa bekerja di atasnya.
β€’ Anggota Project team sebaiknya dilibatkan dalam pembuatan &
pengembangan WBS untuk menjamin konsistensi.dan
mendukung pelaksanaannya.
β€’ Setiap item WBS harus didokumentasikan untuk menjamin
pemahaman yang akurat dari ruang lingkup kerja, baik yang
termasuk dan tidak termasuk didalamnya.
β€’ WBS adalah alat kendali ruang lingkup pekerjaan, namun harus
fleksibel untuk mengakomodasi perubahan yang tak bisa
terelakkan.
82
5 Langkah Membuat WBS
1. Bagi project menjadi beberapa objektif utama.
2. Uraikan setiap objektif utama menjadi beberapa aktifitas yang
lebih kecil yang diperlukan Sehingga dapat menyelesaikan
objektif utama tersebut dan memenuhi 4-karakteristik aktifitas
dalam WBS.
3. Uraikan kembali menjadi sub-aktifitas lebih kecil. Jika setiap
aktifitas yang belum memenuhi karakteristik WBS.
4. Ulangi langkah 3. Sehingga seluruh sub-aktifitas memiliki
karakteristik yang diinginkan.
5. Berikan penomoran yang jelas.
6. Sub-aktifitas yang paling rendah dalam hirarki menjadi dasar
dari paket kerja yang harus dilakukan untuk menyelesaikan
project.
83
RENCANA PENGELOLAAN BIAYA
(COST MANAGEMENT PLAN)
Cost Management Plan adalah sebuah dokumen
yang menggambarkan bagaimana pengelolaan
varian biaya di proyek.
84
Project Cost Management
Sasaran:
β€’ Ketahui cara melaksanakan Cost Estimating
β€’ Ketahui cara mengembangkan Project Budget
β€’ Ketahui cara melaksanakan Cost Control
Some Related Definitions
β€’ Cost
– Direct
– Indirect
β€’ Price
β€’ Profit
β€’ Profit margin
β€’ Budget
β€’ Cash flow
β€’ Cost baseline
β€’ Fund
85
Project Cost Management
Project Cost Management termasuk proses-proses yang
diperlukan untuk memastikan bahwa proyek itu
diselesaikan di dalam anggaran yang disetujui.
– Cost Estimating - mengembangkan satu perkiraan dari
sumber-sumber biaya-biaya yang diperlukan untuk
menyelesaikan aktivitas proyek .
– Cost Budgeting - mengumpulkan biaya-biaya yang
diperkirakan dari aktivitas individu atau WP untuk
menetapkan cost baseline.
– Cost Control – mengontrol perubahan pada project budget.
86
Project Cost
Management
87
Project Cost Management
Processes
β€’ Cost management plan
β€’ Cost Estimating
β€’ Cost Budgeting
β€’ Cost Control
88
Cost Management Plan
β€’ Mengemukakan format dan menetapkan kriteria untuk
perencanaan, penyusunan, penaksiran, penganggaran, dan
pengendalian biaya-biaya proyek.
β€’ Menentukan:
– Precision level.
– Units of measure.
– Organizational procedures links.
– Control thresholds.
– Earned value rules.
– Reporting formats.
– Process descriptions.
89
Cost Estimating/Perkiraan Biaya
β€’ Biaya-biaya dari sumber daya yang diperlukan
untuk menyelesaikan setiap aktivitas jadwal.
– Karyawan, materials, peralatan, services, fasilitas, dan
kategori biaya khusus (inflasi, contingency cost, dll)
β€’ Variasi penyebab perkiraan biaya yang mungkin,
termasuk resiko-resiko.
β€’ Berbagai alternatif-alternatif biaya.
β€’ Dinyatakan dalam units of currency / units of
measure
90
Cost Estimating Consideration
 Market place conditions
 Commericial databases
 Organizational cost-related procedure and policies
 Project scope
 WBS
 Chart of account
 Historical information
91
TIPE ESTIMASI BIAYA
92
METODE DAN ALAT BANTU UNTUK
ESTIMASI BIAYA
β€’ Estimasi top-down atau Analogi: menggunakan
penggunaan biaya dari proyek sebelumnya sebagai
dasar estimasi biaya dari proyek saat ini
β€’ Estimasi Bottom-up: estimasi aktifitas-aktifitas kerja
dan menjumlahkannya, untuk mendapatkan total biaya
keseluruhan.
β€’ Parametric modeling: menggunakan karakteristik
(parameter) dalam sebuah model matematik untuk
mengestimasi proyek
93
CONTOH ESTIMASI BIAYA
Contoh
94
Cost Budgeting
β€’ Menghasilkan:
– Cost Baseline
β€’ anggaran bertahap waktu digunakan sebagai dasar
untuk mengukur, memantau, dan mengendalikan
kinerja biaya keseluruhan pada proyek.
β€’ yang dikembangkan oleh penjumlahan biaya-biaya
yang diperkirakan dalam periode waktu.
– Funding Requirements
β€’ yang berasal dari cost baseline dan dapat dibentuk
untuk melebihi, untuk mengijinkan yang mana awal
kemajuan atau cost overruns.
95
The difference between
maximum funding and the
end of the Cost Baseline is
Management Reserve
Time
Cumulative
Values
Cost Baseline
Funding Requirements
Expected Cash Flow
Cost Baseline Display
SCHEDULING
PROJECT
MODUL – 5
97
Duration – Elapsed Time – Effort (Work)
98
Activity List
β€’ Ini adalah suatu daftar lengkap aktivitas proyek, penjelasan semua
work packages sesuai dengan tindakan mereka masing-masing.
β€’ Activities adalah langkah-langkah yang perlu untuk penyelesaian
suatu proyek.
β€’ Berikut ini adalah tipe-tipe aktivitas & penjelasan:
– Executive activities or tasks β€” Ini adalah kegiatan yang secara langsung
terkait dengan jalannya tindakan dalam proyek.
– Milestones or deliverables β€” Milestone merepresentasikan suatu
peristiwa atau kondisi yang menandai terlaksananya suatu kelompok
kegiatan yang saling berkaitan, atau penyelesaian suatu tahapan proyek.
– Summary activities, summary tasks, or work packages β€” Ini adalah
kegiatan yang terdiri dari kegiatan lain yang disebut sub kegiatan.
99
Actvity Sequence
β€’ PDM – Precedence Diagram Method.
Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal proyek
yang menggunakan kotak atau persegi panjang, dikenal sebagai
nodes, untuk menunjukkan aktivitas dan menhubungkan mereka
dengan panah yang menunjukkan ketergantungan. Atau dinamakan
juga Activity-on-Node (AON).
β€’ ADM – Arrow Diagram Method.
Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal proyek
yang menggunakan panah untuk menunnjukkan akt ivitas dan
menghubungkan dengan nodes untuk menunjukkan
ketergantungannya.. Atau dinamakan juga Activity-on-Arrow (AOA).
100
Activitiy-on-Nodes
Earliest Start Estimated Duration Earliest Finish
Latest Start Total Float Latest Finish
Link to preceding activity Link to succeeding activity
Activity ID
and description
101
KETERKAITAN ANTAR AKTIFITAS
102
PDM
PDM include 4 tipe dependencies/precedence:
β€’ Finish-to-Start.
Inisiasi aktivitas penerus bergantung pada selesainya aktivitas
pendahulu.
β€’ Finish-to-Finish.
Penyelesaian aktivitas penerus bergantung pada selesainya
aktivitas pendahulu.
β€’ Start-to-Start.
Inisiasi aktivitas penerus bergantung pada inisiasi aktivitas
pendahulu.
β€’ Start-to-Finish.
Penyelesaian aktivitas penerus bergantung pada permulaan
aktivitas pendahulu.
103
Contoh PDM
104
ADM
105
GANTT-CHART
β€’ Bagan Gantt adalah representasi grafik jadwal yang
sangat populer.
β€’ Keuntungan menggunakan Gantt chart :
– Mudah dimengerti.
– Penundaan sangat mudah dilihat.
– Skala waktu yang terdefinisi dengan baik.
β€’ Kerugian menggunakan Gantt-chart:
– Tidak memadai untuk proyek dengan sejumlah besar tugas.
– Ketergantungan sulit dilihat
– Deskripsi samar tentang bagaimana proyek bereaksi
terhadap perubahan ruang lingkup
106
GANTT CHART
β€’ Berupa grafik batang (Bar Chart).
β€’ Menunjukan tanggal awal dan akhir dari sebuah
aktifitas.
β€’ Menunjukkan durasi pelaksanaan sebuah aktifitas.
β€’ Menunjukan keterkaitan antar aktifitas.
107
GANTT-CHART
108
GRAFIK GANTT PADA JADWAL PROYEK
109
TRACKING MENGGUNAKAN GANTT CHART
110
Contoh Lain Project Schedule
111
Contoh Lain Project Schedule
112
Critical Path Analisis
Critical Path Analysis adalah alat yang sangat kuat
yang membantu anda untuk merencanakan dan
mengatur suatu proyek.
113
Critical Path Analisis
β€’ Helps you to plan all tasks that must be completed
as part of a project
β€’ Can be used as part of the decision making
process
β€’ Enables a firm to plan and monitor operations
β€’ Time related – identifies the maximum time for an
operation to be completed
β€’ Identify potential problems in implementing
operation
114
Critical Path Analisis
β€’ Keuntungan
– Memaksimalkan efisiensi
dalam penggunaan
waktu
– Meningkatkan efisiensi
dan menghasilkan
penghematan biaya
dalam penggunaan
sumber daya
– Bermanfaat untuk
memantau arus kas
β€’ Kerugian
– Kegunaan mungkin
terbatas dalam operasi
skala besar dan
kompleks
– Kebutuhan memiliki
informasi yang jelas dan
dapat dipercaya
– Manajemen yang
terampil dan filosofi tim
sangat penting
115
MENGHITUNG CRITICAL PATH
β€’ Buat network diagram
β€’ Tambahkan semua durasi untuk semua aktifitas disetiap
alur dalam network diagram.
β€’ Jalur yang memiliki durasi terpanjang adalah critical path.
β€’ Jika satu atau beberapa aktifitas didalam critical path
memakan waktu melebihi yang direncanakan, maka
jadwal proyek akan meleset, dan project manager harus
mengambil tindakan untuk memperbaiki.
β€’ Bisa terdapat lebih dari satu critical path.
β€’ Critical Path dapat berubah selama proyek berjalan.
116
MENENTUKAN CRITICAL PATH
117
PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE (PERT)
PERT adalah metode analisa
yang digunakan untuk
mengestimasi durasi proyek,
dimana estimasi durasi tiap
aktifitas di proyek tersebut
memiliki unsur
ketidakpastian yang besar.
118
CONTOH & FORMULA PERT
Formula PERT =
optimistic time + 4X most likely time + pessimistic time
6
Contoh:
8 harikerja + (4 x 10 harikerja) + 24 harikerja = 12 harikerja
6
Dimana:
optimistic time = 8 hari
most likely time (jumlah hari yang paling mungkin terjadi) = 10 hari
pessimistic time = 24 hari
Oleh karena itu gunakan 12 hari didalam network diagram, dan bukan
10.
119
PENGENDALIAN JADWAL
β€’ Tujuan: Untuk mengetahui status dari jadwal, hal-hal
yang mempengaruhi perubahan jadwal, menentukan
dan mengelola perubahan jadwal.
β€’ Metode dan Alat bantu:
– Progress report
– Project management software
– Analisis varian
– Performance management
120
MANAJEMEN SDM PROYEK
β€’ Perencanaan Organisasi.
β€’ Penerimaan Staff.
β€’ Pengembangan TIM.
121
SDM PADA PM
122
Sumber Daya Dalam Aktivitas Proyek
123
Menetapkan Tanggung Jawab: Responsibility Matrix
124
MANAJEMEN KOMUNIKASI PROYEK
β€’ Selalu pastikan para stakeholder diinformasikan (dan
dilibatkan):
– Perencanaan.
– Penyebaran Informasi.
– Laporan Perkembangan.
125
Komunikasi
126
Rencana Komunikasi
Concentration Test
Are you awake ?
Bagaimana cara memasukkan
seekor gajah ke dalam lemari
es ?
Pertanyaan 1
Pertanyaan 2
Anda ikut lomba lari.
Anda menyalip orang
yang berada di
posisi nomor dua.
Sekarang Anda di posisi nomor berapa?
Jika Anda menyalip
orang di posisi
terakhir, sekarang
Anda di posisi
berapa?
Pertanyaan 3
Bagaimana cara
memasukkan
seekor sapi ke
dalam lemari es ?
Pertanyaan 4
Ayah Mary punya lima anak:
Nana, Nini, Nunu, Nene.
Siapa nama anak kelima?
Pertanyaan 5
6 orang pergi ke klub bilyar untuk bermain.
Ternyata ada turnamen bilyar. Biaya pendaftaran
Rp 10.000.
Hadiah bagi pemenang pertama Rp 250.000,
pemenang kedua Rp 100.000, pemenang ketiga
Rp 50.000. Tidak ada hadiah lain.
6 sahabat tersebut tidak menang dan tidak
didiskualifikasi dari pertandingan, tapi mereka
mendapat Rp 150.000 hasil permainan mereka.
Bagaimana mungkin?
Pertanyaan 6
Bagaimana cara
memasukkan seekor
ayam ke dalam
lemari es ?
Pertanyaan 7
Seorang bisu pergi ke toko ingin membeli sikat
gigi. Ia memperagakan gaya menggosok gigi
pada penjaga toko & berhasil membeli sikat gigi.
Lalu seorang buta masuk
ke toko itu ingin membeli
kacamata hitam.
Bagaimana dia mengekspresikan keinginannya?
Pertanyaan 8
Seorang ayah membawa anaknya yang luka
parah akibat kecelakaan ke UGD untuk dioperasi.
Dokter jaga menyambut mereka, tetapi saat
melihat anak tersebut, sang dokter berteriak:
β€œSaya tidak dapat mengoperasi
anak ini, dia anak saya!”
Bagaimana mungkin?
(Si anak tidak diadopsi & bukan anak tiri)
Pertanyaan 9
Raja hutan memanggil
semua binatang untuk
rapat hutan.
Binatang apa yang
tidak hadir ?
Pertanyaan 10
LAUNCH &
EXECUTION PHASE
MODUL – 6
139
MANAJEMEN RESIKO PROYEK
β€’ Memperkirakan yang tidak terduga:
– Perencanaan Manajemen Resiko.
– Identifikasi Resiko.
– Analisis Resiko Kualitatif.
– Analisis Resiko Kuantitatifnya.
– Perencanaan Respon/ Penanganan Resiko.
– Manajemen Resiko dan Pengawasan.
140
141
142
143
Eksekusi Proses
β€’ Laksanakan Jaminan Quality.
β€’ Peroleh & Kembangkan Project Team.
β€’ Permintaan Respon & Pemilihan Seller.
Pendistribusian
Informasi
144
145
Indicators for Project Health
MONITORING &
CONTROLLING
PHASE
MODUL – 7
147
Monitor & Kontrol
β€’ Monitor
bermakna dari mengidentifikasi secara sistematis
standar aktual sekarang ini dicapai, dibandingkan
dengan standar terencana.
β€’ Kontrol
suatu TINDAKAN yang sesuai, diambil sebagai jawaban
atas informasi yang dihasilkan oleh pemantauan.
148
Apa yang di Monitor & Kontrol
β€’ Waktu/Schedule.
β€’ Biaya.
β€’ Spesifikasi & Kualitas.
β€’ Safety.
β€’ Sumber Daya.
β€’ Supplier & Sub-contractor.
β€’ Team
β€’ Komunikasi
β€’ Hubungan Klien
β€’ Eksternal.
β€’ Resiko
Change
Request
149
Cara Monitor & Kontrol?
GANTT CHART
CRITICAL PATH NETWORK DIAGRAM
OTHERS.
150
Menutup sebuah proyek
β€’ Close Project.
β€’ Contract Closure.
151
MENGENDALIKAN BIAYA
Hal-hal yang dilakukan saat mengendalikan biaya:
– Memonitor kinerja biaya
– Memastikan hanya perubahan-perubahan tertentu
saja yang dapat merevisi rencana biaya yang telah
ditentukan.
– Menginformasikan kepada stakeholder mengenai
perubahan-perubahan yang dapat mempengaruhi
biaya.
152
EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM)
β€’ EVM adalah tehnik pengukuran kinerja proyek
yang mengintegrasikan ruang lingkup, waktu dan
biaya.
β€’ Dengan sebuah baseline (rencana awal ditambah
perubahan yang telah disetujui), kita bisa
menentukan seberapa baik sebuah proyek dalam
memenuhi targetnya.
β€’ Dengan EVM kita harus secara rutin memasukan
informasi aktual.
153
ISTILAH DALAM EVM
β€’ Nilai yang direncanakan/Planned Value (PV): Total
estimasi biaya yang disetujui.
β€’ Actual Cost (AC): Total direct cost dan indirect cost
yang dikeluarkan saat mengerjakan aktifitas.
β€’ Earned Value (EV): estimasi nilai pekerjaan yang
diselesaikan.
β€’ EV didasari pada rencana biaya-biaya untuk
melakukan sebuah proyek atau aktifitas, dan
tingkat penyelesaian pekerjaan.
154
TINGKAT KINERJA
(RATE OF PERFORMANCE – RP)
β€’ Rate of Performance (RP) adalah rasio antara
pekerjaan yang telah selesai dengan pekerjaan yang
direncanakan.
β€’ Contoh: Untuk aktifitas instalasi server berdasarkan
rencana pada minggu pertama telah selesai (100%),
sedangkan pada pelaksanaannya pada minggu
pertama aktifitas baru diselesaikan setengah jalan,
maka kinerjanya adalah 50%.
155
CONTOH PERHITUNGAN BIAYA SEBUAH
AKTIVITAS
156
FORMULA EARNED VALUE
157
GRAFIK EARNED VALUE
158
Earned Value Reports
159
Earned Value Example –
Over budget, Ahead of schedule
160
Earned Value Example –
Under budget, Ahead of schedule
161
Earned Value Example –
Under budget, Ahead of schedule
162
Pekerjaan yang luar biasa bukan
ditunjukkan oleh kekuatan,
Namun dengan KETEKUNAN HATI
- Samuel Johnson -
163
THANK YOU
RESILIENCE
= 1
= 2
= 3
= 4
= 5
RESILIENCE
= 6
= 7
= 8
= 9
RESILIENCE
SOAL 1
+ =
+ =
+ =
+ =
+ =
RESILIENCE
1 2 3
6
5
4
7 8 9
RESILIENCE
SOAL 2
+ =
+ =
+ =
+ =

APPLIED PROJECT MANAGEMENT BOOK - edit template.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    3       Pendukung Perjalanan
  • 4.
    4 TUJUAN Pada akhir kursuspelatihan ini, peserta akan dapat: β€’ Mempraktekkan teknik manajemen proyek. β€’ Mengembangkan pemahaman tentang prinsip- prinsip manajemen proyek. β€’ Kelola proyek melalui setiap tahap siklus hidup manajemen proyek. β€’ Kembangkan rencana proyek yang menyeimbangkan ruang lingkup, waktu, biaya, dan risiko.
  • 5.
    5 APA YANG DIPELAJARI… … … Project Life Cycle Project Management Framework Initiation Phase Planning Project Scheduling Project Launch & Execution Phase Monitoring & Controlling Phase
  • 6.
    Manajemen Proyek DanOrganisasi Functional Organization. Projectized Organization. Matrix Organization. Composite Organization.
  • 7.
    Struktur Pengorganisasian dalamManajemen Proyek β€’ Functional Organization.
  • 8.
    Struktur Pengorganisasian dalamManajemen Proyek β€’ Projectized Organization.
  • 9.
    Struktur Pengorganisasian dalamManajemen Proyek β€’ Weak-Matrix Organization
  • 10.
    Struktur Pengorganisasian dalamManajemen Proyek β€’ Balanced-Matrix Organization
  • 11.
    Struktur Pengorganisasian dalamManajemen Proyek β€’ Strong-Matrix Organization
  • 12.
    Struktur Pengorganisasian dalamManajemen Proyek β€’ Composite Organization
  • 13.
    Struktur Organisasi vsKarakteristik Projects
  • 14.
  • 15.
    15 Project Management  What? Why?  Who?  Whom?  Where?  HOW?
  • 16.
    16 Kekhasan Project ? Apayang client jelaskan Bagaimana project telah terdokumentasi Apa yang dimengerti project leader Apa yang telah diinstalasikan Bagaimana orang analitik mendesain Apa yang klien telah tanggung Apa yang diprogram programer Bagaimana itu telah dipelihara Apa yang konsultan artikan Apa yang sebenarnya klien minta
  • 17.
    17 Project: Usaha sementara yang dikerjakanuntuk menciptakan suatu produk (layanan/barang) yang unik.
  • 18.
    18 PROJECT Karakteristik Project : 1.Temporary (Sementara). 2. Unik Produk, Jasa, & Hasil. 3. Pengembangan progresif. 4. Orientasi Sasaran. 5. Intregrasi Multi Aktivitas.
  • 19.
    19 Temporary (Sementara) 1. Sementara,tidak berkesinambungan. 2. Sasaran tercapai, proyek selesai. 3. Tanggal dimulai dan berakhir ditentukan.
  • 20.
    20 Unik 1. Project tidakberulang. 2. Sangat spesifik,misalnya mendesain sistim operasi untuk komputer generasi baru. 3. Resiko dan ketidakpastian
  • 21.
    21 Pengembangan Progresif 1. Selalumenyertai konsep temporary dan unik. 2. Tumbuh dan berkembang secara bertahap sesuai fungsi waktu.
  • 22.
    22 Orientasi Sasaran 1. Diarahkankepada hasil yang spesifik. 2. Metodologi : MBO οƒ sasaran jelas dan dapat dicapai.
  • 23.
    23 Integrasi Multi Aktifitas 1.Project = kompleksitas. 2. Berbagai aktifitas yang harus selesai dikerjakan secara urut. 3. Membutuhkan metodologi systems analysis, misalnya CPM.
  • 24.
    24 PROJECT MANAGEMENT ITU MUDAH β€’Setiap Mimpi, kesempatan, atau masalah dapat direalisasikan/diselesaikan dalam/melalui sebuah proyek. β€’ Memotong sesuatu yang besar menjadi bagian kecil yang mudah dikontrol. β€’ Dapat dipakai semua orang, β€’ Mudah dipelajari.
  • 25.
    25 Mengapa Project Gagal? Tugas& Tanggung jawab dalam pengembangan team yang membingungkan Kurangnya dukungan stakeholder (cth. benefits tidak jelas) Kejelasan buruk pada deliverables, milestones, scope dll. Perilaku kerja project yang tidak efektif (eg sedikit penggunaan pengetahuan, isu-isu tidak diselesaikan) Proses/Metode yang tidak cukup (cth. berbagi praktek terbaik, peringanan resiko) Alat perencanaan yang salah
  • 26.
    26 Menetapkan Tanggung Jawab:Responsibility Matrix
  • 27.
    27 PENGELOLAAN PM YANGBURUK SEBAB AKIBAT Delay. Over-budget. Service. Quality. Safety & Morale. Tidak Benefit Dll. Scope. Time/Schedule. Cost. Team & teamwork. Control & Monitor. Metode/proses. Tools Dll.
  • 28.
    Agility Test –3 Menit 1 Jika seorang dokter memberikan Anda 5 butir pil dan meminta Anda untuk mengkonsumsi 1 butir setiap setengah jam, berapa lama 5 pil itu akan habis Anda minum ? 2 Bagi 30 dengan setengah. Tambahkan 10. Berapa jawaban Anda ? 3 Anda hanya mempunyai sebatang korek api dan memasuki sebuah ruangan gelap dimana ada sebuah lampu minyak, tungku pemanas dan beberapa potong kayu bakar. Apa yang akan Anda nyalakan lebih dahulu ? 4 Dari 3 buah mangga yang tersedia, Anda rencanakan untuk mengambil 2 buah. Berapa mangga yang Anda punya ? 5 Berapa bulan yang mempunyai 28 hari ? 6 Anda mengemudikan sebuah minibus. Di halte bus A, naik 3 orang penumpang. Dari pasar, naik 5 orang dan turun 2 orang dan di terminal Kampung Jengkol naik lagi 4. Berapa jumlah orang yang berada dalam minibus ? 7 Apa warna baju yang dikenakan sopir minibus itu ? 8 Apa yang ada di tengah SAWAH ? 9 Jika Anda pergi tidur jam 8 malam, menyetel wekker (alarm clock) agar Anda dapat bangun jam 9, berapa jam Anda tidur ? 1 0 Mobil itu melaju 80 km/jam di lorong sempit sekali hanya muat 1 mobil, tidak ada lampu jalan yang menyala, lampu mobil mati, bulan dan bintang tidak bersinar. Tiba-tiba seorang hitam muncul. Terkejut, namun sopir dapat menghentikan tepat di depan orang tersebut. Bagaimana dia bisa melihat ?
  • 29.
  • 30.
  • 31.
    31 URUTAN KHAS DARITAHAPAN SUATU PROYEK
  • 32.
    32 Product vs. ProjectLife Cycles β€’ Idea generation β€’ Idea Screening β€’ Concept development & Testing. β€’ Marketing strategy development. β€’ Business analysis. β€’ Product development β€’ Test Marketing β€’ Commercialization
  • 33.
  • 34.
    34 NEW PRODUCT DEVELOPMENTSTAGES PLANNING DESIGN DECIDED DESIGN REVIEW [DR0, DR1...] AQ 0 DRAWING RELEASE MOULDING FINISHED ENGINEERING SAMPLE AQ 0N PRE - PROD AQ 1 MASS PRO AQ 2 DELIVERY PASPORT SYSTEM NEXT PLANNING
  • 35.
    35 Peran Project Manager β€’Memulai (launch & start-up meetings) β€’ Merencanakan (proses berkelanjutan, lebih detail) β€’ Monitor & kontrol β€’ Mengarahkan β€’ Berkomunikasi (berbagai orang)
  • 36.
    36 Project Manager β€’ TanggungJawab : – Mengembangkan staf – Penghubung – Pembagi pengalaman kepada staf dan atasan β€’ Gaya Manajemen : – Otokratis – Alur bebas – Demokratis – Situasional.
  • 37.
    37 PM Competences Seleksi team. Delegasi& Kontrol. Merawat Motivasi. Menyelesaikan konflik. Membangun Budget. Mengamankan Dana. Mengontrol Biaya. Evaluasi Cost/Benefit. PLANNING, MONITORING,& CONTROLLING Feasibility studies Resources Scheduling Contingency Plan Control Systems TEAM FINANCE KOMUNIKASI ANDA Pengaturan Informasi. Project Meetings. Influencing skills. Negotiation. Time Management. Assertiveness. Decision Making. Problem solving.
  • 38.
    38 Making Teams Work Semuateam harus menguasai 4 kunci dasar untuk performa maksimum TUGAS & TANGGUNG JAWAB. PROSES. KRITERIA yang jelas. INTERAKSI yang produktif. β€œBagaimana kami berkomunikasi untuk mencapai sasaran?” β€œApa yang kami coba untuk capai sebagai team?” β€œSiapa bertanggung jawab untuk apa?” β€œStandar proses apa memungkinkan kami untuk bekerja beersama secara efektif?”
  • 39.
  • 40.
  • 41.
    41 Project Constraints P D COST TIME SCOPE ConstraintConstraint Constraint RISK RESOURCE QUALITY
  • 42.
  • 43.
    43 PMBOK Guide 4TH VSISO 21500 VS PMBOK Guide 5TH
  • 44.
    44 PMBOK Guide 5TH VSPMBOK Guide 6TH
  • 45.
    45 Project Management Framework basedon Project Management Body of Knowledge (PMBOK)
  • 46.
  • 47.
    47 Kompleksitas Teknis Dapat berupajumlah teknologi yang diperlukan, tingkat penguasaan, ketersediaan, dan jumlah interface. Sebagai contoh adalah proyek riset dan rekayasa termahal dunia yaitu International Space Station yang bernilai US$ 157 miliar seperti yang terlihat pada Gambar dibawah ini merupakan proyek dengan tingkat kompleksitas tertinggi di dunia hingga saat ini. International Space Station (ISS) Project
  • 48.
    48 Kompleksitas Manajemen Dapat berupaproject staffing dan pengelolaaannya termasuk komposisi tim, ukuran, dan hierarki, jumlah pihak yang terlibat termasuk vendor dan unit departemen internal, stabilitas dan kompleksitas persyaratan, isu-isu politis, isu waktu atau biaya, dan lain-lain seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah ini :
  • 49.
    49 Faktor Kompleksitas Proyek Kompleksitasproyek terdiri atas banyak topik yang dapat dikelompokkan atas tujuh tema seperti yang diusulkan oleh Remington (2013), yaitu : β€’ Tujuan. β€’ Stakeholder. β€’ Interface dan saling ketergantungan. β€’ Teknologi. β€’ Proses-proses manajemen. β€’ Work practices. β€’ Waktu.
  • 50.
    50 Project Management Framework Project Management  Principles and Constraints (Scope, Time, and Cost)  Project Management Framework based on Project Management Body of Knowledge (PMBOK)  Project Complexity Factors
  • 51.
  • 52.
    52 Initiating Processes β€’ MengembangkanProject Charter. β€’ Mengembangkan Preliminary Project Scope Statement.
  • 53.
    53 Project Charter β€’ Persyaratandari konsumen & sponsor, dan kebutuhan, keinginan, dan harapan dari stakeholder lainnya. β€’ Kebutuhan Bisnis, penjelasan high-level project, atau persyaratan produk. β€’ Sasaran atau justifikasi Project. β€’ Project leader yang ditunjuk & tingkat kewewenangannya. β€’ Milestone utama. β€’ Fungsional organisasi & partisipasinya. β€’ Assumsi dan batasan yang berkaitan dengan Organisasi, Lingkungan & eksternal. β€’ Hambatan Organisasi, Lingkungan & eksternal. β€’ Analisa ekonomi dari proyek, termasuk ROI (return on investment) β€’ Budget.
  • 54.
  • 55.
    Project Charter LEMBAR KERJAPROPOSAL PROYEK MISI PROYEK Tuliskan pernyataan Misi Proyek disini. LINGKUP PROYEK Pernyataan singkat mengenai lingkup proyek. (Bila ingin menggunakan Diagram silahkan ditambahkan). SASARAN PROYEK Tuliskan setidaknya 3 sasarab SMART ASUMSI PROYEK Tuliskan setidaknya tiga asumsi proyek. KENDALA PROYEK Tuliskan kendala – kendala yang akan dihadapi dalam melaksanakan proyek FASE – FASE PROYEK Tunjukkan fase – fase proyek yang diusulkan KEJADIAN PENTING (MILESTONE) Tuliskan kejadian – kejadian penting (Aktivitas Utama) untuk identifikasi proyek sejauh ini. RESIKO PROYEK Tuliskan resiko – resiko dlam melaksanakan proyek. PEMANGKU KEPENTINGAN Tuliskan pemangku kepentingan yang terlibat di dalam proyek
  • 56.
    56 TUGAS Buatlah sebuah proposalproyek dengan menggunakan format yang sudah ada? LEMBAR KERJA PROPOSAL PROYEK MISI PROYEK Tuliskan pernyataan Misi Proyek disini. LINGKUP PROYEK Pernyataan singkat mengenai lingkup proyek. (Bila ingin menggunakan Diagram silahkan ditambahkan). SASARAN PROYEK Tuliskan setidaknya 3 sasarab SMART ASUMSI PROYEK Tuliskan setidaknya tiga asumsi proyek. KENDALA PROYEK Tuliskan kendala – kendala yang akan dihadapi dalam melaksanakan proyek FASE – FASE PROYEK Tunjukkan fase – fase proyek yang diusulkan KEJADIAN PENTING (MILESTONE) Tuliskan kejadian – kejadian penting (Aktivitas Utama) untuk identifikasi proyek sejauh ini. RESIKO PROYEK Tuliskan resiko – resiko dlam melaksanakan proyek. PEMANGKU KEPENTINGAN Tuliskan pemangku kepentingan yang terlibat di dalam proyek
  • 57.
    Project Scope Statement β€’Project assumptions. β€’ Initial project organization. β€’ Initial defined risks. β€’ Schedule milestones. β€’ Initial WBS. β€’ Order of magnitude cost estimate. β€’ Project configuration management requirements. β€’ Approval requirements. β€’ Project and product objectives. β€’ Product or service requirements and characteristics. β€’ Product acceptance criteria. β€’ Project boundaries/constraints. β€’ Project requirements and deliverables. 57
  • 58.
  • 59.
    59 Project Stakeholders β€’ Individuatau organisasi yang secara aktif terlibat dalam proyek, atau yang minatnya mungkin berdamapk positif atau negatif sebagai hasil dari eksekusi proyek atau penyelesaian proyek.” (2000 PMBOK Guide) β€’ Key Stakeholdes diantaranya adalah: – Donatur Proyek. – Pemohon proyek. – Manajer proyek dan tim – Mereka yang terkena dampak dari proyek.
  • 60.
  • 61.
    61 Hubungan Antara Stakeholder& Project Project Stakeholders Project Sponsor Project Manager Project Team Project ManagementTeam Project
  • 62.
  • 63.
  • 64.
  • 65.
    65 Managing the TripleConstraint: Time, Scope & Cost
  • 66.
    66 Managing the TripleConstraint: Time, Scope & Cost
  • 67.
  • 68.
    68 Planning Processes β€’ ProjectManagement Plan. β€’ Scope; Planning, Definition, & WBS. β€’ Activity; Definition, Sequencing, Resource Estimating, Duration Estimating, Schedule Development. β€’ Cost; Estimating, & Budgeting. β€’ Quality plan. β€’ HR plan. β€’ Communication plan. β€’ Risk; Management planning, Identification, Analysis, Response β€’ Procurement; Plan & acquisitions, Plan contracting.
  • 69.
  • 70.
    70 Work Breakdown Structure Uraianpekerjaan yang hirarki, harus dilakukan untuk menyelesaikan proyek. Work Package = Level terendah dari WBS yang dapat dijadwalkan ditentukan biaya dan di monitor dan dikontrol..
  • 71.
    71 4 - KarakteristikAkftifitas Dalam WBS β€’ Status dan penyelesaian pekerjaan terukur. β€’ Mulai dan selesainya pekerjaan jelas. β€’ Waktu penyelesaian dan biaya mudah diestimasikan. β€’ Penugasan dapat dikelola, diukur, digabungkan dan berdiri sendiri.
  • 72.
    72 Pendekatan Untuk PengembanganWBS’s Penggunaan Petunjuk/Pedoman/Standar Format. Beberapa organisasi besar, menyediakan pedoman untuk menyiapkan (format standar) WBS. β€’ Pendekatan Analogi: Mengulang WBSs pada projek yang sama & menyesuaikan ke proyek anda. β€’ Pendekatan Top-down: Mulai dengan item besar pada project dan diuraikan ke lebih detail. β€’ Pendekatan Bottom-up: Mulai dengan tugas yang detail & bertahap keatas. β€’ Pendekatan Mind-mapping: Menuliskan tugas dalam format non-linear & kemudian membuat struktur WBS.
  • 73.
  • 74.
  • 75.
  • 76.
    76 WBS COMPANY HOLIDAYPARTY Company Holiday Party Initiation Choose party date/time Decide Food/Beverag es Decide on Party Activities Cost Estimation Create party invitation Preparation Send Inivitations Acquire Food / Beverages Book Venue Create Party Playlist Execution Arrive at venue for setup Welcome guests Enjoy Party Clean up after party Follow – up & Closing Thank guests for coming Follow up survey Discuss improvements for next year Close the project
  • 77.
  • 78.
  • 79.
  • 80.
  • 81.
    81 Prinsip Dasar MembuatWBS β€’ Unit kerja sebaiknya muncul hanya satu tempat dalam WBS. β€’ Pekerjaan dalam sebuah WBS adalah jumlah item WBS dibawahnya. β€’ Penanggung jawab sebuah WBS hanya seorang saja, meskipun banyak orang bisa bekerja di atasnya. β€’ Anggota Project team sebaiknya dilibatkan dalam pembuatan & pengembangan WBS untuk menjamin konsistensi.dan mendukung pelaksanaannya. β€’ Setiap item WBS harus didokumentasikan untuk menjamin pemahaman yang akurat dari ruang lingkup kerja, baik yang termasuk dan tidak termasuk didalamnya. β€’ WBS adalah alat kendali ruang lingkup pekerjaan, namun harus fleksibel untuk mengakomodasi perubahan yang tak bisa terelakkan.
  • 82.
    82 5 Langkah MembuatWBS 1. Bagi project menjadi beberapa objektif utama. 2. Uraikan setiap objektif utama menjadi beberapa aktifitas yang lebih kecil yang diperlukan Sehingga dapat menyelesaikan objektif utama tersebut dan memenuhi 4-karakteristik aktifitas dalam WBS. 3. Uraikan kembali menjadi sub-aktifitas lebih kecil. Jika setiap aktifitas yang belum memenuhi karakteristik WBS. 4. Ulangi langkah 3. Sehingga seluruh sub-aktifitas memiliki karakteristik yang diinginkan. 5. Berikan penomoran yang jelas. 6. Sub-aktifitas yang paling rendah dalam hirarki menjadi dasar dari paket kerja yang harus dilakukan untuk menyelesaikan project.
  • 83.
    83 RENCANA PENGELOLAAN BIAYA (COSTMANAGEMENT PLAN) Cost Management Plan adalah sebuah dokumen yang menggambarkan bagaimana pengelolaan varian biaya di proyek.
  • 84.
    84 Project Cost Management Sasaran: β€’Ketahui cara melaksanakan Cost Estimating β€’ Ketahui cara mengembangkan Project Budget β€’ Ketahui cara melaksanakan Cost Control Some Related Definitions β€’ Cost – Direct – Indirect β€’ Price β€’ Profit β€’ Profit margin β€’ Budget β€’ Cash flow β€’ Cost baseline β€’ Fund
  • 85.
    85 Project Cost Management ProjectCost Management termasuk proses-proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa proyek itu diselesaikan di dalam anggaran yang disetujui. – Cost Estimating - mengembangkan satu perkiraan dari sumber-sumber biaya-biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan aktivitas proyek . – Cost Budgeting - mengumpulkan biaya-biaya yang diperkirakan dari aktivitas individu atau WP untuk menetapkan cost baseline. – Cost Control – mengontrol perubahan pada project budget.
  • 86.
  • 87.
    87 Project Cost Management Processes β€’Cost management plan β€’ Cost Estimating β€’ Cost Budgeting β€’ Cost Control
  • 88.
    88 Cost Management Plan β€’Mengemukakan format dan menetapkan kriteria untuk perencanaan, penyusunan, penaksiran, penganggaran, dan pengendalian biaya-biaya proyek. β€’ Menentukan: – Precision level. – Units of measure. – Organizational procedures links. – Control thresholds. – Earned value rules. – Reporting formats. – Process descriptions.
  • 89.
    89 Cost Estimating/Perkiraan Biaya β€’Biaya-biaya dari sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap aktivitas jadwal. – Karyawan, materials, peralatan, services, fasilitas, dan kategori biaya khusus (inflasi, contingency cost, dll) β€’ Variasi penyebab perkiraan biaya yang mungkin, termasuk resiko-resiko. β€’ Berbagai alternatif-alternatif biaya. β€’ Dinyatakan dalam units of currency / units of measure
  • 90.
    90 Cost Estimating Consideration Market place conditions  Commericial databases  Organizational cost-related procedure and policies  Project scope  WBS  Chart of account  Historical information
  • 91.
  • 92.
    92 METODE DAN ALATBANTU UNTUK ESTIMASI BIAYA β€’ Estimasi top-down atau Analogi: menggunakan penggunaan biaya dari proyek sebelumnya sebagai dasar estimasi biaya dari proyek saat ini β€’ Estimasi Bottom-up: estimasi aktifitas-aktifitas kerja dan menjumlahkannya, untuk mendapatkan total biaya keseluruhan. β€’ Parametric modeling: menggunakan karakteristik (parameter) dalam sebuah model matematik untuk mengestimasi proyek
  • 93.
  • 94.
    94 Cost Budgeting β€’ Menghasilkan: –Cost Baseline β€’ anggaran bertahap waktu digunakan sebagai dasar untuk mengukur, memantau, dan mengendalikan kinerja biaya keseluruhan pada proyek. β€’ yang dikembangkan oleh penjumlahan biaya-biaya yang diperkirakan dalam periode waktu. – Funding Requirements β€’ yang berasal dari cost baseline dan dapat dibentuk untuk melebihi, untuk mengijinkan yang mana awal kemajuan atau cost overruns.
  • 95.
    95 The difference between maximumfunding and the end of the Cost Baseline is Management Reserve Time Cumulative Values Cost Baseline Funding Requirements Expected Cash Flow Cost Baseline Display
  • 96.
  • 97.
    97 Duration – ElapsedTime – Effort (Work)
  • 98.
    98 Activity List β€’ Iniadalah suatu daftar lengkap aktivitas proyek, penjelasan semua work packages sesuai dengan tindakan mereka masing-masing. β€’ Activities adalah langkah-langkah yang perlu untuk penyelesaian suatu proyek. β€’ Berikut ini adalah tipe-tipe aktivitas & penjelasan: – Executive activities or tasks β€” Ini adalah kegiatan yang secara langsung terkait dengan jalannya tindakan dalam proyek. – Milestones or deliverables β€” Milestone merepresentasikan suatu peristiwa atau kondisi yang menandai terlaksananya suatu kelompok kegiatan yang saling berkaitan, atau penyelesaian suatu tahapan proyek. – Summary activities, summary tasks, or work packages β€” Ini adalah kegiatan yang terdiri dari kegiatan lain yang disebut sub kegiatan.
  • 99.
    99 Actvity Sequence β€’ PDM– Precedence Diagram Method. Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal proyek yang menggunakan kotak atau persegi panjang, dikenal sebagai nodes, untuk menunjukkan aktivitas dan menhubungkan mereka dengan panah yang menunjukkan ketergantungan. Atau dinamakan juga Activity-on-Node (AON). β€’ ADM – Arrow Diagram Method. Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal proyek yang menggunakan panah untuk menunnjukkan akt ivitas dan menghubungkan dengan nodes untuk menunjukkan ketergantungannya.. Atau dinamakan juga Activity-on-Arrow (AOA).
  • 100.
    100 Activitiy-on-Nodes Earliest Start EstimatedDuration Earliest Finish Latest Start Total Float Latest Finish Link to preceding activity Link to succeeding activity Activity ID and description
  • 101.
  • 102.
    102 PDM PDM include 4tipe dependencies/precedence: β€’ Finish-to-Start. Inisiasi aktivitas penerus bergantung pada selesainya aktivitas pendahulu. β€’ Finish-to-Finish. Penyelesaian aktivitas penerus bergantung pada selesainya aktivitas pendahulu. β€’ Start-to-Start. Inisiasi aktivitas penerus bergantung pada inisiasi aktivitas pendahulu. β€’ Start-to-Finish. Penyelesaian aktivitas penerus bergantung pada permulaan aktivitas pendahulu.
  • 103.
  • 104.
  • 105.
    105 GANTT-CHART β€’ Bagan Ganttadalah representasi grafik jadwal yang sangat populer. β€’ Keuntungan menggunakan Gantt chart : – Mudah dimengerti. – Penundaan sangat mudah dilihat. – Skala waktu yang terdefinisi dengan baik. β€’ Kerugian menggunakan Gantt-chart: – Tidak memadai untuk proyek dengan sejumlah besar tugas. – Ketergantungan sulit dilihat – Deskripsi samar tentang bagaimana proyek bereaksi terhadap perubahan ruang lingkup
  • 106.
    106 GANTT CHART β€’ Berupagrafik batang (Bar Chart). β€’ Menunjukan tanggal awal dan akhir dari sebuah aktifitas. β€’ Menunjukkan durasi pelaksanaan sebuah aktifitas. β€’ Menunjukan keterkaitan antar aktifitas.
  • 107.
  • 108.
    108 GRAFIK GANTT PADAJADWAL PROYEK
  • 109.
  • 110.
  • 111.
  • 112.
    112 Critical Path Analisis CriticalPath Analysis adalah alat yang sangat kuat yang membantu anda untuk merencanakan dan mengatur suatu proyek.
  • 113.
    113 Critical Path Analisis β€’Helps you to plan all tasks that must be completed as part of a project β€’ Can be used as part of the decision making process β€’ Enables a firm to plan and monitor operations β€’ Time related – identifies the maximum time for an operation to be completed β€’ Identify potential problems in implementing operation
  • 114.
    114 Critical Path Analisis β€’Keuntungan – Memaksimalkan efisiensi dalam penggunaan waktu – Meningkatkan efisiensi dan menghasilkan penghematan biaya dalam penggunaan sumber daya – Bermanfaat untuk memantau arus kas β€’ Kerugian – Kegunaan mungkin terbatas dalam operasi skala besar dan kompleks – Kebutuhan memiliki informasi yang jelas dan dapat dipercaya – Manajemen yang terampil dan filosofi tim sangat penting
  • 115.
    115 MENGHITUNG CRITICAL PATH β€’Buat network diagram β€’ Tambahkan semua durasi untuk semua aktifitas disetiap alur dalam network diagram. β€’ Jalur yang memiliki durasi terpanjang adalah critical path. β€’ Jika satu atau beberapa aktifitas didalam critical path memakan waktu melebihi yang direncanakan, maka jadwal proyek akan meleset, dan project manager harus mengambil tindakan untuk memperbaiki. β€’ Bisa terdapat lebih dari satu critical path. β€’ Critical Path dapat berubah selama proyek berjalan.
  • 116.
  • 117.
    117 PROGRAM EVALUATION ANDREVIEW TECHNIQUE (PERT) PERT adalah metode analisa yang digunakan untuk mengestimasi durasi proyek, dimana estimasi durasi tiap aktifitas di proyek tersebut memiliki unsur ketidakpastian yang besar.
  • 118.
    118 CONTOH & FORMULAPERT Formula PERT = optimistic time + 4X most likely time + pessimistic time 6 Contoh: 8 harikerja + (4 x 10 harikerja) + 24 harikerja = 12 harikerja 6 Dimana: optimistic time = 8 hari most likely time (jumlah hari yang paling mungkin terjadi) = 10 hari pessimistic time = 24 hari Oleh karena itu gunakan 12 hari didalam network diagram, dan bukan 10.
  • 119.
    119 PENGENDALIAN JADWAL β€’ Tujuan:Untuk mengetahui status dari jadwal, hal-hal yang mempengaruhi perubahan jadwal, menentukan dan mengelola perubahan jadwal. β€’ Metode dan Alat bantu: – Progress report – Project management software – Analisis varian – Performance management
  • 120.
    120 MANAJEMEN SDM PROYEK β€’Perencanaan Organisasi. β€’ Penerimaan Staff. β€’ Pengembangan TIM.
  • 121.
  • 122.
    122 Sumber Daya DalamAktivitas Proyek
  • 123.
    123 Menetapkan Tanggung Jawab:Responsibility Matrix
  • 124.
    124 MANAJEMEN KOMUNIKASI PROYEK β€’Selalu pastikan para stakeholder diinformasikan (dan dilibatkan): – Perencanaan. – Penyebaran Informasi. – Laporan Perkembangan.
  • 125.
  • 126.
  • 127.
  • 128.
    Bagaimana cara memasukkan seekorgajah ke dalam lemari es ? Pertanyaan 1
  • 129.
    Pertanyaan 2 Anda ikutlomba lari. Anda menyalip orang yang berada di posisi nomor dua. Sekarang Anda di posisi nomor berapa?
  • 130.
    Jika Anda menyalip orangdi posisi terakhir, sekarang Anda di posisi berapa? Pertanyaan 3
  • 131.
    Bagaimana cara memasukkan seekor sapike dalam lemari es ? Pertanyaan 4
  • 132.
    Ayah Mary punyalima anak: Nana, Nini, Nunu, Nene. Siapa nama anak kelima? Pertanyaan 5
  • 133.
    6 orang pergike klub bilyar untuk bermain. Ternyata ada turnamen bilyar. Biaya pendaftaran Rp 10.000. Hadiah bagi pemenang pertama Rp 250.000, pemenang kedua Rp 100.000, pemenang ketiga Rp 50.000. Tidak ada hadiah lain. 6 sahabat tersebut tidak menang dan tidak didiskualifikasi dari pertandingan, tapi mereka mendapat Rp 150.000 hasil permainan mereka. Bagaimana mungkin? Pertanyaan 6
  • 134.
    Bagaimana cara memasukkan seekor ayamke dalam lemari es ? Pertanyaan 7
  • 135.
    Seorang bisu pergike toko ingin membeli sikat gigi. Ia memperagakan gaya menggosok gigi pada penjaga toko & berhasil membeli sikat gigi. Lalu seorang buta masuk ke toko itu ingin membeli kacamata hitam. Bagaimana dia mengekspresikan keinginannya? Pertanyaan 8
  • 136.
    Seorang ayah membawaanaknya yang luka parah akibat kecelakaan ke UGD untuk dioperasi. Dokter jaga menyambut mereka, tetapi saat melihat anak tersebut, sang dokter berteriak: β€œSaya tidak dapat mengoperasi anak ini, dia anak saya!” Bagaimana mungkin? (Si anak tidak diadopsi & bukan anak tiri) Pertanyaan 9
  • 137.
    Raja hutan memanggil semuabinatang untuk rapat hutan. Binatang apa yang tidak hadir ? Pertanyaan 10
  • 138.
  • 139.
    139 MANAJEMEN RESIKO PROYEK β€’Memperkirakan yang tidak terduga: – Perencanaan Manajemen Resiko. – Identifikasi Resiko. – Analisis Resiko Kualitatif. – Analisis Resiko Kuantitatifnya. – Perencanaan Respon/ Penanganan Resiko. – Manajemen Resiko dan Pengawasan.
  • 140.
  • 141.
  • 142.
  • 143.
    143 Eksekusi Proses β€’ LaksanakanJaminan Quality. β€’ Peroleh & Kembangkan Project Team. β€’ Permintaan Respon & Pemilihan Seller. Pendistribusian Informasi
  • 144.
  • 145.
  • 146.
  • 147.
    147 Monitor & Kontrol β€’Monitor bermakna dari mengidentifikasi secara sistematis standar aktual sekarang ini dicapai, dibandingkan dengan standar terencana. β€’ Kontrol suatu TINDAKAN yang sesuai, diambil sebagai jawaban atas informasi yang dihasilkan oleh pemantauan.
  • 148.
    148 Apa yang diMonitor & Kontrol β€’ Waktu/Schedule. β€’ Biaya. β€’ Spesifikasi & Kualitas. β€’ Safety. β€’ Sumber Daya. β€’ Supplier & Sub-contractor. β€’ Team β€’ Komunikasi β€’ Hubungan Klien β€’ Eksternal. β€’ Resiko Change Request
  • 149.
    149 Cara Monitor &Kontrol? GANTT CHART CRITICAL PATH NETWORK DIAGRAM OTHERS.
  • 150.
    150 Menutup sebuah proyek β€’Close Project. β€’ Contract Closure.
  • 151.
    151 MENGENDALIKAN BIAYA Hal-hal yangdilakukan saat mengendalikan biaya: – Memonitor kinerja biaya – Memastikan hanya perubahan-perubahan tertentu saja yang dapat merevisi rencana biaya yang telah ditentukan. – Menginformasikan kepada stakeholder mengenai perubahan-perubahan yang dapat mempengaruhi biaya.
  • 152.
    152 EARNED VALUE MANAGEMENT(EVM) β€’ EVM adalah tehnik pengukuran kinerja proyek yang mengintegrasikan ruang lingkup, waktu dan biaya. β€’ Dengan sebuah baseline (rencana awal ditambah perubahan yang telah disetujui), kita bisa menentukan seberapa baik sebuah proyek dalam memenuhi targetnya. β€’ Dengan EVM kita harus secara rutin memasukan informasi aktual.
  • 153.
    153 ISTILAH DALAM EVM β€’Nilai yang direncanakan/Planned Value (PV): Total estimasi biaya yang disetujui. β€’ Actual Cost (AC): Total direct cost dan indirect cost yang dikeluarkan saat mengerjakan aktifitas. β€’ Earned Value (EV): estimasi nilai pekerjaan yang diselesaikan. β€’ EV didasari pada rencana biaya-biaya untuk melakukan sebuah proyek atau aktifitas, dan tingkat penyelesaian pekerjaan.
  • 154.
    154 TINGKAT KINERJA (RATE OFPERFORMANCE – RP) β€’ Rate of Performance (RP) adalah rasio antara pekerjaan yang telah selesai dengan pekerjaan yang direncanakan. β€’ Contoh: Untuk aktifitas instalasi server berdasarkan rencana pada minggu pertama telah selesai (100%), sedangkan pada pelaksanaannya pada minggu pertama aktifitas baru diselesaikan setengah jalan, maka kinerjanya adalah 50%.
  • 155.
  • 156.
  • 157.
  • 158.
  • 159.
    159 Earned Value Example– Over budget, Ahead of schedule
  • 160.
    160 Earned Value Example– Under budget, Ahead of schedule
  • 161.
    161 Earned Value Example– Under budget, Ahead of schedule
  • 162.
  • 163.
    Pekerjaan yang luarbiasa bukan ditunjukkan oleh kekuatan, Namun dengan KETEKUNAN HATI - Samuel Johnson - 163
  • 164.
  • 165.
  • 166.
    = 1 = 2 =3 = 4 = 5 RESILIENCE = 6 = 7 = 8 = 9
  • 167.
  • 168.
  • 169.

Editor's Notes

  • #5Β Project Life Cycle Project Management Framework Initiation Phase Planning Project Scheduling Project Launch & Execution Phase Monitoring & Controlling Phase Project Life Cycle Introduction What Is A Project? Why Project Fails? The Project Management Life Cycle The Role Of The Project Manager Project Management Framework Project Management Principles and Constraints (Scope, Time, and Cost) Project Management Framework based on Project Management Body of Knowledge (PMBOK) Project Complexity Factors Initiation Phase How Projects Are InitiatedΒ  The Statement of Work Develop Project Charter Identify Stakeholders Plan Stakeholder Engagement Managing the Triple Constraint: Time, Scope & Cost Planning Project Project Scope and Develop Work Breakdown Structure (WBS) Estimate the Work Create the Budget Scheduling Project The Scheduling Basics Task Time Vs Duration of Effort Scheduling Methods Activity List; Critical Path; Pert; Schedule Development Resource Planning Launch & Execution Phase Risk Identification Project Risk Assessment The Implementation Phase Elements Project Baselining Create a Project Status ReportΒ  Key Elements Required to Determine Project HealthΒ  Monitoring & Controlling Phase Performance Evaluations and Measurement Keeping Projects On-Track & Controlling Change Schedule and Budget Variances Project Progress Measurement
  • #16Β We can see here a typical problem with projects. The customer/business requirement does not align with the definition, specification or production. The key to overcoming such problems is communication – both written and verbal.
  • #25Β Sample: IBM research with 23 consumer products companies Things to watch out Knowledge and stakeholder engagement is there again
  • #38Β 4 Fundamentals: In order for a team to be effective, it must master the four fundamentals. (i) Objectives: clarity around the team’s objectives, prioritisation of those objectives, alignment of all the team members around those objectives. Everything that the team works on follows from its objectives and the results it needs to achieve. (ii) Membership criteria: This refers to the skills required to meet the team’s objectives. In addition to functional expertise, the team discussed other skills that its members possess, and identify skill gaps in the team. The team needs to decide how to source those skills. (iii) Roles: Based on the objectives to be met and the skills available, the team needs to decide how they will work with each other, individual and mutual accountabilities, etc.. (iv) Communication: How does the team ensure open and effective communication processes within and outside the team? What are the conflict resolution processes that need to be put in place? How will the team communicate progress on its objectives? How will the team share information?
  • #49Β Tujuan – Berupa tujuan yang tidak realistis dan tidak jelas. Adapun contoh yang tidak realistis adalah proyek yang dilaksanakan lebih cepat 50% dari yang biasa dilakukan. Stakeholder – Berupa keragaman dan perubahan permintaan atau persyaratan dariΒ stakeholder.Β Semakin banyak melibatkanΒ stakeholder, maka akan semakin banyak permintaan dan perubahan yang berarti proyek akan semakin kompleks. InterfaceΒ dan saling ketergantungan – Saling ketergantungan dapat berupa antar proyek,Β schedule, persyaratan kualitas, teknis, pendanaan, sistem legal, departemen antar organisasi. Semakin banyakΒ interfaceΒ dan saling ketergantungan, maka proyek akan semakin kompleks. Teknologi – Inovasi, perubahan, tingkat kesulitan teknologi. Semakin tinggi dan sulit serta banyak jenis teknologi yang digunakan pada proyek, maka proyek akan semakin kompleks. Proses-proses manajemen – PemilihanΒ procurement, hubungan antar kontraktor, etika kontraktor, monopoli supplier,Β overlappingΒ proses atas enjiniring yang bersamaan. Keterlibatan semakin banyak proses-proses tersebut akan semakin meningkatkan kompleksitas proyek. Work practices – Budaya dan bahasa yang berbeda antar departemen, organisasi, bangsa, perbedaan waktu, kesesuaian seleksi tim proyek, ketidak-sesuaian metodologi proyek danΒ micro-reporting. Semakin banyak perbedaan dalam pelaksanaan proyek, maka proyek akan semakin kompleks. Waktu – Perubahan pembuat keputusan, ketidak-stabilan persyaratan,Β over time, sejarah yang mempengaruhi keputusan selanjutnya, rencana proyek yang diubah, dan lain-lain. Semakin tinggi perubahan atas keputusan, persyaratan, dan perencanaan proyek, maka proyek akan semakin kompleks.
  • #72Β Beberapa organisasi besar, menyediakan pedoman untuk menyiapkan (format standar) WBS.
  • #73Β Breaking down work into a hierarchy of activities, tasks, and work packages is called decomposition
  • #88Β Precision level. Schedule activity cost estimates will adhere to a rounding of the data to a prescribed precision (e.g., $100, $1,000), based on the scope of the activities and magnitude of the project, and may include an amount for contingencies. Units of measure. Each unit used in measurements is defined, such as staff hours, staff days, week, lump sum, etc., for each of the resources. Organizational procedures links. The WBS component used for the project cost accounting is called a control account (CA). Each control account is assigned a code or account number that is linked directly to the performing organization’s accounting system. If cost estimates for planning packages are included in the control account, then the method for budgeting planning packages is included. Control thresholds. Variance thresholds for costs or other indicators (e.g., person-days, volume of product) at designated time points over the duration of the project can be defined to indicate the agreed amount of variation allowed. Earned value rules. Three examples are: 1) Earned value management computation formulas for determining the estimate to complete are defined, 2) Earned value credit criteria (e.g., 0-100, 0-50-100, etc.) are established, and 3) Define the WBS level at which earned value technique analysis will be performed. Reporting formats. The formats for the various cost reports are defined. Process descriptions. Descriptions of each of the three cost management processes are documented.
  • #94Β yang digunakan sebagai suatu dasar dibanding dengan mengukur, memonitor, dan mengendali keseluruhan kinerja biaya di proyek yang berasal dari cost baseline dan dapat dibentuk untuk melebihi, untuk mengijinkan yang mana awal kemajuan atau cost overruns (biaya membanjiri)