PROJECT MANAGEMENT
JAKARTA, 07 Februari 2024
Created by ramboe
PERKENALKAN
SAYA……
INSTRUCTOR,
TRAINER,
CONSULTANT,
PRAKTISI, &
CERTIFIER
RAMBO
RACHMAT BOERHAN
Pendukung Perjalanan

  
 

TUJUAN
• Memahami pengertian manajemen, proyek, dan
manajemen proyek.
• Memahami proyek charter.
• Mengetahui cara menetapkan sasaran proyek (biaya,
mutu dan waktu).
• Memahami dan mengetahui bagaimana membentuk
satuan rincian kerja (WBS).
• Mengetahui cara menentukan kriteria sukses sebuah
proyek.
TOPIK YANG DIPELAJARI
Konsep Manajemen Proyek
Teknik Penyusunan Kontrak Proyek.
Project Stakeholders & Risk.
Perencanaan Proyek
Pengendalian & Penutupan Proyek
Software Pengelolaan Proyek
KONSEP MANAJEMEN PROYEK
Modul - 1
Kekhasan Project ?
Apa yang client
jelaskan
Bagaimana project telah
terdokumentasi
Apa yang dimengerti project
leader
Apa yang telah diinstalasikan
Bagaimana orang analitik
mendesain
Apa yang klien telah tanggung
Apa yang diprogram programer
Bagaimana itu telah dipelihara
Apa yang konsultan artikan
Apa yang sebenarnya klien minta
8
PMBOK & PRINCE2
PRINCE2 = PRojects IN
Controlled Environments
Konsep PMBOK (Project Management Body of Knowledge)
Definisi MANAJEMEN
Menurut Robbins dan Coulter (2002:6) – Manajemen adalah
suatu proses pengoordinasian pekerjaan sehingga semua
pekerjaan tersebut dapat disempurnakan dengan dan melalui
orang lain secara efektif dan efisiensi.
Menurut Mirrian Sjofyan Arif – Manajemen adalah inti dari
administrasi. Alasannya manajemen merupakan alat pelaksana
administrasi dan memiliki peran atau kemampuan sebagai alat
untuk mencapai hasil melalui aktivitas orang lain.
Menurut Henry Fayol (2013) - manajemen adalah proses tertentu
yang terdiri atas kegiatan perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian dalam rangka
mencapai tujuan.
Definisi PROYEK
Usaha sementara yang dikerjakan
untuk menciptakan suatu produk
(layanan/barang) yang unik.
Definisi MANAJEMEN PROYEK
• Pengetahuan manajemen proyek adalah pemahaman
bersama mengenai apa yang diperlukan untuk
menghasilkan produk atau layanan secara efektif.
• Definisi Anda harus berkembang dan meningkatkan
secara terus-menerus melalui kolaborasi
pengetahuan dan pengalaman Anda dalam proyek –
proyek.
Karakteristik Manajemen Proyek
Karakteristik Manajemen Proyek:
1. Temporary (Sementara).
– Sementara, tidak berkesinambungan.
– Sasaran tercapai, proyek selesai.
– Tanggal dimulai dan berakhir ditentukan.
2. Unik Produk, Jasa, & Hasil.
– Project tidak berulang.
– Sangat spesifik,misalnya mendesain sistim operasi untuk
komputer generasi baru.
– Resiko dan ketidakpastian.
3. Pengembangan progresif.
– Selalu menyertai konsep temporary dan unik.
– Tumbuh dan berkembang secara bertahap sesuai fungsi
waktu.
Karakteristik Manajemen Proyek
Karakteristik Manajemen Proyek:
4. Orientasi Sasaran.
– Diarahkan kepada hasil yang spesifik.
– Metodologi : MBO sasaran jelas dan dapat dicapai.

5. Intregrasi Multi Aktivitas.
– Project = kompleksitas.
– Berbagai aktifitas yang harus selesai dikerjakan secara
urut.
– Membutuhkan metodologi systems analysis, misalnya
CPM.
Mengapa Project Gagal?
Tugas & Tanggung jawab
dalam pengembangan
team yang membingungkan
Kurangnya
dukungan
stakeholder
(cth. benefits tidak
jelas)
Kejelasan buruk pada
deliverables, milestones,
scope dll.
Perilaku kerja project
yang tidak efektif (eg
sedikit penggunaan
pengetahuan, isu-isu
tidak diselesaikan)
Proses/Metode yang tidak cukup
(cth. berbagi praktek terbaik,
peringanan resiko)
Alat perencanaan
yang salah
Kendala Apa ANDA Hadapi dalam Mengelola Proyek
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
_____________________________________________
PENGELOLAAN PM YANG BURUK
SEBAB
Scope.
Time/Schedule.
Cost.
Team & teamwork.
Control & Monitor.
Metode/proses.
Tools
Dll.
AKIBAT
Delay.
Over-budget.
Service.
Quality.
Safety & Morale.
Tidak Benefit
Dll.
URUTAN KHAS DARI TAHAPAN SUATU PROYEK
Project Constraint
PD
COST TIME
SCOPE
Constraint Constraint
Constraint
RISK
RESOURCE
QUALITY
Interaksi Proses pada Tahapan proyek
Product vs. Project Life Cycles
• Idea generation
• Idea Screening
• Concept development & Testing.
• Marketing strategy development.
• Business analysis.
• Product development
• Test Marketing
• Commercialization
22
NEW PRODUCT DEVELOPMENT
23
NEW PRODUCT DEVELOPMENT STAGES
PLANNING
DESIGN
DECIDED
DESIGN
REVIEW
[DR0, DR1...]
AQ 0
DRAWING
RELEASE
MOULDING
FINISHED
ENGINEERING
SAMPLE
AQ 0N
PRE -
PROD
AQ 1
MASS
PRO
AQ 2
DELIVERY
PASPORT SYSTEM
NEXT PLANNING
KEBUTUHAN SDM PADA PM
Sumber Daya Dalam Aktivitas Proyek
Menetapkan Tanggung Jawab: Responsibility Matrix
Peran Project Manager
• Memulai (launch & start-up meetings)
• Merencanakan (proses berkelanjutan, lebih detail)
• Monitor & kontrol
• Mengarahkan
• Berkomunikasi (berbagai orang)
Project Manager
• Tanggung Jawab :
–Mengembangkan staf
–Penghubung
–Pembagi pengalaman kepada staf dan atasan
• Gaya Manajemen :
–Otokratis
–Alur bebas
–Demokratis
–Situasional.
PM Competences
Seleksi team.
Delegasi & Kontrol.
Merawat Motivasi.
Menyelesaikan konflik.
Membangun Budget.
Mengamankan Dana.
Mengontrol Biaya.
Evaluasi Cost/Benefit.
PLANNING,
MONITORING,&
CONTROLLING
Feasibility studies
Resources Scheduling
Contingency Plan
Control Systems
TEAM FINANCE
KOMUNIKASI ANDA
Pengaturan Informasi.
Project Meetings.
Influencing skills.
Negotiation.
Time Management.
Assertiveness.
Decision Making.
Problem solving.
Making Teams Work
Semua team harus menguasai 4 kunci dasar untuk
performa maksimum
TUGAS & TANGGUNG
JAWAB.
PROSES.
KRITERIA yang jelas. INTERAKSI yang
produktif.
“Bagaimana kami
berkomunikasi untuk
mencapai sasaran?”
“Apa yang kami coba untuk capai
sebagai team?”
“Siapa bertanggung
jawab untuk apa?”
“Standar proses apa
memungkinkan kami untuk
bekerja beersama secara
efektif?”
MANAJEMEN KOMUNIKASI PROYEK
• Selalu pastikan para stakeholder diinformasikan (dan
dilibatkan):
–Perencanaan.
–Penyebaran Informasi.
–Laporan Perkembangan.
Komunikasi
Rencana Komunikasi
Area of Expertise
PMBOK@
Guide
Interpersonal
skills
General
Management
Knowledge
& Skills
Understanding
The project
Environment
Aplication Area
Knowledge,
Standard, &
Regulations
Project Management
Body of Knowledge
Anda perlu
tahu!
TEKNIK PENYUSUNAN KONTRAK
PROYEK.
Modul - 2
Project Charter
• Persyaratan dari konsumen & sponsor, dan kebutuhan, keinginan,
dan harapan dari stakeholder lainnya.
• Kebutuhan Bisnis, penjelasan high-level project, atau persyaratan
produk.
• Sasaran atau justifikasi Project.
• Project leader yang ditunjuk & tingkat kewewenangannya.
• Milestone utama.
• Fungsional organisasi & partisipasinya.
• Assumsi dan batasan yang berkaitan dengan Organisasi,
Lingkungan & eksternal.
• Hambatan Organisasi, Lingkungan & eksternal.
• Analisa ekonomi dari proyek, termasuk ROI (return on investment)
• Budget.
Project Charter
• Contoh Project
Charter dalam
PMBOK
Prinsip Kontrak
ASAS KEBEBASAN
BERKONTRAK.
ASAS
KONSENSUALISME.
ASAS PACTA SUNT
SERVANDA (ASAS
KEPASTIAN
HUKUM).
ASAS IKTIKAD
BAIK.
ASAS
KEPRIBADIAN.
Komponen Proposal Proyek
Project Charter
LEMBAR KERJA PROPOSAL PROYEK
MISI PROYEK
Tuliskan pernyataan Misi Proyek disini.
LINGKUP PROYEK
Pernyataan singkat mengenai lingkup proyek. (Bila ingin menggunakan Diagram silahkan ditambahkan).
SASARAN PROYEK
Tuliskan setidaknya 3 sasarab SMART
ASUMSI PROYEK
Tuliskan setidaknya tiga asumsi proyek.
KENDALA PROYEK
Tuliskan kendala – kendala yang akan dihadapi dalam melaksanakan proyek
FASE – FASE PROYEK
Tunjukkan fase – fase proyek yang diusulkan
KEJADIAN PENTING (MILESTONE)
Tuliskan kejadian – kejadian penting (Aktivitas Utama) untuk identifikasi proyek sejauh ini.
RESIKO PROYEK
Tuliskan resiko – resiko dlam melaksanakan proyek.
PEMANGKU KEPENTINGAN
Tuliskan pemangku kepentingan yang terlibat di dalam proyek
PROJECT STAKEHOLDERS & RISK.
Modul - 3
Project Stakeholders
• Individu atau organisasi yang secara
aktif terlibat dalam proyek, atau yang
minatnya mungkin berdampak positif
atau negatif sebagai hasil dari eksekusi
proyek atau penyelesaian proyek.”
(2000 PMBOK Guide)
• Key Stakeholdes diantaranya adalah:
–Donatur Proyek.
–Pemohon proyek.
–Manajer proyek dan tim
–Mereka yang terkena dampak dari proyek.
Hubungan Antara Stakeholder & Project
Project Stakeholders
Project
Sponsor
Project
Manager
Project Team
Project
ManagementTeam
Project
STAKEHOLDER VS COST
Pengertian
Manajemen Resiko Proyek adalah
proses sistematis untuk merencanakan,
mengidentifikasi, menganalisis, dan
merespon resiko proyek.
Tujuannya untuk meningkatkan peluang
dan dampak peristiwa positif, dan
mengurangi peluang dan dampak
peristiwa yang merugikan proyek.
Kegunaan dapat membantu
meningkatkan kesuksesan proyek dengan
membantu proyek-proyek baik inisiasi,
lingkup proyek, dan mengembangkan
perkiraan realistis.
MANAJEMEN RESIKO PROYEK
Perencanaan manajemen resiko
Proses
memutuskan
bagaimana
mendekati dan
melaksanakan
aktivitas
manajemen risiko
untuk proyek.
Memastikan
tingkat, tipe, dan
visibilitas
manajemen risiko
yang setara dengan
risiko dan
kepentingan proyek
bagi organisasi
Menyediakan
sumberdaya dan
waktu yang
memadai untuk
aktivitas
manajemen risiko
Menetapkan basis
yang disepakati
untuk
mengevaluasi risiko
Identifikasi resiko
• Menentukan resiko-resiko yang mempengaruhi proyek
dan mendokumentasikan karakteristiknya.
• Peserta yang terlibat
–manajer proyek
–anggota tim proyek
–anggota manajemen resiko
–ahli teknis diluar tim proyek
–customer
–end user
–ahli manajemen risiko
• Merupakan proses iteratif karena resiko-resiko baru
mungkin diketahui sebagai kemajuan proyek melalui
siklus hidupnya.
PERENCANAAN PROYEK
Modul - 4
Work Breakdown Structure
Uraian pekerjaan yang hirarki, harus dilakukan untuk
menyelesaikan proyek.
Work Package = Level terendah dari WBS yang dapat dijadwalkan
ditentukan biaya dan di monitor dan dikontrol..
Work Breakdown Structure
• Contoh.
Prinsip Dasar Membuat WBS
• Unit kerja sebaiknya muncul hanya satu tempat dalam WBS.
• Pekerjaan dalam sebuah WBS adalah jumlah item WBS
dibawahnya.
• Penanggung jawab sebuah WBS hanya seorang saja, meskipun
banyak orang bisa bekerja di atasnya.
• Anggota Project team sebaiknya dilibatkan dalam pembuatan
& pengembangan WBS untuk menjamin konsistensi.dan
mendukung pelaksanaannya.
• Setiap item WBS harus didokumentasikan untuk menjamin
pemahaman yang akurat dari ruang lingkup kerja, baik yang
termasuk dan tidak termasuk didalamnya.
• WBS adalah alat kendali ruang lingkup pekerjaan, namun harus
fleksibel untuk mengakomodasi perubahan yang tak bisa
terelakkan..
Pendekatan untuk pengembangan WBSs
• Penggunaan Petunjuk/Pedoman/Standar Format.
– Beberapa organisasi besar, menyediakan pedoman untuk
menyiapkan (format standar) WBS.
• Pendekatan Analogi:
– Mengulang WBSs pada projek yang sama & menyesuaikan ke
proyek anda.
• Pendekatan Top-down:
– Mulai dengan item besar pada project dan diuraikan ke lebih
detail.
• Pendekatan Bottom-up:
– Mulai dengan tugas yang detail & bertahap keatas.
• Pendekatan Mind-mapping:
– Menuliskan tugas dalam format non-linear & kemudian membuat
struktur WBS.
Activity List
• Ini adalah suatu daftar lengkap aktivitas proyek, penjelasan
semua work packages sesuai dengan tindakan mereka
masing-masing.
• Activities adalah langkah-langkah yang perlu untuk
penyelesaian suatu proyek.
• Predecessor adalah aktivitas pendahulu.
• Berikut ini adalah tipe-tipe aktivitas & penjelasan:
– Executive activities or tasks — Ini adalah aktivitas yang terkait
langsung dengan tindakan dalam proyek.
– Milestones or deliverables — Tonggak merupakan peristiwa atau
kondisi yang menandai pelaksanaan sekelompok kegiatan yang
terkait satu sama lain, atau penyelesaian fase proyek.
– Summary activities, summary tasks, or work packages — Ini adalah
kegiatan yang terdiri dari kegiatan lain, yang disebut sub-kegiatan.
59
KETERKAITAN ANTAR AKTIFITAS
Activity Sequence
• PDM – Precedence Diagram Method.
Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal
proyek yang menggunakan kotak atau persegi panjang, dikenal
sebagai nodes, untuk menunjukkan aktivitas dan
menhubungkan mereka dengan panah yang menunjukkan
ketergantungan.
Atau dinamakan juga Activity-on-Node (AON).
• ADM – Arrow Diagram Method.
Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal
proyek yang menggunakan panah untuk menunnjukkan akt
ivitas dan menghubungkan dengan nodes untuk menunjukkan
ketergantungannya.
Atau dinamakan juga Activity-on-Arrow (AOA).
Activitiy-On-Nodes
Earliest Start Estimated Duration Earliest Finish
Latest Start Total Float Latest Finish
Link to preceeding activity Link to succeeding activity
Activity ID
and description
Activity On Arrow
PDM
PDM termasuk 4 tipe dependensi/prioritas :
• Finish-to-Start.
Inisiasi aktivitas penerus tergantung pada penyelesaian aktivitas
pendahulunya.
• Finish-to-Finish.
Penyelesaian aktivitas penerus tergantung pada penyelesaian
aktivitas pendahulunya.
• Start-to-Start.
Inisiasi aktivitas penerus bergantung pada inisiasi aktivitas
pendahulu.
• Start-to-Finish.
Penyelesaian aktivitas penerus tergantung pada inisiasi aktivitas
pendahulu.
Contoh PDM
PRECEDENCE DIAGRAM METHOD
ADM
Penyusunan Jadwal
Aktivitas Penyusunan Jadwal:
• Membuat model jadwal proyek.
• Membuat jalur kritis (critical path).
• Review dan optimasi jadwal proyek.
• Review dan optimasi sumber daya.
Penjelasan dan kegunaan hasil-hasil proses diatas:
• Jadwal proyek digunakan untuk estimasi biaya, penentuan
anggaran, dan perencanaan manajemen pengadaan.
• Jadwal proyek, data jadwal dan kalender proyek akan
digunakan sebagai dasar pengendalian jadwal.
• Acuan jadwal dan pembaruan rencana manajemen proyek
digunakan untuk pembuatan rencana manajemen proyek.
Standar Proses
Penyusunan Jadwal
Network Planning
• Network planning adalah
satu model yang digunakan
dalam suatu
penyelenggaraan proyek
yang produknya adalah
informasi mengenai kegiatan
– kegiatan yang ada dalam
network diagram proyek yang
bersangkutan.
NETWORK DIAGRAM
• Metode untuk
menggambarkan urutan
aktifitas.
• Menggambarkan
keterkaitan relasi secara
logikal atau urutan dari
aktifitas-aktifitas proyek.
METODE PENGGAMBARAN NETWORK DIAGRAM
ARROW DIAGRAM METHOD (ADM) PRECEDENCE DIAGRAM METHOD
(PDM)
•Aktifitas digambarkan dengan panah.
•Lingkaran menggambarkan titik awal
dan titik akhir dari aktifitas.
•Hanya dapat menggambarkan
hubungan finish-to-start
•Kotak menggambarkan aktifitas.
•Panah menggambarkan hubungan
antar aktifitas.
•Lebih populer dari metode ADM, dan
digunakan oleh software manajemen
proyek.
•Dapat menggambarkan berbagai
macam tipe hubungan/dependency.
CONTOH NETWORK DIAGRAM
• .
METODE “CRITICAL PATH”
• Critical Path Method (CPM) adalah diagram network
yang digunakan untuk memprediksi total durasi dari
proyek.
• Slack atau float adalah jumlah
ketidaksesuaian/keterlambatan (dalam satuan waktu)
dari sebuah aktifitas, tanpa menyebabkan
keterlambatan aktifitas berikutnya atau
keterlambatan proyek.
• Critical path adalah jalur terpanjang didalam network
diagram dan yang memiliki ketidak tepatan waktu
yang paling sedikit.
Critical Path Analisis
• Critical Path Analysis adalah alat yang sangat kuat
yang membantu anda untuk merencanakan dan
mengatur suatu proyek.
Critical Path Analisis
• Helps you to plan all tasks that must be completed as
part of a project
• Can be used as part of the decision making process
• Enables a firm to plan and monitor operations
• Time related – identifies the maximum time for an
operation to be completed
• Identify potential problems in implementing
operation
Critical Path Analisis
KEUNTUNGAN
• Maximise efficiency in the
use of time
• Improve efficiency and
generate cost saving in the
use of resources
• Beneficial to monitoring cash
flow
KERUGIAN
• Usefulness may be limited in
complex and large scale
operations
• Necessity of having clear and
reliable information
• Skilled management and
team philosophy is essential
MENGHITUNG CRITICAL PATH
• Buat network diagram
• Tambahkan semua durasi untuk semua aktifitas
disetiap alur dalam network diagram.
• Jalur yang memiliki durasi terpanjang adalah critical
path.
• Jika satu atau beberapa aktifitas didalam critical path
memakan waktu melebihi yang direncanakan, maka
jadwal proyek akan meleset, dan project manager
harus mengambil tindakan untuk memperbaiki.
• Bisa terdapat lebih dari satu critical path.
• Critical Path dapat berubah selama proyek berjalan.
MENENTUKAN CRITICAL PATH
Critical Path Analysis
PENGENDALIAN & PENUTUPAN
PROYEK
Modul – 5
Eksekusi Proses
• Laksanakan Jaminan Quality.
• Peroleh & Kembangkan Project Team.
• Permintaan Respon & Pemilihan Seller.
Pendistribusian
Informasi
Monitor & Kontrol
• Monitor
bermakna dari mengidentifikasi
secara sistematis standar aktual
sekarang ini dicapai, dibandingkan
dengan standar terencana.
• Kontrol
suatu TINDAKAN yang sesuai,
diambil sebagai jawaban atas
informasi yang dihasilkan oleh
pemantauan.
Apa yang di Monitor & Kontrol
• Waktu/Schedule.
• Biaya.
• Spesifikasi & Kualitas.
• Safety.
• Sumber Daya.
• Supplier & Sub-contractor.
• Team
• Komunikasi
• Hubungan Klien
• Eksternal.
• Resiko
Change
Request
Cara Monitor & Kontrol?
• GANTT CHART
• CRITICAL PATH NETWORK DIAGRAM
• OTHERS.
Menutup sebuah proyek
• Close Project.
• Contract Closure.
SOFTWARE PENGELOLAAN PROYEK
Modul – 7
Software Pengelolaan Proyek
• Trello adalah aplikasi yang bisa digunakan oleh project
manager, atau siapa pun yang membutuhkan
pengaturan tugas yang sangat banyak agar semua lebih
rapi.
• Microsoft Project adalah tool yang biasanya digunakan
oleh project manager untuk mengelola proyek mereka
agar lebih efisien.
• ClickUp adalah platform unified seluruh aplikasi
kolaborasi kerja yang kamu butuhkan untuk
meningkatkan produktivitas.
Membuat File Proyek Baru
• Sebelum membuat file proyek baru, pengguna harus melakukan instalasi
aplikasi Microsoft Project 2019. Biasanya paket Microsoft Office langsung
tersedia Microsoft Project. Jika belum ada maka harus melakukan instalasi
secara mandiri.
Tampilan saat membuka aplikasi Microsoft Project 2019
Membuat File Proyek Baru
• Berikut ini langkah membuat file baru dalam Microsoft Project 2019: a. Klik
tab File → New
Membuat lembar kerja baru di Microsoft Project 2019
Membuat File Proyek Baru
• Klik Blank Project berwarna putih untuk membuat file proyek baru yang
masih kosong.
• Selanjutnya akan terbuka lembar kerja Gantt Chart dengan menu-menu c.
yang harus diisi.
Lembar kerja Gantt Chart Project1
Menentukan Tanggal Mulai Proyek
• Salah satu fasilitas yang disediakan oleh Microsoft Project adalah pengguna
dapat menentukan tanggal mulai proyek. Hal ini memudahkan untuk
perencanaan proyek akan dimulai kapan. Tanggal mulai proyek akan
berdampak pada tanggal yang pada setiap pekerjaan. Pengguna bisa
menjadikan tanggal-tanggal yang ada nanti menjadi acuan dalam
pengelolaan pekerjaan.
• Langkah untuk mengisikan tanggal mulai proyek pada Microsoft Project
sebagai berikut: Buka tab Project → Project Information
Project Information
Menentukan Tanggal Mulai Proyek
• Pilih jenis schedule
–Start date: tanggal awal menjadi acuan penjadwalan,
sehingga perencanaan penjadwalan dari depan
–Finish data: tanggal akhir menjadi acuan penjadwalan,
sehingga perencanaan penjadwalan dari belakang
–Bagian Calender terdapat jenis-jenis penanggalan yaitu 24
Hours, Night Shift, Standard
–Klik OK untuk menyimpan data yang dimasukkan
Mengisi & Mengetahui Data-Data Proyek
• Data-data seputar proyek yang sedang dilaksanakan
harus diisi untuk memberikan informasi tentang
pelaksanaan proyek. Hal ini bertujuan untuk
memberikan informasi awal yang berupa data umum
atau teknis proyek. Selain itu juga berfungsi untuk
klaim file bahwa file Microsoft Project tersebut milik
siapa.
• Langkah-langkah mengisi data proyek sebagai berikut:
–Klik tab File → Info Akan muncul tampilan backstage dengan
beberapa pilihan informasi file yang sedang aktif terbuka.
Mengisi & Mengetahui Data-Data Proyek
Langkah mengisi informasi proyek
Mengisi & Mengetahui Data-Data Proyek
–Klik drop down Project Information → Advanced Properties
Advanced Properties
Mengisi & Mengetahui Data-Data Proyek
–Isikan informasi tentang proyek di masing-masing tabulasi.
Ada lima pilihan tabulasi yaitu general, summary, statistics,
contents, dan custom. Masing-masing memiliki form isian
yang dapat diisi oleh pengguna sesuai keinginan.
Mengolah File Proyek
• Pengolahan file di Microsoft Project 2019 sama halnya dengan
aplikasi lain dalam hal penyimpanan data agar data dapat
dibaca kembali pada proses proses berikutnya. Microsoft
Project 2019 mampu berintegrasi dengan baik antar versi,
sehingga pengguna dapat dengan leluasa menyimpan atau
membuka file proyek dengan versi yang lebih rendah ke
Microsoft Project 2019. Artinya jika menggunakan Microsoft
Project versi 2019 maka akan bisa dibuka di computer lain
yang versinya lebih rendah. Inilah salah satu keuntungan
menggunakan aplikasi versi terbaru.
Menyimpan File Proyek Microsoft Project 2019
• Langkah menyimpan file: Klik tab File → Save
• Tentukan lokasi penyimpanan file pada jendela Save As.
• Ketikkan nama file proyek pada kotak File Name
Mengelompokkan Pekerjaan
• Penyusunan daftar pekerjaan dalam Microsoft Project sangat
tergantung dengan pengaturan pekerjaan dilapangan, dalam hal ini
Microsoft Project hanya menerima input berupa daftar pekerjaan yang
sudah terjadwal, sehingga disini Microsoft Project hanya sebagai sarana
untuk mempermudah perhitungan jika sewaktu-waktu terjadi
perubahan dalam pelaksanaan.
• Rincian pekerjaan proyek biasanya ada dua jenis yaitu pekerjaan utama
(summary task) dan pekerjaan rincian (sub task). Pekerjaan utama
biasanya ditandai dengan tampilan huuf yang lebih tebal, sedangkan
pekerjaan rincian tampilannya agak menjorok kedalam. Sebagai contoh
pada suatu proyek konstruksi, pekerjaan utama adalah pekerjaan
persiapan yang terdiri dari pembersihan lokasi, pengukuran, dan
pembuatan direksi keet. Pada tampilan di Microsoft Project nantinya
pekerjaan persiapan ditandai dengan huruf tebal, sedangkan
pembersihan lokasi, pengukuran, dan pembuatan direksi keet
tampilannya agak menjorok kedalam dibawah pekerjaan persiapan.
Membuat Pekerjaan Utama & Rincian
• Pekerjaan dan durasi suatu pekerjaan dapat dimasukkan pada
table entry (dalam View Gantt Chart).
• Caranya adalah:
– Klik salah satu field pada kolom Task Name, lalu pada area pengeditan
ketikkan nama pekerjaannya.
– Untuk berpindah ke field lain dapat dipakai tombol Enter jika ingin berpindah
ke arah bawah, atau tanda panah (arrow) kanan jika ingin berpindah ke field
durasi pada keyboard.
• Penulisan satuan waktu atau durasi yang dapat dipakai pada
Microsoft Project adalah:
– d (day) = hari
– w (week) = minggu
– h (hours) = jam
– m (minute) = menit
• Berikut ini adalah contoh daftar pekerjaan utama dan rincian yang
dapat dipraktekkan untuk diinput di Microsoft Project
Membuat Pekerjaan Utama & Rincian
Daftar pekerjaan
utama dan rincian
Membuat Pekerjaan Utama & Rincian
Berdasarkan contoh daftar pekerjaan rumah diatas dapat dibuat di Microsoft
Project. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
• Tulis ulang tabel daftar pekerjaan pembatan rumah diatas atau copy paste
langsung ke halaman Microsoft Project.
• Cara membuat pekerjaan utama dan rincian dengan memilih mana saja
yang menjadi pekerjaan rincian kemudian klik tombol Indent Task.
Membuat Pekerjaan Utama & Rincian
• Setelah membuat pekerjaan utama dan rincian bisa langsung diisikan
durasi tiap pekerjaan.
Mengisi durasi pekerjaan
Menentukan Mode Penjadwalan Pekerjaan
• Fitur yang dapat dimanfaatkan dalam Microsoft Project 2019
adalah mode penjadwalan pekerjaan yang dapat ditentukan
sendiri. Fitur tersebut adalah penjadwalan otomatis (auto
scheduled) dan penjadwalan manual (manually scheduled).
• Pada saat pengguna memulai sebuah pekerjaan baru dengan
informasi dalam bentuk numerik atau angka maka tidak perlu
khawatir dengan penjadwalan otomatis sampai dengan data-
data telah siap. Pekerjaan (task) yang dijadwalkan secara
manual tidak akan dipengaruhi oleh perubahan dalam durasi,
tanggal mulai dan akhir, atau hal lainnya yang menyebabkan
harus melakukan penjadwalan ulang proyek.
Menentukan Mode Penjadwalan Pekerjaan
• Mode penjadwalan pekerjaan akan meminta menentukan standar waktu
bekerja. Langkah paling mudah adalah mengikuti standar waktu kerja yaitu
5 hari dalam seminggu yaitu senin-jumat dari jam 08.00-17.00 atau 8 jam
kerja dalam sehari. Tetapi jika ingin menyesuaikan kebutuhan proyek dapat
diganti melalui Change Working Time.
Change Working Time
Menentukan Mode Penjadwalan Pekerjaan
Kotak dialog Change Working Time
Memainkan Predecessor
• Tahap penting dalam perencanaan proyek adalah bagaimana
seorang engineer mampu memainkan predecessor.
Predecessor adalah pekerjaan yang harus dikerjakan atau
diselesaikan sebelum pekerjaan selanjutnya dimulai.
Kemampuan memainkan predecessor ini sesuai dengan
metode pelaksanaan yang digunakan dan logika hubungan
pekerjaan yang benar.
• Berikut ini contoh daftar pekerjaan beserta durasi dan
predecessor-nya.
Memainkan Predecessor
Memainkan Predecessor
• Langkah selanjutnya adalah memainkan predecessor melalui
tab predecessors di lembar kerja Microsoft Project 2019. Jika
diinput ke Microsoft Project sebagai berikut:
Mengisi predecessor
Memainkan Predecessor
• Konsep predecessor ini berdasarkan hubungan antar
pekerjaan yang disebut sebagai logika
ketergantungan. Perlu diperhatikan untuk selalu
cermat dalam mengisi predecessor sesuai dengan
nomor baris. Kesalahan mengisi akan berpengaruh
pada hubungan pekerjaan secara keseluruhan.
Jadwal Kerja
• Jadwal kerja pada Microsoft Project bisa ditentukan sendiri oleh
pengguna. Pembahasan di buku ini mengambil contoh untuk
jadwal kerja proyek dengan ketentuan sebagai berikut:
– Waktu mulai proyek tergantung pengguna.
– 6 hari kerja, senin-sabtu.
– Jam kerja: pukul 08.00-12.00, istirahat 1 jam, lalu dilanjutkan pukul 13.00
17.00.
– Jam kerja khusus untuk mandor, senin-jumat jam kerja normal sedangkan
hari sabtu setengah hari, pukul 08.00-12.00.
– Hari libur, sesuai di kalender.
• Langkah berikutnya adalah menyusun jadwal kerja dengan cara:
– Pilih pekerjaan yang paling pertama dilakukan, lalu klik Project
Information.
– Masukkan tanggal awal dimulainya proyek
– Pada buku ini misalnya 25 Agustus 2020
Jadwal Kerja
Project Information
Jadwal Kerja
–Pilih kolom Start.
–Lalu klik Autoschedule.
Membuat Autoschedule
Jadwal Kerja
–Untuk pengaturan waktu kerja, klik Change Working Time.
Mengatur waktu kerja di Change Working Time.
Jadwal Kerja
• Jam kerja default adalah senin sampai dengan jum’at. Jika pengguna ingin
mengubah jam kerja. Klik salah satu tanggal pada hari yang ingin
dimodifikasi jam kerjanya. Misalnya kita klik salah satu tanggal di hari
sabtu.
• Setelah itu. Klik Work Weeks lalu klik Details, maka akan muncul tampilan
setting detail. Masukkan jam kerja pada hari tertentu yang telah
ditentukan.
Mengatur waktu kerja hari sabtu di Change Working Time.
Jadwal Kerja
• Untuk memasukkan hari libur, klik tanggal yang akan disetel
libur. Kemudian lihat di bagian bawah, pilih Exceptions, lalu
masukkan keterangan hari libur untuk tanggal tersebut.
Mengatur waktu kerja hari libur di Change Working Time.
THANK YOU

PROJECT MANAGEMENT-BOOK PROPERTY RAMBOE.pptx

  • 1.
    PROJECT MANAGEMENT JAKARTA, 07Februari 2024 Created by ramboe
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    TUJUAN • Memahami pengertianmanajemen, proyek, dan manajemen proyek. • Memahami proyek charter. • Mengetahui cara menetapkan sasaran proyek (biaya, mutu dan waktu). • Memahami dan mengetahui bagaimana membentuk satuan rincian kerja (WBS). • Mengetahui cara menentukan kriteria sukses sebuah proyek.
  • 5.
    TOPIK YANG DIPELAJARI KonsepManajemen Proyek Teknik Penyusunan Kontrak Proyek. Project Stakeholders & Risk. Perencanaan Proyek Pengendalian & Penutupan Proyek Software Pengelolaan Proyek
  • 6.
  • 7.
    Kekhasan Project ? Apayang client jelaskan Bagaimana project telah terdokumentasi Apa yang dimengerti project leader Apa yang telah diinstalasikan Bagaimana orang analitik mendesain Apa yang klien telah tanggung Apa yang diprogram programer Bagaimana itu telah dipelihara Apa yang konsultan artikan Apa yang sebenarnya klien minta
  • 8.
    8 PMBOK & PRINCE2 PRINCE2= PRojects IN Controlled Environments
  • 9.
    Konsep PMBOK (ProjectManagement Body of Knowledge)
  • 10.
    Definisi MANAJEMEN Menurut Robbinsdan Coulter (2002:6) – Manajemen adalah suatu proses pengoordinasian pekerjaan sehingga semua pekerjaan tersebut dapat disempurnakan dengan dan melalui orang lain secara efektif dan efisiensi. Menurut Mirrian Sjofyan Arif – Manajemen adalah inti dari administrasi. Alasannya manajemen merupakan alat pelaksana administrasi dan memiliki peran atau kemampuan sebagai alat untuk mencapai hasil melalui aktivitas orang lain. Menurut Henry Fayol (2013) - manajemen adalah proses tertentu yang terdiri atas kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan.
  • 11.
    Definisi PROYEK Usaha sementarayang dikerjakan untuk menciptakan suatu produk (layanan/barang) yang unik.
  • 12.
    Definisi MANAJEMEN PROYEK •Pengetahuan manajemen proyek adalah pemahaman bersama mengenai apa yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau layanan secara efektif. • Definisi Anda harus berkembang dan meningkatkan secara terus-menerus melalui kolaborasi pengetahuan dan pengalaman Anda dalam proyek – proyek.
  • 13.
    Karakteristik Manajemen Proyek KarakteristikManajemen Proyek: 1. Temporary (Sementara). – Sementara, tidak berkesinambungan. – Sasaran tercapai, proyek selesai. – Tanggal dimulai dan berakhir ditentukan. 2. Unik Produk, Jasa, & Hasil. – Project tidak berulang. – Sangat spesifik,misalnya mendesain sistim operasi untuk komputer generasi baru. – Resiko dan ketidakpastian. 3. Pengembangan progresif. – Selalu menyertai konsep temporary dan unik. – Tumbuh dan berkembang secara bertahap sesuai fungsi waktu.
  • 14.
    Karakteristik Manajemen Proyek KarakteristikManajemen Proyek: 4. Orientasi Sasaran. – Diarahkan kepada hasil yang spesifik. – Metodologi : MBO sasaran jelas dan dapat dicapai.  5. Intregrasi Multi Aktivitas. – Project = kompleksitas. – Berbagai aktifitas yang harus selesai dikerjakan secara urut. – Membutuhkan metodologi systems analysis, misalnya CPM.
  • 15.
    Mengapa Project Gagal? Tugas& Tanggung jawab dalam pengembangan team yang membingungkan Kurangnya dukungan stakeholder (cth. benefits tidak jelas) Kejelasan buruk pada deliverables, milestones, scope dll. Perilaku kerja project yang tidak efektif (eg sedikit penggunaan pengetahuan, isu-isu tidak diselesaikan) Proses/Metode yang tidak cukup (cth. berbagi praktek terbaik, peringanan resiko) Alat perencanaan yang salah
  • 16.
    Kendala Apa ANDAHadapi dalam Mengelola Proyek _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________
  • 17.
    PENGELOLAAN PM YANGBURUK SEBAB Scope. Time/Schedule. Cost. Team & teamwork. Control & Monitor. Metode/proses. Tools Dll. AKIBAT Delay. Over-budget. Service. Quality. Safety & Morale. Tidak Benefit Dll.
  • 18.
    URUTAN KHAS DARITAHAPAN SUATU PROYEK
  • 19.
    Project Constraint PD COST TIME SCOPE ConstraintConstraint Constraint RISK RESOURCE QUALITY
  • 20.
    Interaksi Proses padaTahapan proyek
  • 21.
    Product vs. ProjectLife Cycles • Idea generation • Idea Screening • Concept development & Testing. • Marketing strategy development. • Business analysis. • Product development • Test Marketing • Commercialization
  • 22.
  • 23.
    23 NEW PRODUCT DEVELOPMENTSTAGES PLANNING DESIGN DECIDED DESIGN REVIEW [DR0, DR1...] AQ 0 DRAWING RELEASE MOULDING FINISHED ENGINEERING SAMPLE AQ 0N PRE - PROD AQ 1 MASS PRO AQ 2 DELIVERY PASPORT SYSTEM NEXT PLANNING
  • 24.
  • 25.
    Sumber Daya DalamAktivitas Proyek
  • 26.
    Menetapkan Tanggung Jawab:Responsibility Matrix
  • 27.
    Peran Project Manager •Memulai (launch & start-up meetings) • Merencanakan (proses berkelanjutan, lebih detail) • Monitor & kontrol • Mengarahkan • Berkomunikasi (berbagai orang)
  • 28.
    Project Manager • TanggungJawab : –Mengembangkan staf –Penghubung –Pembagi pengalaman kepada staf dan atasan • Gaya Manajemen : –Otokratis –Alur bebas –Demokratis –Situasional.
  • 29.
    PM Competences Seleksi team. Delegasi& Kontrol. Merawat Motivasi. Menyelesaikan konflik. Membangun Budget. Mengamankan Dana. Mengontrol Biaya. Evaluasi Cost/Benefit. PLANNING, MONITORING,& CONTROLLING Feasibility studies Resources Scheduling Contingency Plan Control Systems TEAM FINANCE KOMUNIKASI ANDA Pengaturan Informasi. Project Meetings. Influencing skills. Negotiation. Time Management. Assertiveness. Decision Making. Problem solving.
  • 30.
    Making Teams Work Semuateam harus menguasai 4 kunci dasar untuk performa maksimum TUGAS & TANGGUNG JAWAB. PROSES. KRITERIA yang jelas. INTERAKSI yang produktif. “Bagaimana kami berkomunikasi untuk mencapai sasaran?” “Apa yang kami coba untuk capai sebagai team?” “Siapa bertanggung jawab untuk apa?” “Standar proses apa memungkinkan kami untuk bekerja beersama secara efektif?”
  • 31.
    MANAJEMEN KOMUNIKASI PROYEK •Selalu pastikan para stakeholder diinformasikan (dan dilibatkan): –Perencanaan. –Penyebaran Informasi. –Laporan Perkembangan.
  • 32.
  • 33.
  • 34.
    Area of Expertise PMBOK@ Guide Interpersonal skills General Management Knowledge &Skills Understanding The project Environment Aplication Area Knowledge, Standard, & Regulations Project Management Body of Knowledge Anda perlu tahu!
  • 35.
  • 36.
    Project Charter • Persyaratandari konsumen & sponsor, dan kebutuhan, keinginan, dan harapan dari stakeholder lainnya. • Kebutuhan Bisnis, penjelasan high-level project, atau persyaratan produk. • Sasaran atau justifikasi Project. • Project leader yang ditunjuk & tingkat kewewenangannya. • Milestone utama. • Fungsional organisasi & partisipasinya. • Assumsi dan batasan yang berkaitan dengan Organisasi, Lingkungan & eksternal. • Hambatan Organisasi, Lingkungan & eksternal. • Analisa ekonomi dari proyek, termasuk ROI (return on investment) • Budget.
  • 37.
    Project Charter • ContohProject Charter dalam PMBOK
  • 38.
    Prinsip Kontrak ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK. ASAS KONSENSUALISME. ASASPACTA SUNT SERVANDA (ASAS KEPASTIAN HUKUM). ASAS IKTIKAD BAIK. ASAS KEPRIBADIAN.
  • 39.
  • 40.
    Project Charter LEMBAR KERJAPROPOSAL PROYEK MISI PROYEK Tuliskan pernyataan Misi Proyek disini. LINGKUP PROYEK Pernyataan singkat mengenai lingkup proyek. (Bila ingin menggunakan Diagram silahkan ditambahkan). SASARAN PROYEK Tuliskan setidaknya 3 sasarab SMART ASUMSI PROYEK Tuliskan setidaknya tiga asumsi proyek. KENDALA PROYEK Tuliskan kendala – kendala yang akan dihadapi dalam melaksanakan proyek FASE – FASE PROYEK Tunjukkan fase – fase proyek yang diusulkan KEJADIAN PENTING (MILESTONE) Tuliskan kejadian – kejadian penting (Aktivitas Utama) untuk identifikasi proyek sejauh ini. RESIKO PROYEK Tuliskan resiko – resiko dlam melaksanakan proyek. PEMANGKU KEPENTINGAN Tuliskan pemangku kepentingan yang terlibat di dalam proyek
  • 41.
    PROJECT STAKEHOLDERS &RISK. Modul - 3
  • 42.
    Project Stakeholders • Individuatau organisasi yang secara aktif terlibat dalam proyek, atau yang minatnya mungkin berdampak positif atau negatif sebagai hasil dari eksekusi proyek atau penyelesaian proyek.” (2000 PMBOK Guide) • Key Stakeholdes diantaranya adalah: –Donatur Proyek. –Pemohon proyek. –Manajer proyek dan tim –Mereka yang terkena dampak dari proyek.
  • 43.
    Hubungan Antara Stakeholder& Project Project Stakeholders Project Sponsor Project Manager Project Team Project ManagementTeam Project
  • 45.
  • 47.
    Pengertian Manajemen Resiko Proyekadalah proses sistematis untuk merencanakan, mengidentifikasi, menganalisis, dan merespon resiko proyek. Tujuannya untuk meningkatkan peluang dan dampak peristiwa positif, dan mengurangi peluang dan dampak peristiwa yang merugikan proyek. Kegunaan dapat membantu meningkatkan kesuksesan proyek dengan membantu proyek-proyek baik inisiasi, lingkup proyek, dan mengembangkan perkiraan realistis. MANAJEMEN RESIKO PROYEK
  • 48.
    Perencanaan manajemen resiko Proses memutuskan bagaimana mendekatidan melaksanakan aktivitas manajemen risiko untuk proyek. Memastikan tingkat, tipe, dan visibilitas manajemen risiko yang setara dengan risiko dan kepentingan proyek bagi organisasi Menyediakan sumberdaya dan waktu yang memadai untuk aktivitas manajemen risiko Menetapkan basis yang disepakati untuk mengevaluasi risiko
  • 49.
    Identifikasi resiko • Menentukanresiko-resiko yang mempengaruhi proyek dan mendokumentasikan karakteristiknya. • Peserta yang terlibat –manajer proyek –anggota tim proyek –anggota manajemen resiko –ahli teknis diluar tim proyek –customer –end user –ahli manajemen risiko • Merupakan proses iteratif karena resiko-resiko baru mungkin diketahui sebagai kemajuan proyek melalui siklus hidupnya.
  • 53.
  • 54.
    Work Breakdown Structure Uraianpekerjaan yang hirarki, harus dilakukan untuk menyelesaikan proyek. Work Package = Level terendah dari WBS yang dapat dijadwalkan ditentukan biaya dan di monitor dan dikontrol..
  • 55.
  • 56.
    Prinsip Dasar MembuatWBS • Unit kerja sebaiknya muncul hanya satu tempat dalam WBS. • Pekerjaan dalam sebuah WBS adalah jumlah item WBS dibawahnya. • Penanggung jawab sebuah WBS hanya seorang saja, meskipun banyak orang bisa bekerja di atasnya. • Anggota Project team sebaiknya dilibatkan dalam pembuatan & pengembangan WBS untuk menjamin konsistensi.dan mendukung pelaksanaannya. • Setiap item WBS harus didokumentasikan untuk menjamin pemahaman yang akurat dari ruang lingkup kerja, baik yang termasuk dan tidak termasuk didalamnya. • WBS adalah alat kendali ruang lingkup pekerjaan, namun harus fleksibel untuk mengakomodasi perubahan yang tak bisa terelakkan..
  • 57.
    Pendekatan untuk pengembanganWBSs • Penggunaan Petunjuk/Pedoman/Standar Format. – Beberapa organisasi besar, menyediakan pedoman untuk menyiapkan (format standar) WBS. • Pendekatan Analogi: – Mengulang WBSs pada projek yang sama & menyesuaikan ke proyek anda. • Pendekatan Top-down: – Mulai dengan item besar pada project dan diuraikan ke lebih detail. • Pendekatan Bottom-up: – Mulai dengan tugas yang detail & bertahap keatas. • Pendekatan Mind-mapping: – Menuliskan tugas dalam format non-linear & kemudian membuat struktur WBS.
  • 58.
    Activity List • Iniadalah suatu daftar lengkap aktivitas proyek, penjelasan semua work packages sesuai dengan tindakan mereka masing-masing. • Activities adalah langkah-langkah yang perlu untuk penyelesaian suatu proyek. • Predecessor adalah aktivitas pendahulu. • Berikut ini adalah tipe-tipe aktivitas & penjelasan: – Executive activities or tasks — Ini adalah aktivitas yang terkait langsung dengan tindakan dalam proyek. – Milestones or deliverables — Tonggak merupakan peristiwa atau kondisi yang menandai pelaksanaan sekelompok kegiatan yang terkait satu sama lain, atau penyelesaian fase proyek. – Summary activities, summary tasks, or work packages — Ini adalah kegiatan yang terdiri dari kegiatan lain, yang disebut sub-kegiatan.
  • 59.
  • 60.
    Activity Sequence • PDM– Precedence Diagram Method. Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal proyek yang menggunakan kotak atau persegi panjang, dikenal sebagai nodes, untuk menunjukkan aktivitas dan menhubungkan mereka dengan panah yang menunjukkan ketergantungan. Atau dinamakan juga Activity-on-Node (AON). • ADM – Arrow Diagram Method. Metoda tentang membangun suatu diagram jaringan jadwal proyek yang menggunakan panah untuk menunnjukkan akt ivitas dan menghubungkan dengan nodes untuk menunjukkan ketergantungannya. Atau dinamakan juga Activity-on-Arrow (AOA).
  • 61.
    Activitiy-On-Nodes Earliest Start EstimatedDuration Earliest Finish Latest Start Total Float Latest Finish Link to preceeding activity Link to succeeding activity Activity ID and description
  • 62.
  • 63.
    PDM PDM termasuk 4tipe dependensi/prioritas : • Finish-to-Start. Inisiasi aktivitas penerus tergantung pada penyelesaian aktivitas pendahulunya. • Finish-to-Finish. Penyelesaian aktivitas penerus tergantung pada penyelesaian aktivitas pendahulunya. • Start-to-Start. Inisiasi aktivitas penerus bergantung pada inisiasi aktivitas pendahulu. • Start-to-Finish. Penyelesaian aktivitas penerus tergantung pada inisiasi aktivitas pendahulu.
  • 64.
  • 65.
  • 66.
  • 67.
    Penyusunan Jadwal Aktivitas PenyusunanJadwal: • Membuat model jadwal proyek. • Membuat jalur kritis (critical path). • Review dan optimasi jadwal proyek. • Review dan optimasi sumber daya. Penjelasan dan kegunaan hasil-hasil proses diatas: • Jadwal proyek digunakan untuk estimasi biaya, penentuan anggaran, dan perencanaan manajemen pengadaan. • Jadwal proyek, data jadwal dan kalender proyek akan digunakan sebagai dasar pengendalian jadwal. • Acuan jadwal dan pembaruan rencana manajemen proyek digunakan untuk pembuatan rencana manajemen proyek.
  • 68.
  • 69.
    Network Planning • Networkplanning adalah satu model yang digunakan dalam suatu penyelenggaraan proyek yang produknya adalah informasi mengenai kegiatan – kegiatan yang ada dalam network diagram proyek yang bersangkutan.
  • 70.
    NETWORK DIAGRAM • Metodeuntuk menggambarkan urutan aktifitas. • Menggambarkan keterkaitan relasi secara logikal atau urutan dari aktifitas-aktifitas proyek.
  • 71.
    METODE PENGGAMBARAN NETWORKDIAGRAM ARROW DIAGRAM METHOD (ADM) PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) •Aktifitas digambarkan dengan panah. •Lingkaran menggambarkan titik awal dan titik akhir dari aktifitas. •Hanya dapat menggambarkan hubungan finish-to-start •Kotak menggambarkan aktifitas. •Panah menggambarkan hubungan antar aktifitas. •Lebih populer dari metode ADM, dan digunakan oleh software manajemen proyek. •Dapat menggambarkan berbagai macam tipe hubungan/dependency.
  • 72.
  • 73.
    METODE “CRITICAL PATH” •Critical Path Method (CPM) adalah diagram network yang digunakan untuk memprediksi total durasi dari proyek. • Slack atau float adalah jumlah ketidaksesuaian/keterlambatan (dalam satuan waktu) dari sebuah aktifitas, tanpa menyebabkan keterlambatan aktifitas berikutnya atau keterlambatan proyek. • Critical path adalah jalur terpanjang didalam network diagram dan yang memiliki ketidak tepatan waktu yang paling sedikit.
  • 74.
    Critical Path Analisis •Critical Path Analysis adalah alat yang sangat kuat yang membantu anda untuk merencanakan dan mengatur suatu proyek.
  • 75.
    Critical Path Analisis •Helps you to plan all tasks that must be completed as part of a project • Can be used as part of the decision making process • Enables a firm to plan and monitor operations • Time related – identifies the maximum time for an operation to be completed • Identify potential problems in implementing operation
  • 76.
    Critical Path Analisis KEUNTUNGAN •Maximise efficiency in the use of time • Improve efficiency and generate cost saving in the use of resources • Beneficial to monitoring cash flow KERUGIAN • Usefulness may be limited in complex and large scale operations • Necessity of having clear and reliable information • Skilled management and team philosophy is essential
  • 77.
    MENGHITUNG CRITICAL PATH •Buat network diagram • Tambahkan semua durasi untuk semua aktifitas disetiap alur dalam network diagram. • Jalur yang memiliki durasi terpanjang adalah critical path. • Jika satu atau beberapa aktifitas didalam critical path memakan waktu melebihi yang direncanakan, maka jadwal proyek akan meleset, dan project manager harus mengambil tindakan untuk memperbaiki. • Bisa terdapat lebih dari satu critical path. • Critical Path dapat berubah selama proyek berjalan.
  • 78.
  • 79.
  • 81.
  • 82.
    Eksekusi Proses • LaksanakanJaminan Quality. • Peroleh & Kembangkan Project Team. • Permintaan Respon & Pemilihan Seller. Pendistribusian Informasi
  • 83.
    Monitor & Kontrol •Monitor bermakna dari mengidentifikasi secara sistematis standar aktual sekarang ini dicapai, dibandingkan dengan standar terencana. • Kontrol suatu TINDAKAN yang sesuai, diambil sebagai jawaban atas informasi yang dihasilkan oleh pemantauan.
  • 84.
    Apa yang diMonitor & Kontrol • Waktu/Schedule. • Biaya. • Spesifikasi & Kualitas. • Safety. • Sumber Daya. • Supplier & Sub-contractor. • Team • Komunikasi • Hubungan Klien • Eksternal. • Resiko Change Request
  • 85.
    Cara Monitor &Kontrol? • GANTT CHART • CRITICAL PATH NETWORK DIAGRAM • OTHERS.
  • 86.
    Menutup sebuah proyek •Close Project. • Contract Closure.
  • 87.
  • 88.
    Software Pengelolaan Proyek •Trello adalah aplikasi yang bisa digunakan oleh project manager, atau siapa pun yang membutuhkan pengaturan tugas yang sangat banyak agar semua lebih rapi. • Microsoft Project adalah tool yang biasanya digunakan oleh project manager untuk mengelola proyek mereka agar lebih efisien. • ClickUp adalah platform unified seluruh aplikasi kolaborasi kerja yang kamu butuhkan untuk meningkatkan produktivitas.
  • 89.
    Membuat File ProyekBaru • Sebelum membuat file proyek baru, pengguna harus melakukan instalasi aplikasi Microsoft Project 2019. Biasanya paket Microsoft Office langsung tersedia Microsoft Project. Jika belum ada maka harus melakukan instalasi secara mandiri. Tampilan saat membuka aplikasi Microsoft Project 2019
  • 90.
    Membuat File ProyekBaru • Berikut ini langkah membuat file baru dalam Microsoft Project 2019: a. Klik tab File → New Membuat lembar kerja baru di Microsoft Project 2019
  • 91.
    Membuat File ProyekBaru • Klik Blank Project berwarna putih untuk membuat file proyek baru yang masih kosong. • Selanjutnya akan terbuka lembar kerja Gantt Chart dengan menu-menu c. yang harus diisi. Lembar kerja Gantt Chart Project1
  • 92.
    Menentukan Tanggal MulaiProyek • Salah satu fasilitas yang disediakan oleh Microsoft Project adalah pengguna dapat menentukan tanggal mulai proyek. Hal ini memudahkan untuk perencanaan proyek akan dimulai kapan. Tanggal mulai proyek akan berdampak pada tanggal yang pada setiap pekerjaan. Pengguna bisa menjadikan tanggal-tanggal yang ada nanti menjadi acuan dalam pengelolaan pekerjaan. • Langkah untuk mengisikan tanggal mulai proyek pada Microsoft Project sebagai berikut: Buka tab Project → Project Information Project Information
  • 93.
    Menentukan Tanggal MulaiProyek • Pilih jenis schedule –Start date: tanggal awal menjadi acuan penjadwalan, sehingga perencanaan penjadwalan dari depan –Finish data: tanggal akhir menjadi acuan penjadwalan, sehingga perencanaan penjadwalan dari belakang –Bagian Calender terdapat jenis-jenis penanggalan yaitu 24 Hours, Night Shift, Standard –Klik OK untuk menyimpan data yang dimasukkan
  • 94.
    Mengisi & MengetahuiData-Data Proyek • Data-data seputar proyek yang sedang dilaksanakan harus diisi untuk memberikan informasi tentang pelaksanaan proyek. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi awal yang berupa data umum atau teknis proyek. Selain itu juga berfungsi untuk klaim file bahwa file Microsoft Project tersebut milik siapa. • Langkah-langkah mengisi data proyek sebagai berikut: –Klik tab File → Info Akan muncul tampilan backstage dengan beberapa pilihan informasi file yang sedang aktif terbuka.
  • 95.
    Mengisi & MengetahuiData-Data Proyek Langkah mengisi informasi proyek
  • 96.
    Mengisi & MengetahuiData-Data Proyek –Klik drop down Project Information → Advanced Properties Advanced Properties
  • 97.
    Mengisi & MengetahuiData-Data Proyek –Isikan informasi tentang proyek di masing-masing tabulasi. Ada lima pilihan tabulasi yaitu general, summary, statistics, contents, dan custom. Masing-masing memiliki form isian yang dapat diisi oleh pengguna sesuai keinginan.
  • 98.
    Mengolah File Proyek •Pengolahan file di Microsoft Project 2019 sama halnya dengan aplikasi lain dalam hal penyimpanan data agar data dapat dibaca kembali pada proses proses berikutnya. Microsoft Project 2019 mampu berintegrasi dengan baik antar versi, sehingga pengguna dapat dengan leluasa menyimpan atau membuka file proyek dengan versi yang lebih rendah ke Microsoft Project 2019. Artinya jika menggunakan Microsoft Project versi 2019 maka akan bisa dibuka di computer lain yang versinya lebih rendah. Inilah salah satu keuntungan menggunakan aplikasi versi terbaru.
  • 99.
    Menyimpan File ProyekMicrosoft Project 2019 • Langkah menyimpan file: Klik tab File → Save • Tentukan lokasi penyimpanan file pada jendela Save As. • Ketikkan nama file proyek pada kotak File Name
  • 100.
    Mengelompokkan Pekerjaan • Penyusunandaftar pekerjaan dalam Microsoft Project sangat tergantung dengan pengaturan pekerjaan dilapangan, dalam hal ini Microsoft Project hanya menerima input berupa daftar pekerjaan yang sudah terjadwal, sehingga disini Microsoft Project hanya sebagai sarana untuk mempermudah perhitungan jika sewaktu-waktu terjadi perubahan dalam pelaksanaan. • Rincian pekerjaan proyek biasanya ada dua jenis yaitu pekerjaan utama (summary task) dan pekerjaan rincian (sub task). Pekerjaan utama biasanya ditandai dengan tampilan huuf yang lebih tebal, sedangkan pekerjaan rincian tampilannya agak menjorok kedalam. Sebagai contoh pada suatu proyek konstruksi, pekerjaan utama adalah pekerjaan persiapan yang terdiri dari pembersihan lokasi, pengukuran, dan pembuatan direksi keet. Pada tampilan di Microsoft Project nantinya pekerjaan persiapan ditandai dengan huruf tebal, sedangkan pembersihan lokasi, pengukuran, dan pembuatan direksi keet tampilannya agak menjorok kedalam dibawah pekerjaan persiapan.
  • 101.
    Membuat Pekerjaan Utama& Rincian • Pekerjaan dan durasi suatu pekerjaan dapat dimasukkan pada table entry (dalam View Gantt Chart). • Caranya adalah: – Klik salah satu field pada kolom Task Name, lalu pada area pengeditan ketikkan nama pekerjaannya. – Untuk berpindah ke field lain dapat dipakai tombol Enter jika ingin berpindah ke arah bawah, atau tanda panah (arrow) kanan jika ingin berpindah ke field durasi pada keyboard. • Penulisan satuan waktu atau durasi yang dapat dipakai pada Microsoft Project adalah: – d (day) = hari – w (week) = minggu – h (hours) = jam – m (minute) = menit • Berikut ini adalah contoh daftar pekerjaan utama dan rincian yang dapat dipraktekkan untuk diinput di Microsoft Project
  • 102.
    Membuat Pekerjaan Utama& Rincian Daftar pekerjaan utama dan rincian
  • 103.
    Membuat Pekerjaan Utama& Rincian Berdasarkan contoh daftar pekerjaan rumah diatas dapat dibuat di Microsoft Project. Langkah-langkahnya sebagai berikut: • Tulis ulang tabel daftar pekerjaan pembatan rumah diatas atau copy paste langsung ke halaman Microsoft Project. • Cara membuat pekerjaan utama dan rincian dengan memilih mana saja yang menjadi pekerjaan rincian kemudian klik tombol Indent Task.
  • 104.
    Membuat Pekerjaan Utama& Rincian • Setelah membuat pekerjaan utama dan rincian bisa langsung diisikan durasi tiap pekerjaan. Mengisi durasi pekerjaan
  • 105.
    Menentukan Mode PenjadwalanPekerjaan • Fitur yang dapat dimanfaatkan dalam Microsoft Project 2019 adalah mode penjadwalan pekerjaan yang dapat ditentukan sendiri. Fitur tersebut adalah penjadwalan otomatis (auto scheduled) dan penjadwalan manual (manually scheduled). • Pada saat pengguna memulai sebuah pekerjaan baru dengan informasi dalam bentuk numerik atau angka maka tidak perlu khawatir dengan penjadwalan otomatis sampai dengan data- data telah siap. Pekerjaan (task) yang dijadwalkan secara manual tidak akan dipengaruhi oleh perubahan dalam durasi, tanggal mulai dan akhir, atau hal lainnya yang menyebabkan harus melakukan penjadwalan ulang proyek.
  • 106.
    Menentukan Mode PenjadwalanPekerjaan • Mode penjadwalan pekerjaan akan meminta menentukan standar waktu bekerja. Langkah paling mudah adalah mengikuti standar waktu kerja yaitu 5 hari dalam seminggu yaitu senin-jumat dari jam 08.00-17.00 atau 8 jam kerja dalam sehari. Tetapi jika ingin menyesuaikan kebutuhan proyek dapat diganti melalui Change Working Time. Change Working Time
  • 107.
    Menentukan Mode PenjadwalanPekerjaan Kotak dialog Change Working Time
  • 108.
    Memainkan Predecessor • Tahappenting dalam perencanaan proyek adalah bagaimana seorang engineer mampu memainkan predecessor. Predecessor adalah pekerjaan yang harus dikerjakan atau diselesaikan sebelum pekerjaan selanjutnya dimulai. Kemampuan memainkan predecessor ini sesuai dengan metode pelaksanaan yang digunakan dan logika hubungan pekerjaan yang benar. • Berikut ini contoh daftar pekerjaan beserta durasi dan predecessor-nya.
  • 109.
  • 110.
    Memainkan Predecessor • Langkahselanjutnya adalah memainkan predecessor melalui tab predecessors di lembar kerja Microsoft Project 2019. Jika diinput ke Microsoft Project sebagai berikut: Mengisi predecessor
  • 111.
    Memainkan Predecessor • Konseppredecessor ini berdasarkan hubungan antar pekerjaan yang disebut sebagai logika ketergantungan. Perlu diperhatikan untuk selalu cermat dalam mengisi predecessor sesuai dengan nomor baris. Kesalahan mengisi akan berpengaruh pada hubungan pekerjaan secara keseluruhan.
  • 112.
    Jadwal Kerja • Jadwalkerja pada Microsoft Project bisa ditentukan sendiri oleh pengguna. Pembahasan di buku ini mengambil contoh untuk jadwal kerja proyek dengan ketentuan sebagai berikut: – Waktu mulai proyek tergantung pengguna. – 6 hari kerja, senin-sabtu. – Jam kerja: pukul 08.00-12.00, istirahat 1 jam, lalu dilanjutkan pukul 13.00 17.00. – Jam kerja khusus untuk mandor, senin-jumat jam kerja normal sedangkan hari sabtu setengah hari, pukul 08.00-12.00. – Hari libur, sesuai di kalender. • Langkah berikutnya adalah menyusun jadwal kerja dengan cara: – Pilih pekerjaan yang paling pertama dilakukan, lalu klik Project Information. – Masukkan tanggal awal dimulainya proyek – Pada buku ini misalnya 25 Agustus 2020
  • 113.
  • 114.
    Jadwal Kerja –Pilih kolomStart. –Lalu klik Autoschedule. Membuat Autoschedule
  • 115.
    Jadwal Kerja –Untuk pengaturanwaktu kerja, klik Change Working Time. Mengatur waktu kerja di Change Working Time.
  • 116.
    Jadwal Kerja • Jamkerja default adalah senin sampai dengan jum’at. Jika pengguna ingin mengubah jam kerja. Klik salah satu tanggal pada hari yang ingin dimodifikasi jam kerjanya. Misalnya kita klik salah satu tanggal di hari sabtu. • Setelah itu. Klik Work Weeks lalu klik Details, maka akan muncul tampilan setting detail. Masukkan jam kerja pada hari tertentu yang telah ditentukan. Mengatur waktu kerja hari sabtu di Change Working Time.
  • 117.
    Jadwal Kerja • Untukmemasukkan hari libur, klik tanggal yang akan disetel libur. Kemudian lihat di bagian bawah, pilih Exceptions, lalu masukkan keterangan hari libur untuk tanggal tersebut. Mengatur waktu kerja hari libur di Change Working Time.
  • 118.

Editor's Notes

  • #4 Memahami pengertian manajemen, proyek dan manajemen proyek Memahami proyek charter Mengetahui cara menetapkan sasaran proyek (biaya, mutu dan waktu) Mengetahui cara menentukan kriteria sukses sebuah proyek Mengetahui prinsip utama menentukan strategi mencapai sasaran proyek Memahami dan mengetahui bagaimana membentuk satuan rincian kerja (WBS) Memahami prinsip penjadwalan, alokasi sumber daya dan menyusun anggaran proyek Mengetahui fungsi dan peran seorang pemimpin proyek Mengetahui kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek Memahami prinsip-prinsip pengendalian proyek serta prinsip dalam melakukan crash program. Memahami bagaimana menulis laporan hasil kegiatan proyek.
  • #5 Manajemen Proyek Sebagai Suatu Sistem Sdm & Pengorganisasian Siklus Proyek Dalam Manajemen Proyek Project Management Tools Manajemen Biaya Proyek Manajemen Resiko Dalam Sebuah Proyek Simulasi Project Management
  • #6 Konsep Manajemen Proyek Konsep PMBOK (Project Management Body of Knowledge). Definisi proyek. Karakteristik manajemen proyek Manajemen proyek dan organisasi Project constraint. Aspek Sumber daya manusia
  • #7 We can see here a typical problem with projects. The customer/business requirement does not align with the definition, specification or production. The key to overcoming such problems is communication – both written and verbal.
  • #15 Sample: IBM research with 23 consumer products companies Things to watch out Knowledge and stakeholder engagement is there again
  • #30 4 Fundamentals: In order for a team to be effective, it must master the four fundamentals. (i) Objectives: clarity around the team’s objectives, prioritisation of those objectives, alignment of all the team members around those objectives. Everything that the team works on follows from its objectives and the results it needs to achieve. (ii) Membership criteria: This refers to the skills required to meet the team’s objectives. In addition to functional expertise, the team discussed other skills that its members possess, and identify skill gaps in the team. The team needs to decide how to source those skills. (iii) Roles: Based on the objectives to be met and the skills available, the team needs to decide how they will work with each other, individual and mutual accountabilities, etc.. (iv) Communication: How does the team ensure open and effective communication processes within and outside the team? What are the conflict resolution processes that need to be put in place? How will the team communicate progress on its objectives? How will the team share information?
  • #35 Teknik Penyusunan Kontrak Proyek. Prinsip kontrak. Syarat-syarat kontrak syah secara hukum. Mengenal beberapa sistem kontrak. Persyaratan klausul kontrak. Pekerjaan tambahan dan adendum kontrak.
  • #41 Project Stakeholders. Memahami project stakeholders. Stakeholders mapping. Perencanaan dan keputusan trategis pada tahap perencanaan proyek.
  • #53 Perencanaan Proyek WBS ( work breakdown structure). Perumusan aktifitas proyek, aktifitas pendahulu dan durasi aktifitas. Penyusunan jadual Network Planning Critical Path Method(CPM) Program Evaluation dan Review Techniques (PERT) Precedence Diargram Method(PDM). PERT– Cost Analysis
  • #55 Breaking down work into a hierarchy of activities, tasks, and work packages is called decomposition
  • #57 Beberapa organisasi besar, menyediakan pedoman untuk menyiapkan (format standar) WBS.
  • #81 Manajemen Risiko Proyek. Memahami konsep manajemen Risiko. Aplikasi manajemen risiko dalam manajemen proyek. Proses inti manajemen risiko. Kebijakan operasiona manajemen risiko proyek. Manual manajemen risiko proyek. Studi kasus manajemen risiko di sebuah perusahaan kontraktor.
  • #87 Manajemen Risiko Proyek. Memahami konsep manajemen Risiko. Aplikasi manajemen risiko dalam manajemen proyek. Proses inti manajemen risiko. Kebijakan operasiona manajemen risiko proyek. Manual manajemen risiko proyek. Studi kasus manajemen risiko di sebuah perusahaan kontraktor.