API DAN
PENANGANANNYA
Oleh : HENDRA MULYANA, S.Pd.
MATERI PELAJARAN SANITASI, HIGIENE DAN KESELAMATAN KERJA
KELAS X SMK PADA JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN
KD 3.5 Menganalisis pencegahan
terjadinya kebakaran
K.D 4.5 Melakukan pencegahan
terjadinya kebakaran
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1. Mampu menjelaskan unsur-unsur api dan
proses terbentuknya.
2. Mampu mengidentifikasikan faktor-faktor
penyebab tejadinya kebakaran.
3. Mampu menentukan berbagai jenis kelas api
4. Mampu mencegah terjadinya kebakaran
UNSUR API
PENCEGAHAN
KEBAKARAN
FAKTOR PENYEBAB
KEBAKARAN
QUIZ
PENDAHULUAN
JENIS-JENIS
KEBAKARAN
REFERENSI
PROFIL
Api telah digunakan oleh manusia dalam
ritual, dalam pertanian untuk membuka
lahan, untuk memasak, menghasilkan panas
dan cahaya, untuk memberi sinyal, tujuan
penggerak, peleburan, penempaan,
pembakaran sampah, kremasi, dan sebagai
senjata atau cara pemusnahan. Membuat api
untuk menghasilkan panas dan cahaya
memungkinkan manusia memasak makanan,
sekaligus meningkatkan variasi dan
ketersediaan nutrisi dan mengurangi penyakit
dengan membunuh organisme dalam
makanan.
PENDAHULUAN
Banyaknya manfaat yang dihasilkan
dari api ternyata menghasilkan resiko dan
bahaya yang tidak kecil bagi manusia.
Yang dapat membedakan antara
manfaat dan bahaya dari api adalah
kemampuan kita atas KENDALI pada api .
Sekecil apapun api bila tidak terkendali dapat
membahayakan kita, contohnya bara rokok
yang kecil bila menyentuh kulit kita, bisa
melukai. Api yang besar selama terkendali
dapat memberikan manfaat bagi manusia,
contohnya pembakaran bijih besi menjadi
besi atau ledakan terkendali pada film-film
aksi.
Api adalah oksidasi cepat suatu bahan (bahan
bakar) dalam proses kimia eksotermik dari
yang mengakibatkan pelepasan panas,
berbagai produk reaksi.*
Unsur-unsurnya adalah:
Bahan mudah terbakar, Panas, Oksigen
Ketiga unsur ini disebut dengan
SEGITIGA API, karena ketiganya saling
berhubungan, saling terkait, bila salah
satu unsur tersebut berkurang atau
hilang, maka api akan padam
1. Bahan mudah terbakar
Bahan padat : kayu, kertas, karet dan plastik;
Bahan cair : bensin, spiritus, solar dan oli;
Bahan gas : LNG, LPG.
2. Sumber panas
a. Sumber panas mekanis, misalnya gesekan logam dan benturan logam;
b. Sumber panas listrik, misalnya bunga api listrik, listrik statis petir dan aliran listrik;
c. Sumber panas berasal dari reaksi kimia eksotermis;
d. Sumber panas dari tenaga nuklir;
e. Sumber panas dari tenaga matahari
3. Oksigen
Pembakaran tidak akan terjadi apabila kadar oksigen
kurang dari 12% . *)
*) untuk informasi lebih jauh anda
dapat mencari data pada sumber lain.
Faktor-faktor Penyebab Kebakaran :
1. Faktor manusia adalah salah satu
faktor terbesar penyebab terjadinya
kebakaran, baik kesengajaan
ataupun kelalaian. Contohnya :
untuk membuka suatu lahan yang
luas, manusia dengan sengaja
membakar area tersebut dengan
alasan lebih ekonomis, contoh
kelalaian misalnya lupa mematikan
kompor, beban colokan listrik terlalu
banyak, membuang puntung rokok
sembarangan, merokok di dekat
tempat pengisian bahan bakar, dll.
2. ……
Faktor-faktor Penyebab Kebakaran :
2. Faktor Alam, akibat fenomena
alam tertentu dapat juga
mengakibatkan kebakaran,
contohnya : petir, panas matahari,
cuaca panas yang ekstrim, gunung
meletus dan gempa bumi yang
menyebabkan ledakan pipa gas atau
saluran listrik tegangan tinggi.
3. …
Faktor-faktor Penyebab Kebakaran :
3. Faktor Binatang, : tikus, cicak,
dan binatang lainnya yang
berpotensi menimbulkan kebakaran
akibat terdapat sumber api di
sekitar rumah tanpa pengawasan. *)
*) untuk informasi lebih jauh anda
dapat mencari data pada sumber lain.
Jenis-Jenis Kebakaran :
.
Kebakaran Kelas A
Adalah kebakaran yang menyangkut benda-benda padat kecuali
logam. Contoh: Kebakaran kayu, kertas, plastik, dsb.
Media pemadam:
Media pemadam yang tepat untuk memadamkan kebakaran klas
ini adalah dengan: tepung pemadam, pasir, tanah/lumpur, foam
(busa) dan air.
Jenis-Jenis Kebakaran :
.
Kebakaran Kelas B
Adalah kebakaran bahan bakar cair atau gas yang mudah terbakar.
Contoh: Premium (bensin), kerosine, solar, LPG/LNG, dsb.
Media Pemadam:
Alat pemadam yang dapat digunakan pada kebakaran tersebut adalah
dengan: Tepung pemadam (dry powder), busa (foam), air dalam bentuk
spray/kabut yang halus.
Jenis-Jenis Kebakaran :
.
Kebakaran Kelas C
Adalah kebakaran instalasi listrik bertegangan. Contoh: Breaker listrik dan
alat rumah tangga yang menggunakan listrik.
Media Pemadam:
Alat Pemadam yang dapat digunakan adalah dengan: Karbondioksida
(CO2), tepung kering (dry chemical). Dalam pemadaman ini tidak boleh
menggunakan media air.
Jenis-Jenis Kebakaran :
.
Kebakaran Kelas D
Adalah kebakaran pada benda-benda logam padat, contoh: Natrium,
magnesium, alumunium, kalium, dsb.
Media Pemadam:
Alat pemadam yang digunakan adalah dengan: pasir halus dan kering, dry
powder khusus
Jenis-Jenis Kebakaran :
.
Kebakaran Kelas K
Adalah kebakaran yang disebabkan oleh bahan akibat konsentrasi lemak yang
tinggi. Kebakaran jenis ini banyak terjadi di dapur. Api yang timbul di dapur
dapat dikategorikan pada api Kelas B. *)
Media Pemadam:
Alat pemadam yang dapat digunakan pada kebakaran tersebut adalah
dengan: Tepung pemadam (dry powder), busa (foam), air dalam bentuk
spray/kabut yang halus.
*) untuk informasi lebih jauh anda
dapat mencari data pada sumber lain.
Usaha-usaha Pencegahan Kebakaran di Hotel
: 1. Mengadakan pelatihan mengenai bahaya kebakaran dari dinas
kebakaran kepada seluruh karyawan.
2. Memasang tanda-tanda peringatan bahaya kebakaran pada
area berpotensi tinggi terjadi kebakaran.
3. Menyediakan sarana pemadam kebakaran aktif
maupun pasif di area yang berpotensi tinggi terjadi
kebakaran.*)
*) untuk informasi lebih jauh anda
dapat mencari data pada sumber lain.
Quiz
REFERENSI
Backsound : https://freesound.org/people/florianreichelt/sounds/563764/
Materi:
1. Pemahaman api : https://id.wikipedia.org/wiki/Api
2. Faktor penyebab kebakaran :
http://damkar.bandaacehkota.go.id/2020/07/13/faktor-penyebab-
kebakaran-dan-upaya-pencegahan-kebakaran/
3. Jenis/Kelas Api : https://damkar.paserkab.go.id/detailpost/penyebab-
kebakaran-dan-klasifikasi-jenis-kebakaran
PROFIL
NAMA : HENDRA MULYANA
Mengajar mata pelajaran Sanitasi, Higiene dan Keselamatan Kerja,
Housekeeping dan Laundry di SMK Pariwisata Telkom Bandung.
Pernah bekerja di beberapa hotel di Bandung, seperti Hotel
Papandayan, Harris Hotel & Convention City Link, Grand Hotel
Panghegar dan Hotel Riau.
Mengikuti beberapa pelatihan terkait P3K dan penanggulangan
kedaruratan dan kebakaran selama bekerja di hotel.
TERIMA KSIH TELAH
MENGIKUTI
PEMBELAJARAN KALI
INI..!

api.pptx

  • 1.
    API DAN PENANGANANNYA Oleh :HENDRA MULYANA, S.Pd. MATERI PELAJARAN SANITASI, HIGIENE DAN KESELAMATAN KERJA KELAS X SMK PADA JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN
  • 2.
    KD 3.5 Menganalisispencegahan terjadinya kebakaran K.D 4.5 Melakukan pencegahan terjadinya kebakaran
  • 3.
    Indikator Pencapaian Kompetensi: 1.Mampu menjelaskan unsur-unsur api dan proses terbentuknya. 2. Mampu mengidentifikasikan faktor-faktor penyebab tejadinya kebakaran. 3. Mampu menentukan berbagai jenis kelas api 4. Mampu mencegah terjadinya kebakaran
  • 4.
  • 5.
    Api telah digunakanoleh manusia dalam ritual, dalam pertanian untuk membuka lahan, untuk memasak, menghasilkan panas dan cahaya, untuk memberi sinyal, tujuan penggerak, peleburan, penempaan, pembakaran sampah, kremasi, dan sebagai senjata atau cara pemusnahan. Membuat api untuk menghasilkan panas dan cahaya memungkinkan manusia memasak makanan, sekaligus meningkatkan variasi dan ketersediaan nutrisi dan mengurangi penyakit dengan membunuh organisme dalam makanan. PENDAHULUAN
  • 6.
    Banyaknya manfaat yangdihasilkan dari api ternyata menghasilkan resiko dan bahaya yang tidak kecil bagi manusia. Yang dapat membedakan antara manfaat dan bahaya dari api adalah kemampuan kita atas KENDALI pada api . Sekecil apapun api bila tidak terkendali dapat membahayakan kita, contohnya bara rokok yang kecil bila menyentuh kulit kita, bisa melukai. Api yang besar selama terkendali dapat memberikan manfaat bagi manusia, contohnya pembakaran bijih besi menjadi besi atau ledakan terkendali pada film-film aksi.
  • 7.
    Api adalah oksidasicepat suatu bahan (bahan bakar) dalam proses kimia eksotermik dari yang mengakibatkan pelepasan panas, berbagai produk reaksi.* Unsur-unsurnya adalah: Bahan mudah terbakar, Panas, Oksigen Ketiga unsur ini disebut dengan SEGITIGA API, karena ketiganya saling berhubungan, saling terkait, bila salah satu unsur tersebut berkurang atau hilang, maka api akan padam
  • 8.
    1. Bahan mudahterbakar Bahan padat : kayu, kertas, karet dan plastik; Bahan cair : bensin, spiritus, solar dan oli; Bahan gas : LNG, LPG. 2. Sumber panas a. Sumber panas mekanis, misalnya gesekan logam dan benturan logam; b. Sumber panas listrik, misalnya bunga api listrik, listrik statis petir dan aliran listrik; c. Sumber panas berasal dari reaksi kimia eksotermis; d. Sumber panas dari tenaga nuklir; e. Sumber panas dari tenaga matahari 3. Oksigen Pembakaran tidak akan terjadi apabila kadar oksigen kurang dari 12% . *) *) untuk informasi lebih jauh anda dapat mencari data pada sumber lain.
  • 9.
    Faktor-faktor Penyebab Kebakaran: 1. Faktor manusia adalah salah satu faktor terbesar penyebab terjadinya kebakaran, baik kesengajaan ataupun kelalaian. Contohnya : untuk membuka suatu lahan yang luas, manusia dengan sengaja membakar area tersebut dengan alasan lebih ekonomis, contoh kelalaian misalnya lupa mematikan kompor, beban colokan listrik terlalu banyak, membuang puntung rokok sembarangan, merokok di dekat tempat pengisian bahan bakar, dll. 2. ……
  • 10.
    Faktor-faktor Penyebab Kebakaran: 2. Faktor Alam, akibat fenomena alam tertentu dapat juga mengakibatkan kebakaran, contohnya : petir, panas matahari, cuaca panas yang ekstrim, gunung meletus dan gempa bumi yang menyebabkan ledakan pipa gas atau saluran listrik tegangan tinggi. 3. …
  • 11.
    Faktor-faktor Penyebab Kebakaran: 3. Faktor Binatang, : tikus, cicak, dan binatang lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran akibat terdapat sumber api di sekitar rumah tanpa pengawasan. *) *) untuk informasi lebih jauh anda dapat mencari data pada sumber lain.
  • 12.
    Jenis-Jenis Kebakaran : . KebakaranKelas A Adalah kebakaran yang menyangkut benda-benda padat kecuali logam. Contoh: Kebakaran kayu, kertas, plastik, dsb. Media pemadam: Media pemadam yang tepat untuk memadamkan kebakaran klas ini adalah dengan: tepung pemadam, pasir, tanah/lumpur, foam (busa) dan air.
  • 13.
    Jenis-Jenis Kebakaran : . KebakaranKelas B Adalah kebakaran bahan bakar cair atau gas yang mudah terbakar. Contoh: Premium (bensin), kerosine, solar, LPG/LNG, dsb. Media Pemadam: Alat pemadam yang dapat digunakan pada kebakaran tersebut adalah dengan: Tepung pemadam (dry powder), busa (foam), air dalam bentuk spray/kabut yang halus.
  • 14.
    Jenis-Jenis Kebakaran : . KebakaranKelas C Adalah kebakaran instalasi listrik bertegangan. Contoh: Breaker listrik dan alat rumah tangga yang menggunakan listrik. Media Pemadam: Alat Pemadam yang dapat digunakan adalah dengan: Karbondioksida (CO2), tepung kering (dry chemical). Dalam pemadaman ini tidak boleh menggunakan media air.
  • 15.
    Jenis-Jenis Kebakaran : . KebakaranKelas D Adalah kebakaran pada benda-benda logam padat, contoh: Natrium, magnesium, alumunium, kalium, dsb. Media Pemadam: Alat pemadam yang digunakan adalah dengan: pasir halus dan kering, dry powder khusus
  • 16.
    Jenis-Jenis Kebakaran : . KebakaranKelas K Adalah kebakaran yang disebabkan oleh bahan akibat konsentrasi lemak yang tinggi. Kebakaran jenis ini banyak terjadi di dapur. Api yang timbul di dapur dapat dikategorikan pada api Kelas B. *) Media Pemadam: Alat pemadam yang dapat digunakan pada kebakaran tersebut adalah dengan: Tepung pemadam (dry powder), busa (foam), air dalam bentuk spray/kabut yang halus. *) untuk informasi lebih jauh anda dapat mencari data pada sumber lain.
  • 17.
    Usaha-usaha Pencegahan Kebakarandi Hotel : 1. Mengadakan pelatihan mengenai bahaya kebakaran dari dinas kebakaran kepada seluruh karyawan. 2. Memasang tanda-tanda peringatan bahaya kebakaran pada area berpotensi tinggi terjadi kebakaran. 3. Menyediakan sarana pemadam kebakaran aktif maupun pasif di area yang berpotensi tinggi terjadi kebakaran.*) *) untuk informasi lebih jauh anda dapat mencari data pada sumber lain.
  • 18.
  • 19.
    REFERENSI Backsound : https://freesound.org/people/florianreichelt/sounds/563764/ Materi: 1.Pemahaman api : https://id.wikipedia.org/wiki/Api 2. Faktor penyebab kebakaran : http://damkar.bandaacehkota.go.id/2020/07/13/faktor-penyebab- kebakaran-dan-upaya-pencegahan-kebakaran/ 3. Jenis/Kelas Api : https://damkar.paserkab.go.id/detailpost/penyebab- kebakaran-dan-klasifikasi-jenis-kebakaran
  • 20.
    PROFIL NAMA : HENDRAMULYANA Mengajar mata pelajaran Sanitasi, Higiene dan Keselamatan Kerja, Housekeeping dan Laundry di SMK Pariwisata Telkom Bandung. Pernah bekerja di beberapa hotel di Bandung, seperti Hotel Papandayan, Harris Hotel & Convention City Link, Grand Hotel Panghegar dan Hotel Riau. Mengikuti beberapa pelatihan terkait P3K dan penanggulangan kedaruratan dan kebakaran selama bekerja di hotel.
  • 21.

Editor's Notes

  • #8 *id.wikipedia.org
  • #9 *id.wikipedia.org
  • #12 http://damkar.bandaacehkota.go.id/
  • #13 http://damkar.bandaacehkota.go.id/
  • #14 http://damkar.bandaacehkota.go.id/
  • #15 http://damkar.bandaacehkota.go.id/
  • #16 http://damkar.bandaacehkota.go.id/
  • #17 http://damkar.bandaacehkota.go.id/