Algoritma Pemrograman
Modul 9-1:
Prosedur
Prosedur
• Prosedur adalah bagian dari suatu program
yang disusun secara terpisah untuk melakukan
suatu tugas khusus / fungsi tertentu. Pada
dasarnya ada dua macam bentuk prosedur
yaitu: Subrutin ( Subprogram ) dan Fungsi.
• Pada bagian ini akan dibicarakan prosedur
dalam bentuk subprogram, yaitu pada Pascal
disebut “procedure”.
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 2
Manfaat Prosedur
• modularisasi : suatu program yang besar dan kompleks
dapat dibagi ke dalam beberapa prosedur sehingga
setiap prosedur merupakan bagian yang mudah
dikerjakan, dengan demikian maka program besar
tersebut menjadi mungkin diselesaikan.
• simplifikasi : dalam suatu program sering diperlukan
suatu tugas yang berulangkali harus dikerjakan dengan
nilai-nilai variable yang berbeda, agar tidak
merepotkan maka tugas ini cukup ditulis sekali saja
dalam bentuk prosedur yang kemudian dipanggil
berulang kali sesuai dengan kebutuhan.
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 3
Definisi Procedure
• Procedure adalah subprogram, atau bagian
dari program
• Cara mendefinisikan:
procedure nama_procedure;
var
…. daftar variabel
begin
…. isi procedure
end;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 4
Contoh
• Contoh 1: Andaikan sebuah program
menyediakan fasilitas untuk menghitung luas,
keliling, dan diagonal dari sebuah persegi panjang
dengan kemungkinan pemilihan melalui suatu
menu.
• Contoh soal diatas dapat dibagi ke dalam enam
prosedur yaitu: prosedur menampilkan menu,
prosedur membaca dimensi persegi panjang,
menghitung luas, menghitung keliling,
menghitung diagonal, dan menampilkan hasil.
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 5
PERSEGI
PANJANG
MENU
MEMBACA
DIMENSI
MENGHITUNG
LUAS
MENGHITUNG
KELILING
MENGHITUNG
DIAGONAL
MENAMPILKAN
HASIL
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 6
Algoritma Empat_Persegi_Panjang
{ algoritma ini menunjukkan contoh pemakaian prosedur
untuk menghitung luas, keliling, dan diagonal dari empat
persegi panjang }
Deklarasi
integer pilihan;
real panjang, lebar, hasil;
{ semua prosedur harus dideklarasikan }
prosedur menu;
prosedur baca_dimensi;
prosedur hitung_luas;
prosedur hitung_keliling;
prosedur hitung_diagonal;
prosedur tampil_hasil;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 7
Deskripsi
pilihan  0;
repeat
menu;
write ( “Masukkan pilihan anda : “);
read ( pilihan );
if ( pilihan < 4 )
then baca_dimensi;
endif.
case ( pilihan )
1 : hitung_luas;
2 : hitung_keliling;
3 : hitung_diagonal;
4 : write ( “Selesai … sampai jumpa “ );
default : write ( “Pilihan salah, Ulangi ! “ );
endcase.
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 8
if ( pilihan < 4 )
then tampil_hasil;
endif.
until ( pilihan = 4 ).
prosedur menu
{ menampilkan menu program }
Deklarasi.
Deskripsi
write ( “Menu Program Empat Persegi Panjang “ );
write ( “ 1. Menghitung Luas “ );
write ( “ 2. Menghitung Keliling “ );
write ( “ 3. Menghitung Diagonal “ );
write ( “ 4. Keluar dari Program” );
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 9
prosedur baca_dimensi
{ membaca dimensi persegi panjang }
Deklarasi.
Deskripsi
write ( “Masukkan Panjang : “);
read ( panjang );
write ( “Masukkan Lebar : “);
read ( lebar );
prosedur hitung_luas
{ menghitung luas empat persegi panjang }
Deklarasi
real luas;
Deskripsi
luas  panjang * lebar;
hasil  luas;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 10
prosedur hitung_keliling
{ menghitung keliling empat
presage panjang }
Deklarasi
real keliling;
Deskripsi
keliling  2 * ( panjang +
lebar );
hasil  keliling;
prosedur hitung_diagonal
{ menghitung diagonal empat
persegi panjang }
Deklarasi
real diagonal;
Deskripsi
diagonal  sqrt (
panjang ^2 + lebar^2 );
hasil  diagonal;
prosedur tampil_hasil
{ menampilkan hasil dari
program ini }
Deklarasi.
Deskripsi
write ( “hasil = “, hasil );
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 11
Contoh-2
• Buat program memakai prosedur untuk
mencari luas beberapa objek geometri 2-D ,
seperti :
– persegi panjang
– segitiga
– lingkaran
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 12
Algoritma / Pseudo-code
Algoritma luasan;
{ menghitung luas objek 2D }
Deklarasi
real luas ;
integer pilihan;
Prosedur persegi;
Prosedur segitiga;
Prosedur lingkaran;
Deskripsi
pilihan  0;
while (pilihan < 5) do
begin
writeln('PILIHLAH OBJEK 2D');
writeln('1 - Persegi panjang');
writeln('2 - Segitiga');
writeln('3 - Lingkaran');
writeln('4 - Selesai');
write('Masukkan pilihan : '); read(pilihan);
case (pilihan) of
1 : persegi;
2 : segitiga;
3 : lingkaran;
4 : begin
writeln('OK, Selesai ...');
pilihan:=5;
readkey;
end
end;
if (pilihan < 4)
then
write('Luas objek tersebut = ');
writeln(luas:10:4);
endif;
endWhile.
procedure persegi;
Deklarasi
real panjang, lebar;
Deskripsi
write('Masukkan panjang : '); readln(panjang);
write('Masukkan lebar : '); readln(lebar);
luas  panjang*lebar;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 13
prosedur segitiga;
Deklarasi
real alas, tinggi;
Deskripsi
write('Masukkan
panjang alas : ');
readln(alas);
write('Masukkan
tingginya : ');
readln(tinggi);
luas  alas*tinggi/2;
prosedur lingkaran;
const
pi = 3.142;
Deklarasi
real jari2;
Deskripsi
write('Masukkan jari-
jarinya : ');
readln(jari2);
luas  pi*jari2*jari2/2;
end;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 14
Variabel Lokal & Global
• Penggunaan Prosedur pada suatu program
menyebabkan munculnya dua kategori variabel,
yaitu variabel lokal dan variabel global.
• Variabel Lokal adalah variabel yang hanya dikenal
dan berlaku dalam suatu prosedur saja.
• Variabel Global adalah variabel yang berlaku di
semua bagian program dan di semua prosedur.
• Semua variabel yang didefinisikan pada deklarasi
suatu prosedur adalah variabel lokal, dan
variabel-variabel yang didefinisikan pada
deklarasi program utama adalah variabel global.
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 15
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 16
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 17
Parameter dan Argumen
• Ketika suatu prosedur dipanggil maka pada hakekatnya bisa dilakukan
pertukaran data antara program utama dan prosedur. Pertukaran ini
dilakukan melalui parameter.
• Parameter Aktual adalah parameter yang disertakan pada saat prosedur
dipanggil untuk dilaksanakan, sering disebut sebagai argumen.
• Parameter Formal adalah parameter yang dituliskan pada definisi suatu
prosedur / fungsi. Parameter ini diberi nama “argumen”. Ada tiga jenis
parameter formal, yaitu:
• parameter masukan (input) : parameter yang menerima nilai dari
parameter aktual.
• parameter keluaran (output) : parameter yang menyerahkan nilai ke
parameter aktual.
• parameter masukan dan keluaran (input-output) : parameter yang
menerima nilai dari parameter aktual untuk diproses dalam prosedur
kemudian diserahkan kembali ke parameter aktual setelah selesai.
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 18
Prosedur dalam C++
• Prosedur didalam C++ pada hakekatnya adalah
suatu fungsi selain fungsi main()
• Setiap prosedur harus dinyatakan prototype-nya
sebelum fungsi main(), kemudian detail prosedur-
nya sendiri didefinisikan setelah fungsi main()
• Bentuk:
tipe-prosedur nama-prosedur (argumen)
{
…..
return ;
}
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 19
Contoh:
• Prototype:
int persegi();
• Definisi:
int persegi() {
real panjang, lebar;
cout << 'Masukkan panjang : ';
cin >> panjang;
cout << 'Masukkan lebar : ';
cin >> lebar;
luas = panjang*lebar;
return 0;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 20
Contoh-1 dalam C++
//Persegi.cpp
//pemakaian prosedur untuk menghitung
//luas, keliling, dan diagonal persegi panjang
#include <cstdio>
#include <cstdlib>
#include <iostream>
#include <cmath>
#include <cstring>
using namespace std;
// variabel global
int pilihan;
double panjang, lebar, hasil;
string proses;
// prototype prosedur
void menu();
void baca_dimensi();
void hitung_luas();
void hitung_keliling();
void hitung_diagonal();
void tampil_hasil();
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 21
// fungsi utama
int main() {
pilihan = 0;
do {
menu();
cout << "Masukkan pilihan anda: ";
cin >> pilihan;
if (pilihan < 4) baca_dimensi();
switch (pilihan) {
case 1 : hitung_luas(); break;
case 2 : hitung_keliling(); break;
case 3 : hitung_diagonal(); break;
case 4 : cout << "Selesai ... sampai jumpa lagin"; break;
default : cout << "Pilihan anda salah!! ULANGI!nn";
}
if (pilihan < 4) {
tampil_hasil();
pilihan = 5;
}
} while (pilihan = 4);
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 22
system("PAUSE");
return 0;
}
void menu() {
cout << "Menu Program Empat Persegi Panjangn";
cout << "1. Menghitung LUASn";
cout << "2. Menghitung KELILINGn";
cout << "3. Menghitung DIAGONALn";
cout << "4. KELUAR dari programn";
}
void baca_dimensi() {
cout << "Masukkan Panjangnya : ";
cin >> panjang;
cout << "Masukkan Lebarnya : ";
cin >> lebar;
}
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 23
void hitung_luas() {
double luas;
proses = "Luas";
luas = panjang*lebar;
hasil = luas;
}
void hitung_keliling() {
double keliling;
proses = "Keliling";
keliling = 2 * (panjang + lebar);
hasil = keliling;
}
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 24
void hitung_diagonal() {
double diagonal;
proses = "Diagonal";
diagonal = sqrt(panjang*panjang + lebar*lebar);
hasil = diagonal;
}
void tampil_hasil() {
cout.setf(ios::fixed);
cout.setf(ios::showpoint);
cout.precision(4);
cout << proses <<" = " << hasil << 'n' << 'n';
//return 0;
}
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 25
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 26
Contoh-2 dalam C++
//Luasan.cpp
//menghitung luas objek 2D
#include <cstdio>
#include <cstdlib>
#include <iostream>
#include <cmath>
#include <cstring>
using namespace std;
// global variable
double luas;
int pilihan;
string objek;
// prototype
void persegi4();
void segitiga();
void lingkaran();
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 27
//fungsi utama
int main() {
pilihan = 0;
// setting tampilan angka
cout.setf(ios::fixed);
cout.setf(ios::showpoint);
cout.precision(4);
// menu tampilan
while (pilihan < 5) {
cout << "PILIHLAH SATU OBJEK 2D:n";
cout << "1. Persegi Panjangn";
cout << "2. Segitigan";
cout << "3. Lingkarann";
cout << "4. SELESAIn";
cout << "Masukkan pilihannya : ";
cin >> pilihan;
switch (pilihan) {
case 1 : persegi4(); break;
case 2 : segitiga(); break;
case 3 : lingkaran(); break;
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 28
case 4 : cout << "OK, Selesai ...n";
pilihan = 5;
break;
}
if (pilihan < 4) {
cout << "Luas " << objek << " tsb = ";
cout << luas << "nn";
}
}
}
void persegi4() {
double panjang, lebar;
objek = "Persegi Panjang";
cout << "Masukkan panjang :";
cin >> panjang;
cout << "Masukkan lebar : ";
cin >> lebar;
luas = panjang*lebar;
}
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 29
void segitiga() {
double alas, tinggi;
objek = "Segitiga";
cout << "Masukkan alas segitiga : ";
cin >> alas;
cout << "Masukkan tinggi-nya : ";
cin >> tinggi;
luas = alas*tinggi/2.0;
}
void lingkaran() {
double pi=3.14152;
double jari2;
objek = "Lingkaran";
cout << "Masukkan jari-jari lingkaran : ";
cin >> jari2;
luas = pi*jari2*jari2/2.0;
}
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 30
9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 31

Algoritma pemrograman 13

  • 1.
  • 2.
    Prosedur • Prosedur adalahbagian dari suatu program yang disusun secara terpisah untuk melakukan suatu tugas khusus / fungsi tertentu. Pada dasarnya ada dua macam bentuk prosedur yaitu: Subrutin ( Subprogram ) dan Fungsi. • Pada bagian ini akan dibicarakan prosedur dalam bentuk subprogram, yaitu pada Pascal disebut “procedure”. 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 2
  • 3.
    Manfaat Prosedur • modularisasi: suatu program yang besar dan kompleks dapat dibagi ke dalam beberapa prosedur sehingga setiap prosedur merupakan bagian yang mudah dikerjakan, dengan demikian maka program besar tersebut menjadi mungkin diselesaikan. • simplifikasi : dalam suatu program sering diperlukan suatu tugas yang berulangkali harus dikerjakan dengan nilai-nilai variable yang berbeda, agar tidak merepotkan maka tugas ini cukup ditulis sekali saja dalam bentuk prosedur yang kemudian dipanggil berulang kali sesuai dengan kebutuhan. 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 3
  • 4.
    Definisi Procedure • Procedureadalah subprogram, atau bagian dari program • Cara mendefinisikan: procedure nama_procedure; var …. daftar variabel begin …. isi procedure end; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 4
  • 5.
    Contoh • Contoh 1:Andaikan sebuah program menyediakan fasilitas untuk menghitung luas, keliling, dan diagonal dari sebuah persegi panjang dengan kemungkinan pemilihan melalui suatu menu. • Contoh soal diatas dapat dibagi ke dalam enam prosedur yaitu: prosedur menampilkan menu, prosedur membaca dimensi persegi panjang, menghitung luas, menghitung keliling, menghitung diagonal, dan menampilkan hasil. 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 5
  • 6.
  • 7.
    Algoritma Empat_Persegi_Panjang { algoritmaini menunjukkan contoh pemakaian prosedur untuk menghitung luas, keliling, dan diagonal dari empat persegi panjang } Deklarasi integer pilihan; real panjang, lebar, hasil; { semua prosedur harus dideklarasikan } prosedur menu; prosedur baca_dimensi; prosedur hitung_luas; prosedur hitung_keliling; prosedur hitung_diagonal; prosedur tampil_hasil; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 7
  • 8.
    Deskripsi pilihan  0; repeat menu; write( “Masukkan pilihan anda : “); read ( pilihan ); if ( pilihan < 4 ) then baca_dimensi; endif. case ( pilihan ) 1 : hitung_luas; 2 : hitung_keliling; 3 : hitung_diagonal; 4 : write ( “Selesai … sampai jumpa “ ); default : write ( “Pilihan salah, Ulangi ! “ ); endcase. 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 8
  • 9.
    if ( pilihan< 4 ) then tampil_hasil; endif. until ( pilihan = 4 ). prosedur menu { menampilkan menu program } Deklarasi. Deskripsi write ( “Menu Program Empat Persegi Panjang “ ); write ( “ 1. Menghitung Luas “ ); write ( “ 2. Menghitung Keliling “ ); write ( “ 3. Menghitung Diagonal “ ); write ( “ 4. Keluar dari Program” ); 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 9
  • 10.
    prosedur baca_dimensi { membacadimensi persegi panjang } Deklarasi. Deskripsi write ( “Masukkan Panjang : “); read ( panjang ); write ( “Masukkan Lebar : “); read ( lebar ); prosedur hitung_luas { menghitung luas empat persegi panjang } Deklarasi real luas; Deskripsi luas  panjang * lebar; hasil  luas; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 10
  • 11.
    prosedur hitung_keliling { menghitungkeliling empat presage panjang } Deklarasi real keliling; Deskripsi keliling  2 * ( panjang + lebar ); hasil  keliling; prosedur hitung_diagonal { menghitung diagonal empat persegi panjang } Deklarasi real diagonal; Deskripsi diagonal  sqrt ( panjang ^2 + lebar^2 ); hasil  diagonal; prosedur tampil_hasil { menampilkan hasil dari program ini } Deklarasi. Deskripsi write ( “hasil = “, hasil ); 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 11
  • 12.
    Contoh-2 • Buat programmemakai prosedur untuk mencari luas beberapa objek geometri 2-D , seperti : – persegi panjang – segitiga – lingkaran 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 12
  • 13.
    Algoritma / Pseudo-code Algoritmaluasan; { menghitung luas objek 2D } Deklarasi real luas ; integer pilihan; Prosedur persegi; Prosedur segitiga; Prosedur lingkaran; Deskripsi pilihan  0; while (pilihan < 5) do begin writeln('PILIHLAH OBJEK 2D'); writeln('1 - Persegi panjang'); writeln('2 - Segitiga'); writeln('3 - Lingkaran'); writeln('4 - Selesai'); write('Masukkan pilihan : '); read(pilihan); case (pilihan) of 1 : persegi; 2 : segitiga; 3 : lingkaran; 4 : begin writeln('OK, Selesai ...'); pilihan:=5; readkey; end end; if (pilihan < 4) then write('Luas objek tersebut = '); writeln(luas:10:4); endif; endWhile. procedure persegi; Deklarasi real panjang, lebar; Deskripsi write('Masukkan panjang : '); readln(panjang); write('Masukkan lebar : '); readln(lebar); luas  panjang*lebar; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 13
  • 14.
    prosedur segitiga; Deklarasi real alas,tinggi; Deskripsi write('Masukkan panjang alas : '); readln(alas); write('Masukkan tingginya : '); readln(tinggi); luas  alas*tinggi/2; prosedur lingkaran; const pi = 3.142; Deklarasi real jari2; Deskripsi write('Masukkan jari- jarinya : '); readln(jari2); luas  pi*jari2*jari2/2; end; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 14
  • 15.
    Variabel Lokal &Global • Penggunaan Prosedur pada suatu program menyebabkan munculnya dua kategori variabel, yaitu variabel lokal dan variabel global. • Variabel Lokal adalah variabel yang hanya dikenal dan berlaku dalam suatu prosedur saja. • Variabel Global adalah variabel yang berlaku di semua bagian program dan di semua prosedur. • Semua variabel yang didefinisikan pada deklarasi suatu prosedur adalah variabel lokal, dan variabel-variabel yang didefinisikan pada deklarasi program utama adalah variabel global. 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 15
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Parameter dan Argumen •Ketika suatu prosedur dipanggil maka pada hakekatnya bisa dilakukan pertukaran data antara program utama dan prosedur. Pertukaran ini dilakukan melalui parameter. • Parameter Aktual adalah parameter yang disertakan pada saat prosedur dipanggil untuk dilaksanakan, sering disebut sebagai argumen. • Parameter Formal adalah parameter yang dituliskan pada definisi suatu prosedur / fungsi. Parameter ini diberi nama “argumen”. Ada tiga jenis parameter formal, yaitu: • parameter masukan (input) : parameter yang menerima nilai dari parameter aktual. • parameter keluaran (output) : parameter yang menyerahkan nilai ke parameter aktual. • parameter masukan dan keluaran (input-output) : parameter yang menerima nilai dari parameter aktual untuk diproses dalam prosedur kemudian diserahkan kembali ke parameter aktual setelah selesai. 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 18
  • 19.
    Prosedur dalam C++ •Prosedur didalam C++ pada hakekatnya adalah suatu fungsi selain fungsi main() • Setiap prosedur harus dinyatakan prototype-nya sebelum fungsi main(), kemudian detail prosedur- nya sendiri didefinisikan setelah fungsi main() • Bentuk: tipe-prosedur nama-prosedur (argumen) { ….. return ; } 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 19
  • 20.
    Contoh: • Prototype: int persegi(); •Definisi: int persegi() { real panjang, lebar; cout << 'Masukkan panjang : '; cin >> panjang; cout << 'Masukkan lebar : '; cin >> lebar; luas = panjang*lebar; return 0; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 20
  • 21.
    Contoh-1 dalam C++ //Persegi.cpp //pemakaianprosedur untuk menghitung //luas, keliling, dan diagonal persegi panjang #include <cstdio> #include <cstdlib> #include <iostream> #include <cmath> #include <cstring> using namespace std; // variabel global int pilihan; double panjang, lebar, hasil; string proses; // prototype prosedur void menu(); void baca_dimensi(); void hitung_luas(); void hitung_keliling(); void hitung_diagonal(); void tampil_hasil(); 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 21
  • 22.
    // fungsi utama intmain() { pilihan = 0; do { menu(); cout << "Masukkan pilihan anda: "; cin >> pilihan; if (pilihan < 4) baca_dimensi(); switch (pilihan) { case 1 : hitung_luas(); break; case 2 : hitung_keliling(); break; case 3 : hitung_diagonal(); break; case 4 : cout << "Selesai ... sampai jumpa lagin"; break; default : cout << "Pilihan anda salah!! ULANGI!nn"; } if (pilihan < 4) { tampil_hasil(); pilihan = 5; } } while (pilihan = 4); 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 22
  • 23.
    system("PAUSE"); return 0; } void menu(){ cout << "Menu Program Empat Persegi Panjangn"; cout << "1. Menghitung LUASn"; cout << "2. Menghitung KELILINGn"; cout << "3. Menghitung DIAGONALn"; cout << "4. KELUAR dari programn"; } void baca_dimensi() { cout << "Masukkan Panjangnya : "; cin >> panjang; cout << "Masukkan Lebarnya : "; cin >> lebar; } 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 23
  • 24.
    void hitung_luas() { doubleluas; proses = "Luas"; luas = panjang*lebar; hasil = luas; } void hitung_keliling() { double keliling; proses = "Keliling"; keliling = 2 * (panjang + lebar); hasil = keliling; } 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 24
  • 25.
    void hitung_diagonal() { doublediagonal; proses = "Diagonal"; diagonal = sqrt(panjang*panjang + lebar*lebar); hasil = diagonal; } void tampil_hasil() { cout.setf(ios::fixed); cout.setf(ios::showpoint); cout.precision(4); cout << proses <<" = " << hasil << 'n' << 'n'; //return 0; } 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 25
  • 26.
  • 27.
    Contoh-2 dalam C++ //Luasan.cpp //menghitungluas objek 2D #include <cstdio> #include <cstdlib> #include <iostream> #include <cmath> #include <cstring> using namespace std; // global variable double luas; int pilihan; string objek; // prototype void persegi4(); void segitiga(); void lingkaran(); 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 27
  • 28.
    //fungsi utama int main(){ pilihan = 0; // setting tampilan angka cout.setf(ios::fixed); cout.setf(ios::showpoint); cout.precision(4); // menu tampilan while (pilihan < 5) { cout << "PILIHLAH SATU OBJEK 2D:n"; cout << "1. Persegi Panjangn"; cout << "2. Segitigan"; cout << "3. Lingkarann"; cout << "4. SELESAIn"; cout << "Masukkan pilihannya : "; cin >> pilihan; switch (pilihan) { case 1 : persegi4(); break; case 2 : segitiga(); break; case 3 : lingkaran(); break; 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 28
  • 29.
    case 4 :cout << "OK, Selesai ...n"; pilihan = 5; break; } if (pilihan < 4) { cout << "Luas " << objek << " tsb = "; cout << luas << "nn"; } } } void persegi4() { double panjang, lebar; objek = "Persegi Panjang"; cout << "Masukkan panjang :"; cin >> panjang; cout << "Masukkan lebar : "; cin >> lebar; luas = panjang*lebar; } 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 29
  • 30.
    void segitiga() { doublealas, tinggi; objek = "Segitiga"; cout << "Masukkan alas segitiga : "; cin >> alas; cout << "Masukkan tinggi-nya : "; cin >> tinggi; luas = alas*tinggi/2.0; } void lingkaran() { double pi=3.14152; double jari2; objek = "Lingkaran"; cout << "Masukkan jari-jari lingkaran : "; cin >> jari2; luas = pi*jari2*jari2/2.0; } 9/10/2014 Algoritma Pemrograman, @SUARGA 30
  • 31.