GERAKAN BERSAMA
AKSI BERGIZI
Nanga Bulik, 26 Oktober 2022
Latar belakang
• Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh
pada balita akibat kurang gizi berkepanjangan,
saat ini angka stunting di Indonesia masih 14
% (studi kasus gizi Indonesia)
• Salah satu faktor penyebab anak stunting
adalah anemia yang dapat dicegah secara dini
dengan rutin mengonsumsi Tablet Tambah
Darah (TDD) sejak remaja
Latar belakang
• Anemia merupakan suatu kondisi tubuh
kekurangan sel darah merah sehingga tubuh
tidak mendapat cukup oksigen. Biasanya
wajah terlihat pucat , mudah lelah , pusing
dan sakit kepala.
Latar belakang
• berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Kementerian
Kesehatan, dari tahun 2013 sampai 2018 terdapat kenaikan
prevalensi anemia pada kelompok usia 15- 24 tahun yaitu
18,4 % menjadi 32 %, ini bermakna 1 dari 4 remaja putri
kita menderita AnemiaTingginya kasus anemia di kalangan
rematri ini erat kaitannya dengan kepatuhan konsumsi
Tablet Tambah Darah (TTD),
• dengan demikian maka di anggap penting untuk
melaksanakan gerakan aksi bergizi bersama di seluruh
Indonesia dengan harapan agar kedepannya Indonesia
mampu mencetak generasi-generasi yang produktif dan
kualitasnya juga mampu bersaing karena memiliki
kecerdasan yang mumpuni untuk menjadi generasi emas
Indonesia.
Latar belakang
• Kegiatan dilaksanakan dengan tiga intervensi
utama yaitu
1. sarapan dan minum TTD bersama setiap
minggu sekali sebagai satu kesatuan kegaiatan
2. edukasi gizi dengan mempromosikan
asupan makan sehat dan aktivitas fisik
3. komunikasi untuk perubahan perilaku yang
relevan dan komprehensif
Pedoman pemberian TTD
• pemberian TTD untuk saat ini difokuskan pada
rematri, kenapa rematri ?
karena pada rematri mengalami pertumbuhan
yang sangat cepat sehingga perlu asupan nutrisi
yang lebih banyak, kurangnya asupan zat besi dan
protein dalam makanan sehari-hari, remaja putri
mengalami menstruasi, sehingga kehilangan
banyak darah, dan kebanyakan para rematri ini
melakukan diet tanpa memperhatikan zat besi.
Sehingga situasi-situasi tersebut beresiko
mengakibatkan Anemia
• Upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah
anemia adalah :
1. konsumsi makanan bergizi seimbang (isi
piringku )
2. makan cukup buah dan sayur
3. minum TTD secara teratur 1 tablet tiap
minggu 52 tablet selama setahun
4. remaja putri perlu periksa kadar HB
BAGAIMANA MENDAPATKAN TTD
• Bila tidak punya TTD hubungi sekolah
• Puskesmas
• Tenaga gizi
• Bidan
• apotek
JANGAN LUPA!!!!!
Kalau sudah minum , laporkan
melalui aplikasi ceria, atau isi
di buku rapor kesehatan yang
kalian punya
Terimaka Kasih Sobat

aksibergizi.pptx

  • 1.
    GERAKAN BERSAMA AKSI BERGIZI NangaBulik, 26 Oktober 2022
  • 2.
    Latar belakang • Stuntingmerupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi berkepanjangan, saat ini angka stunting di Indonesia masih 14 % (studi kasus gizi Indonesia) • Salah satu faktor penyebab anak stunting adalah anemia yang dapat dicegah secara dini dengan rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TDD) sejak remaja
  • 3.
    Latar belakang • Anemiamerupakan suatu kondisi tubuh kekurangan sel darah merah sehingga tubuh tidak mendapat cukup oksigen. Biasanya wajah terlihat pucat , mudah lelah , pusing dan sakit kepala.
  • 4.
    Latar belakang • berdasarkandata Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan, dari tahun 2013 sampai 2018 terdapat kenaikan prevalensi anemia pada kelompok usia 15- 24 tahun yaitu 18,4 % menjadi 32 %, ini bermakna 1 dari 4 remaja putri kita menderita AnemiaTingginya kasus anemia di kalangan rematri ini erat kaitannya dengan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), • dengan demikian maka di anggap penting untuk melaksanakan gerakan aksi bergizi bersama di seluruh Indonesia dengan harapan agar kedepannya Indonesia mampu mencetak generasi-generasi yang produktif dan kualitasnya juga mampu bersaing karena memiliki kecerdasan yang mumpuni untuk menjadi generasi emas Indonesia.
  • 5.
    Latar belakang • Kegiatandilaksanakan dengan tiga intervensi utama yaitu 1. sarapan dan minum TTD bersama setiap minggu sekali sebagai satu kesatuan kegaiatan 2. edukasi gizi dengan mempromosikan asupan makan sehat dan aktivitas fisik 3. komunikasi untuk perubahan perilaku yang relevan dan komprehensif
  • 6.
    Pedoman pemberian TTD •pemberian TTD untuk saat ini difokuskan pada rematri, kenapa rematri ? karena pada rematri mengalami pertumbuhan yang sangat cepat sehingga perlu asupan nutrisi yang lebih banyak, kurangnya asupan zat besi dan protein dalam makanan sehari-hari, remaja putri mengalami menstruasi, sehingga kehilangan banyak darah, dan kebanyakan para rematri ini melakukan diet tanpa memperhatikan zat besi. Sehingga situasi-situasi tersebut beresiko mengakibatkan Anemia
  • 7.
    • Upaya yangdapat dilakukan dalam mencegah anemia adalah : 1. konsumsi makanan bergizi seimbang (isi piringku ) 2. makan cukup buah dan sayur 3. minum TTD secara teratur 1 tablet tiap minggu 52 tablet selama setahun 4. remaja putri perlu periksa kadar HB
  • 8.
    BAGAIMANA MENDAPATKAN TTD •Bila tidak punya TTD hubungi sekolah • Puskesmas • Tenaga gizi • Bidan • apotek
  • 9.
    JANGAN LUPA!!!!! Kalau sudahminum , laporkan melalui aplikasi ceria, atau isi di buku rapor kesehatan yang kalian punya
  • 10.