Pengertian Iman Kepada
Hari Akhir / Kiamat
Pengertian iman kepada hari akhir (kiamat) secara umum adalah mempercayai
dan menyakini bahwa seluruh alam semesta dan segala seisinya pada suatu saat
nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan iniakan
ada kehidupan yang kekal yaitu akhirat.
Pengertian iman kepada hari akhir/kiamat terbagi dua yaitu pengertian iman
kepada hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut
istilah. Pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa (etimologi)
adalah percaya akan datangnya hari akhir/kiamat. Sedangkan Pengertian iman
kepada hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah mempercayai dan menyakini
akan adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan ini.
Sebelumnya Pengertian hari akhir/kiamat adalah hari kebinasaan atau
kehancuran dunia dan seisinya. Pengertian hari akhir/kiamat juga terbagi dua yakni
pengertian hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah.
Pengertian hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah hari berakhirnya segala
sesuatu yang ada dimuka bumi. Sedangkan pengertian hari akhir menurut istilah
(terminologi) adalah peristiwa dimana alam semesta beserta isinya hancur luluh
yang akan membunuh semua makhluk didalamnya tanpa terkecuali.
Dalil dan Hadist Yang
menjelaskan Adaya Hari
Kiamat
Beriman kepada Hari Akhir artinya meyakini dengan teguh apa yang
diberitakan olehAllah dalam kitabNya dan apa yang disampaikan oleh
Rasulullah saw dalam haditsnya terkaitdengan peristiwa yang terjadi sesudah
mati, mulai fitnah kubur, azab dan nikmat kubur danseterusnya sampai surga
dan neraka.
Beriman kepada Hari Akhir adalah rukun iman yang kelima dari enam
rukun iman. Didalam al-Qur`an dan di dalam hadits beriman kepada Hari Akhir
sering digandengkan dengan beriman kepada Allah karena orang yang tidak
beriman kepada Hari Akhir tidak mungkin beriman kepada Allah, orang yang
tidak beriman kepada Hari Akhir tidak akan beramal, orang beramal karena ada
harapan kemuliaan di Hari Akhir dan ada ketakutan terhadap azab di Hariakhir,
jika dia tidak beriman kepadanya maka dia seperti orang-orang yang
disebutkan oleh Allah dalam firmanNya,
³Dan mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di
dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita
selain masa,dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu,
mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.” (Al-Jatsiyah: 24).
Ada beberapa dalil yang menjelaskan bahwa hari akhir itu benar benar ada,
diantaranya :
 Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar, dan sungguh, (hari)
pembalasan pasti benar. (QS. Adz-dzariyyat: 5-6)
 Sesungguhnya hari kiamat benar-benar akan datang tidak ada keraguan di
dalamnya. (QS.Ghafir: 59)
 Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada
mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari
Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu tidak
berguna lagi iman orang yang belum beriman sebelum itu, atu berusaha
berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah, “Tunggulah! Kamipun
Menunggu. (QS. Al-An’am:158)
 Hingga apabila (tembok) Ya’juj dan Ma’juj dibukakan dan mereka turun
dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang
benar (hari berbangkit) telah dekat,..(QS. Al-Anbiya:96-97)
 Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas.
(QS. Ad-Dukhan: 10)
 Wahai Manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh guncangan (hari)
kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (QS. Al-Hajj:1)
Dan beberapa hadist yang menjelaskan adanya hari kiamat, yaitu :
 Seorang Arab Badui bertanya, “Kapankah tibanya kiamat?” Nabi Saw lalu
menjawab, “Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat.” Orang itu
bertanya lagi, “Bagaimana hilangnya amanat itu, ya Rasulullah?” Nabi Saw
menjawab, “Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada orang yang bukan
ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari)
 Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan
malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore
harinya menjadi kafir, dan orang yang pada sore harinya beriman maka
pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual agamanya dengan (imbalan)
harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)
 Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali
menyembah berhala-berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)
 Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata,
“Alangkah baiknya sekiranya aku di tempat orang ini.” (Maksudnya, dia ingin
mati dan tidak ingin hidup karena beban berat yang selalu dihadapinya).
(HR Bukhari)
 Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang
menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim)
 Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya,
saudaranya dan ayahnya. (HR. Bukhari)
Tanda – Tanda Hari
Akhir / Kiamat
Tanda-tanda shugra (kecil), yang sebagian di antaranya sudah tampak
dalam kehidupan sekarang ini:
 Ajaran Islam kurang diperhatikan dan bahkan ditinggalkan oleh kaum Muslim.
 Jumlah ulama (ahli agama) yang sesungguhnya semakin sedikit, sebaliknya
banyak orang bodoh yang mengaku ulama dan menyesatkan umat.
 Perzinahan dilakukan terang-terangan dan sudah menjadi suatu kebiasaan di
masyarakat luas.
 Begitu pula mabuk-mabukan yang banyak dilakukan seolah bukan perbuatan
yang diharamkan.
 Jumlah wanita semakin lebih banyak dibandingkan dengan pria, dan mereka
sudah tidak malu lagi berpakaian setengah telanjang.
 Banyak wanita yang berdandan/berpenampilan seperti pria, begitu juga
sebaliknya.
 Umat manusia berlomba menumpuk kekayaan dengan jalan yang tidak halal
serta maraknya praktek riba.
 Para orangtua menjadi budak dan diperlakukan sewenang-wenang oleh anak-
anaknya.
 Semakin banyak fitnah yang menimpa umat Islam.
 sering terjadi bencana alam, pembunuhan, dan peperangan.
 Banyaknya perceraian.
 Bermewah-mewah dalam membangun masjid sementara jamaahnya sedikit,
serta saling membanggakan keindahan masjid.
Tanda-tanda kubra (besar)
 Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan
terasa seminggu.
 Matahari terbit di sebelah barat.
 Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran.
 Adanya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu segolongan umat manusia yang mempunyai
kekuatan besar dan berpikiran sesat.
 Turunnya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syari’at Islam dan
menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah saw.
 Turunnya Nabi Isa as. dari langit yang akan memperjuangkan kebenaran
bersama Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat
manusia mengesakan Allah swt dan menyambah-Nya.
 Hilangnya Al Quran dari mashaf san hati umat manusia hingga hilang
pedoman.
Tanda-tanda kecil datangnya hari kiamat secara umum datang lebih dahulu
dari tanda-tanda besar, serta sebagiannya sudah terjadi. Jika tanda-tanda
besar muncul telah muncul satu, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya,
yaitu yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat.
Demikianlah kita sebagai umat manusia hendaknya mempersiapkan diri
sebaik mungkin dengan taat dan takwa kepada Allah swt, karena
bagaimanapun juga tanda-tanda kecil datangnya kiamat telah banyak terjadi
dan itu semua sebagai peringatan agar manusia sadar dan bertaubat.
Peristiwa Peristiwa
Setelah Hari
Akhir / Kiamat
1. Yaumul Barzah, adalah hari penantian seluruh umat manusia yang telah
meninggal. Yaitu nanti masa dibangkitkan manusia dari alam kubur untuk
menhadap kepada Allah guna mempertanggungjawabkan seluruh amal
perbuatan ketika di dunia.
2. Yaumul Ba'as, adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur.
3. Yaumul Mahsyar, adalah hari dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari
alam kubur, untuk menunggu pengadilan dari Allah SWT.
4. Yaumul Hisab, adalah hari perhitungan amal perbuatan manusia selama selama
hidup di dunia.
5. Yaumul Mizan, adalah penimbangan amal perbuatan manusia setelah
diperhitungkan baik buruknya selama hidup di dunia.
6. Sirat, adalah jalur atau jalan penentu dari masing-masing manusia stelah dihisab
dan ditimbang amal baik buruknya. Pada tahap ini manuisa akan ditentukan msuk
neraka atau masuk surga . Hal ini tergantung amal baik dan amal buruk.
7. Syafaat, adalah pertolongan yang diperoleh umat manusia yang beriman, Islam
dan ihsan. Pertolongan tersebut berasal dari amal perbuatan yang baik ketika di
dunia. Bagi orang beriman dan beramal saleh kelak pada hari Kiamat akan
mendapat syafaat berupa kemudahan dan keringanan dari berbagai kesulitan
yang dihadapi.
8. Surga dan Neraka, adalah tempat terakhir pembalasan manusia. Bagi yang
beramal baik akan masuk surga dan sebaliknya orang yang beramal buruk akan
masuk neraka.
Macam – Macam
Surga & Neraka
Surga
Surga adalah sebuah tempat yang indah dan nyaman dan diluar fantasi manusia di
akhirat sebagai imbalan bagi mereka yang betul-betul patuh dan taat terhadap Allah
Swt, dan juga untuk mereka yang dikehendaki Allah untuk masuk kedalanNYA
Adapun macam macam surga sebagai berikut :
1. Surga Firdaus
Dijadikan dari emas yang merah.Dalam Al-Mukminun :1-11, dijelaskan bahwa surga ini
untuk orang-orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuatan sia-sia,
aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji,
dan memelihara sholatnya.
2. Surga ‘Adn
Diciptakan dari intan putih. Penghuninya yaitu orang yang bertakwa kepada Allah (An
Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal saleh (Thaha:75-76), banyak berbuat
baik (Fathir:32-33), sabar, menginfakkan hartanya, dan membalas kejahatan dengan
kebaikan (Ar Ra’ad :22-23).
3. Surga Naim
Dijadikan dari perak putih. Diperuntukkan bagi orang yang benar-benar bertakwa
kepada Allah dan beramal saleh (Al Qalam : 34, Luqman : 8, Yunus : 9, dan Al-Haj : 56).
4. Surga Ma’wa
Diciptakan dari jamrud hijau. Adalah tempat orang-orang yang bertakwa
kepada Allah (An Najm:15), beramal saleh (As Sajdah : 19) serta takut kepada
kebesaran Allah dan menahan hawa nafsunya (An Naziat : 40-41).
5. Surga Darussalam
Diciptakan dari Yakut merah. Penghuninya yaitu orang-orang yang kuat iman
dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah, serta beramal Saleh (Al An’am
: 27).
6. Surga Darul Muqamah
Diciptakan dari permata putih. Dihuni oleh orang-orang yang kuat iman
Islamnya, banyak berbuat kebajikan, dan jarang berbuat kesalahan.
7. Surga Al-Maqamul Amin
Diciptakan dari permata putih. Kediaman orang-orang yang bertakwa (Ad
dukhan : 51).
8. Surga Khuldi
Diciptakan dari marjan merah dan kuning. Dihuni oleh orang-orang yang taat
menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya (Al Furqaan:15).
Jarak antara tingkatan surga yang satu dengan yang lainnya diterangkan
dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abi Said Al-Khudri : “Surga itu terdiri dari
seratus tingkat. Antara tingkat yang satu dengan yang lainnya berjarak seperti
antara Bumi dan langit. Dan tingkatan tertinggi adalah surga Firdaus.”.
Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a., surga memiliki 8 pitu dari
emas yang ditaburi mutiara. Pintu-pintu tersebut adalah :
1. untuk para Nabi, Rasul, syuhada, dan dermawan.
2. Pintu bagi orang-orang yang mendirikan sholat dengan menyempurnakan
syarar rukunnya dan wudhunya.
3. Pintu buat orang-orang yang mengeluarkan zakat dengan kebersihan jiwa.
4. Pintu untuk orang-orang yangmemerintah kebaikan dan melarang
kemungkaran.
5. Pintu orang-orang yang mencegah hawa nafsu dan kesyahwatan.
6. Pintu buat orang-orang yang menunaikan ibadah Haji dan umrah.
7. Pintu bagi para ahli Jihad (berjuang menegakkan agama Allah)
8. Pintu bagi orang-orang yang bertakwa, berbakti kepada orangtua, dan
menyambung tali persaudaraan.
Neraka
Neraka adalah tempat penyiksaan bagi mahluk Allah yang membangkang. Mereka
adalah orang-orang yang membangkang terhadap syariat Allah dan mengingkari
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.tempat untuk para Pendosa yang harus
menerima azab karena perbuatannya didunia yang banyak melakukan kesalahan dan
dosa.
Adapun beberapa neraka yang di bedakan sesuai pertimbangannya, yaitu :
1. Neraka Jahanam
Disediakan untuk para pengikut syaithan. Pengikut syaithan kebanyakan para wanita,
mengapa demikian? karena dalam diri seorang wanita terdapat roh-roh syaithan.
Syaithan bentuknya yaitu seperti:
Ucapan para dukun, peramal & Hawa nafsu
2. Neraka Syair
Disediakan untuk orang-orang kafir terhadap akherat (tidak percaya), juga untuk
orang yang seneng bila mendapat rezeki dan marah ketika susah memperoleh rezeki.
3. Neraka Shaqor
Disediakan untuk orang yang tidak melaksanakan sholat, tidak mau memberi makan
orang miskin, tukang gossip dll.
4. Neraka Jahim
Disediakan untuk mereka yang menyembah berhala, thagut (harta & tahta), juga
untuk orang yang sesat.
5. Neraka Hutommah
Disediakan untuk para pengumpat & pencela.
6. Neraka Ladho
Disediakan untuk orang yang tidak beragama, menyimpan harta (kikir)
7. Neraka Hawiyah
Disediakan untuk orang yang ringan kebaikannya,
Semoga kita terhindar dari perbuatan yang akan menjerumuskan kita ke dalam
neraka.
Ya Rabb tunjukilah kmai jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang yang telah
Engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai
dan bukan(pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah :6-7).
Hikmah Beriman
Kepada Hari
Akhir/Kiamat
Iman kepada hari akhir berarti kita mempercayai bahwa kehidupan di
dunia akan berakhir, yang kemudian dilanjutkan dengan kehidupan di akhirat.
Hari akhir ditandai dengan ditiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil. Untuk
beriman kepada hari akhir caranya adalah meyakini dengan sepenuh hati,
bahwa kiamat itu akan benar-benar terjadi sebagai hari pembalasan bagi amal
perbuatan manusia. Pada hari itu , Allah Swt. Akan menghisab (menghitung),
memberi keputusan, dan menetapkan hukum terhadap segala amalan
manusia.
Sebagai orang muslim kita wajib percaya akan terjadinya hari akhir,
mekipun tidak mengetahui kapan terjadinya. Ini merupakan suatu bukti
keadilan dari Allah Swt. Pada hari itu semua manusia dimintai
pertanggungjawabannya.
Banyak hal yang dapat kita ambil dari sana, di antara hikmah dan fungsi hari
akhir itu antara lain sebagai berikut.
1. Dapat miningkatkan keimanan dan ketakwaan seseorang.
Kepercayaan seseorang terhadap hari akhir membuat hidup seseorang menjadi
teratur, mereka akan berusaha selalu berperilaku baik dan menjauhi dosa.
Mereka akan sadar dan yakin bahwa apapun yang di perbuat di dunia akan
dipertanggungjawabkan dan mendapat balasan dari Allah Swt.
2. Akan senantiasa berbuat baik dan menghindari perbuatan dosa yang
sia-sia.
Sebagai buah dari keimanan dan ketakwaan itu, seseorang yang meyakini akan
hari akhir akan berusaha menghindari perbuatan dosa dan selalu berbuat baik.
Karena menyadari bahwa perbuatan dosa hanya akan menghantarkan pada
kesengsaraan, sedangkan perbuatan baik akan menghantarkan menuju
kebahagiaan
3. Akan mendorong seseorang untuk bersemangat dalam berkarya.
Harus disadari untuk kehidupan akhirat seseorang harus membawa bekal
yang cukup. Oleh karena itu, kepada kehidupan di akhirat akan mendorang
kita untuk lebih bersemangat dalam berkarya sebagai bekal kehidupan di
akhirat kelak.
4. Mendidik manusia untuk belajar dan memprediksikan serta
mempersiapkan masa depan.
Kehidupan adalah kehidupan masa depan yang harus dipersiapkan, dengan
sebaik-baiknya. Jika tidak maka kehidupan di masa depan akan suram.
Dengan kepercayaan kepada kehidupan akhirat akan mendidik manusia agar
mempersiapkan yang terbaik bagi kehidupan masa depannya. Jika kehidupan
masa depan di akhirat kita persiapkan dengan sebaik-baiknya maka secara
otomatis kehidupan masa depan di dunia pun juga akan menjadi lebaih baik,
5. Memperjelas tujuan hidup manusia di dunia.
Adanya kehidupan setelah mati membuat manusia mempunyai tujuan hidup
yang jelas. Maksudnya, semua hal yang dilakukan ketika hidup di dunia akan
di balas setelah meninggal. Balasan yang di berikan oleh Allah Swt. Setimpal
dengan amal perbuatan dengan perbuatan yang pernah dilakukan dalam
kehidupan di dunia lalu.
Agama kelompok
Agama kelompok

Agama kelompok

  • 3.
  • 4.
    Pengertian iman kepadahari akhir (kiamat) secara umum adalah mempercayai dan menyakini bahwa seluruh alam semesta dan segala seisinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan iniakan ada kehidupan yang kekal yaitu akhirat. Pengertian iman kepada hari akhir/kiamat terbagi dua yaitu pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah. Pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah percaya akan datangnya hari akhir/kiamat. Sedangkan Pengertian iman kepada hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah mempercayai dan menyakini akan adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan ini. Sebelumnya Pengertian hari akhir/kiamat adalah hari kebinasaan atau kehancuran dunia dan seisinya. Pengertian hari akhir/kiamat juga terbagi dua yakni pengertian hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah. Pengertian hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah hari berakhirnya segala sesuatu yang ada dimuka bumi. Sedangkan pengertian hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah peristiwa dimana alam semesta beserta isinya hancur luluh yang akan membunuh semua makhluk didalamnya tanpa terkecuali.
  • 5.
    Dalil dan HadistYang menjelaskan Adaya Hari Kiamat
  • 6.
    Beriman kepada HariAkhir artinya meyakini dengan teguh apa yang diberitakan olehAllah dalam kitabNya dan apa yang disampaikan oleh Rasulullah saw dalam haditsnya terkaitdengan peristiwa yang terjadi sesudah mati, mulai fitnah kubur, azab dan nikmat kubur danseterusnya sampai surga dan neraka. Beriman kepada Hari Akhir adalah rukun iman yang kelima dari enam rukun iman. Didalam al-Qur`an dan di dalam hadits beriman kepada Hari Akhir sering digandengkan dengan beriman kepada Allah karena orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak mungkin beriman kepada Allah, orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak akan beramal, orang beramal karena ada harapan kemuliaan di Hari Akhir dan ada ketakutan terhadap azab di Hariakhir, jika dia tidak beriman kepadanya maka dia seperti orang-orang yang disebutkan oleh Allah dalam firmanNya, ³Dan mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa,dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.” (Al-Jatsiyah: 24).
  • 7.
    Ada beberapa dalilyang menjelaskan bahwa hari akhir itu benar benar ada, diantaranya :  Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar, dan sungguh, (hari) pembalasan pasti benar. (QS. Adz-dzariyyat: 5-6)  Sesungguhnya hari kiamat benar-benar akan datang tidak ada keraguan di dalamnya. (QS.Ghafir: 59)  Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu tidak berguna lagi iman orang yang belum beriman sebelum itu, atu berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah, “Tunggulah! Kamipun Menunggu. (QS. Al-An’am:158)  Hingga apabila (tembok) Ya’juj dan Ma’juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat,..(QS. Al-Anbiya:96-97)  Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas. (QS. Ad-Dukhan: 10)  Wahai Manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh guncangan (hari) kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (QS. Al-Hajj:1)
  • 8.
    Dan beberapa hadistyang menjelaskan adanya hari kiamat, yaitu :  Seorang Arab Badui bertanya, “Kapankah tibanya kiamat?” Nabi Saw lalu menjawab, “Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat.” Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana hilangnya amanat itu, ya Rasulullah?” Nabi Saw menjawab, “Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari)  Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan orang yang pada sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)  Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali menyembah berhala-berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)  Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata, “Alangkah baiknya sekiranya aku di tempat orang ini.” (Maksudnya, dia ingin mati dan tidak ingin hidup karena beban berat yang selalu dihadapinya). (HR Bukhari)  Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim)  Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya, saudaranya dan ayahnya. (HR. Bukhari)
  • 9.
    Tanda – TandaHari Akhir / Kiamat
  • 10.
    Tanda-tanda shugra (kecil),yang sebagian di antaranya sudah tampak dalam kehidupan sekarang ini:  Ajaran Islam kurang diperhatikan dan bahkan ditinggalkan oleh kaum Muslim.  Jumlah ulama (ahli agama) yang sesungguhnya semakin sedikit, sebaliknya banyak orang bodoh yang mengaku ulama dan menyesatkan umat.  Perzinahan dilakukan terang-terangan dan sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat luas.  Begitu pula mabuk-mabukan yang banyak dilakukan seolah bukan perbuatan yang diharamkan.  Jumlah wanita semakin lebih banyak dibandingkan dengan pria, dan mereka sudah tidak malu lagi berpakaian setengah telanjang.  Banyak wanita yang berdandan/berpenampilan seperti pria, begitu juga sebaliknya.  Umat manusia berlomba menumpuk kekayaan dengan jalan yang tidak halal serta maraknya praktek riba.  Para orangtua menjadi budak dan diperlakukan sewenang-wenang oleh anak- anaknya.  Semakin banyak fitnah yang menimpa umat Islam.  sering terjadi bencana alam, pembunuhan, dan peperangan.  Banyaknya perceraian.  Bermewah-mewah dalam membangun masjid sementara jamaahnya sedikit, serta saling membanggakan keindahan masjid.
  • 11.
    Tanda-tanda kubra (besar) Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan terasa seminggu.  Matahari terbit di sebelah barat.  Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran.  Adanya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu segolongan umat manusia yang mempunyai kekuatan besar dan berpikiran sesat.  Turunnya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syari’at Islam dan menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah saw.  Turunnya Nabi Isa as. dari langit yang akan memperjuangkan kebenaran bersama Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat manusia mengesakan Allah swt dan menyambah-Nya.  Hilangnya Al Quran dari mashaf san hati umat manusia hingga hilang pedoman.
  • 12.
    Tanda-tanda kecil datangnyahari kiamat secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda besar, serta sebagiannya sudah terjadi. Jika tanda-tanda besar muncul telah muncul satu, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya, yaitu yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat. Demikianlah kita sebagai umat manusia hendaknya mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan taat dan takwa kepada Allah swt, karena bagaimanapun juga tanda-tanda kecil datangnya kiamat telah banyak terjadi dan itu semua sebagai peringatan agar manusia sadar dan bertaubat.
  • 13.
  • 14.
    1. Yaumul Barzah,adalah hari penantian seluruh umat manusia yang telah meninggal. Yaitu nanti masa dibangkitkan manusia dari alam kubur untuk menhadap kepada Allah guna mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatan ketika di dunia. 2. Yaumul Ba'as, adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur. 3. Yaumul Mahsyar, adalah hari dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari alam kubur, untuk menunggu pengadilan dari Allah SWT. 4. Yaumul Hisab, adalah hari perhitungan amal perbuatan manusia selama selama hidup di dunia. 5. Yaumul Mizan, adalah penimbangan amal perbuatan manusia setelah diperhitungkan baik buruknya selama hidup di dunia. 6. Sirat, adalah jalur atau jalan penentu dari masing-masing manusia stelah dihisab dan ditimbang amal baik buruknya. Pada tahap ini manuisa akan ditentukan msuk neraka atau masuk surga . Hal ini tergantung amal baik dan amal buruk. 7. Syafaat, adalah pertolongan yang diperoleh umat manusia yang beriman, Islam dan ihsan. Pertolongan tersebut berasal dari amal perbuatan yang baik ketika di dunia. Bagi orang beriman dan beramal saleh kelak pada hari Kiamat akan mendapat syafaat berupa kemudahan dan keringanan dari berbagai kesulitan yang dihadapi. 8. Surga dan Neraka, adalah tempat terakhir pembalasan manusia. Bagi yang beramal baik akan masuk surga dan sebaliknya orang yang beramal buruk akan masuk neraka.
  • 15.
  • 16.
    Surga Surga adalah sebuahtempat yang indah dan nyaman dan diluar fantasi manusia di akhirat sebagai imbalan bagi mereka yang betul-betul patuh dan taat terhadap Allah Swt, dan juga untuk mereka yang dikehendaki Allah untuk masuk kedalanNYA Adapun macam macam surga sebagai berikut : 1. Surga Firdaus Dijadikan dari emas yang merah.Dalam Al-Mukminun :1-11, dijelaskan bahwa surga ini untuk orang-orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuatan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya. 2. Surga ‘Adn Diciptakan dari intan putih. Penghuninya yaitu orang yang bertakwa kepada Allah (An Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal saleh (Thaha:75-76), banyak berbuat baik (Fathir:32-33), sabar, menginfakkan hartanya, dan membalas kejahatan dengan kebaikan (Ar Ra’ad :22-23). 3. Surga Naim Dijadikan dari perak putih. Diperuntukkan bagi orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah dan beramal saleh (Al Qalam : 34, Luqman : 8, Yunus : 9, dan Al-Haj : 56).
  • 17.
    4. Surga Ma’wa Diciptakandari jamrud hijau. Adalah tempat orang-orang yang bertakwa kepada Allah (An Najm:15), beramal saleh (As Sajdah : 19) serta takut kepada kebesaran Allah dan menahan hawa nafsunya (An Naziat : 40-41). 5. Surga Darussalam Diciptakan dari Yakut merah. Penghuninya yaitu orang-orang yang kuat iman dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah, serta beramal Saleh (Al An’am : 27). 6. Surga Darul Muqamah Diciptakan dari permata putih. Dihuni oleh orang-orang yang kuat iman Islamnya, banyak berbuat kebajikan, dan jarang berbuat kesalahan. 7. Surga Al-Maqamul Amin Diciptakan dari permata putih. Kediaman orang-orang yang bertakwa (Ad dukhan : 51). 8. Surga Khuldi Diciptakan dari marjan merah dan kuning. Dihuni oleh orang-orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya (Al Furqaan:15).
  • 18.
    Jarak antara tingkatansurga yang satu dengan yang lainnya diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abi Said Al-Khudri : “Surga itu terdiri dari seratus tingkat. Antara tingkat yang satu dengan yang lainnya berjarak seperti antara Bumi dan langit. Dan tingkatan tertinggi adalah surga Firdaus.”. Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a., surga memiliki 8 pitu dari emas yang ditaburi mutiara. Pintu-pintu tersebut adalah : 1. untuk para Nabi, Rasul, syuhada, dan dermawan. 2. Pintu bagi orang-orang yang mendirikan sholat dengan menyempurnakan syarar rukunnya dan wudhunya. 3. Pintu buat orang-orang yang mengeluarkan zakat dengan kebersihan jiwa. 4. Pintu untuk orang-orang yangmemerintah kebaikan dan melarang kemungkaran. 5. Pintu orang-orang yang mencegah hawa nafsu dan kesyahwatan. 6. Pintu buat orang-orang yang menunaikan ibadah Haji dan umrah. 7. Pintu bagi para ahli Jihad (berjuang menegakkan agama Allah) 8. Pintu bagi orang-orang yang bertakwa, berbakti kepada orangtua, dan menyambung tali persaudaraan.
  • 19.
    Neraka Neraka adalah tempatpenyiksaan bagi mahluk Allah yang membangkang. Mereka adalah orang-orang yang membangkang terhadap syariat Allah dan mengingkari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.tempat untuk para Pendosa yang harus menerima azab karena perbuatannya didunia yang banyak melakukan kesalahan dan dosa. Adapun beberapa neraka yang di bedakan sesuai pertimbangannya, yaitu : 1. Neraka Jahanam Disediakan untuk para pengikut syaithan. Pengikut syaithan kebanyakan para wanita, mengapa demikian? karena dalam diri seorang wanita terdapat roh-roh syaithan. Syaithan bentuknya yaitu seperti: Ucapan para dukun, peramal & Hawa nafsu 2. Neraka Syair Disediakan untuk orang-orang kafir terhadap akherat (tidak percaya), juga untuk orang yang seneng bila mendapat rezeki dan marah ketika susah memperoleh rezeki. 3. Neraka Shaqor Disediakan untuk orang yang tidak melaksanakan sholat, tidak mau memberi makan orang miskin, tukang gossip dll.
  • 20.
    4. Neraka Jahim Disediakanuntuk mereka yang menyembah berhala, thagut (harta & tahta), juga untuk orang yang sesat. 5. Neraka Hutommah Disediakan untuk para pengumpat & pencela. 6. Neraka Ladho Disediakan untuk orang yang tidak beragama, menyimpan harta (kikir) 7. Neraka Hawiyah Disediakan untuk orang yang ringan kebaikannya, Semoga kita terhindar dari perbuatan yang akan menjerumuskan kita ke dalam neraka. Ya Rabb tunjukilah kmai jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang yang telah Engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan(pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah :6-7).
  • 21.
  • 22.
    Iman kepada hariakhir berarti kita mempercayai bahwa kehidupan di dunia akan berakhir, yang kemudian dilanjutkan dengan kehidupan di akhirat. Hari akhir ditandai dengan ditiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil. Untuk beriman kepada hari akhir caranya adalah meyakini dengan sepenuh hati, bahwa kiamat itu akan benar-benar terjadi sebagai hari pembalasan bagi amal perbuatan manusia. Pada hari itu , Allah Swt. Akan menghisab (menghitung), memberi keputusan, dan menetapkan hukum terhadap segala amalan manusia. Sebagai orang muslim kita wajib percaya akan terjadinya hari akhir, mekipun tidak mengetahui kapan terjadinya. Ini merupakan suatu bukti keadilan dari Allah Swt. Pada hari itu semua manusia dimintai pertanggungjawabannya.
  • 23.
    Banyak hal yangdapat kita ambil dari sana, di antara hikmah dan fungsi hari akhir itu antara lain sebagai berikut. 1. Dapat miningkatkan keimanan dan ketakwaan seseorang. Kepercayaan seseorang terhadap hari akhir membuat hidup seseorang menjadi teratur, mereka akan berusaha selalu berperilaku baik dan menjauhi dosa. Mereka akan sadar dan yakin bahwa apapun yang di perbuat di dunia akan dipertanggungjawabkan dan mendapat balasan dari Allah Swt. 2. Akan senantiasa berbuat baik dan menghindari perbuatan dosa yang sia-sia. Sebagai buah dari keimanan dan ketakwaan itu, seseorang yang meyakini akan hari akhir akan berusaha menghindari perbuatan dosa dan selalu berbuat baik. Karena menyadari bahwa perbuatan dosa hanya akan menghantarkan pada kesengsaraan, sedangkan perbuatan baik akan menghantarkan menuju kebahagiaan
  • 24.
    3. Akan mendorongseseorang untuk bersemangat dalam berkarya. Harus disadari untuk kehidupan akhirat seseorang harus membawa bekal yang cukup. Oleh karena itu, kepada kehidupan di akhirat akan mendorang kita untuk lebih bersemangat dalam berkarya sebagai bekal kehidupan di akhirat kelak. 4. Mendidik manusia untuk belajar dan memprediksikan serta mempersiapkan masa depan. Kehidupan adalah kehidupan masa depan yang harus dipersiapkan, dengan sebaik-baiknya. Jika tidak maka kehidupan di masa depan akan suram. Dengan kepercayaan kepada kehidupan akhirat akan mendidik manusia agar mempersiapkan yang terbaik bagi kehidupan masa depannya. Jika kehidupan masa depan di akhirat kita persiapkan dengan sebaik-baiknya maka secara otomatis kehidupan masa depan di dunia pun juga akan menjadi lebaih baik, 5. Memperjelas tujuan hidup manusia di dunia. Adanya kehidupan setelah mati membuat manusia mempunyai tujuan hidup yang jelas. Maksudnya, semua hal yang dilakukan ketika hidup di dunia akan di balas setelah meninggal. Balasan yang di berikan oleh Allah Swt. Setimpal dengan amal perbuatan dengan perbuatan yang pernah dilakukan dalam kehidupan di dunia lalu.