Administrasi Server Jaringan 
Nama Kelompok 1 : 
• Ahmad Hafidz 
• Aziz Fitriono 
• Verlya Duwi R. 
• Yoga Bramas W.
Admministrasi Server Jaringan 
Mengadministrasi server dalam 
jaringan adalah suatu bentuk 
pekerjaan yang dilakukan oleh 
administrator jaringan yang 
mempunyai tugas untuk membuat 
server, mengelola jaringan yang 
tersambung dengan server, 
memonitor jaringan, dan juga 
mengamankan transfer data dalam 
jaringan tersebut
Langkah-langkah yang 
dilakukan administrator jaringan : 
 Memilih aplikasi untuk server, contohnya seperti 
DHCP (digunakan untuk memberikan IP pada 
client secara otomatis yang memungkin beberapa 
server jalan di jaringan, dengan catatan range IP 
setiap server tidak boleh ada yang overlap), Mail 
Server (yaitu aplikasi yang disediakan oleh server 
agar client dapat berkomunikasi dengan server 
ataupun antar client dalam bentuk surat elektrik 
yang berisi text ataupun animasi) atau web 
server (Yaitu aplikasi yang disediakan oleh server 
agar client dapat mengakses server dalam bentuk 
halaman html)
 Memilih sistem operasi untuk jaringan, OS yang biasa 
digunakan dalam jaringan seperti: 
Ms. Wind. Linux Unix
 Memilih komponen server 
Bila kita membuat sebuah jaringan server yang terhubung 
dengan sebuah jaringan maka peralatan minimal yang 
diperlukan diantaranya komputer server, NIC, HUB, Switch, 
Kabel lengkap dengan konektornya dan CD sistem operasi 
server 
 Menetapkan spesifikasi server 
 Membangun dan mengkonfigurasi server, 
Sebelum membangun dan mengkonfigurasi server, kita terlebih 
dahulu harus merangkai semua komponen server dan spesifikasi 
yang telah disiapkan. Maka langkah selanjutnya kita harus 
menginstall sistem operasi servernya. Kemudian menginstal 
aplikasi servernya.
 Menguji server 
• Sambungkan komputer server dengan switch 
dengan kabel fiber optik 
• Sambungkan komputer client-client dengan switch 
dengan kabel UTP 
• Tes koneksi antara server dengan client 
• Tes semua aplikasi yang disediakan server melalui 
komputer client. 
 Memonitor kinerja jaringan
Administrasi server dasar
Administrasi server dasar
Administrasi server dasar
Administrasi server dasar
Administrasi server dasar

Administrasi server dasar

  • 2.
    Administrasi Server Jaringan Nama Kelompok 1 : • Ahmad Hafidz • Aziz Fitriono • Verlya Duwi R. • Yoga Bramas W.
  • 3.
    Admministrasi Server Jaringan Mengadministrasi server dalam jaringan adalah suatu bentuk pekerjaan yang dilakukan oleh administrator jaringan yang mempunyai tugas untuk membuat server, mengelola jaringan yang tersambung dengan server, memonitor jaringan, dan juga mengamankan transfer data dalam jaringan tersebut
  • 4.
    Langkah-langkah yang dilakukanadministrator jaringan :  Memilih aplikasi untuk server, contohnya seperti DHCP (digunakan untuk memberikan IP pada client secara otomatis yang memungkin beberapa server jalan di jaringan, dengan catatan range IP setiap server tidak boleh ada yang overlap), Mail Server (yaitu aplikasi yang disediakan oleh server agar client dapat berkomunikasi dengan server ataupun antar client dalam bentuk surat elektrik yang berisi text ataupun animasi) atau web server (Yaitu aplikasi yang disediakan oleh server agar client dapat mengakses server dalam bentuk halaman html)
  • 5.
     Memilih sistemoperasi untuk jaringan, OS yang biasa digunakan dalam jaringan seperti: Ms. Wind. Linux Unix
  • 6.
     Memilih komponenserver Bila kita membuat sebuah jaringan server yang terhubung dengan sebuah jaringan maka peralatan minimal yang diperlukan diantaranya komputer server, NIC, HUB, Switch, Kabel lengkap dengan konektornya dan CD sistem operasi server  Menetapkan spesifikasi server  Membangun dan mengkonfigurasi server, Sebelum membangun dan mengkonfigurasi server, kita terlebih dahulu harus merangkai semua komponen server dan spesifikasi yang telah disiapkan. Maka langkah selanjutnya kita harus menginstall sistem operasi servernya. Kemudian menginstal aplikasi servernya.
  • 7.
     Menguji server • Sambungkan komputer server dengan switch dengan kabel fiber optik • Sambungkan komputer client-client dengan switch dengan kabel UTP • Tes koneksi antara server dengan client • Tes semua aplikasi yang disediakan server melalui komputer client.  Memonitor kinerja jaringan